30 Tempat Wisata Hong Kong yang Sangat Seru

30 Tempat Wisata Hong Kong yang Sangat Seru – Hong Kong memang negeri yang kecil. Luas wilayahnya hanya 2.755 km2, jauh lebih kecil dibandingkan luas Pulau Bali yang mencapai 5.780 km2. Meski begitu, Hong Kong dikenal sebagai salah satu negara di Asia yang banyak dikunjungi para wisatawan dunia.

Buktinya, pada tahun 2014, sebanyak 27,8 juta wisatawan berkunjung ke Hong Kong. Kedatangan wisatawan itu pun memberikan pemasukan sebesar US$38,376 juta atau setara Rp512,281 miliar. Hong Kong pun dinobatkan sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler ke-11 dunia.

Pada saat pelesir ke Hong Kong, Anda tidak perlu bingung dalam mencari tempat wisata yang menarik. Mulai dari tempat untuk wisata belanja, tempat yang menyimpan nilai sejarah tinggi, hingga wisata alam dengan pemandangan menakjubkan, semua kami rangkum di sini.

Nah, penasaran dengan deretan tempat wisata yang bisa dijumpai di Hong Kong? Berikut ini adalah daftar 30 lokasi wisata menarik yang wajib Anda datangi saat berada di Hong Kong:

1. Victoria Peak

Tempat wisata Hong Kong yang pertama dan wajib Anda sambangi adalah Victoria Peak. Di tempat ini, Anda akan menemukan Peak Tower yang ketinggiannya mencapai 396 meter di atas permukaan laut (mdpl). Di sini juga terdapat The Sky Terrace yang memberikan pemandangan 360 derajat, jadi Anda bisa menyaksikan seluruh lanskap Hong Kong dari ketinggian.

Akses transportasi ke tempat wisata ini tidak terlalu sulit. Anda bisa menggunakan layanan MTR ke Stasiun Garden Road dan naik Peak Tram untuk ke Victoria Peak. Selain naik Peak Tram, Anda juga bisa ke Victoria Peak menggunakan taksi, mobil pribadi, ataupun berjalan kaki via Old Peak Road.

Untuk bisa menyaksikan pemandangan menakjubkan di Sky Terrace yang berada di ketinggian 428 mdpl tentunya tidak gratis. Akses masuk ke Sky Terrace bisa Anda dapatkan dengan membeli tiket Peak Tram Sky Pass yang dipatok dengan banderol HK$75 untuk sekali jalan dan HK$88 untuk tiket pulang pergi.

2. Peak Tram

Sejatinya, Peak Tram merupakan transportasi ke Victoria Peak. Namun, Peak Tram juga merupakan aktivitas wisata populer yang banyak dipilih para wisatawan. Terlebih, Peak Tram merupakan alat transportasi yang bersejarah, yakni telah ada sejak tahun 1888, dan merupakan kereta kabel pertama di Benua Asia.

Peak Tram beroperasi mulai dari pukul 07.00 hingga tengah malam dengan durasi keberangkatan setiap 15 menit. Wahana ini merupakan akses masuk ke berbagai tempat di Victoria Peak. Mulai dari Sky Terrace, Museum Madame Tussauds, ataupun The Peak Galleria yang merupakan tempat wisata belanja populer di kalangan para selebritas dunia.

Harga tiketnya bervariasi, paling murah seharga HK$32 untuk sekali jalan dan HK$45 untuk tiket pulang pergi. Terdapat selisih cukup besar dibandingkan dengan tiket yang dibarengi akses ke Sky Terrace. Ada pula tiket combo dengan akses ke Museum Madame Tussaud yang dipatok seharga HK$249.

3. Museum Madame Tussaud

Masih di area Victoria Peak, Anda juga bisa menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Museum Madame Tussaud. Di tempat wisata ini, Anda akan berkesempatan untuk berfoto bersama tokoh terkenal dunia yang diabadikan dalam bentuk patung. Mulai dari sosok mantan pesepakbola David Beckham, sosok Donnie Yen yang tengah memerankan tokoh Ip Man, Ratu Elizabeth, dan lain-lain.

4. Sky100

Victoria Peak bukan satu-satunya tempat wisata di Hong Kong untuk menyaksikan keindahan Kota Hong Kong dari ketinggian dengan pemandangan 360 derajat. Anda bisa pula merasakan pengalaman serupa di Sky100 yang terletak di lantai 100 Gedung International Commerce Centre (ICC), West Kowloon. Istimewanya, Anda bisa menyaksikan pemandangan Peninsula Kowloon secara menyeluruh. Lengkap dengan Tai Mo Shan sebagai latar belakangnya.

Tempat ini buka setiap hari, kecuali hari Minggu, dengan harga tiket sebesar HK$168. Berikut ini jam buka Sky100:

· Senin – Kamis : 10.00 – 21.00

· Jumat : 10.00 – 22.00

· Sabtu : 10.00 – 23.30

5. Victoria Harbour

Tempat wisata Hong Kong berikutnya adalah Victoria Harbour, sebuah pelabuhan yang berada di antara Pulau Hong Kong dan wilayah Kowloon. Di tempat ini, Anda bisa menyaksikan pemandangan pelabuhan yang berhiaskan deretan gedung-gedung pencakar langit. Pemandangan di sini akan terasa semakin memukau di malam hari, dengan dihiasi gemerlap lampu warna-warni.

Ada beberapa lokasi yang pas untuk menyaksikan pemandangan Victoria Harbour. Lokasi favorit pertama adalah The Peak yang menawarkan pemandangan Victoria Harbour dari ketinggian. Selan itu, Anda bisa pula menyaksikan kemegahan Victoria Harbour dari kawasan promenade Tsim Sha Tsui yang berada di sisi Kowloon.

6. Avenue of Stars

Di kawasan Victoria Harbour, Anda akan menemukan Avenue of Stars. Tempat wisata ini didesain mirip dengan Hollywood Walk of Fame sebagai bentuk penghormatan kepada para selebritas di industri film Hong Kong. Lokasi Avenue of Stars ini berada di kawasan promenade Tsim Sha Tsui.

Keberadaan patung perunggu Bruce Lee setinggi 2,5 meter menjadi ciri khas dari Avenue of Stars. Patung ini dibangun pada tahun 2005 dan menjadi lokasi favorit para wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata ini. Selan itu, ada pula cetakan tanda tangan dan nama dari para selebritas Hong Kong lain.

7. A Symphony of Lights

Berada di Victoria Harbour Hong Kong, Anda juga tidak boleh melewatkan pertunjukan A Symphony of Lights. Acara ini merupakan pertunjukan cahaya dan musik terbesar dunia yang dicatat oleh Guinness World Records. Pertunjukan ini dilaksanakan dengan memanfaatkan cahaya lampu gedung pencakar langit dan Anda bisa menyaksikannya dengan gratis, mulai pukul 20.00 hingga 20.14 waktu setempat.

Ada beberapa tempat yang bisa Anda pilih untuk menyaksikan pertunjukan gratis ini. Di antaranya adalah Avenue of Stars, promenade di sekitar Golden Bauhinia Square, atau dari atas kapal feri.

Dalam pertunjukan ini, narasi dibawakan dalam 3 bahasa yang berbeda, tergantung hari apa. Pada hari Senin, Rabu, dan Jumat, narasi dibawakan dalam bahasa Inggris. Sementara untuk hari Selasa, Kamis, dan Sabtu menggunakan bahasa Mandarin. Di hari Minggu, memakai bahasa Kanton.

8. Promenade Tsim Sha Tsui

Promenade ini tidak hanya menjadi lokasi yang menarik untuk menyaksikan pertunjukan A Symphony of Lights. Di tempat ini, Anda juga bisa menikmati pemandangan gedung-gedung tinggi Hong Kong secara menyeluruh. Tidak heran kalau promenade Tsim Sha Tsui menjadi tempat wisata yang terus dibanjiri oleh para wisatawan.

Promenade Tsim Sha Tsui juga menjadi tempat yang asyik untuk para pencinta belanja. Di sini, Anda akan menemukan deretan toko berkelas yang menjajakan berbagai produk berkualitas tinggi. Lokasinya yang mudah dijangkau menggunakan MTR ataupun bus umum juga menjadi faktor lain yang membuat tempat ini ramai pengunjung.

9. Causeway Bay

Surganya para pencinta wisata belanja, itulah Causeway Bay. Di tempat wisata yang berlokasi di Distrik Wanchai ini, Anda akan menemukan segudang tempat belanja. Mulai dari toko di pinggir jalan, mal, butik, hingga berbagai jenis pusat perbelanjaan.

Anda pun bisa menemukan produk dengan harga yang bervariasi di sini. Untuk produk fashion dengan harga yang mahal, Anda bisa menemukannya di Hysan Palace, Times Square, ataupun Fashion Walk. Untuk produk dengan harga yang lebih rendah, datang saja ke SOGO Departement Store. Selain itu, ada pula Jardine’s Crescent, tempat belanja yang memungkinkan Anda untuk menawar harganya secara langsung.

10. Jembatan Tsing Ma

Berada di Hong Kong, Anda juga sebaiknya tidak melewatkan Jembatan Tsing Ma yang merupakan salah satu jembatan suspensi terpanjang di dunia. Jembatan yang diresmikan pada tahun 1997 itu panjangnya mencapai 1.377 meter dengan lebar 41 meter. Menariknya, jembatan ini tidak hanya bisa dilalui oleh mobil, tapi juga oleh kereta MTR.

Untuk kenyamanan para pelancong yang banyak mengunjungi tempat ini, terdapat papan informasi yang bisa dijumpai di sekitar jembatan. Secara khusus, pemandangan Jembatan Tsing Ma terlihat mengagumkan pada saat malam hari. Gemerlap cahaya lampu akan semakin memperlihatkan kemegahan dan kecantikan jembatan ini.

11. Lan Kwai Fong

Bagi Anda kaum muda yang gemar pesta, Lan Kwai Fong tidak boleh dilewatkan. Lan Kwai Fong merupakan jalanan berbentuk huruf L yang terkenal sebagai lokasi berkumpulnya para ekspatriat di Hong Kong. Di tempat ini, Anda akan menjumpai deretan bar, klub, kafe, dan berbagai jenis tempat hiburan lainnya.

Akses transportasi ke tempat ini tidak terlalu sulit, terutama karena Lan Kwai Fong berada di Distrik Central. Beberapa jenis transportasi yang bisa Anda gunakan untuk mencapai tempat wisata ini antara lain adalah MTR dan bus umum. Bahkan tersedia pula layanan transportasi yang menghubungkan tempat ini dengan bandara.

12. Repulse Bay

Repulse Bay menjadi pilihan tempat wisata berikutnya yang menyajikan pemandangan alam menakjubkan di wilayah Hong Kong bagian selatan. Pantai yang satu ini dikenal sebagai area hunian eksklusif dengan harga tanah mencapai jutaan ribu dolar per meter persegi. Pemandangan laut biru dengan hamparan pasir putih memberikan menyajikan kenyamanan sekaligus ketenangan.

Anda bisa menikmati pemandangan di Repulse Bay kapan saja. Di siang hari, suasananya cukup hangat, dengan suhu mencapai 26 derajat Celcius. Sementara itu, di malam hari pemandangan Repulse Bay tidak kalah indahnya. Anda akan bisa menyaksikan pemandangan cantik pantulan cahaya lampu kota di permukaan laut.

Akses ke tempat ini juga tidak terlalu sulit. Ada beragam pilihan bus umum yang bisa digunakan. Mulai dari bus 6, 6X, 6A, 260, hingga bus 66 yang bisa Anda jumpai di terminal bus Exchange Square. Para sopir bus pun biasanya mengerti niatan para wisatawan yang ingin berkunjung ke pantai ini.

13. Kowloon Walled City Park

Tempat wisata berikutnya adalah Kowloon Walled City Park, yang merupakan sebuah taman bersejarah di Hong Kong. Kawasan ini dulunya dikenal sebagai rumah para gembong penjahat. Namun, hal tersebut kemudian berakhir pada tahun 1987.

Pada tahun 1980an, Pemerintah Hong Kong menghancurkan Kowloon Walled City. Meski begitu, ada beberapa bangunan yang dipertahankan dan kini menjadi bagian dari Kowloon Walled City Park.

Kowloon Walled City Park ini didesain dengan suasana ala Dinasti Qing dan terbagi menjadi delapan area. Masing-masing area pun memiliki keunikannya tersendiri. Di antaranya adalah Yamen yang menjadi satu-satunya bangunan tua ala Dinasti Qing yang masih bertahan. Ada juga Old South Gate yang merupakan peninggalan Kowloon Walled City, dan Chess Garden dengan empat papan catur raksasa.

14. Jumbo Kingdom

Berlokasi di kawasan Aberdeen, Hong Kong, Jumbo Kingdom adalah sebuah tempat wisata kuliner yang menarik. Di sini, Anda akan menemukan Jumbo Floating Restaurant dan Tai Pak Floating Restaurant. Selain dapat menikmati sajian kuliner yang enak, sensasi makan di tempat ini juga berbeda, karena dilakukan di atas sebuah kapal besar.

Jumbo Kingdom dikenal sebagai tempat wisata yang populer di Hong Kong. Tercatat lebih dari 30 juta pengunjung telah mendatangi tempat ini. Termasuk di antaranya adalah para pesohor dunia seperti Ratu Elizabeth II, Tom Cruise, Chow Yun Fat, Stephen Chow, dan David Bowie.

Untuk ke tempat ini, Anda terlebih dulu harus berangkat menuju Aberdeen Promenade atau Pelabuhan Sham Wan. Di kedua tempat tersebut, tersedia layanan perahu pengantar gratis yang akan membawa Anda ke Jumbo Kingdom.

15. Ladies Market

Berlokasi di kawasan Mong Kok yang dikenal sebagai lingkungan paling padat sedunia, Ladies Market menjadi tempat wisata wajib yang harus dikunjungi di Hong Kong. Sesuai dengan namanya, Ladies Market ini merupakan pasar pinggir jalan yang menjual berbagai barang kebutuhan wanita. Biasanya barang-barang di sini dijual dengan harga murah.

Selain Ladies Market, ada pula pasar pinggir jalan lain yang menarik dikunjungi saat di Mong Kok. Di antaranya adalah Flower Market yang bakal ramai pengunjung setiap perayaan Tahun Baru Imlek ataupun Temple Street Night Market yang menjadi pasar malam populer lainnya di Hong Kong. Selain berbelanja, Anda juga bisa menyaksikan pertunjukan pinggir jalan di Temple Street Night Market.

Anda juga tidak perlu repot kalau ingin ke tempat ini. Anda bisa naik MTR dari beberapa titik pemberhentian. Di antaranya adalah Mong Kok Station, Mong Kok East Station, dan Yau Ma Tei Station. Alternatif lainnya, Anda bisa menggunakan beragam bus umum untuk ke sini.

16. Disneyland Hong Kong

Liburan bersama keluarga, Anda tidak boleh melewatkan kunjungan ke Disneyland Hong Kong. Tempat wisata di Hong Kong yang satu ini dikenal sebagai salah satu taman hiburan terpopuler di dunia. Pada tahun 2013, tercatat sebanyak 7,4 juta pengunjung telah datang ke tempat ini. Dengan luas mencapai 27,5 hektare, Disneyland Hong Kong bisa menampung sebanyak 7,92 hingga 8,92 juta pengunjung per tahun.

Beragam wahana permainan pun bisa dijumpai di tempat ini. Mulai dari Toy Story Land, Adventureland, Main Street, U.S.A., dan lain-lain. Pihak Disneyland Hong Kong juga berencana untuk melakukan penambahan area bermain. Di antaranya adalah Frozen Land yang diambil dari tema film Frozen, serta Marvel Area yang menjadi tempat bagi para pengunjung untuk merasakan keseruan ala film Iron Man.

Akses transportasi ke tempat wisata ini cukup mudah. Cara paling mudah adalah dengan naik MTR via Disneyland Resort Line. Di jalur ini, Anda bisa naik gerbong MTR yang berjalan secara otomatis tanpa masinis. Anda juga bisa menggunakan bus umum yang melayani perjalanan ke Disneyland Hong Kong.

Untuk masuk ke Disneyland, Anda perlu membayar HK$589 untuk orang dewasa, HK$419 untuk anak-anak, dan HK$100 untuk lansia.

17. Ten Thousand Buddhas Monastery

Ten Thousand Buddhas Monastery menjadi tempat wisata di Hong Kong berikutnya yang wajib Anda kunjungi. Tempat wisata ini berlokasi di Pai Tau Village, Sha Tin. Di tempat ini, Anda akan menemukan kompleks kuil Buddha yang memiliki sebanyak 12.800 patung Buddha dalam berbagai postur.

Di kompleks tempat wisata ini, Anda akan menemukan sebanyak lima kuil, empat paviliun, serta satu pagoda. Untuk menuju area puncak Then Thousand Buddhas Monastery, Anda harus menaiki sebanyak 430 anak tangga. Nah, sesampainya di puncak, Anda berkesempatan menuju lantai tertinggi pagoda.

Anda bisa ke lokasi Ten Thousand Buddhas Monastery dengan naik MTR East Railine menuju stasiun Sha Tin. Kalau ditempuh dari Tsim Sha Tsui, perjalanan hanya butuh waktu selama 9 menit dengan tiket seharga HK$9. Dari stasiun, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan naik taksi ke lokasi kuil.

Sesampainya di kuil, Anda tidak perlu khawatir dengan tiket masuk. Setiap pengunjung bebas datang ke tempat ini sesuka hati, alias gratis. Kuil ini buka setiap hari, mulai dari pukul 9.00 hingga 17.00.

18. Ocean Park Hong Kong

Selain Disneyland, Anda juga bisa menghabiskan waktu liburan keluarga di Ocean Park Hong Kong. Tempat wisata yang satu ini telah hadir di Hong Kong sejak tahun 1977. Namun, saat ini popularitasnya sudah memudar, kalah dibandingkan dengan Disneyland Hong Kong. Meski begitu, taman hiburan yang berlokasi di Southern District ini masih tetap menarik untuk dikunjungi.

Di tempat ini, Anda bisa menikmati berbagai jenis wahana permainan. Termasuk di antaranya adalah The Dragon yang dikenal sebagai roller coaster terbesar yang ada di Hong Kong, dengan panjang jalur mencapai 842 meter. Selain itu, Anda juga berkesempatan untuk melihat atraksi berbagai jenis mamalia laut di tempat ini.

Akses transportasi juga mudah. Anda bisa menggunakan layanan MTR South Island Line dan turun di Ocean Park Station. Pilihan lainnya, Anda bisa pula menggunakan Citybus Ocean Park Express yang berangkat dari Central Star Ferry Pier menuju Ocean Park. Terakhir, Anda bisa pula menggunakan kendaraan pribadi atau taksi.

Untuk masuk dan menikmati berbagai wahana hiburan di sini, Anda diharuskan untuk membayar tiket sebesar HK$385 untuk dewasa dan HK$193 untuk anak-anak. Di hari-hari biasa, Senin-Jumat, tempat ini buka mulai pukul 10.00 hingga 18.00. Sementara di akhir pekan dan hari libur, Ocean Park bisa dikunjungi mulai pukul 10.00 hingga 19.00.

19. Patung Tian Tan Buddha

Tempat wisata terpopuler berikutnya di Hong Kong adalah Tian Tan Buddha atau yang juga dikenal dengan nama Patung Buddha Besar. Patung raksasa yang terbuat dari perunggu ini tingginya mencapai 34 meter dan bobotnya mencapai 250 ton.

Patung ini berada di area perbukitan di Ngong Ping, Lantau. Para pengunjung terlebih dulu harus menaiki 268 anak tangga untuk bisa melihat patung raksasa ini lebih dekat. Sesampainya di puncak bukit, Anda juga akan mendapati enam patung perunggu lain yang berukuran kecil di sekitar Patung Buddha Besar—disebut The Offering of Six Devas.

Anda tidak akan dikenakan tarif masuk saat berkunjung ke Tian Tan Buddha. Namun, wisatawan yang ingin memasuki ruangan yang ada di bawah patung akan dikenakan tiket masuk seharga HK$60.

Selagi berkunjung ke Patung Tian Tan Buddha, Anda juga berkesempatan mendatangi dua tempat wisata lainnya yang tidak kalah populer. Dua tempat tersebut adalah Po Lin Monastery yang lokasinya masih satu kompleks dengan Patung Tian Tan Buddha, dan Ngong Ping 360 yang berjarak kurang lebih 400 meter.

20. Po Lin Monastery

Masih berada di area Ngong Ping, Anda juga bisa menyaksikan Po Lin Monastery, sebuah kompleks kuil yang dibangun pada tahun 1906. Konon, Po Lin Monastery ini merupakan salah satu kuil Buddha tertua yang ada di seantero Hong Kong. Di sini, terdapat tiga patung Buddha yang menjadi ciri khas Po Lin Monastery. Tiga patung tersebut merepresentasikan kehidupan Buddha di masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Selain itu, Anda juga akan menemukan pintu gerbang Po Lin Monastery yang berdiri dengan megah. Sebagai tambahan, ada pula sebuah bangunan baru yang disebut The Grand Hall of Ten Thousand Buddha, yang berdiri di atas tanah seluas 6.000 meter persegi. Di tempat ini, Adan akan mendapati 10 ribu patung Buddha dan benda-benda bersejarah lainnya.

Transportasi menuju Po Lin Monastery dan Patung Tian Tan Buddha bisa dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, Anda bisa naik gondola Ngong Ping 360. Pilihan lainnya, Anda bisa naik MTR dan turun di Tung Chung Station lalu melanjutkan perjalanan dengan naik New Lantau Bus dari Tung Chung Town Centre. Terakhir, Anda bisa pula naik feri dari Central Pier menuju Mui Wo, dilanjutkan naik New Lantau Bus menuju Ngong Ping.

21. Ngong Ping 360

Ngong Ping 360 merupakan kereta gondola yang menjadi sarana transportasi menuju Ngong Ping di Pulau Lantau. Kereta gondola ini menghubungkan Pulau Lantau dengan Central Hong Kong. Ngong Ping 360 pun menjadi sarana transportasi utama bagi para wisatawan untuk ke Po Lin Monastery dan Patung Buddha Besar.

Perjalanan menaiki kereta gondola Ngong Ping 360 hanya membutuhkan waktu selama 25 menit. Selama perjalanan, Anda bisa menyaksikan pemandangan Pulau Lantau dari ketinggian. Keberadaan empat jendela pada gondola ini memberikan daya pandang yang luas.

Tersedia dua pilihan kabin yang bisa Anda naiki, yakni kabin standar dan kabin kristal. Bedanya, kabin kristal menggunakan lantai yang terbuat dari kaca. Dengan begitu, Anda bisa merasakan sensasi yang berbeda, yaitu langsung melihat pemandangan di bawah kaki Anda.

Tarifnya pun berbeda. Kalau memilih kabin biasa, harga tiketnya sebesar HK$150, sementara untuk kabin kristal dipatok dengan tarif HK$235.

Untuk ke stasiun Ngong Ping 360, Anda bisa menggunakan MTR jalur Tung Chung Line yang menghubungkan Pulau Hong Kong dengan Tung Chung. Durasi perjalanan kurang lebih selama 30 menit. Opsi lainnya, Anda bisa menggunakan bus umum atau taksi.

22. Tai O

Tempat wisata yang satu ini kerap mendapatkan julukan sebagai Venesia-nya Hong Kong. Tai O yang berlokasi di bagian barat Pulau Lantau memang dikenal sebagai perkampungan nelayan. Di sini, Anda akan mendapati rumah-rumah nelayan yang dibangun di atas tonggak kayu dan antara satu rumah dengan rumah lain saling berhubungan.

Selain bisa menyaksikan rumah nelayan yang unik, Anda juga bisa menengok bangunan-bangunan bersejarah di Tai O. Di antaranya adalah Old Tai O Police Station yang dibangun tahun 1902, Yeung Hau Temple yang didirikan tahun 1699, dan Tin Hau Temple, sebuah kuil tua yang berdiri sejak tahun 1772.

Cara termudah bagi para wisatawan untuk menjangkau Tai O adalah dengan naik MTR ke Tung Chung Station dan dilanjutkan naik New Lantau Bus 11 ke Tai O. Pilihan lainnya, Anda bisa pula melanjutkan perjalanan dari Tung Chung dengan naik Ngong Ping 360 dan sampai di Ngong Ping Village. Dari Ngong Ping Village, naiklah New Lantau Bus 21 ke Tai O.

23. Silver Mine Bay Beach

Saat berkunjung ke Patung Buddha Besar, sempatkan waktu Anda untuk mampir ke Silver Mine Bay Beach yang ada di Mui Wo, Pulau Lantau. Pantai ini dulunya dikenal sebagai tempat berkumpulnya para perompak. Namun, sejak tahun 1930an, kondisi Silver Mine Bay Beach berubah drastis. Perompak sudah hilang dan pantai ini pun berubah menjadi tempat wisata.

Suasana di Silver Mine Bay Beach bisa dibilang sepi. Dengan hamparan pasir yang luas, Anda akan merasakan ketenangan dan kedamaian. Tidak jauh dari pantai ini, Anda juga bisa mendapati restoran yang menyajikan menu internasional. Secara khusus, Anda bisa menikmati sajian mi, makanan laut, serta olahan bebek di tempat ini.

Untuk menuju Silver Mine Bay Beach, Anda bisa naik feri dari Central Pier 6 menuju Mui Wo. Perjalanan naik feri memakan waktu antara 35 hingga 50 menit. Sesampainya di Mui Wo, Anda bisa berjalan kaki menyusuri Ngan Shek Street hingga sampai ke Tung Wan Tau Road untuk sampai ke pantai cantik ini.

24. Sunset Peak

Untuk Anda yang suka bertualang, Sunset Peak bisa menjadi tempat yang menarik. Sunset Peak merupakan bukit dengan ketinggian mencapai 869 mdpl yang berada di Pulau Lantau. Dari sini, Anda bisa menyaksikan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan.

Untuk ke tempat ini, naiklah kapal feri menuju Mui Wo dan lanjutkan naik bus 3M ke Pak Kung Au. Selanjutnya, Anda tinggal meneruskan perjalanan menuju Lantau Trail yang merupakan jalur penjelajahan ke Sunset Peak.

25. Hong Kong Railway Museum

Pilihan tempat wisata selanjutnya adalah Hong Kong Railway Museum yang menjadi rumah untuk lokomotif tua yang pernah beroperasi di Hong Kong. Museum ini telah ada sejak 20 Desember 1986 dan berlokasi di bekas tempat berdirinya Old Tai Po Market Railway Station.

Anda pun berkesempatan untuk menyaksikan gerbong-gerbong dan lokomotif tua yang masih terjaga dengan baik di sini. Termasuk di antaranya adalah lokomotif diesel EMD G12 yang merupakan lokomotif diesel listrik pertama di Hong Kong. Diesel ini telah sejak tahun 1955 dan memperoleh julukan Sir Alexander—diambil dari nama mantan gubernur Hong Kong Alexander Grantham.

Museum yang berlokasi di On Fo Road, Tai Po ini juga tidak terlalu sulit untuk diakses. Anda bisa menggunakan transportasi MTR dan turun di Tai Po Market Station. Menariknya lagi, Anda tidak perlu membayar tiket masuk alias gratis untuk datang ke museum bersejarah ini. Keren, kan?

26. 1881 Heritage

1881 Heritage merupakan Tempat wisata Hong Kong bersejarah yang dulunya berfungsi sebagai Kompleks Kantor Pusat Polisi Laut. Bangunan tua yang didirikan pada tahun 1884 ini berlokasi di Tsim Sha Tsui, Kowloon, Hong Kong. Kompleks bangunan 1881 Heritage pun dikenal sebagai satu dari empat bangunan tertua milik pemerintah yang kini masih berdiri kokoh di Hong Kong.

Saat ini, 1881 Heritage telah berubah fungsi menjadi destinasi wisata bersejarah. Selain itu, di tempat ini para wisatawan juga bisa menjumpai toko-toko yang menjual produk fashion bermerek dunia. Satu tempat yang tidak boleh dilewatkan di 1881 Heritage adalah Time Ball Tower.

Time Ball Tower memiliki peran yang sangat penting bagi para pelaut zaman dulu. Dari tahun 1885 hingga 1907, Time Ball Tower ini menjadi panduan untuk para pelaut di Victoria Harbour. Selain itu, ada pula Former Fire Station dan Stable Blocks yang tidak kalah menariknya.

Anda bisa memperoleh layanan panduan wisata gratis yang disediakan oleh pihak pengelola 1881 Heritage. Tertarik ke tempat wisata ini? Tidak sulit kok. Anda bisa naik MTR dan turun di Tsim Sha Tsui Station dan dilanjutkan berjalan menuju Salisbury Road, YMCA hingga akhirnya sampai di 1881 Heritage.

27. Clock Tower

Di Indonesia ada Jam Gadang, maka Hong Kong punya Clock Tower yang berlokasi di bagian selatan Tsim Sha Tsui, Kowloon. Clock Tower ini menjadi satu-satunya sisa bangunan dari kompleks Kowloon Station yang berdiri sejak tahun 1915. Clock Tower yang tingginya mencapai 44 meter ini pun menjadi destinasi wisata populer dan merupakan saksi sejarah kedatangan jutaan imigran dari daratan Cina.

Terdapat tangga kayu yang menjadi akses masuk untuk para pengunjung naik ke bagian tertinggi Clock Tower. Hanya saja, untuk saat ini akses para pengunjung masih ditutup karena dalam proses perbaikan. Secara khusus, Anda bisa menyaksikan kemegahan bangunan ini pada saat malam hari, saat dihujani dengan cahaya lampu kota.

Untuk ke sini, Anda bisa naik MTR dan turun di Tsim Sha Tsui Station. Lalu, lanjutkan berjalan kaki menuju Salisbury Road dan melintasi jalur subway hingga akhirnya sampai ke area Clock Tower. Pilihan berikutnya, Anda bisa naik Star Ferry dari Central atau Wan Chai. Begitu turun di Tsim Sha Tsui Star Ferry Pier, Anda tinggal berjalan kaki beberapa menit saja.

28. Stanley Market

Pilihan pasar pinggir jalan di Hong Kong berikutnya adalah Stanley Market yang berlokasi di Stanley New Street. Anda akan menemukan berbagai jenis barang, mulai dari produk pakaian, perhiasan, aksesori, suvenir, dan lain-lain. Tidak ketinggalan, Anda juga bisa mencicipi berbagai macam kuliner di tempat ini.

Untuk ke tempat ini, Anda bisa naik MTR dan turun di Causeway Bay Station. Lalu, Anda tinggal berjalan kaki menuju Jardine’s Bazaar dan naik bus mini 40. Atau, Anda bisa menggunakan bus 973 dari Canton Road Tsim Sha Tsui.

29. Hong Kong Park

Kalau ingin Tempat wisata Hong Kong murah meriah, salah satu pilihannya adalah Hong Kong Park. Di sini, Anda bisa menemukan taman asri dengan lingkungan yang hijau. Ada juga kandang burung raksasa, yakni Edward Youde Aviary yang menjadi rumah untuk lebih dari 80 spesies burung dari berbagai penjuru dunia.

Akses ke tempat ini cukup mudah. Anda bisa naik trem dan turun di pemberhentian yang jaraknya hanya 25 meter dari taman.

30. Chungking Mansions

Sejatinya, Chungking Mansions ini bukanlah sebuah tempat wisata. Namun, Gedung yang berlokasi di 36–44 Nathan Road, Tsim Sha Tsui ini merupakan tempat favorit para backpacker dari berbagai penjuru dunia. Anda bisa menemukan tempat menginap murah, restoran, toko pakaian di sini.

Kalau mau ke sini, Anda bisa naik MTR dan turun di East Tsim Sha Tsui Station yang tidak jauh dari Chungking Mansions. Atau, Anda bisa menggunakan bus dari bandara.

Bagaimana? Ada beragam tempat wisata di Hong Kong yang menarik, kan? Dijamin, tidak bakal bosan deh berkunjung ke negara yang satu ini.

Baca Juga : 55 Tempat Wisata di Jepang Rekomendasi Untuk Mengisi Waktu Liburan Anda

55 Tempat Wisata di Jepang Rekomendasi Untuk Mengisi Waktu Liburan Anda

55 Tempat Wisata di Jepang Rekomendasi – Merencanakan liburan ke tempat wisata di Jepang adalah kesempatan yang sangat menyenangkan. Selain bisa mengatur kunjungan ke berbagai tempat bersejarah, Anda juga bisa menyaksikan secara langsung, bukti kemajuan Negeri Matahari Terbit.

Kemajuan Jepang sebagai negara industri, yang disegani di Asia dan di Dunia, memang sudah diakui sebelum mereka masuk ke Indonesia pada tahun 1942. Jepang tampil dominan sebagai Macan Asia, karena menjalankan Restorasi Meiji selama tahun 1868-1912. Wajah mereka perlahan berubah, dari negara feodal menjadi negara industri.

Modernisasi berlangsung mengesankan. Pada awal abad ke-20, Jepang mampu mengalahkan Rusia berkat persenjataan militernya yang modern. Keberhasilan ini langsung membangkitkan rasa percaya diri dalam kemiliteran Jepang. Mereka mencanangkan politik imperalisme ke Cina, pada tahun 1937, lewat pertempuran yang dikenal dengan nama Rokōkyō Jiken (Insiden Jembatan Rokō).

Setelah membawa masuk Amerika Serikat ke dalam Perang Dunia II, lewat serangan di Pearl Harbour, Jepang secara resmi bergabung bersama Jerman dalam Blok Poros. Ketika itu Jepang semakin dominan di Asia. Salah satunya dengan cara imperialisme mereka masuk ke Indonesia, tahun 1942.

Kejatuhan Jepang

Kekalahan Jerman dari Uni Soviet satu tahun berikutnya, membuat Blok Poros melemah. Serangkaian serangan Blok Sekutu, yang juga melibatkan Perancis, Britania Raya, dan Cina, akhirnya menghentikan perlawanan Blok Poros.

Bersamaan dengan menyerahnya Jerman, serta peledakan Hiroshima dan Nagasaki, Jepang mundur dari perang pada 15 Agustus 1945.

Kekalahan pada Perang Dunia II, menyebabkan Jepang krisis di segala bidang. Jepang kehilangan kekayaan negara sebanyak 25 persen. Produksi sektor industri mereka pun hanya mampu mencapai angka 10 persen. Pencapaian ini turun sangat jauh dari awal modernisasi Jepang, pada era Restorasi Meiji.

Fase pemulihan Jepang pasca Perang Dunia II, dimulai dengan fokus pembangunan infrastruktur yang merata. Jepang tidak lagi berambisi menghabiskan banyak uang untuk industri militer. Mereka membangun fasilitas publik yang merata di semua wilayah. Hal ini semakin mendukung tercapainya syarat “3T” (transportation, technology, tourism) sebagai sebuah standar negara maju.

Kurang dari 20 tahun sejak porak poranda akibat perang, Jepang sudah bangkit. Mereka memperkenalkan teknologi kereta cepat (shinkansen), yang menghubungkan Tokyo dengan Osaka. Berbagai kebijakan di bidang teknologi, turut mendorong kemajuan-kemajuan lain di industri otomotif.

Selain aspek teknis seperti penataan infrastruktur, Jepang juga mengelola aspek nonteknis secara brilian. Pada pertengahan dekade 1980-an, Jepang mengembangkan aspek sosial dan budaya ke dalam budaya pop, melalui kartun, anime, drama seri, film, fashion, dan musik. Dalam waktu singkat, penyebaran budaya pop semakin meluas dan diterima sangat baik di Indonesia.

Menikmati Kebangkitan Jepang

Rangkaian cerita transformasi Jepang di atas, tentunya menjadi modal berharga bagi Anda. Berdasarkan pengetahuan tentang sejarah singkat kemajuan Jepang, Anda akan memiliki perencanaan yang lebih baik, untuk menentukan tempat wisata di Jepang.

Ragam wisata Jepang pun siap memanjakan liburan Anda. Perjalanan ke berbagai tempat wisata yang kaya akan wisata budaya, sejarah, dan alam, sangat cocok untuk dinikmati bersama keluarga. Masih tersedia pula pilihan wisata hiburan, kuliner, dan belanja, yang bisa Anda kunjungi bersama teman-teman.

Cermatilah 55 tempat wisata di Jepang ini, agar mempermudah rencana liburan Anda. Penyusunannya dibuat berdasarkan lokasi, sehingga Anda bisa menentukan prioritas tujuan dan rute penerbangan. Selamat menyimak.

Tempat Wisata Favorit di Tokyo

1. Meiji Shrine

Kuil di tengah Kota Tokyo ini berlokasi di Distrik Shibuya. Anda bisa mencapainya dengan berkendara JR Yamanote Line, lalu turun di West Exit Stasiun Yoyogi.

Berada di Kuil Meiji akan membawa Anda menyelami sisi tradisional dan religius Orang Jepang. Sebagai kuil tertua di Tokyo, kuil ini tetap terjaga dengan baik kualitas bangunan dan keasrian lingkungannya. Jadi, selama berkunjung ke sini, tetaplah patuhi aturan dan etika yang sudah ditentukan, ya.

Untuk masuk ke dalam kuil, Anda tidak dibebaskan biaya masuk. Tapi, siapkan saja biaya ¥500-600 kalau ingin mencoba masuk ke treasure house. Kuil ini dapat dikunjungi setiap hari, sejak pukul 6.00 pagi sampai pukul 17.00.

2. Tokyo Tower

Tempat wisata di Jepang yang satu ini, sudah masyhur sebagai objek favorit jika Anda berlibur ke Tokyo. Terletak di Shibakoen Minato, menara setinggi 333 meter ini dapat Anda kunjungi dengan kereta JR Keihin Tohoku atau JR Yamanote dari Stasiun Tokyo. Lalu turunlah di Hamamatsucho Station, dan lanjutkan dengan berjalan kaki.

Dari atas Tokyo Tower, Anda bisa menikmati lanskap ibukota Negeri Matahari Terbit. Pada siang hari Anda bisa menikmati panorama Gunung Fuji. Sementara di malam hari, manjakanlah mata Anda dengan pemandangan tata cahaya gedung-gedung perkantoran. Dapatkan juga berbagai suvenir dan aksesori yang khas, di lantai 2 menara pemancar sinyal ini.

Pembayaran tiket wisata di Tokyo Tower harus dilakukan 2 kali. Pertama, membelinya di lantai dasar seharga ¥800-900. Kemudian, bila Anda ingin naik menuju ketinggian 250 meter ke ruang observasi khusus, Anda harus membayar lagi sejumlah ¥600. Menara ini buka setiap hari dari jam 9 pagi sampai jam 11 malam.

3. Samurai Museum

Berlokasi di kawasan strategis Shinjuku, museum ini menyimpan berbagai koleksi yang sangat lengkap. Di sini ditampilkan pakaian samurai berumur ratusan tahun, serta koleksi pedang yang usianya mencapai 800 tahun. Anda bisa ke sini dengan berjalan kaki sekitar 10 menit, dari Stasiun JR Shinjuku.

Kunjungan di museum ini akan dimulai dengan penyampaian kisah-kisah samurai. Pada jam 1 siang, Anda akan mulai disuguhkan pertunjukan samurai. Jangan lupa untuk mencoba pakaian samurai, beserta helm dan senjata yang bisa Anda pilih.

Museum Samurai buka setiap hari, dari jam 10.30 pagi sampai jam 9 malam. Untuk menikmati wawasan sejarah di sini, Anda harus menyiapkan biaya sekitar ¥1800-2000 per orang.

4. Robot Restaurant

Jepang memiliki tempat-tempat wisata yang menawarkan konsep kuliner tematik. Salah satunya adalah restoran berkonsep robot di Shinjuku ini. Restoran, yang punya nama lain Kabukicho Robot Restaurant tersebut, mengandalkan hiburan yang diusung oleh figur robot berbadan perempuan.

Dengan membayar ¥3000-8000 melalui pemesanan di situs restoran, Anda bisa mendapatkan bermacam atraksi yang menyenangkan dari berbagai robot di Kabukicho.

Restoran Robot ini bisa Anda akses dengan berjalan kaki sekitar 10 menit dari Stasiun Shinjuku. Datanglah ke sini antara pukul 16.00-23.30.

5. Ryogoku Kokugikan

Sebagai negara tempat lahirnya sumo, tentu Anda tidak ingin melewatkan pengalaman menyaksikan sendiri pertandingan sumo di Jepang. Jadi, bergegaslah pergi ke Ryogoku Kokugikan, untuk melengkapi pengalaman menonton sumo.

Daya tampung stadion yang mencapai 1300 orang, akan sangat ramai di masa pelaksanaan turnamen. Informasi lengkap jadwal turnamennya, bisa Anda dapatkan dalam pamflet di dekat pintu gerbang utama. Nantinya pamflet juga akan menginformasikan harga tiket yang perlu Anda siapkan.

Lokasi Ryogoku Kokugikan dapat Anda temukan dengan berjalan kaki selama 2 menit saja dari Stasiun Ryogoku, melalui JR Sobu Line. Bisa pula diakses dengan 5 menit perjalanan dari Exit A4 Stasiun Ryogoku, melalui Toei Oedo Subway Line.

6. Isetan Department Store

Tempat wisata di Jepang yang satu ini disebut-sebut sebagai salah satu surga belanja favorit di dunia. Sejak mulai beroperasi pada pukul 10.30 hingga tutup pada pukul 20.00, Isetan Department Store tidak akan pernah sepi dari hiruk pikuk pengunjung.

Beruntunglah, mal megah berlantai 9 ini, tidak akan kehabisan tempat meskipun disesaki pengunjung. Mereka yang memilih datang ke sini hanya perlu menempuh perjalanan singkat, dari sejumlah stasiun.

Mal ini bisa diakses dalam 1-2 menit perjalanan kaki saja dari Stasiun Shinjuku-sanchome, melalui rute Tokyo Metro Marunouchi Line. Apabila Anda datang menggunakan Odakyu Line atau Keio Line, jarak tempuhnya ke Isetan Department Store juga tidak sampai 10 menit.

7. Koishikawa Botanical Garden

Kebun Raya Koishikawa merupakan salah satu fasilitas publik, yang bisa Anda nikmati di dalam University of Tokyo. Kebun seluas 160.000 meter persegi ini memiliki sekitar 4000 varian tanaman. Anda dapat mencapai lokasi ini dengan menggunakan kereta bawah tanah di Jalur Toei Mita, lalu berhenti di Stasiun Hakusan.

Keunikan Koishikawa Botanical Garden adalah panoramanya pada musim semi dan musim gugur. Ada pohon ceri yang canti di musim semi, dan pohon maple yang memesona di musim gugur. Selain itu, Kebun Raya Koishikawa juga rutin menampilkan upacara tanam dan panen padi, di sekitar area masuk.

Biaya yang dibutuhkan untuk menikmati keunikan Koishikawa Botanical Garden berkisar ¥330-400. Anda bisa datang ke sini pada hari Selasa-Minggu, antara jam 9 pagi sampai jam 4.30 sore.

8. Tsukiji Fish Market

Tidak banyak tempat wisata yang berbentuk pasar ikan. Kesan kurang higienisnya, membuat pasar tampak kurang daya pikat sebagai objek wisata. Akan tetapi, ingatlah Anda berada di Jepang. Negara yang punya tanggung jawab dan kesadaran sangat baik tentang kehigienisan.

Berlokasi di Distrik Chuo, Pasar Ikan Tsukiji bukanlah tempat pelelangan ikan biasa. Di sini Anda bisa mencoba langsung ikan-ikan segar, yang beberapa di antaranya akan diolah menjadi sushi. Tercatat, 87 persen proses jual beli ikan di seluruh Jepang, dilakukan di pasar ini.

Aktivitas pelelangan biasanya dimulai jam 3 pagi. Selanjutnya, sekitar jam 7 pagi, hasil lelang akan dibawa ke toko masing-masing, di sekitar kompleks pasar. Jadi, kalau Anda berminat menyaksikan proses lelang, Anda bisa datang sepagi mungkin. Namun, kalau Anda hanya ingin mencicipi ikan segar, banyak sekali restoran di sekitar pasar yang bisa Anda singgahi.

Tempat Wisata Favorit di Saitama

1. Musashi Ichinomiya Hikawa Shrine

Kuil ini biasa disingkat dengan sebutan Kuil Hikawa saja. Penambahan kata “Musashi Ichinomiya” dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan kepada kepala kuil Shinto itu, semasa masih bernama Provinsi Musashi.

Kuil ini dibuka untuk umum sejak jam 6 pagi sampai jam 5 sore setiap harinya. Anda tidak dipungut biaya apa pun dalam kunjungan ke kuil pertama, yang diakui oleh pemerintah ini. Berdiri berdampingan dengan Taman Omiya, akses ke kuil ini dapat Anda tempuh melalui 15-20 menit perjalanan kaki dari Stasiun Omiya.

2. Kawagoe Ichibangai Shopping Street

Sesuai namanya, tempat wisata di Jepang yang satu ini merupakan lokasi wisata belanja. Meskipun fungsi utamanya adalah tempat belanja, Anda tidak akan kehilangan nilai estetis dari aktivitas di sekitar jalanan Kawagoe.

Silakan manjakan mata Anda melalui arsitektur bangunan tradisional khas Jepang. Lokasinya yang ada di tengah kota Kawagoe, sangat mudah Anda jangkau. Tidak terlalu jauh untuk ditempuh dengan berjalan kaki dari Stasiun Kawagoe.

3. Chichibu Kogen Farm

Secara umum, Saitama memang kental dengan suasana pedesaan yang sejuk dan asri. Kunjungan Anda ke Chichibu Kogen Farm, akan semakin menegaskan suasana tersebut.

Hamparan rumput hijau bak permadani yang dihiasi lalu lalang domba dan kelinci dengan leluasa, adalah pemandangan lazim di taman ini. Perpaduan aneka warna bunga di atas lahan seluas 5 hektare, membuat tempat ini dijuluki “Taman 15 Juta Bunga” atau Heavenly Poppies.

Untuk datang ke Chichibu Kogen Farm, Anda bisa menggunakan kereta dari Stasiun Tokyo menuju Stasiun Minano. Lanjutkan perjalanan Anda dari Stasiun Minano dengan shuttle bus bebas biaya, menuju lokasi taman. Jumlah biaya yang harus dikeluarkan hanya ¥200 saja.

4. G-Cans Project

Tempat ini sebenarnya tidak difungsikan sebagai objek wisata. Akan tetapi, lokasi pengelolaan air bawah tanah ini, semakin menarik perhatian para pelacong sejak diperkenalkan pada tahun 2009.

Aktivitas yang bisa Anda lakukan di terowongan anti banjir ini adalah trekking melintasi tiang-tiang beton raksasa. Sambil melintas, Anda akan menemukan sebuah tangki yang bentuknya menyerupai kuil.

Berada di Distrik Kasukabe, G-Cans Project dikenal juga dengan sebutan Metropolitan Area Outer Underground Discharge Channel. Apabila Anda berminat ke sini, gunakanlah alas kaki yang nyaman dan tidak licin. Dengan demikian, kemegahan arsitektur bawah tanah sepanjang 6,5 kilometer ini pun, dapat Anda nikmati dengan aman.

Tempat Wisata Favorit di Yamanashi

1. Yamanashi Fuefukigawa Fruit Park

Secara umum, Prefektur Yamanashi telah lama dikenal sebagai produsen buah terbaik di Jepang. Tidak mengherankan bila Taman Buah Fuefukigawa ini, mengangkat konsep hiburan bertema buah-buahan.

Taman bermain ini adalah destinasi yang cocok dinikmati bersama keluarga dan anak-anak. Dengan biaya ¥200-600 per orang, Anda dan keluarga sudah bisa menikmati ragam wahana di taman buah Distrik Kofu ini. Apalagi, panorama Gunung Fuji juga tampak memesona di antara lanskap permainan.

Liburan ke Fuefukigawa Fruit Park dapat Anda tempuh menggunakan JR Chuo Line yang akan berhenti di Stasiun Yamanashi-shi. Silakan datang antara pukul 9.30 – 17.00 setiap harinya.

2. Nishizawa Valley

Salah satu pilihan wisata alam terbaik di Yamanashi adalah Lembah Nishizawa. Lembah ini merupakan bagian dari Chichibu-Tama-Kai National Park.

Pendakian di Lembah Nishizawa sangat cocok bagi Anda yang ingin mengeksplorasi sisi lain pedesaan Jepang. Gemercik aliran sungai dan air terjun, akan melengkapi suasana pendakian selama 90 menit.

Waktu terbaik datang ke Lembah Nishizawa adalah menjelang berakhirnya musim gugur, yakni sekitar awal bulan November. Dengan menggunakan JR Chuo Line dari Stasiun Shinjuku, Anda harus melanjutkan perjalanan menggunakan bus saat tiba di Stasiun Enzhan atau Yamanashi.

3. Takeda-Jinja Shrine

Kuil Takeda-Jinja merupakan aristektur bersejarah yang memuat kisah kehidupan bangsawan Takeda Shingen. Di sinilah tiga keturunan Takeda Shingen hidup.

Kisah heroik sang bangsawan semasa hidup, menjadi daya tarik utama dari kuil ini. Lebih dari wisata rumah bangsawan, Kuil Takeda-Jinja telah menjadi sumber sejarah yang selalu dibanggakan masyarakat Jepang.

Anda juga berkesempatan menikmati sejarah hidup Takeda Shingen, tanpa biaya sepeser pun. Dibuka setiap hari sejak jam 9 pagi sampai jam 4.30 sore, kuil ini dapat dikunjungi dengan shuttle bus dari Stasiun Kofu.

Tempat Wisata Favorit di Hokkaido

1. Kamui Misaki

Terletak di dalam kawasan Taman Nasional Niseko Shakotan Otaru Quasi, Kamui Misaki merupakan semenanjung terbaik untuk menikmati keindahan laut Jepang. Anda bisa memanjakan mata mengamati panorama bawah laut, hingga mencapai kedalaman 30 meter.

Dalam bahasa Ainu, “Kamui” berarti Tuhan. Tidak salah jika pemandangan di sini, menampilkan bayangan keindahan surga yang tampak nyata. Dari atas perbukitan saja, Anda sudah bisa membuktikan keindahan itu lewat tampilan batu-batu besar di atas laut.

Agar dapat menikmatinya dengan nyaman, Anda sebaiknya datang ke Kamui Misaki di luar musim dingin. Taman Nasional Niseko Shakotan ini, bisa diakses dengan 2 jam perjalanan mobil dari pusat kota Sapporo.

2. Goryokaku Tower

Menara yang pada zaman dahulu menjadi bagian dari Benteng Goryokaku ini, digagas rancangannya oleh Takeda Hisaburo. Bentuk bangunan yang menyerupai bintang, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Jika ingin mempelajari lebih dalam tentang sejarah pertahanan Benteng Goryokaku, Anda bisa menuju area pameran Goryokaku History Corridor. Kunjungan di musim semi akan memuaskan mata dan pikiran Anda, karena ribuan sakura sedang cantik-cantiknya.

Dengan menumpang bus ke Goryokaku Koen Iriguchi, Distrik Hakodate, Anda hanya perlu berjalan kaki selama 7 menit untuk tiba di menara fenomenal ini. Biaya yang perlu disiapkan untuk masuk menara, sekitar ¥800-900. Nikmatilah berbagai fasilitasnya antara jam 9 pagi sampai jam 6 sore.

3. Asahiyama Zoo

Musim dingin di Jepang adalah saat yang tepat untuk bermain ski. Pilihan lainnya adalah mengunjungi Kebun Binatang Asahiyama, di Higashiasahikawacho Kuranuma, Asahikawa. Lokasi ini dapat Anda akses melalui bus Asahikawa Denki Kido dari stasiun dan bandara di Asahikawa.

Sensasi utama Asahiyama Zoo terletak pada konsep kehidupan para satwa di alam liar yang bersalju. Anda bisa menyaksikan penguin berlarian mencari makan di atas salju. Selain itu, saksikan juga eksistensi anjing laut, beruang kutub, serta serigala, pada berbagai pilihan zona.

Pada musim dingin, Kebun Binatang Asahiyama dibuka sejak pukul 10.30 dan ditutup pukul 15.30. Untuk kunjungan di musim panas, Anda bisa menikmati kehidupan salju para satwa antara jam 9.30 pagi hingga 5.30 sore. Biaya yang diperlukan sekitar ¥750-800.

4. Historical Village of Hokkaido (Kaitaku-no Mura)

Liburan ke Desa Sejarah Hokkaido merupakan perjalanan sejarah yang menyenangkan. Di sini, Anda bisa menikmati puluhan bangunan khas dan bersejarah, sejak zaman Meiji hingga era pembangunan terbaru. Naiklah kereta ke Stasiun Shinrin Koen, dan lanjutkan perjalanan dengan bus selama 15 menit.

Wisata Desa Sejarah Hokkaido terbagi ke dalam 4 wilayah. Anda bisa melakukan tapak tilas untuk bagian kota, daerah pemancingan, alam pertanian, serta wilayah perbukitan. Biaya yang harus disiapkan sekitar ¥680 pada musim dingin, dan ¥850-900 pada musim panas.

Kaitaku-no Mura ini punya ketentuan berkunjung yang cukup ketat. Anda bisa datang sejak jam 9 sampai jam 5 sore. Selama memasuki periode musim dingin, jam berkunjung akan diakhiri setengah jam lebih cepat. Kunjungan tidak dibuka pada hari Senin. Bila hari Senin merupakan hari libur, maka waktu tutupnya adalah hari Selasa. Selama tanggal 29 Desember-3 Januari, Kaitaku-no Mura ini juga tidak terbuka untuk pengunjung.

5. Susukino

Untuk melengkapi liburan di Hokkaido, sempatkanlah mengunjungi kawasan hiburan malam Susukino. Berjarak 10 menit perjalanan kaki dari Stasiun Susukino, kawasan ini siap menawarkan pengalaman belanja dan kuliner khas Hokkaido.

Kawasan Susukino merupakan salah satu penggerak perekonomian di Sapporo. Eksistensinya sudah dikenal sejak tahun 1920, dan semakin berkembang ketika Sapporo menjadi tuan rumah Olimpiade musim dingin pada tahun 1972.

Selayaknya kawasan hiburan malam, Susukino bisa dikunjungi sampai dini hari. Segeralah temukan maskot pasar Tanukikoji sebelum perut Anda kekenyangan!

Tempat Wisata Favorit di Miyagi

1. Ngarai Naruko Gorge

Kunjungan pada musim gugur sangat memuaskan jika Anda datang ke Ngarai Naruko Gorge. Lembah Naruko ini menyajikan pemandangan alam yang sangat atraktif dan memanjakan mata. Pada bulan Oktober sampai pertengahan November, dedaunan pohon akan berubah warna dan tampak menutupi jurang.

Lembah Naruko dapat diakses dengan menaiki JR Tohoku Shinkansen Line dari Tokyo selama 2 jam perjalanan. Turunlah di pemberhentian Furukawa. Anda bisa juga berangkat dari Stasiun Naruko-Onsen menggunakan JR Rikuu-to Line, dengan waktu perjalanan 40 menit.

2. Shiogama Jinja

Kuil Shinto Shiogama Jinja adalah salah satu kuil tertua di Miyagi. Berdiri sejak abad ke-9, kuil ini telah menjadi daya tarik wisata budaya yang tidak akan Anda lewatkan begitu saja.

Sebagai kota pesisir, ada keyakinan kuat bahwa pembangunan kuil ini berhubungan juga dengan fungsinya sebagai penjaga nelayan. Oleh karena itu, kuil ini selalu diramaikan oleh warga sekitar, untuk memohon perlindungan dewa.

Berlokasi di Ichimoriyama, Shiogama-shi, Miyagi-ken, kunjungan sejak jam 5 pagi sampai jam 8 malam ke kuil ini, bebas biaya. Aksesnya bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari Stasiun Hon-Shiogama, selama 15 menit.

3. Yunuma Hot Spring

Berlokasi di 5122, Takenomori, Takahata-machi, Higashiokitama-gun, pemandian air panas Yunuma merupakan objek andalan di wilayah Takahata.

Posisinya yang berada di pedesaan sangat cocok untuk dinikmati bersama teman dan keluarga. Berada di sini seperti membawa Anda ke kolam pemandian di tengah gunung. Di depan Anda lanskap perbukitan sudah siap menemani bersama embusan angin yang sejuk.

Janganlah tiba terlalu malam ke lokasi pemandian air panas. Jaraknya, yang dapat dijangkau dengan berkendara mobil selama 20 menit dari Stasiun Takahata, tentu bisa Anda sesuaikan dengan kedatangan pada sore hari.

Tempat Wisata Favorit di Ishikawa

1. Okunoto Salt Farm Village

Berlibur semakin menyenangkan bila Anda bisa mendapatkan pengalaman baru. Misalnya, belajar mengenali pengolahan garam di Desa Okunoto ini. Lokasi desa terletak di 1-58-1 Shimizu-machi, Kota Suzu, Ishikawa.

Teknik pembuatan garam di Desa Okunoto, disebut Agehama Style. Teknik ini sudah diperkenalkan sejak Zaman Edo dan terus diwariskan, selama 500 tahun, sampai era modern sekarang ini. Salah satu pewarisnya adalah Keluarga Kakuhana, yang telah meneruskan Agehama Style sampai ke generasi kelima.

Anda bisa datang ke Desa Okunoto setiap hari, mulai pukul 9.00 sampai pukul 16.30, pada periode 1 Mei-30 September. Cukup memberikan kontribusi sejumlah ¥100-200, Anda sudah mendapatkan pengalaman berharga dari teknik kebanggaan warga desa. Untuk mencapai lokasi desa, Anda cukup berjalan kaki selama 2 menit dari halte bus Okunoto Kanko Kaihatsu Shimizu.

2. Myoryuji Ninja Temple

Ciri khas Jepang yang tidak mungkin Anda lupakan, tentunya tidak lepas dari sosok Ninja. Di Kuil Ninja Myoryuji, Anda bisa menemukan siasat-siasat cerdik dari kehidupan para Ninja, lewat sejumlah jebakan yang mereka ciptakan.

Pada zaman dahulu, Kuil Myoryuji merupakan tempat persembunyian Maeda Toshitsune. Beliau adalah seorang penguasa klan Kaga, yang sering diburu para musuh. Anda bisa menyaksikan sendiri berbagai siasat Maeda, dalam tur ruangan yang dipimpin pemandu.

Kuil Ninja Myoryuji berlokasi di Distrik Teramachi, Kanazawa. Dengan membayar biaya masuk sejumlah ¥1000, Anda bisa merasakan kehidupan Ninja dari jam 9 pagi sampai jam 4.30 sore. Akomodasi terbaik untuk mencapai Kuil Myoryuji adalah dengan berkendara Kanazawa Loop Bus.

3. Higashichaya Old Town

Kawasan Kota Tua Higashichaya mungkin sudah tidak seramai di masa jayanya. Akan tetapi, suasana menghibur ala chaya, masih dapat Anda jumpai di kawasan Higashiyama, Kanazawa, Prefektur Ishikawa.

Sebagaimana chaya pada umumnya, chaya di sini juga mempekerjakan para geisha. Mereka ahli bermain musik dan menampilkan tarian-tarian tradisional khas Jepang. Anda harus mengeksplorasi juga interior ruangan dan desain bangunan yang sungguh mengagumkan.

Naiklah bus Hokutetsu dan turun di Hashi Age-cho, lalu berjalan kaki selama 6 menit untuk mencapai Higashichaya.

Tempat Wisata Favorit di Shizuoka

1. Fuji Q Highland

Fuji Q Highland adalah taman bermain yang berlokasi di Fujigoko, tepat di kaki Gunung Fuji. Di sini, Anda bisa membawa anak dan keluarga untuk mencoba berbagai wahana bermain yang memicu adrenalin.

Taman bertema anime ini, memiliki 4 roller coaster utama. Salah satunya merupakan roller coaster paling tinggi di dunia, yakni Fujiyama. Selanjutnya, ada Dodonpa yang merupakan roller coaster tercepat di Fuji Q Highland. Anda juga bisa mencoba Eejanaika dengan kursi berputar, serta Takabisha yang merupakan roller coaster tercuram di dunia.

Akses ke Fuji Q Highland sangat mudah dipilih, baik dengan bus atau menggunakan kereta api. Sementara itu, biaya masuk dan tiket permainan yang harus Anda siapkan, berkisar antara ¥20.000-25.000.

2. Shiraito Falls

Air Terjun Shiraito terletak di lereng barat daya Gunung Fuji. Tepatnya, beralamat di Kamiide, Fujinomiya, Prefektur Shizuoka 418-0192.

Shiraito Falls memiliki tinggi sekitar 20 meter, dengan arus yang mendatar. Inilah air terjun yang menjadi sumber air bagi Gunung Fuji, selama periode musim semi. Selain diramaikan aktivitas memancing dan bersantap kuliner, Shiraito Falls juga menjadi tempat meditasi bagi penganut Fujiko.

Perjalanan ke Air Terjun Shiraito bisa dimulai dari Stasiun Shizuoka. Dengan menumpang JR Tokaido Line selama 60 menit, Anda akan tiba di Stasiun Fujinomiya. Lanjutkan perjalanan Anda menggunakan bus wisata keliling Shizuoka yang akan mengantar Anda sampai ke Shiraito Falls.

3. Fuji Safari Park

Beralamat di C 2255-27 Suyama, Susono, Prefektur Shizuoka 410-1231, taman safari ini merupakan taman terluas dan terbesar di Jepang. Puluhan spesies satwa, dapat Anda nikmati dalam paket wisata menggunakan bus. Biayanya ¥1500 dengan durasi perjalanan selama 50 menit.

Di Fuji Safari Park, Anda juga bisa merasakan pengalaman menunggang kuda poni. Saksikan pula turnamen balap kuda, yang akan semakin meriah bersama anak-anak. Untuk sesi Safari Night, Anda bisa mencobanya selama bulan April hingga Oktober, dengan biaya ¥1800.

Rute terbaik menuju Fuji Safari Park, yakni menggunakan JR Tokaido Line atau Tokaido Shinkansen dari Stasiun Tokyo. Turunlah di Stasiun Mishima, lalu lanjutkan perjalanan dengan bus lokal yang mengantar ke Fuji Safari Park. Total waktu perjalanannya sekitar 90 menit.

4. Kunozan Toshogu Shrine

Kuil Shinto ini memiliki riwayat panjang dalam sejarah kekaisaran Jepang. Pemugaran besar-besaran yang dilakukan pada masa Restorasi Meiji, segera membangkitkan gairah pariwisata di Kunozan Toshogu. Di dalam kuil terdapat 13 bangunan, dengan 2 di antaranya merupakan bangunan utama, yakni Honden dan Heiden.

Biaya tiket yang harus Anda siapkan berkisar antara ¥800-1000. Datanglah menggunakan bus Shizutetsu Justline dari Stasiun Shizuoka.

Tempat Wisata Favorit di Kyoto

1. Otowa-san Kiyomizu-dera

Kuil Buddha yang telah dikukuhkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO ini, berlokasi di 294 Kiyomizu 1-chome, Higashiyama Ward. Anda dapat mencapainya dengan berjalan kaki selama 10 menit dari halte bus Kiyomizu-michi.

Kiyomizu-dera berdiri di atas bukit berhutan dan menawarkan pemandangan kota yang sangat indah. Kuil ini sangat jarang sepi, karena kebanyakan wisatawan berusaha mendapat berkah dari 3 aliran air terjun Otowa-no-taki. Tentu saja membutuhkan kesabaran ekstra menghadapi antreannya. Yang pasti, jangan meminum 3 aliran air itu sekaligus, karena Anda bisa sial.

Buka setiap hari dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore, biaya yang perlu Anda siapkan adalah sebesar ¥500. Biaya Anda mungkin akan agak membengkak, karena di sepanjang jalan menuju Kiyomizu-dera sangat banyak godaan untuk belanja suvenir.

2. Gion District

Gion merupakan distrik di Prefektur Kyoto yang dikenal sebagai kawasan geisha paling eksklusif di Jepang. Akan tetapi, para geisha di Gion enggan disebut geisha. Mereka memilih panggilan “geiko” yang berarti “wanita seni”.

Distrik Gion identik dengan rumah-rumah tua bergaya Jepang, yang disebut machiya. Maknanya serupa dengan ochaya atau “rumah teh”. Sama-sama tempat hiburan eksklusif, yang menampilkan para geiko. Festival Gion Masturi, yang sangat populer itu, juga rutin dilaksanakan di Gion.

Untuk menuju ke Gion, Anda bisa naik bus dari stasiun Kyoto, dengan nomor bus 100 atau 206, lalu berhentilah di Halte Gion.

3. Kifune Shrine

Kuil Kifune berada di Distrik Kibune, sebuah kawasan lembah berhutan di sisi pengunungan utara Kyoto. Distrik ini terhubung dengan pusat kota Kyoto, melalui Eizan Railway. Dengan Eizan Kurama Line yang melintasi Eizan Railway itu, Anda bisa mencapai lokasi kuil. Jaraknya hanya 20 menit berjalan kaki dari stasiun pemberhentian Kibune-guchi.

Secara umum, bangunan kuil dipisahkan menjadi 3 paviliun. Bangunan pertama adalah Honguu, yang dibangun ulang pada tahun 2007. Bangunan kedua, Nakamiya, yang berjarak sekitar 600 meter. Di sini Anda akan memperoleh ramalan keberuntungan yang unik dalam secarik kertas (omikuji). Akhinya, sebuah kuil yang orisinal, akan Anda temukan 400 meter ke arah utara. Bangunan ini bernama Okumiya.

Waktu kunjungan terbaik ke Kifune Shrine adalah antara jam 8 pagi sampai jam 6 sore. Tidak ada biaya yang perlu Anda keluarkan saat berkunjung. Cukup cermati saja perbedaan jadwal operasional kuil selama periode musim dingin sampai musim semi, dan periode musim panas sampai musim gugur. Biasanya di musim dingin sampai musim semi, kuil akan tutup 2 jam lebih cepat.

4. Amanohashidate

Sebutan “Bridge in Heaven” rasanya tidak berlebihan jika Anda menyaksikan sendiri indahnya kawasan pesisir Amanohashidate, di Kyoto bagian utara. Sebutan itu mengacu pada bentuk gundukan pasir yang menyerupai jalur berkelok-kelok, ibarat menghubungkan langit dan bumi bila dilihat dari pegunungan di kedua ujung teluk.

Gundukan pasir tersebut dikelilingi pagar alam dalam bentuk pohon-pohon pinus. Jumlah pohon yang mencapai 8000 dianggap sebagai titik-titik pohon pinus terbaik di Jepang. Ada penamaan khusus untuk pohon-pohon unik itu, seperti Meoto Matsu (Couples Pine), Nakayoshi no Matsu (Friendly Pine), and Chie no Matsu (Wisdom Pine).

Ujung selatan gundukan pasir dapat ditempuh dalam lima menit dengan berjalan kaki, dari Stasiun Amanohashidate. Biaya yang Anda perlukan di sini sekitar ¥850-1000.

Datanglah antara pukul 9:00-17:30 (pada tanggal 21 Februari-20 Juli), pukul 8:30-18:30 (pada 21 Juli-20 Agustus), pukul 9:00-17:30 (selama tanggal 21 Agustus-20 Oktober), dan pukul 9:00-17:00 (pada 21 Oktober-20 Februari).

5. Nishiki Ichiba

Serupa dengan Tsukiji Fish Market di Tokyo, Nishiki Ichiba juga pasar dengan konsep wisata kuliner yang menarik untuk dikunjungi, di Kyoto. Nishiki Ichiba bisa diakses menggunakan Kurusuma Line menuju Stasiun Shijo. Lanjut dengan berjalan kaki menuju Pasar Nishiki selama 5 menit.

Dalam kunjungan di pasar, yang buka sejak jam 9 pagi sampai jam 5 sore ini, Anda akan menjumpai aneka kuliner segar, seperti ikan, cumi, daging, sayuran, serta tahu Jepang. Semuanya ditawarkan pada setiap kios yang memenuhi area sepanjang 400 meter.

Tempat Wisata Favorit di Osaka

1. Osaka Castle

Osaka Castle adalah kastel yang menandakan kejayaan era pemerintahan Toyotomi Hideyoshi. Salah satu sosok penegak sejarah bangsa Jepang ini, dikenal sangat menyukai emas. Oleh karena itu, banyak sekali alat perang, bangunan, serta furnitur yang terbuat dari emas. Hal yang sama beliau terapkan pada sisi luar Kastel Osaka.

Kastel Osaka ini juga menjadi arena perebutan kekuasaan antar para bangsawan. Dampaknya, Kastel Osaka harus berkali-kali mengalami rekonstruksi. Setelah Ieyasu Tokugawa memenangkan peperangan, Kastel Osaka pun dijadikan sebagai benteng pertahanan militer.

Perjalanan ke Osaka Castle dapat ditempuh dengan berkendara Osaka Loop Line (Japan Rail Pass) selama 9 menit, dari Stasiun Osaka ke Stasiun Osakajo Koen. Lanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 15 menit, menuju menara utama.

Anda bisa datang setiap hari ke Kastel Osaka, kecuali pada liburan akhir tahun tanggal 28 Desember sampai 1 Januari. Sudah dibuka sejak jam 9 pagi, kastel akan berhenti beroperasi pada jam 5 sore. Harga tiketnya sekitar ¥700.

2. Osaka Aquarium Kaiyukan

Melangkah ke daerah Teluk Osaka, Anda akan menemukan Akuarium Osaka Kaiyukan, di desa pelabuhan Tempozan. Akuarium Osaka Kaiyukan merupakan salah satu akuarium terbesar di Jepang. Jumlah koleksinya mencapai 620 spesies.

Beralamat di 1-1-10 Kaigandori, Minato-ku, Osaka 552-0022, wisata ramah anak dapat diakses dengan tiga cara. Pertama, berkendara kereta dari Stasiun Namba (Shinsabashi) selama 30 menit. Kedua, dengan menumpang feri dari kawasan Universal Studio selama 10 menit. Cara ketiga, dengan memanfaatkan Chuo Line menuju Stasiun Osakako, dilanjutkan berjalan kaki selama 5 menit.

Sebanyak 15 tangki akuarium di Kaiyukan, menampilkan bagian-bagian dari Samudera Pasifik. Yang terbesar adalah tangki berisi ikan paus, bernama Pacific Ocean. Anda pun dapat menyaksikan kehidupan laut dengan penuh kekaguman.

Akuarium Osaka Kaiyukan buka dari jam 10 pagi sampai jam 8 malam, dengan harga tiket masuk sejumlah ¥2500.

3. Namba Parks

Namba Parks merupakan taman kota yang menggabungkan konsep wisata alam dengan wisata belanja. Untuk menuju ke kawasan wisata ini, anda bisa menggunakan Kintets Line, Nankai Line atau Midosuji Line. Turun di Stasiun Namba, lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki selama 15 menit.

Dibangun di atas lahan bekas lapangan bisbol, taman artifisial ini menampilkan kesan yang fantastis. Lokasinya, yang berada di tengah kota dan mudah diakses dengan berbagai jenis transportasi, menambah keunggulan tersendiri. Sekilas, Anda akan melihat tampilan pegunungan hijau yang seolah mengintip kesibukan manusia di pusat kota.

Layaknya pusat perbelanjaan secara umum, Anda bisa berburu berbagai macam kebutuhan pakaian, tas, sepatu, aksesori, hingga perlengkapan sehari-hari. Aneka merek ternama juga bisa Anda temukan di tempat wisata ini.

Kawasan wisata, yang mulai dibuka untuk publik sejak bulan Oktober 2003 ini, bisa Anda nikmati sesuai jam operasional mal, yakni dari jam 11 siang sampai jam 9 malam.

4. Shinsekai

Shinsekai adalah sebuah distrik yang dikembangkan dalam National Industrial Exposition pada tahun 1903. Menyusul kesuksesan pameran itu, sebanyak 5 juta orang pun hijrah ke kawasan ini, hanya dalam waktu 5 bulan.

Model pembangunan dan pengembangan dibagi menjadi dua. Sisi utara Shinsekai dirancang menyerupai Paris, dan sisi selatan dibentuk agar mirip dengan Coney Island di New York.

Di kawasan Shinsekai Anda bisa menikmati Tsutenkaku Tower, yang dibangun setelah Paris memiliki Menara Eiffel. Ada pula pemandian air panas Spa World, yang menyajikan tema-tema dunia dalam berbagai fasilitasnya. Lengkapi kunjungan Anda dengan mencicipi hidangan kushikatsu.

Untuk mencapai Distrik Shinsekai, Anda bisa berjalan kaki dari beberapa jalur stasiun. Dari Stasiun Shin-Imamiya, ambil jalur JR Loop Line. Dari Stasiun Dobutsuen-mae, ambil jalur Midosuji. Kalau dari Stasiun Ebisucho, ambil saja jalur Sakaisuji Subway Line.

5. National Museum of Art

Museum Seni Nasional Osaka (Kokuritsu Kokusai Bijutsukan) menempati dua lantai bawah tanah di Pulau Nakanoshima, pusat kota Osaka. Koleksi museum ini berfokus pada seni kontemporer Jepang dan seni kontemporer asing.

Akses menuju museum bisa ditempuh dengan berjalan kaki, selama 10 menit, dari Stasiun Higobashi atau Stasiun Nakanoshima. Kemudian, saksikan sendiri beragam koleksi museum sejak jam 10 pagi sampai jam 5 sore, dengan membayar tiket sejumlah ¥420.

Pengelola akan menutup museum lebih lama 2 jam di hari Jumat. Ingat juga bahwa museum tidak akan beroperasi setiap hari Senin, atau hari Selasa jika Senin adalah hari libur nasional. Pada liburan tahun baru, museum juga akan tutup.

Tempat Wisata Favorit di Hiroshima

1. The Great Torii of Miyajima

Selama berabad-abad, Kuil Itsukushima telah menjad daya tarik populer di Prefektur Hiroshima. Nama resminya memang Itsukushima. Akan tetapi, banyak orang yang menyebutnya “Miyajima” (kepulauan kuil), karena bentuk gerbang yang seolah-olah mengambang.

Untuk menuju Kuil Itsukushima, Anda dapat berjalan kaki selama 10 menit dari dermaga feri Miyajima. Kompleks kuil ini terdiri dari beberapa bangunan, seperti ruang doa, ruang utama dan panggung teater. Seluruh bangunan dihubungkan oleh trotoar dan didukung oleh pilar di atas laut.

Kuil Itsukushima bisa dikunjungi mulai jam 6.30 pagi sampai jam 6 sore. Pada musim-musim tertentu, jadwal operasionalnya mungkin berubah. Akan tetapi, kuil ini tidak pernah tutup sama sekali. Siapkan biaya sejumlah ¥500 untuk menikmati paket wisata kuil, lengkap dengan akses masuk ke Treasure Hall.

2. Shukkeien Garden

Shukkeien Garden merupakan miniatur lengkap yang menggabungkan tampilan lembah, pegunungan, dan hutan. Lanskap ini dapat Anda nikmati dengan berjalan kaki selama 15 menit dari Stasiun Hiroshima. Berjarak beberapa langkah dari pemberhentian trem Shukkeien-mae.

Shukkeien memiliki sejarah panjang, sejak tahun 1620, tidak lama dengan selesainya pembangunan Kastel Hiroshima. Budaya tradisional banyak ditampilkan dalam fitur-fitur estetis di sekitar taman. Ada pula sejumlah rumah teh (chaya) yang menawarkan pemandangan mengesankan untuk Anda.

Liburan ke taman ini hanya memerlukan biaya masuk sejumlah ¥260. Selama menjelang tahun baru, antara tanggal 29-31 Desember, taman ini tidak beroperasi. Selain di tanggal tersebut, Shukkeien Garden selalu terbuka untuk Anda, dengan jam operasional pukul 9:00-18:00 (pada bulan April sampai September) serta pukul 9:00-17:00 (pada bulan Oktober sampai Maret).

3. Hiroshima Peace Memorial Museum

Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima berdiri di atas lahan taman seluas 1200 hektare. Di masa lalu, lahan ini adalah pusat kegiatan pemerintahan dan ekonomi. Alasan itu juga yang mendasari penentuan lokasi bom oleh Amerika Serikat.

Museum ini bisa diakses dari Stasiun Hiroshima dengan berkendara trem di jalur 2 atau jalur 6. Turunlah di Stasiun Genbaku-Domu Mae, lalu lanjutkan dengan berjalan kaki selama 15 menit.

Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima terdiri dari dua bangunan, yang masing-masing menceritakan sejarah Hiroshima sebelum peristiwa pengeboman dan kondisi pemulihan Hiroshima pasca pengeboman.

Museum ini buka setiap hari, kecuali pada tanggal 30 dan 31 Desember. Dengan membayar tiket seharga ¥200, Anda bisa merasakan nuansa kemanusiaan di museum pada pukul 8:30-18:00. Jam operasional museum akan berubah pada bulan Agustus (tutup jam 7 malam) dan selama Desember sampai Februari (tutup jam 5 sore).

4. The Cenotaph

Masih satu area dengan Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima, Tugu Peringatan ini merupakan taman berbentuk melengkung yang dijadikan tempat mengenang para korban bom. Di bawah lengkungan terdapat daftar nama korban yang jumlahnya mencapai 220.000 jiwa.

Setiap tahunnya, tugu peringatan ini melaksanakan upacara untuk mengenang para korban. Ada pidato, peletakan karangan bunga, dan sesi khusus mengheningkan cipta tepat pukul 8:15, sesuai jam terjadinya tragedi bom.

5. Mitaki-dera Hiroshima

Beralamat di 411 Mitakiyama, Nishi Ward, Hiroshima, Mitaki-dera merupakan kuil yang memuat beragam pagoda kayu. Lokasinya berada di sekitar lembah yang dekat dengan hutan dan air terjun.

Pagoda-pagoda kayu yang ada di kuil ini merupakan persembahan khusus untuk menghormati Kanon atau Dewa Pengampun. Salah satu pagoda yang paling atraktif adalah tohoto (The Red Vermilion).

Cara paling mudah untuk mencapai tempat ini adalah dengan menggunakan kereta JR. Berhenti di Stasiun Mitake, dari jalur Kabe setelah stasiun Yokogawa, lanjutkan dengan berjalan kaki selama 15 sampai dengan 20 menit. Selain itu, Anda bisa naik bus yang berangkat setiap satu jam sekali dari Hatchobori.

Tempat Wisata Favorit di Fukuoka

1. Ohori Park

Ohori Park adalah sebuah taman kota yang menyenangkan dengan kolam besar di tengahnya. Terletak di pusat kota Fukuoka, Anda bisa berjalan-jalan di sekitar lingkar kolam yang panjangnya kurang dari 2 kilometer panjang. Banyak orang yang memanfaatkan area ini untuk joging dan pet-walking.

Dalam bahasa Jepang, Ohori berarti parit. Kolam di tengah Taman Ohori ini pernah menjadi bagian penting dari sistem parit Fukuoka Castle. Dibangun antara tahun 1926-1929, taman ini mengusung gaya klasik West Lake dari Cina.

Ohori Park dapat diakses melalui perjalanan singkat, beberapa langkah dari Stasiun Subway Ohori Koen.

2. Tenjin Underground City

Tenjin Underground City Fukuoka merupakan kompleks perbelanjaan bawah tanah. Menyusuri lorong demi lorong, Anda bisa berbelanja sekaligus menikmati arsitektur bangunannya. Lokasinya ada di 1-3 Underground, 2, Tenjin, Chuo-ku.

Tenjin Underground City juga terhubung dengan lebih dari 20 gedung perkantoran, stasiun subway, sekaligus pusat perbelanjaan di bagian atasnya. Oleh karena itu, kawasan ini akan sangat padat pada akhir pekan.

Aneka toko dan restoran di sini umumnya buka dari jam 10 pagi sampai jam 9 malam. Anda bisa merasakan sensasi belanja bawah tanah, dengan mencapai Tenjin Underground City melalui tiga jenis transportasi. Jika memakai bus turunlah di Tenjin Minami, Tenjin-mae, Soarlia Satge-mae, atau Tenjin kita.

Sementara, perjalanan dengan kereta api bisa mengambil rute ke Stasiun Fukuoka (Tenjin). Apabila memanfaatkan subway, turunlah di Stasiun Tenjin (Kuko line) atau Stasiun Tenjin-minami (Nanakuma-line).

3. Nokonoshima Island Park

Naiklah feri dari Meinohama dan dalam 10 menit, Anda akan tiba di Nokonoshima Park. Taman ini sangat kaya panorama alam, di tengah Teluk Hakata. Luasnya mencapai 1500 hektare, yang membentang di bagian utara Kepulauan Nokonoshima.

Taman ini dipenuhi bunga-bunga mekar, dan tampak instagramable dengan lanskap Teluk Hakata yang megah kebiruan. Pada hari Senin-Jumat, Anda bisa berkunjung sejak jam 9 pagi sampai jam 5.30 sore. Sementara saat akhir pekan dan hari libur, taman akan ditutup jam 6.30 sore.

Tempat Wisata Favorit di Nagasaki

1. Nagasaki Atomic Bomb Museum

Dengan berkendara bus dari Stasiun JR Nagasaki dan turun Hamaguchi-machi, Anda hanya perlu berjalan kaki selama 5 menit untuk tiba di museum peringatan korban bom ini. Di dalamnya terdapat berbagai koleksi diorama, video, dan foto yang menggambarkan dampak bom terhadap penderitaan warga Nagasaki.

Kunjungan dapat dilakukan setiap hari pada pukul 8:30-18:30. Namun, pada periode September sampai April, jam tutup dipercepat menjadi pukul 17.30. Museum yang selalu tutup selama tanggal 29-31 Desember ini, hanya menghabiskan biaya masuk ¥200.

2. Mount Inasa

Gunung Inasa (Inasayama) adalah sebuah gunung setinggi 333 meter, yang berjarak tidak terlalu jauh dari pusat kota Nagasaki. Anda bisa menggunakan beragam transportasi untuk sampai ke puncaknya, dan menikmati lanskap kota di malam hari.

Apabila menggunakan kereta gantung, Anda perlu menyiapkan uang ¥720 untuk sekali jalan. Sementara untuk satu kali naik-turun, biayanya ¥1230. Stasiun kereta gantung dapat ditempuh dalam waktu 10 menit, dengan berkendara bus dari Stasiun Nagasaki.

Jika Anda ingin melanjutkan perjalanan dengan Nagasaki Bus, bersabarlah menunggu bus yang berangkat setiap 1 atau 2 jam. Nagasaki Bus akan mengantar Anda sampai di halte bus Inasayama dalam 15 menit dengan biaya ¥150. Lanjutkan perjalanan dari halte bus Inasayama selama 15 menit untuk sampai ke puncak.

3. Dejima

Dejima adalah sebuah pulau buatan di pelabuhan Nagasaki. Dibangun tahun 1636, pulau ini merupakan bentuk pengendalian kegiatan misionaris asal Portugis terhadap penduduk Jepang.

Sekarang Dejima bukanlah sebuah pulau, sebab daerah sekitarnya telah direklamasi selama abad ke-20. Akan tetapi, sejumlah struktur sejarah Dejima tetap dipertahankan dan direkonstruksi demi mendukung fungsi kanal.

Anda dapat mencapai Dejima dengan menggunakan trem nomor 1 dari Stasiun Nagasaki. Tempat wisata ini buka setiap hari dari pukul 8:00-18:00. Selama musim panas dan musim liburan, Dejima akan tutup jam 7 malam. Siapkan biaya sekitar ¥510.

Tempat Wisata Favorit di Okinawa

1. Shuri Castle

Kastel Shuri merupakan salah satu situs warisan dunia. Pada masa lalu, Shuri adalah ibukota Kerajaan Ryukyu. Setelah Okinawa menjadi prefektur Jepang pada tahun 1879, Shuri pun berubah fungsi.

Bangunan saat ini adalah hasil rekonstruksi pada tahun 1992. Perjalanan ke pusat benteng, melintasi beberapa gerbang, termasuk gerbang terkenal, Shureimon.

Kastel Shuri dapat diakses dalam 15-20 menit dengan berjalan kaki dari Stasiun Shuri. Dapat juga dengan mengendarai bus nomor 7 atau 8, dan turun di Shurijo-mae. Kastel ini dapat dikunjungi mulai jam 8.30 pagi sampai jam 7 malam, dengan harga tiket ¥820. Setiap hari Rabu dan Kamis pertama di bulan Juli, kastel tidak akan melayani pengunjung.

2. Gyokusendo Cave

Gyokusendo Cave merupakan sebuah gua yang terpanjang di bagian Selatan kepulauan Okinawa. Lokasinya terletak di Tamagusuku Maekawa, kota Nanjo, di Prefektur Okinawa, Anda bisa berkendara mobil selama 30 menit dari bandara Naha. Dapat juga menggunakan Okinawa Express dengan waktu tempuh kurang dari 10 menit.

Jangan takut tersesat, karena di sini telah dipersiapkan jalan khusus dengan tingkat penerangan yang sangat mengagumkan. Jadi, Anda bisa menikmati kilauan stalaktit dan stalagmit dengan nyaman. Harga tiket yang harus Anda lunasi sekitar ¥620 untuk anak-anak, dan ¥1240 untuk orang dewasa.

3. Mihama American Village

Mihama American Village adalah kompleks hiburan besar yang terletak di pusat Okinawa Honto, sekitar 15 kilometer sebelah utara Naha. Konsep Desa Anerika dipengaruhi banyaknya pangkalan militer Amerika, yang berbasis di sekitar wilayah ini.

Mihama American Village menyerupai pusat perbelanjaan besar Amerika dengan banyak toko-toko, restoran, dan kafe yang berada di luar ruangan. Untuk mencapai lokasi Mihama American Village, Anda bisa menumpang bus nomor 28, 29, dan 120, dari Terminal Bus Naha.

Sejumlah toko dan restoran biasanya mulai membuka layanannya pada jam 11 siang, dan tutup jam 9 malam.

4. Ryukyu-Mura

Ryukyu-Mura merupakan sebuah desa yang terletak di Onna di wilayah Kunigami-gun. Berada di desa ini memberikan Anda kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai budaya tradisional yang khas dari Okinawa.

Mulai dari permen tradisional, jus tebu, membuat shiisa (patung singa), pesan papan kayu, membatik, membuat keramik, serta alat-alat musik tradisional, bisa Anda coba dalam kunjungan ke Ryukyu-Mura. Jadwal kunjungan pada bulan Juli-September adalah dari pukul 9:00-18:00. Sementara pada bulan Oktober-Juni, Anda bisa berkunjung dari pukul 8:30-17:30.

Cicipi juga kuliner khas Okinawa seperti anggur laut, tofu pulau, mozuku, Blue Seal Ice, dan parfait, yang berbahan dasar dari buah-buahan lokal.

Akses ke Ryukyu-Mura dapat Anda tempuh menggunakan bus dari Okinawa atau Ryukyu, menuju ke Nago. Lama perjalanannya sekitar 1 jam. Jika Anda berkunjung dengan naik mobil pribadi, dari Bandara Naha ambil rute melalui Japan National Route 58 menuju ke arah utara sejauh 30 kilometer. Perjalanan ini juga memakan waktu selama 1 jam.

Itulah 55 tempat wisata di Jepang yang akan mempermudah rencana liburan Anda. Selamat berkelana dan selamat menikmati pengalaman berkesan di Negeri Sakura. Semoga bermanfaat!

Baca Juga : 35 Tempat Wisata di Malaysia yang Cocok Untuk Anda Kunjungi Saat Liburan

35 Tempat Wisata di Malaysia yang Cocok Untuk Anda Kunjungi Saat Liburan

35 Tempat Wisata di Malaysia yang Cocok Untuk Anda Kunjungi Saat Liburan – Malaysia adalah salah satu negara di Asia Tenggara dengan potensi wisata yang menarik dan beragam. Meskipun wilayah negara ini tidak terlalu luas, tetapi Malaysia memiliki berbagai macam tempat wisata.

Jika Anda tertarik untuk menghabiskan masa liburan di Malaysia dan membutuhkan referensi tempat wisata yang seru. Simak ulasan tentang 35 tempat wisata di Malaysia yang harus Anda kunjungi di bawah ini,

1. Menara Kembar Petronas

Menara kembar Petronas merupakan salah satu ikon Malaysia. Menara kembar ini tercatat pernah menjadi menara tertinggi di dunia pada tahun 1998-2004, sebelum akhirnya gelar tersebut direbut oleh Burj Khalifa di Dubai.

Selain menjadi markas bagi beberapa perusahaan, daya tarik Menara kembar Petronas bagi para wisatawan adalah jembatan udara. Jembatan udara merupakan jembatan yang menghubungkan 2 menara di lantai 41 dan 42. Jembatan ini terletak di atas ketinggian 170 meter.

Anda bisa berkunjung ke jembatan udara untuk menikmati pemandangan Kota Kuala Lumpur dengan membeli tiket seharga RM 10. Loket tiket mulai dibuka pukul 09.30. Tetapi karena kuota tiket dibatasi sekitar 1600-1700 per harinya, sebaiknya Anda mulai mengantre sejak pukul 06.00.

Untuk mengunjungi Menara Kembar Petronas, selain menggunakan transportasi umum, seperti kereta api atau bus, Anda juga dapat menggunakan kendaraan pribadi.

2. Taman KLCC (Kuala Lumpur City Center)

Taman KLCC merupakan tempat wisata, berupa taman yang berada dibawah Menara Kembar Petronas. Di sini, para pengunjung biasanya melakukan jogging, bersepeda, atau sekadar duduk menikmati keindahan taman KLCC yang dikelilingi gedung-gedung pencakar langit.

Di taman KLCC terdapat sebuah danau buatan yang dilengkapi dengan air mancur. Jika beruntung, Anda bisa menikmati pertunjukan air warna-warni setiap malam. Untuk mengunjungi taman KLCC, pengunjung tidak dikenai biaya sepeser pun.

Anda bisa menggunakan berbagai macam alat transportasi untuk berkunjung ke Taman KLCC. Karena letak taman ini termasuk strategis dan berada di pusat Kota Kuala Lumpur.

3. Taman Burung KL (Kuala Lumpur Bird Park)

Taman Burung KL merupakan bagian dari Taman Botani Perdana, yang terletak sekitar 10 menit dari pusat Kota Kuala Lumpur. Di Taman Burung KL ini, Anda dapat melihat 3000 ekor burung yang terdiri dari spesies lokal maupun asing.

Di sini, burung-burung dibiarkan terbang bebas dan hidup di habitatnya masing-masing. Ketika menyusuri taman ini Anda akan melihat berbagai jenis unggas, seperti bebek, elang, dan burung unta. Anda juga bisa berfoto, memberi makan, atau melihat proses pengeraman telur buatan menggunakan inkubator.

Pertunjukan burung dibuka setiap hari mulai pukul 12.30 sampai 15.30. Untuk menuju Taman Burung KL, Anda bisa menggunakan kereta komuter atau bus yang berhenti di dekat bangunan taman. Tiket masuk ke taman ini berkisar antara RM 29 sampai RM 39.

4. Bukit Bintang

Kalau New York memiliki Time Square, Malaysia memiliki Bukit Bintang. Bukit Bintang merupakan salah satu tempat wisata belanja yang banyak dikunjungi wisatawan lokal dan asing. Di sini, terdapat berbagai macam pusat perbelanjaan yang menjual barang murah sampai barang impor bermerek.

Selain belanja, di Bukit Bintang Anda juga bisa menemukan berbagai macam restoran, kafe, dan pedagang kaki lima yang menjual variasi makanan dari berbagai negara. Untuk menuju Bukit Bintang, Anda bisa menaiki kereta monorail atau MRT (mass rapid transportation).

5. Kuil Kek Lok Si

Daya tarik utama Kek Lok Si adalah bangunan pagoda yang terdiri dari 7 lantai. Desain pagoda di Kuil Kek Lok Si merupakan perpaduan budaya Cina, Thailand dan Burma. Di dalamnya terdapat 10.000 patung Buddha dari pualam dan perunggu,

Selain itu, di dalam kompleks Kuil Kek Lok Si juga terdapat patung perunggu Dewi Kuan Yin setinggi 30,2 meter. Di sini Anda tidak hanya bisa beribadah, tetapi juga menikmati panorama alam yang memesona. Tiket masuk ke Wihara terbesar di Malaysia ini sekitar RM 2.

Untuk mengunjungi Kek Lok Si, Anda dapat menyewa taksi seharga RM 25 per orang, atau menggunakan bis dengan harga yang lebih murah yaitu RM 2 sampai RM 3 per orang.

6. Langkawi Cable Car

Langkawi Cable Car menawarkan sensasi seru berkendara menggunakan gondola, yang melayang di ketinggian 709 meter di atas permukaan laut. Sepanjang 20 menit perjalanan, Anda akan disuguhi panorama alam khas hutan tropis yang memesona.

Stasiun gondola mulai dibuka dan beroperasi sejak pukul 10 pagi sampai 7 malam. Untuk menaiki gondola tersebut, Anda akan dikenai biaya sekitar RM 15 untuk dewasa, dan RM 5 untuk anak-anak.

Langkawi Cable Car terletak sekitar 30 menit dari pusat Kota Kuah dan 15 menit dari Bandara Internasional Langkawi. Untuk mencapai tempat ini Anda dapat menyewa taksi atau kendaraan pribadi.

7. Batu Caves (Gua Batu)

Caves merupakan ikon dan tempat wisata populer di Selangor. Tempat ini merupakan tempat suci bagi umat Hindu. Setiap tahun, pengelola Batu Caves menyelenggarakan festival agama Hindu Thaipusam. Festival ini selalu dipenuhi dengan umat Hindu dari seluruh dunia.

Batu Caves adalah gua batu kapur yang terdiri dari 3 gua utama dan beberapa gua kecil. Saat memasuki tempat ini, Anda akan disambut oleh patung Dewa Murugan setinggi 42,7 meter yang dilapisi emas. Setelah itu, Anda akan menaiki 272 anak tangga yang curam.

Saat menaiki tangga, Anda akan melihat banyak monyet liar berkeliaran. Batu Caves terletak sekitar 13 km dari Kota Kuala Lumpur. Untuk mecapai tempat ini, Anda dapat menggunakan kereta komuter, bus, atau taksi.

8. Pulau Redang

Pulau Redang merupakan tempat wisata di Malaysia yang populer di kalangan pecinta olahraga menyelam. Berlokasi di Laut Cina Selatan, pulau ini juga bagian dari Taman Laut Trengganu, Malaysia.

Untuk mencapai tempat ini, Anda dapat menggunakan kapal laut dengan harga tiket sekitar RM 40. Perjalanan menggunakan kapal laut dari Tanjung Merang memakan waktu sekitar 40 menit. Jika Anda ingin lebih cepat, Anda dapat menggunakan pesawat terbang dengan tiket seharga RM 250.

Selain memiliki banyak spot favorit untuk menyelam, laut di sekitar pulau ini sangat jernih. Dari daratan kita bisa melihat ragam biota laut yang indah dan mengagumkan. Jika berkunjung ke tempat ini, Anda harus merogoh kocek cukup dalam, sebab harga sewa kamar di Pulau Redang lumayan mahal.

Mahalnya harga sewa penginapan di kawasan ini dikarenakan hampir semua resort di Pulau Redang memiliki fasilitas snorkeling dan diving.

Dan jika ingin mengambil foto di bawah laut, Anda dapat menyewa kamera yang dapat digunakan di dalam air, seharga RM 30 per hari.

9. The Habitat Penang Hill

Ingin mengenalkan alam dan hutan pada anak? The Habitat Penang Hill adalah tempat wisata edukatif yang harus Anda masukkan dalam list liburan Anda. Di The Habitat Penang Hill, Anda bisa melihat panorama hutan, keindahan ragam flora, dan pemandangan laut yang mengagumkan.

Saat mengunjungi tempat ini, Anda dapat menaiki wahana The Canopy Walk. Di wahana ini, Anda dapat merasakan sensasi berjalan di atas udara melintasi pepohonan yang rindang. Kerennya, wahana ini dibuat tree friendly, artinya tidak ada satu baja pun yang dibangun dengan merusak tanaman dan pohon di sekitarnya.

Selain The Canopy Walk, Anda juga dapat mengunjungi wahana lain, seperti The Red Garden, Butterfly Bank, dan Fragrance Garden.

Tiket masuk ke The Habitat Penang Hill sekitar RM 10 sampai RM 20. Tempat ini mulai buka dari pukul 9.30 pagi sampai pukul 18.00 petang.

Untuk mencapai tempat ini Anda dapat menaiki kereta gantung dari kaki Bukit Penang. Sepanjang perjalanan Anda akan melintasi hutan yang rimbun dengan pepohonan hijau yang memesona.

10. Kuala Gandah Elephant Orphanage Sanctuary

Rasakan sensasi berinteraksi dengan gajah ketika berkunjung ke tempat wisata alam Kuala Gandah Elephant Orphanage Sanctuary. Tempat ini merupakan taman perlindungan gajah khas Asia yang juga dikenal sebagai spesies Elephus Maximus. Tercatat ada 1200 ekor gajah Asia di tempat ini.

Jika ingin liburan Anda lebih seru, cobalah wahana memandikan gajah di sungai yang masih alami. Kuala Gandah Elephant Orphanage Sanctuary terletak sekitar 15 km dari Kuala Lumpur. Untuk mencapai tempat ini Anda dapat menyewa atau membawa kendaraan pribadi dan menempuh perjalanan sekitar 100 km.

Harga tiket masuk ke Kuala Gandah Elephant Orphanage Sanctuary sekitar RM 10 untuk dewasa dan RM 5 untuk anak-anak . Tempat ini mulai beroperasi sejak pukul 9.00 pagi sampai pukul 4.45 sore.

11. Sunway Lagoon Theme Park

Selamat datang di taman bermain paling seru dan menyenangkan di Petaling Jaya, Malaysia. Sunway Lagoon Theme Park merupakan kompleks taman bermain yang terdiri dari 5 taman yaitu: Water Park, Wildlife Park, Extreme Park, dan Amusement Park.

Hanya dengan mengunjungi satu tempat, Anda dapat menaiki lebih dari 80 wahana dan atraksi yang menarik. Jarak Kuala Lumpur dan Sunway Lagoon Theme Park sekitar 15 menit perjalanan. Untuk mencapai tempat ini Anda dapat menaiki angkutan umum seperti bus, kereta komuter, atau LRT (Light Rail Transit).

Tiket masuk ke Sunway Lagoon Theme Park dipatok dengan harga RM 43 untuk dewasa dan RM 11 untuk anak-anak berumur di bawah 11 tahun. Tempat ini mulai buka sejak pukul 10.00 pagi sampai 6.00 sore.

12. National Zoo (Zoo Negara)

Zoo Negara adalah kebun binatang nasional yang dikelola oleh pemerintah Malaysia. Tempat wisata ini memiliki sekitar 5.500 hewan dari 400 spesies yang berbeda. Saat akhir pekan dan musim liburan, Zoo Negara selalu dipenuhi oleh para wisatawan lokal maupun asing.

Daya tarik utama kebun binatang ini adalah panda raksasa yang didatangkan langsung dari Cina. Selain itu, Zoo Negara juga memiliki wahana dan atraksi yang tidak kalah seru dan menarik lainnya.

Tiket masuk ke Zoo Negara sekitar RM 8 sampai RM 12. Jika Anda cepat lelah dan capek, pengelola menyediakan sebuah trem yang bisa digunakan untuk mengelilingi kompleks Zoo Negara. Tempat ini mulai buka dari pukul 9.00 pagi sampai pukul 5.00 sore.

Zoo Negara dapat dicapai menggunakan LRT (Light Rail Transit) yang dilanjutkan dengan Bis KL Transit. Anda juga dapat menyewa taksi, menaiki bus Metro, atau menggunakan kendaraan pribadi.

13. Genting Highland

Anda tidak perlu jauh-jauh ke Amerika jika ingin mengunjungi Las Vegas. Malaysia juga memiliki tempat yang tidak kalah glamor dan menghibur, yaitu Genting Highland. Genting Highland merupakan daerah perbukitan yang berlokasi sekitar 51 km dari pusat Kota Kuala Lumpur.

Semua hal bisa Anda temukan di sini, mulai dari theme park, kasino, resort, restoran dengan berbagai kuliner khas lokal atau asing, tempat wisata alam, sampai pusat perbelanjaan yang sayang sekali jika dilewatkan. Tidak heran jika Genting Highland dijuluki kota hiburan atau The City of Entertainment.

Untuk mencapai Genting Higland, Anda dapat menggunakan Express Bus dengan tiket sekali jalan seharga RM 7,50 untuk dewasa dan RM 5,80 untuk anak-anak. Jika menggunakan kendaraan pribadi, Anda dapat berhenti di Awana dan melanjutkan jalan ke puncak Genting Highland menggunakan kereta gantung.

Pastikan Anda membawa uang yang banyak saat berkunjung ke Genting Highland. Karena Anda tidak akan mau melewatkan satu tempat wisata pun ketika berkunjung ke sini.

14. Garama Proboscis Monkey Sanctuary

Nikmati pengalaman seru memasuki habitat asli bekantan dengan menyusuri sungai Garama menggunakan perahu.

Pastikan Anda membawa binokular agar dapat melihat bekantan dari dekat. Selain bekantan, Anda juga bisa melihat monyet-monyet liar yang bermain dan bergelantungan di pohon.

Perjalanan menyusuri Sungai Garama ini memakan waktu sekitar 2 jam. Sepanjang perjalanan Anda akan disuguhi panorama khas hutan tropis yang mengagumkan. Jika beruntung, di akhir perjalanan, Anda dapat menyaksikan matahari terbenam dari rest area yang disediakan pengelola untuk para pengunjung.

Di tempat tersebut Anda juga bisa melihat kerbau yang sedang mandi di sungai sembari menikmati makan malam dengan menu lokal yang nikmat. Tiket tur menyusuri Sungai Garama dipatok sekitar RM 180 sampai RM 200. Setiap hari tur dimulai pukul 4 sore.

Anda bisa menaiki pesawat atau menyewa kendaran untuk mencapai Garama Proboscis Monkey Sanctuary. Jika ingin lebih nyaman, Anda bisa merogoh kocek lebih dalam dan menyewa sebuah helikopter.

15. Malaka River Cruise

Malaka adalah salah satu kota di Malaysia yang masih memiliki banyak bagunan kuno dari masa penjajahan Belanda. Untuk mengelilingi kota dan menikmati berbagai bangunan kuno, Anda dapat menyewa sebuah perahu. Wahana mengelilingi kota menggunakan perahu ini merupakan daya tarik utama Kota Malaka.

Wahana Malaka River Cruise memakan waktu sekitar 45 menit, untuk merasakan perjalanan ini Anda harus merogoh kocek sekitar RM 10 untuk dewasa dan RM 5 untuk anak-anak. Jangan lupa untuk membawa kamera, karena Anda pasti ingin mengabadikan setiap bangunan, jembatan, dan toko-toko kuno yang dilewati.

Untuk mencapai Kota Malaka, Anda dapat menggunakan bus, taksi, atau menyewa kendaraan pribadi. Perjalanan menuju Kota Malaka dari Kuala Lumpur memakan waktu sekitar 2 jam.

16. Pulau Dayang Bunting

Pulau Dayang Bunting merupakan sebuah pulau unik yang terletak di Langkawi, Malaysia. Dinamakan Pulau Dayang Bunting karena dari kejauhan pulau ini terlihat seperti seorang perempuan hamil (bunting) yang sedang tidur.

Untuk menuju tempat ini, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum yang menuju terminal Awana Porta Malai. Dari terminal tersebut, perjalanan akan diteruskan menggunakan kapal motor yang mulai beroperasi dari pukul 10.00 pagi. Perjalanan menggunakan kapal memakan waktu sekitar 20 menit.

Sesampainya di dermaga Pulau Dayang Bunting, Anda masih harus berjalan kaki untuk masuk ke kompleks wisata pulau. Sepanjang jalan Anda akan melewati hutan dengan pepohonan hijau yang menawan. Dari pintu masuk, Anda masih harus berjalan selama 15 menit untuk sampai di Danau Dayang Bunting yang terkenal.

Di danau yang jernih ini, Anda dapat menyewa atau mendayung perahu Anda sendiri. Nikmati suasana tenang, udara yang segar, dan pemandangan yang menawan ketika berada di sini. Harga tiket tur ke Pulau Dayang Bunting dipatok sekitar RM 35 sampai RM 60 per orang.

Jika menginap di salah satu penginapan di tempat ini, pengelola penginapan biasanya menyediakan perahu untuk mengantar dan menjemput pengunjung.

17. Langkawi Crocodile Farm

Langkawi Crocodile Farm merupakan tempat wisata di Malaysia berupa taman konservasi dan penangkaran buaya. Kurang lebih terdapat 1.000 buaya dari berbagai spesies tinggal di sini. Kebanyakan buaya di tempat ini sudah jinak, jadi soal keamanan Anda tidak perlu khawatir.

Di setiap wahana, pengelola juga menyediakan pemandu dan pawang buaya yang terlatih secara profesional. Di Langkawi Crocodile Farm, Anda dapat melihat atraksi buaya, memberi makan buaya, dan berbagai wahana menarik serta menantang lainnya.

Langkawi Crocodile Farm mulai buka sejak pukul 10.00 pagi sampai 6.00 malam. Harga tiket untuk masuk ke tempat ini dipatok dari RM 18 sampai RM 25. Langkawi Crocodile Farm Anda dapat dijangkau menggunakan kendaraan pribadi atau menaiki taksi udara (Langkawi Sky Cab).

18. Malaysia Textile Museum

Ingin tahu sejarah pakaian dan kain di Malaysia? Anda dapat mengunjungi Malaysia Textile Museum untuk belajar segala hal tentang kain khas Malaysia dan melihat langsung alat serta cara pembuatan kain-kain tradisional. Untuk mengunjungi museum ini Anda tidak dikenakan biaya sepeser pun alias gratis.

Museum dibuka setiap hari sejak pukul 9.00 pagi sampai 6.00 malam, kecuali pada hari besar seperti Idulfitri dan Iduladha. Anda bisa memilih mengelilingi museum ini sendiri atau menggunakan jasa pemandu.

Selain kain dan pakaian khas Malaysia, museum ini juga memamerkan berbagai macam kain tradisional dari negara lain, seperti, India, Thailand, dan Indonesia.

Untuk sampai ke museum ini, Anda dapat menggunakan angkutan umum atau kendaraan pribadi.

19. Malaysia National Museum

Saatnya berlibur sambil belajar tentang sejarah Malaysia di Malaysia National Museum. Di museum ini terdapat 4 galeri utama yaitu, Galeri Early History, The Malay Kingdom, The Colonial Era, dan Malaysia Today. Bangunan museum sendiri mengadopsi arsitektur khas Minangkabau dari Indonesia.

Untuk pergi ke museum ini, Anda dapat menaiki kereta komuter atau monorail. Dari stasiun kereta, Anda masih harus berjalan kaki selama 15 menit melewati jalur khusus pejalan kaki yang disediakan pemerintah setempat.

Harga tiket masuk ke Malaysia National Museum sekitar RM 5 untuk dewasa dan RM 2 untuk anak-anak.

Malaysia National Museum buka setiap hari mulai pukul 9.00 pagi sampai pukul 6.00 petang, kecuali pada hari raya Idulfitri dan Iduladha.

20. Penang National Park

Penang National Park merupakan tempat wisata alam yang banyak dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun asing. Daya tarik utama tempat seluas 1.213 hektar ini, adalah penangkaran penyu di Pantai Kerachut dan Pantai Kampi, hutan bakau, dan danau alami yang mempesona.

Penang National Park merupakan rumah bagi ribuan flora dan fauna khas daerah tropis. Jika beruntung, setiap bulan September sampai April, Anda dapat melihat peristiwa migrasi burung yang langka. Serunya, untuk menikmati itu semua, Anda tidak dikenakan biaya alias gratis.

Meskipun begitu, setiap pengunjung yang mengunjungi tempat ini, wajib mendaftarkan diri mereka ke pengelola demi alasan keamanan.

Untuk sampai ke Penang National Park, Anda dapat menaiki bis Rapid Penang nomor U101 atau U501. Anda juga dapat menggunakan kendaraan pribadi melewati Teluk Bahang.

21. Penang War Museum

Penang War Museum atau Museum Perang Penang berlokasi di Bukit Batu Maung, bagian tenggara Pulau Penang. Jika berkendara dari Georgetown, Anda bisa melewati jalan tol Jelutong. Setelah melewati Penang Prawn Village, Anda akan menemukan perempatan.

Dari perempatan ambil jalan lurus sampai terlihat petunjuk arah menuju Penang War Museum. Ikuti tanjakan jalan hingga Anda sampai ke Bukit Batu Maung. Museum mulai dibuka sejak pukul 9.00 pagi sampai pukul 6.00 sore. Tiket untuk memasuki museum ini berkisar antara RM 15 sampai RM 30.

Daya tarik museum ini adalah bangunannya yang merupakan benteng pada masa penjajahan Inggris. Di dalam bangunan terdapat berbagai macam benda bersejarah dan sebuah ruang bawah tanah.

Jika ingin melakukan tur khusus seperti Tunnel Tour atau Observation Tower, Anda akan dikenakan biaya tambahan sekitar RM 5 sampai RM 15.

22. Fort Cornwallis

Benteng (Fort) Corwallis merupakan salah satu situs bersejarah yang banyak dikunjungi wisatawan asing. Sama halnya dengan Penang War Museum, tempat ini berlokasi di Pulau Penang. Di sini Anda bisa mengunjungi sebuah kapel tua, Seri Rambai Canon (sebuah senjata raksasa bersejarah), dan galeri yang memamerkan sejarah Malaysia.

Untuk memasuki Fort Cornwallis Anda akan dikenakan biaya sebesar RM 20 untuk dewasa dan RM 5 untuk anak-anak. Benteng mulai beroperasi dari pukul 9.00 pagi sampai pukul 7.00 malam dan dibuka setiap hari untuk umum.

Anda dapat menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi untuk sampai ke Fort Cornwallis. Angkutan umum yang bisa Anda gunakan adalah bus Rapid Penang atau taksi.

23. Gunung Mulu National Park

Gunung Mulu National Park adalah salah satu tempat wisata alam terkenal di Malaysia. Gunung Mulu berlokasi di Serawak. Untuk sampai di tempat ini, Anda harus menggunakan pesawat. Setelah sampai di bandara setempat, perjalanan bisa kita lanjutkan dengan menyewa kendaraan.

Daya tarik utama Gunung Mulu National Park adalah dua gua yang memiliki keunikannya masing-masing. Di Cave of The Winds atau gua angin, Anda akan disuguhi keindahan stalaktit dan stalagmit yang menggantung di langit-langit gua. Sementara di Deer Cave Anda bisa melihat sarang kelelawar menggantung sepanjang 2 km di atas langit gua.

Uniknya, di antara dua gua ini terdapat aliran sungai. Anda juga dapat menyewa kapal atau perahu mesin untuk menyusuri sungai alami tersebut. Tiket masuk ke Gunung Mulu National Park dihargai RM 10. Jika ingin menyewa kapal, Anda tinggal menambah RM 5. Jam operasional taman dimulai sejak pukul 8.00 pagi sampai pukul 5.00 sore.

24. Masjid Putra di Putrajaya

Seperti yang kita tahu, mayoritas penduduk Malaysia beragama Islam. Karena itu sayang sekali jika ketika berkunjung ke negara ini kita tidak menyempatkan diri untuk melihat Masjid Putra yang terletak di Putrajaya.

Masjid Putra dibangun dengan mengadopsi arsitektur Timur Tengah. Keunikan bangunan masjid terlihat dari letaknya yang menjorok ke Danau Putrajaya. Karena letaknya inilah Masjid Putra dijuluki masjid terapung.

Untuk masuk ke masjid ini Anda tidak dipungut biaya sepeser pun. Anda hanya diwajibkan untuk berpakaian tertutup dan sopan. Masjid yang mampu menampung 1500 jamaah ini buka 24 jam.

Selain beribadah, Anda juga bisa menyewa perahu untuk menyusuri Danau Putrajaya yang mengelilingi masjid. Harga sewa perahu dipatok sekitar RM 10. Jika ingin menaiki kapal yang lebih besar, Anda dapat membeli tiket Kapal Belimbing Sightseeing Cruise Boat seharga RM 30. Kapal ini dilengkapi AC dan mampu menampung 76 orang.

Masjid Putra bisa dijangkau menggunakan kendaraan pribadi ataupun angkutan umum seperti taksi, bus, dan kereta.

25. Legoland Malaysia

Manjakan putra-putri Anda dengan mengunjungi taman bermain paling hits di Malaysia, Legoland. Taman bermain Legoland memiliki dua wahana utama yaitu Legoland Theme Park dan Legoland Water Park. Setiap wahana memiliki harga tiket yang berbeda.

Jika ingin mengunjungi dua wahana tersebut sekaligus, tiket terusan dipatok sekitar RM 140 untuk pengunjung berumur di atas 60 tahun dan anak-anak di bawah 12 tahun. Sedangkan untuk pengunjung yang berumur 12-59 tahun harga tiket terusannya adalah RM 174.

Soal wahana dan atraksi, jangan ditanya lagi. Taman bermain ini dilengkapi fasilitas dan permainan yang mumpuni. Uniknya, hampir semua bangunan di sini didesain seperti tumpukan lego. Legoland mulai beroperasi dari pukul 10.00 pagi sampai pukul 7.00 malam.

Legoland bisa dijangkau dengan pesawat melalui Bandara Senai atau Changi Singapura, lalu dilanjutkan dengan perjalanan darat. Jika berangkat dari Kuala Lumpur, Anda dapat menyewa atau menaiki kendaraan pribadi. Jarak tempuh dari Kuala Lumpur ke Legoland sekitar 4 jam.

26. Menara Kuala Lumpur

Menara Kuala Lumpur merupakan ikon Ibu Kota Malaysia. Menara ini merupakan salah satu menara tertinggi di Malaysia selain Menara Kembar Petronas. Keunikan menara ini terletak pada lantai puncaknya yang bisa berputar hingga 360 derajat. Pada puncak menara terdapat restoran mewah yang menyajikan kuliner khas Malaysia.

Dari puncak menara, Anda dapat melihat lanskap Kota Kuala Lumpur yang menakjubkan. Sebaiknya Anda mengunjungi menara ini pada malam hari untuk menyaksikan gemerlap lampu kota yang memesona. Menara Kuala Lumpur dibuka untuk umum mulai pukul 9.00 pagi sampai pukul 10.00 malam.

Harga tiket untuk menaiki Menara Kuala Lumpur berkisar antara RM 31 sampai RM 52. Menara ini bisa dijangkau dengan berbagai angkutan umum seperti taksi, bus, dan kereta, karena letaknya strategis.

27. Lake Gardens

Lake gardens merupakan tempat wisata di Malaysia yang berlokasi di pusat Kota Kuala Lumpur. Tempat ini dapat dijangkau berbagai angkutan umum seperti bus, taksi, dan kereta.

Kompleks taman seluas 91 hektare ini memiliki banyak wahana wisata yang menarik, seperti Taman kembang Sepatu, Taman Rusa, dan Monumen Nasional, dan dibuka mulai pukul 09.00- 18.00.

Anda tidak akan dipungut biaya sepeser pun untuk memasuki Lake Gardens. Anda bisa menyusuri seluruh kompleks taman dengan berjalan kaki atau mengendarai sepeda. Di taman ini terdapat penyewaan sepeda. Dengan harga RM 3 Anda sudah dapat mengelilingi taman selama 30 menit

28. Museum Kesenian Islam Malaysia

Museum Kesenian Islam Malaysia merupakan rumah bagi sejarah peradaban Islam di dunia dan Malaysia. Dengan mengeluarkan uang sebesar RM 12 Anda dapat menyaksikan berbagai peninggalan-peninggalan bersejarah yang dipamerkan di gedung berlantai 3 ini.

Untuk mengunjungi Museum Kesenian Malaysia Anda dapat menaiki taksi dari Kuala Lumpur City Center (KLCC) seharga RM 8. Museum mulai dibuka sejak pukul 10 pagi sampai 6 malam.

29. Sri Mahariamman

Sri Mahariamman merupakan situs agama Hindu yang terletak di daerah Chinatown di pusat Kota Kuala Lumpur. Di sekitar kuil ini terdapat Jalan Petaling yang merupakan pusat perbelanjaan dan kuliner tradisional. Sri Mahariamman selalu ramai dengan pengunjung, terutama saat festival agama Hindu berlangsung.

Untuk berkunjung ke Kuil Sri Mahariamman Anda tidak akan dikenai biaya sama sekali. Anda hanya perlu menyewa loker untuk menyimpan alas kaki, karena pengunjung dilarang menggunakan alas kaki ketika masuk ke dalam kuil. Daya tarik utama kuil ini terletak pada bangunan dan arsitekturnya yang unik.

Sri Mahariamman dibuka setiap hari mulai pukul 6.00 pagi sampai 9.00 malam. Untuk mengunjungi tempat ini, Anda dapat menggunakan kendaraan umum seperti bus atau taksi.

30. Desaru Fruit Farm

Rasakan sensasi memetik buah langsung dari pohonnya di Desaru Fruit Farm. Di tempat ini terdapat buah-buahan khas negara tropis seperti durian, nangka, jambu air, dan sirsak. Desaru Fruit Farm merupakan rumah bagi 100 macam buah dari 10 spesies berbeda.

Dari Bandara Senai, Anda bisa menggunakan taksi atau menyewa kendaraan menuju Kota Tinggi, taman buah ini terletak sekitar 39m dari Kota Tinggi. Harga tiket masuk ke Desaru Fruit Farm dipatok sekitar RM 22 sampai RM 27. Anda juga dapat memilih beberapa paket tur dengan harga yang berbeda.

Tempat ini mulai beroperasi dari pukul 8.30 pagi sampai 6.30 malam.

31. Gurney Drive

Jika Penang dikenal sebagai Ibu Kota kuliner Malaysia, maka Gurney Drive merupakan pusat dari ibu kotanya. Gurney Drive merupakan pusat wisata kuliner yang berlokasi di Penang, Malaysia.

Ada berbagai macam ragam kuliner yang dijual di sini, mulai dari kuliner lokal sampai macanegara dan dari kuliner halal hingga nonhalal. Dari Bandara Internasional Penang, Anda dapat menyewa kendaraan untuk sampai ke Gurney Drive. Tempat ini buka dari pagi sampai tengah malam, bahkan beberapa restoran ada yang buka selama 24 jam.

32. Pulau Manukan

Pulau Manukan merupakan pulau terbesar kedua di kawasan wisata Taman Tunku Abdul Rahman. Secara geografis, pulau ini terletak di bagian Malaysia Timur tepatnya di Sabah.

Untuk pergi ke Pulau Manukan, Anda harus ke Kota Kinabalu terlebih dahulu. Di kota tersebut terdapat Jetti Jesselton Point, di tempat ini kita dapat membeli tiket kapal untuk menyeberangi laut menuju Pulau Manukan.

Kita bisa memilih beberapa paket tur tergantung jumlah pulau yang ingin dikunjungi. Harga tiap paket juga berbeda. Untuk tur ke satu pulau saja, tiket kapal dipatok sekitar RM 23. Harga tersebut belum termasuk tiket terminal seharga RM 7,63.

Sesampainya di Pulau Manukan kita masih harus membayar tiket masuk seharga RM 10 untuk dewasa dan RM 6 untuk anak berumur di bawah 18 tahun. Daya tarik utama Pulau Manukan adalah air lautnya yang jernih. Anda dapat mengeksplorasi alam bawah laut pulau ini dengan menyelam atau snorkeling.

Pemberangkatan kapal dari Kota Kinabalu ke Pulau Manukan dibuka sejak pukul 8.00 pagi sampai 3.00 sore.

33. Taiping Zoo

Taiping zoo adalah salah satu tempat wisata di Malaysia yang memadukan wisata edukatif dan alam. Kebun binatang ini juga digunakan sebagai tempat untuk meneliti dan melindungi satwa.

Taiping Zoo berlokasi di bagian utara Semenanjung Malaysia. Saat ini di Taiping Zoo terdapat sekitar 1.200 fauna yang terdiri dari 140 spesies. Tempat ini dibuka setiap hari mulai jam 8.30-18.00. Tiket masuk ke Taiping Zoo dihargai sekitar RM 8,5 sampai RM 12.

Salah satu program menarik di Taping Zoo adalah Night Safari. Harga tiket Night Safari berbeda dengan harga tiket reguler. Program ini menawarkan tur mengelilingi kebun binatang saat malam hari. Tur dibuka dari pukul 8.00 sampai 11.00 malam.

Dari Kuala Lumpur, Anda bisa menggunakan bus, kereta api, menyewa kendaraan atau bahkan menggunakan kendaraan pribadi untuk pergi ke Taiping Zoo. Perjalanan dari Kuala Lumpur ke tempat ini dapat ditempuh selama kurang lebih 8 jam.

34. Bukit Bendera

Bukit Bendera merupakan kompleks wisata di dataran tinggi Penang. Di tempat ini, terdapat berbagai macam tempat wisata mulai wisata alam, situs agama Hindu, sampai pusat perbelanjaan. Dari Georgetown, tempat ini bisa dicapai dengan menaiki bus Transit Link nomor 1 atau 101 dan berhenti di Terminal Air Itam.

Dari Air Itam, Anda bisa melanjutkan perjalanan menggunakan trem khusus untuk mendaki Bukit bendera. Tiket menaiki trem dipatok dengan harga RM 4,50 per orang untuk sekali jalan. Sepanjang jalan menuju puncak, Anda akan disuguhi pemandangan alam yang menyejukkan mata.

Mata Anda akan semakin dimanjakan dengan panorama alam yang menakjubkan ketika kereta sampai di puncak Bukit Bendera. Dari puncak Anda bisa menikmati pemandangan alam sembari menikmati secangkir kopi atau teh hangat.

Sebaiknya Anda mengunjungi Bukit Bendera sebelum pukul 9.00 pagi, karena setelah itu antrean wisatawan akan membeludak dan membuat antrean trem semakin panjang. Trem mulai berangkat sejak pukul 6.30 pagi dan setiap setengah jam sekali akan mengangkut penumpang ke puncak Penang Hill.

35. Sam Poh Tong

Sam Poh Tong merupakan kuil gua alami yang berlokasi di Gunung Rapat, sekitar 5 km dari Ipoh. Di dalam kuil agama Buddha ini terdapat berbagai macam patung dewa. Sedangkan di langit-langitnya terdapat stalaktit dan stalagmit alami yang keindahannya mampu membuat siapa pun merasa takjub.

Dari Kuala Lumpur, Anda bisa menaiki bus atau kereta api untuk pergi ke Ipoh. Dari Ipoh, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menyewa kendaraan atau taksi menuju kuil gua Sam Poh Tong. Kuil Sam Poh Tong dibuka mulai pukul 9.00 pagi sampai 18 petang.

Para pengunjung hanya diberi waktu satu jam untuk mengelilingi kompleks kuil. Anda tidak akan dikenakan biaya apapun agar bisa masuk ke kuil gua. Tetapi sebaiknya Anda memberikan sedikit donasi kepada para Biksu dan Biksuni yang mengelola kuil.

Itulah ulasan tentang 35 tempat wisata di Malaysia yang sayang sekali untuk dilewatkan. Sebelum berlibur, pastikan Anda memiliki informasi yang cukup, agar saat bepergian di negeri asing nanti, Anda terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Selamat berlibur!

Baca Juga : 35 Tempat Wisata di Kuala Lumpur Bisa Anda Kunjungi Saat Liburan

35 Tempat Wisata di Kuala Lumpur Bisa Anda Kunjungi Saat Liburan

35 Tempat Wisata di Kuala Lumpur Bisa Anda Kunjungi Saat Liburan – Selain Singapura dan Thailand, negeri jiran Malaysia pun banyak dikunjungi wisatawan Indonesia untuk liburan. Lokasinya yang tidak begitu jauh dari Indonesia, adat dan budaya yang masih satu rumpun dengan bangsa kita, serta banyaknya ragam destinasi wisata yang ditawarkan membuat Malaysia wajib Anda pertimbangkan sebagai destinasi wisata untuk liburan selanjutnya.

Ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, menyimpan banyak keindahan dan warisan sejarah masa lalu yang menanti untuk Anda singkap pesonanya. Di balik keriuhan khas kota megapolitan, Kuala Lumpur juga memiliki banyak atraksi wisata yang masih kental dengan adat masyarakat Melayu, lo. Nah, bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak mengenai referensi tempat wisata di Kuala Lumpur, ada baiknya untuk menyimak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Menara Kembar Petronas

Wisatawan yang datang ke Kuala Lumpur wajib untuk menyambangi bangunan paling ikonik di seantero Malaysia yang satu ini, apalagi kalau bukan Menara Kembar Petronas. Menara yang juga dikenal dengan nama Petronas Twin Towers ini dulunya menyandang predikat sebagai gedung tertinggi di dunia, tepatnya pada tahun 1998-2004, menurut sebuah organisasi pengamat tata kota dan gedung bernama Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH). Predikat menara tertinggi tersebut kemudian digantikan oleh Menara Taipei 101, tapi Menara Kembar Petronas masih masuk ke dalam daftar menara tertinggi di dunia.

Menara yang dirancang oleh arsitektur kenamaan Argentina bernama Cesar Pelli ini memiliki jumlah lantai sebanyak 88 tingkat dan tinggi 4.519 m. Selain gedungnya yang tinggi menjulang, daya tarik lain yang dapat Anda temukan di kawasan Menara Kembar Petronas adalah Kompleks Perbelanjaan Suria, Pusat Sains Petrosains, Gedung Orkestra, dan masih banyak lagi. Menara Kembar Petronas dibuka untuk wisatawan setiap hari Selasa-Minggu dari pukul 09:00-21:00, serta tutup pada hari raya Idulfitri dan Iduladha. Harga tiket masuk Menara Petronas untuk turis asing berada pada kisaran harga RM80.00.

Nah, untuk menuju Menara Kembar Petronas, Anda dapat naik taksi atau berjalan kaki jika Anda menginap di Mandarin Oriental Hotel. Selain berjalan kaki atau naik taksi, Anda juga bisa naik kereta LRT.

2. Bukit Bintang

Salah satu titik keramaian Kuala Lumpur terletak di kawasan hiburan dan belanja Bukit Bintang. Surga belanja yang satu ini berlokasi di antara Jalan Raja Chulan di sebalah utaranya serta Jalan Imbi di bagian selatan. Bukit Bintang juga sering dijuluki sebagai Orchard Road-nya Malaysia saking ramainya dengan para pelancong, serta deretan pertokoan elit. Pusat perbelanjaan yang terletak di Bukit Bintang di antaranya: Berjaya Times Square, Imbi Plaza, Bukit Bintang Plaza, Low Yat Plaza, Kuala Lumpur Plaza, Starhill Galeri, Fahrenheit, dan Pavillion yang diklaim sebagai mal terbesar di Kuala Lumpur.

Namun, jangan salah, biarpun kawasan ini banyak dihuni pertokoan elit, bukan berarti Bukit Bintang tidak ramah dengan turis berbujet pas-pasan. Jika Anda tidak memiliki banyak anggaran untuk belanja, Anda juga masih bisa membawa pulang barang-barang yang ada di sini dengan harga terjangkau. Di pusat perbelanjaan Bukit Bintang, masih banyak toko-toko yang menjajakan merk lokal dengan barang berkualitas yang pastinya lebih ramah di kantong. Untuk urusan perut pun Anda tidak perlu khawatir sebab di sini banyak terdapat restoran yang menjajakan kuliner khas Melayu dan dunia. Bukit Bintang paling asyik dikunjungi pada malam hari karena Anda dapat merasakan atmosfer ramai dan riuh rendah para pengunjung yang bercengkerama. Belum lagi air mancur warna-warni yang ada di Pavillion Mall yang banyak diburu para penggemar fotografi karena kecantikannya.

Pusat perbelanjaan di Bukit Bintang biasanya dibuka dari jam 10:00-22:00. Anda dapat naik monorail menuju Bintang Walk dari Bukit Bintang Monorail Station di perempatan jalan Sultan Ismail Road dan Bukit Bintang Road untuk sampai di surga belanjanya Malaysia yang satu ini.

3. Kuala Lumpur Bird Park

Kuala Lumpur tidak melulu menawarkan gemerlap kehidupan masyarakat urban ibukota. Keindahan fauna eksotis yang hidup di lingkungan penangkaran hijau dan rindang pun dapat Anda temukan di sini, tepatnya di Kuala Lumpur Bird Park. Kawasan konservasi fauna yang satu ini merupakan rumah bagi 3.000 spesies burung yang terdiri dari 200 spesies lokal dan spesies asing. Jika Anda berjalan-jalan di sekitar kawasan Kuala Lumpur Bird Park, Anda dapat berinteraksi langsung dengan burung-burung eksotis dengan corak bulu yang menawan, seperti Burung Rangkong, Elang, Burung Unta, serta itik mandarin.

Selagi berada di sana, pastikan Anda mengambil foto burung-burung lucu dengan corak mempesona dan jangan sampai ketinggalan juga untuk menyaksikan atraksi dari para burung yang digelar setiap hari pada pukul 12:00 dan 15:30. Untuk bisa sampai di Kuala Lumpur Bird Park, Anda bisa naik kereta KTM Commuter yang berangkat dari KTM Old Railway Kuala Lumpur Station yang berlokasi di kawasan National Mosque. Harga tiket masuk Bird Park untuk dewasa yakni RM39.00 dan RM29.00 untuk anak-anak.

4. Kuala Lumpur Tower

Kuala Lumpur Tower alias KL Tower merupakan menara penyiaran dan telekomunikasi yang memiliki tinggi 421 meter. KL Tower yang merupakan menara telekomunikasi tertinggi ke tujuh di dunia ini berdiri dengan gagah di atas Bukit Nanas yang memiliki ketinggian sekitar 94 mdpl. Arsitektur KL Tower terinspirasi dari gaya arsitektur Timur Tengah yang tercermin dari keramik serta ornamen khasnya yang kaya akan corak dan motif abstrak dengan warna kalem.

Harga tiket masuk KL Tower yakni RM38.00 untuk dewasa, dan RM28.00 untuk anak-anak. KL Tower terletak di Jalan Puncak dan dapat dicapai dengan mengendarai kereta cepat dari Bukit Nanas Monorail Station serta Dang Wangi LRT Station.

5. Aquaria KLCC

Tempat wisata di Kuala Lumpur selanjutnya yang tidak boleh Anda lewatkan adalah Aquaria KLCC. Dari namanya saja mungkin Anda sudah bisa menebak kalau tempat wisata yang satu ini ada hubungannya dengan air. Memang, Aquaria KLCC merupakan akuarium raksasa dengan terowongan sepanjang 90 meter yang dihuni sekitar 150 jenis biota laut yang terdiri dari 5.000 spesies. Di dalam akuarium raksasa tersebut, Anda dapat melihat satwa laut buas seperti hiu harimau, ikan piranha, ular laut, dan masih banyak lagi.

Nah, jika Anda liburan bersama anak-anak, mungkin Aquaria KLCC ini dapat dijadikan sebagai destinasi wisata utama yang wajib Anda kunjungi saat berlibur di Kuala Lumpur. Selain tempatnya yang menyenangkan, anak-anak juga dapat belajar mengenal jenis-jenis ikan serta biota laut lainnya yang tinggal di akuarium raksasa.

Aquaria KLCC terletak di kawasan wisata terpadu Kuala Lumpur City Centre serta dibuka mulai pukul 11:00-20:00. Harga tiket masuk Aquaria KLCC yakni sekitar RM 64.00 untuk turis dewasa serta RM53.00 untuk anak-anak usia 3-12 tahun. Untuk menuju Aquaria KLCC, Anda dapat naik kereta cepat dari Kelana Jaya Station atau naik bus umum dari halte Suria KLCC.

6. Kuala Lumpur Merdeka Square

Merdeka Square merupakan tempat wisata yang berada di jantung kota Kuala Lumpur. Merdeka Square juga sangat dekat dengan atraksi wisata lainnya seperti China Town, Central Market, Masjid Jamek, National History Museum, serta Sungai Gombak. Lapangan tempat pertama kali dikibarkannya bendera nasional Malaysia pada momen hari kemerdekaan 31 Agustus 1957 ini sering dijadikan sebagai tempat digelarnya pertunjukan musik, karnaval, serta garis awal dan akhir pada pertandingan lari maraton.

Gedung-gedung dengan aristektur khas kolonial yang menawan pun dapat Anda temukan di sini. Pokoknya, jangan sampai Anda lupa untuk memotret keindahan gedung-gedung yang cantiknya bukan main ini. Merdeka Square berada di Jalan Raja, City Centre, Kuala Lumpur, dan dapat dikunjungi kapan saja selama 24 jam.

7. Islamic Arts Museum

Islamic Arts Museum Kuala Lumpur dibangun pada Desember 1998 dan juga merupakan museum kesenian Islami terbesar di Asia Tenggara. Bangunan yang memiliki luas 30.000 meter persegi ini berada di kawasan rindang Perdana Botanical Garden. Islamic Arts Museum memiliki 7.000 koleksi artefak, serta perpustakaan dengan koleksi buku-buku Islami terbanyak di dunia. Salah satu koleksi museum yang paling terkenal di sini adalah salah satu maket Masjidil Haram terbesar di dunia.

Peninggalan-peninggalan kerajaan Islam serta bukti artefak penyebaran Islam di Asia pun dapat Anda temukan di sini. Islamic Arts Museum berada di Jalan Lembah Perdana, Kuala Lumpur dan dibuka setiap hari dari pukul 10:00-18:00. Tiket masuknya pun relatif terjangkau yakni RM14.00 untuk dewasa serta RM7.00 untuk pelajar. Anak-anak berusia di bawah enam tahun tidak dikenakan biaya. Untuk menuju museum, Anda bisa berjalan kaki dari Stasiun Kereta Kuala Lumpur, atau dengan mengendarai taksi.

8. Sultan Abdul Samad Building

Sultan Abdul Samad Building merupakan tempat wisata di Kuala Lumpur yang berada di Dataran Merdeka dan Royal Selangor Club di Jalan Tunku Abdul Rahman. Gedung yang satu ini berdiri sejak tahun 1897 dan dijadikan pusat pemerintahan pada zaman pendudukan Inggris. Saat ini, Sultan Abdul Samad Building dijadikan sebagai gedung Mahkamah Agung. Gedung yang satu ini juga memiliki menara jam dan gaya arsitektur megah yang membuatnya sangat cocok dijadikan sebagai objek fotografi.

Pada peringatan-peringatan khusus, Sultan Abdul Samad Building dhiasi lampu warna-warni yang indah. Bagi Anda yang penasaran, datang saja langsung ke Jalan Ampang 109 dengan mengendarai LRT dari PUTRA Line menuju Masjid Jamek.

9. Kuala Lumpur Butterfly Park

Taman konservasi kupu-kupu di Kuala Lumpur yang satu ini berada di kawasan Lake Gardens. Kuala Lumpur Butterfly Park merupakan imitasi dari habitat asli kupu-kupu yakni hutan hujan tropis yang memiliki koleksi 6.000 kupu-kupu yang terdiri dari 120 spesies. Taman ini juga memiliki koleksi 15.000 pepohonan dan tanaman hias yang membuat suasana taman makin cantik.

Kuala Lumpur Butterfly Park terletak di Jalan Cenderawasih dan buka setiap hari dari pukul 9:00-18:00. Tiket masuk Butterfly Park yakni RM18.00 untuk turis asing. Anda dapat berjalan kaki dari Pasar Seni Station untuk menuju tempat wisata yang satu ini.

10. Masjid Jamek

Masjid Jamek merupakan salah satu tempat wisata di Kuala Lumpur yang terkenal dengan keindahan arsitekturnya. Didirikan pada tahun 1907 dan diresmikan oleh Sultan Selangor pada tahun 1909, Masjid Jamek dinobatkan sebagai masjid tertua di Kuala Lumpur. Masjid Jamek memiliki tiga kubah dan minaret setinggi 27 meter.

Anda dapat menuju Masjid Jamek dengan mengendarai Star LRT dari Stasiun Masjid Jamek. Cobalah naik KL Monorail, lalu ke Stasiun Hang Tuah, dan lanjutkan perjalanan menuju Star LRT untuk sampai ke Masjid Jamek.

11. Berjaya Times Square Theme Park

Mau cari tempat wisata dengan taman hiburan indoor yang penuh dengan berbagai wahana seru? Datang saja ke Berjaya Times Square Theme Park yang berlokasi di Jalan Imbi. Theme park indoor terbesar di Malaysia ini terletak di lantai lima pusat perbelanjaan terbesar di Malaysia, Berjaya Times Square Hotel, dan didesain agar cocok untuk wisatawan dewasa dan anak-anak dengan dua zona khususnya.

Di tempat wisata di Kuala Lumpur yang satu ini, Anda bisa puas mencoba berbagai wahana yang seru sekaligus menantang seperti Supersonic Odyssey Roller Coaster, Dizzy Izzy, DNA Mixer, Haunted Chamber, dan masih banyak lagi. Berjaya Times Square Theme Park dibuka setiap hari dari pukul 12.00-22.00. Harga tiket untuk wisatawan dewasa yakni RM51.00 serta RM41.00 untuk anak-anak usia 3-12 tahun.

12. Royal Malaysian Police Museum

Royal Malaysian Police Museum merupakan tempat wisata yang cocok bagi Anda yang menyukai sejarah dan sepak terjang kepolisian, khususnya kepolisian di Malaysia. Berlokasi di Jalan Perdana, kawasan museum yang satu ini dikelilingi oleh beberapa titik wisata seperti Planetarium dan Islamic Arts Museum.

Museum Kepolisian Kuala Lumpur ini memiliki tiga galeri, yakni galeri A, B, dan C. Galeri A akan menunjukkan sejarah dibentuknya badan kepolisian Malaysia, sedangkan Galeri B merupakan tempat dipamerkannya kendaraan kepolisian dari masa ke masa. Sementara, di Galeri C, Anda akan diajak menyaksikan sepak terjang polisi dalam memerangi bencana di Malaysia, seperti pada masa pendudukan Jepang.

Royal Malaysian Police Museum buka setiap Selasa-Minggu pukul 10.00-18.00. Museum ini tidak mematok biaya tiket masuk, kecuali pada akhir pekan dan libur nasional Anda diharuskan membayar tiket masuk sebesar RM1.00.

13. Sin Sze Ya Temple

Sin Sze Ya Temple dikenal sebagai kuil Tao tertua serta pusat kebudayaan Tionghoa di Kuala Lumpur, khususnya pada perayaan Tahun Baru Imlek. Kuil yang dibangun pada tahun 1864 ini lokasinya hanya sekitar tiga menit dari Petaling Street. Di kuil ini, Anda dapat menikmati keindahan arsitektur bangunan kuil yang memiliki corak warna cerah serta ornamen-ornamen khas Tiongkok yang rumit dan artistik. Selain itu, Anda pun dapat melihat ritual keagamaan Tao yang unik seperti merangkak di depan Patung Sin Sze Ye dan Sze Ye, atau mencari tahu peruntungan Anda melalui seorang peramal nasib yang ada di kuil.

Cara terbaik untuk dapat sampai ke kuil adalah dengan mengendarai LRT dari Stasiun Pasar Seni atau Masjid Jamek. Dari situ, Anda tinggal berjalan kaki selama kurang lebih enam menit. Kuil Sin Sze Ya dibuka setiap hari dari pukul 07.00-17.00.

14. National Textile Museum

National Textile Museum berada di kawasan Merdeka Square di Jalan Sultan Hishamudin dan dinobatkan sebagai ikon warisan budaya Malaysia. Museum yang dibuka pada tahun 2010 ini memamerkan proses dan teknologi pembuatan tekstil, serta merupakan rumah bagi koleksi pakaian tradisional rakyat Malaysia.

National Textile Museum buka setiap hari dari pukul 09.00-18.00. Anda dapat naik MRT dari Stasiun Masjid Jamek untuk dapat sampai di Museum Tekstil ini. Anda pun tidak dipungut biaya untuk dapat menikmati keindahan tekstil dan pakaian tradisional khas Melayu yang ada di National Textile Museum.

15. Pusat Sains Negara

Pusat Sains Negara atau National Science Centre berdiri di atas bukit di Kuala Lumpur. Salah satu tempat wisata di Kuala Lumpur yang cocok dikunjungi anak-anak ini menampilkan berbagai peragaan sains dan teknologi yang edukatif bagi anak-anak. Selain itu, Pusat Sains Negara juga memiliki perpustakaan multimedia, kafetaria, serta aula untuk kegiatan belajar.

Pusat Sains Negara dibuka setiap hari kecuali hari Jumat pada pukul 09.00-17.00. Tiket masuk Pusat Sains Negara yakni RM6.00 untuk dewasa dan RM3.00 untuk anak-anak.

16. Skytrex Adventure

Bergeser sebentar dari pusat kota Kuala Lumpur, kita menuju Shah Alam untuk mencoba wahana outdoor yang seru dan menantang di Skytrex Adventure. Di kawasan wisata alam ini Anda dapat bermain bersama keluarga dan menguji nyali dengan mencoba wahana flying fox atau pun rope climbing di wilayah hijau Taman Agrikultur Shah Alam.

Skytrex hanya buka setiap akhir pecan, tapi kalau Anda datang bersama rombongan minimal 25 orang, Anda bisa meminta Skytrex untuk buka di hari biasa. Sebelum memulai petualangan, para pemandu akan memberikan arahan pentingnya keselamatan serta bagaimana menggunakan alat-alat yang akan dipasangkan pada tubuh kita saat memulai petualangan. Skytrex Adventure buka setiap Sabtu dan Minggu dari pukul 08:30-16:30. Tiket masuknya bervariasi, yakni RM35.00 untuk kategori Little Adventure, RM45.00 untuk Big Thrill, dan RM55.00 untuk Extreme Challenge.

17. Bukit Tabur

Bukit Tabur atau biasa disebut juga dengan Bukit Hangus berada di Selangor, kota tetangga Kuala Lumpur. Bukit dengan ketinggian 500 meter ini sangat cocok untuk Anda yang gemar haiking. Untuk memasuki wilayah haiking, Anda harus melewati Klang Gates Dam, yang berada di belakang area Taman Melawati. Saat haiking, Anda akan disuguhi pemandangan menakjubkan Sungai Gombak serta panorama Kuala Lumpur di sebelah utaranya.

18. i-City Shah Alam

Masih di wilayah tetangga Kuala Lumpur, tepatnya di Shah Alam, Anda dapat mengunjungi theme park yang memiliki ornamen pencahayaan LED yang cantik dan menawan. i-City dapat dicapai dengan berkendara selama satu jam dari Kuala Lumpur. Di sini, Anda dan keluarga dapat menikmati wahana dan permainan seru seperti bianglala. Atraksi wisata menarik lainnya yang ada di i-City di antaranya: City of Digital Lights, Waterworld, 5D Theatre, House of Horror, Fun World, City Walk, Red Carpet Wax Museum, Space Mission, SnoWalk, Trick Art Museum, dan masih banyak lagi.

i-City Shah Alam berada di D-9-1, Jalan Multimedia, 7/AJ City Park, Shah Alam dan buka setiap hari dari pukul 19:00-02:00.

19. Thean Hou Temple

Satu lagi lokasi wisata relijius yang wajib dikunjungi saat liburan di Kuala Lumpur, yakni Thean Hou Temple. Salah satu kuil Budha terbesar dan tertua di Asia Tenggara ini berada di Jalan Klang Lama Road, dan dijuluki pula sebagai Kuil Dewi Surga. Dibangun pada tahun 1894, Thean Hou Temple memiliki gaya arsitektur kontemporer serta desain tradisional yang ditandai dengan adanya ornamen rumit dan artisti khas Tiongkok.

Thean Hou Temple juga merupakan rumah bagi kebun tanaman obat, Pohon Bodhi, serta kolam penyu. Anda dapat naik LRT menuju perhentian Tun Sambanthan, dan berjalan dari jembatan untuk menuju kuil. Kuil yang berada di 65 Persiaran Endah, Off Jalan Syed Putra ini buka setiap hari dari pukul 09:00-18:00.

20. Lake Gardens

Lake Gardens atau Taman Botani Perdana merupakan kawasan wisata seluas 92 hektare yang berlokasi di Jalan Kebun Bunga, Tasik Perdana, Kuala Lumpur. Lake Gardens memiliki koleksi tanaman dan pepohonan rindang yang membuat suasana makin sejuk dan teduh. Di sini Anda bisa melakukan berbagi aktivitas seru bersama keluarga, seperti naik Segway mengelilingi taman, berjalan-jalan sambil melihat koleksi tanaman, bermain bersama burung-burung eksotis di National Bird Park, menyaksikan kecantikan bunga anggrek di Orchid Park, dan masih banyak lagi.

Lake Gardens dibuka setiap hari dari pukul 09:00-18:00 dan tidak dipungut biaya untuk tiket masuknya, kecuali pada akhir pekan dan hari libur nasional Anda harus mengeluarkan RM1.00 untuk tiket masuknya.

21. Jalan Alor

Di sinilah tempatnya berburu berbagai kudapan dan sajian lezat khas negeri jiran. Jalan Alor merupakan pusat wisata kuliner di Kuala Lumpur yang memiliki deretan kedai dan restoran yang menyajikan kuliner lokal dan internasional.

Pokoknya, mulai dari makanan berat seperti nasi goreng, aneka mi, olahan hasil laut, hingga camilan-camilan unik dan lezat, semuanya dapat Anda temukan di sini. Bahkan, tidak jarang makanan yang dijajakan di Jalan Alor tidak dapat Anda temukan di restoran-restoran kebanyakan. Jadi, pusat wisata kuliner yang satu ini sangat wajib Anda kunjungi saat berada di Kuala Lumpur.

Jalan Alor paling cocok dikunjungi pada malam hari sebab Anda dapat merasakan kemeriahan dan atmosfer menyenangkan dari lampu-lampu cantik serta lalu-lalang para turis dan riuh rendah suara para pedagang yang menawarkan dagangannya.

Cara paling mudah untuk menuju Jalan Alor adalah dengan mengendarai monorail menuju stasiun Bukit Bintang, lalu berjalan ke arah utara menuju Jalan Bukit Bintang. Nah, dari situ, Anda hanya harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Jalan Alor yang hanya memakan waktu sekitar satu menit.

22. Istana Budaya

Istana Budaya merupakan gedung teater nasional Malaysia. Gedung yang dibangun pada tahun 1999 ini merupakan lokasi utama digelarnya pertunjukan musik, drama, opera, dan pertunjukan seni lainnya. Istana Budaya juga dinobatkan sebagai salah satu dari 10 gedung teater terbaik di dunia.

Istana Budaya terletak di 58 Jalan Kuantan Titiwangsa, 53200 Kuala Lumpur, tepat di samping Galeri Seni Nasional yang berada di Jalan Tun Razak di jantung Kuala Lumpur.

23. Kuala Lumpur Forest Eco Park

KL Forest Eco Park dapat dikatakan sebagai paru-parunya Kuala Lumpur. Hutan lindung tengah kota ini menyajikan suasana bak di hutan rindang. Di sini juga terdapat jembatan kanopi gantung yang dapat Anda coba untuk melihat pemandangan taman dari ketinggian. Taman yang dulu dikenal dengan nama Bukit Nanas Forest Reserve ini merupakan satu-satunya taman berkonsep hutan hujan yang ada di Kuala Lumpur. KL Forest Eco Park merupakan tempat yang asyik untuk bersantai bersama keluarga sambil menghirup udara segar.

Anda dapat mengakses KL Forest Eco Park melalui Jalan Ampang atau Jalan Raja Chulan. Taman ini dibuka setiap hari dari pukul 07:00-19:00.

24. Sri Mahamariamman Temple

Sri Mahamariamman Temple berada di Jalan Tun H. S. Lee dan merupakan kuil Hindu tertua di Kuala Lumpur. Kuil yang memiliki gaya arsitektur Eropa ini diapit dua kuil Budha yang berdiri di ujung China Town, hanya tiga menit jaraknya dari Petaling Street. Gaya arsitektur khas kolonial yang menawan tersebut membuat Sri Mahamariamman Temple banyak diburu para wisatawan yang ingin mengabadikannya ke dalam sebuah potret.

Sri Mahamariamman Temple dibuka setiap hari dari pukul 06:00-21:00.

25. KLCC Park

Satu lagi taman bergaya modern yang dapat Anda jadikan sebagai tempat bersantai bersama keluarga. Setelah seharian berkeliling Kuala Lumpur, yakni Kuala Lumpur City Centre Park (KLCC Park). Tempat wisata di Kuala Lumpur yang satu ini memiliki luas taman 20 hektare yang dibuat untuk memberikan sentuhan alam yang hijau untuk Menara Kembar Petronas. Salah satu atraksi wisata paling menarik yang dimiliki KLCC Park adalah Lake Symphony yang memiliki air mancur setinggi 42 meter. KLCC Park juga merupakan rumah bagi 1.900 pepohonan yang terdiri dari 74 spesies.

26. Petaling Street (Jalan Petaling)

Petaling Street merupakan area pecinan di Kuala Lumpur yang ramai akan deretan pedagang kaki lima. Yang menawarkan berbagai macam barang dengan harga yang relatif terjangkau, asalkan Anda pandai menawar. Petaling Street paling ramai dikunjungi para wisatawan pada malam hari. Sebab suasananya yang ramai dengan hiasan lampion serta sajian kuliner kaki lima yang lebih beragam.

Sangat mudah untuk mencapai Petaling Street dengan menggunakan transportasi umum sebab bus-bus umum biasanya selalu melewati area ini. Jika Anda ingin mengunjungi Petaling Street dengan bus umum, Anda bisa menaiki bus yang menuju Kotaraya. Ada banyak pula stasiun kereta di dekat kawasan Petaling Street, tinggal pilih Anda mau naik LRT dari Pasar Seni atau Masjid Jamek, kereta komuter Kuala Lumpur, atau monorail dari Stasiun Maharajalela.

27. Sunway Lagoon Theme Park

Sunway Lagoon Theme Park terletak di Petaling Jaya. Sebuah kota satelit yang berjarak sekitar 15 km dari pusat kota Kuala Lumpur. Sunway Lagoon memiliki berbagai jenis aktivitas air yang menarik seperti kolam arus, arung jeram di sungai buatan, pantai ombak buatan, dan masih banyak lagi. Di sini, ada berbagai jenis wahana permainan yang dapat Anda jajal di antaranya: Waters of Africa, Scream Park, Amusement Park, Extreme Park, dan Wildlife Park.

Sunway Lagoon Park dibuka dari pukul 11:00-18:00 pada hari Senin-Jumat, serta pukul 10:00-18:00 pada hari Sabtu-Minggu. Tiket masuk untuk dewasa yakni RM170.00 serta RM140.00 untuk anak-anak di bawah usia 13 tahun.

28. Changkat Bukit Bintang

Changkat Bukit Bintang diumpamakan sebagai Piccadilly Circus atau New York’s Time Square-nya Malaysia. Di area ini Anda akan menemukan restoran dan bar paling populer di Kuala Lumpur. Bangunan Changkat Bukit Bintang dapat dikatakan unik sebab memiliki gaya arsitektur kolonial yang menawan. Restoran-restoran elit yang berada di area Changkat Bukit Bintang di antaranya: Yoko’s, The Mogul House, Le Bouchon, Deutches Haus, The Green Man, The Al Bait, Little Havana, dan masih banyak lagi.

Changkat Bukit Bintang sangat mudah dicapai karena letaknya yang berada di belakang Jalan Bukit Bintang. Terutama bagi Anda yang menginap di area segitiga emas atau pusat kota Kuala Lumpur.

29. Masjid Putrajaya

Wisata relijius di Kuala Lumpur belum lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Masjid Putrajaya yang berlokasi di Pusat Pentadbiran Kerajaan Persekutuan, atau sekitar 45 menit dari pusat kota Kuala Lumpur. Masjid yang satu ini dapat dikatakan sebagai ikonnya Putrajaya. Masjid Putrajaya memiliki arsitektur bergaya Persia, dengan pemandangan indah dari Danau Putrajaya yang tepat berada di depan masjid.

Masjid Putrajaya dibuka setiap hari pada pukul 09:30-18:00. Dan dapat dengan mudah dicapai dengan mengendarai kereta transit ERL yang berhenti di Stasiun Putrajaya. Selepas turun dari kereta, Anda dapat melanjutkan perjalanan menuju masjid dengan mengendarai taksi selama kurang lebih 10 menit.

30. Kuala Lumpur City Gallery

Jika Anda ingin mengetahui sejarah dan perkembangan kota Kuala Lumpur. Datanglah ke Kuala Lumpur City Gallery yang berada di daerah Dataran Merdeka. Di galeri dan museum yang satu ini, Anda akan melihat potret sejarah Kuala Lumpur sejak masih dalam pendudukan Inggris hingga saat ini. Beranjak ke lantai 2, Anda akan disuguhi maket raksasa Kuala Lumpur sekaligus video presentasi tentang wisata di Kuala Lumpur.

Jangan lupa untuk mampir ke toko suvenirnya sebelum pulang. Di toko suvenir, Anda dapat membeli kerajinan tangan khas dengan harga relatif terjangkau. Kuala Lumpur City Gallery buka setiap hari dari pukul 09:00-18:30.

31. Kuala Lumpur National Zoo & Aquarium

Jika Anda bepergian bersama si kecil, jangan lupa ajak mereka ke Kuala Lumpur National Zoo & Aquarium yang berlokasi di Hulu Kelang, Ampang, Selangor. Kebun binatang dengan luas 44 hektare ini dihuni 5.137 satwa yang terdiri dari 476 spesies mamalia, unggas, reptil, amfibi, dan ikan yang berasal dari Afrika dan Asia. Kebun binatang yang juga dijuluki Zoo Negara ini berjarak sekitar 13 km ke wilayah utara dari pusat kota Kuala Lumpur.

Kuala Lumpur National Zoo & Aquarium dibagi ke dalam beberapa zona, di antaranya: Taman Reptil, Zona Gajah Malaysia, Kerajaan Mamalia, Bear Complex, dan lain sebagainya. Zoo Negara ini buka setiap hari dari pukul 09:00-17:00. Anda bisa naik taksi atau Metrobus #16 dari Central Market di Chinatown. Harga tiket masuk untuk wisatawan asing yakni RM85.00 untuk dewasa, serta RM43.00 untuk anak-anak usia 3-12 tahun.

32. Batu Caves

Batu Caves, salah satu tempat wisata di Kuala Lumpur paling terkenal. Merupakan bukit kapur yang memiliki tiga gua besar dan beberapa gua kecil. Berjarak sekitar 11 km di wilayah utara Kuala Lumpur, kuil yang berusia lebih dari 100 tahun ini memiliki patung-patung Budha yang berdiri di area gua utama. Salah satu area gua paling populer di sini, Cathedral Cave, merupakan rumah bagi beberapa tempat suci umat Hindu. Tidak hanya kuil-kuil dan patungnya saja yang dapat membuat para wisatawan terpesona. Pemandangan alam di sekitarnya pun turut mempercantik area Batu Caves.

Batu Caves dibuka setiap hari dari pukul 06:00-21:00. Anda bisa mengendarai Intrakota bus Nomor 11D dari Central Market untuk bisa sampai ke Batu Caves. Jangan khawatir, Anda tidak dipungut biaya tiket masuk untuk dapat menikmati keindahan dan keagungan Batu Caves.

33. Petrosains Discovery Centre

Kuala Lumpur City Centre (KLCC) tidak habis-habisnya menawarkan atraksi wisata yang menarik, sekaligus edukatif bagi para wisatawan. Salah satu tempat wisata di kawasan pusat kota Kuala Lumpur yang wajib Anda datangi bersama anak-anak adalah Petrosains Discovery Centre. Destinasi wisata seluas 7.000 meter persegi ini berada di lantai empat Petronas Twin Towers yang didedikasikan khusus. Untuk memamerkan sejarah dan penemuan di bidang teknologi, arkeologi, dan antropologi. Sejak dibuka pertama kali pada tahun 1999, Petrosains Discovery Centre sudah menjadi tujuan utama anak-anak untuk belajar sains dengan cara yang menyenangkan.

Petrosains Discovery Centre dibuka pukul 09:30-17:30 pada hari Selasa-Jumat, dan 09:30-18:30 pada akhir pekan dan hari libur nasional. Harga tiket masuk untuk turis asing adalah RM25.00 untuk dewasa, RM20.00 untuk remaja usia 13-17 tahun, serta RM15.00 untuk anak-anak usia 3-12 tahun.

34. District 21 Kuala Lumpur

District 21 Kuala Lumpur merupakan theme park yang berlokasi di IOI City Mall, Putrajaya. Wisatawan dari segala usia dapat menikmati keseruan dengan wahana seru dan menantang yang ada di District 21. Taman bermain indoor yang memiliki luas 6.500 meter persegi ini. Menampung berbagai wahana bertema post-apocalyptic yang dihiasi oleh lempengan baja dan grafiti warna-warni.

Salah satu wahana paling digemari di District 21 adalah Maze. Anda akan ditantang untuk menemukan jalan keluar ketika berada di dalam labirin baja. Wahana yang aman untuk anak-anak ketika bermain di District 21 di antaranya korsel, Go-Kart, Low Ropes, dan masih banyak lagi. Para orang tua dianjurkan untuk tetap mengawasi buah hatinya ketika sedang bermain untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

District 21 Kuala Lumpur dibuka dari pukul 12:00-20:00 pada hari Senin-Jumat, serta pukul 10:00-20:00 pada akhir pekan. Sementara, harga tiket masuknya adalah RM58.00 pada hari biasa, serta RM76.00 pada akhir pekan. Pengunjung anak-anak dengan tinggi badan di bawah 90 cm, serta penyandang difabilitas tidak dikenakan biaya tiket masuk ke District 21.

35. Kuala Lumpur Little India Brickfields

Little India Brickfields merupakan permukiman warga keturunan India tertua di Kuala Lumpur. Sekaligus Little India paling populer yang ada di Malaysia. Dulu, Litte India Brickfields tak ubahnya seperti perkampungan pada umumnya. Sekarang, tempat tersebut telah diubah menjadi destinasi wisata yang memiliki deretan toko dan restoran unik yang banyak diburu para wisatawan ketika berkunjung ke Kuala Lumpur.

Toko-toko di Little India biasanya banyak menjajakan sari, bunga hias, bumbu rempah, serta berbagai kudapan dan kuliner khas Tanah Indus. Sejak disulap menjadi destinasi wisata, Little India Brickfields kini telah bertansformasi menjadi salah satu ikon wisata Malaysia serta simbol keberagaman masyarakat Malaysia.

Little India terbujur dari Jalan Travers hingga Jalan Tun Sambathan. Di antara persimpangan jalan, terdapat air mancur setinggi 10 meter. Jalan trotoar di sepanjang Little India dihiasi lampu jalan artistik. Serta dekorasi unik di setiap toko yang berderet di sepanjang jalan. Little India Brickfields dibuka setiap hari pada pukul 10:00-21:00.

Nah, bagaimana? Anda jadi tidak sabar bukan untuk melihat sendiri keindahan yang ditawarkan oleh beberapa destinasi wisata yang sudah disebutkan di atas? Kuala Lumpur merupakan tujuan wisata yang tepat untuk menikmati wisata khas kota megapolitan. Yang memiliki warisan budaya dan keragaman etnis yang luar biasa. Lekas persiapkan rencana liburan Anda bersama keluarga di Kuala Lumpur sekarang juga. Dan jadilah saksi indahnya keberagaman dan gemerlap perkotaan yang ditawarkan oleh ibukota Malaysia ini.

Baca Juga : 20 Tempat Wisata di Penang Yang Wajib Untuk Dikunjungi

20 Tempat Wisata di Penang Yang Wajib Untuk Dikunjungi

20 Tempat Wisata di Penang Yang Wajib Untuk Dikunjungi – Kuala Lumpur bukan satu-satunya tempat yang bisa Anda kunjungi saat berada di Malaysia. Jika ingin mencoba pengalaman baru, tidak ada salahnya datang ke Penang, Malaysia. Berbentuk pulau, Penang atau yang kerap kali populer dengan Pinang menyediakan satu paket komplet wisata, meliputi budaya, kuliner, pantai, bahkan belanja.

Secara geografis, Penang sendiri terletak di bagian barat laut Malaysia. Tidak seperti Kuala Lumpur atau justru Johor yang sarat akan “keramaian” khas pusat kota; lanskap Penang justru menyuguhkan Anda keindahan pemandangan alam dan wisata sejarah. Maklum saja, Penang sendiri disebut-sebut sebagai kota kepulauan nan eksotis. Apalagi, letaknya memang terpisah dari daratan utama Malaysia; namun terhubung oleh Jembatan Pulau Pinang (Penang Bridge) sepanjang 13 kilometer.

Penasaran apa saja tempat wisata yang bisa Anda kunjungi saat berada di Penang? Yuk, simak 20 penjabarannya!

1. Penang Bridge (Jembatan Penang)

Sesuai namanya, Penang Bridge sesungguhnya merupakan satu destinasi wisata berupa jembatan. Tentu saja, tidak sembarang jembatan. Pasalnya, Penang Bridge bahkan masuk dalam kategori jembatan terpanjang di dunia. Wajar saja, menghubungkan antara Sebrang Prai di daratan Malaysia dan Bayan Lepas di Pulau Penang; Penang Bridge memiliki kepanjangan lebih dari 13,5 kilometer!

Resmi dibuka sebagai fasilitas umum pada tahun 1985, Penang Bridge sendiri merupakan salah satu jembatan bebas hambatan. Jembatan ini dinilai punya banyak manfaat; salah satunya kentara dalam perkembangan Malaysia dalam berbagai sektor; meliputi ekonomi, sosial, dan budaya.

Oh ya, selain menyaksikan kemegahan arsitektur jembatan, Anda juga bisa menyempatkan diri untuk berfoto sejenak di sana. Hitung-hitung, sebagai kenang-kenangan bahwa setidaknya — Anda pernah mengunjungi ikon Negeri Jiran, ini bukan?

2. Penang Hill (Bukit Penang)

Belum lengkap rasanya jika ke Penang — tanpa singgah sejenak di Penang Hill (Bukit Penang). Pasalnya, tempat wisata yang satu ini memang seakan sudah jadi destinasi wajib yang harus dikunjungi oleh para pelancong — tidak terkecuali, mereka yang berasal dari Indonesia.

Secara umum, Penang Hill, atau yang juga populer dengan sebutan “Bukit Bendera” ini menawarkan beragam “atraksi” wisata yang dapat Anda nikmati. Ini mencakup destinasi wisata Owl Museum (akan dijelaskan di poin berikutnya), pemandangan lanskap yang indah, suhu yang sejuk, hingga udara yang bersih dan segar. Sesuai namanya, Penang Hill ini merupakan satu kompleks perbukitan.

Nah, untuk mencapai puncaknya, Anda bisa menaiki kereta wisata; yakni Penang Hill Railway. Harga tiketnya, sekitar 30 RM untuk orang dewasa, dan 15 RM untuk anak-anak di bawah 12 tahun dan pelajar. Adapun bagi yang berminat, kereta ini beroperasi mulai dari jam sembilan pagi, hingga sebelas malam.

Untuk mencapai ke puncak bukit, Anda membutuhkan waktu sekitar lima menit perjalanan. Tentu saja, dijamin tidak akan bosan. Selain soal pemandangannya, Anda juga akan melewati terowongan sepanjang 10 meter! Belum lagi, kesan setelah mencapai puncak bukit…

Bila ingin mendaki hingga puncak bukit tanpa naik kereta, Anda bisa mencoba alternatif lainnya, kok. Ini mencakup taksi sebagai transportasi lain. Harus dipahami, taksi di wilayah Penang Hill pada umumnya tidak menggunakan argo. Jadi, jangan ragu untuk bertanya ke petugas setempat; atau justru berselancar di dunia maya (browsing) terlebih dulu untuk mengetahui kisaran harga yang pantas — sesuai dengan rute yang Anda tempuh.

3. Kek Lok Si Temple

Sempat disinggung di poin sebelumnya, Kek Lok Si Temple sesungguhnya merupakan satu kuil Buddha terbesar di Asia Tenggara, lho. Keunikannya, terletak pada percampuran ornamen khas Tiongkok, pun gaya kuil di Thailand. Apalagi, seluruhnya ditambah dengan usia yang mencapai lebih dari satu abad.

Berada di puncak Bukit Kwok San, Air Itam, Penang, maklum saja jika nantinya, Anda akan menemukan banyak tanjakan dan turunan yang menguras tenaga. Namun, jangan khawatir, semuanya setimpal dengan kecantikan kuil yang bisa Anda saksikan, kok. Tidak perlu repot-repot untuk berkunjung ke sana, sebab Anda dapat memanfaatkan transportasi umum, seperti bus, mulai dari George Town (ibukota Malaysia Utara).

Untuk memasuki Kek Lok Si Temple, tidak akan ada biaya yang dibebankan pada Anda. Namun, jika ingin mengunjungi pagoda yang juga terletak di kawasan kuil, Anda akan dibebankan biaya sebesar 2 RM.

4. Plaza Gurney

Penang bukan hanya soal wisata alam dan sejarahnya. Bagi yang doyan berbelanja, Anda tetap bisa memuaskan “hasrat” Anda dengan mengunjungi Plaza Gurney. Tidak perlu repot berkeliling. Di sana, Anda akan menemukan banyak sekali jenis toko; dengan barang dagangan yang bervariasi; mulai dari harga murah, sampai dengan yang mahal!

Berada di lokasi yang strategis, yakni di tepi pantai, pusat belanja yang satu ini juga bisa jadi tempat yang cocok untuk berburu oleh-oleh, lho!

5. Sri Mahamariamman Temple

Jika tadi, Penang memiliki kuil Buddha terbesar se-Asia Tenggara, jangan lupa bahwa Penang juga memiliki kuil Hindu tertua di Penang. Lokasinya, masih dalam satu kawasan George Town, kok.

Seperti halnya kuil-kuil Hindu-India pada umumnya, di Sri Mahamariamman Temple, Anda akan menemukan beragam ornament khas kebudayaan India kuno yang meriah! Tidak hanya itu, ada banyak pula patung dewa-dewi Hindu yang dipajang di sana. Oh ya, bagi yang gemar fotografi, tidak ada biaya yang dibebankan pada Anda—khususnya saat ingin mengabadikan momentum di sana. Dengan kata lain, Anda bebas dan tentu saja: gratis—memotret seluruh sudut kuil ini, dengan satu pengecualian: area altar utama.

Harga tiket masuk – Anda tidak akan dikenakan biaya saat mengunjungi Sri Mahamariamman Temple (gratis).

Jam buka-tutup – Lokasi wisata ini buka mulai dari pukul 06.30 pagi, hingga jam 12 siang; lalu pukul 04.30 sore sampai dengan sembilan malam.

6. Pinang Peranakan Mansion

Berbentuk serupa mansion (rumah yang sangat besar), Pinang Peranakan Mansion kini dikenal sebagai satu museum unik. Isinya, tidak lain adalah beragam peninggalan sejarah berupa perhiasan, furniture, artefak kuno, lukisan, hingga hasil pahatan. Konon, Pinang Peranakan Mansion dahulu merupakan rumah seorang kaya keturunan Tiongkok. Lantaran menyukai barang-barang bernilai seni; tidak heran jika rumahnya dipenuhi oleh koleksi barang-barang antik dan unik. Jadilah, seiring berjalannya waktu, rumah tadi difungsikan menjadi museum yang dibuka untuk umum.

Harga tiket masuk – Untuk berkunjung dan melihat setiap sudut Pinang Peranakan Mansion, Anda diharuskan membayar tiket masuk sebesar 20 RM.

7. Fort Cornwallis

Telah berdiri sejak tahun 1786, tidak heran jika Fort Cornwallis diklaim sebagai satu destinasi wisata paling tua di Penang. Mulanya, ini merupakan sebuah benteng pertahanan Inggris; kendati dalam praktiknya, benteng ini lebih berfungsi sebagai pusat administrasi ketimbang pusat pertahanan. Nah, bagi Anda yang gemar wisata sejarah dan tertarik untuk mempelajari sejarah Penang—Fort Cornwallis adalah tempat yang amat cocok.

Kini, Fort Cornwallis ditata sedemikian rupa; hingga lebih menyerupai taman. Di sampingnya, dapat Anda saksikan tembok kokoh setinggi tiga meter yang mengelilingi taman.

Bukan hanya soal arsitektur yang masih kokoh hingga kini. Di sana, Anda juga akan menemukan beragam artefak peninggalan, seperti lampu kuno, meriam, tiang bendera; hingga tempat-tempat seperti kapel, wilayah penyimpanan amunisi, dan penjara. Oh ya, tahukah Anda bahwa konon, meriam di sana mampu memberikan kesuburan pada wanita? Tidak percaya. Yuk, coba sendiri!

Harga tiket masuk – Untuk berkeliling dan menjelajahi Fort Cornwallis, Anda harus membayar tiket masuk sebesar 20 RM. Ini sudah termasuk bonus sebotol air mineral.

8. Queensbay Mall

Ingin wisata belanja yang lebih lengkap? Cobalah berkunjung ke Queensbay Mall!

Tidak perlu ragu soal kelengkapannya. Menjadi salah satu mal paling besar di Penang, Queensbay Mall bisa menjadi alternatif wisata belanja berikut kuliner yang menyenangkan. Apalagi, mal ini memang berlokasi di pinggir pantai. Berbelanja, menyantap makanan lezat, sambil dimanjakan oleh panorama pantai yang cantik; satu paket komplet wisata yang memuaskan, bukan?

Wajar saja, jika pengunjungnya pun seolah tidak ada habisnya. Pasalnya, beragam jenis “barang dagangan” ada di sana. Ini mencakup aneka busana atau fashion, perhiasan, hingga kebutuhan sehari-hari. Adapun Queensbay Mall juga cocok menjadi lokasi pilihan untuk membeli oleh-oleh.

9. Cheong Fatt Tze Mansion

Tempat Wisata di Penang, Cheong Fatt Tze Mansion merupakan sebuah rumah yang dibangun di tahun 1880; oleh Cheong Fatt Tze—seorang pedagang yang juga adalah imigran dari Tiongkok. Rumah besar yang didominasi dengan warna biru (sering disebut juga Blue Mansion) ini memiliki 38 kamar; yang dibangun berdasarkan aturan feng shui khas Tiongkok. Kendati rumah besar ini pada akhirnya dibeli oleh seorang pengusaha Malaysia; bentuk dan nilai historisnya masih terjaga; bahkan tetap dilestarikan. Adapun kini, selain dibuka untuk umum, rumah ini juga kerap digunakan sebagai lokasi pengambilan gambar film dan butik hotel.

10. Tropical Spice Garden

Nikmati perjalanan Anda ke Penang sembari mengajak anak bersenang-senang. Di sana, Anda akan diajak untuk menjelajahi hutan tropis; sekaligus belajar tentang aneka tumbuhan. Tropical Spice Garden sendiri berlokasi tidak jauh dari Toy Museum–lebih tepatnya di wilayah Teluk Bahang.

Tidak perlu bantuan pemandu lokal untuk menjelajahi hutan. Saat membeli tiket, Anda akan “dipinjamkan” satu alat, berbentuk seperti remote yang nantinya akan berhubung pada palang angka yang terpasang di tempat tertentu. Nah, untuk mengetahui deskripsi terkait tempat tersebut, cukup tekan tombol angka, sehingga akan keluar audio terkait penjelasan tanaman yang bersangkutan. Anda, bisa meminta petugas mengubah bahasa audio ke dalam bahasa Inggris, Melayu, Mandarin, Arab, Jepang, Jerman, maupun Prancis.

Adapun selain berkeliling hutan, terdapat pula beberapa wahana dan fasilitas menarik, seperti halnya Giant Swing (ayunan raksasa), rumah teh (tea house), serta area seluncur.

Harga tiket masuk – Harga tiket di sini 26 RM untuk dewasa dan 20 RM untuk pelajar.

11. Penang Toy Museum

Menyimpan banyak jenis mainan dari seluruh dunia, Penang Toy Museum bisa jadi satu destinasi menarik, terutama bagi anak-anak. Berlokasi di Jalan Tanjung Bungah, ada lebih dari 100 ribu koleksi mainan tersimpan di sana. Saking banyaknya, Penang Toy Museum bahkan didaulat untuk masuk Malaysia Book of Records; sebagai museum mainan pertama, terbesar, pun dengan koleksi terbanyak di Malaysia, lho!

Harga tiket masuk — Untuk mengunjungi Penang Toy Museum, Anda diharuskan membayar tiket masuk sebesar 30 RM.

12. Owl Museum

Jangan harap, Anda bisa menemukan wujud burung hantu asli di sini. Pasalnya, museum ini hanya berisi beragam artwork (karya seni) bertema burung hantu. Wujudnya bervariasi. Bisa dalam bentuk lukisan burung hantu, patung, dan beragam suvenir dan merchandise bertema burung hantu.

Adapun Owl Museum sesungguhnya memiliki ukuran yang tidak terlalu besar. Setelah memuaskan mata dengan koleksi pernak-pernik bertema burung hantu, Anda dapat membelinya di toko suvenir yang terletak tidak jauh dari sana. Oh ya, sebagai informasi, Owl Museum juga merupakan museum “art and craft” bertema burung hantu pertama di Asia Tenggara, lho!

Harga tiket masuk — Untuk masuk ke dalam museum ini, Anda akan dikenakan biaya sebanyak 10 RM untuk orang dewasa; dan gratis bagi anak-anak.

13. Penang Esplanade

Penang Esplanade, atau yang lebih dikenal dengan nama Padang Kota Lama Penang, terletak di pinggiran Kota George Town. Dinamakan demikian, sebab Padang Kota Lama ini memang berada persis di pinggir pantai dekat Pelabuhan Penang. Nama “Padang Kota Lama” sendiri diambil, sebab lokasi ini biasa disebut oleh penduduk lokal sebagai “lapangan” atau alun-alun.

Setidaknya, terdapat satu atraksi yang dapat Anda nikmati di Penang Esplanade. Ini mencakup lanskap kota berupa bangunan-bangunan tua. Wajar saja. Pasalnya, dahulu area ini memang masuk ke dalam wilayah penjajahan Inggris. Adapun beberapa lokasi wisata yang populer di sini, yakni Fort Cornwallis (benteng pertahanan tentara Inggris dengan koleksi meriamnya); City Hall (balai pertemuan yang telah berdiri sejak tahun 1879); Clock Tower (Menara Jam setinggi 60 kaki yang dibangun pada tahun 1897); Town Hall (balai pertemuan); hingga Alun-alun (lapangan luas tempat diselenggarakannya upacara dan beragam acara hiburan).

Untuk berkunjung ke Penang Esplanade, Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari George Town dengan bus tujuan Jetty. Menariknya, lantaran berdekatan, seluruh tempat yang telah disebutkan di atas, bisa Anda jangkau dengan berjalan kaki.

14. Beach Street (Lebuh Pantai)

Beach Street — populer juga dengan sebutan Lebuh Pantai, pada dasarnya merupakan satu jalan raya utama. Disebut-sebut sebagai salah satu jalan tertua, kawasan ini juga merupakan bagian dari kawasan pusat bisnis di George Town, Penang, Malaysia. Adapun berjalan-jalan menjelajahi Beach Street, bisa menjadi pilihan liburan yang menarik; dengan panorama lanskap arsitektur kolonial yang khas.

15. Lebuh Muntri

Ada tiga destinasi wisata yang wajib Anda kunjungi ketika berada di Lebuh Muntri. Pertama, Anda bisa menjajal langsung sensasi memasuki Camera Museum; museum kamera pertama di Malaysia, bahkan di kawasan Asia Tenggara. Di dalamnya, Anda dapat mempelajari beragam hal terkait kamera; meliputi sejarah dan cerita di baliknya. Terdapat pula, lebih dari 300 koleksi kamera dari berbagai zaman, mulai dari jenis kamera kuno, hingga masa kini. Setidaknya, Camera Museum terbagi ke dalam empat area (atau kawasan) yang mencakup area pameran kamera, suvenir atau cendera mata, kafe, serta area pameran fotografi.

Masih dalam satu kawasan Lebuh Muntri, jangan lupakan Masjid Benggali sebagai salah satu peninggalan kelompok Muslim India. Didirikan pada tahun 1803, masjid ini juga masuk dalam kategori masjid tertua di Penang; yang dibangun oleh pendatang dari Bengal. Adapun satu destinasi terakhir, yakni Kuil Hainan di Lebuh Muntri, yang menjadi tempat penghormatan Dewi Mar Chor.

16. Street of Harmony atau Jalan Kapitan Keling

Street of Harmony, atau populer dengan sebutan Jalan Kapitan Keling, pada dasarnya dapat menjadi gambaran keberagaman suku, ras, maupun agama di Penang. Dinamakan demikian, sebab Anda dapat menjumpai manifestasi keberagaman tersebut dalam banyak tempat-tempat ibadah yang melingkupi beragam “perbedaan”–menjadi satu secara harmonis. Ini mencakup Gereja St. George (gereja Anglikan tertua di Asia Tenggara), Kuil Dewi Kuan Yin (Goddes of Mercy Temple), Masjid Kapitan Keling, Sri Mahamariamman Temple (kuil Hindu tertua di Penang), hingga Kuil Teochew (Kuil Han Jiang).

Dari asal-usulnya, mayoritas bangunan tersebut dibangun pada abad ke-18; sehingga dapat dikatakan, Street of Harmony adalah wadah dari tempat ibadah tertua dan bersejarah di George Town. Adapun tidak jauh dari sana, Anda dapat mengunjungi Little India. Disebut demikian, sebab lokasi ini merupakan wilayah pemukiman imigran asal India. Adapun di Little India, terdapat beragam atraksi wisata yang bisa Anda nikmati, mencakup sajian musik, kuliner, kain, aneka rempah, hingga pernak-pernik khas India.

17. Kuil Khoo Kongsi

Populer dengan sebutan Khoo Kongsi Temple–sesungguhnya, kuil ini bernama Leong San Tong Khoo Kongsi Clan House. Terletak di Cannon Street, tidak dapat ditampik bahwa lokasinya memang agak sedikit terpencil, dan tidak dapat dengan mudah terlihat dari jalan. Berdasarkan sejarah, kuil yang disebut-sebut sebagai “kuil termegah” di Penang ini, dibangun oleh para imigran dari Desa Sin Kang, Provinsi Hokkien, Tiongkok.

Berdasarkan narasi yang ada, para anggota Klan Khoo (Tiongkok) datang ke Malaka dan Penang di abad ke-17. Secara umum, mereka didefinisikan sebagai golongan pedagang kaya. Nah, kompleks kuil ini sebenarnya merupakan “replika” atau minatur dari desa Klan Khoo yang punya sistem pemerintahan, pendidikan, dan kesejahteraan sosialnya sendiri.

Sayang, di awal abad ke-19; tepatnya pada tahun 1894, kawasan ini terbakar. Penyebabnya, antara lain karena dianggap menyaingi istana kaisar Tiongkok pada masa itu. Pembangunan kuil ini sendiri baru dilakukan pada tahun 1906; terutama saat para anggota Klan Khoo memasuki masa kejayaannya.

Nah, bagi Anda yang berminat, Kuil Khoo Kongsi buka mulai dari pukul sembilan pagi hingga 17.00 waktu setempat. Untuk memasukinya, Anda diwajibkan membayar tiket masuk sebesar 10 RM (sudah termasuk bonus berupa kartu pos). Oh ya, jika sempat, berkunjunglah ke sini di malam hari. Perpaduan arsitektur khas Tiongkok, aneka kerajinan tangan, serta hiasan lentera yang menggantung dijamin menciptakan satu sensasi liburan tersendiri yang menyenangkan.

18. Pelabuhan Jetty

Kendati hanya berstatus “persinggahan” sebelum para turis menjangkau destinasi lain, menikmati pagi maupun senja dengan berjalan-jalan di Pelabuhan Jetty, bisa menjadi salah satu hiburan yang menyenangkan, lho. Apalagi, pelabuhan yang terletak di sepanjang kawasan Weld Quay ini juga masuk dalam kategori pelabuhan bersejarah, lho.

Sembari menghabiskan waktu santai bersama orang terdekat, Anda bisa menyaksikan secara langsung kampung nelayan tradisional, bangunannya yagn khas, jalan setapak, bahkan jika beruntung, bisa terlibat dalam beragam aktivitas nelayan lainnya!

19. Gurney Drive Hawker Centre

Puas berjalan-jalan Tempat Wisata di Penang, inilah saatnya memanjakan perut dan lidah Anda dengan kulinernya yang khas. Adapun Anda bisa mengunjungi Gurney Drive Hawker centre–salah satu food street yang terbesar di Penang. Memiliki beragam jajaran toko dan jenis kuliner, dijamin, Anda bisa makan malam dengan puas, nikmat, dan tentu saja: hemat.

20. Penang Butterfly Farm

Berlokasi di wilayah Batu Ferringhi, Penang Butterfly Farm pada dapat dikatakan sebagai satu peternakan kupu-kupu tropis pertama di dunia. Adapun salah satu jenis kupu-kupu populer, yakni Raja Brooke–yang bahkan didaulat sebagai kupu-kupu terbesar di Asia Tenggara. Adapun bukan hanya jenis Raja Brooke. Anda bahkan dapat menjumpai ribuan kupu-kupu lain; pun dengan ratusan reptil, dan serangga, mulai dari kaki seribu, iguana, kalajengking, dan masih banyak lagi.

Itulah 20 rekomendasi tempat wisata yang bisa Anda kunjungi saat berlibur ke Penang, Malaysia. Semoga bermanfaat dan selamat bersenang-senang!

Baca Juga : 10 Destinasi Wisata yang akan menyaingi Bali