35 Tempat Wisata di Kediri Untuk Dikunjungi Pada Waktu Liburan

35 Tempat Wisata di Kediri Untuk Dikunjungi Pada Waktu Liburan – Terletak 130 kilometer di barat daya Surabaya, Kediri merupakan salah satu kota yang perlu disinggahi jika Anda ingin berwisata dan menjelajahi kota-kota di Jawa Timur. Meskipun hanya memiliki luas wilayah sebesar 63,4 kilometer persegi, kota dengan julukan “Kota Tahu” ini memiliki banyak tempat wisata dan atraksi yang layak dikunjungi.

Pada abad ke-11, kota ini menjadi saksi berdirinya kerajaan Hindu yang dikenal sebagai kerajaan Kediri. Sepuluh abad kemudian, kota Kediri menjelma menjadi pusat industri rokok terbesar di Indonesia yang menyokong perekonomian masyarakat Kediri. Perubahan ini juga diikuti oleh berkembangnya kafe, restoran, dan pusat perbelanjaan, baik bagi masyarakatnya maupun para wisatawan. Meskipun demikian, kemajuan kota ini berjalan berdampingan dengan budaya khas Jawa dan Hindu yang masih dilestarikan.

Dengan jumlah penduduk di atas 300 ribu jiwa, Kediri adalah kota yang menawarkan keragaman budaya. Adanya rumah-rumah ibadah dari agama-agama yang berbeda dan tempat-tempat peninggalan zaman kerajaan mencerminkan keragaman tersebut. Kediri juga menawarkan ragam kuliner yang siap memanjakan lidah Anda. Selain itu, keindahan bentang alamnya juga memberikan warna tersendiri bagi kota ini.

Nah, tertarik untuk melancong ke kota ini? Berikut ini adalah daftar 30 tempat wisata di Kediri yang harus Anda kunjungi:

1. Monumen Simpang Lima Gumul

Pernah mendengar tentang Arc de Triomphe? Ya, Arc de Triomphe adalah sebuah monumen terkenal berbentuk gerbang raksasa yang ada di Kota Paris, Perancis. Nah, untuk menikmati keindahan yang serupa, Anda tidak perlu jauh-jauh terbang ke Perancis karena di Kediri, terdapat Monumen Simpang Lima Gumul yang berbentuk seperti Arc de Triomphe.

Monumen gerbang raksasa ini berlokasi di bundaran Simpang Lima Gumul dan memiliki tinggi 25 meter. Monumen Simpang Lima Gumul dihiasi oleh relief-relief yang menggambarkan sejarah Kediri dan arca Ganesha. Di dalamnya juga terdapat ruang pertemuan, auditorium, dan pusat souvenir. Terdapat pula ruang serba guna yang berada di lantai basemen monumen.

Meskipun lokasinya cukup jauh dari pusat kota, monumen ini tidak pernah sepi. Ada banyak pedagang kaki lima yang menawarkan jajanan khas berselera. Di akhir pekan, monumen ini juga dikunjungi oleh banyak warga yang menikmati segarnya udara Kediri sembari berlari pagi. Jika Anda berkunjung ke Kediri, tidak ada salahnya untuk mengunjungi monumen ini sembari menyantap jajanan dan menikmati suasana sore.

2. Masjid Agung Kediri

Diresmikan pada tahun 2006, Masjid Agung Kediri merupakan masjid terbesar di kota Kediri. Masjid megah ini terdiri atas tiga lantai, dengan menara masjid yang menjulang setinggi kurang lebih 49 meter. Gaya arsitektur Eropa mendominasi masjid ini. Meskipun demikian, nuansa etnik tetap bisa Anda rasakan dari ukiran-ukiran kaligrafi dari kayu yang mempercantik bagian dalam masjid.

Berada di pusat kota, masjid ini menghadap langsung ke arah alun-alun dan pendopo kota Kediri. Masjid ini juga berseberangan dengan Dhoho Plaza, salah satu pusat perbelanjaan di kota Kediri. Nah, bagi Anda yang ingin menikmati suasana kota Kediri, Anda bisa singgah ke masjid ini untuk beribadah sembari menikmati suasana alun-alun dan beristirahat sejenak.

3. Gereja Katolik Pohsarang

Sekitar 10 kilometer dari pusat kota Kediri, terdapat sebuah gereja Katolik yang unik bernama Gereja Katolik Pohsarang. Berlokasi di desa Pohsarang, gereja Katolik ini memiliki desain yang mempesona. Sebagian besar bangunan dibangun dari batu-batu sungai yang ditata dengan apik. Bentuk atapnya yang unik pun membuat gereja ini tampak cantik.

Dibangun pada tahun 1936, gereja ini memadukan sentuhan kolonial Belanda dengan budaya Jawa. Interior gereja didominasi oleh batu berwarna kecokelatan. Pada bagian langit-langit, terdapat salib yang terbentuk dari genting kaca sehingga menciptakan kesan salib yang bercahaya. Di kompleks gereja juga terdapat beberapa tempat yang bisa dikunjungi seperti Taman Hidangan Kana, Gedung Serbaguna Emaus dan Gua Maria Pohsarang.

Dengan lokasi di ketinggian 400 meter di atas permukaan laut dan suasana yang rindang, gereja ini merupakan destinasi yang tepat bagi Anda yang ingin berwisata rohani sembari menikmati sejuknya udara di kaki Gunung Wilis.

4. Gua Maria Pohsarang

Terletak di lereng Gunung Wilis, Gua Maria Pohsarang merupakan destinasi ziarah umat Katolik. Tempat ini merupakan replika Gua Maria Lourdes di Perancis dan masih berada dalam kawasan Gereja Pohsarang. Berlokasi sekitar 10 kilometer di barat daya kota Kediri, Gua Maria Pohsarang bisa dicapai dalam waktu sekitar 1 jam dari pusat kota menggunakan mobil.

Dalam kawasan Gua Maria Pohsarang, terdapat gua kecil yang menampilkan patung Maria pertama yang ditempatkan di Pohsarang sebelum Gua Maria baru diresmikan. Selain itu, terdapat pula mausoleum Pieta dan columbarium untuk mengenang para pastur yang dikebumikan di area ini. Untuk akomodasi, terdapat dua wisma yang bisa Anda kunjungi dengan tarif yang terjangkau.

5. Kelenteng Tjoe Hwie Kiong

Tempat wisata di Kediri lainnya yang jangan sampai dilewatkan adalah Kelenteng Tjoe Hwie Kiong. Dibangun pada tahun 1895, Kelenteng ini merupakan peninggalan orang-orang Tionghoa yang datang ke Kediri untuk mencari peruntungan. Berlokasi di jalan Yos Sudarso, kelenteng ini akan menyambut Anda dengan gerbang megah berwarna merah yang tampak kontras dengan bangunan-bangunan di sekitarnya.

Di dalam bangunan utama kelenteng, terdapat altar Tri Nabi Agung untuk penganut agama Tao, Buddha, dan Konghucu. Di halaman depan kelenteng, berdiri patung burung Hong dan patung naga yang menjadi penjaga kompleks kelenteng Tjoe Hwi Kiong. Sementara itu, halaman belakang kelenteng dipercantik dengan kolam ikan yang berisi puluhan ikan Koi warna-warni.

Di sisi barat bangunan utama, terdapat panggung yang digunakan untuk menampilkan pertunjukan wayang potehi. Meskipun tidak ditampilkan setiap hari, pertunjukan tersebut bisa Anda nikmati pada sore hari (pukul 3) dan malam hari (pukul 7).

6. Bukit Kura-Kura Ongakan

Sekitar delapan kilometer dari kecamatan Kepung, terdapat destinasi wisata baru yang cocok bagi Anda yang menyukai pemandangan alam. Terletak di lereng gunung Kelud, Bukit Ongakan dikenal juga sebagai Bukit Kura-Kura karena bentuknya yang tampak seperti kura-kura.

Ketika menuju bukit, Anda akan berjalan menyusuri hutan pinus yang cukup panjang dan sunyi. Anda juga bisa mencapai puncak bukit dengan sepeda motor. Sayangnya, di area ini belum terdapat jalan yang cukup lebar sehingga Anda harus mengandalkan jalan setapak dengan medan yang cukup berat. Meskipun demikian, perjuangan Anda akan dibayar dengan pemandangan menawan yang disuguhkan dari bukit.

Di atas bukit, terdapat beberapa platform kayu untuk mengambil foto-foto. Selain panorama perbukitan, terdapat air terjun yang bisa dikunjungi. Mengenai biaya masuk, Anda hanya perlu membayar biaya retribusi sebesar empat ribu rupiah. Akan tetapi, karena suasananya yang masih sepi, Anda disarankan untuk tidak mengunjungi kawasan melebihi pukul 5 sore.

7. Pusat Tahu Takwa

Tidak sah rasanya jika Anda tidak menikmati lezatnya kuliner tahu di kota Kediri. Ada beberapa tempat yang bisa disinggahi untuk membeli tahu takwa, seperti jalan Yos Sudarso dan jalan Pattimura. Di sana, ada banyak toko yang menjual produk tahu, seperti toko Tahu & Takwa POO yang berlokasi di jalan Yos Sudarso nomor 36. Anda bisa menikmati beragam olahan tahu, seperti tahu kuning goreng, tahu pong, hingga snack tahu yang renyah.

Produk-produk tersebut dijual dengan harga yang cukup terjangkau, dari mulai 3 ribu rupiah hingga belasan ribu. Untuk tahu kuning goreng sendiri, biasanya tahu disajikan dalam besek yang berisi empat hingga sepuluh buah tahu. Selain itu, Anda juga bisa membawa pulang produk-produk tersebut sebagai buah tangan untuk kerabat dan sahabat.

8. Candi Tegowangi

Ketika berkunjung ke Kediri, cobalah luangkan waktu untuk berkunjung ke Candi Tegowangi. Candi ini merupakan peninggalan kerajaan Majapahit dan dibangun pada tahun 1400 masehi. Meskipun berjarak cukup jauh dari pusat kota Kediri—sekitar 24 kilometer, Candi Tegowangi merupakan salah satu objek wisata yang sayang untuk dilewatkan.

Ukurannya yang kecil tidak lantas membuat candi ini kehilangan keindahannya. Pada candi induk terdapat relief-relief yang menceritakan kisah penyucian Dewi Durga menjadi Dewi Uma. Di sekitar candi induk terdapat puing-puing candi kecil dan beberapa arca seperti Ardhanari, Parwati, dan Garuda bertubuh manusia.

Untuk melihat keindahan Candi Tegowangi, Anda tidak akan dipungut biaya. Sayangnya, kondisi kompleks candi secara keseluruhan terbilang kurang terawat. Meskipun demikian, Candi Tegowangi tetap menjadi salah satu destinasi wisata di Kediri yang layak dikunjungi.

9. Gumul Paradise Island

Ingin bermain air ketika berlibur di Kediri? Jangan khawatir! Gumul Paradise Island bisa menjadi pilihan destinasi wisata yang bisa memuaskan keinginan Anda untuk berbasah-basahan ria bersama teman-teman dan keluarga. Tempat ini berlokasi di kompleks Simpang Lima Gumul, tidak jauh dari monumen Simpang Lima yang terkenal.

Di Gumul Paradise Island, Anda akan dimanjakan dengan beragam wahana seperti flying fox, speed slide, kolam jamur, fun boomerang, dan lain-lain. Kompleks ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti toilet, pusat penyewaan pelampung, loker pengunjung dan musala.

Harga tiket masuknya pun cukup terjangkau, yaitu 15 ribu rupiah untuk hari kerja dan 30 ribu rupiah untuk akhir pekan. Gumul Paradise Island beroperasi setiap hari Selasa hingga Minggu, dari pukul 8 pagi hingga 5 sore.

10. Candi Surawana

Seperti halnya Candi Tegowangi, Candi Surawana juga merupakan artefak peninggalan kerajaan Majapahit. Kompleks candi ini berjarak sekitar 25 kilometer dari kota Kediri dan bisa dicapai menggunakan mobil. Jika ditinjau dari lokasinya, Anda bisa mengunjungi Candi Surawana sebelum atau sesudah mengunjungi Candi Tegowangi.

Candi ini memiliki ukuran yang relatif kecil, yaitu 8 x 8 meter persegi. Sayangnya, tubuh dan atap candi telah hancur, dan yang tersisa hanyalah bagian kakinya saja. Candi Surawana juga memiliki beberapa relief yang menceritakan kisah-kisah seperti kisah Tantri, Sri Tanjung, dan Arjunawiwaha. Untuk menikmati keindahannya, para pengunjung tidak dikenakan biaya.

11. Kampung Inggris Pare

Kampung di kecamatan Pare ini secara sepintas tampak seperti area perumahan warga biasa. Akan tetapi, persiapkan diri Anda sebelum berkunjung ke kampung ini. Pasalnya, berbagai lapisan masyarakat kampung ini sangat fasih berbahasa Inggris, dari mulai penjaga warung internet, kasir minimarket, hingga pemilik warung. Oleh karena itu, wajar jika kampung ini dinamai Kampung Inggris Pare.

Di kampung ini, terdapat banyak lembaga kursus bahasa Inggris. Pesertanya bukan hanya berasal dari kota Kediri saja, tetapi juga dari luar kota, bahkan luar pulau! Sebagai akomodasi, terdapat pilihan kosan bagi para peserta kursus. Untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris, cobalah pilih kosan dengan sistem English-only yang mengharuskan setiap penghuni untuk berbicara bahasa Inggris.

Untuk menunjang kebutuhan para peserta, kampung ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti warung internet, minimarket, ATM, hingga kafe. Ketika berbelanja atau memesan makanan, tunjukkan kemampuan bahasa Inggris Anda karena pemilik toko atau warung bisa berinteraksi dalam bahasa Inggris dengan baik!

12. Objek Wisata Gunung Kelud

Berjarak 27 kilometer dari pusat kota Kediri, objek wisata Gunung Kelud menawarkan pesona pemandangan hutan yang menyelimuti pegunungan. Dari pusat kota, perjalanan ke objek wisata ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar satu setengah jam menggunakan mobil.

Sebelum mencapai area parkir, Anda akan melewati jalan “misterius”. Konon, jika Anda mematikan mesin mobil dan memindahkan gigi ke posisi netral, mobil akan tetap “mendaki” jalan yang menanjak. Hal yang sama juga bisa Anda buktikan dengan meletakkan sebotol air mineral di atas jalan dan melihat botol tersebut menggelinding ke arah jalan yang menanjak.

Setelah dikejutkan dengan misteri tersebut, Anda akan berjalan melewati terowongan kuno untuk mencapai gunung. Bagian dalam terowongan sudah dilengkapi dengan penerangan sehingga Anda tidak perlu khawatir. Setibanya di gunun, point of interest utama yang bisa Anda lihat adalah kubah lava raksasa yang dikelilingi oleh perbukitan hijau.

Selain melihat kubah lava, Anda juga bisa menghangatkan diri di sumber air panas Gunung Kelud. Terdapat pula beberapa atraksi menantang seperti flying fox dan ATV. Tiket masuk menuju objek wisata ini ternyata cukup terjangkau, yaitu lima ribu rupiah untuk hari kerja dan sepuluh ribu rupiah untuk akhir pekan.

13. Soto Kediri Bok Ijo

Selain tahu takwa, soto Kediri juga merupakan sajian kuliner yang tidak boleh Anda lewatkan ketika berkunjung ke kota Kediri. Di timur terminal Tamanan, Anda bisa menemukan jajaran warung soto Kediri yang dikenal juga sebagai soto Bok Ijo. Menurut cerita, nama Bok Ijo lahir karena lokasi awal penjual soto yang berada di dekat jembatan hijau. Sajian ini sudah berkembang sejak tahun 1969.

Sepiring nasi dan semangkuk soto dengan daging ayam kampung suwir, kecambah, perasan jeruk nipis, dan cacahan kubis siap memanjakan lidah Anda. Jika tidak sempat menikmatinya di siang hari, Anda tidak perlu khawatir karena beberapa warung soto tersebut buka hingga tengah malam. Harganya pun sangat terjangkau. Dengan lima ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati sajian soto yang menggugah selera.

14. Air Terjun Irenggolo

Air terjun yang berada di kawasan gunung Wilis ini merupakan tempat wisata di kediri yang cukup menarik untuk dikunjungi. Jaraknya sekitar 28 kilometer dari pusat kota Kediri dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit menggunakan kendaraan roda empat. Dengan ketinggian sekitar 80 meter, air terjun ini memiliki keunikannya tersendiri yang mungkin tidak ditemukan di air terjun lain.

Berbeda dengan air terjun lain, aliran air tidak jatuh secara tegak, melainkan melewati semacam “tangga” dari bebatuan. Aliran tersebut kemudian berkumpul di kolam yang tidak begitu besar dan dangkal. Anda bisa bermain air bersama keluarga di kolam tersebut. Sepanjang perjalanan menuju air terjun, Anda juga akan disuguhkan pemandangan lereng gunung Wilis yang memukau.

Objek wisata ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas, seperti taman bermain anak, kamar mandi umum, dan kolam renang. Tiket masuknya dijual dengan harga tiga ribu rupiah saja per orang. Murah, bukan?

15. Gua Selomangleng

Gua Selomangleng merupakan objek wisata yang berjarak sekitar 7 kilometer dari pusat kota Kediri. Gua yang merupakan situs peninggalan kerajaan Kediri bisa Anda capai menggunakan angkutan umum dan lokasinya cukup dekat dengan Museum Airlangga dan Pura Penataran Agung Kilisuci.

Ketika masuk, Anda akan disambut dengan aroma dupa yang cukup menyengat. Bagian dalam gua dihiasi dengan relief-relief. Di bagian tengah gua, terdapat pahatan patung wanita yang sedang bertapa. Konon, patung wanita ini merupakan representasi dari Dewi Kilisuci. Sementara itu, di sisi kanan gua terdapat ruangan khusus untuk meletakkan sesajen.

Di bagian luar gua terdapat beberapa arca yang sudah tidak utuh, serta bongkahan-bongkahan batu. Meskipun terkesan mistis, terutama dengan aroma dupa yang kuat, Gua Selomangleng tetap menjadi destinasi wisata yang layak Anda kunjungi, terutama bagi Anda yang tertarik dengan sejarah kerajaan-kerajaan di Indonesia.

16. Monumen Kediri Syu

Di pusat kota Kediri, terdapat sebuah monumen yang dikenal sebagai Monumen Kediri Syu. Monumen ini merupakan sebuah patung pria dengan seragam tentara khas Jepang yang merupakan representasi tentara PETA. Patung besar berwarna keemasan ini akan menyapa para pengguna jalan raya yang melewati bundaran kecil yang menghubungkan jalan Jaksa Agung Soeprapto dan jalan KH Wakhid Hasyim.

Lokasinya yang berada di pusat kota membuat monumen ini cukup mudah disambangi, baik dengan kendaraan roda empat maupun roda dua. Tidak jauh dari monumen ini, terdapat beberapa tempat lain yang bisa dikunjungi, seperti Gereja Merah dan Taman Sekartaji. Setelah berfoto di depan monumen, Anda juga bisa menikmati jajanan yang dijual di sekitar jalan Jaksa Agung Soeprapto.

17. Air Terjun Dolo

Selain air terjun Irenggolo, Kediri juga memiliki air terjun Dolo. Lokasinya berdekatan dengan air terjun Irenggolo dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit dari kota Kediri menggunakan kendaraan roda empat. Berbeda dengan bentuk air terjun Irenggolo, Air terjun ini terbagi ke dalam tiga tingkat, dengan tingkat teratas memiliki ketinggian sekitar 90 meter.

Dalam perjalanan menuju air terjun, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan hutan pinus yang asri. Jalan menuju air terjun berbentuk tangga batu yang tampak cantik dengan panjang sekitar satu kilometer. Berada di ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut, air terjun Dolo menawarkan suasana syahdu di tengah rimbunnya hutan pinus dan sejuknya udara lereng Gunung Wilis.

18. Offroad Gunung Kelud

Jika Anda tertarik dengan aktivitas luar ruangan yang menantang, tidak ada salahnya untuk mencoba atraksi offroad di Gunung Kelud. Masih berada dalam kawasan objek wisata Gunung Kelud, atraksi ini dapat menjadi pilihan untuk Anda yang ingin menikmati tantangan setelah melihat keindahan kubah lava dan hamparan hutan pinus.

Terdapat beragam pilihan mobil jip yang siap membawa Anda menjelajahi hutan dan daerah di sekitar Gunung Kelud. Jangan lupa siapkan mental karena Anda akan melewati medan yang sangat terjal. Paket utama offroad (satu mobil dengan kapasitas 4 orang + 1 pemandu) dipatok dengan harga 375 ribu rupiah untuk durasi tur 2,5 hingga 3 jam.

Selain paket utama, terdapat juga beberapa pilihan paket lain yang bisa Anda pilih. Paket tambahan tersebut mencakup perjalanan ke perkebunan Sepawon yang bernuansa kolonial atau kampung Anggrek yang berada di lereng Gunung Kelud. Dengan paket tambahan, Anda bisa menikmati tur dengan durasi yang lebih lama, yaitu antara 3 hingga 5 jam.

19. Konto River Rafting

Ingin berbasah-basahan sembari menikmati tantangan? Kota Kediri juga menawarkan atraksi menantang lainnya, yaitu Konto River Rafting yang juga dikenal sebagai Kediri Rafting. Atraksi ini dioperasikan sejak tahun 2011 dan berada di daerah aliran sungai Konto. Untuk mencapainya, Anda bisa berkendara selama sekitar 45 menit dari kota Kediri.

Anda bisa memuaskan keinginan untuk berarung jeram mengarungi aliran sungai sepanjan 12 kilometer. Selain itu, Anda juga akan melewati sekitar 11 jeram dalam durasi 2 jam. Setelah menguji adrenalin, Anda juga akan disuguhi makan siang (prasmanan) dan camilan di tempat istirahat.

Paket Konto River Rafting ini dipatok dengan harga sekitar 150 ribu per orang. Jika arung jeram saja dirasa masih kurang menantang, terdapat juga paket tambahan bagi Anda yang ingin melakukan aktivitas luar ruangan lainnya, seperti outbound, paintball, flying fox, dan airsoft gun.

20. Situs Setono Gedong

Setono Gedong merupakan kompleks dengan luas sekitar 3 hektare yang berada di jalan Doho, Kediri. Dalam kompleks ini, Anda bisa menemukan pendopo besar, masjid, dan area pemakaman yang banyak dikunjungi para peziarah. Setono Gedong merupakan situs peninggalan kerajaan Kediri dari abad ke-12.

Pendopo besar yang berada di kompleks ini memiliki struktur pondasi batu yang konon, dulunya merupakan sebuah candi. Hal ini juga diperkuat dengan adanya gapura batu raksasa yang dipercaya merupakan gerbang menuju candi. Sayangnya, telah banyak perubahan pada strukturnya sehingga bentuk aslinya tidak begitu tampak jelas.

Selain pendopo dan masjid, terdapat banyak sisa batu-batu candi dan relief yang terpencar di sekitar kompleks. Di dekat kompleks pun terdapat sebuah sumur tua yang konon digunakan pada zaman dahulu oleh orang-orang yang ingin menyucikan diri sebelum masuk ke dalam candi.

21. Sumber Ubalan

Berjarak sekitar 15 kilometer dari Monumen Simpang Lima Gumul, Sumber Ubalan (dikenal juga sebagai Ubalan Park) merupakan objek wisata yang layak untuk Anda sambangi ketika berlibur di Kediri. Objek wisata ini sebenarnya merupakan kawasan hutan lindung dan sumber mata air alami yang tertampung dalam kolam yang cantik.

Di area seluas 12 hektar ini, Anda bisa menikmati beragam aktivitas seperti bersantai di taman yang asri, berperahu, bersepeda, berenang, hingga berkemah. Anda juga bisa mencoba kesegaran air dari sumber mata air Sumber Ubalan yang, konon, berkhasiat. Tiket masuk ke lokasi ini cukup terjangkau, yaitu 4 ribu rupiah di hari biasa dan 10 ribu rupiah di akhir pekan. Objek wisata ini beroperasi dari pukul 8 hingga 5 sore.

22. Taman Wisata Pagora

Berdekatan dengan Stadion Brawijaya, terdapat Taman Wisata Pagora yang dapat Anda sambangi ketika berlibur di kota Kediri. Objek wisata yang sudah berdiri sejak tahun 1963 ini menawarkan kolam renang sebagai wahana utamanya. Lokasinya yang berada di pusat kota Kediri membuat Anda tidak perlu berkendara jauh-jauh untuk mencapai objek wisata ini.

Taman Wisata Pagora memiliki dua kolam renang, satu kolam dewasa dan satu kolam anak. Kolam renang dewasa di kawasan ini sudah memiliki standar nasional. Bagi Anda yang tidak ingin berbasah-basahan, terdapat wahana lain seperti komidi putar, kereta kelinci, kebun binatang mini, perahu bebek, dan kolam pancing. Selain itu, terdapat pula arena outbound bagi Anda yang menginginkan aktivitas yang lebih berat.

Kolam renang di Taman Wisata Pagora diisi oleh air yang berasal dari sumber mata air asli sehingga tidak mengandung kaporit dan, tentunya, menyegarkan. Tiket masuknya pun cukup terjangkau, yaitu tujuh ribu lima ratus rupiah untuk dewasa dan lima ribu rupiah untuk anak-anak.

23. Kediri Waterpark

Ketika berkunjung bersama keluarga, jangan lewatkan tempat wisata di Kediri yang satu ini. Objek wisata seluas 5 hektare ini dibuka pada tahun 2014 dan merupakan objek wisata air terbesar di Jawa Timur. Kediri Waterpark berlokasi di jalan raya Pagung, sekitar 12 kilometer dari pusat kota Kediri.

Untuk wahana air, terdapat beberapa jenis kolam yang bisa Anda coba, dari mulai kolam dewasa biasa, kolam arus, hingga kolam terompet. Pacu juga adrenalin Anda dengan menaiki beberapa luncuran seperti race slide, tsunami slide, dan tower slide. Nah, tower slide memiliki panjang sekitar 206 meter dan merupakan luncuran terpanjang di Asia. Bagi Anda yang tidak ingin berbasah-basahan, terdapat wahana-wahana lain seperti mini coaster, komidi putar, extreme cinema 5D, dan go-kart.

Objek wisata ini buka setiap hari (kecuali hari Senin) dan beroperasi dari pukul 9 hingga 5 sore. Terdapat dua jenis tiket yang bisa Anda beli, tiket terusan dan tiket nonterusan. Tiket terusan dijual dengan harga 45 ribu rupiah untuk hari biasa, dan 70 ribu rupiah untuk akhir pekan. Sementara itu, tiket nonterusan dijual dengan harga 35 ribu rupiah untuk hari biasa dan 50 ribu rupiah untuk akhir pekan.

24. Museum Airlangga

Museum Airlangga terletak tidak jauh dari situs Gua Selomangleng. Jaraknya pun tidak begitu jauh dari pusat kota, yaitu sekitar 7 kilometer. Dari terminal Kediri, Anda bisa menaiki kendaraan umum dengan trayek Selomangleng. Museum yang bertetangga dengan Pura Penataran Agung Kilisuci ini pertama kali dibuka pada tahun 1992 dan menyimpan beragam peninggalan dari zaman kerajaan Mataram Hindu.

Meskipun memiliki desain bangunan yang sederhana, museum ini memiliki sekitar 118 koleksi artefak peninggalan kerajaan Mataram Hindu. Koleksi ini didominasi oleh arca dan yoni. Salah satu “bintang utama” di museum ini adalah arca Siwa yang berada di ruang utama candi. Museum ini buka setiap hari (kecuali Jumat), dari pukul 8 pagi hingga 2 sore. Tiket masuknya dijual dengan harga sangat murah, yaitu seribu rupiah untuk dewasa dan lima ratus rupiah untuk anak-anak.

25. Pura Penataran Agung Kilisuci

Di Kediri, terdapat sebuah pura yang megah bernama Pura Penataran Agung Kilisuci. Lokasinya bersebelahan dengan Museum Airlangga sehingga jika Anda berkesempatan mengunjungi museum tersebut, Anda bisa dengan mudah mengunjungi pura ini.

Begitu tiba, Anda akan disambut dengan gerbang utama yang megah. Di balik gerbang tersebut, terdapat halaman utama (Madya Mandala) yang dihiasi oleh sebuah pohon beringin besar sehingga halaman terasa teduh. Di halaman utama ini pula terdapat Kori Agung atau gapura utama yang menghubungkan halaman dengan Utama Mandala, ruang utama sebagai tempat peribadatan utama bagi umat Hindu.

Selain itu, di kompleks pura ini terdapat patung Dewi Kilisuci. Patung ini memiliki detail yang sangat cantik dan cukup rumit, dari mulai hiasan kepala, pakaian, hingga gelangnya. Jika Anda memiliki waktu luang di Kediri, kompleks Pura Penataran Agung Kilisuci ini dapat menjadi pilihan destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan.

26. Museum Fotografi Kediri

Jika Anda adalah penyuka fotografi, pastikan museum ini sudah dicantumkan dalam daftar tujuan wisata Anda di Kediri. Berlokasi di jalan Kapten Piere Tendean, Museum Fotografi Kediri merupakan salah satu museum yang layak Anda sambangi ketika berlibur di kota tahu.

Museum ini menampilkan sekitar 300 foto yang menggambarkan sejarah dan perkembangan kota Kediri di masa lalu. Selain foto, museum ini juga memiliki koleksi berbagai jenis kamera, mulai dari kamera-kamera antik zaman dahulu hingga kamera saku yang praktis. Ketika berkunjung, Anda tidak hanya akan dibawa mengintip kota Kediri di masa lalu, tetapi juga mendapatkan pengetahuan mengenai fotografi.

27. Waterpark Tirtoyoso

Bertetangga dengan Stadion Brawijaya dan Taman Wisata Pagora, Waterpark Tirtoyoso dapat menjadi pilihan alternatif bagi Anda yang ingin menikmati rekreasi air bersama keluarga. Oleh warga Kediri, objek wisata ini dulunya dikenal dengan nama Kolam Renang Kuwak.

Wahana utama di objek wisata ini, tentu saja, adalah kolam renang. Terdapat kolam renang dewasa kelas olimpik bagi Anda yang ingin berolahraga sekaligus menyegarkan tubuh. Untuk anak-anak tersedia kolam khusus anak yang dilengkapi dengan luncuran. Lelah bermain air? Anda bisa menikmati camilan di kafe yang berada di dalam kompleks kolam renang.

Selain kolam renang, terdapat pula wahana menarik seperti becak air, paint ball, ATV, outbound, dan taman bermain. Harga tiket masuknya cukup terjangkau, yaitu 15 ribu rupiah saja per orang. Waterpark Tirtoyoso beroperasi dari pukul 6 pagi hingga 7 malam.

28. Taman Kilisuci

Berlokasi di jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, Taman Kilisuci merupakan oasis kecil di pusat kota Kediri. Taman ini diapit oleh Taman Makam Pahlawan Chanda Birawa dan Masjid An-Nur. Bagi Anda yang berkunjung ke Kediri, tepatnya ke kampung Pare, tidak ada salahnya Anda meluangkan sore yang cerah dengan bersantai di taman ini.

Taman Kilisuci memiliki berbagai fasilitas, seperti area foodcourt, trek joging, area permainan anak, dan jalur refleksi kaki. Selain itu, taman ini juga dilengkapi dengan koneksi WiFi gratis yang tentunya membuat Anda semakin betah untuk menyejukkan diri sembari mengunggah foto-foto keren di taman ke media sosial. Konon, di akhir pekan taman ini dipenuhi dengan muda-mudi yang tidak hanya mencari WiFi gratis, tetapi juga menikmati camilan murah dan mencari calon pasangan.

29. Gereja Merah Kediri

Berdiri menghadap Monumen Kediri Syu, GPIB Immanuel merupakan salah satu gereja tertua di Kediri. Memiliki nama asli Kerkeraad Der Protestanche Te Kediri ini dikenal dengan sebutan Gereja Merah karena warna dinding luarnya yang begitu kontras dengan lingkungan di sekitarnya.

Gereja peninggalan zaman kolonial Belanda ini masih mempertahankan keaslian gedungnya sejak dibangun pada tahun 1904. Pada awalnya dinding luar gereja ini bercat putih gading. Akan tetapi, di tahun 1994 dinding luarnya dicat ulang menjadi warna merah tua. Gaya arsitektur Eropa yang kental tercermin dari bentuk bangunan yang menjulang, jendela-jendela besar yang tinggi, serta furnitur di bagian dalam gereja seperti kursi, lemari, dan mimbar.

Di dalam gereja, tersimpan injil tua berbahasa Belanda yang dibuat pada tahun 1867. Injil tua ini disimpan di dalam sebuah kotak kaca dan tulisannya masih dapat terbaca. Jika Anda berlibur ke kota Kediri, tidak ada salahnya Anda singgah sejenak ke gereja ini untuk menikmati kecantikan gaya arsitekturnya dan mempelajari sejarahnya.

30. Taman Sekartaji

Di utara Monumen Kediri Syu, terdapat sebuah taman rindang yang dikenal sebagai Taman Sekartaji. Berada di sisi barat Sungai Brantas, Taman Sekartaji hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari Alun-alun Kediri. Dengan wajah baru, Taman Sekartaji menawarkan suasana yang teduh dan nyaman bagi Anda yang ingin beristirahat sejenak setelah menjelajahi pusat kota.

Dibuka pada kuartal akhir 2016, taman ini dipercantik dengan beragam pohon yang rindang. Kolam dangkal yang bisa digunakan oleh anak-anak untuk bermain dan air mancur menjadi elemen air yang turut menambah kesejukan taman. Selain itu, taman ini dikelilingi oleh sungai kecil yang semakin menambah keasrian taman. Di taman ini juga memiliki beberapa kios yang menjual makanan.

Meskipun terbilang baru, taman ini ramai dikunjungi masyarakat. Anak-anak dapat bermain air, sementara para orang tua dapat mengawasi sembari mengobrol santai. Desain taman yang indah juga menjadi latar belakang yang memukau bagi para remaja pengguna Instagram. Jika Anda ingin menikmati liburan gratis bersama keluarga sembari menyejukkan diri, tidak ada salahnya Anda berkunjung ke Taman Sekartaji.

31. Sendang Tirta Kamandanu

Berlokasi di kecamatan Pagu, Sendang Tirta Kamandanu merupakan kolam yang berisi sumber mata air alami. Kolam ini merupakan peninggalan kerajaan Kediri dan konon digunakan oleh Prabu Sri Aji Joyoboyo, raja Kediri, untuk menyucikan diri sebelum kembali ke Yang Maha Kuasa.

Setiap sudut tembok luar kompleks ini dipercantik dengan arca Brahma, Wisnu, Bayu, dan Indra. Di dalam kompleks terdapat sebuah lapangan yang diteduhi oleh pepohonan rindang. Melewati gapura utama, Anda akan melihat kolam pemandian yang dilengkapi dengan pendopo. Di kolam ini juga terdapat patung Ganesha dan patung Siwa.

Situs peninggalan kerajaan Kediri ini berjarak sekitar 8 kilometer dari Monumen Simpang Lima Gumul. Untuk mengunjunginya, Anda tidak akan dikenakan biaya masuk. Akan tetapi, Anda tetap bisa memberikan sumbangan kepada pengurus situs.

32. Kediri Eco Park

Ketika berlibur ke kota Kediri bersama keluarga, jangan lewatkan destinasi wisata edukatif ini. Berlokasi di jalan Kelapa, sekitar 3 kilometer dari Monumen Simpang Lima Gumul, Kediri Eco Park merupakan objek wisata yang tidak hanya menawarkan suasana yang alami, tetapi juga unsur pendidikan.

Di Kediri Eco Park, Anda dan keluarga bisa mempelajari metode bercocok tanam hidroponik dan akuaponik, budidaya jamur, hingga proses pembuatan pupuk kompos. Beberapa wahana seperti kolam tangkap ikan, area bermain, dan perahu kano juga bisa menjadi hiburan yang menyenangkan bagi anak-anak. Jika Anda ingin bersantai, tersedia pula beberapa gazebo, kolam terapi ikan, kolam pancing, dan hammock.

Tidak hanya bersantai, Anda juga bisa menikmati wahana yang lebih menantang, seperti flying fox dan outbound. Objek wisata ini beroperasi setiap hari dari pukul 8 pagi hingga 5 sore. Tiket masuknya dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu 5 ribu rupiah per orang.

33. Kebun Bunga Matahari Kediri

Apakah Anda mencari tempat yang memukau untuk berswafoto ria sembari menikmati embusan angin yang sejuk? Kebun Bunga Matahari Kediri dapat menjadi pilihan tempat yang tepat. Kebun ini berlokasi di jalan Selomangleng dan cukup dekat dari Universitas Kediri.

Di lahan seluas 900 meter persegi ini, Anda akan dibuat kagum dengan hamparan bunga matahari yang cantik. Kebun ini memiliki sekitar 6.000 pohon bunga matahari. Dua varietas bunga berasal dari Tiongkok, sementara satu varietas merupakan varietas lokal. Batang bunga matahari yang ditanam di kebun ini bisa tumbuh hingga ketinggiannya mencapai satu meter.

Kompleks kebun bunga matahari ini tampak semakin asri dengan Gunung Klothok yang menjadi latar belakang kebun. Sekarang, Anda tidak perlu jauh-jauh pergi ke Jepang untuk menikmati pesona kebun bunga matahari. Meskipun demikian, pastikan Anda tetap berhati-hati ketika berkunjung agar keindahan tanaman bunga matahari di kebun ini tetap terjaga.

34. Bendung Gerak Waru Turi

Berjarak 15 kilometer dari kota Kediri, Bendung Gerak Waru Turi bisa Anda capai dengan berkendara selama sekitar 20 menit menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Bendungan ini menggantikan Bendung Mrinca yang lama dan berfungsi untuk mengendalikan air di Sungai Brantas yang membagi kota Kediri menjadi dua bagian.

Bendung Gerak Waru Turi memiliki panjang 150 meter dan memiliki 9 pintu air, 4 pintu penguras sedimen, dan 2 saluran irigasi. Terdapat pos-pos pengendali pintu air yang berjajar rapi di bagian atas bendungan. Ketika berkunjung, Anda bisa melihat beberapa orang yang datang dan memancing di sekitar bendungan. Kompleks ini juga dilengkapi dengan taman kecil yang berada di sisi kiri bendungan.

Objek wisata ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang yang cukup hebat, seperti kolam renang, kandang kijang, area pemancingan, flyxing fox, arena outbound, perahu motor, sepeda air, area perkemahan, panggung hiburan, hingga padang golf. Untuk mengisi perut, Anda bisa menikmati sajian ikan bakar dari kedai-kedai yang berjajar rapi di pinggir taman.

35. Arca Totok Kerot

Sekitar 4 kilometer dari Monumen Simpang Lima Gumul, terdapat artefak peninggalan kerajaan Kediri berupa arca raksasa setinggi 3 meter yang dikenal sebagai arca Totok Kerot. Arca ini konon merupakan penjelmaan seorang putri cantik yang terkena kutukan dan berubah menjadi raksasa (Dwarpala).

Sebelumnya, arca ini tertimbun di dalam tanah dan pada tahun 1981, dilakukan penggalian untuk mengangkat arca tersebut. Lokasinya dikelilingi oleh perkebunan dan persawahan sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi Anda yang menyukai suasana alami khas pedesaan. Anda bisa mengakses situs ini dengan mudah menggunakan kendaraan roda empat karena letaknya yang berada di pinggir jalan raya.

Terlepas dari lokasinya yang cukup mudah dijangkau, tidak banyak orang yang mengunjungi situs ini. Selain itu, kondisi arca pun tidak sepenuhnya utuh karena bagian tangan kiri arca patah. Meskipun demikian, Anda tetap bisa melihat detail pada bagian tubuh arca, seperti detail mahkota, gelang, dan kalung. Lahan di sekitar arca pun dihiasi dengan tanaman-tanaman.

Menarik bukan tempat-tempat wisata di Kediri? Meskipun tidak sebesar kota-kota lainnya, siapa sangka bahwa kota Kediri ternyata memiliki banyak destinasi wisata yang mengagumkan dan tidak kalah dari objek-objek wisata di kota lain. Jika Anda berencana untuk mengunjungi kota Kediri, jadikan daftar ini sebagai panduan untuk menjelajahi keunikan kota tahu tersebut. Selamat berlibur!

Baca Juga : 40 Tempat Wisata di Kuningan untuk Dikunjungi Saat Liburan

40 Tempat Wisata di Kuningan untuk Dikunjungi Saat Liburan

40 Tempat Wisata di Kuningan untuk Dikunjungi Saat Liburan – Hari libur adalah saat yang tepat untuk menghilangkan penat. Jika Anda memiliki waktu libur yang cukup panjang dan menginginkan wisata yang menenangkan, kenapa tidak menghabiskan waktu di kota wisata Kuningan?

Terletak di sisi timur Jawa Barat, tepatnya di sebelah selatan Cirebon, Kuningan menawarkan berbagai lokasi wisata menarik untuk mengisi liburan Anda. Suasana kota yang tenang, masyarakat yang ramah, serta alam yang indah, menjadikan kota ini mulai dilirik banyak wisatawan. Saat berkunjung ke kota ini, Anda tentu akan merasakan kedamaian yang mungkin tidak bisa Anda dapatkan saat berada di kota besar.

Sebagian besar wisata di Kuningan merupakan objek wisata alam. Meskipun demikian, ada banyak pula beragam destinasi wisata pilihan lain, seperti wisata edukasi, sejarah, religi, dan juga kuliner. Berikut ini 40 destinasi wisata terpopuler yang bisa Anda singgahi saat berlibur di Kuningan.

1. Telaga Remis

Telaga Remis merupakan sebuah lokasi wisata di tengah hutan yang memiliki pemandangan memukau dengan air yang cukup jernih serta suasana sejuk khas pegunungan. Danau cantik ini berada di Desa Kaduela, Pasawahan, sekitar 30 km arah barat laut pusat kota Kuningan atau 20 km arah barat daya Cirebon. Untuk menuju ke sana, Anda bisa menggunakan bus umum Jakarta-Cirebon. Turun di Pasar Cilimus, lalu lanjutkan perjalanan dengan angkutan umum menuju Pasawahan.

Di lokasi wisata tersebut, Anda bisa berjalan-jalan melalui jalan setapak yang mengelilingi danau, atau sekadar bersantai menikmati rimbunnya pepohonan sekitar di saung dan rumah makan tepi danau. Namun, jika ingin menjelajahi danau, di sana juga sudah tersedia sepeda air yang bisa Anda sewa. Untuk memasuki area danau, Anda hanya akan dikenai biaya tiket sebesar Rp5.000 saja.

2. Taman Purbakala Cipari

Saat mengunjungi sebuah taman, Anda tentu akan melihat aneka jenis bunga. Namun, di taman ini, Anda akan mendapati pemandangan unik yang berupa bebatuan dari zaman purbakala. Batu-batu tersebut berada di sebuah taman hijau, dengan susunan yang rapi, yakni melingkar, berundak, dan berjajar. Tidak hanya taman. Di sana juga terdapat sebuah museum yang bisa menambah pengetahuan Anda mengenai kehidupan manusia di zaman prasejarah.

Taman Purbakala Cipari terletak tidak jauh dari pusat kota Kuningan. Untuk mencapai lokasi tersebut, Anda bisa berkendara dengan kendaraan pribadi ke arah barat sejauh 5 km atau sekitar 15 menit perjalanan. Taman ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00-16.00. Sementara itu, untuk mengunjungi taman ini, Anda tidak akan dikenai biaya tiket masuk.

3. Taman Nasional Gunung Ciremai

Kawasan pegunungan memang selalu mampu menyuguhkan panorama yang menakjubkan. Tentu saja, itulah yang akan Anda dapati saat menjelajahi area Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).

Berjarak sekitar 10 km di sebelah utara kota Kuningan, TNGC merupakan tempat wisata yang cocok bagi Anda para pencinta alam. Untuk mencapai kawasan puncak dan kawahnya, Anda perlu melakukan pendakian yang cukup panjang melalui jalur-jalur yang sudah disediakan. Meskipun cukup melelahkan, perjalanan Anda akan terbayar oleh indahnya panorama alam sekitar serta megahnya kawah dari gunung tertinggi di Jawa Barat ini.

Harga tiket masuk ke kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai adalah Rp50.000, dan bisa diakses kapan saja oleh para pendaki kecuali ada pemberitahuan jalur ditutup karena alasan tertentu.

4. Gedung Perundingan Linggarjati

Pasca-proklamasi, Indonesia masih harus berjuang untuk mendapatkan pengakuan merdeka dari dunia internasional. Salah satu lokasi bersejarah yang menjadi saksi perjuangan memperoleh pengakuan kemerdekaan tersebut adalah Gedung Perundingan Linggarjati yang berada di Desa Linggarjati, Cilimus, tidak jauh dari TNGC. Untuk mencapai lokasi wisata ini, Anda harus menempuh jarak sejauh 15 km ke arah utara melalui Jalan Siliwangi, lalu belok ke barat melalui Jalan Bojong-Linggarjati.

Di Gedung Perundingan Linggarjati, Anda dapat menyaksikan bangunan serta furnitur asli yang dahulu digunakan para delegasi dari Indonesia dan Belanda saat melakukan perundingan. Selain itu, ada juga foto-foto pelaksanaan Perundingan Linggarjati, yang terpampang di sepanjang dinding ruangan gedung. Saat memasuki gedung bersejarah tersebut, Anda hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp2.000.

5. Pemandian Cibulan dan Ikan Dewa

Berenang di kawasan pegunungan bisa menjadi solusi pelepas lelah usai mengelilingi tempat-tempat wisata. Namun, pernahkah Anda merasakan sensasi berenang dengan ikan-ikan yang dianggap keramat? Jika belum, ada baiknya Anda berkunjung ke Pemandian Cibulan.

Lokasi wisata tersebut berada di kaki Gunung Ciremai. Di sana, terdapat dua kolam besar yang berisi ikan-ikan keramat, yang biasa disebut ikan dewa. Konon, ikan-ikan tersebut merupakan jelmaan para prajurit Prabu Siliwangi sehingga tidak ada seorang pun yang diperbolehkan menangkapnya. Jika ingin berkunjung ke pemandian tersebut, Anda harus membayar tiket masuk seharga Rp15 ribu.

Tidak jauh dari lokasi kolam, terdapat buah mata air keramat. Air pada ketujuh sumber tersebut dipercaya memiliki khasiat tertentu bagi orang-orang yang mencuci muka atau meminumnya. Sementara di dekat mata air, Anda juga dapat menemukan lokasi bersejarah, yakni petilasan Prabu Siliwangi.

6. Bukit Panembongan

Tempat Wisata di Kuningan yang instagrammable memang menjadi tempat yang paling banyak diburu saat ini. Latar foto dengan pemandangan yang cantik tentu bisa membuat tampilan Instagram jadi lebih menarik. Saat berlibur ke Kuningan, Anda akan menemukannya di Bukit Panembongan.

Bukit dengan hamparan pemandangan cantik ini berlokasi di Desa Tembong, Garawangi. Untuk mencapainya, Anda perlu berkendara sejauh 7 km ke arah tenggara dari pusat kota Kuningan atau sekitar 18 menit perjalanan. Rute yang bisa Anda tempuh adalah melalui Jalan Garawangi. Sesampainya di pertigaan, ambil belokan ke selatan menyusuri Jalan Pagerbatu.

Untuk memasuki area bukit, Anda diwajibkan membayar tiket masuk Rp5.000. Jika ingin berfoto-foto di gardu pandang, Anda hanya perlu membayar tiket lagi dengan harga Rp2.000 saja. Sementara itu, waktu kunjungan ke bukit ini dibuka mulai pukul 7 pagi-5 sore.

7. Kebun Raya Kuningan

Tempat Wisata di Kuningan yang terletak di areal hutan ini berada sekitar 38 km dari pusat kota Kuningan, tepatnya di sisi utara Gunung Ciremai. Objek wisata ini awalnya sempat ditutup karena masih dalam tahap pembangunan. Namun, kini Anda sudah bisa menikmati indahnya hamparan hutan hijau, taman-taman cantik, dan berbagai fasilitas yang tersedia, hanya dengan membayar tiket sebesar Rp10.000 per orang.

Destinasi wisata ini berada di perbatasan wilayah Kabupaten Kuningan dan Cirebon. Bahkan, lokasinya pun lebih dekat jika ditempuh dari Cirebon. Untuk mencapai Kebun Raya Kuningan, Anda bisa lewat Paliaman. Setelah itu, ambil jalur ke arah selatan dan ikuti jalan sejauh 10 km. Tempat wisata ini bisa Anda kunjungi dari pukul 08.00-16.30.

8. Open Space Gallery

Sebuah taman yang berada di Kawasan Linggarjati ini adalah tempat wisata yang bisa Anda kunjungi tanpa harus mengeluarkan biaya. Di lokasi tersebut, Anda bisa berolahraga atau sekadar bersantai merasakan terapi ikan dari kolam taman secara gratis. Lokasinya hanya berjarak sekitar 1,5 km dari Gedung Perundingan Linggarjati. Jadi, setelah melakukan wisata sejarah, Anda bisa singgah di lokasi ini untuk melepas lelah.

Di saat liburan atau hari besar, di area ini juga kerap digelar acara pertunjukan seni atau pameran. Sementara pada akhir pekan, Anda bisa turut serta mengikuti acara senam yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat. Jadi, tubuh Anda bisa kembali bugar dan siap melanjutkan perjalanan wisata ke tempat-tempat menarik lain di Kuningan.

9. Pemandian Sangkanhurip

Tempat Wisata di Kuningan ini merupakan sebuah pemandian air panas yang mana airnya berasal dari Gunung Ciremai. Di Pemandian Sangkanhurip, Anda bisa merelaksasi tubuh sekaligus menghaluskan kulit. Sebab, air panas yang mengandung belerang di pemandian tersebut dipercaya mampu membunuh kuman dan penyakit yang bersarang di kulit sehingga menjadikannya kembali mulus.

Pemandian ini terletak di Desa Sangkanhurip, 14 km di sebelah utara pusat kota Kuningan. Rute yang bisa Anda tempuh untuk menuju ke lokasi tersebut adalah melalui Jalan Siliwangi. Setelah Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, Anda akan menemukan pertigaan. Dari pertigaan tersebut, ambillah jalur ke timur (kanan) dan ikuti rute menuju lokasi pemandian.

Jika ingin berendam di Pemandian Sangkanhurip, Anda diwajibkan membayar Rp9.000 untuk kolam renang terbuka atau Rp30.000 untuk ruang eksekutif yang tertutup. Sementara itu, kolam dibuka untuk umum mulai pukul 7 pagi-8 malam.

10. The Mountain Recreation Park

Salah satu pilihan destinasi wisata keluarga di Kuningan yang menawarkan aneka wahana permainan yang atraktif adalah The Mountain Recreation Park. Berlokasi di Jalan Raya Cirendang-Cigugur, Cipari, tempat wisata ini memiliki kolam-kolam renang besar dengan berbagai fasilitas yang cukup lengkap serta terintegrasi dengan alam.

Di sana, Anda dan keluarga bisa berenang, berseluncur, bermain ATV, komedi putar, kora-kora, belajar mengenai pesawat terbang, serta memancing di kolam renang yang tersedia di area taman. Sementara itu, pemandangan yang menakjubkan juga bisa Anda saksikan selama berlibur di The Mountain Recreation Park. Pasalnya, taman wisata keluarga ini dikelilingi oleh deretan perbukitan dengan pepohonan hijau yang rimbun. Tidak mengherankan, meskipun berada di lokasi terbuka, Anda tetap bisa merasakan hawa sejuk dan segar khas daerah pegunungan.

The Mountain Recreation Park dibuka setiap hari mulai pukul 9 pagi-5 sore. Untuk masuk ke sana, Anda akan dikenai tiket dengan biaya Rp25.000 per orang. Sementara untuk bisa masuk ke dalam pesawat, Anda harus membayar tiket sebesar Rp7.500.

11. Balong Keramat Darmaloka

Kawasan Kuningan sudah sejak lama dikenal memiliki masyarakat yang mampu mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal budaya setempat. Salah buktinya dapat Anda saksikan melalui keberadaan balong keramat Darmaloka ini.

Balong keramat Darmaloka terletak di Desa Darma, Kecamatan Darma. Jaraknya dari pusat kota Kuningan adalah sekitar 15 km ke arah tenggara. Jika ingin ke sana, Anda bisa berkendara melalui Jalan Veteran dan Nanggeleng-Cirahayu.

Tempat Wisata di Kuningan balong keramat Darmaloka menjadi lokasi yang menawarkan ketenangan sekaligus sambil berwisata sejarah. Banyaknya pepohonan besar yang menjulang tinggi serta keberadaan makam Syekh Rama Haji Irengan juga menjadikan lokasi ini dianggap keramat oleh warga sekitar. Namun, bagi kalangan wisatawan, kepercayaan tersebut tentu bisa menjadi nilai positif sebagai usaha pelestarian alam.

Telaga ini terbuka selama 24 jam. Meskipun demikian, sebaiknya Anda datang pada pagi, siang, atau sore, sebelum matahari tenggelam. Sebab, pada malam hari, telaga tampak gelap dan begitu sepi. Untuk berkunjung ke objek wisata ini, Anda hanya perlu membayar tiket masuk Rp5.000 per orang.

12. Curug Putri

Berkunjung ke lokasi wisata air terjun umumnya memang bisa memberikan efek yang menenangkan. Hawa pegunungan yang sejuk serta guyuran air yang dingin tentu akan mampu menyegarkan tubuh sehingga segala penat hilang seketika.

Itulah yang mungkin bisa rasakan saat berkunjung ke Curug Putri. Air terjun cantik tersebut terletak di jalur pendakian Gunung Ciremai. Selama perjalanan menuju ke lokasi, Anda akan disuguhi pemandangan yang begitu memukau berupa hamparan hijau pepohonan dan perbukitan. Sementara saat tiba di sana, rasa lelah Anda akan segera terbayar dengan pemandangan air terjun yang begitu cantik dengan tebing tinggi dan bebatuan bertingkat di bawahnya.

Untuk menikmati keindahan Curug Putri, Anda perlu membayar tiket Rp12.500 dan parkir Rp5.000 untuk kendaraan roda empat, atau Rp3.000 untuk kendaraan roda dua.

13. Situ Cicerem

Berada di kawasan wisata yang bersih tentu sangat menyenangkan. Menyaksikan air yang belum tercemar serta pepohonan yang masih rindang bisa membuat mata dan pikiran kembali segar. Di Kuningan, Anda bisa dengan mudah menemukan lokasi yang demikian, salah satunya di Situ Cicerem.

Objek wisata tersebut merupakan sebuah danau yang begitu bersih dan masih asri. Di sana juga hidup berbagai jenis ikan emas yang cukup kontras dengan warna air yang bening kebiruan. Tidak mengherankan, Situ Cicerem kini banyak diincar wisatawan sebagai lokasi favorit untuk berfoto. Danau yang berada di Desa Kaduela ini dibuka setiap hari dengan tiket masuk yang terjangkau, yakni Rp5.000 saja per orang.

Situ Cicerem berada di sebelah utara Gunung Ciremai. Jika berangkat dari Kuningan, Anda akan membutuhkan waktu perjalanan sekitar 1 jam karena jarak yang harus Anda tempuh adalah sejauh 32 km. Namun, jika berangkat dari Cirebon, jarak tempuh Anda akan lebih pendek, yakni sekitar 20 km atau 45 menit perjalanan.

14. Cadas Gantung

Menemukan titik pandang di ketinggian dengan pemandangan alam yang menakjubkan adalah salah satu hal yang paling diincar wisatawan. Untuk mendapatkannya, Anda bisa pergi ke Desa Citundun, Kecamatan Ciwaru, Kuningan. Di sana, ada sebuah surga tersembunyi untuk menyaksikan keindahan alam khas perbukitan Kuningan, yang bernama Cadas Gantung.

Objek wisata ini berada cukup jauh dari pusat kota, yakni sekitar 37 km ke arah tenggara. Untuk menuju ke lokasi, Anda pun harus melalui jalanan yang berkelok dan tanjakan curam. Untuk itu, pastikan kendaraan Anda berada pada kondisi prima sebelum digunakan untuk menuju Cadas Gantung. Meskipun demikian, semua perjuangan Anda mencapai lokasi wisata tersebut tidak akan berarti lagi saat menyaksikan keindahan alam Cadas Gantung yang begitu memukau.

Saat ini, lokasi wisata yang terletak di Desa Citundun Kecamatan Ciwaru tersebut masih terus dikembangkan dengan menambahkan berbagai fasilitas untuk kemudahan para wisatawan. Sementara jika ingin berkunjung ke sana, Anda hanya perlu membayar sebesar Rp5.000 per orang.

15. Hutan Kota Bungkirit

Pada umumnya, hutan terdiri atas pepohonan lebat dengan tanaman-tanaman liar yang tumbuh di dalamnya. Namun, pandangan Anda mengenai hutan mungkin akan berubah saat mendatangi hutan kota Bungkirit, Kuningan.

Hutan yang terletak di pusat kota Kuningan ini merupakan objek wisata yang memadukan areal persawahan, hutan, dan taman. Di sini, Anda akan dimanjakan oleh indahnya bunga-bunga taman, sawah yang hijau, serta panorama alam yang tampak dari ketinggian.

Meskipun berlokasi di alam, Anda tidak perlu khawatir akan terkena becek atau tanah yang kotor. Sebab, untuk menyusuri hutan dan persawahan, sudah tersedia jembatan khusus berwarna hijau yang juga cocok dijadikan sebagai latar foto.

Hutan Kota Bungkirit berada di Jalan Raya Cigugur, 2 km di sebelah barat Kota Kuningan. Untuk pergi ke lokasi wisata ini, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau ojek melalui Jalan Ahmad Yani. Meskipun berada tidak jauh dari kawasan perkotaan, di Hutan Kota Bungkirit, Anda akan menyaksikan suasana yang begitu tenang khas pedesaan.

16. Sangkan Resort Aqua Park

Destinasi wisata air terbesar di Kuningan ini terletak di Jalan Bandorasa, 11 km di sebelah utara pusat kota. Di lokasi ini, Anda dan keluarga bisa mencoba berbagai wahana permainan seru, seperti: seluncuran, ember tumpah, kolam ombak, dan kolam anak. Ada juga berbagai permainan lain, seperti kora-kora, bumperboat, dan ATV untuk menjelajahi area taman.

Selain arena bermain, taman ini juga menyediakan fasilitas lain yang cukup lengkap, antara lain: musala, tempat makan, toko suvenir, dan klinik. Sementara jika ingin berkunjung ke sini, Anda akan dikenai biaya Rp35.000 pada hari biasa dan Rp45.000 pada hari libur dan akhir pekan.

17. Taman Salsabila

Permainan outbond memang menjadi kegiatan yang seru untuk mengisi liburan. Di Taman Salsabila, Anda bisa menemukan berbagai aktivitas outbond bersama keluarga. Di sana, sudah tersedia aneka permainan, seperti luncur gantung (flying fox), panjat tali, serta jembatan kayu gantung. Ada juga kolam renang dan ember tumpah, ATV, serta rakit bambu.

Jika datang bersama rombongan, Anda dan keluarga juga bisa berkesempatan untuk mengikuti kegiatan panen ubi dan jagung, menanam padi, serta menangkap ikan dan belut di kolam. Setelah itu, Anda pun berhak membawa pulang satu ekor ikan.

Objek wisata yang terletak di Desa Panawuan, Cigandamekar ini dibuka mulai pukul 8 pagi-6 sore dengan tiket masuk sebesar Rp20.000. Namun, jika Anda ingin menghabiskan makan malam di sana, restoran dan Kafe Salsabila buka sampai pukul 10 malam.

18. Curug Luhur

Curug Luhur merupakan Tempat Wisata di Kuningan air terjun yang terletak di Desa Padahurip, Selajambe, 32 km ke arah selatan pusat kota Kuningan. Untuk masuk ke kawasan Curug Luhur, Anda akan dikenakan biaya Rp40.000. Lokasinya pun cukup sulit dijangkau karena berada di kawasan pegunungan.

Saat pergi ke sana, Anda harus melalui jalanan yang berkelok dan cukup curam. Untuk itu, pastikan Anda dalam kondisi prima saat berkendara. Jika belum mengenal wilayahnya, ada baiknya Anda tidak menggunakan jasa sopir atau seseorang yang sudah ahli berkendara di medan terjal. Dengan demikian, keselamatan Anda selama berlibur pun bisa terjamin.

Selama perjalanan, Anda akan disuguhi suasana tenang khas pedesaan yang sepi dan asri. Di sepanjang jalan, sawah-sawah terhampar di kaki perbukitan. Sementara untuk mencapai ke lokasi air terjun, Anda harus berjalan menyusuri area hutan dan melewati sungai berbatu yang airnya begitu jernih dan segar. Begitu sampai di depan air terjun, rasa lelah Anda akan segera hilang mendapati dua tingkat air terjun besar yang menjulang dari tebing yang tinggi.

19. Bukit 1000 Bintang

Mendengar namanya, mungkin yang terbesit di dalam pikiran Anda adalah objek wisata malam di ketinggian dengan pemandangan bintang-bintang. Tepat sekali. Namun, tidak hanya malam hari. Bukit yang terletak di kaki Gunung Ciremai ini ternyata sebenarnya bisa Anda nikmati pada siang hari. Lokasinya yang berada di ketinggian memungkinkan Anda menyaksikan indahnya lanskap kawasan di bawahnya serta Gunung Ciremai yang menjulang di atasnya.

Area bukit yang terletak di Desa Padangbeuhar, Kecamatan Pesawahan ini agak sulit dijangkau. Akan tetapi, pihak pengelola sudah menyediakan mobil khusus offroad untuk mengantar pengunjung sampai ke bukit dengan biaya sekitar Rp50.000-100.000 per orang. Jika ingin menginap, di sana juga sudah tersedia tenda, aula, dan toilet. Jadi, Anda tidak perlu lagi repot-repot membawa ransel besar saat akan berkemah.

20. Warujimun Paralayang

Jika Anda suka tantangan, cobalah wahana paralayang di Bukit Cileuweung, Desa Warujimun, Citangtu, Kuningan. Lokasinya berjarak sekitar 7 km dari pusat kota, dengan waktu tempuh sekitar 17 menit perjalanan. Untuk pergi ke sana, ada dua pilihan rute yang bisa Anda lewati. Pilihan pertama adalah melalui Jalan Eyang Weri dan Jalan Cileuweung. Sementara itu, pilihan rute yang lain adalah melalui Jalan Garawangi dan Jalan Pagerbatu.

Di lokasi wisata tersebut, pihak pengelola sudah menyediakan wahana paralayang. Dari atas bukit, Anda bisa terbang dan menyaksikan keindahan panorama perbukitan hijau yang membentang luas. Soal keamanan, Anda juga tidak perlu khawatir. Sebab, sudah ada instruktur profesional yang akan membimbing Anda terbang dan kembali menginjakkan kaki di tanah dengan selamat.

Selain paralayang, pihak pengelola Bukit Cileuweung juga sudah menyediakan gardu pandang dari kayu, yang menjadi lokasi favorit untuk berfoto. Di sana, Anda bisa bersantai sambil menikmati indahnya alam Kuningan dari ketinggian. Sementara untuk berkunjung ke sana, Anda mesti membayar tiket sebesar Rp5.000 per orang.

21. Taman Cirendang

Lokasi Taman Cirendang hanya berjarak sekitar 5 km ke arah utara dari pusat kota Kuningan. Taman tersebut cukup mudah ditemukan karena berada di dekat jalur utama, Jalan Siliwangi.

Di taman ini, Anda bisa bersantai sambil menikmati air mancur bertingkat yang menarik untuk dijadikan lokasi berfoto. Selain itu, ada juga berbagai tanaman bunga dan pepohonan yang menjadikan taman ini semakin cantik.

Taman Cirendang dibuka untuk umum selama 24 jam. Jadi, mau berolahraga pagi atau bersantai dengan latar lampu-lampu cantik di malam hari, taman ini selalu terbuka untuk Anda kunjungi.

22. Sanggar Angklung Lumbu

Tahukah Anda bagaimana sebuah angklung dibuat hingga menghasilkan irama musik yang harmoni? Jawabannya akan Anda temukan saat berkunjung ke Sanggar Angklung Lumbu yang terletak di desa wisata Cigugur, Kuningan.

Di sana, Anda akan mendapati para pengrajin angklung yang dengan cermat memilih bambu berkualitas, kemudian memotong dan membentuknya menjadi deretan angklung. Selain itu, mereka juga mengetes bunyi yang dihasilkan angklung agar nada yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.

Tidak hanya itu, di sana, Anda juga bisa menyaksikan permainan angklung dari penduduk setempat. Jika ingin membelinya sebagai suvenir, Anda tentu akan mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

23. Curug Payung

Curug Payung berlokasi di kabupaten Kuningan bagian selatan, tepatnya di Dusun Ciraharja, Ciniru. Objek wisata ini berjarak sekitar 27 km dari pusat kota. Untuk menuju ke sana, Anda harus melewati medan yang cukup menantang, yakni tanjakan dan kelokan di area pegunungan. Setelah tiba di Dusun Ciraharja, Anda masih harus berjalan kaki menyusuri kawasan hutan sekitar 30 menit. Sesampainya di lokasi Curug Payung, Anda akan dibuat kagum oleh keindahannya.

Dari atas tebing, air turun begitu deras. Sementara di bagian tengah tebing, terdapat bebatuan besar yang menjadikan kucuran air terbelah sehingga menjadikannya mirip dengan guyuran air pada payung. Air terjun tersebut lantas turun dan tertampung di sebuah kolam besar. Anda bisa berenang dan merasakan kesegaran air kolam langsung di bawah kucuran air terjun.

24. Pemandian Air Panas Subang

Berendam di air panas saat tentu bisa menjadikan tubuh kembali bugar. Otot-otot kembali longgar, pikiran pun kembali segar. Untuk itu, selesai berjalan-jalan di Kuningan, ada baiknya Anda mencoba singgah ke pemandian air panas Subang yang berada di Desa Subang, Kecamatan Subang.

Jarak lokasi wisata ini dengan pusat kota cukup jauh, yakni sekitar 33 km ke arah tenggara. Untuk mencapainya, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi melalui Kecamatan Ciwaru, Cilebak, dan Subang. Selama perjalanan, Anda akan melewati area perbukitan dan jalanan yang berkelok-kelok dengan pemandangan yang begitu memesona hingga tiba di Desa Subang.

Tempat Wisata Kuningan Pemandian Air Panas Subang berasal dari sumber air Cipanas. Kandungan belerang pada air panas di kolam tersebut dipercaya mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit kulit. Tidak mengherankan, setiap hari libur dan akhir pekan, dua kolam renang yang tersedia selalu dipenuhi oleh para pengunjung yang ingin berenang atau sekadar berendam. Sementara untuk masuk ke lokasi pemandian, Anda akan dikenai biaya tiket sebesar Rp5.000 saja.

25. Telaga Nilem

Telaga yang berada di Desa Kaduela ini adalah lokasi wisata yang menyuguhkan pemandangan cantik dari air kolam yang jernih serta suasana yang asri. Terletak tidak jauh dari kawasan Gunung Ciremai, telaga ini mampu menghadirkan ketenangan, jauh dari keramaian, serta berhawa sejuk khas dataran tinggi.

Telaga Nilem juga menjadi salah satu lokasi favorit wisatawan untuk berfoto. Tidak hanya bersantai di sekitar telaga, Anda bahkan juga diperbolehkan berenang dan berfoto di dalam air dengan pemandangan bebatuan dan ganggang hijau.

Kedalaman telaga ini pun beragam, yakni mulai mata kaki hingga 4 m. Jadi, baik Anda yang bisa atau tidak bisa berenang, tetap memiliki kesempatan untuk berendam di telaga yang jernih ini. Sementara untuk memasuki kawasan ini, Anda akan dikenai biaya retribusi sebesar Rp10.000.

26. Curug Bangkong

Curug Bangkong terletak di Desa Kertawirama, Nusaherang, sekitar 12 km di sebelah barat daya pusat kota Kuningan. Untuk mencapai lokasi wisata tersebut, Anda bisa melalui Jalan Veteran, Jalan Cigadung, dan Jalan Nanggeleng-Cirahayu sampai tiba di Desa Kertawirama. Jika menggunakan mobil, Anda harus parkir cukup jauh. Namun, jika menggunakan sepeda motor, Anda bisa masuk lebih dalam melalui sebuah jalan sempit di sekitar areal persawahan, di dekat lokasi air terjun.

Curug Bangkong memiliki tinggi 23 meter dengan debit air yang cukup deras. Di bagian bawahnya, terdapat sebuah kolam besar yang bisa Anda gunakan untuk berenang. Sementara di balik air terjun tersebut, terdapat sebuah gua yang dikeramatkan oleh penduduk setempat. Konon, dahulu ada seorang pertapa yang menjelma menjadi seekor kodok, yang mana dalam bahasa Sunda disebut bangkong. Sejak saat itu, oleh masyarakat sekitar, air terjun tersebut diberi nama Curug Bangkong.

27. Taman Wisata Alam Linggarjati

Taman Linggarjati Indah yang terletak di Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus menawarkan berbagai wahana permainan di lokasi yang berbatasan langsung dengan alam. Di sini, Anda keluarga bisa berenang, bermain outbound, atau sekadar bersantai di restoran taman. Selain itu, tersedia juga sepeda air dan kolam besar, kereta api mini, tempat bermain anak, serta komedi putar yang akan menjadikan liburan keluarga Anda semakin seru.

Taman wisata ini berjarak sekitar 17 km dari pusat kota Kuningan. Untuk menuju ke sana, Anda bisa melalui Jalan Siliwangi ke arah utara. Sesampainya di perempatan Jalan Cilimus, ambil belokan ke barat dan ikuti jalan sampai Objek Wisata Linggarjati Indah. Anda dapat mengunjungi taman ini setiap hari pada pukul 08.00-18.00 dengan tiket masuk seharga Rp10.000.

28. Bukit Cariang

Jika sudah puas berkeliling kawasan utara dan selatan Kuningan, ada baiknya Anda mencoba berkunjung ke sisi timur Kuningan, yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah. Di sana, ada sebuah kecamatan bernama Cibingbin yang memiliki kontur wilayah perbukitan dengan panorama yang begitu menakjubkan. Salah satu bukit yang menjadi favorit para wisatawan adalah Bukit Cariang.

Dari atas bukit, Anda dapat menyaksikan hamparan perbukitan hijau cantik yang penuh pepohonan serta areal persawahan bertingkat. Tidak mengherankan, banyak wisatawan yang berkunjung ke lokasi tersebut demi untuk memperoleh hasil foto terbaik.

Jarak Bukit Cariang dengan pusat kota adalah sekitar 36 km. Untuk menuju ke sana, Anda bisa berkendara ke arah timur melalui Jalan RE Martadinata dan Jalan Luragung-Cibingbin dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.

29. Paseban Tri Panca Tunggal

Bangunan kuno yang terletak di Desa Cigugur ini merupakan sebuah cagar budaya yang sudah berdiri sejak tahun 1840. Bangunan dengan desain arsitektur tersebut dibangun oleh Kyai Madrais, salah satu pewaris takhta Kerajaan Gebang Cirebon. Jika ingin mengunjunginya, Anda bisa naik kendaraan umum dari pusat kota dengan jurusan Pramuka-Cigugur. Namun, jika ingin menggunakan kendaraan pribadi, Anda bisa melalui rute Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Raya Cigugur sejauh 5 km dengan waktu tempuh selama 13 menit.

Di dalam bangunan, Anda akan mendapati beberapa ruangan yang menyimpan berbagai koleksi benda bersejarah. Ada ragam koleksi batik, gamelan, serta benda-benda pusaka yang masih terawat dengan baik. Mengingat bahwa cagar budaya tersebut merupakan milik pribadi, jadi saat ke sana, Anda harus meminta izin kepada pengelola bangunan.

30. Gua Maria Sawer Rahmat

Bagi Anda yang gemar berwisata rohani, Gua Maria Sawer Rahmat merupakan lokasi yang wajib Anda kunjungi saat berada di Kuningan. Objek wisata religi ini terletak di Desa Cisantana, Cigugur. Dari pusat kota, Anda harus menempuh perjalanan sekitar 10 km ke arah tenggara melalui Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Cigugur.

Setibanya di area gua, Anda akan disambut hawa sejuk khas pegunungan serta pepohonan sekitar yang begitu asri. Setelah itu, Anda harus berjalan kaki menapaki jalan bertingkat di Bukit Totombok dan melewati 14 tempat pemberhentian untuk berdoa hingga sampai ke Gua Maria.

31. Situ Wulukut

Menurut banyak wisatawan, Situ Wulukut adalah Ranu Kumbolonya Kuningan. Tentu saja, hal itu karena Situ Wulukut memiliki pemandangan berupa dua bukit yang berjajar, sebagaimana yang bisa Anda saksikan di Ranu Kumbolo yang terletak di kawasan wisata Semeru. Namun, tampaknya kawasan Situ Wulukut tampak lebih hijau karena dikelilingi pepohonan hijau yang lebat.

Situ Wulukut berada sekitar 12 km ke arah selatan dari Kota Kuningan. Untuk menuju ke sana, Anda bisa berkendara dengan kendaraan pribadi melalui rute Jalan Veteran dan Jalan Nanggeleng-Cirahayu. Sesampainya di pintu masuk objek wisata, yakni di Desa Kertayuda, Kecamatan Nusaherang, Anda harus berjalan kaki sejauh 500 meter. Perjalanan Anda akan berakhir dengan sebuah panorama alam yang indah dan menyejukkan mata.

32. Taman Hutan Kota Mayasih

Taman cantik dan unik ini terletak di Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur. Berbeda dari taman yang umumnya penuh bunga, di sini, Anda akan mendapati sebuah taman dengan beragam bentuk bebatuan besar. Hal itu karena pada zaman dahulu area tersebut merupakan kawasan penambangan batu. Namun, kini pemerintah setempat sudah mengubahnya menjadi sebuah objek wisata cantik yang unik dan menarik sehingga layak untuk Anda kunjungi.

Objek wisata yang memiliki luas sekitar 3 hektar tersebut menyediakan beberapa gazebo untuk bersantai. Selain itu, ada pula jalan setapak yang dibuat khusus sebagai jalur untuk berkeliling taman. Sementara itu, lokasi favorit untuk berfoto para pengunjung terdapat di tebing batu dan air mancur. Apabila ingin berjalan-jalan ke area taman ini, terlebih dahulu Anda harus membayar tiket masuk seharga Rp5.000.

33. Curug Parakan Panjang

Desa Subang yang terletak di Kecamatan Subang, Kuningan, seakan tidak pernah berhenti menyembunyikan beragam potensi wisatanya. Tidak jauh dari lokasi pemandian air panas, Anda akan menemukan sebuah air terjun yang begitu indah bernama Curug Parakan Panjang.

Berbeda dari air terjun pada umumnya yang langsung mengucur ke bawah, air di Curug Parakan Panjang harus mengucur melewati sebuah tebing batu yang tinggi dan lebar. Alhasil, Anda dapat menyaksikan sebuah air terjun besar yang terhampar di dinding batuan bertingkat dengan guyuran air yang tidak terlalu deras. Dengan demikian, Anda bisa memanjat tebing dan merasakan guyuran air terjun yang segar langsung di bawah pancuran. Bahkan, kegiatan tersebut juga bisa Anda lakukan beramai-ramai sambil berjajar di bawah tebing yang memanjang ke samping.

34. Curug Sidomba

Saat akan mengunjungi sebuah objek wisata air terjun, hal yang terbayang di benak Anda tentu adalah sebuah gerojokan di suatu tebing pegunungan. Akan tetapi, pandangan tersebut mungkin akan sirna saat Anda melihat Curug Sidomba.

Air terjun yang berada Desa Peusing, Jalaksana ini hanya memiliki tinggi sekitar 3 meter. Air yang dikucurkan pun tidak terlalu deras. Sementara di bagian bawahnya, terdapat sebuah kolam dengan aneka ikan hias berwarna-warni.

Satu hal yang cukup istimewa dari lokasi wisata ini terletak pada keberadaan tangga-tangganya. Untuk menuju ke area air terjun, Anda harus melewati tangga-tangga bertingkat dengan desain yang indah sehingga cocok untuk dijadikan sebagai lokasi berfoto. Sementara untuk bersantai, pihak mengelola juga menyediakan gazebo yang cukup luas.

Di dekat area air terjun, terdapat beberapa wahana permainan yang cukup seru. Di sana, sudah tersedia arena bermain anak, luncur gantung (flying fox), kolam renang, kolam pemancingan, mobil domba, dan kereta mini. Sementara untuk singgah ke lokasi wisata ini, Anda hanya perlu membayar biaya Rp5.000 per orang.

35. Curug Gongseng

Curug Gongseng adalah objek wisata air terjun yang berada di Desa Cibuntu, Pasawahan. Air terjun ini memiliki tebing batu tinggi yang begitu cantik dengan sebuah kolam bundar di bawahnya. Lokasinya yang cukup tinggi juga menjadikan kawasan wisata ini sejuk dan asri.

Jarak Curug Gongseng dengan Kota Kuningan adalah sekitar 17 km. Untuk menuju ke sana, Anda bisa pergi ke arah utara melewati Jalan Siliwangi dan Jalan Cilimus. Di perempatan Pasar Cilimus, silakan berbelok ke timur dan ikuti jalan menuju Desa Cibuntu.

Sesampainya di Tempat Wisata di Kuningan, Anda masih harus berjalan kaki melewati area hutan bambu. Setelah itu, Anda masih harus menapaki tangga yang cukup tinggi sampai tiba di lokasi air terjun. Meskipun cukup melelahkan, Anda akan terhibur dengan pemandangan alam yang membentang sejauh mata memandang. Anda akan dimanjakan oleh indahnya perbukitan, areal persawahan, dan pepohonan hijau yang juga cantik untuk dijadikan latar berfoto.

Untuk memasuki area curug, Anda akan dikenakan tarif Rp2.000/orang, belum termasuk parkir.

36. Situ Kabuyutan

Objek wisata Situ Kabuyutan berada di ujung tenggara Kabupaten Kuningan dan berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah. Jaraknya pun cukup jauh dari pusat kota, yakni 45 km atau sekitar 1 jam 45 menit perjalanan. Selain jauh, medan yang harus Anda lalui pun cukup menantang, yakni jalanan terjal dan penuh kelokan. Namun, tentu saja, perjalanan tersebut akan memberikan pengalaman berharga bagi wisata Anda di Kuningan.

Telaga yang terletak di Desa Legokherang, Cilebak ini berada di kawasan yang begitu asri dan masih alami. Di sekitar telaga, Anda akan mendapati pepohonan besar yang rimbun sehingga menghasilkan udara yang sejuk. Sementara itu, air telaga tampak biru kehijauan. Anda pun dapat mengunjungi Situ Kabuyutan kapan saja tanpa ada pungutan biaya.

37. Curug Nyandung

Kuningan memiliki cukup banyak air terjun dengan karakteristik yang beragam. Salah satu air terjun yang cukup unik berikutnya adalah Curug Nyandung yang berada di bagian selatan Kabupaten Kuningan. Air terjun tersebut memiliki tiga aliran air yang turun melalui tebing yang tinggi kemudian menyatu di bagian bawahnya dan jatuh ke sebuah kolam besar di bawahnya.

Di dalam bahasa Sunda, nyandung yang berarti selingkuh. Hal tersebut sesuai dengan karakteristik Curug Nyandung yang memiliki tiga aliran. Aliran air di bagian tengah dianggap sebagai seorang laki-laki, sementara dua di sampingnya diibaratkan sebagai wanita.

Untuk mengunjungi air terjun cantik ini, Anda harus berkendara sejauh 27 km dari pusat kota Kuningan. Anda dapat memilih rute barat, yang melalui Jalan Veteran, Jalan Cigugur, Jalan Cipasung-Cantilan, atau melalui rute timur, yakni Jalan Kadu Gede Sindangjawa dan Jalan Ciniru-Jageur sampai ke Desa Cimenga. Di pintu masuk Tempat Wisata Kuningan, yakni di Dusun Ciatiwali, Anda juga masih harus berjalan sekitar 500 meter hingga ke Curug Nyandung.

38. Desa Wisata Sitonjul

Kehidupan perkotaan umumnya diwarnai dengan kemacetan dan keramaian yang tidak jarang menjadikan tubuh dan pikiran lelah berkepanjangan. Salah satu solusi untuk menyeimbangkan kehidupan adalah dengan memilih lokasi wisata di kawasan pedesaan yang tenang dan asri. Jika itu yang Anda inginkan, maka jangan lupa untuk memasukkan Desa Wisata Sitonjul ke dalam daftar lokasi wisata yang wajib Anda kunjungi saat berlibur ke Kuningan.

Desa Sitonjul sesungguhnya merupakan nama gabungan dua desa, yakni Simenyan Tonjong dan Munjul. Desa tersebut berlokasi di kawasan Sangkanhurip, Cilimus. Desa Wisata Sitonjul berjarak 13 km dari pusat kota dan bisa Anda tempuh selama 26 menit perjalanan melalui Jalan Siliwangi.

Mayoritas penduduk Desa Sitonjul bekerja sebagai petani. Tidak mengherankan, sejauh mata memandang, terdapat panorama cantik berupa sawah yang membentang serta kebun-kebun yang subur.

Di desa tersebut, Anda juga menyaksikan kehidupan masyarakat yang tenang dengan nilai-nilai kearifan lokal yang masih kental. Mereka terbiasa bergotong royong dalam mengolah sawah pertanian dengan menanam padi dan memanennya bersama-sama. Selain itu, ada juga pertunjukan tari yang digelar saat ada rombongan wisata datang berkunjung ke desa tersebut.

39. Curug Walet

Curug Walet merupakan sebuah objek wisata air terjun yang terletak di Dusun Cirahayu, Desa Citundun, Ciwaru. Lokasi air terjun ini berada di sisi tenggara Kabupaten Kuningan. Untuk menuju ke Curug Walet, Anda harus menempuh perjalanan sejauh 37 km atau sekitar 1 jam 15 menit melalui Jalan Ki Gedeng Luragung.

Air terjun ini terletak di sebuah tebing yang cukup tinggi. Akan tetapi, air yang jatuh tertampung ke kolam yang berukuran kecil dan dangkal sehingga memungkinkan pengunjung untuk bisa bermain di bawah pancurannya. Debit air pada Curug Walet juga tidak terlalu besar. Jadi, siapa pun bisa mendekati gerojokan dan menikmati kesegaran air yang bersih dan dingin ini.

40. Lembah Cilengkrang

Jika Anda menginginkan beberapa objek wisata dalam satu lokasi yang sama, maka jawabannya bisa Anda temukan di Lembah Cilengkrang. Lokasi wisata ini berada sekitar 10 km ke arah tenggara Kota Kuningan. Untuk pergi ke sana, ada 3 pilihan rute yang bisa Anda lalui, yakni Jalan Ir. Soekarno, Jalan Jenderal Sudirman, atau Jalan Ir. H. Juanda. Selanjutnya, ikuti jalur ke arah utara hingga mencapai Lembah Cilengkrang di Desa Pajambon, Kramatmulya.

Di lokasi wisata tersebut, Anda akan mendapati 3 jenis objek wisata sekaligus, yakni air terjun, pemandian air panas, dan hutan wisata. Dua air terjun yang terdapat di kawasan Lembah Cilengkrang adalah Curug Sabuk dan Curug Sawer. Curug Sabuk berada di tebing berbatu dengan ketinggian sekitar 30 meter, sementara Curug Sawer memiliki ketinggian mencapai 75 meter.

Selain air terjun, Anda juga bisa mendapati pemandian air panas dengan sebuah kolam sedalam 1 meter. Air kolam tersebut terus dialiri air yang berasal dari air terjun kecil yang terletak tidak jauh dari kolam. Sambil berendam dan merelaksasi tubuh, Anda bisa menikmati pepohonan rimbun yang berdiri kokoh di sekitar lokasi pemandian.

Sau lagi objek wisata yang bisa Anda nikmati saat berada di Lembah Cilengkrang adalah hutan wisata yang bernama Kopi Gede. Di lokasi tersebut, Anda bisa bersantai bersama keluarga sambil menikmati makanan di warung yang tersedia. Untuk mengunjungi kawasan wisata Lembah Cilengkrang, Anda akan dikenai biaya masuk sebesar Rp10.000.

Itulah 40 pilihan destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi saat berlibur di Kuningan. Sebagian besar Tempat Wisata Kuningan tersebut merupakan objek wisata alam dengan suasana yang tenang dan asri. Namun, pastikan kondisi fisik dan kendaraan yang Anda gunakan berada pada kondisi prima karena medan yang Anda lalui umumnya cukup berat. Selamat berwisata.

Baca Juga : 45 Tempat Wisata di Singapura yang Wajib Dikunjungi

45 Tempat Wisata di Singapura yang Wajib Dikunjungi

45 Tempat Wisata di Singapura yang Wajib Dikunjungi – Singapura telah lama menjadi tujuan wisata populer bagi masyarakat Indonesia. Ini karena biaya perjalanan ke Singapura tidak terlalu mahal. Wisatawan Indonesia memang hobi mengunjungi tempat wisata di Singapura yang unik. Berfoto selfie dengan latar patung Merlion dan gedung Esplanade tentu memberikan pengalaman yang mengesankan tersendiri.

Oleh karenanya artikel ini akan mengulas berbagai tempat wisata di Singapura yang unik dan beda untuk bisa Anda kunjungi. Tempat wisata ini bisa saja berupa wisata buatan, alam, sejarah, budaya, religi, hingga kuliner. Negeri Singapura memang kecil, namun memiliki tempat wisata yang cukup banyak, unik, dan menarik. Yuk, kita langsung simak saja keunikan dan keseruannya masing-masing.

1. Merlion Park (Mermaid and Lion)

Patung Merlion berada di 1 Fullerton Rd, Singapore, tempat wisata Merlion Park yaitu sebuah taman publik yang bisa diakses oleh siapapun. Anda bisa mengakses Merlion Park dari stasiun MRT yang terdekat dari lokasi ini yaitu Raffles Place.

Setelah itu Anda berjalan kaki menyusuri sungai Singapore River menuju ke arah Fullerton Hotel. Dari sini tinggal menyeberang jalan ke arah bangunan bertulisan “One Fullerton”. Nah, Patung Merlion tempat wisata yang berada tepat di samping bangunan ini.

Patung Merlion tempat wisata yang berbentuk ikan duyung dengan kepala singa ini, dianggap sebagai ikon negeri Singapura yang paling terkenal. Oleh karenanya bisa dikatakan, Anda belum ke Singapura bila belum berfoto dengan latar belakang patung ini.

Apalagi saat malam hari, pemandangan dan suasananya lebih menarik, dengan disinari cahaya lampu yang gemerlap.Anda bisa berfoto selfie maupun foto beramai-ramai di sini dengan gratis. Untuk berfoto selfie dan masuk ke tempat wisata Merlion Park ini gratis, karena memang berupa taman yang terbuka untuk umum kapan saja.

2. Orchard Road

Tempat wisata di Singapura ini adalah sebuah jalan yang bernama Orchard Road. Banyak wisatawan mendatangi tempat ini karena lokasinya yang strategis. Lokasi ini bisa dijangkau dari MRT Changi, Anda bisa naik MRT jalur hijau dan turun di City Hall.Dari stasiun City Hall, ambil jurusan ke jalur merah dan berhenti di Orchard atau Somerset. Dari stasiun Orchard atau Somerset Anda tinggal berjalan kaki menuju tempat wisata Orchard.

Jalan Orchard ini sudah begitu terkenal bagi wisatawan asing dan menjadi pusat belanja saat melancong ke negara ini. Selain sebagai tempat wisata belanja, jalan Orchad juga menjadi tempat wisata kuliner di Singapura.Anda bisa jalan-jalan, berfoto, dan window shopping ini gratis. Tempat populer di sini adalah Lucky Plaza, area depan Takashimaya, serta mal Ion Orchard.

Anda bisa mengakses Orchard Road ini kapan saja tidak dipungut biaya. Ini karena lokasi ini memang sebuah jalan yang dipenuhi turis lalu lalang memenuhi pertokoan dan restoran di tempat wisata ini. Tentunya lebih baik Anda datang, saat jam buka pertokoan dan mal serta restoran mulai pukul 10.00-22.00 waktu setempat.

3. Marina Bay Sands

Saat ini banyak turis ingin berfoto dengan latar belakang Marina Bay yang berlokasi di Sands 10 Bayfront Avenue, Singapore, selain Patung Merlion dan gedung Esplanade. Latar belakang tempat wisata Marina Bay Sands ini selain memperindah foto Anda juga akan menunjukan bahwa Anda sedang berada di Singapura.

Cara mengunjungi Marina Bay Sands ini cukup mudah. Bila Anda naik kereta MRT, turun di stasiun MRT Promenade dan stasiun MRT Marina Bay. Ini karena lokasinya paling dekat dengan tempat wisata ini. Anda tinggal perlu berjalan kaki sebentar ke Marina Bay Sands.

Tempat wisata Marina Bay Sands ini terdiri dari tiga buah gedung yang dihubungkan dengan bangunan mirip kapal sehingga tempat ini menjadi terlihat unik. Di dalam Marina Bay Sands terdapat ribuan kamar hotel, mal, kasino, teater, restoran, klub malam, ruang kesenian, hingga taman.

Uniknya tempat wisata ini ada kolam renang terpanjang ukuran 150 meter di ketinggian 200 meter dengan pemandangan kota Singapura. Untuk naik ke atas Marina Bay Sands, Anda dikenai biaya sekitar 250 ribu rupiah. Sedangkan pada malam hari ada pertunjukan gratis “Wonder Full—Light & Water Spectacular” berupa laser, efek, dan atraksi cahaya, setiap jam 20.00 dan 21.30 waktu setempat.

4. Esplanade

Esplanade yang sering disebut sebagai gedung durian atau Theatres on the Bay ini berlokasi di 1 Esplanade Dr, Singapore, seberang Merlion Park. Esplanade adalah tempat wisata pusat seni dan pertunjukan di Singapura.

Untuk mencapai lokasi tempat wisata ini Anda bisa naik kereta MRT, berjalan kaki dari City Hall sekitar 10 menit dan Esplanade Circle Line Station (Exit D). Lalu melewati underpass yang terkoneksi dengan beberapa mal, yaitu Citylink, Raffles City, Marina Square, SuntecCity, and MilleniaWalk.

Di dalam Esplanade, selain teater dan gedung pertunjukan, terdapat juga pertokoan serta area terbuka tempat diadakan pertunjukan gratis. Di bagian luar gedung Anda bisa berfoto dengan latar belakang Marina Bay Sands dan gedung menjulang.
Selain gratis untuk berfoto serta menikmati pemandangan indah, Anda juga bisa menikmati pertunjukan seni dan musik dengan gratis. Juga ada perpustakaan yang lengkap di sini. Jam operasional mulai 12.00 – 20.30 waktu setempat.

5. Clarke Quay

Kawasan Clarke Quay berlokasi di 3 River Valley Rd, Singapore, berupa dermaga yang terletak di tepi Singapore River, tempat Anda bisa duduk-duduk santai. Anda bisa mencapai lokasi tempat wisata ini, dengan naik kereta MRT jalur ungu dan turun di Clarke Quay MRT Station (NE5).

Tempat wisata ini dipenuhi oleh bangunan-bangunan tua rumah toko dengan arsitektur China dicat warna-warni. Banyak kafe, restoran, bar, dan jazz club. Di sinilah tempat hang out yang selalu penuh di malam hari.

Namun jangan khawatir , Anda tidak harus makan di kafe bila jalan di tempat wisata yang satu ini. Banyak yang menjual minuman di E7-Eleven tak jauh dari jembatan dan Anda bisa bersantai di tepi sungai menikmati sore dengan gratis kapan saja.

6. Gardens by The Bay

Tempat wisata favorit lain yaitu taman raksasa seluas 100 hektar ini berada di belakang Marina Bay Sands, tepatnya di 18 Marina Gardens Dr, Singapore. Saat ini menjadi tempat jalan-jalan yang nyaman bila Anda berkunjung ke Singapura.

Anda bisa mencapai tempat wisata ini dengan naik MRT jalur kuning, lalu turun di stasiun Bayfront. Setelah keluar melalui Exit B, Anda akan mendapati area Dragonfly & Kingfisher Lake.

Di sini Anda bisa menjumpai berbagai koleksi tanaman langka dalam sebuah rumah kaca raksasa atau dome dengan arsitektur berbentuk kerang. Untuk masuk konservatorium ini Anda dikenakan tiket sebesar S$28/orang dengan jam operasional mulai pukul 09.00 – 21.00.

Sedangkan untuk outdoor mulai jam 05.00 – 02.00 waktu setempat dengan tidak dipungut biaya.

7. Universal Studios Singapore

Universal Studios terletak 8 Sentosa Gateway, Singapore, Pulau Sentosa merupakan tempat wisata bermain dengan tema film terkenal Hollywood. Anda bisa menuju ke sini dengan kereta MRT menuju mal Vivo City dan naik ke HarbourFront Station (NE1). Dari sini Anda bisa naik monorail (The Sentosa Express Monorail) lalu turun di Waterfront Station.

Selain wahana bermain, tempat wisata ini juga banyak terdapat restoran dan kios yang menjual berbagai suvenir unik khas Universal Studios. Untuk menikmati segala permainan di Universal Studios Singapore Anda harus membeli tiket masuknya, untuk anak sebesar S$55, dewasa S$74, dan orang tua S$36.

Tempat wisata ini beroperasi mulai jam 10.00 – 19.00, namun jika Anda ingin berfoto di depan ikon Universal Studios berupa bola dunia yang berputar, gratis di pelataran pintu masuk.

8. Chinatown

Chinatown merupakan tempat wisata di Singapura, yang memiliki kawasan dengan berbagai gerai dengan atribut Oriental, sehingga membuat kawasan ini tampil beda. Anda bisa mencapai lokasi ini dengan naik MRT jalur ungu dan kuning, lalu turun di Chinatown Station (NE4/ER1).

Saat ini lokasi tempat wisata Chinatown di Pagoda St, Singapura tediri dari 5 distrik yaitu Telok Ayer, Bukit Pasoh, Tanjong Pagar, Kreta Ayer and Ann Siang Hill.
Mayoritas penduduk di Chinatown Singapura ini adalah warga keturunan China.

Anda bisa berbelanja berbagai suvenir yang bervariasi dari negeri tirai bambu di tempat wisata ini. Saat mulai toko buka dari pukul 10.00 – 22.00, Anda bisa berwisata kuliner dan jajan di seputar area Chinatown ini.

9. Museum Madame Tussauds

Museum Madame Tussauds berlokasi di 40 Imbiah Rd, Singapore, Pulau Sentosa, Singapura. Museum lilin ini menyajikan konsep modern patung lilin. Anda bisa mencapai tempat wisata ini dengan mudah, menggunakan MRT HarbourFront lalu dilanjutkan dengan Sentosa Express.

Di setiap ruangan terdapat patung lilin yang dibuat menyerupai aslinya. Anda bisa menyentuh, bermain, hingga berfoto bersama dengan tokoh kesayangan dari Presiden Obama, penyanyi pop hingga bintang Hollywood. Patungnya tidak hanya diam, melainkan bersuara seperti aslinya.

Hanya dengan tiket masuk S$35 per orang/dewasa dan S$25/anak, Anda bisa merasakan prestise bersama tokoh terkenal dunia. Museum ini buka setiap hari mulai 10.00-21.00.

10. Little India

Little India adalah perkampungan warga India di Singapura yang masih mempertahankan identitas khasnya. Lokasi tempat wisata ini berada tak jauh dari Orchard Road di 48 Serangoon Rd, Singapore.

Untuk menuju ke Litte India, Anda tinggal naik MRT jalur ungu atau biru. Lalu turun di Little India Station (NE7/BT4), atau di Farrer Park Station (NE8).
Di tempat wisata ini Anda akan merasakan pengalaman khas India dengan menemukan suasana hiruk pikuk kegiatan sehari-hari.

Anda bisa mendapati sejumlah pasar tradisional, gang sempit, penjual kachang puteh dan karangan bunga melati. Di tempat wisata ini terdapat banyak kios khas India yang menjual hasil kerajinan, dupa, emas, dan kain. Aroma rempah dan bunga pun menyengat di antara warna-warni khas India. Menarik bukan?

Silakan mencicipi makanan khas India di restoran modern dan jajanan India seperti thosai dan roti prata. Jika Anda beruntung, Anda berkesempatan menyaksikan festival meriah yang sering diadakan di tempat wisata ini. Anda bisa datang ke Little India saat toko buka mulai jam 09.00 – 23.00 agar bisa berbelanja.

11. Bugis Street

Tempat wisata Bugis Street berlokasi di Pagoda Street, Singapore, merupakan kawasan perbelanjaan yang berada di antara bangunan komplek perbelanjaan Bugis Junction. Arsitekturnya sendiri memiliki perpaduan antara bugis dan Cina.

Anda bisa merasakan sensasi tersendiri berada di masa lalu, saat mengunjungi kawasan ini. Lokasi tempat wisata Bugis Street ini bisa Anda capai dengan naik kerata MRT jalur hijau atau biru, lalu turun di Bugis MRT Station (EW12/BT3).

Saat ini tempat wisata ini mulai populer bagi wisatawan Indonesia dan menjadi salah satu tujuan belanja favorit. Ini karena barang yang dijual di sini harganya lebih murah dan banyak pilihannya. Lokasi ini buka mulai pukul 11.00- 22.00 waktu setempat.

12. Jembatan Henderson Waves

Tempat wisata Henderson Wave merupakan jembatan cantik yang terletak di kawasan Mount Faber Park, tepatnya di Henderson Road, Southern Ridges, Bukit Merah, Singapore. Jembatan ini membentang di ketinggian 36 meter di atas Henderson Road.

Anda bisa mencapai lokasi tempat wisata ini dari HarbourFront MRT Station, lalu keluar melalui Exit C mal. Setelah itu menuju ke pemberhentian bus di luar gedung dan naik bus nomor 131 atau 145. Setelah melewati beberapa pemberhentian bus dan berbelok ke Henderson Road, Anda turun di pemberhentian kedua.

Anda bisa berfoto di jembatan unik dan cantik yang bergelombang sepanjang 274 meter. Tempat wisata ini menjadi salah satu tempat asik untuk hang out dengan aman. Jembatan tertinggi di Singapura ini adalah jembatan penyeberangan pedestrian, menghubungkan Telok Blangah Hill Park dengan Mount Faber Park.

Anda bisa mengunjungi jembatan ini dari pagi sampai sore tanpa batas waktu. Bahkan di malam hari pemandangan di tempat wisata ini jauh lebih indah, diterangi cahaya lampu hingga jam 2 pagi.

13. Art Science Museum

Museum dengan bangunan unik ini bisa Anda jumpai di area Promenade utara, di luar The Shoppes Mall di Marina Bay Sands. Lokasi tempat wisata ini tepatnya di 6 Bayfront Ave, Singapore.

Anda bisa mencapai tempat wisata ini naik kereta MRT, turun di stasiun MRT Promenade dan stasiun MRT Marina Bay. Lalu tinggal jalan kaki dari The Shoppes di Marina Bay Sands dan di Helix Bridge.

Bangunan museum berbentuk bunga teratai ini khusus menampung air hujan untuk disaring menjadi sumber air bersih. Tempat wisata museum yang berdiri di tanah seluas 6000 meter persegi ini memiliki 21 galeri dari berbagai negara dan 3 ruang pameran tetap.

Anda bisa mengunjungi tempat wisata museum ini dan melihat berbagai pameran, acara pertunjukan, dan aktivitas edukasi yang banyak digelar. Pameran yang pernah digelar antara lain bertema Harry Potter, Dinousaurs, Dreamworks Animation.

Tiket masuk ke tempat wisata ini untuk dewasa S$30, warga senior (65 tahun ke atas) S$27, dan anak-anak (2 – 12 tahun) S $17. Jam buka mulai pukul 10.00 – 20.00.

14. Trick Eye

Trick Eye museum menjadi tempat wisata favorit pencinta foto yang berlokasi di 26 Sentosa Gateway #01-43/44, Resorts World Sentosa, Singapore. Di sini Anda bisa berfoto dengan latar belakang lukisan 3D, yang bisa menipu pandangan mata, sehingga terlihat seolah nyata. Anda bisa mencapai tempat ini dengan naik MRT menuju ke Harbour Front MRT.

Setelah itu Anda bisa naik monorail dari Vivo City dan turun di Waterfront Station. Selanjutnya tinggal mengikuti petunjuknya di belakang SEA Aquarium. Tiket masuk tempat wisata ini sebesar S$25 dan buka dari jam 10:00 sampai jam 21:00 setiap hari.

15. Singapore Flyer

Singapore flyer berlokasi di 43 Siloso Beach Walk, #01-01 Sentosa Island, Singapore. Lokasi ini merupakan tempat wisata roda putar terbesar di dunia setelah Amerika. Di sini Anda bisa menyaksikan pemandangan Marina Bay, Changi, dan sekitar Singapore hingga pulau Batam.

Lokasi tempat wisata ini bisa dicapai dengan naik MRT turun di Station Promenade (Circle Line, CC4) keluar Exit A. Dari sini Anda tinggal jalan menuju lokasi flyer. Dengan menggunakan Flyer ini, Anda seolah berada dalam kapsul yang berputar mengikuti roda raksasa.

Flyer terdiri dari 28 kapsul berdimensi 4 m x 7 m serta mampu memuat penumpang hingga 28 orang. Sekali rotasi memerlukan waktu 30 menit. Waktu operasi tempat wisata ini mulai dari pukul 08.30 – 10.30 setiap harinya.

Untuk paket Singapore Flight Dewasa tiket sebesar S$33, dan anak-anak S$21. Harga ini sudah termasuk mengunjungi tempat wisata Gallery Journey of Dreams. Sedangkan paket Singapore Sling Flight Dewasa S$69, dan anak-anak S$31.

16. Singapore Botanic Garden

Tempat wisata di Singapura ini berupa taman raksasa yang hijau dan asri ini terletak di jantung negeri Singapura tak jauh dari Orchard Road. Lokasi tepatnya di 1 Cluny Rd, Singapore.

Botanic Garden juga dikenal dengan sebutan Tongkat Ali of Singapore’s botanic gardens. Anda bisa menemukan beberapa pohon kecil yang disebut Tongkat Ali ini. Cara mencapai lokasi tempat wisata ini dengan naik MRT dari stasiun Harbourfront, di kompleks Vivo City. Selanjutnya Anda tinggal turun di CC19 Botanic Garden.

Taman tertua yang bersih ditumbuhi sekitar 60.000 jenis tanaman dan anggrek ini buka pada pukul 05.00 – 00.00 malam. Tiket masuk ke tempat wisata ini gratis kecuali untuk National Orchid Garden dikenakan biaya S$8 untuk dewasa.

Anda bisa leluasa jogging, duduk santai, atau makan di restoran yang banyak tersedia di taman ini.

17. Jurong Bird Park

Siapa belum pernah mendengar Jurong Bird Park yang populer ini? Jurong Bird Park merupakan taman burung terbesar seluas 20 hektar berlokasi di 2 Jurong Hill, Singapore. Tempat wisata ini memiliki koleksi sekitar 800 jenis burung dari seluruh dunia dan konservasi burung langka dunia.

Stasiun MRT terdekat adalah Boon Lay (line hijau). Ambil exit ke arah Boon Lay Bus Interchange dan naiklah bus nomer 194. Jarak dari Boon Lay Bus Interchange dan Jurong Bird Park hanya 1 stasiun saja.

Ada 2 jenis pertunjukan burung di Jurong Bird Park yaitu Kings of the Skies Show dan High Flyers Show. High Flyers Show bisa dikatakan lebih menarik, burungnya lebih lucu. Anda bisa menyaksikan parrot bernyanyi 3 macam bahasa Mandarin, Indonesia, dan Inggris. Bila Anda lelah berjalan kaki, ada Monorail untuk mengamati burung ini.

Jam buka tempat wisata ini setiap hari mulai dari jam 08.30 sampai jam 18.00. Harga Tiket masuk termasuk Free Tram Ride adalah S$29 untuk dewasa dan S$19 untuk anak-anak.

18. East Coast Park

Sesuai namanya, Taman East Coast Park ini terletak di pantai sebelah Timur Singapura, tepatnya di East Coast Park Service Rd, Singapore. Anda bisa mengunjungi tempat wisata ini menggunakan MRT menuju ke Bedok Station. Anda jalan ke Bedok Interchange dilanjutkan naik bus no. 196/197 dan turun di Marine Parade Road.

Di taman ini Anda bisa berolahraga karena tersedia fasilitas penyewaan antara lain sepeda, Roller Blade, Skate Board, hingga Skuter dengan harga S$10-12/jam termasuk pengamannya. Anda juga bisa memancing, berpiknik, bersantai, atau makan, serta jalan-jalan di sepanjang pantai yang membentang 15 km ini.

Tempat wisata berupa pantai terbuka ini bisa Anda kunjungi bebas selama 24 jam dan tidak dikenakan biaya, kalau hanya sekadar bersantai dan berjalan-jalan di pantai.

19. Singapore Art Museum (SAM)

Museum Berlokasi di 71 Bras Basah Rd, Singapore, ini sangat populer di Singapura dan banyak dikunjungi wisatawan asing. Tempat wisata berupa museum ini juga menyajikan pameran unik yang menggabungkan art dan science.

Oleh karenanya tempat wisata museum ini menjadi museum terbesar di dunia bergaya seni kontemporer. Anda bisa menemukan koleksi seni SAM berjumlah sekitar 7.000 hasil karya dari berbagai negara di dunia. Melihat hasil karya daur ulang barang bekas yang diubah menjadi benda seni, tentunya unik bukan?

SAM sering mengadakan tur keliling museum selama 45 menit. Tur di tempat wisata ini dimulai pukul 11.00 hingga pukul 14.00 waktu setempat. Sedangkan museum buka setiap hari mulai pukul 10.00 – 17.00 waktu setempat. Harga tiket masuknya S$ 20 untuk dewasa.

20. Vivo City

VivoCity adalah mal terbesar di Singapura, yang berlokasi di 1 HarbourFront Walk, Singapore, yang terletak di dekat Singapore Cruise Center. Untuk mencapai tempat wisata belanja ini Anda bisa naik MRT North-East Line (Jalur Ungu) dan turun di HarbourFront MRT Station.

Stasiun MRT HarbourFront berada di lantai bawah tanah. Mal ini merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Singapura. Dari mal ini Anda juga bisa menuju Pulau Sentosa dari stasiun Sentosa Express monorel lantai 3.

Jam buka mal dari pukul 10.00 – 22.00 setiap hari. Tiket masuk gratis karena ini berupa mal buat Anda bisa hang out dan berbelanja, ataupun sekadar jalan-jalan.

21. Mustafa Centre jewelry

Mustafa Centre Jewelry berada di 145 Syed Alwi Rd, Singapore, di wilayah Little India. Anda bisa menuju ke tempat wisata ini naik MRT dan turun di MRT terdekat yaitu Ferrer Park MRT dan tinggal berjalan kaki menuju Mustafa Centre.

Anda bisa berbelanja elektronik perhiasan, fesyen, makanan, bumbu India, dan kebutuhan sehari-hari lainnya di pusat perbelanjaan ini. Mustafa Centre adalah mal yang sangat ramai. Anda hampir bisa menemukan segala barang apapun di sini.

Tempat wisata belanja oleh-oleh ini menawarkan harga yang sangat murah, karena banyak memberikan diskon. Selain murah, Anda bisa membeli beberapa jajanan makanan dan minuman yang dijamin halal di sini. Tiket masuk bebas dan Anda bisa berbelanja selama 24 jam nonstop.

22. Chijmes

Chijmes, berlokasi di pusat kota Singapura tepatnya di 30 Victoria Street, Singapore, tempat wisata ini sebenarnya adalah sebuah bangunan bergaya neo classical gothic dengan plafon menjulang dan jendela tinggi berwarna warni.

Anda bisa mencapai tempat wisata ini naik kereta MRT EW, NS Line dari Station City hall berjalan kaki 3 menit. Bangunan bersejarah ini dahulu digunakan sebagai gereja Katholik. Saat ini digunakan sebagai spot dining yang bernilai, yang perlu Anda coba. Kata CHIJ dari CHIJMES singkatan Convent of the Holy Jesus.

Anda bisa mengunjungi tempat wisata ini di malam hari, saat gemerlap lampu menerangi Chijmes. Kafe dan bar menyajikan berbagai menu makanan, apalagi banyak event menghibur wisatawan di sini. Jam buka 09.30–18.30 waktu setempat. Biaya makan yang dikenakan tentu tergantung restoran atau kafe yang Anda pilih.

23. Chinese and Japanese Gardens

Chinese and Japanese gardens yang beralamat di 1 Chinese Garden Rd, Singapore ini adalah tempat wisata yang terletak di atas dua buah pulau di danau Jurong yang indah.

Untuk menuju lokasi tempat wisata ini, Anda bisa naik MRT jalur hijau (East West Line) dan turun di stasiun Chinese Garden. Dari depan stasiun sudah ada jalur yang menuju ke gerbang Chinese Garden ini. Taman ini bisa dicapai dari jembatan penyeberangan dan disatukan oleh jembatan yang disebut Bridge of Double Beauty.

Taman Jepang mewakili tema tradisional desain kebun Jepang. Taman Cina mewakili gaya taman kerajaan yang menggabungkan bangunan berwarna mencolok dengan lingkungannya.

Anda bisa mengunjungi kedua tempat wisata tersebut dan menikmati keindahan budaya kedua tempat ini. Jam buka mulai pukul 06.00 – 23.00 waktu setempat. Tiket masuk bebas kecuali masuk ke Garden of Abundance, akan dikenai S$2 untuk dewasa dan S$1 bagi anak-anak.

24. Singapore Night Safari

Tempat wisata ini berlokasi di 80 Mandai Lake Road, Singapore.
Cara mencapai lokasi ini, Anda bisa naik MRT ke stasiun Ang Mo Kio (NS16), dilanjutkan naik bus SBS 138.
Di tempat wisata malam ini, Anda bisa naik tram dan berpetualang di kehidupan liar taman safari malam. Petualanan yang akan membawa Anda dari bukit Himalaya menuju Benua Afrika yang liar. inilah kesempatan bagi Anda untuk bisa lebih dekat dengan hewan liar seperti singa, macan, tapir, dan lain-lain!

Anda pasti akan mendapatkan pengalaman tak terlupakan seumur hidup, saat mengikuti perjalanan selama 40 menit ini di sekeliling taman dan melihat lebih dari 1000 hewan di delapan area geografis. Tiket masuk dewasa S$32, Anak-anak S$21 dan buka setiap hari mulai pukul 19.30 – 24.oo waktu setempat.

25. Buddha Tooth Relic Temple dan Museum

Tempat wisata ini berlokasi di 288 S Bridge Rd Singapore, tepatnya di jantung China Town. Anda bisa mencapai lokasi ini, tinggal naik MRT jalur ungu dan kuning, lalu turun di Chinatown Station (NE4/ER1).

Tempat wisata ini berupa museum dan kuil Buddha, tempat relika gigi Budha yang suci disimpan. Replika gigi ini disimpan di dalam stupa yang terbuat dari 320 kg emas. Dengan berkeliling di seluruh lantai museum dan kuil ini, Anda bisa belajar budaya dan kekayaan sejarah Buddha.

Museum buddha dan relika gigi ini dibuka pukul 09.00 – 18.00 dan tiket masuknya gratis.

26. Helix Bridge: Jembatan Rantai DNA yang Keren Malam Hari

Helix Bridge adalah tempat wisata berupa jembatan berbentuk spiral yang terletak di Marina Bay, bisa anda nikmati saat malam hari. Bila Anda naik kereta MRT, turun di stasiun MRT Promenade dan stasiun MRT Marina Bay.

Anda bisa berjalan-jalan di atas jembatan khusus pejalan kaki ini, sambil melihat pemandangan Singapura. Tempat wisata Helix Bridge juga tidak kalah indahnya, saat sinar lampu berkilauan di malam hari.

Panjang Helix Bridge mencapai 280 meter, dan menghubungkan antara area pusat dan selatan Marina di Marina Bay. Tiket masuk ke tempat wisata ini gratis dan buka selama 24 jam.

27. Masjid Sultan

Masjid yang berlokasi di 3 Muscat Street, Singapura, Kampung Glam ini adalah masjid pertama dan tertua di negeri Singapura. Masjid Sultan ini sampai saat ini tetap menjadi salah satu tempat wisata menarik di Singapura yang bersih dan nyaman.

Masjid ini lokasinya tidak jauh dari station MRT Bugis. Jadi untuk menuju masjid, Anda tinggal keluar melalui exit B dan berjalan selama 4 menit hingga sampai di masjid.

Awalnya masjid ini dibangun pada tahun 1826, oleh masyarakat Jawa yang merantau menjadi pedagang di Singapura. Masjid ini memiliki keunikan sebagai tempat wisata, yaitu kubah emas serta interiornya yang indah. Oleh karenanya wajar bila para wisatawan suka bertandang ke sini.

Anda bisa datang ke masjid sekaligus tempat wisata ini, untuk menunaikan salat kapan saja dan tidak perlu membayar untuk menikmati keindahannya.

28. St. Andrew’s Cathedral: Bangunan Bersejarah Umat Kristiani

Gereja St. Andrew’s Cathedral berlokasi di 11 St Andrew’s Road, Singapore ini memiliki daya tarik sendiri sebagai tempat wisata religi. Lokasi gereja katedral ini tidak jauh dari City Hall MRT Station. Jadi tidak sulit bagi Anda untuk mencapai lokasinya.

Sangat disarankan bagi Anda yang tertarik untuk melihat tempat wisata bangunan kuno di Singapura, mengunjungi gereja St. Andrew’s Cathedral ini. Gereja ini merupakan gereja pertama dan terbesar di Singapura dibuka sejak tanggal 1 Oktober 1861

Sejak tahun 1973 gereja ini menjadi salah satu monumen nasional Singapura.Jadi apabila Anda sedang berada kawasan tempat wisata ini, jangan lewatkan puncak menara St Andrew’s Cathedral yang megah ini.

Anda bisa berjalan-jalan seputar gereja ini dan bisa masuk ke dalam, tanpa perlu membayar. Kunjungi tempat wisata berupa katedral ini selama jam operasional yaitu
hari Senin sampai Sabtu, 09.00 – 17.00. Tur dengan pemandu gratis tersedia, namun dengan pemberitahuan sebelumnya.

29. Sentosa Island

Sentosa Island ini adalah tempat wisata pulau yang berbeda dari Pulau Singapura. Di sini banyak terdapat sarana hiburan antara lain pantai, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, restoran, lapangan golf, kasino, dan sebagai pusat kuliner.

Akses menuju tempat wisata Sentosa Island ini dapat melalui kereta gantung (Sentosa Skyride) dengan membayar kurang lebih 300 ribu rupiah. Anda bisa menikmati pemandangan kota Singapura dari kereta gantung ini.

Anda juga bisa mencapai Sentosa Island ini dengan lebih mudah menaiki monorail Sentosa Express lalu dilanjutkan dengan naik bus. Namun Anda tidak dapat menikmati momen menikmati pemandangan Singapura dari atas kereta gantung yang menakjubkan ini.

Waktu bukanya tergantung pada atraksi yang beragam, demikian juga dengan tiket masuknya tergantung sarana transportasi yang Anda gunakan untuk menuju ke sana.
Salah satu hiburan terkenal di pulau ini ada Universal Studio, sebuah taman hiburan tempat Anda bisa merasakan suasana Hollywood Boulevard tahun 1970-an. Waktu buka hari Senin – Minggu pukul 10.00 – 21.00 (Senin-Minggu). Harga tiket masuk S$74 (dewasa), S$54 (anak-anak).

Setelah lelah bermain di Universal Studios Singapore, anda bisa mengunjungi Beach View Sentosa, untuk menyaksikan Wings of Time. Sebuah pertunjukan efek spesial air mancur, sinar laser, dan kembang api yang spektakuler.

Pertunjukan ini berlangsung selama 20 menit pada hari Senin – Minggu, pukul 19.40 dan 20.40 dan harga tiket masuk S$18.

30. Singapore Zoo

Tempat wisata Singapore Zoo merupakan salah satu pilihan terbaik untuk berlibur terutama bagi anak-anak. Anak-anak akan terhibur dengan jumlah binatang langka yang sangat banyak di kebun binatang ini. Lokasi Singapore Zoo ini ada di kawasan Mandai Lake, 80 Mandai Lake Rd, Singapura.

Singapore Zoo merupakan kebun binatang seluas sekitar 30 hektar. Di tempat wisata ini terdapat berbagai macam hewan yang dipelihara, dari binatang yang mudah ditemui di Asia, Afrika, hingga binatang kutub.

Beberapa pertunjukan di Singapore Zoo antara lain makan pagi bersama Orangutan (Breakfast With an Orangutan), Rainforest Fights Back, Safari Splash, serta pertunjukan Animal Friends.

Anda jangan melewatkan untuk mengunjungi kebun binatang ini, karena banyak koleksi satwa serta pertunjukannya. Kebun binatang ini buka setiap hari dari jam 8.30-18.00. Harga tiket masuknya untuk dewasa $20 dan anak-anak $3 (3-12 tahun).

31. Arab Street

Tempat tinggal masyarakat muslim di Singapura berpusat di Kampung Arab (Arab Street), berlokasi di North Bridge Road. Arab Street merupakan tempat wisata dan pusat penjualan perlengkapan beribadah agama Islam seperti Al’Quran, songkok, dan busana muslim.

Untuk mencapai lokasi ini Anda bisa menggunakan MRT lalu turun di Bugis Station.Anda akan mendapati Kampung Arab berupa deretan ruko dengan cat warna cerah di sepanjang jalan Kandahar, Baghdad, dan Bussorah.

Di tempat wisata budaya ini, Anda bisa menemukan banyak produk tekstil antara lain gulungan kain sifon, sutra, katun georgette, dan berbagai kain warna-warni dijual sepanjang trotoar. Selain itu Anda juga bisa berbelanja parfum dan karpet di sini bahkan Batik Indonesia.

Arab Street merupakan area perpaduan antara Melayu dan Timur Tengah. Anda bisa mendapati kafe kecil yang menjual teh tarik, namun juga tempat yang menjual martabak. Bagi wisatawan muslim datanglah ke Kampong Glam Cafe yang menyajikan menu halal.

Selain berbelanja, Anda bisa sekadar berjalan-jalan menikmati suasana khas Timur Tengah di tempat ini. Jangan lewatkan mengujungi Arab Street pada saat jam buka dan tak ada tiket masuk karena merupakan pusat perbelanjaan dan tempat wisata di Singapore yang terbuka untuk umum.

32. Singapore River

Singapore River adalah sungai yang mengalir di tengah-tengah Singapura dan bisa menjadi salah satu tempat nongkrong favorit terutama di malam hari. Tempat wisata ini tak pernah sepi dikunjungi wisatawan dan Anda bisa menikmati dengan berbagai cara. Anda bisa mengunjungi Singapore River ini dengan naik MRT terdekat Clarke Quay.

Menyusuri sungai paling terkenal di Singapura ini dengan perahu canggih, bertenaga listrik, dan tanpa suara, atau disebut Singapore River Cruise bisa Anda coba. Dari cruise ini, Anda bisa melihat pemandangan Boat Quay dan Clarke Quay, berbayar kurang lebih 250 ribu rupiah.

Saat mengikuti Singapore River Cruise, Anda sekaligus bisa mendengarkan penjelasan tentang sejarah Singapura, cerita tentang gedung yang dilalui, serta mitos yang menyebabkan Singapura bisa semaju sekarang.

Harga tiket di Loket river cruise untuk dewasa S$25, anak S$15, dan loket berada di Clarke Quay Jetty (dekat G-Max Reverse Bungy). Jam operasi naik perahu di Singapore River Cruise ini buka jam 10.00 pagi, – 21.00 malam waktu setempat.

33. Raffles Landing Site

Wisata Raffles Landing Site di Singapura ini adalah tempat wisata sejarah mengenang jasa-jasa Sir Stamford Raffles, pendiri Singapura. Di sini terdapat patung replika Raffles. Patung aslinya berada di Victoria Concert Hall, 500 meter dari sini.

Untuk mengunjungi Raffles Landing Site yang tampil putih bersih ini, Anda bisa turun di stasiun MRT Raffles Place dan dilanjutkan berjalan kaki sekira 4 menit menuju tempat wisata sejarah ini. Lokasi ini juga cukup dekat dengan tempat wisata lainnya seperti Clarke Quay, Masjid Omar Kampong Malaka, Patung Merlion, dan Esplanade.

Monumen berwarna putih untuk mengenang Sir Stamford Raffles ini menghadap ke Singapore River. Anda juga bisa menemukan di Raffles Landing Site ini yaitu diorama budaya dan sejarah Singapura, beserta informasi sejarah Singapura. Di sini Anda bisa berfoto di tempat wisata patung replica Raffles dan Singapore River di belakangnya sebagai latar belakang foto tanpa biaya.

34. Katong: Surganya Makanan Khas Melayu dan Seafood

Katong merupakan kawasan di Singapura sebagai pusat wisata kuliner yang berlokasi di East Coast Road dan Joo Chiat Road. Jika Anda menyukai wisata kuliner, Anda bisa singgah di Katong saat berlibur di Singapura. Area ini dihuni oleh kaum menengah berpendidikan Inggris, termasuk Peranakan dan Eurasia.

Cara mencapai lokasi ini menggunakan MRT stasion Paya Lebar atau Eunos. Anda bisa menikmati berbagai sajian makanan di Katong ini antara lain sea food maupun makanan melayu. Sea food banyak ditemukan di bagian East Coast Road, sedangkan makanan melayu banyak terdapat di Geylang Serai.

Pilihan kuliner tidak terbatas, Anda bisa menjelajahi tempat wisata berupa kafe keren yang bertetangga dengan toko kopi antik yang menjual ‘laksa’ Katong yang terkenal, ‘kueh chang’ , dan hidangan lezat lainnya.

Banyak wisatawan menyukai daerah Katong ini, karena selain banyak rumah makan juga terdapat toko-toko kue dan batik tradisional dan modern. Selain itu, daerah ini termasuk kawasan kultural yang dilindungi.

Bangunan bagian depan khas gaya etnis peranakan bentuknya dipertahankan keasliannya, juga dicat dengan warna-warni yang menarik. Anda lebih baik berjalan kaki menelusuri pertokoan di sini, sembari menikmati keindahan arsitektur bangunan.

Tempat wisata kuliner ini adalah area yang terbuka untuk umum jadi tidak dikenakan biaya. Jam operasional mengikuti jam buka pertokoan dan rumah makan.

35. HarbourFront

HarbourFront merupakan tempat wisata pintu gerbang lautan yang tepat bila Anda berpesiar dari Singapura. Anda bisa menumpang kapal feri mengelilingi wilayah sekitar, atau sekadar ingin berbelanja, makan-makan, dan bersantai.

Lokasi tempat wisata ini tepatnya berada di 81 Telok Blangah Road, Singapore. Anda bisa mencapai tempat ini naik kereta MRT HarbourFront. Saat berada di area Telok Blangah ini, Anda bisa menyaksikan kereta gantung menjulang tinggi menuju Sentosa.Di HarbourFront ini Anda juga bisa menikmati pemandangan langit Singapura 360 derajat.

HarbourFront, merupakan sebuah pelabuhan ramai yang terbuka untuk umum, tempat Anda bisa makan-makan sambil menikmati pemandangan tepi laut dan lautan Sentosa Island. Anda juga bisa berbelanja di Vivo City, mal terbesar di Singapura dan HarbourFront Centre.

36. Haji Lane

Tempat wisata di Singapura ini berupa jalan paling trendi di Singapura, itulah kata yang tepat untuk menggambarkan suasana di Haji Lane. Jalan Haji Lane ini berada tak jauh dari Masjid Sultan, di daerah Bugis. Anda bisa mencapai lokasi ini naik kereta MRT Bugis.

Haji Lane merupakan sebuah jalan kecil tak jauh dari Arab Street dengan suasana nyentrik dan santai. Jalan kecil ini sangat menarik didukung oleh banyaknya grafiti yang banyak ditemukan di sana. Anda bisa menemukan bangunan Chinese shophouses yang berusia lebih dari seratus tahun.

Kondisi bangunan ini tetap rapi dan terawat serta dicat warna-warni. Beberapa bangunan juga terdapat grafiti raksasa yang terlihat apik. Bangunan sepanjang jalan Haji Lane ini dimanfaatkan sebagai kafe, bar, restoran kecil dan butik-butik lokal Singapura.

Banyak wisatawan memilih mengunjungi tempat wisata ini pada sore hari menjelang malam saat kafe mulai buka. Anda juga bisa berfoto selfie lalu dilanjutkan dengan menikmati kulineri yang bisa ditemukan dengan mudah. Biaya untuk jalan-jalan di sini tentu saja tergantung dari kafe dan menu yang Anda pilih.

37. Tiong Bahru

Tiong Bahru, merupakan tempat wisata yang dahulu berupa tempat hiburan terpopuler di kota ini. Anda bisa menyaksikan barisan rumah toko bernuansa Art Deco, mengunjungi tempat makan popular, serta toko-toko yang mengusung gaya hidup. Lokasi ini bisa dicapai dengan mudah naik MRT Tiong Bahru.

Tidak ketinggalan Anda bisa berjalan-jalan di sepanjang sederetan toko yang kaya budaya dan menawarkan sentuhan tradisional Singapura. Jangan lewatkan tempat wisata ini dalam daftar kunjungan Anda, karena Anda bisa menemukan makanan yang serba lezat, lalu berbelanja di toko-toko yang kaya budaya.

Di sini pun Anda bisa menjumpai pasar basah dan pusat makanan Tiong Bahru Market and Food Centre. Anda bisa mencicipi jajanan lokal yang terkenal antara lain chwee kueh (kue beras kukus dengan acar lobak) dan lor mee (mi rebus).

38. Wild Wild Wet: Bermain Air di Waterpark Terbesar di Singapura

Wild Wild Wet dikenal sebagai tempat wisata yang cukup keren untuk berlibur bersama keluarga dan anak-anak.Waterpark terbesar di Singapura ini berlokasi di 1 Pasir Ris Close, Singapore.

Anda bisa memilih di antara berbagai wahana yang terdapat di Wild Wild Wet ini antara lain Tsunami, The Waterworks, Torpedo,Ular-Lah, Shiok River, Jacuzzi, Professor’s Playground, Slide Up dan Yippie!.

Lokasi ini bisa menjadi tempat paling seru untuk bermain-main dengan air. Ada pistol air, kolam renang, serta tempatnya pun bersih. Juga terdapat banyak fitur baru yang menyenangkan sehingga Anda tak rugi memasuki tempat wisata ini.

Tempat wisata di Singapura yang cocok untuk anak-anak terutama di bawah 10 tahun ini, pernah mendapat penghargaan sebagai Best Overall Water Theme Park. Harga tiket masuk Wild Wild Wet ini adalah S$13 untuk dewasa dan S$9 untuk anak-anak. Jam buka mulai 10.00 – 19.00.

39. Southern Islands

Anda butuh detoks dari ramainya kehidupan di Singapura? Di Southern Islands, tak bakal ada yang mengusik Anda, kecuali seekor atau sepuluh ekor kucing yang suka berisik.

Lokasi ini bisa Anda tempuh dengan kapal feri jarak dekat dari Marina South Pier berbayar sekitar S$18, menuju tiga pulau yaitu St John’s Island, Pulau Lazarus, dan Pulau Seringat. Jadwal kapal feri berubah-ubah tergantung situasi.

Anda akan beruntung bisa merasakan sensasi pasir hangat yang menggelitik di sela-sela jemari kaki. Suara menenangkan terdengar dari ombak yang memecah pantai St John. Di pulau binatang ini, Anda bisa menjumpai burung merak yang berjalan mendekat, memecahkan kelapa dan meminumnya ala tentara, serta melongok ke masa silam.

Anda bisa sejenak melupakan hingar bingarnya kota Singapura, mengunjungi kawasan bernuansa kampung, dengan banyak kucing liar berkeliaran di sana.St John’s, Lazarus, dan Seringat, ketiga pulau ini saling terhubung seperti kembar tiga, namun memiliki kepribadian yang berbeda.

Di pulau St John’s Anda bisa menikmati jalanan apik dan suasana rindang serta nuansa kampung yang cocok untuk piknik membawa bekal sendiri. Sementara pantai yang menghubungkan Lazarus dan Seringat, dihampari pasir lembut putih menyilaukan mata. Pasir putih yang murni diimpor dari Indonesia.

Hanya butuh waktu 30 – 45 menit untuk mengelilingi pulau ini. Bukan mobil yang akan mengklakson Anda, melainkan burung merak. Semua jalan dan pintu akan mengarahkan Anda ke laut, menakjubkan bukan?

40. Haw Par Villa: Pendidikan Moral untuk Anak Anda

Haw Par Villa adalah tempat wisata religi di Singapura yang bisa mengedukasi anak anda. Di tempat wisata sejarah budaya Cina ini, Anda bisa mendapati 150 diorama bertema legenda maupun cerita rakyat Tiongkok atau Cina. Berlokasi di Pasir Panjang Road Haw Par Villa, Singapura. Lokasi bisa dicapai dengan kereta MRT tujuan Haw Par Villa.

Diorama-diorama bertema neraka membuat Haw Par Villa ini menjadi tempat wisata unik. Haw Par Villa ini jelas menjadi tempat wisata di Singapura yang baik untuk mendidik anak agar tidak berbuat dosa. Anda sebaiknya menjelaskan makna diorama itu agar anak tidak merasa ketakutan.

Untuk mengunjungi Haw Par Villa ini, Anda tidak dipungut biaya sama sekali jadi Anda bebas masuk dan keluar kapan saja. Anda juga bisa berfoto dengan latar belakang patung di kuil dengan beragam desain.

41. SG Flight Simulation Orchard: Sensasi Menjadi Pilot yang Mendebarkan

Anda ingin belajar menerbangkan pesawat dengan simulasi yang menarik? Kunjungi SG Flight Simulation Orchard berada di #04-31/32, Orchard Central, 181 Orchard Rd, Orchard Central, Singapore dan buka mulai pukul 10.00 pagi hingga pukul 10.00 malam waktu setempat.

Lokasinya terletak di lantai 4 dari Orchard Central Mall, strategis di pusat wisata utama Singapura, yaitu Orchard Road. Tempat wisata ini sangat mudah diakses baik naik Bus, MRT, atau Taksi, sehingga cocok wisata dari mana saja.

Disini Anda bisa bersimulasi menjadi pilot dan menerbangkan pesawat Boeing 737 atau Airbus A320 mulai dari memasuki kopkit, mengontrol mesin pesawat, lepas landas dan mendarat.

Meskipun simulasi namun menyediakan flight simulator yang asli yang biasa digunakan untuk training para calon pilot professional dan didampingi oleh seorang instruktur.

Sensasinya sangat mendebarkan oleh karenanya harga pun sangat mahal, harga mulai $S175 atau sekitar Rp2 juta untuk paket termurahnya dengan durasi mulai 30 menit. Wisatawan memang belum banyak yang mengetahui atau mengunjungi tempat wisata edukatif ini.

42. River Safari Wildlife Park: Hewan Unik yang Siap Menanti

River Safari Wildlife Park menjadi salah satu tempat wisata yang cocok untuk anak dan keluarga. Kebun binatang dan aquarium dengan bertema sungai ini dapat Anda temukan di antara Singapore Zoo dan Night Safari. Anda bisa mencapai lokasi ini dengan naik MRT turun di Ang Mo Kio, exit C lalu dilanjutkan naik bus nomor 138.

Di tempat wisata atraksi ini Anda juga akan merasakan pengalaman menyaksikan hewan unik seperti panda merah, anakonda, berang-berang amerika, ikan lele raksasa, buaya cina, tokek raksasa, beluk listrik dan masih banyak lainnya.

Menyusuri sungai dengan berperahu, sambil menyaksikan hewan unik sepanjang perjalanan, menjadi hiburan utama di tempat wisata ini. Hewan-hewan dari seluruh dunia seperti dari sungai Nil, Amazon, Yangtze, maupun Mississipi berkumpul di sini.

Bayangkan ada 300 spesies terdiri dari 5000 binatang ada di River Safari Wildlife Park ini. Harga tiket masuk River Safari Wildlife Park yaitu S$25 untuk pengunjung dewasa, S$16 untuk pengunjung anak-anak, serta S$12,5 untuk pengunjung lansia.

43. F1 Race: Menonton F1

Bagi Anda yang hobi menonton balap F1 bisa menyaksikannya di Singapura. Sirkuit di Indonesia belum ada yang menjadi penyelenggara F1, jadi Anda bisa menonton secara langsung di sirkuit yang berlokasi di jalan raya Marina Bay, Marina Bay Street Circuit, Singapura ini. Lokasi ini bisa dicapai dari MRT Marina Bay.

Sebagai satu-satunya penyelenggara F1 dan Night Race di Asia Tenggara, acara Singapore Grand Prix menciptakan daya tarik sendiri bagi para wisatawan. Saat malam balapan Formula One ini menjadi ramai karena banyaknya penonton di sirkuit Marina Bay, menyaksikan para pembalap peringkat atas dunia.

Suasana di jalanan kota Singapura ini akan menjadi sangat ramai pada acara ajang balap mobil paling bergengsi di dunia ini. Anda harus mempersiapkan jauh hari sebelum menonton, jika anda berencana untuk melihatnya secara langsung. Jangan lupa untuk booking hotel di Marina Bay jauh hari sebelumnya.

Singapore Grand Prix ini memang sudah mirip dengan festival malam, pertunjukan musik, konser penyanyi dan grup band terkenal menyelingi acara ini menambah kemeriahannya. Stan Makanan dan minuman sudah tersedia jadi Anda yang menghabiskan waktu dari sore hingga tengah malam tidak akan haus dan lapar.

Sementara di luar sirkuit, suasana pesta meriah masih terus berlangsung saat pengunjung menikmati makan malam, berbelanja, dan berpesta sepanjang minggu. Di akhir perhelatan ini digelar juga kembang api keren yang bisa Anda saksikan. Selain itu cahaya lampu di cakrawala Singapura, juga pasti tidak ingin Anda lewatkan khususnya bagi penggemar fotografi.

Anda bisa membeli tiket F1 ini dengan harga yang sangat bervariasi sesuai paket dan jumlah pembelian mulai dari S$128 hingga ribuan dolar Singapura. Acara dilangsungkan setiap tahun dan tahun ini akan diadakan pada tanggal 15 -17 September 2017.

44. Snow City Singapore

Tempat wisata di Singapura ini merupakan tempat bermain salju pertama dan indoor di Singapura. Snow City Singapore juga merupakan bagian dari atraksi Science Centre Singapore. Anda bisa bermain salju dan es yang menyenangkan, menghibur, namun juga mengedukasi. Berlokasi di 21 Jurong Town Hall Road, Singapura.

Untuk menuju tempat wisata Snow City Singapore ini Anda bisa menggunakan MRT dan turun di Jurong East Station (EW 24/NS 1). Setelah itu tinggal berjalan kaki ke Jurong Town Hall Road. Letaknya berdekatan dengan Singapore Science Center.

Anda dapat merasakan sensasi dinginnya salju di suhu -5 derajat dan main lempar salju dan seluncuran besar dengan ban, serta membuat manusia salju. Snow City Singapore dengan teknologi majunya, mampu membuat salju sehingga Anda seolah sedang berada di pegunungan Alpen. Ada juga rumah orang eskimo mini, tenda orang Indian, dan seluncuran mini untuk anak.

Jangan khawatir kedinginan karena ada penyewaan jaket, sepatu bot, kaos tangan, dan lain-lain. Harga masuk tiket sekitar S$15/orang dewasa dan S$13/anak, serta paket keluarga 2 dewasa dan 2 anak S$49. Jadwal buka pada hari Selasa – Minggu, pada pukul 09.45 – 17.45.

45. Singapore Discovery Centre (SDC): Kreatif Belajar Sejarah Singapura

Singapore Discovery Centre bisa menjadi tempat wisata pendidikan untuk anak Anda terutama jika Anda ingin mencari hiburan sekaligus belajar. Lokasi atraksi wisata ini berada di Jurong West, tidak jauh dari Jurong Bird Park,510 Upper Jurong Road Singapore Discovery Centre, Singapura.

Di S’pore Discovery Centre terdapat berbagai wahana permainan untuk belajar sejarah Singapura, yang dikemas dengan menarik antara lain kuis interaktif, dan paintball.

Harga tiket masuk Singapore Discovery Centre (SDC) ini bervariasi tergantung wahana permainan, mulai dari S$10 untuk dewasa dan S$6 untuk anak khusus menonton film 2D saja. Jika ingin menonton film 2D + 3D Anda harus membeli tiket yang seharga S$15 untuk dewasa dan S$10 untuk anak. Ada lagi acara shooting gallery berbayar S$6 per permainan.

Jadwal buka mulai pukul 09:00 – 18:00 dari hari Selasa – Minggu dan pukul 09.00 – 20.00 untuk hari Sabtu. Anda bisa mencapai tempat wisata ini dengan naik Bis SBS no. 193 dan 182 dari Stasiun MRT Boon Lay.

Baca  Juga : 37 Tempat Wisata Bandung Untuk Liburan Luar Biasa

37 Tempat Wisata Bandung Untuk Liburan Luar Biasa

37 Tempat Wisata Bandung Untuk Liburan Luar Biasa – Ada banyak alasan mengapa orang gemar berkunjung ke Bandung, dari makanan, belanja sampai pemandangan alamnya yang luar biasa. Ya, ibu kota Jawa Barat ini sepertinya tak pernah kehabisan hal menarik untuk bisa dinikmati.

Terletak di antara tiga pegunungan, seperti kebanyakan kota di dataran tinggi, Bandung terkenal akan udaranya yang sejuk. Mungkin itu penyebab Bandung kerap disebut sebagai Paris Van Java, selain karena kekayaan seni dan budayanya. Dengan jutaan turis yang tak hentinya berkunjung ke daerah ini, tentu Anda kian penasaran, apa sih yang membuat Bandung begitu disukai wisatawan?

Anda telah melihat berbagai daya tarik yang ada di Bali, kini saatnya kami mengajak Anda menjelajahi Bandung dan sekitarnya untuk mencari tahu hal-hal menakjubkan yang bisa Anda lakukan saat berlibur di sana.

1. Grand Canyon mini di Garut: Leuwi Jurig

Dalam Bahasa Sunda, ‘Leuwi Jurig’ berarti ‘Kolam Setan’. Konon, mandi di sini bisa membebaskan Anda dari jeratan semua ilmu hitam. Namun jangan sampai nama yang menyeramkan serta latar belakang mistis tersebut membuat Anda enggan berkunjung ke sini, karena Leuwi Jurig menyuguhkan keindahan yang tak kalah dengan Grand Canyon di Amerika. Pemandangan air sungai jernih yang diapit dinding bebatuan raksasa siap membius Anda dengan keindahannya.

Perpaduan antara warna air yang memancarkan semburat rona kehijauan laksana zamrud, tampak kontras dengan warna kelabu dari dinding batu seolah membuat Leuwi Jurig tampak seperti sungai-sungai yang ada di belahan bumi lain. Dan asyiknya, meski akses untuk menuju ke sungai ini termasuk mudah, rupanya masih belum banyak orang yang tahu akan keberadaannya. Sehingga Anda bisa bebas berenang atau berfoto dengan background memikat ini tanpa banyak gangguan.

Leuwi Jurig

Lokasi: Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut
Cara ke Sana: Dari arah Bungbulang, Leuwi Jurig berada tak jauh dari Sasak Rumpit/Jembata Rumpit, jembatan pertama yang akan Anda lewati setelah PLTMH Cirompang Bungbulang. Tepatnya, melalui gapura sebelum jembatan.

2. Bergelantungan bak Spiderman: Tebing Gunung Hawu

Gunung ini mempunya daya tarik sendiri dibanding gunung-gunung lain. Di sinilah mimpi Anda menjadi superhero bisa terwujud. Dan di sini pula Anda akan ‘bergelantungan’ dengan cara yang berbeda! Untuk para penggemar sunrise, Tebing Gunung Hawu siap memanjakan Anda dengan pemandangan indah dari saat matahari terbit menjelang pagi. Anda bahkan bisa menyaksikan pemandangan keren ini sambil tiduran di hammock yang digantung di antara dua tebing. Sudahkah adrenalin Anda menari-nari mendengarnya?

Aktivitas hammock ini dipopulerkan oleh beberapa warga setempat untuk menarik minat para pengunjung , sekaligus untuk melindungi Gunung Hawu dari jamahan para penambang batu kapur. Gunung ini juga memiliki sebuah lubang besar yang bisa Anda lihat di tengahnya. Inilah mengapa gunung ini diberi nama “Hawu” yang berarti “tungku (untuk memasak)” dalam bahasa Sunda. Mumpung sedang di sana, rasanya sayang jika melewatkan kesempatan mengambil foto di lokasi unik ini, bukan? Kalau Anda beruntung, Anda mungkin bisa menangkap momen saat sinar matahari menyelinap lewat lubang besar tadi dan menciptakan sebuah pemandangan yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata.

Tebing Gunung Hawu

Cara ke Sana: Tebing Gunung Hawu berlokasi di belakang Tebing Citatah, gunung batu kapur Singgalang. Diperlukan waktu 30 menit untuk trekking ke sini. Namun bisa juga diakses dengan kendaraan beroda empat. Koordinat di sini

3. Menikmati Liburan Bahkan Sebelum Anda Membongkar Koper: Menginap di Hotel-hotel Unik di Bandung

Apabila tujuan Anda berlibur ke Bandung adalah untuk membebaskan diri dari segala hiruk pikuk ibu kota, maka Anda harus menginap di akomodasi yang bisa menawarkan ketenangan. Bayangkan tidur di ranjang dengan seprai satin, di dalam pondok beratapkan jerami dan ditemani suara-suara alam nan merdu serta gema air terjun di kejauhan. Maka Anda harus menginap di The Sapu Lidi Resort. Dan jika Anda ingin mendekatkan diri dengan alam dan melewatkan malam dengan berkemah di tengah hutan, namun masih tetap bisa mengisi baterai ponsel Anda atau pergi ke kamar mandi yang bersih dan nyaman, maka Anda bisa mencoba glamping alias kemping mewah! Kini Anda dapat menyatu dengan alam liar tanpa harus mengorbankan kenyamanan modern.

Bukan tanpa alasan Bandung dijuluki Paris Van Java. Apabila Anda mencari citarasa Eropa di Jawa Barat, maka Anda akan menemukannya di GH Universal Hotel. Arsitektur dan desain bergaya Renaissance yang diusung hotel ini begitu kental sampai-sampai Anda bisa lupa kalau sedang berada di Bandung! Nah, kalau di Saung Gawir, Anda bisa bisa menginap di rumah-rumah joglo dan memetik langsung stroberi yang tumbuh di pekarangan yang berada tepat di depannya! Atau bisa juga bersantai dan berenang di infinity pool yang terdapat di Dulang Resort dengan ditemani segelas cocktail sambil menikmati pemandangan hamparan sawah dan gemerlap lampu kota di kejauhan.

Itu hanyalah sebagian kecil saja dari beragam akomodasi unik yang ada di Bandung. Jangan salahkan kami kalau anak-anak menjadi betah dan malas untuk meninggalkan hotel!

4. Petualangan seru di tengah alam: The Lodge Maribaya, Bandung

Selalu ada kepuasan tersendiri jika bertualang di alam terbuka. Begitu pula jika menghabiskan waktu di bumi berkemahan yang terletak di dataran tinggi ini. The Lodge Maribaya bukanlah tempat kemping biasa, karena di sini dilengkapi dengan berbagai fasilitas berkemah dan aktivitas trekking. Tempat ini sengaja dibuat untuk menambah pengalaman Anda dalam bertualang di alam terbuka.

The Lodge Maribaya dikelilingi oleh hutan pinus, Air Terjun Maribaya dan pemandangan pegunungan yang sangat memesona. Di tempat yang sejuk dan menyegarkan ini, apapun yang Anda harapkan dari sebuah tempat wisata alam dapat terpenuhi. Tidak hanya sekadar tempat bersantai, di The Lodge Maribaya juga tersedia fasilitas menginap, tempat makan, dan juga lokasi asyik untuk mengadakan pesta. Kata siapa Anda tak bisa menikmati alam sambil bersenang-senang?

The Lodge Maribaya, Bandung

Lokasi: Jl. Maribaya Timur Km 6, Kampung Kosambi, Cibodas, Lembang, Bandung Barat.
Koordinat di sini.
Telepon: 022-253 6110, 08112253299, 085624611118 (jam kerja)
Email: info@thelodgemaribaya.com

5. Ada rumah Hobbit di Bandung!: Farmhouse Susu Lembang

Farm House tepatnya terletak di Jalan Raya Lembang, dapat ditempuh berkendara sekitar satu jam dari pusat kota. Tempatnya tidak sulit ditemui karena ada di pinggir jalan raya. Tempat yang baru dibuka ini sekarang sedang menjadi primadona bagi wisatawan yang berkunjung ke Bandung, termasuk bagi penduduk Bandung sendiri. Suasana yang ditonjolkan adalah suasana pertanian dan perkebunan ala Eropa dan rumah kurcaci (Hobbit) yang selama ini kita lihat di New Zealand. Farmhouse adalah tempat yang cocok untuk membawa seluruh anggota keluarga. Anak-anak bisa berlarian di areal kebunnya yang luas, orang tua bisa berfoto dan mengambil foto anak-anak (psst, areanya sangat Instagram material!), dan anggota keluarga yang lebih tua bisa duduk santai menghidup udara pegunungan yang sejuk sambil minum susu segar.

Farmhouse Susu Lembang

Lokasi: Jl. Raya Lembang No. 108, Lembang, Bandung
Telepon: 022-8278 2400
Tiket Masuk: Rp20.000,- (dapat ditukar dengan makanan / minuman)
Jam Operasional: 09.00 – 21.00 (Setiap hari)

6. Luapkan sisi kanak-kanak Anda: Ciwidey Valley Hot Spring Waterpark Resort

Datanglah dengan energi terisi penuh ke taman rekreasi air panas ini karena Anda akan memerlukannya. Dengan jejeran perosotan yang tersedia, Anda akan kembali merasa menjadi seperti anak-anak di sini. Water park yang baru dibangun ini tambah menarik perhatian dengan adanya beberapa patung pinggir kolam yang memancarkan air panas natural serta kehadiran beberapa cottage cantik yang bisa disewa. Orang tua dengan anak-anak yang hiperaktif juga tak perlu khawatir. Biarkan mereka berlarian dan bersenang-senang di sini, sementara Anda duduk di lounge menyesap es teh yang menyegarkan. Setelah lelah berlarian sepanjang hari, anak-anak akan lelah dan orang tua pun bisa menikmati tidur malam yang nyenyak.

Eh, di sini juga ada kandang burung yang sangat besar, lho! Untuk Anda yang mencari pengalaman outdoor yang autentik, resort ini juga menawakan tenda untuk disewa, dan dapat didirikan di area camping ground yang tersedia. Apalagi yang lebih asyik dilakukan malam-malam selain menatap bintang di langit ditemani hangatnya api unggun?

Ciwidey Valley Hot Spring Waterpark Resort

Lokasi: Jl. Raya Batununggul, Ciwidey, KM. 17 Kab. Bandung, Jawa Barat
Koordinat di sini
Telepon: 0819 1057 2241 / 022-9592 0222
Tiket Masuk: Rp15.000,- (free sofftdrink) | Rp50.000,- (kolam renang)

7. Kembali ke Alam: Dago Pakar

Entah sekadar ingin berjalan-jalan melihat pemandangan hijau yang menyegarkan, atau mengeksplorasi 2500 spesies fauna yang ada didalamnya, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan di sebagian hutan yang terdapat tepat di utara pusat kota Bandung ini. Dago Pakar terdiri dari dua areal berdampingan yang dibelah oleh Jl. Maribaya, dan keduanya menawarkan pemandangan berbeda namun sama-sama mengesankan.

7-a) Gua-gua bersejarah dan tebing yang indah: Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Taman Hutan Raya atau yang biasa disingkat dengan sebutan ‘TaHuRa’ ini jaraknya hanya 30 menit berkendara dari pusat kota. Membentang di lahan seluas 590 hektar, tujuan dibuatnya Taman Hutan Raya ini adalah sebagai hutan lindung dan kawasan konservasi bagi aneka tumbuhan dan bunga yang di Bandung. Mengambil nama dari Perdana Menteri ke-10 Indonesia, Ir. H. Djuanda, di taman ini terdapat museum yang memamerkan barang-barang peninggalan sang tokoh nasional serta berbagai artefak yang ditemukan di sekitar kawasan ini. Salah satu lokasi populer di Taman Hutan Raya ini adalah ‘Tebing Keraton’, sebuah tebing dengan pemandangan hutan pinus yang begitu indah dan oleh pengunjung kerap dijadikan lokasi foto untuk diunggah di Instagram.

Di taman ini juga terdapat dua air terjun berbeda, Curug Lalay dan Curug Omas.

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Lokasi: Jl. Ir. H. Juanda, Lembang, jawa Barat 40391
Tiket Masuk: Rp11.000,-
Jam Operasional: 08.00 – 18.00

7-b) Air terjun dan mata air panas: Taman Wisata Maribaya

Terkenal dengan air terjun Curug Maribaya, Taman Wisata Maribaya berlokasi di bagian utara Taman Hutan Raya. Selain dapat diakses dengan mudah melalui Lembang, taman ini juga bisa dicapai melalui jalan setapak dari Taman Hutan Raya. Perjalanan menuju Curug Maribaya sendiri menawarkan pengalaman yang mengesankan; bayangkan berjalan melintasi jalur hutan sambil menghirup segarnya udara pegunungan. Cara yang menyenangkan untuk meremajakan tubuh dan pikiran. Begitu mendekati air terjun, pengunjung bahkan sudah bisa merasakan betapa dingin dan segarnya percikan air yang mengenai tubuh disertai aroma hutan nan alami.

Untuk mengistirahatkan kaki yang letih setelah menempuh perjalanan, Taman Wisata Maribaya juga memiliki kolam mata air panas, yang juga diyakini berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

Taman Wisata Maribaya

Lokasi: Jalan Maribaya, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat
Tiket Masuk: Rp 8.000,-
Jam Operasional: 08.00 – 16.00

8. Makan di Luar dengan Sensasi yang Berbeda: Kafe dan Restoran Unik

Berencana mengajak buah hati Anda makan malam di luar untuk merayakan momen istimewa? Tempat Wisata Bandung adalah surganya kuliner. Kalau mau mencari dengan sedikit usaha, maka Anda akan menemukan beragam tempat makan dengan faktor “wow” yang akan membuat pengalaman makan Anda tak terlupakan. Ajak putri Anda ke Nanny’s Pavillon untuk menikmati sajian yang menggugah selera seperti peach pancake with vanilla ice cream atau blueberry pancake cheese roll. Biarkan mereka memilih bersantap di ruang-ruang makan dengan tema yang unik, dari kamar tidur sampai kamar mandi (lengkap dengan toilet sebagai tempat duduk!).

Sebagai pilihan lain, pernahkah Anda berangan-angan menyantap lobster segar di atas kapal? Atau mungkin tujuan Anda ke Bandung adalah untuk berwisata kuliner ke semua kafe-kafe keren tersebut? Satu tempat makan yang tak boleh dilewatkan adalah Pinisi Resto. Pinisi Resto adalah sebuah tempat makan berkonsep kapal tradisional Pinisi yang terletak di kawasan dataran tinggi nan sejuk dan dikelilingi oleh danau dan hamparan perkebunan teh. Anak-anak pasti akan senang jika diajak berkunjung ke kapal ini dan menikmati aneka hidangan yang amat lezat sambil merasakan suasana yang begitu mengesankan. Restoran yang menyajikan menu BBQ ini merupakan tempat yang sangat cocok untuk berkumpul bersama keluarga.

9. Memberi Makan Rusa dan Berkemah di Ranca Upas, Ciwidey

Tahukah Anda selain Kawah Putih yang tersohor, di Ciwidey, tepatnya di kawasan Ranca Upas juga terdapat Balai Konservasi Penangkaran Rusa dan Bumi Perkemahan? Selain untuk sekadar melihat tingkah polah lucu para rusa, di balai konservasi ini Anda juga bisa berinteraksi langsung dengan rusa-rusa tersebut sambil memberi mereka makan sayuran atau wortel yang bisa Anda beli seharga sekitar Rp5.000. Di sini juga terdapat tempat kegiatan outdoor (lengkap dengan rumah pohon!), serta bermacam aktivitas air yang bisa dinikmati oleh anak-anak sementara Anda memanjakan diri di pemandian air panas. Dan jika Anda tiba-tiba memutuskan ingin bermalam, di sini juga terdapat toko-toko yang menyediakan perlengkapan berkemah yang bisa disewa dengan biaya terjangkau.

Ranca Upas, Ciwidey

Lokasi: Jl. Raya Ciwidey – Patenggang KM 11, Desa Alam Endah, Ciwidey, Kabupaten Bandung Jawa Barat. Koordinat di sini
Tiket Masuk: Rp10.000,-/orang (hari biasa), Rp15.000,-/orang (akhir pekan), bila Anda ingin menginap dan berkemah di sini, ada biaya tambahan sebesar Rp 10.000,-/orang. Jika Anda membawa kendaraan, maka untuk kendaraan roda dua akan dikenai biaya Rp2.000,- sedangkan kendaraan roda empat sebesar Rp 5.000,-.

10. Indahnya air terjun bersusun yang tersembunyi: Curug Jagapati

Kalau liburan kali ini Anda punya waktu luang lebih, tak ada salahnya untuk sekalian mampir ke Garut, sebuah tempat yang kaya akan daya tarik wisata alam berjarak sekitar 2 jam perjalanan dari pusat Kota Bandung. Di kawasan Garut Selatan, terdapat beberapa curug atau air terjun memesona yang masih jarang terjamah pengunjung, salah satunya adalah Curug Jagapati. Lokasinya yang cukup tersembunyi membuat suasana di air terjun bertingkat ini begitu hening, sejuk dan tentunya indah menawan. Hanya suara deru air dan hembusan angin saja yang akan menemani Anda. Perjalanan panjang yang cukup melelahkan untuk menuju ke sini pun akan langsung sirna begitu melihat keindahan air terjun yang mengalir di antara bebatuan, serta kolam jernih yang begitu mengundang dengan airnya yang segar. Sayang kan kalau sudah jauh-jauh ke sini tidak sekalian berenang?

Curug Jagapati

Lokasi: Kampung Padarame, Desa Neglasari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut Selatan
Cara ke Sana: Dari rumah warga, curug ini masih harus dicapai dengan berjalan kaki selama kurang lebih satu jam. Untuk menuju rumah warga terakhir dari jalan raya, medannya berupa tanah dan bebatuan, sehingga akan lebih baik jika Anda menggunakan motor atau mobil 4WD. Koordinat di sini.

11. Bersantai dalam Suasana yang Indah: Lawang Wangi Café & Art Space

Terletak di dataran tinggi menuju arah Lembang, kafe ini menawarkan panorama yang sungguh memesona. Pepohonan yang asri di siang hari dan kelap-kelip lampu kota di malam hari dapat Anda lihat dari dek yang disediakan khusus bagi para pengunjung untuk menikmati pemandangan. Menjelang sore hari, Lawang Wangi biasanya penuh oleh pengunjung, sehingga Anda mungkin harus menunggu beberapa waktu untuk mendapatkan meja. Sembari menunggu, untuk menghabiskan waktu Anda dapat melihat-lihat empat galeri seni yang memajang karya-karya seniman kontemporer lokal. Dan jika Anda sekadar ingin ngemil dan tak ingin makan berat, tak perlu khawatir, karena kafe ini juga menyediakan aneka kudapan dan makanan ringan.

Cobalah Lawang Wangi Platter yang menghadirkan beragam menu favorit yang tersedia di kafe ini dalam satu sajian.

Lawang Wangi Café & Art Space

Lokasi: Jl. Dago Giri no. 99, Bandung, 40391, Indonesia
Tiket Masuk: Gratis
Jam Operasional: 07.00-23.00

12. Kebun Binatang Mini di Atap Sebuah Mal: Paris Van Java

Setelah puas berbelanja di berbagai toko yang ada di mal Paris Van Java, luangkanlah waktu satu atau dua jam untuk mengunjungi pesona tersembunyi yang terletak di bagian rooftop mal tersebut. Ada dua kebun binatang mini di areal rooftop Paris Van Java, yaitu Lactasari Mini Farm dan Bird Park. Keduanya sangat cocok sebagai tempat untuk mengajarkan anak-anak Anda agar lebih menyayangi binatang. Bersiaplah untuk disambut kicauan burung-burung tropis yang berwarna-warni! Saat memasuki taman burung, Anda akan mendapat semangkuk belalang sebagai makanan bagi burung-burung yang ada di dalamnya. Di Bird Park ini Anda juga dapat melihat burung-burung langka Indonesia, seperti berbagai jenis Nuri dari Nusa Tenggara dan Burung Enggang dari Kalimantan.

Di bagian lain rooftop ini terdapat Lactasari Mini Farm, sebuah peternakan mini yang menjadi rumah bagi lima jenis hewan: kambing, domba, sapi, kelinci, dan anjing Siberian Huskies. Ketika memasuki peternakan mini ini Anda akan diberikan celemek, sayur-sayuran dan sebotol susu untuk diberikan kepada hewan-hewan di dalamnya. Peternakan mini ini begitu bersih dan terawat dengan baik, sehingga Anda bisa mengunjunginya dengan nyaman tanpa perlu khawatir akan terkena kotoran binatang.

Paris Van Java

Lokasi: Jl. Sukajadi no. 131-139, Bandung, Jawa Barat 40162, Indonesia
Telepon: (022) 2060800
Tiket Masuk: Bird Park Rp29.000,- Lactasari Mini Farm Rp60.000,-.
Jam Operasional: 10.00-22.00

13. Bebatuan Karang di Puncak Gunung: Goa Pawon dan Stone Garden, Padalarang

Setelah kurang lebih 20 menit mendaki Gunung Pasigit, Anda akan tiba di mulut Goa Pawon, sebuah situs bersejarah tempat ditemukannya bermacam peninggalan kehidupan prasejarah (yang kini dipamerkan di Museum Geologi Bandung). Jika Anda lanjutkan perjalanan beberapa langkah lagi ke arah puncak gunung, maka Anda akan menemukan Stone Garden (Taman Batu), sebuah cagar geowisata bertabur batu karang seperti yang biasa terdapat di pesisir pantai. Para ilmuwan meyakini bahwa pada jutaan tahun kawasan antara Padalarang dan Nagreg merupakan sebuah danau purbakala, yang artinya Kota Bandung saat ini dulunya terletak sedalam ratusan meter di bawah permukaan air. Menurut teori, beberapa gempa vulkanik besar menyebabkan air danau raksasa tersebut surut sehingga terciptalah sebuah lembah.

Di sini Anda bisa melihat langsung bukti ilmiah berupa cangkang-cangkang kerang dari jaman purbakala yang menempel di batu karang. Aneh tapi nyata! Berhubung Tempat Wisata Bandung ini termasuk baru dan belum banyak dikunjungi wisatawan, pastikan Anda membawa sendiri bekal air minum karena sulit untuk menemukan warung di sekitarnya (setidaknya hingga saat ini).

Goa Pawon dan Stone Garden, Padalarang

Lokasi: Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat.
Tiket Masuk: Rp5.000,-

14. Perjalanan Menggugah Selera: Floating Market, Lembang

Kalau Anda pernah berkunjung ke Thailand, salah satu destinasi yang jadi favorit pasti pasar terapungnya. Di Bandung ada juga, lho! Nikmati bermacam pilihan makanan tradisional Indonesia yang disajikan di atas perahu-perahu sambil melihat panorama danau yang indah.

Namun kalau Anda lebih menyukai masakan barat, di sekitar kawasan ini juga terdapat restoran Rockpool yang menyajikan pizza dan pasta. Tak hanya berwisata kuliner, di obyek wisata ini Anda juga dapat melakukan aktivitas lain seperti mengemudi ATV, bersepeda air mengitari danau, mendayung sampan, memberi makan angsa atau mengunjungi taman kaktus dan taman batu. Singgahi juga wahana lain seperti rumah khas Eropa serta kereta api mini!

Floating Market, Lembang

Lokasi: Jl. Grand Hotel No. 33 E Lembang, Bandung, Indonesia
Tiket Masuk: Rp15.000,-
Jam Operasional: Hari biasa 09.00-17.00 | Akhir pekan 09.00-20.00 (Pasar Terapung hanya beroperasi di akhir pekan, namun di hari biasa pengunjung tetap dapat menikmati aktivitas lain di danau).

15. Puas di Lidah, Puas di Mata: Kafe dengan Pemandangan Spektakuler

Tak ada yang lebih luar biasa daripada memandangi hamparan lembah yang indah sambil menikmati hidangan lezat di sebuah kafe atau restoran. Bukit-bukit dan pegunungan yang ada di sekelilingnya membuat Kota Bandung tak pernah kehabisan spot menarik untuk menikmati pemandangan menakjubkan sambil makan malam. Salah satu tempat makan pertama yang mengusung konsep ‘dinner with a view’ adalah Warung Daweung (kurang lebih artinya: warung untuk duduk melamun sambil dibelai angin sepoi-sepoi). Sebuah tempat makan legendaris yang terletak di puncak Bukit Moko. Sesuai namanya, Bukit Moko bisa dibilang salah satu tempat terbaik di seluruh Bandung di mana pengunjung dapat melihat pemandangan kota nan indah dari atas lembah. Siang atau malam pun sama indahnya.

16. Rumah di Puncak Air Terjun di Situ Patenggang

Berjarak sekitar 10 menit dari Kawah Putih yang terkenal terdapat sebuah danau yang terlalu indah untuk dilewatkan. Menurut legenda Jawa Barat dari abad ke-15, setelah berpisah selama bertahun-tahun akibat perbedaan keyakinan, Pangeran Putra Prabu dan Putri Titisan Dewi akhirnya bertemu di sebuah pulau berbentuk hati di tengah Situ Patenggang. Danau ini dikelilingi oleh perkebunan teh, sehingga tampak seperti hamparan permadani hijau nan luas dan indah. Luar biasa! Bahkan ada sebuah rumah yang terletak tepat di atas air terjun!

Situ Patenggang

Lokasi: Patengan, Rancabali, Bandung 40973 (10 menit dari Kawah Putih)
Tiket Masuk: Rp15.000,- bagi wisatawan lokal dan USD4 bagi wisatawan mancanegara.

17. Danau Mistis di Atas Awan: Kawah Putih

Danau berbentuk kawah yang tercipta akibat letusan Gunung Patuha ini dipercaya sebagai danau mistis oleh warga setempat karena dulu setiap burung yang terbang melintas di sekitarnya pasti akan langsung mati. Akibatnya semua orang enggan untuk mendekatinya. Baru pada abad ke-19 seorang ahli botani dari Jerman mengeksplorasi area ini dan menemukan danau kawah yang amat menawan. Airnya yang sebening kristal akan berubah warna mengikuti kondisi cuaca, sedangkan di tepinya terdapat pasir yang begitu putih sehingga terlihat begitu unik. Bahkan jenis tanaman yang tumbuh di sekitar danau ini pun cukup berbeda dibandingkan dengan area lain di bawahnya. Meski terletak di puncak kawah gunung, fasilitas penunjang seperti toilet dan tempat parkir sudah tersedia, begitu pula kedai-kedai penjual makanan.

Kawah Putih

Lokasi: Jl. Raya Soreang, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat
Tiket Masuk: Rp18.0000,-
Jam Operasional: 07.00-17.00

18. Mendekatkan diri dengan alam: Dusun Bambu Family Leisure Park

Satu jam perjalanan dari pusat kota terdapat sepenggal surga, di mana semua yang Anda lihat tampak lebih indah dari biasanya. Dusun Bambu Family Leisure Park berlokasi tepat di kaki gunung di kawasan Situ Lembang dengan udara yang begitu bersih. Bahkan untuk menuju taman ini Anda masih harus naik shuttle dari tempat parkir. Obyek wisata ini sangat ideal bagi Anda yang ingin lepas dari hiruk pikuk kota dan bosan dengan hiburan di mal!

Anda dapat berpartisipasi dalam bermacam aktivitas, dari naik balon udara hingga mendayung kano sembari menikmati segarnya udara pegunungan. Selain itu, Anda bisa mengunjungi The Labyrinth – fasilitas terbaru dari Dusun Bambu. Dengan membayar sekitar Rp50.000,-, anak-anak diperbolehkan bermain sampai puas di sana. Karena taman ini tutup jam 10 malam, bila masih belum puas menghabiskan waktu di sini, Anda dapat menginap di pondok di tepi danau yang bangunannya terbuat dari kayu. Bagi mereka yang lebih berjiwa petualang, bisa juga menyewa tenda berkapasitas 6 orang dengan harga Rp1.400.000,- per malam.

Dusun Bambu Family Leisure Park

Lokasi: Jl. Kolonel Masturi Km. 11, Situ Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat 40551
Telepon: (022) 8278 2020
Tiket Masuk: Rp15.000,-
Jam Operasional: 08.00-22.00

19. Bukan Toko Perlengkapan Adventure Biasa: Eiger Flagship Store

Brand lokal perlengkapan outdoor terbesar di tanah air, Eiger, didirikan pada tahun 1993 oleh Ronny Lukito di Bandung. Dua puluh tahun kemudian, brand ini berkembang dengan pesat sehingga mereka memutuskan untuk memindahkan toko pusatnya dari kawasan Cihampelas ke Jl. Sumatra. Tak tanggung-tanggung, arsitek toko baru ini adalah Ridwan Kamil yang sekarang menjabat Walikota Bandung.

Di lantai dua terdapat tempat makan dengan desain minimalis bernama Kafe Khatulistiwa yang menyajikan berbagai makanan dari seluruh Indonesia. Salah satunya adalah Papeda Fish in Yellow Soup, menu tradisional khas Papua yang dihidangkan dengan sagu, bukan nasi.

Eiger Flagship Store

Lokasi: Jl. Sumatera No. 23, Bandung, Jawa Barat 40171
Telepon: (022) 4213487

20. Memetik Stroberi di Perbukitan Lembang dan Ciwidey

Sejak dibawa oleh bangsa Belanda pada jaman kolonial, tanaman beri – terutama stroberi – kini tumbuh subur di Bandung. Terlihat dari banyaknya perkebunan stroberi yang kerap dijumpai di sepanjang jalan menuju kawasan Lembang dan Ciwidey. Bahkan di beberapa di antaranya pengunjung dapat datang dan memetik stroberi langsung. Natural Resto and Strawberry Land memiliki lahan stroberi seluas 1,5 hektar di daerah Lembang, yang semuanya ditanam secara organik.

Selain memetik stroberi, restoran yang sudah beberapa kali ditampilkan di televisi ini juga menyajikan aneka menu berbahan stroberi. Gurame Goreng Stroberi dan Nasi Liwet Stroberi adalah dua hidangan yang wajib Anda coba di sini!

Natural Resto and Strawberry Land

Lokasi: Jalan Tangkuban Parahu 109, Ciburial – Lembang – Bandung Barat
Telepon: 0878-2552-7771
Tiket Masuk: Gratis
Jam Operasional: 09.00-19.00

21. Menyusuri Kota Dengan Bandros

Bandros, kependekan dari ‘Bandung Tour on Bus’, diresmikan penggunaannya oleh Walikota Bandung saat ini, Ridwan Kamil. Bis wisata berwarna merah ini menyerupai bis bertingkat yang ada di London dalam versi lebih kecil. Dek bagian atas dibuat terbuka agar penumpang dapat melihat-lihat kota secara leluasa. Interiornya dirancang bernuansa tempo dulu dengan lantai kayu, pembatas besi, serta kaca patri berarna-warni. Selama 30 menit Anda akan dibawa berkeliling gedung-gedung bersejarah di yang ada di Bandung, seperti Gedung Sate, Gedung Balai Kota di Dago, Jalan Braga, dan banyak lagi. Perjalanan Anda juga akan ditemani dengan pemandu wisata yang dengan fasih menjelaskan sekilas sejarah kota ini.

Bandros, Bandung Tour on Bus

Lokasi: Jl. Indramayu No.66 Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat 40291
Telepon: (022) 61591010 / 0877-36081998
Tiket Masuk: Saat ini hanya tersedia khusus reservasi
Jam Operasional: 08.00-16.00

22. Belanja dan Makan di Ruang Terbuka di Cihampelas Walk

Dibangun di lansekap yang berbukit menjadikan Cihampelas Walk (atau biasa disingkat CiWalk) berbeda daripada mal biasanya. Dengan hanya menggunakan sepertiga dari total luas lahan 3,5 hektar untuk bangunan, otomatis CiWalk memiliki banyak ruang terbuka yang dipenuhi pohon-pohon besar berusia puluhan tahun. Selain merk-merk lokal, Anda juga akan menemukan brand internasional yang cukup ternama, seperti Pierre Cardin hingga Metro.

Setelah puas berbelanja, Anda dapat bersantai di deretan kafe dan restauran yang berjejer di area outdoor. Bukan cuma itu, Cihampelas Walk juga menawarkan bermacam aktivitas yang bisa dinikmati semua orang: taman bermain untuk anak-anak, pusat video game, bioskop, tempat karaoke, serta dua buah kelab malam. Pokoknya semua ada di sini!

Chihampelas Walk

Lokasi: Jl. Cihampelas No. 160, Bandung, Jawa Barat 40131
Telepon: + 62 22 2061122
Jam Operasional: 10:00-22:00

23. Bebaskan Jiwa Koboi Anda di De’Ranch, Lembang

Tempat Wisata Bandung ini awalnya adalah sebuah peternakan, namun sejak tahun 2007 diubah menjadi sebuah taman hiburan keluarga dan menjadi salah satu destinasi favorit di Bandung. Pengunjung dapat mengenakan kostum koboi dan menunggang kuda untuk menjelajahi kawasan natural seluas 5 hektar ini. Ada 22 aktivitas yang bisa Anda pilih, dengan biaya antara Rp20.000,-Rp200.000,-. Di antaranya adalah panahan, flying fox, dan memancing.

Seperti umumnya peternakan, di sini Anda juga bisa belajar benyak tentang perawatan kuda dan sapi, dari memberi makan dan memandikan hewan ternak, hingga memerah susu sapi. Dan asyiknya lagi, Anda bisa membeli daging dan susu segar dari hewan ternak yang sesungguhnya!

De’Ranch

Lokasi: Jl. Maribaya No. 17, Lembang, Jawa Barat 40791
Telepon: (022) 2785865
Tiket Masuk: Gratis
Jam Operasional: Buka setiap hari kecuali hari Senin, dari jam 09.00-17.00

24. Tak Kalah Indah Dibandingkan Niagara: Curug Malela

Dengan ketinggian 70 meter dan lebar 50 meter, Curug Malela merupakan air terjun terbesar yang ada di Bandung. Meski begitu menawan, namun karena lokasinya yang cukup jauh (tiga jam perjalanan dari pusat kota) serta medannya yang terjal, orang lebih banyak mendengar cerita tentang indahnya Curug Malela ketimbang melihat langsung dengan mata kepala sendiri. Jadi apabila Anda berhasil menuju air terjun ini… Selamat, pencapaian yang luar biasa!

Curug Malela

Lokasi: Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Tiket Masuk: Gratis

25. Panjatkan Mimpi di Bawah Hujan Meteor: Bosscha Observatory

Anda dapat berharap pada bintang di Observatorium Bosscha yang ada di Lembang. Ajaklah kekasih Anda ke tempat ini untuk kencan yang romantis di bawah bintang-bintang. Atau bawa seluruh keluarga, agar anak-anak dapat belajar lebih banyak tentang planet-planet dan gugusan bintang. Observatorium satu-satunya di Indonesia ini dibangun pada tahun 1923 semasa era kolonial Belanda, lalu pada tahun 1959 diambil alih oleh Institiut Teknologi Bandung dan dijadikan pusat riset matematika dan ilmu pengetahuan alam.

Setiap hari Sabtu observatorium ini terbuka untuk umum mulai dari jam 9.00 sampai 13.00 (disarankan untuk reservasi terlebih dahulu). Dan jika kondisi cuaca mendukung, maka pengunjung dapat beruntung menyaksikan planet Jupiter, Venus, serta beberapa Nebula (awan antarbintang). Ya, Anda bahkan bisa melihat hujan meteor setiap beberapa bulan bila langit sedang cerah. Jadwalnya ada di situs resmi observatorium ini, jadi Anda bisa mengeceknya terlebih dahulu.

Bosscha Observatory

Lokasi: FMIPA Institut Teknologi Bandung, Lembang, Bandung 40391, Jawa Barat, Indonesia.
Telepon: Untuk reservasi, hubungi (022) 2786001
Tiket Masuk: Rp15.000,-
Jam Operasional: Setiap hari Sabtu, dari jam 09.00-13.00 (waktu berkunjung)

26. Mendalami Seni Musik Tradisional Sunda: Saung Angklung Udjo

Mengusung moto ‘one-stop cultural workshop’, Saung Angklung Udjo adalah tujuan yang tepat bagi Anda yang ingin belajar banyak tentang seni musik tradisional tanah Pasundan. Terbuat dari pipa-pipa bambu yang dirangkai, apabila digoyangkan maka Angklung akan menghasilkan bunyi-bunyian yang begitu unik dan khas yang identik dengan budaya Sunda. Anda dapat mengikuti kelas membuat Angklung dan belajar bagaimana menggunakannya sebagai alat musik pengiring tari tradisional dan pertunjukan wayang golek. Tempat ini dibangun oleh pengrajin tradisional Udjo Ngalegana pada tahun 1966 dengan tujuan untuk memasyarakatkan seni tradisional Sunda. Semua penghasilan yang didapat Saung Angklung Udjo dimanfaatkan untuk biaya pendidikan anak-anak yang kurang beruntung di sekitarnya.

Saung Angklung Udjo

Lokasi: Jl. Padasuka No. 118, Bandung, Jawa Barat 40192
Telepon: (022) 7271714 / 710 1736
Tiket Masuk: Rp 60.000,- (hari biasa), Rp75.000,- (akhir pekan)
Jam Operasional: 09.00 – 15.30

27. Uji Adrenalin di Salah Satu Roller Coaster Tercepat di Asia: Trans Studio Bandung

Terbagi menjadi tiga area – Studio Central, Lost City, dan Magic Corner – Trans Studio Bandung merupakan taman hiburan dalam indoor terbesar di Indonesia. Wahana-wahana yang ada di sini umumnya mengikuti konsep acara-acara yang tayang di Trans TV. Ajak anak Anda belajar sains dengan cara yang menghibur sekaligus mendidik di Science Centre. Pastikan untuk mencoba naik salah satu roller coaster tercepat di Asia, yang bisa mencapai kecepatan 120 km/jam dalam 3,5 detik! Dan tentu saja Anda tak boleh melewatkan pawai jenaka yang melintasi jalanan Studio Central setiap harinya.

Kalau sudah lelah bermain di Trans Studio Bandung, Anda dapat lanjut berbelanja atau makan di Trans Studio Mall yang lokasinya tepat di bawah taman hiburan ini. Atau ingin menghabiskan malam dengan menginap di hotel mewah? Masih di area yang sama terdapat The Trans Luxury Hotel, satu-satunya hotel berbintang 5 di Bandung.

Trans Studio Bandung

Lokasi:Jl. Gatot Subroto No. 289, Bandung, Jawa Barat 40273
Telepon: 08998240236
Tiket Masuk: Rp170.000,- (hari biasa) | Rp270.000,- (akhir pekan)
Jam Operasional: 09.00-22.00

28. Melintasi Jembatan Cinta di Situ Cileunca

Dikelilingi oleh perkebunan teh, Situ Cileunca (Danau Cileunca) terletak pada 1.500 m di atas permukaan laut, sehingga udara di sini begitu sejuk dan segar. Di sini Anda dapat naik perahu mengitari danau sambil menikmati keindahan alam sekitarnya. Anda dapapat berjalan-jalan melintasi jembatan menyeberangi danau tersebut, yang juga berfungsi sebagai penghubung antara dua desa. Jembatan ini awalnya dibangun untuk mendorong aktivitas perdagangan di antara kedua desa tersebut, namun belakangan kerap dijadikan spot berkencan para muda-mudi setempat. Itulah mengapa akhirnya dijuluki Jembatan Cinta.

Situ Cileunca

Lokasi: desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung 40378
Tiket Masuk: Rp10.000,-

29. Surganya Pecinta Seni Rupa: Selasar Sunaryo Art Space

Dibangun pada tahun 1998, Selasar Sunaryo merupakan galeri seni yang cukup ternama di Bandung dan kerap memamerkan karya-karya seniman kreatif tanah air, termasuk karya sang pendiri galeri ini, Drs. Sunaryo. Selain pameran karya seni, tempat ini juga sering digunakan untuk pertemuan maupun workshop yang terbuka untuk umum, dan biasanya gratis! Pastikan cek terlebih dahulu di situs resmi mereka untuk jadwal event dan pameran. Setelah lelah mengitari galeri, Anda dapat bersantai minum kopi di Kopi Selasar sambil menikmati pemandangan Bukit Dago nan indah.

Selasar Sunaryo Art Space

Lokasi: Bukit Pakar Timur No. 100 Bandung – 40198, Jawa Barat, Indonesia
Telepon: (022) 2507939
Tiket Masuk: Gratis
Jam Operasional: 10.00 – 17.00

30. Berendam di Mata Air Panas yang Berkhasiat: Sari Ater Hot Spring Resort

Puas berkeliling kota seharian, Anda mungkin ingin meregangkan otot-otot yang tegang dan letih agar bisa melanjutkan liburan. Terletak di dekat gunung berapi, mata air panas alami yang ada di sini sudah sejak lama dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk relaksasi, menyembuhkan rematik, nyeri otot dan juga syaraf. Bahkan ada kepercayaan kalau setelah berendam di mata air ini maka penampilan Anda akan lebih menarik. Ada lima kolam rendam yang bisa Anda pilih. Namun jika merasa tak nyaman berendam di tempat umum, Anda dapat menyewa kamar pribadi yang memiliki kolam rendam air panas sendiri. Aktivitas lain yang tersedia di sini di antaranya paintball, bersepeda, flying fox, high rope, dan masih banyak lagi.

Sari Ater Hot Spring Resort

Lokasi: Jl. Raya Ciater, Subang, Jawa Barat
Telepon: (0260) 471700
Tiket Masuk: Rp30.000,-
Jam Operasional: 24 jam (khusus kolam rendam air panas)

31. Membeli Sepasang Celana Jeans yang Ramah Lingkungan di Firebolt Clothing

Sejak didirikan pada tahun 2001, toko pakaian ini menghadirkan produk yang benar-benar unik dan berbeda. Sadar akan besarnya dampak emisi karbon yang dihasilkan industri perkebunan, terutama kapas, maka sang pemilik memutuskan untuk membuat pakaian secara organik yang pastinya lebih ramah lingkungan. Sebagai anggota Organic Trade Association (OTA), bahan pembuatan produk-produk yang dijual di Firebolt Clothing berasal dari tanaman yang ditanam dengan pupuk non-kimia. Dan yang lebih hebat lagi, selain keren dan ramah lingkungan, pakaian-pakaian ini juga ramah di kantong.

Firebolt Clothing

Lokasi: Jl. Prabu Dimuntur No. 4
Telepon: (022) 87241379
Jam Operasional: 10.00 – 22.00

32. Napak Tilas Sejarah Purbakala di Museum Geologi Bandung

Sayang sekali museum ini sering terlewatkan dalam jadwal kunjungan liburan ke Tempat Wisata Bandung. Padahal di sini tersimpan berbagai artefak geologis purbakala berharga tanah air, seperti bentukan struktur tanah dari jaman prasejarah! Koleksi yang dipamerkan di museum ini antara lain beberapa fosil Homo Erectus,yang dipercaya sebagai awal manusia modern, replika Tyrannosaurus Rex Osborn, serta aneka bebatuan mineral yang banyak sekali manfaatnya bagi kehidupan manusia. Lokasinya cukup strategis di pusat kota, beberapa obyek wisata menarik lain seperti Gedung Sate dan Lapangan Gasibu letaknya tak jauh dari museum ini. Dan di malam hari, area sekitar sini juga penuh oleh pedagang kaki lima yang menjajakan berbagai makanan tradisional.

Museum Geologi Bandung

Lokasi: Jl. Diponegoro No. 57, Bandung, Jawa Barat 40122
Telepon: (022) 721822
Tiket Masuk : Rp10.000,-
Jam Operasional : 09.00-15.30 (hari biasa) | 09.00-13.30 (akhir pekan) | hari Jumat tutup

Special Mentions: Berbagai aktivitas dan tempat wisata menarik di Garut dan Ciamis

Kalau Anda memiliki waktu ekstra, tak ada salahnya untuk menghabiskan sisa liburan di daerah-daerah lain di sekitar Bandung, seperti Garut atau Ciamis yang bisa ditempuh selama 2 sampai 3 jam perjalanan saja dari Bandung..

Di dua tempat ini, kami rekomendasikan 5 obyek wisata yang layak Anda singgahi!

1) Mengunjungi Desa Tradisional yang Menjunjung Tinggi Tradisi Kuno: Kampung Naga, Garut

Sekitar sejam perjalanan dari pusat kota Garut terdapat sebuah desa tradisional bernama Kampung Naga. Tak seperti desa lainnya, Kampung Naga masih masih memegang teguh adat istiadat dan aturan-aturan yang sama sejak ratusan tahun silam, seperti yang dijalankan para nenek moyang mereka. Yang membuat kampung ini tambah unik, warganya pantang menggunakan listrik sehingga jalur komunikasi dengan dunia luar nyaris tertutup.

Kampung Naga

Jika ingin mengunjunginya, maka sebelumnya Anda harus melapor pada kepala kampung terlebih dahulu. Kemudian Anda akan ditunjukkan berbagai tradisi dan hal-hal lain yang ada di kampung tersebut, seperti mengunjungi lumbung padi dan tempat hewan ternak, bahkan diundang ke rumah mereka!

Lokasi: Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya
Tiket Masuk: Gratis (pengunjung akan dimintai sumbangan seikhlasnya)

2) Atmosfer yang Menghipnotis di Danau Situ Bagendit

Alkisah pada jaman dahulu kala ada seorang wanita pedagang kaya raya yang lalim bernama Nyai Endit. Ia memaksa penduduk desa untuk bekerja padanya dengan upah sangat kecil. Konon, danau ini adalah lokasi di mana ia tenggelam oleh air mata orang-orang yang sengsara akibat penindasannya. Danau ini dikelilingi oleh pegunungan, dan bagi Anda yang ingin mencari suasana yang tenang dan adem ayem maka ini adalah tempat yang sangat ideal! Pasalnya, pihak berwenang di sini benar-benar menaruh perhatian untuk menjaga ketenangan tersebut. Cara lain untuk menikmati pesona Situ Bagendit adalah dengan menyewa rakit mengitari danau selama 15 menit. Anda cukup mengeluarkan uang sebesar Rp25.000,- saja.

Situ Bagendit

Lokasi:Sukamukti, Banyuresmi Garut 44191
Tiket Masuk: Rp 3.000,-
Jam Operasional: 07.00-17.00

3) Mendaki Gunung dan Mengejar Matahari Terbit: Gunung Papandayan, Garut

Bagi sebagian orang, aktivitas mendaki gunung terdengar begitu berat sekaligus menantang. Bayangkan untuk menaklukan gunung Anda harus melalui medan yang sulit dan cuaca yang terkadang ekstrem, tidur di tenda dan makan ala kadarnya. Namun bagi para petualang sejati, Gunung Papandayan termasuk gunung yang mudah untuk didaki, karena hanya 2 jam trekking saja Anda sudah bisa mencapai area untuk berkemah. Begitu tenda selesai didirikan, para pendaki dapat mengeksplorasi sekitarnya menuju Padang Bunga Edelweiss yang sungguh cantik, sekaligus spot yang tepat untuk menunggu matahari terbit. Lokasi yang tak kalah memesona adalah Hutan Mati, areal hutan di mana seluruh tumbuhan dan pepohonan yang ada di dalamnya terbakar habis akibat letusan gunung, dan hanya menyisakan batang-batang kayu mati.

Lokasi: Gunung Papandayan, Karamatwangi, Cisurupan, Kabupaten Garut 44163
Tiket Masuk: Gratis

4) Serunya Aksi Adu Domba di Garut

Sebagai bagian dari budaya Sunda, tradisi adu domba sudah berlangsung di jawa Barat sejak ratusan tahun lalu. Setiap beberapa minggu sekali, arena pertarungan digilir di setiap desa, lengkap dengan iringan musik tradisional, komentator, hingga juri. Domba-domba yang diadu harganya bisa mencapai Rp130.000.000,- per ekor! Dan umumnya hewan-hewan aduan ini didandani dengan berbagai ornamen warna-warni dan lonceng. Selama pertarungan yang biasanya berlangsung 10 ronde, domba-domba ini akan saling mengadu kepala. Di mana domba yang terkuatlah yang menjadi pemenang.

5) Berkelana Ke Masa Lalu di Situs Karangkamulyan

Tempat Wisata Bandungmerupakan situs arkeologi peninggalan Kerajaan Galuh, salah satu kerajaan tertua di Indonesia yang berdiri pada abad ke 7. Situs bersejarah tersebut terawat dengan baik hingga saat ini. Beberapa obyek peninggalan kuno seperti singgasana raja, tempat pemandian permaisuri, serta ruang penyimpanan harta dan senjata masih bisa Anda lihat ketika berkunjung ke sana. Jika menggunakan jasa pemandu wisata, maka Anda akan diajak untuk berkenalan dengan mitos-mitos lokal, seperti melihat seonggok batu yang dipercaya bisa membuat wanita subur apabila diduduki!

Situs Karangkamulyan

Lokasi: Desa Karangkamulyan, Cijeungjing, Ciamis, Jawa Barat
Tiket Masuk: Rp5.000,-
Jam Operasional: 07.00-17.00

Hal-hal menarik apa lagi yang bisa dilakukan saat berlibur ke Bandung? Yuk, berbagi bersama kami!

Baca Juga : Tempat Wisata di Indonesia yang Cocok untuk Liburan Akhir Pekan