35 Tempat Wisata di Kuala Lumpur Bisa Anda Kunjungi Saat Liburan

35 Tempat Wisata di Kuala Lumpur Bisa Anda Kunjungi Saat Liburan – Selain Singapura dan Thailand, negeri jiran Malaysia pun banyak dikunjungi wisatawan Indonesia untuk liburan. Lokasinya yang tidak begitu jauh dari Indonesia, adat dan budaya yang masih satu rumpun dengan bangsa kita, serta banyaknya ragam destinasi wisata yang ditawarkan membuat Malaysia wajib Anda pertimbangkan sebagai destinasi wisata untuk liburan selanjutnya.

Ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, menyimpan banyak keindahan dan warisan sejarah masa lalu yang menanti untuk Anda singkap pesonanya. Di balik keriuhan khas kota megapolitan, Kuala Lumpur juga memiliki banyak atraksi wisata yang masih kental dengan adat masyarakat Melayu, lo. Nah, bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak mengenai referensi tempat wisata di Kuala Lumpur, ada baiknya untuk menyimak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Menara Kembar Petronas

Wisatawan yang datang ke Kuala Lumpur wajib untuk menyambangi bangunan paling ikonik di seantero Malaysia yang satu ini, apalagi kalau bukan Menara Kembar Petronas. Menara yang juga dikenal dengan nama Petronas Twin Towers ini dulunya menyandang predikat sebagai gedung tertinggi di dunia, tepatnya pada tahun 1998-2004, menurut sebuah organisasi pengamat tata kota dan gedung bernama Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH). Predikat menara tertinggi tersebut kemudian digantikan oleh Menara Taipei 101, tapi Menara Kembar Petronas masih masuk ke dalam daftar menara tertinggi di dunia.

Menara yang dirancang oleh arsitektur kenamaan Argentina bernama Cesar Pelli ini memiliki jumlah lantai sebanyak 88 tingkat dan tinggi 4.519 m. Selain gedungnya yang tinggi menjulang, daya tarik lain yang dapat Anda temukan di kawasan Menara Kembar Petronas adalah Kompleks Perbelanjaan Suria, Pusat Sains Petrosains, Gedung Orkestra, dan masih banyak lagi. Menara Kembar Petronas dibuka untuk wisatawan setiap hari Selasa-Minggu dari pukul 09:00-21:00, serta tutup pada hari raya Idulfitri dan Iduladha. Harga tiket masuk Menara Petronas untuk turis asing berada pada kisaran harga RM80.00.

Nah, untuk menuju Menara Kembar Petronas, Anda dapat naik taksi atau berjalan kaki jika Anda menginap di Mandarin Oriental Hotel. Selain berjalan kaki atau naik taksi, Anda juga bisa naik kereta LRT.

2. Bukit Bintang

Salah satu titik keramaian Kuala Lumpur terletak di kawasan hiburan dan belanja Bukit Bintang. Surga belanja yang satu ini berlokasi di antara Jalan Raja Chulan di sebalah utaranya serta Jalan Imbi di bagian selatan. Bukit Bintang juga sering dijuluki sebagai Orchard Road-nya Malaysia saking ramainya dengan para pelancong, serta deretan pertokoan elit. Pusat perbelanjaan yang terletak di Bukit Bintang di antaranya: Berjaya Times Square, Imbi Plaza, Bukit Bintang Plaza, Low Yat Plaza, Kuala Lumpur Plaza, Starhill Galeri, Fahrenheit, dan Pavillion yang diklaim sebagai mal terbesar di Kuala Lumpur.

Namun, jangan salah, biarpun kawasan ini banyak dihuni pertokoan elit, bukan berarti Bukit Bintang tidak ramah dengan turis berbujet pas-pasan. Jika Anda tidak memiliki banyak anggaran untuk belanja, Anda juga masih bisa membawa pulang barang-barang yang ada di sini dengan harga terjangkau. Di pusat perbelanjaan Bukit Bintang, masih banyak toko-toko yang menjajakan merk lokal dengan barang berkualitas yang pastinya lebih ramah di kantong. Untuk urusan perut pun Anda tidak perlu khawatir sebab di sini banyak terdapat restoran yang menjajakan kuliner khas Melayu dan dunia. Bukit Bintang paling asyik dikunjungi pada malam hari karena Anda dapat merasakan atmosfer ramai dan riuh rendah para pengunjung yang bercengkerama. Belum lagi air mancur warna-warni yang ada di Pavillion Mall yang banyak diburu para penggemar fotografi karena kecantikannya.

Pusat perbelanjaan di Bukit Bintang biasanya dibuka dari jam 10:00-22:00. Anda dapat naik monorail menuju Bintang Walk dari Bukit Bintang Monorail Station di perempatan jalan Sultan Ismail Road dan Bukit Bintang Road untuk sampai di surga belanjanya Malaysia yang satu ini.

3. Kuala Lumpur Bird Park

Kuala Lumpur tidak melulu menawarkan gemerlap kehidupan masyarakat urban ibukota. Keindahan fauna eksotis yang hidup di lingkungan penangkaran hijau dan rindang pun dapat Anda temukan di sini, tepatnya di Kuala Lumpur Bird Park. Kawasan konservasi fauna yang satu ini merupakan rumah bagi 3.000 spesies burung yang terdiri dari 200 spesies lokal dan spesies asing. Jika Anda berjalan-jalan di sekitar kawasan Kuala Lumpur Bird Park, Anda dapat berinteraksi langsung dengan burung-burung eksotis dengan corak bulu yang menawan, seperti Burung Rangkong, Elang, Burung Unta, serta itik mandarin.

Selagi berada di sana, pastikan Anda mengambil foto burung-burung lucu dengan corak mempesona dan jangan sampai ketinggalan juga untuk menyaksikan atraksi dari para burung yang digelar setiap hari pada pukul 12:00 dan 15:30. Untuk bisa sampai di Kuala Lumpur Bird Park, Anda bisa naik kereta KTM Commuter yang berangkat dari KTM Old Railway Kuala Lumpur Station yang berlokasi di kawasan National Mosque. Harga tiket masuk Bird Park untuk dewasa yakni RM39.00 dan RM29.00 untuk anak-anak.

4. Kuala Lumpur Tower

Kuala Lumpur Tower alias KL Tower merupakan menara penyiaran dan telekomunikasi yang memiliki tinggi 421 meter. KL Tower yang merupakan menara telekomunikasi tertinggi ke tujuh di dunia ini berdiri dengan gagah di atas Bukit Nanas yang memiliki ketinggian sekitar 94 mdpl. Arsitektur KL Tower terinspirasi dari gaya arsitektur Timur Tengah yang tercermin dari keramik serta ornamen khasnya yang kaya akan corak dan motif abstrak dengan warna kalem.

Harga tiket masuk KL Tower yakni RM38.00 untuk dewasa, dan RM28.00 untuk anak-anak. KL Tower terletak di Jalan Puncak dan dapat dicapai dengan mengendarai kereta cepat dari Bukit Nanas Monorail Station serta Dang Wangi LRT Station.

5. Aquaria KLCC

Tempat wisata di Kuala Lumpur selanjutnya yang tidak boleh Anda lewatkan adalah Aquaria KLCC. Dari namanya saja mungkin Anda sudah bisa menebak kalau tempat wisata yang satu ini ada hubungannya dengan air. Memang, Aquaria KLCC merupakan akuarium raksasa dengan terowongan sepanjang 90 meter yang dihuni sekitar 150 jenis biota laut yang terdiri dari 5.000 spesies. Di dalam akuarium raksasa tersebut, Anda dapat melihat satwa laut buas seperti hiu harimau, ikan piranha, ular laut, dan masih banyak lagi.

Nah, jika Anda liburan bersama anak-anak, mungkin Aquaria KLCC ini dapat dijadikan sebagai destinasi wisata utama yang wajib Anda kunjungi saat berlibur di Kuala Lumpur. Selain tempatnya yang menyenangkan, anak-anak juga dapat belajar mengenal jenis-jenis ikan serta biota laut lainnya yang tinggal di akuarium raksasa.

Aquaria KLCC terletak di kawasan wisata terpadu Kuala Lumpur City Centre serta dibuka mulai pukul 11:00-20:00. Harga tiket masuk Aquaria KLCC yakni sekitar RM 64.00 untuk turis dewasa serta RM53.00 untuk anak-anak usia 3-12 tahun. Untuk menuju Aquaria KLCC, Anda dapat naik kereta cepat dari Kelana Jaya Station atau naik bus umum dari halte Suria KLCC.

6. Kuala Lumpur Merdeka Square

Merdeka Square merupakan tempat wisata yang berada di jantung kota Kuala Lumpur. Merdeka Square juga sangat dekat dengan atraksi wisata lainnya seperti China Town, Central Market, Masjid Jamek, National History Museum, serta Sungai Gombak. Lapangan tempat pertama kali dikibarkannya bendera nasional Malaysia pada momen hari kemerdekaan 31 Agustus 1957 ini sering dijadikan sebagai tempat digelarnya pertunjukan musik, karnaval, serta garis awal dan akhir pada pertandingan lari maraton.

Gedung-gedung dengan aristektur khas kolonial yang menawan pun dapat Anda temukan di sini. Pokoknya, jangan sampai Anda lupa untuk memotret keindahan gedung-gedung yang cantiknya bukan main ini. Merdeka Square berada di Jalan Raja, City Centre, Kuala Lumpur, dan dapat dikunjungi kapan saja selama 24 jam.

7. Islamic Arts Museum

Islamic Arts Museum Kuala Lumpur dibangun pada Desember 1998 dan juga merupakan museum kesenian Islami terbesar di Asia Tenggara. Bangunan yang memiliki luas 30.000 meter persegi ini berada di kawasan rindang Perdana Botanical Garden. Islamic Arts Museum memiliki 7.000 koleksi artefak, serta perpustakaan dengan koleksi buku-buku Islami terbanyak di dunia. Salah satu koleksi museum yang paling terkenal di sini adalah salah satu maket Masjidil Haram terbesar di dunia.

Peninggalan-peninggalan kerajaan Islam serta bukti artefak penyebaran Islam di Asia pun dapat Anda temukan di sini. Islamic Arts Museum berada di Jalan Lembah Perdana, Kuala Lumpur dan dibuka setiap hari dari pukul 10:00-18:00. Tiket masuknya pun relatif terjangkau yakni RM14.00 untuk dewasa serta RM7.00 untuk pelajar. Anak-anak berusia di bawah enam tahun tidak dikenakan biaya. Untuk menuju museum, Anda bisa berjalan kaki dari Stasiun Kereta Kuala Lumpur, atau dengan mengendarai taksi.

8. Sultan Abdul Samad Building

Sultan Abdul Samad Building merupakan tempat wisata di Kuala Lumpur yang berada di Dataran Merdeka dan Royal Selangor Club di Jalan Tunku Abdul Rahman. Gedung yang satu ini berdiri sejak tahun 1897 dan dijadikan pusat pemerintahan pada zaman pendudukan Inggris. Saat ini, Sultan Abdul Samad Building dijadikan sebagai gedung Mahkamah Agung. Gedung yang satu ini juga memiliki menara jam dan gaya arsitektur megah yang membuatnya sangat cocok dijadikan sebagai objek fotografi.

Pada peringatan-peringatan khusus, Sultan Abdul Samad Building dhiasi lampu warna-warni yang indah. Bagi Anda yang penasaran, datang saja langsung ke Jalan Ampang 109 dengan mengendarai LRT dari PUTRA Line menuju Masjid Jamek.

9. Kuala Lumpur Butterfly Park

Taman konservasi kupu-kupu di Kuala Lumpur yang satu ini berada di kawasan Lake Gardens. Kuala Lumpur Butterfly Park merupakan imitasi dari habitat asli kupu-kupu yakni hutan hujan tropis yang memiliki koleksi 6.000 kupu-kupu yang terdiri dari 120 spesies. Taman ini juga memiliki koleksi 15.000 pepohonan dan tanaman hias yang membuat suasana taman makin cantik.

Kuala Lumpur Butterfly Park terletak di Jalan Cenderawasih dan buka setiap hari dari pukul 9:00-18:00. Tiket masuk Butterfly Park yakni RM18.00 untuk turis asing. Anda dapat berjalan kaki dari Pasar Seni Station untuk menuju tempat wisata yang satu ini.

10. Masjid Jamek

Masjid Jamek merupakan salah satu tempat wisata di Kuala Lumpur yang terkenal dengan keindahan arsitekturnya. Didirikan pada tahun 1907 dan diresmikan oleh Sultan Selangor pada tahun 1909, Masjid Jamek dinobatkan sebagai masjid tertua di Kuala Lumpur. Masjid Jamek memiliki tiga kubah dan minaret setinggi 27 meter.

Anda dapat menuju Masjid Jamek dengan mengendarai Star LRT dari Stasiun Masjid Jamek. Cobalah naik KL Monorail, lalu ke Stasiun Hang Tuah, dan lanjutkan perjalanan menuju Star LRT untuk sampai ke Masjid Jamek.

11. Berjaya Times Square Theme Park

Mau cari tempat wisata dengan taman hiburan indoor yang penuh dengan berbagai wahana seru? Datang saja ke Berjaya Times Square Theme Park yang berlokasi di Jalan Imbi. Theme park indoor terbesar di Malaysia ini terletak di lantai lima pusat perbelanjaan terbesar di Malaysia, Berjaya Times Square Hotel, dan didesain agar cocok untuk wisatawan dewasa dan anak-anak dengan dua zona khususnya.

Di tempat wisata di Kuala Lumpur yang satu ini, Anda bisa puas mencoba berbagai wahana yang seru sekaligus menantang seperti Supersonic Odyssey Roller Coaster, Dizzy Izzy, DNA Mixer, Haunted Chamber, dan masih banyak lagi. Berjaya Times Square Theme Park dibuka setiap hari dari pukul 12.00-22.00. Harga tiket untuk wisatawan dewasa yakni RM51.00 serta RM41.00 untuk anak-anak usia 3-12 tahun.

12. Royal Malaysian Police Museum

Royal Malaysian Police Museum merupakan tempat wisata yang cocok bagi Anda yang menyukai sejarah dan sepak terjang kepolisian, khususnya kepolisian di Malaysia. Berlokasi di Jalan Perdana, kawasan museum yang satu ini dikelilingi oleh beberapa titik wisata seperti Planetarium dan Islamic Arts Museum.

Museum Kepolisian Kuala Lumpur ini memiliki tiga galeri, yakni galeri A, B, dan C. Galeri A akan menunjukkan sejarah dibentuknya badan kepolisian Malaysia, sedangkan Galeri B merupakan tempat dipamerkannya kendaraan kepolisian dari masa ke masa. Sementara, di Galeri C, Anda akan diajak menyaksikan sepak terjang polisi dalam memerangi bencana di Malaysia, seperti pada masa pendudukan Jepang.

Royal Malaysian Police Museum buka setiap Selasa-Minggu pukul 10.00-18.00. Museum ini tidak mematok biaya tiket masuk, kecuali pada akhir pekan dan libur nasional Anda diharuskan membayar tiket masuk sebesar RM1.00.

13. Sin Sze Ya Temple

Sin Sze Ya Temple dikenal sebagai kuil Tao tertua serta pusat kebudayaan Tionghoa di Kuala Lumpur, khususnya pada perayaan Tahun Baru Imlek. Kuil yang dibangun pada tahun 1864 ini lokasinya hanya sekitar tiga menit dari Petaling Street. Di kuil ini, Anda dapat menikmati keindahan arsitektur bangunan kuil yang memiliki corak warna cerah serta ornamen-ornamen khas Tiongkok yang rumit dan artistik. Selain itu, Anda pun dapat melihat ritual keagamaan Tao yang unik seperti merangkak di depan Patung Sin Sze Ye dan Sze Ye, atau mencari tahu peruntungan Anda melalui seorang peramal nasib yang ada di kuil.

Cara terbaik untuk dapat sampai ke kuil adalah dengan mengendarai LRT dari Stasiun Pasar Seni atau Masjid Jamek. Dari situ, Anda tinggal berjalan kaki selama kurang lebih enam menit. Kuil Sin Sze Ya dibuka setiap hari dari pukul 07.00-17.00.

14. National Textile Museum

National Textile Museum berada di kawasan Merdeka Square di Jalan Sultan Hishamudin dan dinobatkan sebagai ikon warisan budaya Malaysia. Museum yang dibuka pada tahun 2010 ini memamerkan proses dan teknologi pembuatan tekstil, serta merupakan rumah bagi koleksi pakaian tradisional rakyat Malaysia.

National Textile Museum buka setiap hari dari pukul 09.00-18.00. Anda dapat naik MRT dari Stasiun Masjid Jamek untuk dapat sampai di Museum Tekstil ini. Anda pun tidak dipungut biaya untuk dapat menikmati keindahan tekstil dan pakaian tradisional khas Melayu yang ada di National Textile Museum.

15. Pusat Sains Negara

Pusat Sains Negara atau National Science Centre berdiri di atas bukit di Kuala Lumpur. Salah satu tempat wisata di Kuala Lumpur yang cocok dikunjungi anak-anak ini menampilkan berbagai peragaan sains dan teknologi yang edukatif bagi anak-anak. Selain itu, Pusat Sains Negara juga memiliki perpustakaan multimedia, kafetaria, serta aula untuk kegiatan belajar.

Pusat Sains Negara dibuka setiap hari kecuali hari Jumat pada pukul 09.00-17.00. Tiket masuk Pusat Sains Negara yakni RM6.00 untuk dewasa dan RM3.00 untuk anak-anak.

16. Skytrex Adventure

Bergeser sebentar dari pusat kota Kuala Lumpur, kita menuju Shah Alam untuk mencoba wahana outdoor yang seru dan menantang di Skytrex Adventure. Di kawasan wisata alam ini Anda dapat bermain bersama keluarga dan menguji nyali dengan mencoba wahana flying fox atau pun rope climbing di wilayah hijau Taman Agrikultur Shah Alam.

Skytrex hanya buka setiap akhir pecan, tapi kalau Anda datang bersama rombongan minimal 25 orang, Anda bisa meminta Skytrex untuk buka di hari biasa. Sebelum memulai petualangan, para pemandu akan memberikan arahan pentingnya keselamatan serta bagaimana menggunakan alat-alat yang akan dipasangkan pada tubuh kita saat memulai petualangan. Skytrex Adventure buka setiap Sabtu dan Minggu dari pukul 08:30-16:30. Tiket masuknya bervariasi, yakni RM35.00 untuk kategori Little Adventure, RM45.00 untuk Big Thrill, dan RM55.00 untuk Extreme Challenge.

17. Bukit Tabur

Bukit Tabur atau biasa disebut juga dengan Bukit Hangus berada di Selangor, kota tetangga Kuala Lumpur. Bukit dengan ketinggian 500 meter ini sangat cocok untuk Anda yang gemar haiking. Untuk memasuki wilayah haiking, Anda harus melewati Klang Gates Dam, yang berada di belakang area Taman Melawati. Saat haiking, Anda akan disuguhi pemandangan menakjubkan Sungai Gombak serta panorama Kuala Lumpur di sebelah utaranya.

18. i-City Shah Alam

Masih di wilayah tetangga Kuala Lumpur, tepatnya di Shah Alam, Anda dapat mengunjungi theme park yang memiliki ornamen pencahayaan LED yang cantik dan menawan. i-City dapat dicapai dengan berkendara selama satu jam dari Kuala Lumpur. Di sini, Anda dan keluarga dapat menikmati wahana dan permainan seru seperti bianglala. Atraksi wisata menarik lainnya yang ada di i-City di antaranya: City of Digital Lights, Waterworld, 5D Theatre, House of Horror, Fun World, City Walk, Red Carpet Wax Museum, Space Mission, SnoWalk, Trick Art Museum, dan masih banyak lagi.

i-City Shah Alam berada di D-9-1, Jalan Multimedia, 7/AJ City Park, Shah Alam dan buka setiap hari dari pukul 19:00-02:00.

19. Thean Hou Temple

Satu lagi lokasi wisata relijius yang wajib dikunjungi saat liburan di Kuala Lumpur, yakni Thean Hou Temple. Salah satu kuil Budha terbesar dan tertua di Asia Tenggara ini berada di Jalan Klang Lama Road, dan dijuluki pula sebagai Kuil Dewi Surga. Dibangun pada tahun 1894, Thean Hou Temple memiliki gaya arsitektur kontemporer serta desain tradisional yang ditandai dengan adanya ornamen rumit dan artisti khas Tiongkok.

Thean Hou Temple juga merupakan rumah bagi kebun tanaman obat, Pohon Bodhi, serta kolam penyu. Anda dapat naik LRT menuju perhentian Tun Sambanthan, dan berjalan dari jembatan untuk menuju kuil. Kuil yang berada di 65 Persiaran Endah, Off Jalan Syed Putra ini buka setiap hari dari pukul 09:00-18:00.

20. Lake Gardens

Lake Gardens atau Taman Botani Perdana merupakan kawasan wisata seluas 92 hektare yang berlokasi di Jalan Kebun Bunga, Tasik Perdana, Kuala Lumpur. Lake Gardens memiliki koleksi tanaman dan pepohonan rindang yang membuat suasana makin sejuk dan teduh. Di sini Anda bisa melakukan berbagi aktivitas seru bersama keluarga, seperti naik Segway mengelilingi taman, berjalan-jalan sambil melihat koleksi tanaman, bermain bersama burung-burung eksotis di National Bird Park, menyaksikan kecantikan bunga anggrek di Orchid Park, dan masih banyak lagi.

Lake Gardens dibuka setiap hari dari pukul 09:00-18:00 dan tidak dipungut biaya untuk tiket masuknya, kecuali pada akhir pekan dan hari libur nasional Anda harus mengeluarkan RM1.00 untuk tiket masuknya.

21. Jalan Alor

Di sinilah tempatnya berburu berbagai kudapan dan sajian lezat khas negeri jiran. Jalan Alor merupakan pusat wisata kuliner di Kuala Lumpur yang memiliki deretan kedai dan restoran yang menyajikan kuliner lokal dan internasional.

Pokoknya, mulai dari makanan berat seperti nasi goreng, aneka mi, olahan hasil laut, hingga camilan-camilan unik dan lezat, semuanya dapat Anda temukan di sini. Bahkan, tidak jarang makanan yang dijajakan di Jalan Alor tidak dapat Anda temukan di restoran-restoran kebanyakan. Jadi, pusat wisata kuliner yang satu ini sangat wajib Anda kunjungi saat berada di Kuala Lumpur.

Jalan Alor paling cocok dikunjungi pada malam hari sebab Anda dapat merasakan kemeriahan dan atmosfer menyenangkan dari lampu-lampu cantik serta lalu-lalang para turis dan riuh rendah suara para pedagang yang menawarkan dagangannya.

Cara paling mudah untuk menuju Jalan Alor adalah dengan mengendarai monorail menuju stasiun Bukit Bintang, lalu berjalan ke arah utara menuju Jalan Bukit Bintang. Nah, dari situ, Anda hanya harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Jalan Alor yang hanya memakan waktu sekitar satu menit.

22. Istana Budaya

Istana Budaya merupakan gedung teater nasional Malaysia. Gedung yang dibangun pada tahun 1999 ini merupakan lokasi utama digelarnya pertunjukan musik, drama, opera, dan pertunjukan seni lainnya. Istana Budaya juga dinobatkan sebagai salah satu dari 10 gedung teater terbaik di dunia.

Istana Budaya terletak di 58 Jalan Kuantan Titiwangsa, 53200 Kuala Lumpur, tepat di samping Galeri Seni Nasional yang berada di Jalan Tun Razak di jantung Kuala Lumpur.

23. Kuala Lumpur Forest Eco Park

KL Forest Eco Park dapat dikatakan sebagai paru-parunya Kuala Lumpur. Hutan lindung tengah kota ini menyajikan suasana bak di hutan rindang. Di sini juga terdapat jembatan kanopi gantung yang dapat Anda coba untuk melihat pemandangan taman dari ketinggian. Taman yang dulu dikenal dengan nama Bukit Nanas Forest Reserve ini merupakan satu-satunya taman berkonsep hutan hujan yang ada di Kuala Lumpur. KL Forest Eco Park merupakan tempat yang asyik untuk bersantai bersama keluarga sambil menghirup udara segar.

Anda dapat mengakses KL Forest Eco Park melalui Jalan Ampang atau Jalan Raja Chulan. Taman ini dibuka setiap hari dari pukul 07:00-19:00.

24. Sri Mahamariamman Temple

Sri Mahamariamman Temple berada di Jalan Tun H. S. Lee dan merupakan kuil Hindu tertua di Kuala Lumpur. Kuil yang memiliki gaya arsitektur Eropa ini diapit dua kuil Budha yang berdiri di ujung China Town, hanya tiga menit jaraknya dari Petaling Street. Gaya arsitektur khas kolonial yang menawan tersebut membuat Sri Mahamariamman Temple banyak diburu para wisatawan yang ingin mengabadikannya ke dalam sebuah potret.

Sri Mahamariamman Temple dibuka setiap hari dari pukul 06:00-21:00.

25. KLCC Park

Satu lagi taman bergaya modern yang dapat Anda jadikan sebagai tempat bersantai bersama keluarga. Setelah seharian berkeliling Kuala Lumpur, yakni Kuala Lumpur City Centre Park (KLCC Park). Tempat wisata di Kuala Lumpur yang satu ini memiliki luas taman 20 hektare yang dibuat untuk memberikan sentuhan alam yang hijau untuk Menara Kembar Petronas. Salah satu atraksi wisata paling menarik yang dimiliki KLCC Park adalah Lake Symphony yang memiliki air mancur setinggi 42 meter. KLCC Park juga merupakan rumah bagi 1.900 pepohonan yang terdiri dari 74 spesies.

26. Petaling Street (Jalan Petaling)

Petaling Street merupakan area pecinan di Kuala Lumpur yang ramai akan deretan pedagang kaki lima. Yang menawarkan berbagai macam barang dengan harga yang relatif terjangkau, asalkan Anda pandai menawar. Petaling Street paling ramai dikunjungi para wisatawan pada malam hari. Sebab suasananya yang ramai dengan hiasan lampion serta sajian kuliner kaki lima yang lebih beragam.

Sangat mudah untuk mencapai Petaling Street dengan menggunakan transportasi umum sebab bus-bus umum biasanya selalu melewati area ini. Jika Anda ingin mengunjungi Petaling Street dengan bus umum, Anda bisa menaiki bus yang menuju Kotaraya. Ada banyak pula stasiun kereta di dekat kawasan Petaling Street, tinggal pilih Anda mau naik LRT dari Pasar Seni atau Masjid Jamek, kereta komuter Kuala Lumpur, atau monorail dari Stasiun Maharajalela.

27. Sunway Lagoon Theme Park

Sunway Lagoon Theme Park terletak di Petaling Jaya. Sebuah kota satelit yang berjarak sekitar 15 km dari pusat kota Kuala Lumpur. Sunway Lagoon memiliki berbagai jenis aktivitas air yang menarik seperti kolam arus, arung jeram di sungai buatan, pantai ombak buatan, dan masih banyak lagi. Di sini, ada berbagai jenis wahana permainan yang dapat Anda jajal di antaranya: Waters of Africa, Scream Park, Amusement Park, Extreme Park, dan Wildlife Park.

Sunway Lagoon Park dibuka dari pukul 11:00-18:00 pada hari Senin-Jumat, serta pukul 10:00-18:00 pada hari Sabtu-Minggu. Tiket masuk untuk dewasa yakni RM170.00 serta RM140.00 untuk anak-anak di bawah usia 13 tahun.

28. Changkat Bukit Bintang

Changkat Bukit Bintang diumpamakan sebagai Piccadilly Circus atau New York’s Time Square-nya Malaysia. Di area ini Anda akan menemukan restoran dan bar paling populer di Kuala Lumpur. Bangunan Changkat Bukit Bintang dapat dikatakan unik sebab memiliki gaya arsitektur kolonial yang menawan. Restoran-restoran elit yang berada di area Changkat Bukit Bintang di antaranya: Yoko’s, The Mogul House, Le Bouchon, Deutches Haus, The Green Man, The Al Bait, Little Havana, dan masih banyak lagi.

Changkat Bukit Bintang sangat mudah dicapai karena letaknya yang berada di belakang Jalan Bukit Bintang. Terutama bagi Anda yang menginap di area segitiga emas atau pusat kota Kuala Lumpur.

29. Masjid Putrajaya

Wisata relijius di Kuala Lumpur belum lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Masjid Putrajaya yang berlokasi di Pusat Pentadbiran Kerajaan Persekutuan, atau sekitar 45 menit dari pusat kota Kuala Lumpur. Masjid yang satu ini dapat dikatakan sebagai ikonnya Putrajaya. Masjid Putrajaya memiliki arsitektur bergaya Persia, dengan pemandangan indah dari Danau Putrajaya yang tepat berada di depan masjid.

Masjid Putrajaya dibuka setiap hari pada pukul 09:30-18:00. Dan dapat dengan mudah dicapai dengan mengendarai kereta transit ERL yang berhenti di Stasiun Putrajaya. Selepas turun dari kereta, Anda dapat melanjutkan perjalanan menuju masjid dengan mengendarai taksi selama kurang lebih 10 menit.

30. Kuala Lumpur City Gallery

Jika Anda ingin mengetahui sejarah dan perkembangan kota Kuala Lumpur. Datanglah ke Kuala Lumpur City Gallery yang berada di daerah Dataran Merdeka. Di galeri dan museum yang satu ini, Anda akan melihat potret sejarah Kuala Lumpur sejak masih dalam pendudukan Inggris hingga saat ini. Beranjak ke lantai 2, Anda akan disuguhi maket raksasa Kuala Lumpur sekaligus video presentasi tentang wisata di Kuala Lumpur.

Jangan lupa untuk mampir ke toko suvenirnya sebelum pulang. Di toko suvenir, Anda dapat membeli kerajinan tangan khas dengan harga relatif terjangkau. Kuala Lumpur City Gallery buka setiap hari dari pukul 09:00-18:30.

31. Kuala Lumpur National Zoo & Aquarium

Jika Anda bepergian bersama si kecil, jangan lupa ajak mereka ke Kuala Lumpur National Zoo & Aquarium yang berlokasi di Hulu Kelang, Ampang, Selangor. Kebun binatang dengan luas 44 hektare ini dihuni 5.137 satwa yang terdiri dari 476 spesies mamalia, unggas, reptil, amfibi, dan ikan yang berasal dari Afrika dan Asia. Kebun binatang yang juga dijuluki Zoo Negara ini berjarak sekitar 13 km ke wilayah utara dari pusat kota Kuala Lumpur.

Kuala Lumpur National Zoo & Aquarium dibagi ke dalam beberapa zona, di antaranya: Taman Reptil, Zona Gajah Malaysia, Kerajaan Mamalia, Bear Complex, dan lain sebagainya. Zoo Negara ini buka setiap hari dari pukul 09:00-17:00. Anda bisa naik taksi atau Metrobus #16 dari Central Market di Chinatown. Harga tiket masuk untuk wisatawan asing yakni RM85.00 untuk dewasa, serta RM43.00 untuk anak-anak usia 3-12 tahun.

32. Batu Caves

Batu Caves, salah satu tempat wisata di Kuala Lumpur paling terkenal. Merupakan bukit kapur yang memiliki tiga gua besar dan beberapa gua kecil. Berjarak sekitar 11 km di wilayah utara Kuala Lumpur, kuil yang berusia lebih dari 100 tahun ini memiliki patung-patung Budha yang berdiri di area gua utama. Salah satu area gua paling populer di sini, Cathedral Cave, merupakan rumah bagi beberapa tempat suci umat Hindu. Tidak hanya kuil-kuil dan patungnya saja yang dapat membuat para wisatawan terpesona. Pemandangan alam di sekitarnya pun turut mempercantik area Batu Caves.

Batu Caves dibuka setiap hari dari pukul 06:00-21:00. Anda bisa mengendarai Intrakota bus Nomor 11D dari Central Market untuk bisa sampai ke Batu Caves. Jangan khawatir, Anda tidak dipungut biaya tiket masuk untuk dapat menikmati keindahan dan keagungan Batu Caves.

33. Petrosains Discovery Centre

Kuala Lumpur City Centre (KLCC) tidak habis-habisnya menawarkan atraksi wisata yang menarik, sekaligus edukatif bagi para wisatawan. Salah satu tempat wisata di kawasan pusat kota Kuala Lumpur yang wajib Anda datangi bersama anak-anak adalah Petrosains Discovery Centre. Destinasi wisata seluas 7.000 meter persegi ini berada di lantai empat Petronas Twin Towers yang didedikasikan khusus. Untuk memamerkan sejarah dan penemuan di bidang teknologi, arkeologi, dan antropologi. Sejak dibuka pertama kali pada tahun 1999, Petrosains Discovery Centre sudah menjadi tujuan utama anak-anak untuk belajar sains dengan cara yang menyenangkan.

Petrosains Discovery Centre dibuka pukul 09:30-17:30 pada hari Selasa-Jumat, dan 09:30-18:30 pada akhir pekan dan hari libur nasional. Harga tiket masuk untuk turis asing adalah RM25.00 untuk dewasa, RM20.00 untuk remaja usia 13-17 tahun, serta RM15.00 untuk anak-anak usia 3-12 tahun.

34. District 21 Kuala Lumpur

District 21 Kuala Lumpur merupakan theme park yang berlokasi di IOI City Mall, Putrajaya. Wisatawan dari segala usia dapat menikmati keseruan dengan wahana seru dan menantang yang ada di District 21. Taman bermain indoor yang memiliki luas 6.500 meter persegi ini. Menampung berbagai wahana bertema post-apocalyptic yang dihiasi oleh lempengan baja dan grafiti warna-warni.

Salah satu wahana paling digemari di District 21 adalah Maze. Anda akan ditantang untuk menemukan jalan keluar ketika berada di dalam labirin baja. Wahana yang aman untuk anak-anak ketika bermain di District 21 di antaranya korsel, Go-Kart, Low Ropes, dan masih banyak lagi. Para orang tua dianjurkan untuk tetap mengawasi buah hatinya ketika sedang bermain untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

District 21 Kuala Lumpur dibuka dari pukul 12:00-20:00 pada hari Senin-Jumat, serta pukul 10:00-20:00 pada akhir pekan. Sementara, harga tiket masuknya adalah RM58.00 pada hari biasa, serta RM76.00 pada akhir pekan. Pengunjung anak-anak dengan tinggi badan di bawah 90 cm, serta penyandang difabilitas tidak dikenakan biaya tiket masuk ke District 21.

35. Kuala Lumpur Little India Brickfields

Little India Brickfields merupakan permukiman warga keturunan India tertua di Kuala Lumpur. Sekaligus Little India paling populer yang ada di Malaysia. Dulu, Litte India Brickfields tak ubahnya seperti perkampungan pada umumnya. Sekarang, tempat tersebut telah diubah menjadi destinasi wisata yang memiliki deretan toko dan restoran unik yang banyak diburu para wisatawan ketika berkunjung ke Kuala Lumpur.

Toko-toko di Little India biasanya banyak menjajakan sari, bunga hias, bumbu rempah, serta berbagai kudapan dan kuliner khas Tanah Indus. Sejak disulap menjadi destinasi wisata, Little India Brickfields kini telah bertansformasi menjadi salah satu ikon wisata Malaysia serta simbol keberagaman masyarakat Malaysia.

Little India terbujur dari Jalan Travers hingga Jalan Tun Sambathan. Di antara persimpangan jalan, terdapat air mancur setinggi 10 meter. Jalan trotoar di sepanjang Little India dihiasi lampu jalan artistik. Serta dekorasi unik di setiap toko yang berderet di sepanjang jalan. Little India Brickfields dibuka setiap hari pada pukul 10:00-21:00.

Nah, bagaimana? Anda jadi tidak sabar bukan untuk melihat sendiri keindahan yang ditawarkan oleh beberapa destinasi wisata yang sudah disebutkan di atas? Kuala Lumpur merupakan tujuan wisata yang tepat untuk menikmati wisata khas kota megapolitan. Yang memiliki warisan budaya dan keragaman etnis yang luar biasa. Lekas persiapkan rencana liburan Anda bersama keluarga di Kuala Lumpur sekarang juga. Dan jadilah saksi indahnya keberagaman dan gemerlap perkotaan yang ditawarkan oleh ibukota Malaysia ini.

Baca Juga : 20 Tempat Wisata di Penang Yang Wajib Untuk Dikunjungi

20 Tempat Wisata di Penang Yang Wajib Untuk Dikunjungi

20 Tempat Wisata di Penang Yang Wajib Untuk Dikunjungi – Kuala Lumpur bukan satu-satunya tempat yang bisa Anda kunjungi saat berada di Malaysia. Jika ingin mencoba pengalaman baru, tidak ada salahnya datang ke Penang, Malaysia. Berbentuk pulau, Penang atau yang kerap kali populer dengan Pinang menyediakan satu paket komplet wisata, meliputi budaya, kuliner, pantai, bahkan belanja.

Secara geografis, Penang sendiri terletak di bagian barat laut Malaysia. Tidak seperti Kuala Lumpur atau justru Johor yang sarat akan “keramaian” khas pusat kota; lanskap Penang justru menyuguhkan Anda keindahan pemandangan alam dan wisata sejarah. Maklum saja, Penang sendiri disebut-sebut sebagai kota kepulauan nan eksotis. Apalagi, letaknya memang terpisah dari daratan utama Malaysia; namun terhubung oleh Jembatan Pulau Pinang (Penang Bridge) sepanjang 13 kilometer.

Penasaran apa saja tempat wisata yang bisa Anda kunjungi saat berada di Penang? Yuk, simak 20 penjabarannya!

1. Penang Bridge (Jembatan Penang)

Sesuai namanya, Penang Bridge sesungguhnya merupakan satu destinasi wisata berupa jembatan. Tentu saja, tidak sembarang jembatan. Pasalnya, Penang Bridge bahkan masuk dalam kategori jembatan terpanjang di dunia. Wajar saja, menghubungkan antara Sebrang Prai di daratan Malaysia dan Bayan Lepas di Pulau Penang; Penang Bridge memiliki kepanjangan lebih dari 13,5 kilometer!

Resmi dibuka sebagai fasilitas umum pada tahun 1985, Penang Bridge sendiri merupakan salah satu jembatan bebas hambatan. Jembatan ini dinilai punya banyak manfaat; salah satunya kentara dalam perkembangan Malaysia dalam berbagai sektor; meliputi ekonomi, sosial, dan budaya.

Oh ya, selain menyaksikan kemegahan arsitektur jembatan, Anda juga bisa menyempatkan diri untuk berfoto sejenak di sana. Hitung-hitung, sebagai kenang-kenangan bahwa setidaknya — Anda pernah mengunjungi ikon Negeri Jiran, ini bukan?

2. Penang Hill (Bukit Penang)

Belum lengkap rasanya jika ke Penang — tanpa singgah sejenak di Penang Hill (Bukit Penang). Pasalnya, tempat wisata yang satu ini memang seakan sudah jadi destinasi wajib yang harus dikunjungi oleh para pelancong — tidak terkecuali, mereka yang berasal dari Indonesia.

Secara umum, Penang Hill, atau yang juga populer dengan sebutan “Bukit Bendera” ini menawarkan beragam “atraksi” wisata yang dapat Anda nikmati. Ini mencakup destinasi wisata Owl Museum (akan dijelaskan di poin berikutnya), pemandangan lanskap yang indah, suhu yang sejuk, hingga udara yang bersih dan segar. Sesuai namanya, Penang Hill ini merupakan satu kompleks perbukitan.

Nah, untuk mencapai puncaknya, Anda bisa menaiki kereta wisata; yakni Penang Hill Railway. Harga tiketnya, sekitar 30 RM untuk orang dewasa, dan 15 RM untuk anak-anak di bawah 12 tahun dan pelajar. Adapun bagi yang berminat, kereta ini beroperasi mulai dari jam sembilan pagi, hingga sebelas malam.

Untuk mencapai ke puncak bukit, Anda membutuhkan waktu sekitar lima menit perjalanan. Tentu saja, dijamin tidak akan bosan. Selain soal pemandangannya, Anda juga akan melewati terowongan sepanjang 10 meter! Belum lagi, kesan setelah mencapai puncak bukit…

Bila ingin mendaki hingga puncak bukit tanpa naik kereta, Anda bisa mencoba alternatif lainnya, kok. Ini mencakup taksi sebagai transportasi lain. Harus dipahami, taksi di wilayah Penang Hill pada umumnya tidak menggunakan argo. Jadi, jangan ragu untuk bertanya ke petugas setempat; atau justru berselancar di dunia maya (browsing) terlebih dulu untuk mengetahui kisaran harga yang pantas — sesuai dengan rute yang Anda tempuh.

3. Kek Lok Si Temple

Sempat disinggung di poin sebelumnya, Kek Lok Si Temple sesungguhnya merupakan satu kuil Buddha terbesar di Asia Tenggara, lho. Keunikannya, terletak pada percampuran ornamen khas Tiongkok, pun gaya kuil di Thailand. Apalagi, seluruhnya ditambah dengan usia yang mencapai lebih dari satu abad.

Berada di puncak Bukit Kwok San, Air Itam, Penang, maklum saja jika nantinya, Anda akan menemukan banyak tanjakan dan turunan yang menguras tenaga. Namun, jangan khawatir, semuanya setimpal dengan kecantikan kuil yang bisa Anda saksikan, kok. Tidak perlu repot-repot untuk berkunjung ke sana, sebab Anda dapat memanfaatkan transportasi umum, seperti bus, mulai dari George Town (ibukota Malaysia Utara).

Untuk memasuki Kek Lok Si Temple, tidak akan ada biaya yang dibebankan pada Anda. Namun, jika ingin mengunjungi pagoda yang juga terletak di kawasan kuil, Anda akan dibebankan biaya sebesar 2 RM.

4. Plaza Gurney

Penang bukan hanya soal wisata alam dan sejarahnya. Bagi yang doyan berbelanja, Anda tetap bisa memuaskan “hasrat” Anda dengan mengunjungi Plaza Gurney. Tidak perlu repot berkeliling. Di sana, Anda akan menemukan banyak sekali jenis toko; dengan barang dagangan yang bervariasi; mulai dari harga murah, sampai dengan yang mahal!

Berada di lokasi yang strategis, yakni di tepi pantai, pusat belanja yang satu ini juga bisa jadi tempat yang cocok untuk berburu oleh-oleh, lho!

5. Sri Mahamariamman Temple

Jika tadi, Penang memiliki kuil Buddha terbesar se-Asia Tenggara, jangan lupa bahwa Penang juga memiliki kuil Hindu tertua di Penang. Lokasinya, masih dalam satu kawasan George Town, kok.

Seperti halnya kuil-kuil Hindu-India pada umumnya, di Sri Mahamariamman Temple, Anda akan menemukan beragam ornament khas kebudayaan India kuno yang meriah! Tidak hanya itu, ada banyak pula patung dewa-dewi Hindu yang dipajang di sana. Oh ya, bagi yang gemar fotografi, tidak ada biaya yang dibebankan pada Anda—khususnya saat ingin mengabadikan momentum di sana. Dengan kata lain, Anda bebas dan tentu saja: gratis—memotret seluruh sudut kuil ini, dengan satu pengecualian: area altar utama.

Harga tiket masuk – Anda tidak akan dikenakan biaya saat mengunjungi Sri Mahamariamman Temple (gratis).

Jam buka-tutup – Lokasi wisata ini buka mulai dari pukul 06.30 pagi, hingga jam 12 siang; lalu pukul 04.30 sore sampai dengan sembilan malam.

6. Pinang Peranakan Mansion

Berbentuk serupa mansion (rumah yang sangat besar), Pinang Peranakan Mansion kini dikenal sebagai satu museum unik. Isinya, tidak lain adalah beragam peninggalan sejarah berupa perhiasan, furniture, artefak kuno, lukisan, hingga hasil pahatan. Konon, Pinang Peranakan Mansion dahulu merupakan rumah seorang kaya keturunan Tiongkok. Lantaran menyukai barang-barang bernilai seni; tidak heran jika rumahnya dipenuhi oleh koleksi barang-barang antik dan unik. Jadilah, seiring berjalannya waktu, rumah tadi difungsikan menjadi museum yang dibuka untuk umum.

Harga tiket masuk – Untuk berkunjung dan melihat setiap sudut Pinang Peranakan Mansion, Anda diharuskan membayar tiket masuk sebesar 20 RM.

7. Fort Cornwallis

Telah berdiri sejak tahun 1786, tidak heran jika Fort Cornwallis diklaim sebagai satu destinasi wisata paling tua di Penang. Mulanya, ini merupakan sebuah benteng pertahanan Inggris; kendati dalam praktiknya, benteng ini lebih berfungsi sebagai pusat administrasi ketimbang pusat pertahanan. Nah, bagi Anda yang gemar wisata sejarah dan tertarik untuk mempelajari sejarah Penang—Fort Cornwallis adalah tempat yang amat cocok.

Kini, Fort Cornwallis ditata sedemikian rupa; hingga lebih menyerupai taman. Di sampingnya, dapat Anda saksikan tembok kokoh setinggi tiga meter yang mengelilingi taman.

Bukan hanya soal arsitektur yang masih kokoh hingga kini. Di sana, Anda juga akan menemukan beragam artefak peninggalan, seperti lampu kuno, meriam, tiang bendera; hingga tempat-tempat seperti kapel, wilayah penyimpanan amunisi, dan penjara. Oh ya, tahukah Anda bahwa konon, meriam di sana mampu memberikan kesuburan pada wanita? Tidak percaya. Yuk, coba sendiri!

Harga tiket masuk – Untuk berkeliling dan menjelajahi Fort Cornwallis, Anda harus membayar tiket masuk sebesar 20 RM. Ini sudah termasuk bonus sebotol air mineral.

8. Queensbay Mall

Ingin wisata belanja yang lebih lengkap? Cobalah berkunjung ke Queensbay Mall!

Tidak perlu ragu soal kelengkapannya. Menjadi salah satu mal paling besar di Penang, Queensbay Mall bisa menjadi alternatif wisata belanja berikut kuliner yang menyenangkan. Apalagi, mal ini memang berlokasi di pinggir pantai. Berbelanja, menyantap makanan lezat, sambil dimanjakan oleh panorama pantai yang cantik; satu paket komplet wisata yang memuaskan, bukan?

Wajar saja, jika pengunjungnya pun seolah tidak ada habisnya. Pasalnya, beragam jenis “barang dagangan” ada di sana. Ini mencakup aneka busana atau fashion, perhiasan, hingga kebutuhan sehari-hari. Adapun Queensbay Mall juga cocok menjadi lokasi pilihan untuk membeli oleh-oleh.

9. Cheong Fatt Tze Mansion

Tempat Wisata di Penang, Cheong Fatt Tze Mansion merupakan sebuah rumah yang dibangun di tahun 1880; oleh Cheong Fatt Tze—seorang pedagang yang juga adalah imigran dari Tiongkok. Rumah besar yang didominasi dengan warna biru (sering disebut juga Blue Mansion) ini memiliki 38 kamar; yang dibangun berdasarkan aturan feng shui khas Tiongkok. Kendati rumah besar ini pada akhirnya dibeli oleh seorang pengusaha Malaysia; bentuk dan nilai historisnya masih terjaga; bahkan tetap dilestarikan. Adapun kini, selain dibuka untuk umum, rumah ini juga kerap digunakan sebagai lokasi pengambilan gambar film dan butik hotel.

10. Tropical Spice Garden

Nikmati perjalanan Anda ke Penang sembari mengajak anak bersenang-senang. Di sana, Anda akan diajak untuk menjelajahi hutan tropis; sekaligus belajar tentang aneka tumbuhan. Tropical Spice Garden sendiri berlokasi tidak jauh dari Toy Museum–lebih tepatnya di wilayah Teluk Bahang.

Tidak perlu bantuan pemandu lokal untuk menjelajahi hutan. Saat membeli tiket, Anda akan “dipinjamkan” satu alat, berbentuk seperti remote yang nantinya akan berhubung pada palang angka yang terpasang di tempat tertentu. Nah, untuk mengetahui deskripsi terkait tempat tersebut, cukup tekan tombol angka, sehingga akan keluar audio terkait penjelasan tanaman yang bersangkutan. Anda, bisa meminta petugas mengubah bahasa audio ke dalam bahasa Inggris, Melayu, Mandarin, Arab, Jepang, Jerman, maupun Prancis.

Adapun selain berkeliling hutan, terdapat pula beberapa wahana dan fasilitas menarik, seperti halnya Giant Swing (ayunan raksasa), rumah teh (tea house), serta area seluncur.

Harga tiket masuk – Harga tiket di sini 26 RM untuk dewasa dan 20 RM untuk pelajar.

11. Penang Toy Museum

Menyimpan banyak jenis mainan dari seluruh dunia, Penang Toy Museum bisa jadi satu destinasi menarik, terutama bagi anak-anak. Berlokasi di Jalan Tanjung Bungah, ada lebih dari 100 ribu koleksi mainan tersimpan di sana. Saking banyaknya, Penang Toy Museum bahkan didaulat untuk masuk Malaysia Book of Records; sebagai museum mainan pertama, terbesar, pun dengan koleksi terbanyak di Malaysia, lho!

Harga tiket masuk — Untuk mengunjungi Penang Toy Museum, Anda diharuskan membayar tiket masuk sebesar 30 RM.

12. Owl Museum

Jangan harap, Anda bisa menemukan wujud burung hantu asli di sini. Pasalnya, museum ini hanya berisi beragam artwork (karya seni) bertema burung hantu. Wujudnya bervariasi. Bisa dalam bentuk lukisan burung hantu, patung, dan beragam suvenir dan merchandise bertema burung hantu.

Adapun Owl Museum sesungguhnya memiliki ukuran yang tidak terlalu besar. Setelah memuaskan mata dengan koleksi pernak-pernik bertema burung hantu, Anda dapat membelinya di toko suvenir yang terletak tidak jauh dari sana. Oh ya, sebagai informasi, Owl Museum juga merupakan museum “art and craft” bertema burung hantu pertama di Asia Tenggara, lho!

Harga tiket masuk — Untuk masuk ke dalam museum ini, Anda akan dikenakan biaya sebanyak 10 RM untuk orang dewasa; dan gratis bagi anak-anak.

13. Penang Esplanade

Penang Esplanade, atau yang lebih dikenal dengan nama Padang Kota Lama Penang, terletak di pinggiran Kota George Town. Dinamakan demikian, sebab Padang Kota Lama ini memang berada persis di pinggir pantai dekat Pelabuhan Penang. Nama “Padang Kota Lama” sendiri diambil, sebab lokasi ini biasa disebut oleh penduduk lokal sebagai “lapangan” atau alun-alun.

Setidaknya, terdapat satu atraksi yang dapat Anda nikmati di Penang Esplanade. Ini mencakup lanskap kota berupa bangunan-bangunan tua. Wajar saja. Pasalnya, dahulu area ini memang masuk ke dalam wilayah penjajahan Inggris. Adapun beberapa lokasi wisata yang populer di sini, yakni Fort Cornwallis (benteng pertahanan tentara Inggris dengan koleksi meriamnya); City Hall (balai pertemuan yang telah berdiri sejak tahun 1879); Clock Tower (Menara Jam setinggi 60 kaki yang dibangun pada tahun 1897); Town Hall (balai pertemuan); hingga Alun-alun (lapangan luas tempat diselenggarakannya upacara dan beragam acara hiburan).

Untuk berkunjung ke Penang Esplanade, Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari George Town dengan bus tujuan Jetty. Menariknya, lantaran berdekatan, seluruh tempat yang telah disebutkan di atas, bisa Anda jangkau dengan berjalan kaki.

14. Beach Street (Lebuh Pantai)

Beach Street — populer juga dengan sebutan Lebuh Pantai, pada dasarnya merupakan satu jalan raya utama. Disebut-sebut sebagai salah satu jalan tertua, kawasan ini juga merupakan bagian dari kawasan pusat bisnis di George Town, Penang, Malaysia. Adapun berjalan-jalan menjelajahi Beach Street, bisa menjadi pilihan liburan yang menarik; dengan panorama lanskap arsitektur kolonial yang khas.

15. Lebuh Muntri

Ada tiga destinasi wisata yang wajib Anda kunjungi ketika berada di Lebuh Muntri. Pertama, Anda bisa menjajal langsung sensasi memasuki Camera Museum; museum kamera pertama di Malaysia, bahkan di kawasan Asia Tenggara. Di dalamnya, Anda dapat mempelajari beragam hal terkait kamera; meliputi sejarah dan cerita di baliknya. Terdapat pula, lebih dari 300 koleksi kamera dari berbagai zaman, mulai dari jenis kamera kuno, hingga masa kini. Setidaknya, Camera Museum terbagi ke dalam empat area (atau kawasan) yang mencakup area pameran kamera, suvenir atau cendera mata, kafe, serta area pameran fotografi.

Masih dalam satu kawasan Lebuh Muntri, jangan lupakan Masjid Benggali sebagai salah satu peninggalan kelompok Muslim India. Didirikan pada tahun 1803, masjid ini juga masuk dalam kategori masjid tertua di Penang; yang dibangun oleh pendatang dari Bengal. Adapun satu destinasi terakhir, yakni Kuil Hainan di Lebuh Muntri, yang menjadi tempat penghormatan Dewi Mar Chor.

16. Street of Harmony atau Jalan Kapitan Keling

Street of Harmony, atau populer dengan sebutan Jalan Kapitan Keling, pada dasarnya dapat menjadi gambaran keberagaman suku, ras, maupun agama di Penang. Dinamakan demikian, sebab Anda dapat menjumpai manifestasi keberagaman tersebut dalam banyak tempat-tempat ibadah yang melingkupi beragam “perbedaan”–menjadi satu secara harmonis. Ini mencakup Gereja St. George (gereja Anglikan tertua di Asia Tenggara), Kuil Dewi Kuan Yin (Goddes of Mercy Temple), Masjid Kapitan Keling, Sri Mahamariamman Temple (kuil Hindu tertua di Penang), hingga Kuil Teochew (Kuil Han Jiang).

Dari asal-usulnya, mayoritas bangunan tersebut dibangun pada abad ke-18; sehingga dapat dikatakan, Street of Harmony adalah wadah dari tempat ibadah tertua dan bersejarah di George Town. Adapun tidak jauh dari sana, Anda dapat mengunjungi Little India. Disebut demikian, sebab lokasi ini merupakan wilayah pemukiman imigran asal India. Adapun di Little India, terdapat beragam atraksi wisata yang bisa Anda nikmati, mencakup sajian musik, kuliner, kain, aneka rempah, hingga pernak-pernik khas India.

17. Kuil Khoo Kongsi

Populer dengan sebutan Khoo Kongsi Temple–sesungguhnya, kuil ini bernama Leong San Tong Khoo Kongsi Clan House. Terletak di Cannon Street, tidak dapat ditampik bahwa lokasinya memang agak sedikit terpencil, dan tidak dapat dengan mudah terlihat dari jalan. Berdasarkan sejarah, kuil yang disebut-sebut sebagai “kuil termegah” di Penang ini, dibangun oleh para imigran dari Desa Sin Kang, Provinsi Hokkien, Tiongkok.

Berdasarkan narasi yang ada, para anggota Klan Khoo (Tiongkok) datang ke Malaka dan Penang di abad ke-17. Secara umum, mereka didefinisikan sebagai golongan pedagang kaya. Nah, kompleks kuil ini sebenarnya merupakan “replika” atau minatur dari desa Klan Khoo yang punya sistem pemerintahan, pendidikan, dan kesejahteraan sosialnya sendiri.

Sayang, di awal abad ke-19; tepatnya pada tahun 1894, kawasan ini terbakar. Penyebabnya, antara lain karena dianggap menyaingi istana kaisar Tiongkok pada masa itu. Pembangunan kuil ini sendiri baru dilakukan pada tahun 1906; terutama saat para anggota Klan Khoo memasuki masa kejayaannya.

Nah, bagi Anda yang berminat, Kuil Khoo Kongsi buka mulai dari pukul sembilan pagi hingga 17.00 waktu setempat. Untuk memasukinya, Anda diwajibkan membayar tiket masuk sebesar 10 RM (sudah termasuk bonus berupa kartu pos). Oh ya, jika sempat, berkunjunglah ke sini di malam hari. Perpaduan arsitektur khas Tiongkok, aneka kerajinan tangan, serta hiasan lentera yang menggantung dijamin menciptakan satu sensasi liburan tersendiri yang menyenangkan.

18. Pelabuhan Jetty

Kendati hanya berstatus “persinggahan” sebelum para turis menjangkau destinasi lain, menikmati pagi maupun senja dengan berjalan-jalan di Pelabuhan Jetty, bisa menjadi salah satu hiburan yang menyenangkan, lho. Apalagi, pelabuhan yang terletak di sepanjang kawasan Weld Quay ini juga masuk dalam kategori pelabuhan bersejarah, lho.

Sembari menghabiskan waktu santai bersama orang terdekat, Anda bisa menyaksikan secara langsung kampung nelayan tradisional, bangunannya yagn khas, jalan setapak, bahkan jika beruntung, bisa terlibat dalam beragam aktivitas nelayan lainnya!

19. Gurney Drive Hawker Centre

Puas berjalan-jalan Tempat Wisata di Penang, inilah saatnya memanjakan perut dan lidah Anda dengan kulinernya yang khas. Adapun Anda bisa mengunjungi Gurney Drive Hawker centre–salah satu food street yang terbesar di Penang. Memiliki beragam jajaran toko dan jenis kuliner, dijamin, Anda bisa makan malam dengan puas, nikmat, dan tentu saja: hemat.

20. Penang Butterfly Farm

Berlokasi di wilayah Batu Ferringhi, Penang Butterfly Farm pada dapat dikatakan sebagai satu peternakan kupu-kupu tropis pertama di dunia. Adapun salah satu jenis kupu-kupu populer, yakni Raja Brooke–yang bahkan didaulat sebagai kupu-kupu terbesar di Asia Tenggara. Adapun bukan hanya jenis Raja Brooke. Anda bahkan dapat menjumpai ribuan kupu-kupu lain; pun dengan ratusan reptil, dan serangga, mulai dari kaki seribu, iguana, kalajengking, dan masih banyak lagi.

Itulah 20 rekomendasi tempat wisata yang bisa Anda kunjungi saat berlibur ke Penang, Malaysia. Semoga bermanfaat dan selamat bersenang-senang!

Baca Juga : 10 Destinasi Wisata yang akan menyaingi Bali

60 Tempat Wisata di Bali yang Pas Untuk Menghabiskan Waktu Liburan

60 Tempat Wisata di Bali yang Pas Untuk Menghabiskan Waktu Liburan – Bali memang merupakan destinasi favorit untuk berlibur, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Ada begitu banyak objek wisata yang ditawarkan pulau eksotis ini, mulai dari panorama alam hingga tempat wisata buatan. Nah, berikut ini adalah daftar referensi tempat wisata di Bali yang sayang untuk dilewatkan.

Pantai

Pesona pantai Bali adalah alasan utama mengapa sebagian besar orang mengunjungi Pulau Dewata ini. Menemukan pantai di Bali bisa jadi semudah menemukan pusat perbelanjaan di kota metropolis seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Jika Anda pencinta pantai dan berencana mengunjungi pantai-pantai cantik di Bali, berikut ini adalah daftar pantai yang bisa Anda jadikan referensi.

1. Tanah Lot

Destinasi pantai di Bali yang pertama adalah Tanah Lot. Tempat wisata ini terletak di Desa Beraban, Tabanan dan hanya terpisah sekitar 24 km dari Pantai Kuta. Untuk rute tercepat yang bisa menghindari macet, Anda bisa berkendara melalui Jalan By Pass Tanah Lot. Keunikan tempat wisata yang satu ini adalah adanya pura yang berada di atas batu karang yang menjorok ke tengah laut. Selain itu, di dalam gua yang terletak di bawah tebing terdapat ular yang dikeramatkan. Legenda yang diyakini masyarakat lokal adalah bahwa ular tersebut merupakan jelmaan selendang Dang Hyang Niratha, keturunan Brahmana pada abad XVI.

Untuk menikmati suasana dan pemandangan di Tanah Lot, wisatawan lokal usia dewasa dikenakan biaya sebesar Rp30.000,00 per orang dan Rp15.000,00 untuk wisatawan lokal usia anak-anak. Sementara itu, wisatawan asing dikenakan biaya dua kali lipat lebih tinggi, yakni Rp30.000,00 untuk anak-anak dan Rp60.000,00 untuk dewasa. Anda dapat mengunjungi Tanah Lot mulai pukul 07.00 sampai 19.00 WITA. Selain menyaksikan langsung pura Tanah Lot yang terkenal dan ular suci di dalam gua, wisatawan juga banyak yang mendatangi pantai ini untuk menikmati matahari terbenam. Tidak sedikit wisatawan yang sudah mempersiapkan kamera untuk mengabadikan detik-detik tergelincirnya matahari di ufuk barat dari tebing. Bahkan tidak sedikit pula pasangan yang menjadikan lokasi ini sebagai latar foto prewedding.

2. Pantai Kuta

Kemahsyuran tempat wisata bali yang satu ini tidak perlu diragukan. Tidak hanya turis domestik, turis internasional pun tidak asing dengan Pantai Kuta. Letaknya hanya berjarak 4,5 km dari Bandara Ngurah Rai dan 9 km dari Denpasar. Karena kawasan ini ramai, jadi jika Anda tidak bersama rombongan besar, sebaiknya Anda menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki jika memungkinkan untuk mencapai tempat ini. Pantai ini terbuka untuk umum dan tidak ada biaya tiket masuk. Anda pun bebas mendatangi Pantai Kuta pukul berapa saja. Anda dapat berselancar, berjemur, bermain voli atau sepak bola pantai, atau melakukan kegiatan lainnya di sini.

3. Pantai Sanur

Selain Tanah Lot dan Kuta, pantai di Pulau Seribu Pura lainnya yang terkenal adalah Pantai Sanur. Lokasinya berada di sebelah timur Denpasar, sehingga banyak orang yang mengejar momen matahari terbit di pantai ini. Namun karena pantai ini terbuka selama 24 jam, Anda tidak harus datang saat subuh atau pagi hari saja. Sekadar bersantai di bibir pantai pada sore hari dengan lumpia kuah kacang yang lezat pun, bukan ide buruk. Anda tidak akan dikenakan biaya apa pun untuk masuk ke Pantai Sanur selain biaya parkir. Untuk sepeda motor dan mobil masing-masing Rp5.000,00 dan Rp10.000,00. Jarak Pantai Sanur ke Bandara Ngurah Rai tidak terlalu jauh, hanya sekitar 16 km. Dari bandara, Anda dapat melalui jalan tol dengan arah ke Benoa, dilanjutkan Jalan By Pass Ngurah Rai. Setelah itu masuk ke Jalan Bet Ngadang, lalu Jalan Danau Tamblingan.

4. Pantai Padang-Padang

Letak pantai yang satu ini memang agak jauh dari Denpasar, namun keindahannya sebanding dengan perjalanan yang ditempuh. Selain tiga pantai yang disebutkan sebelumnya, umumnya pantai-pantai di Bali lainnya lebih banyak dikunjungi wisatawan asing. Pun demikian dengan Pantai Padang-Padang yang disebut-sebut sebagai surga bagi para peselancar. Ombaknya yang cukup tinggi untuk berselancar membuat pantai yang menjadi lokasi film Eat, Pray, Love ini dipenuhi turis berbekal papan selancar.

Pantai ini dikelola oleh masyarakat sekitar. Tiket masuknya pun sangat murah, yakni Rp5.000,00 untuk wisatawan domestik dan Rp10.000,00 untuk wisatawan asing. Biaya parkirnya sama murahnya, yakni Rp2.000,00 untuk motor dan Rp3.000,00 untuk mobil. Kendati pantai ini terbuka selama 24 jam, Anda sebaiknya tidak mengunjungi Padang-Padang selepas pukul 19.00 WITA. Alasannya tidak lain karena penerangan yang minim dari pantai menuju lokasi parkir, sehingga cukup berisiko.

Dari tempat parkir, Anda harus menuruni anak tangga yang cukup membuat kewalahan saat dinaiki ketika pulang nanti. Lebar jalan menuju pantai pun tidak lebar, sehingga Anda harus sabar mengantre di belakang orang lain. Untuk mendapatkan lokasi terbaik, Anda harus melewati celah tebing karang.

Lokasi pantai ini sejalur dengan Pantai Dreamland. Dari Denpasar, cari saja jalan menuju arah Garuda Wisnu Kencana. Setelah melewati GWK dan pintu masuk Dreamland, Anda akan menemukan persimpangan. Dari situ, ikuti saja jalan yang mengarah ke Labuhan Sait. Anda akan menemukan papan petunjuk dengan tulisan ‘Padang-Padang Beach-Labuhan Sait Pecatu’.

5. Pantai Pasir Putih

Memang tidak sedikit pantai berpasir putih yang ada di Bali. Sebut saja Kuta, Legian, Seminyak, dan berbagai pantai lainnya yang berada di garis pantai yang sama. Namun sayangnya, pantai-pantai tersebut terasa begitu penuh dengan orang.

Anda dapat mencoba pergi ke Pantai Karma. Tidak banyak wisatawan yang berlalu-lalang di sini. Pantai dengan pasir putih dan air laut biru jernih ini berada di dasar tebing dan hanya dapat diakses menggunakan eskalator. Pantai eksklusif ini memang sebanding dengan harga yang harus dibayarkan, yakni Rp350.000,00. Pantai ini dapat dikunjungi mulai pukul 09.30-18.00 WITA. Letaknya sekitar 27 km dari Denpasar, namun hanya terpaut 1 km dari Pantai Dreamland.

6. Pantai Lovina

Pantai ini cocok sebagai tempat untuk menikmati matahari terbit dengan latar pegunungan. Anda dapat menyewa kapal dengan kapasitas empat orang dan menyaksikan lumba-lumba liar yang berenang bebas di lautan. Akan tetapi, kemunculan lumba-lumba ini juga dipengaruhi oleh faktor alam. Tempat wisata ini berada di bagian utara Bali, sekitar 78 km dari Pelabuhan Gilimanuk. Tidak ada biaya yang dikenakan selain parkir dan menyewa kapal, seharga kurang lebih Rp500.000,00. Selain menikmati pemandangan lumba-lumba di pantai berpasir hitam ini, Anda juga bisa melakukan aktivitas menyelam.

7. Pantai Balangan

Pantai eksotis dengan pasir berwarna putih ini terletak sekitar 8 km dari tempat wisata Bali wisata Garuda Wisnu Kencana dan 12 km dari Pura Uluwatu. Dari GWK, terus saja naik lurus hingga bertemu perempatan. Ambil jalan ke kanan (Jalan Pantai Balangan I), ikuti jalan hingga ujung dan petunjuk yang menyertainya.

Warna air laut Pantai Balangan biru bersih dan ombaknya digemari oleh para peselancar. Jika ingin menyatu dengan air laut, Anda dapat berselancar atau berenang. Namun jika Anda hanya ingin menikmati dari bibir pantai pun, tak masalah. Dari kejauhan, aktivitas Bandara Ngurah Rai akan terlihat. Atau jika Anda berdiri di tebing, Anda juga bisa menyaksikan keindahan Pantai Dreamland. Selain itu, aktivitas masyarakat lokal saat membongkar hasil tangkapan ikan di pagi hari juga akan memberikan nuansa tersendiri.

Lagi-lagi untuk menikmati keeksotisan alam di Bali, Anda hanya dikenakan biaya parkir kendaraan. Anda hanya perlu merogoh kocek Rp2.000,00 jika berkendara dengan roda dua dan Rp5.000,00 jika berkendara dengan roda empat.

8. Pantai Dreamland

Sesuai namanya yang cukup persuasif, pantai ini memang bagaikan pantai impian. Hamparan laut biru yang luas dan bersih dengan tebing-tebing yang menjulang di sekelilingnya akan memanjakan kedua mata Anda. Ditambah lagi dengan suasana yang tidak terlalu ramai, Anda akan dibuat serasa nyaris di pantai privat. Hal tersebut tidaklah salah. Pantai Dreamland memang terletak di dalam kawasan resort Pecatu yang eksklusif dan dijaga ketat. Anda dapat berkunjung ke sini mulai pukul 07.00 sampai 20.00 WITA tanpa membayar biaya masuk ke pantai. Biaya parkir yang dikenakan sebesar Rp15.000,00 untuk mobil dan Rp3.000,00 untuk motor.

9. Pantai Nusa Dua

Pantai ini memang berada di wilayah Nusa Dua yang terkenal sebagai kawasan elite. Namun Anda tidak perlu mengkhawatirkan biaya yang harus dikeluarkan. Tanpa batasan waktu, Anda dapat menikmati suasana pantai dan tidak dipungut biaya apa pun. Ombak di Pantai Nusa Dua cenderung tenang, jadi jika Anda mengunjungi pantai ini bersama anak-anak, Anda tidak perlu khawatir. Anda dapat bersantai, berjemur, atau berenang dengan tenang. Tidak ada pedagang atau tukang pijat yang berseliweran, sehingga Anda yang menginginkan ketenangan tidak akan merasa terganggu. Tempat wisata ini memiliki akses yang mudah untuk dijangkau. Dari Kuta, Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit, sementara dari Jimbaran, waktu yang diperlukan lebih singkat, yakni sekitar 15 menit. Jika Anda dari bandara dan ingin langsung menuju Pantai Nusa Dua pun, waktu tempuhnya hanya sekitar 20 hingga 30 menit.

10. Pantai Seminyak

Karena kondisi geografisnya yang berada di satu garis pantai dengan Pantai Kuta dan Pantai Legian, karakter yang dimiliki Pantai Seminyak pun hampir sama. Ombak cukup besar yang cocok untuk berolahraga selancar, pasirnya yang putih dan landai, serta sama-sama menyuguhkan keindahan ketika matahari terbenam. Pantai Seminyak memiliki cakupan wilayah yang luas dan berada di antara Pantai Petitenget dan Pantai Legian. Dibandingkan Kuta, kawasan Seminyak memang cenderung ditawarkan untuk golongan atas. Berbagai fasilitas penunjang liburan ada di sini: hotel, bungalow, Seminyak Square, dan lain-lain. Bahkan tidak sedikit ekspatriat yang memilih tinggal di kawasan ini. Anda tidak dikenai tiket masuk dan tidak ada batasan waktu untuk mengunjungi Pantai Seminyak. Anda hanya perlu merogoh kocek untuk retribusi parkir sekitar Rp2.000,00-Rp5.000,00.

11. Pantai Tuban

Jika Anda baru datang dari Bandara Ngurah Rai dan ingin segera melihat pantai, Pantai Tuban bisa jadi solusinya. Keadaan di Pantai Tuban tidak seramai di Pantai Kuta. Setelah membayar Rp2.000,00 Anda bisa sepuasnya menghabiskan waktu di pantai yang juga dikenal dengan sebutan Pantai Jerman ini. Menuju lokasi ini pun tidak susah, hanya sepuluh menit dari bandara. Setelah keluar dari bandara, pergilah ke arah utara. Anda akan menemukan sebuah pertigaan, belok kanan menuju Jalan Dewi Sartika. Setelah itu Anda akan mendapati pertigaan dengan patung Holiday Inn Resort yang tidak lain merupakan Jalan Wana Segara, tempat Pantai Tuban berada.

12. Pantai Uluwatu

Urusan pantai, nama Kuta memang sangat mendominasi di kalangan wisatawan. Jika bukan penggemar traveling, jejeran nama pantai yang bahkan lebih indah dari Kuta pun tidak akan terdengar. Padahal, ada banyak pantai eksotis yang juga harus Anda kunjungi. Seperti pantai yang bersembunyi di kawasan Bali selatan ini, Pantai Uluwatu. Pantai ini juga dikenal dengan sebutan Blue Point, yang tak lain merupakan julukan dari turis Australia. Untuk mencapai pantai, Anda harus menuruni anak tangga yang sempit. Namun percayalah, pemandangan laut yang disajikan tidak akan mengecewakan. Anda hanya dikenakan biaya parkir sekitar Rp2.000,00-Rp5.000,00. Di pantai ini, Anda tidak akan menemukan banyak wisatawan domestik. Sebagian besar wisatawan yang datang akan berselancar atau berjemur.

13. Pantai Suluban

Sebenarnya Pantai Suluban hanyalah nama lain untuk Pantai Uluwatu. Nama Suluban sendiri berasal dari bahasa Bali ‘mesulub’ yang berarti berjalan melewati sesuatu di atas kepala manusia. Hal tersebut dirasa pas untuk merepresentasikan anak tangga menuju pantai yang menjadi semacam terowongan alami karena letaknya berada di tengah-tengah dua bukit karang.

14. Pantai Double Six

Nama pantai ini diambil dari sebuah nama diskotek bernama serupa yang lokasinya berada di seberang pantai. Kegiatan yang dapat dilakukan di pantai ini sama seperti kegiatan di pantai lainnya. Hanya saja yang menarik dan menjadikan Pantai Double Six menjadi sedikit berbeda dari lainnya adalah sofa warna-warni di bawah payung yang sama warna-warninya. Tidak sedikit anak muda yang menghabiskan waktu mereka di sini untuk sekadar menikmati matahari tenggelam.

15. Pantai Amed

Anda hobi menyelam dan sedang berada di Bali? Berkunjunglah ke Pantai Amed untuk menyaksian keindahan pantai Bali utara. Pantai di wilayah Karangasem ini selain menawarkan kecantikan pantai ketika matahari terbit dan biota laut yang beragam, juga memiliki danau yang dapat digunakan bagi pemula yang ingin belajar menyelam. Anda hanya perlu membayar jasa parkir saat berkunjung ke pantai ini. Di Desa Jemeluk, dekat dari Pantai Amed, peyelam dapat melihat terumbu karang yang sangat indah, berikut penyu, pari, hingga hiu karang. Di samping itu, sekitar sepuluh meter dari bibir pantai ada kerangka kapal patroli Jepang yang karam saat Perang Dunia II. Menarik, bukan?

16. Pantai Geger

Pantai ini disebut-sebut sebagai pantai paling nyaman di Nusa Dua. Pantai Geger berada di kawasan perhotelan elite dan mewah di Nusa Dua. Karena itulah, wajar jika penjagaannya cukup ketat. Hanya biaya parkir yang perlu Anda keluarkan. Pasir pantainya halus tanpa adanya karang-karang kecil. Garis pantainya cukup panjang, airnya jernih dan sangat tenang. Namun karena pantai ini tidak menghadap ke barat atau timur, jadi Anda tidak bisa mendapatkan momen matahai terbenam maupun terbit di sini.

17. Pantai Legian

Kawasan Legian tidak jauh dari Kuta, bahkan berdampingan. Selain wilayahnya yang tidak terlalu ramai seperti di Kuta, sajian alam yang disajikan juga sama cantiknya dengan Pantai Kuta. Pantainya berpasir putih, ombaknya juga bagus untuk aktvitias berselancar. Di pagi atau sore hari, Anda bisa berolahraga, seperti joging. Suasana di sekitar pantai ini pun tidak jauh berbeda seperti Kuta. Ada banyak hotel dan penginapan yang dekat dengan lokasi pantai, mulai dari bintang satu sampai bintang lima. Selain itu, sepanjang Jalan Melasti hingga Jalan Arjuna juga dipenuhi art shop, pusat perbelanjaan, pub, dan sebagainya. Tidak ada batasan waktu maupun tiket masuk yang dikenakan bagi Anda yang ingin mengunjungi tempat wisata di Bali yang satu ini. Akses menuju pantai ini pun mudah dan dapat ditempuh sekitar 10-20 menit dari bandara, tergantung kondisi jalan. Dari Bandara Ngurah Rai, Anda tinggal menuju ke Jalan Dewi Sartika, masuk ke Jalan Bakung Sari, lalu Jalan Pantai Kuta.

18. Pantai Canggu

Nama Canggu tentu sudah tidak asing lagi di telinga para peselancar lokal maupun internasional. Pantai berpasir hitam ini juga pernah menjadi tempat diadakannya ajang ISC (Indonesia Sufing Championship) yang bertaraf internasional. Peserta kegiatannya pun tidak hanya diikuti peselancar lokal, tetapi juga mancanegara. Namun Canggu tidak hanya untuk mereka sang penantang ombak. Anda yang tidak berencana untuk melatih keseimbangan di atas papan selancar juga boleh menikmati Pantai Canggu. Berlari di bibir pantai atau bergeming di atas pasir pun tidak ada yang melarang. Selain pantai, Anda dapat menikmati daya tarik lain yang diberikan pantai ini. Di seberang pesisir pantai terdapat hamparan sawah segar, lengkap dengan kehadiran burung-burung yang beterbangan di atasnya. Tentu pemandangan seperti ini tidak bisa sembarangan Anda dapatkan di pantai di Bali atau daerah lainnya.

Pusat Perbelanjaan

Bali juga memiliki banyak tempat wisata belanja yang diminati wisatawan lokal maupun mancanegara. Baik pasar tradisional ataupun pusat perbelanjaan dengan konsep modern seperti mal, keduanya sama-sama memiliki keunikan masing-masing. Berikut ini adalah beberapa destinasi belanja di Bali yang menjadi favorit pelancong.

19. Pasar Badung

Sebagai pasar tradisional terbesar di Bali, nyaris dikatakan pasar ini tidak pernah tutup. Sejak dini hari hingga malam, ada saja transaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli. Suasana sibuk khas pasar tradisional dapat Anda jumpai di tengah semakin banyaknya pusat perbelanjaan modern yang ada di Bali. Segala macam kebutuhan sehari-hari dapat Anda temukan di sini. Mulai dari bahan pangan, perlengkapan upacara, kebutuhan domestik, pakaian, aksesori, hingga barang-barang seni khas Bali. Selayaknya pasar tradisional, Anda bisa melakukan proses tawar-menawar terhadap barang yang akan dibeli.

20. Pasar Sukawati

Jika Anda secara spesifik ingin membeli barang-barang kesenian khas Bali, maka Pasar Sukawati adalah tempat yang pas. Lokasinya berada di Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar. Jika Anda berangkat dari bandara, Anda bisa sampai di Pasar Sukawati dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Atau jika Anda berada di Ubud, waktu perjalanan yang dibutuhkan semakin sedikit. Jaraknya hanya sekitar 8 km saja dari Ubud.

Berbagai barang bisa Anda temukan di Pasar Sukawati. Menariknya lagi, Anda bisa menawar harganya untuk mendapatkan barang yang Anda inginkan. Sebagai saran, semakin pagi Anda datang, semakin murah kemungkinan harga yang bisa Anda dapatkan. Hal ini karena masyarakat lokal (penjual) percaya, jika dagangan mereka berhasil terjual pada waktu pagi, maka pada waktu-waktu selanjutnya dagangan akan laris.

Tempat wisata belanja ini beroperasi mulai pukul 08.00-18.00 WITA dan buka setiap hari kecuali saat Nyepi dan Galungan. Datanglah di kisaran pukul 08.00-10.00 WITA saat mereka selesai sembahyang. Selain itu, harga pas dari barang yang dijual biasanya adalah sepertiga harga yang ditawarkan.

21. Mal Bali Galeria

Mal ini terletak di lokasi strategis dan mudah untuk ditemukan, Pusat perbelanjaan dengan tagline “Enjoy, Play, Eat, Shop” ini ada di Jalan By Pass Ngurah Rai, persis di sebelah patung Dewa Ruci yang menjulang tinggi. Kendati mengusung konsep modern, atmosfer Bali yang khas tetap akan dirasakan pengunjung di dalam area Mal Bali Galeria. Selain itu, penataan ruangnya didesain dengan sentuhan tropis dan eksotis. Anda akan menemukan taman-taman asri yang cantik di sepanjang area outdoor dan indoor mal. Mal one stop shopping ini beroperasi mulai pukul 11.00-23.00 WITA. Selayaknya mal pada umumnya, Anda hanya akan dikenakan biaya parkir ketika masuk. Tempat ini juga sering dijadikan lokasi untuk berbagai acara, seperti bazar makanan, pameran mobil, pameran pershiasan, dan lain-lain.

22. Lippo Mall Bali

Kawasan Kuta memang terkenal dengan aktivitas perekonomiannya yang cukup tinggi dan padat. Lippo Mal pun menjadi bagian dalam perputaran bisnis dan ekonomi di wilayah Pantai Kuta. Anda dapat berbelanja barang-barang berkualitas, menonton bioskop, makan, atau sekadar berjalan-jalan. Jam operasional Lippo Mall Bali adalah pukul 10.00-22.00 WITA, mulai Senin sampai Minggu. Dibandingkan biaya parkir di mal lainnya, biaya parkir di mal yang beralamat di Jalan Kartika Plaza ini terhitung lebih murah. Biaya per jamnya tidak pernah lebih dari Rp3.000,00 untuk mobil.

23. Discovery Shopping Mall

Masih di kawasan Kuta dan Jalan Kartika Plaza, sebuah mal besar juga berada di sini. Letak Discovery Shopping Mall tidak jauh dari Pantai Kuta yang selalu ramai dan padat pengunjung. Menariknya, di bagian belakang mal, Anda dapat terhubung langsung dengan pantai. Anda dapat mengabiskan waktu—bahkan seharian—untuk benar-benar mengelilingi bahkan mengunjungi setiap gerai yang ada di Discovery Shopping Mall. Mal ini beroperasi selama dua belas jam, mulai pukul 10.00 sampai 22.00 WITA.

24. Centro Bali

Centro merupakan bagian dari Discovery Shopping Mall, sehingga Anda tidak perlu bingung jika ada yang menyebut mal besar ini dengan sebutan DSM atau Centro.

25. Beachwalk

Tidak selamanya setiap wisatawan yang datang mengunjungi Bali terpuaskan hanya dengan kemolekan panorama alamnya. Terutama bagi wisatawan yang gemar berbelanja, Anda tentu akan menyempatkan diri mengunjungi pusat perbelanjaan yang ada di kawasan wisata tujuan.

Di Bali, Beachwalk adalah tempat berbelanja yang dapat memanjakan dan memuaskan kesenangan Anda. Mal dengan standar internasional ini memiliki desain yang benar-benar indah. Sekalipun Anda tidak berniat untuk berbelanja, maka sekadar berjalan-jalan di mal ini pun tidak akan mengecewakan. Anda juga bisa menikmati suasana di kafe atau restoran yang menghadap langsung ke jalan dan Pantai Kuta.

Mulai pukul 10.00-00.00 WITA, Anda dapat menjelajahi mal ini. Sebagian besar barang yang dipasarkan pun merupakan barang bermerek mahal. Namun tenang, Anda tentu tidak harus mengeluarkan uang di pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Pantai Kuta ini. Tidak sedikit juga pengunjung yang datang hanya untuk sekadar window shopping dan berfoto di sini.

26. Kuta Square

Pusat perbelanjaan ini terletak di Kuta dan termasuk daerah yang padat dan rawan macet. Jika Anda menginap di penginapan di sekitar Kuta, sebaiknya Anda berjalan kaki saja. Bahkan di jalur pejalan kaki pun sudah sama ramainya dengan jalan untuk kendaraan. Toko-toko yang berjejer adalah toko dengan merek luar negeri. Jam buka setiap toko pun berbeda antara yang satu dan yang lainnya. Namun jika Anda tidak berniat untuk berbelanja dan hanya ingin menghabiskan sepanjang sore untuk window shopping, itu tidak masalah.

27. Seminyak Square

Dari namanya saja tentu Anda sudah bisa menebak di mana lokasi tempat wisata belanja yang satu ini. Meski tidak sebesar mal-mal yang disebutkan sebelumnya, kompleks pertokoan di Jalan Kayu Aya, Seminyak, ini modern dan elegan. Seminyak Square hanya terdiri dari dua lantai, namun didesain khusus untuk menarik pengunjung dari kalangan atas. Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan di Seminyak Square. Berbelanja pakaian dan perhiasan mewah, suvenir dan hiasan dari Indonesia, berburu buku-buku berbahasa Inggris, menikmati anggur dan makan malam yang nyaman, dan lain-lain. Manjakan diri Anda untuk merasakan spa mewah di sini, mengingat Seminyak juga dikenal sebagai pusat spa di Bali. Jam operasioal toko-toko di pusat perbelanjaan ini tidaklah sama, namun Seminyak Square sendiri buka mulai pukul 10.00-22.00 WITA.

Museum dan Monumen

Museum dan monumen dibuat dengan tujuan menyimpan benda-benda yang layak mendapatkan perhatian umum serta mengenang peristiwa tertentu. Destinasi bagi Anda penyuka sejarah dan seni pun terfasilitasi di Bali, seperti melalui beberapa museum dan monumen di bawah ini.

28. Museum Pasifika

Museum ini terletak di kawasan elite Nusa Dua, tepatnya di kawasan BTDC Blok P. Jika Anda menginap di penginapan dalam lingkup Nusa Dua, Anda bisa mencapai tujuan hanya sekitar sepuluh menit berjalan kaki. Namun jika Anda berangkat dari bandara, ambil rute melalui tol Bali Mandara dan keluar pintu tol Nusa Dua. Dalam waktu sekitar 15-20 menit Anda akan sampai di museum.

Pada tahun 2004, tempat wisata edukasi ini belum termasuk kategori museum, dan masih bernama Asia Pacific Centre. Baru pada tahun 2006 tempat ini resmi termasuk dalam kategori museum dan berganti nama menjadi Museum Pasifika. Sesuai namanya, museum ini memajang berbagai karya seni dari kawasan Asia Pasifik, dengan Indonesia (melalui Bali) sebagai pusatnya. Seniman yang turut meramaikan museum ini melalui karyanya antara lain Le Mayeur, Antonio Blanco, Theo Meier, Nyoman Gunarsa, Affandi, dan masih banyak lainnya.

Museum ini terbuka untuk umum mulai pukul 10.00-18.00 WIITA. Tiket masuk yang tertera adalah Rp75.000,00 per orang, namun harga tersebut berlaku untuk turis asing. Turis lokal hanya dikenakan biaya Rp50.000,00 per orang. Sebagai tambahan, pengunjung dilarang mengambil foto kecuali di dalam ruangan Temporary Exhibition dan Premier Art of Vanuatu and Pacific Island, Paintings of Aloi Pilioko dan Nikolai Michoutouchkine.

29. Museum Bali

Museum yang terletak di Denpasar ini berupa bangunan gedung tua, tepatnya bersebelahan dengan Pura Agung Jagat Natha. Dari bandara, Anda ikuti saja jalan menuju pusat kota dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Karena memasuki wilayah yang cukup padat kendaraan, kendaraan roda dua adalah pilihan terbaik. Museum hanya buka hari Minggu sampai Jumat. Untuk hari Minggu-Kamis, Anda dapat berkunjung pada pukul 08.00-15.00 WITA, dan untuk hari Jumat pada pukul 08.00-12.30 WITA. Museum tidak buka pada hari Sabtu dan tanggal merah. Harga tiket masuknya pun sangat murah, yakni Rp5.000,00. Namun jika Anda ingin menggunakan tempat ini sebagai lokasi prewedding, Anda harus membayar Rp150.000,00.

Museum ini bukan museum seni, melainan museum sejarah. Koleksi Museum Bali terdiri atas peralatan saat zaman prasejarah, peralatan upacara keagamaan dan adat, dan perkembangan seni dan budaa masyarakat Bali dari zaman ke zaman. Melalui museum ini, Anda akan dapat lebih mengenal budaya Bali pada setiap zaman.

30. Museum Puri Lukisan

Nah, jika Anda pencinta seni, maka museum yang satu ini cocok untuk Anda jadikan destinasi wisata. Museum Puri Lukisan berada di Ubud, daerah di Bali yang memang sudah terkenal hingga ke seluruh penjuru dunia sebagai pusat seni di Bali. Museum tertua di Bali ini memiliki koleksi karya seni lukis Bali tadisional dan modern dan seni ukiran kayu.

Museum Puri Lukisan berada di Jalan Raya Ubud, hanya berjarak sekitar 300 meter ke arah barat dari Pasar Seni Ubud. Estimasi waktu yang diperlukan dari Denpasar ke museum sekitar satu jam. Selain saat Nyepi, museum ini buka mulai pukul 09.00-18.00 WITA. Anda hanya dikenakan biaya sebesar Rp75.000,00 untuk menikmati koleksi lukisan dengan gaya lukis Batuan, Sanur, Ubud, dan lain-lain. Anak-anak di bawah 15 tahun yang didampingi orang tuanya tidak akan dikenakan biaya tiket masuk.

31. Monumen Bom Bali

Pada tahun 2002 yang lalu, sebuah peristiwa besar terjadi di Bali dan mendapat perhatian, simpati, serta kecaman dari berbagai penjuru dunia. Tidak kurang dari 202 nyawa melayang akibat peristiwa pengeboman yang dilakukan Amrozi dan kawan-kawannya.

Untuk mengenang tragedi tersebut, monumen ini dibangun oleh pemerintah daerah Bali. Lokasinya berada di Jalan Legian, Kuta, di depan Paddy’s Pub dan Sari Club. Di monumen peringatan ini Anda dapat menemukan nama dan negara asal korban tragedi Bom Bali. Tentu saja, Anda bebas mengunjungi monumen ini tanpa dikenakan biaya apa pun.

32. Monumen Bajra Sandhi

Jika monumen Bali didirikan untuk mengenang korban tragedi, maka Monumen Bajra Sandhi dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Bali. Monumen ini berada di depan Kantor Gubenur Bali dan Gedung DPRD Provinsi Bali, tepatnya di Lapangan Niti Mandala Renon. Di tempat inilah Perang Puputan terjadi.

Museum yang menceritakan perjuangan rakyat Bali sejak masa prasejarah hingga merebut kemerdekaan ada di lantai dua monumen. Dalam menceritakan kisah perjuangan rakyat Bali, pengelola menggunakan konsep diorama sejumlah 33. Sementara itu di lantai tiga, Anda dapat menikmati pemandangan Denpasar dan sekitarnya melalui kaca, seperti di Monas.

Tempat wisata Monumen Bajra Sandhi buka pada hari Senin-Jumat, pukul 08.00-17.00 WITA. Anda cukup membayar Rp5.000,00 untuk mengunjungi monumen ini. Selain museum, monumen ini juga memiliki fasilitas lain seperti perpustakaan, kolam ikan, dan pameran kerajinan tangan.

Pura
Dengan penduduk mayoritas pemeluk agama Hindu, wajar jika Bali juga dikenal dengan sebutan Pulau Seribu Pura. Anda bisa dengan mudah menemukan tempat sembahyang ini di sudut-sudut Bali. Di bawah ini adalah beberapa rekomendasi pura cantik yang dapat Anda kunjungi.

33. Pura Besakih

Pura Besakih merupakan pura terbesar umat Hindu yang ada di Bali. Pura ini merupakan sebuah kompleks pura, terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Kompleks ini terdiri atas satu pura pusat, yakni Pura Penataran Agung Besakih, dan 18 pura pendamping yang terdiri atas satu Pura Basukian dan 17 pura lainnya. Secara umum, Pura Besakih menjadi pusat kegiatan seluruh pura yang ada di tanah Bali.

Berdiri megah di kaki Gunung Agung, keberadaan Pura Besakih sendiri tidak lepas dari keterkaitannya dengan gunung tertinggi di Bali ini. Gunung Agung dipercaya oleh masyarakat sebagai tempat bersemayamnya arwah para leluhur dan para dewa utusan Sang Hyang Widhi. Untuk itulah, masyarakat mendirikan sebuah bangunan suci tepat di kaki Gunung Agung sebagai tempat memuja para dewa. Pura ini telah ada sejak tahun 1007 Masehi dan tercatat sebagai warisan budaya UNESCO pada tahun 1995.

Pastikan Anda berpakaian sopan saat mengunjungi tempat suci ini. Perempuan yang sedang haid tidak diperkenankan untuk masuk. Pura ini terbuka untuk umum setiap hari pukul 09.00-17.00 WITA. Pengunjung hanya dikenakan biaya Rp15.000,00 untuk tiket masuk dan Rp2.000,00-Rp3.000,00 untuk parkir.

34. Pura Tirta Empul

Yang menjadi daya tarik Pura Tirta Empul adalah adanya pemandian yang dianggap suci bagi umat Hindu. Kolam persegi panjang dengan 30 pancuran yang berjejer dari timur ke barat inilah yang banyak menarik wisatawan. Anda boleh turut masuk ke dalam kolam dan ikut menyucikan diri di sini, namun dengan syarat Anda harus mengenakan kamen. Kamen adalah sebutan untuk kain yang diikatkan di pinggang.

Pura ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WITA. Pengunjung dikenai biaya tiket masuk sebesar Rp15.000,00 untuk dewasa dan Rp7.500,00 untuk anak-anak. Selain kolam dengan mata air yang dianggap suci tersebut, daya tarik lainnya dari pura ini adalah adanya Istana Tampak Siring yang tak lain adalah istana Presiden Indonesia.

Pura ini terletak di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Perjalanan dari Denpasar menuju lokasi ini kurang lebih memakan waktu satu jam. Anda tidak perlu takut tersesat karena ada banyak papan penunjuk jalan yang mengarahkan Anda menuju ke sana.

35. Pura Uluwatu

Terletak di Desa Pecatu, bagian selatan Bali, pura ini tidak pernah sepi pengunjung. Pura Uluwatu berdiri megah di ketinggian 97 meter dan menyuguhkan pemandangan menakjubkan. Eksotisme tempat sembahyang di atas tebing yang menyuguhkan hamparan laut lepas Samudra Hindia terlalu sayang untuk dilewatkan.

Pura Uluwatu buka mulai pukul 09.00-19.00 WITA, namun waktu terbaik untuk menyaksikan kesempurnaan panorama adalah ketika matahari terbenam. Harga tiket masuknya pun tidak mahal. Wisatawan lokal dewasa dikenai harga Rp15.000,00 dan asing sebesar Rp20.000,00. Untuk anak-anak, harganya setengah dari biaya tiket orang dewasa (Rp7.500,00 untuk lokal dan Rp10.000,00 untuk asing). Jika Anda juga ingin menikmati pertunjukan tari kecak yang terkenal, Anda cukup membayar sebesar Rp85.000,00 untuk durasi dua jam (mulai pukul 17.00-19.00 WITA).

36. Pura Taman Ayun

Salah satu daya tarik pura yang berada di Mengwi ini adalah kolam besar yang mengelilingi area candi. Dengan lebar sekitar 15-20 meter dan kedalaman 4 meter, kolam ini membuat candi seakan-akan terapung di atas air. Pemandangan di sekitar pura ini pun sangat menyejukkan mata, dengan halaman rumput yang luas dan pohon-pohon yang mengelilingi area candi.

Pura yang menjadi temat wisata ini merupakan warisan Kerajaan Mengwi. Pura ini dibangun oleh I Gusti Agung Ngurah Made Agung, raja Kerajaan Mengwi. Area ini dulu hanya didirikan sebagai tempat peristirahatan para raja. Saat akan memasuki kompleks pura, Anda akan melalui jembatan kecil yang berada di atas telaga dan disambut oleh Candi Bentar sebagai pintu utama pelataran pura. Wisatawan lokal hanya dikenai tiket masuk sebesar Rp10.000,00 dan parkir sekitar Rp2.000,00 untuk motor. Anda dapat mengunjungi Pura Taman Ayun setiap hari pada pukul 08.00-18.00 WITA.

37. Pura Gunung Kawi

Tempat wisata di Bali yang satu ini merupakan situs purbakala yang dilindungi dan berada di Kabupaten Gianyar. Yang menarik dari candi ini adalah bebatuan yang dibuat sebagai bahan dasar candi. Jika lazimnya candi dibuat menggunakan batuan utuh, maka tidak demikian dengan Pura Gunung Kawi. Pura ini terbuat dari pahatan di dinding tebing Sungai Pakerisan.

Pura ini merupakan tempat pemujaan bagi raja Bali yang bernama Anak Wungsu, putra Raja Udayana. Di samping itu, Pura Gunung Kawi juga digunakan sebagai pusat pelatihan spiritual dan keagamaan. Masyarakat Hindu juga menjadikan tempat ini sebagai tempat penyucian diri karena di sebelah selatan candi ada pertemuan aliran Sungai Bulan dan Sungai Pakerisan.

Anda bisa mengunjungi tempat wisata Pura Gunung Kawi ini setiap hari dengan tiket seharga Rp10.000,00. Dari arah Denpasar, carilah rute menuju Gianyar melalui daerah Batubulan. Ikuti jalan sampai Anda menemukan jalan menuju Desa Mas. Anda bisa melihat penunjuk jalan atau bertanya pada masyarakat sekitar (atau manfaatkan saja teknologi GPS). Dari desa Mas, belok hingga bertemu persimpangan Desa Bedulu, lalu belok kiri. Ikuti jalan tersebut hingga kira-kira 5 km hingga menemukan Pasar Tampaksiring. Sekitar seratus meter di kanan jalan, Anda akan tiba di Pura Gunung Kawi.

38. Pura Ulun Danu

Pura ini adalah pura yang paling sering orang lihat dan menjadi ikon Bali. Sekalipun Anda belum pernah mendengar namanya, Anda pasti sudah pernah melihat gambar Pura Ulun Danu di bagian belakang uang kertas Rp50.000,00, di balik gambar pahlawan I Gusti Ngurah Rai.

Benar, Pura Ulun Danu terletak di Bedugul, wilayah dataran tinggi di Pulau Bali. Dengan pemandangan danau yang tenang dan iklim yang sejuk, pura ini memiliki daya tarik yang berbeda dari yang lainnya. Pura Ulun Danu sendiri merupakan kompleks yang terdiri atas lima pura dan sebuah stupa Buddha. Pura yang sering kita lihat dalam pecahan lima puluh ribu itu adalah Pura Lingga Petak.

Normalnya Anda dapat mengunjungi Pura Ulun Danu pada pukul 08.00-18.00 WITA dengan harga tiket hanya Rp10.000,00 untuk domestik dan Rp30.000,00 untuk mancangera. Namun apabila suasana sedang berkabut, pengelola akan menutup lebih cepat. Untuk tiba di lokasi ini dari Kuta, Anda membutuhkan waktu kurang lebih sekitar dua jam.

39. Pura Dalem Agung Padangtegal

Jika Anda sedang berada di Ubud, jangan lewatkan untuk mengunjungi Pura Dalem Agung Padangtegal. Lokasinya berada di sebelah barat daya kawasan wisata Monkey Forest. Pura ini difungsikan sebagai tempat pemujaan bagi Dewa Siwa dan kerap dikenal dengan sebutan “Temple of the Dead”.

Tiket masuk ke kawasan Monkey Forest sekaligus pura ini adalah Rp30.000,00. Anda bisa puas berjalan-jalan dan mengambil foto atau video di sini mulai pukul 08.00-18.00 WITA. Namun berhati-hatilah terhadap barang bawaan, sebab ada banyak sekali monyet jail di kawasan ini./p>

40. Pura Pulaki

Pura ini adalah kawasan suci yang terletak di atas tebing berbatu dan menghadap langsung ke laut. Kesempurnaan panoramanya semakin terpancar dengan latar belakang bukit terjal berbatu, yang hanya akan sesekali terlihat hijau kala musim hujan. Memasuki area Pura Pulaku, Anda akan disambut dengan perpaduan eksotis alam dan aura religius yang sangat kental. Tidak hanya pemandangan laut yang disajikan dan menjadi daya tarik pura ini, gugusan bukit kecil di bagian barat yang berbentuk tanjung pun tak kalah menarik. Keberadaan kera liar yang hidup di kawasan pura pun semakin menambah keunikan suasananya. Secara keseluruhan, pura ini terlihat teguh, agung, dan berwibawa. Pura ini mudah dijangkau, terutama jika Anda bertolak dari Gilimanuk. Lokasinya persis berada di pinggir jalan raya Gilimanuk-Singaraja.

41. Pura Taman Saraswati

Lagi-lagi, Ubud menawarkan tempat wisata yang menarik dan sayang untuk dilewatkan. Pura Taman Saraswati adalah tempat pemujaan Dewi Saraswati yang tak lain adalah Dewi Pengetahuan. Yang menarik dari pura ini adalah adanya kolam di bagian tengah area pura yang penuh dengan bunga teratai. Selain itu, nyaris di setiap detail bangunan pura terdapat ukiran khas dari para seniman Ubud.

Di tempat wisata ini Anda juga dapat menikmati pertunjukan tari kecak. Tari kecak diadakan di panggung yang dikelilingi oleh kolam teratai tersebut. Untuk dapat menyaksikan seni tari khas Bali ini, Anda perlu menyiapkan uang sebesar Rp75.000,00 per orang. Namun pertunjukan ini tidak diadakan setiap hari, tetapi hanya pada hari Selasa dan Kamis mulai pukul 19.30 WITA.

Kawasan Ubud memang sangat cocok jika dilejajahi dengan berjalan kaki atau bersepeda. Dari wisata Monkey Forest, Anda membutuhkan waktu sekitar 20 menit berjalan kaki menuju Pura Taman Saraswati melalui Jalan Bisma. Setelah sekitar 1,4 km, belok kiri ke Jalan Raya Ubud sejauh 110 meter, lalu belok kanan ke Jalan Kajeng. Berjalanlah sejauh 90 meter dan di sebelah kiri jalan, Pura Taman Saraswati telah menanti Anda.

42. Pura Luhur Batukaru

Pura di lereng Gunung Batukaru yang satu ini digunakan sebagai tempat untuk memuja Tuhan sebagai Dewa Mega Dewa. Nama Batukaru sendiri kemungkinan besar diambil dari nama Gunung Batukaru. Selain sebagai tempat suci untuk sembahyang, Pura Luhur Batukaru juga dibuka sebagai tempat wisata umum mulai pagi sampai sore dengan tiket Rp10.000,00.

Tidak sedikit wisatawan asing dan dalam negeri yang mengunjungi Pura Luhur Batukaru. Tempat ini menawarkan suasana yang tenang, damai, dan kesejukan serta kesegaran udara pegunungan di sekitar pura. Tidak ada toko suvenir, art shop, warung, dan semacamnya di sini.

Pura Batukaru terletak di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Dari objek wisata, ikuti jalan menuju Jalan Pantai Kedungu. Setelah itu, ambil arah ke Jalan Kalanganyar Sudimara ke Jalan Rajawali, Tabanan. Ikuti jalan menuju Jalan Batukaru, lanjutkan dengan Jalan Batukaru Cepag di Jegu dan Jalan Penatahan. Dari sana, tujuan Anda hanya tinggal berjarak 10 km.

Wisata Alam Lainnya

Bali memang terlalu luas untuk dijelajahi seluruh penjurunya dalam sekali waktu. Wisata alamnya terlalu banyak untuk dijelajahi satu per satu, membuat wisatawan harus datang berkali-kali atau tinggal cukup lama untuk mengunjungi semuanya. Jika Anda tidak memiliki banyak waktu untuk menikmati keseluruhan pesona Bali, setidaknya empat wisata alam selain pantai ini patut Anda datangi.

43. Gunung Agung

Puncak tertinggi Bali ada di puncak Gunung Agung, gunung yang sangat disucikan umat Hindu Bali. Menurut kepercayaan masyarakat, Gunung Agung merupakan tempat para dewa yang senantiasa mengawasi manusia. Dan di lereng gunung inilah pura terbesar di Bali, Pura Besakih, berada.

Anda tidak dapat mendaki gunung ini tanpa pemandu. Alasannya tidak lain adalah untuk menekan angka kecelakaan dan menjaga kesucian Gunung Agung. Biaya jasa untuk seorang pemandu sekitar Rp300.000,00.

Ada tiga jalur pendakian yang dapat Anda pilih dan masing-masing jalur menyuguhkan suasana dan pemandangan yang berbeda. Pertama melalui jalur selatan, melewati Pura Pasar Agung, Karangasem. Kedua melalui kawasan tenggara, Kecamatan Bebandem. Ketiga, melalui jalur yang cukup populer, yakni Pura Besakih di wilayah barat daya.

44. Gunung Batur

Salah satu lokasi terbaik untuk menyaksikan matahari terbit adalah di puncak Gunung Batur, Kintamani. Untuk mencapai puncak, normalnya dibutuhkan waktu sekitar 2,5 jam. Meski dengan estimasi waktu yang singkat, sebaiknya Anda tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa pendakiannya akan mudah. Terutama apabila Anda tidak pernah melakukan trekking sebelumnya, sebab jalur pendakian Gunung Batur berupa batu besar dan pasir yang sangat licin serta menanjak.

Karena matahari terbit pada pukul 06.00 WITA, biasanya pendakian dilakukan pukul 03.00 WITA. Peta menuju lokasi ini dapat dengan mudah Anda temukan melalui bantuan GPS. Anda tidak harus menyewa pemandu seperti di Gunung Agung, tetapi cukup membayar retribusi sebesar Rp10.000,00 per orang.

45. Pulau Penyu

Ingin berwisata alam tanpa perlu ke pantai atau bersusah payah mendaki? Pulau Penyu bisa menjadi alternatif destinasi wisata, terutama jika Anda membawa anak-anak. Untuk sampai ke Pulau Penyu, Anda akan memasuki Tanjung Benoa terlebih dahulu dengan uang donasi sebesar Rp10.000,00 untuk oang dewasa dan Rp5.000,00 untuk anak-anak. Baru setelah itu, dengan menyewa kapal seharga Rp150.000,00 setiap orang, Anda dapat memasuki wilayah konservasi penyu. Tempat wisata di Bali ini beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00-17.00 WITA. Dari Denpasar, Anda dapat melalui Benoa Toll Road untuk rute tercepat. Tentu saja kendaraan darat hanya akan mengantarkan Anda sampai di Tanjung Benoa. Untuk pergi ke Pulau Penyu, Anda harus menyewa perahu.

46. Air Terjun Gitgit

Air terjun adalah destinasi yang pas bagi Anda yang ingin menikmati perpaduan wisata air dan trekking. Air Terjun Gitgit di Buleleng, Singaraja, adalah destinasi yang tidak akan mengecewakan. Air terjun ini merupakan air tejun yang memiliki tebing tertinggi di kawasan Bali utara.

Retribusi yang harus Anda bayarkan pun sangat murah, yakni Rp5.000,00 untuk dewasa dan Rp3.000,00 untuk anak-anak. Dari lokasi parkir, Anda harus berjalan beberapa ratus meter melalui jalur yang sangat memanjakan mata. Anda akan melalui jalur persawahan, kebun cengkih, dan kopi dengan udara yang sejuk khas dataran tinggi.

Dari Denpasar, jalur tercepat adalah melalui Jalan Raya Bedugul, Singaraja. Anda bisa mengandalkan GPS untuk sampai ke Desa Gitgit, lokasi air terjun tertinggi di Bali ini.

47. Gua Gajah

Gua ini merupakan gua buatan di Tampaksiring, Gianyar, yang ramai dikunjungi wisatawan. Menurut data yang dihimpun, situs Gua Gajah adalah tempat yang disucikan dan dijadikan sebagai pusat kegiatan agama Hindu dan Buddha pada masa pemerintahan Dinasti Warnadewa. Kini oleh masyarakat, situs bersejarah ini dijadikan sebagai pusat kegiatan keagamaan.

Dari area parkir, Anda harus menuruni anak tangga untuk sampai ke lokasi. Namun tenang saja, pepohonan yang mengelilingi kawasan Gua Gajah sangat rindang, sehingga membuat suasana menjadi sejuk. Yang lebih unik, pepohonan tersebut usianya sudah mencapai ratusan tahun.

Pintu masuk gua dengan dua patung penjaga di bagian luarnya, hanya cukup untuk dimasuki satu orang. Bagian dalam gua berbentuk huruf T dengan tinggi dan lebar masing-masing beukuran 2 meter. Ada ceruk di sisi kanan dan kiri gua yang diduga sebagai tempat bertapa dulu.

Dengan membayar Rp15.000,00 Anda dapat memasuki tempat wisata ini. Situs Gua Gajah beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WITA. Dari Monkey Forest, Anda bisa menuju arah Jalan Bisma lalu belok ke kanan menuju Jalan Raya Ubud. Setelah itu Anda belok kanan ke arah Jalan Cok Gede Rai, lalu belok kiri ke Jala Raya Teges. Teruskan perjalanan ke Jalan Gua Gajah dan tujuan Anda berada di sisi kanan.

Taman Rekreasi

Anda tidak harus mengunjungi tempat wisata alam atau bangunan bersejarah saja saat berada di Pulau Bali. Pulau ini juga menyediakan banyak alternatif tempat wisata lainnya, seperti taman rekreasi. Mengunjungi tempat ini pun akan terasa lebih pas jika bersama anak dan keluarga.

48. Bali Bird Park

Tempat wisata keluarga ini dibuka pertama kali pada tahun 1995. Taman burung seluas dua hektar ini merupakan salah satu taman burung terbesar di Indonesia. Kini, tidak kurang dari 1.000 satwa unggas dari 250 spesies dirawat dan menjadi koleksi Bali Bird Park. Selain melihat secara langsung aneka satwa unggas di sini, Anda juga dapat merasakan sensai teater 4D.

Jam buka Bali Bird Pak adalah pukul 09.00-17.30 WITA, setiap hari kecuali Nyepi. Untuk pengunjung dewasa akan dikenakan biaya sebesar Rp150.000,00 dan anak-anak dikenakan biaya sebesar Rp75.000,00. Bayi yang berusia di bawah 2 tahun tidak dikenakan biaya masuk.

Lokasi Bali Bird Park berada di Jalan Serma Cok Ngurah Gambir, Batubulan, Gianyar. Dari Denpasar, ambil jalan menuju arah Gianyar. Selama perjalanan Anda akan menemukan banyak papan petunjuk jalan yang mengantarkan ke tujuan.

49. Elephant Safari Park

Di tempat wisata yang dibangun di atas hutan seluas lebih dari dua hektare ini akan memberi Anda pengalaman mengesankan bersama gajah. Di Elephant Safari Park, Anda bisa berkeliling dengan menunggangi gajah, berfoto bersama gajah, memberi makan gajah, juga menyaksikan pertunjukan gajah yang melukis dan bermain bola. Jika Anda mengunjungi Bali bersama anak-anak, Elephant Safari Park di Gianyar ini tentu akan memberi pengalaman menarik bagi si kecil. Taman gajah ini buka setiap hari mulai pukul 08.00-18.00 WITA.

50. Taman Kupu-Kupu Bali

Di Tabanan, ada satu lagi Tempat Wisata di Bali cantik yang patut Anda kunjungi. Taman Kupu-Kupu ini merupakan objek edukasi dan penelitian kupu-kupu terbesar se-Asia Tenggara. Ribuan ekor kupu-kupu dari beragam spesies memenuhi taman ini. Waktu berkunjung ke taman yang telah dibuka sejak tahun 1996 ini adalah pukul 08.00-17.00 WITA, setiap hari. Dari tempat wisata Pura Batukaru, Anda cukup menempuh sekitar 25 menit menggunakan kendaraan bermotor untuk mencapai Taman Kupu-Kupu. Melalui Jalan Penatahan, teruslah menuju Jalan Gunung Batukaru di Jegu, lalu terus ke Wanasari. Sekitar 3,7 km kemudian, belok kanan dan Anda akan tiba di Taman Kupu-Kupu yang terletak di sebelah kanan.

51. Taman Nasional Bali Barat

Tidak sembarang orang dapat mengunjung taman nasional yang sangat dilindungi pemerintah ini. Anda memerlukan izin dari pengawas setempat untuk memasuki taman nasional yang terbagi atas tiga zona berbeda. Hal ini karena pemerintah ingin melestarikan ekosistem Taman Nasional Bali Barat yang ada sejak tahun 1911 dan berfungsi sebagai tempat penelitian margasatwa.

Ada dua alternatif bagi Anda yang ingin mengunjungi TNBB. Pertama dari Gilimanuk. Anda dapat langsung mengunjungi Kantor Balai Taman Nasional Bali Barat di Desa Gilimanuk, Kabupaten Jembrana. Kedua dari Denpasar. Jika Anda ingin mengunjungi Pulau Menjangan, Anda bisa melalui Teluk Labuhan Lalang. Anda cukup membayar sebesar Rp2.500,00 untuk menikmati TNBB dan Rp20.000,00 untuk pengunjung mancanegara. Namun jika Anda ingin ke Pulau Menjangan, Anda harus membayar lagi sebesar Rp200.000,00.

52. Kebun Raya Bedugul

Kebun raya botani tropis yang luas dan besar ini ada di daerah Bedugul, Kabupaten Tabanan. Letaknya ada di daerah pegunungan Bedugul dengan ketinggian 1250-1459 dpl. Kebun raya ini dikhususkan untuk mengumpulkan berbagai gymnosperma dari seluruh dunia. Anda yang ingin berwisata dan bersantai di daerah yang menyejukkan mata dan menyatu dengan alam, sebaiknya tidak melewatkan tempat wisata ini.

Kebun Raya Bedugul beroperasi setiap hari kecuali pada saat Nyepi, mulai pukul 08.00-18.00 WITA. Harga tiket untuk pengunjung domestik sebesar Rp9.000,00 dan harga tiket untuk pengunjung asing sebesar Rp17.000,00. Jika Anda berwisata dari Taman Kupu-Kupu, ambillah arah selatan menuju Jalan Batukaru ke Jalan Raya Buruan, lanjut ke Jalan Raya Babahan Senganan dan masuk ke Jalan Raya Candikuning. Kebun Raya Bedugul terletak di Jalan Baturiti, Candikuning, Tabanan.

53. Kebun Binatang Bali

Pergi ke kebun binatang tidak harus bersama anak kecil. Anda dan pasangan juga bisa mengunjungi Kebun Binatang Bali yang terletak di Jalan Raya Singapadu, Desa Batuan, Kecamatan Singapadu, Kabupaten Gianyar. Lokasinya pun strategis dan mudah ditemukan. Waktu kunjungan di kebun binatang ini adalah 09.00-22.00 WITA setiap hari kecuali saat Nyepi. Setiap orang dewasa dikenakan biaya Rp110.000,00 dan anak-anak (di atas 2 tahun sampai 12 tahun) dikenakan biaya Rp85.000,00. Seperti kebun binatang pada umumnya, Anda dapat melihat aneka satwa serta pertunjukan satwa di sini.

54. Ubud Monkey Forest

Selain Tempat Wisata di Bali yang secara spesifik melindungi binatang tertentu seperti gajah, kupu-kupu, dan burung, ada lagi satu tempat yang menjadi penangkaran hewan. Jika Anda berencana pergi ke Ubud, Monkey Forest tentu harus menjadi salah satu destinasi yang ada di dalam daftar perjalanan. Di sini, Anda bisa berjalan di kawasan penangkaran yang sangat sejuk, ditemani kera ekor panjang yang menghuni kawasan ini.

Anda yang menyukai kegiatan berjalan dan nuansa sejuk alam tentu akan menikmati suasana di sini. Sebagai pengingat, jangan membawa barang bawaan yang terlalu mencolok dan mengundang kejailan para kera. Anda bahkan tidak akan menyadari jika ada kera yang mengamati dari semak-semak dan tiba-tiba menjambret barang bawaan. Mereka sangat lincah.

Pengunjung dewasa domestik dikenakan tiket sebesar Rp30.000,00. Kunjungan dapat dimulai sejak pukul 08.30 hingga 18.00 WITA. Sebagai referensi arah, dari Pasar Sukawati Gianyar, Anda hanya perlu pergi lurus ke arah timur menuju Jalan Raya Sukawati. Setelah itu ambil Jalan Raya Sakah dan Jalan Raya Mas dilanjut ke Jalan Monkey Forest di Ubud.

55. Waterbom Bali

Taman air di Bali ini selama tiga tahun berturut-turut berhasil mendapatkan predikat sebagai waterpark terbaik di Asia dan kedua di dunia. Jadi tentu saja, keseruan berbagai wahana air di Waterbom Bali tidak diragukan lagi. Selain wahananya yang menarik, pemandangan di Waterbom Bali juga patut mendapat apresiasi. Taman tropis yang ditata sedemikian apik akan memanjakan mata Anda. Mulai pukul 09.00 sampai 18.00 WITA, pengunjung bisa mencoba seluruh wahana di atas lahan seluas 3,8 hektare ini.

Bagi Anda penyuka permainan yang menguji adrenalin dapat menantang diri sendiri dengan wahana seperti ace track, super bowl, boogie ride, jungle rides, boomerang, climax, dan lain-lain. Untuk pengunjung dewasa lokal, Anda harus membayar sebesar Rp310.000,00 sementara anak-anak Rp265.000,00. Untuk mencapai lokasi ini dari bandara memang cukup mudah. Keluar dari kawasan banndara Ngurah Rai, ambil rute menuju Jalan Dewi Sartika, lalu terus ke Jalan Kartika. Waterbom Bali terletak di Jalan Kartika Plaza, Kuta, Bali.

Lain-Lain

56. Puja Mandala

Puja Mandala adalah salah satu bukti kebersamaan dan nilai toleransi antarumat beragama di Indonesia. Tempat ini merupakan kompleks rumah ibadah lima agama yang diakui di Indonesia, yang terdiri dari Masjid Agung Ibnu Batutah, Gereja Protestan GKPB Jemaat Bukit Dua, Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa, Pura Jagatnatha, dan, Vihara Buddha Guna. Di sini, Anda dapat merasakan indahnya keharmonisan dalam perbedaan. Anda bebas mengunjungi Puja Mandala kapan pun dan tanpa sepeser pun uang yang perlu dikeluarkan. Lokasinya berada di Jalan Nusa Dua, di kawasan BTDC.

57. New Kuta Golf

Terletak di kawasan Pecatu Indah Resort, New Kuta Golf merupakan satu dari lima lapangan golf yang ada di Bali. Lokasinya benar-benar menakjubkan, berada di atas bukit dengan tebing-tebing terjal yang berbatasan langsung dengan tepi laut. Selain bermain golf, menikmati pemandangan matahari terbenam juga akan memberi kepuasan pengalaman tersendiri.

Untuk bermain golf di tempat ini, Anda harus merogoh kocek minimal Rp1.1300.000,00. Jika Anda tidak membawa perlengkapan golf pun tidak masalah, Anda bisa menyewanya di sini. Biaya sewa untuk tongkat golf adalah Rp350.000,00 dan sepatu golf adalah Rp80.000,00.

58. Pelabuhan Benoa

Pelabuhan Benoa berada di bawah naungan PT. Pelabuhan Indonesia (PELINDO) III dan terletak di Denpasar. Pelabuhan ini menjadi tempat bersandarnya kapal pesiar internasional. Untuk masuk ke pelabuhan ini Anda tidak dikenakan biaya masuk kecuali parkir. Sayangnya, tidak ada akses untuk melakukan tur ke dalam kapal pesiar yang bersandar, karena pengamanannya yang sangat ketat.

59. Pelabuhan Gilimanuk

Pelabuhan Gilimanuk merupakan pintu masuk bagi para wisatawan yang datang ke Bali melalui kapal feri dari Pulau Jawa. Pelabuhan ini berada di bawah pengelolaan ASDP Indonesia Ferry. Setiap hari, dengan durasi sekitar satu jam penyeberangan, ratusan kapal feri melayani penumpang dari Pulau Bali ke Pulau Jawa dan sebaliknya. Lokasi pelabuhan ini berada di Kabupaten Jembrana dan buka selama 24 jam. Harga tiket yang diberlakukan pun variatif, tergantung jenis kendaraan yang digunakan. Tetapi bagi Anda yang tidak menggunakan kendaraan, penyeberangan orang dewasa dihargai Rp6.000,00 sementara anak-anak Rp4.000,00.

60. Bandara Internasional Ngurah Rai

Bandara bertaraf internasional ini terletak di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Dengan padatnya jadwal penerbangan setiap hari, Bandara Ngurah Rai dinobatkan sebagai bandara tersibuk ketiga di Indonesia setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta dan Bandara Internasional Juanda di Surabaya. Jumlah gerbang keberangkatan yang dimiliki bandara ini sebanyak 24, dengan rincian 8 di terminal domestik dan 14 di terminal internsional. Itulah beberapa tempat wisata di Bali yang cukup menarik dan patut Anda singgahi saat berpelesir ke Pulau Dewata. Selamat berlibur!

Baca Juga : Tempat Wisata Yang Harus Di Kunjungi

35 Tempat Wisata di Bangkok Yang Unik dan Menarik

35 Tempat Wisata di Bangkok Yang Unik dan Menarik – Setiap tahun, Thailand mampu menarik puluhan juta wisatawan dari berbagai belahan dunia. Dengan destinasi wisata alam yang menarik, serta wisata budaya yang memikat, Negeri Gajah Putih ini benar-benar menjadi tujuan wisata utama di Asia Tenggara.

Tanpa harus mengelilingi negaranya, tempat wisata di Bangkok pun jumlahnya sangat banyak, dan pastinya memuaskan untuk dijelajahi.

Nah, jika Anda kebetulan akan melakukan perjalanan ke Thailand, khususnya city tour Bangkok, berikut ada beberapa rekomendasi tempat wisata yang bisa Anda kunjungi.

1. Grand Palace

Grand Palace adalah tempat wajib yang harus Anda disinggahi ketika mengunjungi Bangkok. Bangunan yang didirikan pada abad ke-18 ini, merupakan istana kerajaan yang digunakan dari generasi ke generasi.

Bangunan yang hampir sebagian besar ornamennya berwarna emas ini, sekarang lebih sering digunakan untuk tempat upacara adat atau acara kenegaraan yang penting.

Untuk sampai ke Grand Palace, Anda harus datang ke Jalan Na Phra Land, Phra Borom Maha Rachwanag, Phra Nakhon. Saat mengunjungi tempat ini, akan lebih baik jika Anda menggunakan jasa pemandu wisata untuk mendapatkan penjelasan yang lebih mendalam mengenai sejarah dan cerita menarik dari bangunan tersebut.

Satu hal lagi, jangan lupa untuk menggunakan pakaian yang sopan saat mengunjungi istana yang buka dari pukul 08.00-15.30 waktu Thailand ini.

2. Wat Arun

Wat Arun adalah kuil yang menjadi simbol kemenangan Kerajaan Siam dari Kerajaan Burma, ribuan tahun lalu. Setelah peperangan usai, jenderal perang dari Thailand membangun kuil ini untuk mengingat perjuangan dan juga tempat tinggal raja baru di masa itu.

Walaupun tempat ini buka sejak pukul 08.30 hingga 17.30, tetapi Anda disarankan untuk datang sekitar pukul 16.00. Dengan begitu, Anda bisa sekaligus menikmati indahnya sunset di Wat Arun. Sebuah pengalaman unik yang tidak terlupakan.

Sambil duduk di pinggiran Sungai Chao Praya, Anda dapat menyaksikan matahari yang keemasan seakan perlahan tenggelam ke dalam sungai. Fenomena ini tentunya dapat Anda nikmati setelah puas menjelajahi dan mengamati berbagai ornamen dan patung Buddha emas di Wat Arun.

Oh ya, biaya tiket masuk yang harus Anda bayar untuk masuk ke tempat ini adalah sebesar 20 baht.

3. What Suthat

What Suthat dibangun pertama kali pada tahun 1782 oleh Raja Rama I. Setelah dibangun, kuil Buddha yang sangat megah ini, sempat dua kali direnovasi oleh dua Raja Rama dari dinasti Chakri.

Bangunan yang memiliki karakteristik tinggi dan menjulang ini, menjadi objek wisata paling penting di Bangkok dan selalu menarik jutaan orang setiap tahunnya.

What Suthat buka pada pukul 08.30-21.00. Dengan biaya masuk 20 baht, Anda bisa menikmati lukisan dinding yang memikat, aneka patung Buddha, dan banyak ornamen lain yang jarang ditemui di kuil lain.

Adapun untuk sampai ke kawasan ini, Anda bisa menggunakan bus atau kendaraan umum lain dengan tujuan Jalan Bamrung Muang.

4. Giant Swing

Tidak begitu jauh dari What Suthat cukup menyeberang jalan saja Anda bisa menemukan Giant Swing, yaitu dua tongkat merah berjajar yang disatukan bagian atasnya.

Dengan tinggi mencapai 27 meter, bangunan ini dianggap simbol surga. Siapa saja yang bisa naik ke sana dengan selamat, dipercaya akan mendapatkan banyak rezeki pada tahun-tahun sesudahnya.

Untuk menikmati Giant Swing, Anda tidak dikenakan biaya sama sekali. Silakan nikmati objek wisata ini dari kejauhan atau dari dekat, sebelum dilarang oleh Raja Rama VII, karena banyak insiden jatuh dai Giant Swing.

5. Wat Traimit

Selain arsitektur bangunannya yang cukup unik dengan dominasi warna kuning dan emas daya tarik utama dari Wat Traimit adalah patung Buddha setinggi 5 meter yang seluruhnya terbuat dari emas.

Tidak hanya besar, kilau patung Buddha emas terbesar di Thailand ini, dijamin akan membuat Anda terpesona.

Wat Traimit buka pada pukul 09.00 sampai 17.00 setiap harinya. Tiket masuk ke kawasan ini sekitar 10 bath untuk bagian museumnya. Namun, kalau Anda hanya ingin melihat patungnya saja, maka Anda tidak akan dikenakan biaya masuk.

Untuk sampai ke kawasan ini, Anda bisa mengambil jalan menuju stasiun Hua Lampong dan berhenti di jalan Traimit atau Chinatown.

6. Wat Pho

Tidak begitu jauh dari Grand Palace, Anda bisa mengunjungi Wat Pho. Walau harga tiket masuknya cukup mahal mencapai 100 baht, tetapi pengalaman yang didapat juga sangat besar. Anda dapat menikmati keindahan patung Buddha emas yang sedang tidur menyamping, dengan panjang 45 meter dan tinggi mencapai 15 meter.

Dahulu kala, kawasan patung Buddha yang buka pada pukul 08.30-18.00 ini, digunakan sebagai rumah sakit atau tempat penyembuhan, yaitu oleh raja-aja dari dinasti Chakri.

Namun sekarang, kawasan yang terletak di Jalan Bamrung Muang ini digunakan untuk objek wisata utama meski tidak semua bagian patung emas ditunjukkan dengan alasan keamanan.

7. Museum Nasional Bangkok

Museum Nasional Bangkok menempati Istana Wang Na yang dibangun dan digunakan oleh Raja Rama I pada abad ke-18.

Sekarang, istana megah ini dimanfaatkan sebagai museum yang menampilkan berbagai hal mengenai sejarah Thailand. Di tempat ini, Anda dapat menemukan berbagai artefak, dokumen, hingga hal menarik lain mengenai Thailand di masa lampau.

Untuk sampai ke kawasan museum ini, Anda bisa menggunakan Chao Phryaya Express Boat dengan turun di Maharaj Pier. Dari sini, Anda bisa berjalan kaki sekitar 20 menit. Kalau Anda tidak terbiasa naik kapal boat, Anda bisa menggunakan taksi meski harganya jadi lebih mahal.

Oh ya, Museum Nasional Bangkok terletak di Jalan Na Phrothat dan buka dari pukul 09.00 sampai 16.00.

8. Damnoen Sanduak Floating Market

Damnoen Sanduak Floating Market adalah pasar terapung yang cukup terkenal di sekitar Bangkok.

Jika Anda ingin menikmati sensasi berbelanja di atas perahu kecil sambil menyusuri sungai yang tenang, datanglah pukul 06.00 pagi ke tempat ini.

Biasanya di jam tersebut, kawasan ini sudah ramai dikunjungi oleh wisatawan yang ingin belanja makanan atau sekadar menikmati suasana pasar tradisional yang kerap dijuluki Venesia dari barat ini.

Tidak ada tiket masuk ke kawasan ini. Namun untuk mencapainya, Anda memerlukan sedikit perjuangan, sebab jaraknya cukup jauh dari pusat kota.

Untuk sampai di tempat ini, Anda bisa menggunakan bus jurusan selatan dengan tujuan Samut Sangkhram Ratchaburi. dan agar tidak kehilangan momen seru di pasar terapung yang tutup pukul 11.00 ini, carilah tempat penginapan yang dekat dengannya.

9. Khao San Road

Khao San Road adalah surga bagi backpacker yang ingin menikmati keseruan menjelajahi Thailand dengan murah meriah. Kawasan yang dapat dikunjungi secara gratis ini, memiliki cukup banyak pilihan guest house, rumah makan, hingga tempat berbelanja oleh-oleh berharga miring.

Banyak cara untuk bisa sampai di kawasan ini. Kalau Anda berangkat dari Siam atau Silom, disarankan untuk menggunakan taksi dengan biaya kurang dari 100 baht. Adapun jika berangkat dari kawasan Victory Monument, Anda bisa menggunakan bus dengan nomor 157, 171, dan 509.

10. Pasar Chatuchak

Akhir pekan di Bangkok adalah waktu yang tepat untuk berbelanja ke banyak tempat seperti di Pasar Chatuchak. Di tempat ini ada ribuan stand yang menjual aneka oleh-oleh, makanan, hingga hal unik lain, yang tentunya akan membuat semangat belanja Anda meningkat.

Pasar Chatuchak hanya buka di akhir pekan saja. adapun waktu terbaik untuk mengunjungi tempat wisata di Bangkok ini adalah di pagi hari.

Untuk mencapai tempat ini, Anda bisa menggunakan MRT dan turun di Kamphaengpecth Station. Selanjutnya Anda bisa jalan kaki 5 menit menuju BTS Monchit Skytrain Station untuk melanjutkan perjalanan dan turun di Sua Chatuchak Station.

Dari sini Anda sudah bisa menjelajah ke ribuan stand yang berjajar berdekatan satu sama lain.

11. Bang Pa In Royal Palace

Bang Pa in Royal Palace sering disebut sebagai istana musim panas yang terletak di bagian utara kota Bangkok. Kawasan istana ini memiliki banyak spot menarik, seperti taman, kuil, hingga istana Bang Pa In sendiri. Bangunan ini memiliki arsitektur khas Thailand kuno dengan dominasi warna putih dan juga emas yang memikat.

Bang Pa In Royal Palace buka setiap hari pada pukul 08.30 dan tutup pada pukul 17.00. Biaya masuk ke kawasan yang sangat menarik ini adalah sekitar 100 baht, dengan tambahan 200 baht untuk menyewa kendaraan yang membawa wisatawan untuk berkeliling.

Pengunjung yang datang disarankan menggunakan pakaian yang sopan karena kawasan ini milik anggota kerajaan.

Untuk sampai ke kawasan ini, Anda bisa menggunakan berbagai jenis transportasi yang menuju kawasan Ayuttaya.

12. Museum Erawan

Museum Erawan menyimpan cukup banyak hal menarik dari Thailand, terutama artefak dan peninggalan dari masa lalu. Selain artefak, hal menarik dari museum ini adalah patung gajah berkepala tiga yang memiliki tinggi sekitar 29 meter dan berat mencapai 250 ton.

Untuk melihat patung gajah besar dan koleksi sejarah lainnya, Anda tidak dikenakan biaya masuk alias gratis.

Buka dari pukul 08.00-17.00, Anda bisa sampai ke sini dengan menggunakan BTS Skytrain dari On Nut Dtation atau menggunakan taksi dengan biaya kurang dari 100 baht.

13. Erawan Shrine

Meski tidak sebesar kuil atau tempat suci umat Buddha lainnya di Thailand. Erawan Shrine cukup banyak dikunjungi wisatawan. Kebanyakan pengunjung ingin melihat keunikan bangunan yang dianggap penting oleh Pemerintah Thailand ini.

Saking pentingnya, sebuah hotel besar pun dibangun di depan tempat suci ini untuk memfasilitasi umat atau tamu yang ingin menginap dan melakukan ibadah di tempat ini.

Erawan Shrine buka pada pukul 06.00 dan tutup pada pukul 24.00. Kalau Anda ingin menikmati bangunan Brahman yang unik dengan ornamen penuh emas, datanglah ke depan Grand Hyatt Erwan Hotel, di kawasan Jalan Ratchadamri.

14. Museum Forensik

Tempat Wisata di Bangkok ini hanya direkomendasikan bagi mereka yang berani menyaksikan koleksi museum yang cukup mengerikan.

Museum Forensik ini berisi banyak sekali spesimen manusia yang telah diawetkan dalam berbagai kondisi. Mulai dari korban mutilasi hingga korban genosida.

Semua dipajang dalam tabung kaca dengan kondisi asli tanpa ada perubahan sama sekali.

Museum forensik yang terletak di Rumah Sakit Siriraj ini, buka dari senin sampai sabtu, dari pukul 09.00 hingga 16.00. Adapun biaya masuk untuk menikmati semua koleksi di museum ini adalah sekitar 40 baht.

Kalau Anda mau menguji nyali untuk menikmati semua koleksi museum yang mengerikan ini, silakan datang dengan mengakses Chao Phraya Express Boatdi Thobury Railway Pier (N11).

15. Monumen Rama I

Pada ulang tahunnya yang ke-150, Raja Rama I mendapat monumen besar atas semua jasa yang diberikan kepada Thailand. Dengan tinggi lebih dari 10 meter dan berwarna hitam, monumen ini menjadi landmark di Bangkok yang selalu dikunjungi, untuk sekadar berfoto atau mengagumi kemegahan monumen yang dibangun pada tahun 1932.

Untuk masuk ke kawasan ini, tidak ditarik biaya sama sekali. Anda bisa datang kapan saja ke kawasan Phra Putta Yodfa Bride atau The Memorial Bridge, yang lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat Kota Bangkok.

16. Taman Raja Rama IX

Taman Raja Rama IX dibangun pada tahun 1987, sebagai persembahan ulang tahun ke-50 dari raja. Kawasan ini memiliki tempat bernama The Garden of the Great King, yang memiliki cukup banyak koleksi pohon dan juga bunga.

Selain terdapat taman yang megah, di tempat ini juga terdapat beberapa bangunan, serta danau yang yang dilengkapi dengan penyewaan perahu.

Taman Raja Rama IX buka setiap hari sejak pukul 05.00 hingga 18.00 tanpa libur, kecuali ada hari besar nasional.

Biaya masuk ke kawasan taman yang juga memiliki taman botani ini adalah sekitar 10 baht. Untuk sampai ke sana Anda bisa mencari stasiun BTR terdekat menuju On Nut lalu melanjutkan perjalanan menggunakan taksi, dengan biaya kurang dari 100 baht.

17. Madame Tussauds Wax Museum

Museum lilin dari Madame Tussauds juga ada di Bangkok, Thailand. Kalau Anda ingin melihat patung lilin dari tokoh dunia termasuk Soekarno, datanglah ke sini mulai dari pukul 10.00 hingga 21.00.

Datanglah di sore atau malam hari. Karena di waktu-waktu tersebut, pengunjung yang datang jauh lebih sedikit, sehingga Anda bisa lebih leluasa untuk melakukan foto-foto.

Untuk sampai ke museum ini, Anda bisa menggunakan taksi ke kawasan Siam Dicovery Center. Lokasinya berada di lantai 6.

Tiket masuk ke museum ini cukup mahal, berkisar 1.700-an baht setiap orang, tergantung hari dan juga acara yang diadakan di sana. Biasanya ada acara khusus dengan tema tertentu yang diadakan oleh pihak museum.

18. Museum Siam

Jika dilihat sekilas, bangunan Museum Siam terlihat sangat klasik. Namun, apa yang disajikan di dalamnya berbeda dengan kesan klasik yang ditampilkannya.

Bangunan ini menyimpan koleksi benda-benda yang berhubungan dengan sains dan juga teknologi yang dimiliki oleh Thailand selama beberapa dekade terakhir.

Oh ya, museum yang buka dari pukul 10.00 dan tutup pada pukul 18.00 ini, mengharuskan Anda membayar sekitar 300 baht sebelum masuk. Namun jangan khawatir, harga yang dipatok setara dengan pengalaman yang akan Anda dapatkan.

Untuk sampai ke museum yang unik ini, Anda bisa menumpang Chao Phraya Express Boat menuju Rachini Pier. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 10 menit.

19. National Art Gallery

National Art Gallery dahulunya merupakan lokasi percetakan uang di masa pemerintahan Raja Rama V. Saat ini, bangunan kuno yang masih terawat dengan baik ini, digunakan sebagai museum seni yang menyimpan hasil karya seniman-seniman dari Thailand sejak abad ke-17.

Museum ini buka setiap hari, sejak pukul 09.00 dan tutup pada pukul 16.00. Lokasinya berada di Jalan Cao-Fa no.14 atau bersebelahan dengan Teater Nasional.

Untuk sampai ke kawasan ini disarankan untuk menggunakan Chao Phraya Express Boat dengan turun di Phra Atht Pier atau N13. Dari sana Anda bisa berjalan kaki, sebelum akhirnya tiba di museum dengan biaya tiket masuk sekitar 30 baht.

20. Pantip Plaza

Tempat wisata di Bangkok tidak hanya berkutat pada destinasi budaya dan sejarah saja. Bangkok juga menyimpan cukup banyak tempat menarik seperti Pantip Plaza yang menjadi lokasi jual beli barang elektronik dan perangkat lunak berharga murah.

Satu perangkat lunak biasanya dibanderol sekitar 100-150 baht saja, setelah mendapatkan diskon.

Selain mendapatkan perangkat lunak dengan harga yang cukup bersahabat. Anda juga bisa berburu aneka DVD murah. Aneka film dan musik dijual dengan harga yang juga murah meriah. Hati-hati, masuk ke Pantip Plaza dapat membuat Anda kalap mata dan akhirnya menguras dompet Anda.

Untuk bisa sampai ke kawasan ini, Anda bisa menggunakan BTS Chidlom atau tuk tuk. Setelah berhenti di Jalan Ratchadamri, Anda bisa berjalan sekitar 10 menit. Akses lain untuk mencapai tempat ini adalah dengan menggunakan taksi atau kapal motor.

Pantip Plaza buka dari pukul 10.00 dan tutup pada pukul 21.00. Pastikan Anda membawa banyak uang jika ingin membeli banyak barang.

21. Amphawa Floating Market

Amphawa Floating Market adalah pasar apung lain di kawasan Bangkok yang memberikan pengalaman berbelanja unik.

Anda bisa berkeliling dengan menyewa kapal, atau berada di pinggiran sungai untuk bersantai dan membeli sesuatu dari pedagang yang mengapung dengan perahunya selama berjam-jam sejak pagi hingga sore hari.

Yang paling khas dari kawasan Amphawa ini adalah hidangan masakan lautnya yang menggugah selera.

Dengan lokasi tidak begitu jauh dari muara sungai, banyak hasil laut segar yang bisa di masak di tempat, sehingga pengunjung bisa menikmatinya secara langsung.

Anda bisa mencoba olahan ikan khas Thailand yang nikmat di pinggiran sungai sambil berburu foto.

Saat terbaik untuk mengunjungi kawasan ini adalah pagi hari saat udara belum terlalu panas, atau sore hari saat kawasan ini sudah dipenuhi cahaya lampu.

Untuk sampai ke kawasan ini, disarankan untuk menggunakan bus dari Bangkok. atau kalau Anda tidak bermasalah dengan urusan uang, Anda bisa menggunakan taksi, namun biayanya bisa mencapai ratusan baht.

22. Kota Tua

Kota tua atau The Ancient City sebenarnya bukan kota tua peninggalan zaman kerajaan Siam dahulu kala. Kawasan dengan luas mencapai 129 hektare ini menyimpan setidaknya 116 monumen yang merepresentasikan sejarah Thailand dari masa ke masa.

Monumen yang dibangun di kawasan ini dibuat semirip mungkin dengan bangunan yang ada pada zaman raja besar seperti Rama I dan seterusnya.

Salah satu monumen yang paling terkenal di kawasan kota tua ini adalah Garden of The God. Di dalam taman yang cukup luas ini terdapat bangunan seperti tableau yang menceritakan tiga entitas besar Agama Hindu, yaitu Siwa, Wisnu, dan Brahma. Semuanya tersaji dengan sempurna sehingga Anda bisa mengamatinya satu per satu.

Untuk sampai ke kawasan Kota Tua ini, Anda harus menggunakan taksi karena lokasinya sedikit sulit dijangkau. Anda juga dapat menggunakan BTS Skytrain menuju kawasan On-Nut, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan taksi selama beberapa saat saja.

Kawasan monumen yang terletak di Samut Prakan ini, buka pada pukul 08.00-17.00 dengan biaya masuk sekitar 100 baht.

23. Assumption Cathedral

Awal penyebaran agama Katolik di negeri ini, berlangsung dari katedral yang cukup besar ini. Dibangun pertama kali pada abad ke-17, Katedral Assumption ini pernah hancur saat terjadi perang. Selanjutnya, pemugaran dilakukan lagi pada awal abad ke-20 hingga bisa bertahan tetap megah seperti sekarang.

Pengunjung yang datang ke kawasan ini bisa melakukan sejumlah aktivitas menarik, salah satunya berburu foto. Banyak tempat menarik di kawasan ini yang layak untuk diabadikan.

Selanjutnya, tempat ini juga bisa digunakan sebagai tempat ibadah bagi mereka umat beragama Katolik. Gereja ini buka setiap hari, jadi jangan khawatir jika sampai ke sini terlalu pagi atau malam.

Assumption Cathedral terletak di kawasan jalan Charoenkrung. Untuk bisa sampai ke kawasan ini, disarankan untuk menggunakan taksi saja.

Atau kalau Anda ingin menikmati sensasi meluncur di sungai, Anda bisa menggunakan Chao Phraya Express Boat dan turun di Oriental Pier atau N1. Dari sini Anda cukup berjalan kaki beberapa menit dan tiba di tempat paling bersejarah bagi masyarakat Katolik di Thailand ini.

24. Baan Bat

Sering melihat sekumpulan biksu Buddha yang keluar kuil dengan membawa bakul dari logam, lalu berjalan di pinggiran jalan? Ya, salah satu scene film di Thailand ini ada di Baan Bat, di mana setiap pagi, para biksu senior dan junior akan keliling perkampungan. Mereka akan membawa bakul yang akan diisi persembahan oleh warga setempat.

Setiap hari akan ada puluhan orang bersimpuh di pinggiran jalan. Mereka menunggu para biksu untuk keluar kuil dan menerima persembahan yang mereka berikan.

Biasanya penduduk memberi makanan seperti nasi atau buah yang bisa digunakan untuk makan para biksu di pagi hari atau mungkin sampai siang.

Di Bangkok, bahkan Thailand secara keluruhan, Baan Bat adalah satu-satunya tempat yang melangsungkan tradisi ini. Biksu sangat dihormati di sini, sehingga penduduk memberinya makan setiap hari meski tidak seberapa harganya.

Bagi penduduk, memberi persembahan kepada biksu akan membuat mereka mendapatkan keberkahan. Sementara itu, bagi para biksu, menerima berkah dari penduduk adalah sebuah kasih Tuhan yang tidak ada habisnya.

Baan Mat terletak di Soi Ban Baat atau sekitar Wat Saket. Anda bisa melihat tradisi yang sangat menarik ini atau ikut serta memberikan makanan pada biksu yang sedang lewat.

Untuk bisa sampai di kawasan ini, Anda bisa menggunakan taksi dari Bangkok dan menginap sementara di hotel sekitar Baan Bat. Pagi hari Anda bisa membeli makanan dan memberikannya kepada biksu yang berjalan di pinggiran jalan.

25. Museum Bank Thailand

Museum Bank Thailand adalah salah satu tempat yang wajib dikunjungi ketika mengunjungi Bangkok. Terletak di alam Istana Bang Khunphrom, Anda bisa melihat cukup banyak koleksi dan juga evolusi uang dari zaman barter hingga zaman modern. Ada juga alat pertukaran sebelum uang. Uang pertama dan terbaru pun dipajang di museum ini, sehingga Anda bisa mempelajari sejarahnya dengan sempurna.

Koleksi barang dan juga uang di dalam museum ini diperoleh dari aset negara dan juga beberapa sumbangan penduduk.

Tidak hanya uang, Anda juga bisa melihat alat pertukaran barang dari abad pertama berupa gelas dan juga biji-bijian. Ada koin yang berasal dari Tiongkok hingga Kerajaan Sriwijaya yang ada di Sumatra, Indonesia.

Museum Bank Thailand buka dari Senin sampai Jumat, pukul 09.30 hingga 16.00.

Untuk sampai ke kawasan ini, disarankan menggunakan taksi karena waktu tempuhnya lebih cepat. Namun, kalau Anda tidak keberatan dengan kapal boat, silakan naik ke Pier terdekat dari Chao Phraya Express Boat dan turun di Thewej Pier atau N15, lalu berlanjut ke kawasan Istana Bang Khunphrom.

26. Bangkok Art and Culture Centre

Bangkok Art and Culture Center adalah salah satu tempat paling menarik untuk para penyuka seni dan juga budaya.

Setiap hari, beragam kesenian tradisional dipentaskan di sini secara bergantian, sehingga wisatawan tidak perlu pergi ke banyak tempat untuk menyaksikan pertunjukan asli dari Negeri Gajah putih yang termasyhur ini.

Oh ya, selain pertunjukan tradisional yang sangat memikat, kawasan ini juga kerap mementaskan teater dan juga film.

Di satu tempat, Anda bisa mendapatkan banyak hal dengan cepat dan mudah. Tidak heran kalau tempat ini selalu ramai setiap harinya oleh kunjungan turis, baik dalam negeri maupun luar negeri paling banyak dari Tiongkok dan Eropa.

Bangkok Art and Culture Museum buka setiap hari dan tutup pada hari senin. Kalau Anda ingin menikmati pertunjukan di sini, disarankan untuk melihat dulu jadwal yang ada, mulai pukul 10.00 hingga 21.00.

Untuk sampai ke sini disarankan menggunakan taksi dari pusat Kota Bangkok menuju kawasan Thung Kru.

27. Taman Benjakitti

Taman Benjakitti adalah lokasi nongkrong paling tepat jika berada di tengah kota Bangkok. Dengan luas mencapai 20 hektare, taman ini memiliki cukup banyak bagian yang bisa dieksplorasi.

Mulai dari kawasan taman dan hutan kota, hingga ke kawasan Ratchada yang jernih dan cocok dijadikan tempat berburu foto saat pagi dan sore hari.

Selain sebagai lokasi nongkrong yang asyik, bagian tengah taman ini juga memiliki air mancur yang cukup besar.

Tidak jauh dari lokasi tersebut, terdapat tempat yang kerap mengadakan berbagai pertunjukan seni, seperti tarian, musik tradisional, hingga konser-konser dari penyanyi dan grup band dari kawasan Bangkok dan sekitarnya.

Kalau Anda sedang berada di Bangkok, sempatkan untuk mengunjungi kawasan yang buka dari pukul 05.00 hingga pukul 20.00 ini.

Untuk sampai ke sini, Anda bisa menggunakan MRT dan turun di Queen Sirikit Nasitional Convention Center. Dari sini Anda bisa berjalan sekitar 5 menitan sebelum sampai ke lokasi yang mengasyikkan ini.

28. Butterfly Garden & Insectarium

Butterfly Garden & Insectarium yang ada di Bangkok memiliki cukup banyak koleksi kupu-kupu dan serangga dari berbagai belahan dunia. Semuanya dimasukkan ke dalam taman dengan kubah menjulang, sehingga tidak ada yang bisa keluar.

Kalau Anda ingin merasakan wisata edukasi yang menarik di Bangkok, disarankan untuk datang ke sini, terutama saat musim panas saat banyak kupu-kupu keluar dari pupanya.

Kawasan taman dan insectarium ini memiliki semacam museum yang berisi banyak serangga awetan.

Anda bisa datang dan menyaksikan semua koleksi yang ada sebelum memutuskan untuk piknik di lapangan rumput berpohon besar yang terletak tidak jauh dari bangunan utama.

Harga tiket masuk ke tempat ini cukup mahal berkisar 800 baht. Namun, jangan khawatir, apa yang akan Anda dapatkan sebanding uang yang Anda keluarkan.

Ada banyak pengalaman dan pengetahuan berharga yang bisa didapatkan di tempat ini, khusunya bagi anak-anak.

Nah, kalau Anda ingin mencoba serunya bertualang di tempat ini, datanglah dengan menggunakan MRT, lalu turun di Chatuchak Park Subway. Atau Anda bisa menggunakan BTS dan turun di Mochit.

29. Museum Corrections

Setelah Museum Forensik yang telah dibahas pada poin sebelumnya, ada lagi museum yang menyajikan kengerian yang nyaris sama.

Meski Anda tidak akan menemui spesimen tubuh manusia, di bangunan yang pernah dijadikan penjara ini, Anda akan menemukan sensasi ngeri yang lebih besar.

Sebagian besar bangunan ini dilarang untuk difoto karena banyak adegan ngeri yang ditampilkan. Banyak patung atau boneka yang diseting mirip sekali dengan hukuman orang-orang di masa lalu. Ada yang digantung, ditancapkan ke benda tajam, hingga di masukkan ke dalam alat mirip bola sepak takraw raksasa.

Bagi Anda yang memiliki keberanian, dipersilakan untuk mengunjungi tempat ini, dari senin hingga jumat, pada pukul 09.00 hingga 17.00.

Biaya masuk ke kawasan ini gratis. Namun demikian, Anda bisa memberikan donasi untuk perawatan dan membayar penjaga.

Adapun untuk sampai ke tempat ini, Anda bisa datang ke Taman Romaninart dengan taksi atau kendaraan umum lainnya.

30. Kebun Binatang Dusit

Kebun Binatang Dusit adalah kebun binatang tertua di Bangkok yang memiliki cukup banyak koleksi hewan dari dalam dan luar negeri. Setidaknya ada sekitar 1.600 hewan dari Thailand dan mancanegara yang ada di sini, termasuk rusa albino dan harimau bengal albino yang sangat langka.

Kebun binatang yang memiliki luas 20 hektare ini, hanya menampilkan hewan yang dirawat dengan baik.

Untuk menarik pengunjung, terutama anak-anak, pengelola juga menyediakan fasilitas tempat bermain yang cukup luas, sehingga mereka akan betah berlama-lama di kebun binatang yang menjadi kebanggaan Kota Bangkok ini.

Untuk sampai ke kawasan Kebun Binatang Dusit yang buka dari pukul 08.00-18.00 ini, Anda bisa menggunakan taksi menuju kawasan Jalan Rama V.

Dari sana, Anda bisa berjalan kaki sebentar untuk tiba di kebun binatang. Tiket masuk ke kawasan ini cukup terjangkau. Pengunjung dewasa hanya diminta membayar 100 baht dan anak-anak 50 baht.

31. Pak Khlong Talad

Pak Klong Talad adalah pasar bunga dan tumbuhan paling besar di Bangkok. Setiap hari ada bertruk-truk bunga diturunkan di sini untuk dijual. Apakah sebagai hadiah, ucapan selamat atau duka cita, atau dekorasi acara-acara tertentu, seperti misalnya pernikahan atau acara keagamaan.

Pasar bunga ini buka selama 24 jam. Anda bisa membeli aneka bunga atau sekadar melihat-lihat saja. Puluhan kios berjajar menjajakan aneka bunga dengan harga yang cukup murah. Tidak heran kalau pasar bunga ini selalu jadi tujuan banyak orang dari Bangkok dan kota sekitarnya.

Kalau Anda ingin sampai di kawasan ini, disarankan menggunakan taksi atau tuk tuk saja. Mintalah kepada sopir untuk membawa Anda ke kawasan jalan Chak Phet tidak jauh dari Memorial Bridge.

Oh ya, meski buka selama 24 jam, disarankan untuk datang pukul 04.00-06.00, saat banyak bunga baru diturunkan dari kendaraan. Di siang hari kawasan ini cukup sepi dan bunga yang dijual hanya yang standar saja, seperti mawar.

32. House of Museums

Tempat wisata di Bangkok selanjutnya yang wajib dikunjungi adalah House of Museums. Museum yang sangat unik ini dibangun oleh Anek Bawikmool yang ingin mengoleksi dan mengabadikan apa pun, yang berkaitan dengan rumah.

Bawikmool mendesain setiap ruangan yang ada dengan tema tahun tertentu, dan melengkapinya dengan benda autentik yang ada di masa tersebut.

Selain menyimpan benda-benda yang berasal dari dalam rumah, Anda juga bisa mendapatkan aneka poster film Thailand dari masa ke masa, mainan anak dari masa lalu, hingga koleksi buku yang cukup banyak.

Masuk ke dalam museum ini akan membuat siapa saja, khususnya warga Thailand bernostalgia.

Kalau Anda ingin mengetahui seperti apa uniknya museum ini, datanglah kapan saja, kecuali hari senin pada pukul 10.00-17.00. Tiket masuk ke museum ini cikup murah, yaitu sekitar 40 baht, Bahkan anak-anak yang tingginya di bawah 120 cm tidak dikenakan biaya alias gratis.

33. Museum Mobil Jesada

Suka dengan tempat wisata yang menarik dan gratis? Datanglah ke Museum Mobil Jesada yang dibangun pertama kali pada tahun 1997. Setelah mengumpulkan mobil selama 10 tahun, museum ini mulai dibuka untuk umum, khususnya untuk para pencinta otomotif langka yang berasal dari berbagai belahan dunia, seperti Eropa dan Amerika.

Sebagian besar koleksi mobil yang ada di sini dibeli sendiri oleh Jesada Deshsakulrith. Mobil-mobil dengan harga tinggi tetap dibeli hingga saat ini.

Ada sekitar 500 unit mobil yang dipajang dalam ruangan yang megah. Berbagai merek mobil, seperti BMW, Benz, dan tuk tuk pun ada dan tersimpan rapi di tempat ini.

Museum Mobil Jesada buka setiap hari, kecuali senin mulai pukul 09.00 hingga 17.00. Untuk sampai ke sana, Anda harus datang ke kawasan Nakorn Pathom yang mudah diakses dengan bus kota.

34. La Lanta Fine Art

Penyuka seni lukis dan hal terkait lainnya? Datanglah ke kawasan La Lanta Fine Art. Di bangunan yang memiliki desain minimalis ini, puluhan pelukis muda dari berbagai negara, seperti Tiongkok, Jepang, Denmark, Inggris, hingga Amerika, memamerkan karya terbaiknya.

Selain memajang karya lukis, tempat yang buka setiap hari, selain Senin pukul 10.00-19.00 ini, juga memiliki program bimbingan. Banyak anak-anak diajari melukis dengan baik oleh tentor yang ahli.

Kalau Anda ingin menyaksikan koleksi lukisan-lukisan indah di Bangkok, naiklah taksi atau BTS dan turunlah di Stasiun Prompong exit 5.

35. Papaya Vintage

Tempat terakhir yang harus Anda kunjungi ketika bertandang ke Bangkok adalah Papayan Vintage. Di tempat yang difungsikan sebagai toko barang antik ini, Anda bisa mendapatkan hal-hal unik dan kadang aneh.

Aneka mainan, miniatur superhero, hingga perabot rumah tangga, hadir dan dijual dengan harga cukup murah.

Kalau Anda ingin membeli sesuatu yang unik dari segi bentuk dan fungsinya. Silakan datang ke kawasan Jalan Lat Pharo. Lokasi ini bisa diakses dari Bangkok menggunakan taksi atau kendaraan umum seperti tuk tuk.

Inilah rekomendasi tempat wisata di Bangkok yang bisa Anda pertimbangkan untuk dikunjungi. Semoga bisa memberikan tambahan inspirasi dalam mengatur rencana perjalanan ke Negeri Gajah Putih tersebut. Selamat Berpelesir!

Baca Juga : 40 Tempat Wisata di Lombok Yang Cocok Untuk Liburan Akhir Pekan

40 Tempat Wisata di Lombok Yang Cocok Untuk Liburan Akhir Pekan

40 Tempat Wisata di Lombok Yang Cocok Untuk Liburan Akhir Pekan – Gudangnya tempat wisata indah bukan hanya Pulau Bali. Lombok yang lokasinya bersebelahan dengan Bali memiliki tempat-tempat yang tidak kalah menarik untuk ditelusuri. Tidak heran, kalau saat ini popularitas Lombok di mata para wisatawan meningkat drastis.

Pulau Lombok yang masuk dalam Provinsi Nusa Tenggara Barat terbagi menjadi lima wilayah pemerintahan, yakni:

  • Pemerintah Kota Mataram
  • Pemerintah Kabupaten Lombok Barat
  • Pemerintah Kabupaten Lombok Utara
  • Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah
  • Pemerintah Kabupaten Lombok Timur

Masing-masing wilayah tersebut memiliki tempat-tempat yang menarik dan punya keunikan tersendiri. Sangat wajar kalau seorang wisatawan tidak pernah bosan saat berkunjung ke Lombok. Nah, berikut ini adalah daftar 40 tempat wisata di Lombok berdasarkan wilayahnya:

40 Tempat Wisata di Lombok Yang Cocok Untuk Liburan Akhir Pekan

Kota Mataram kerap menjadi persinggahan utama kala di Pulau Lombok. Berikut ini adalah deretan tempat wisata yang bisa dikunjungi di wilayah Kota Mataram:

1. Kota Tua Ampenan

Saat berada di Lombok, Anda berkesempatan untuk menyaksikan keberadaan gedung-gedung tua yang memiliki arsitektur klasik. Lokasinya di Kota Tua Ampenan yang dulu sempat dikenal sebagai kota paling ramai dan merupakan kota pelabuhan utama di Lombok. Buktinya pun terpampang jelas, dengan keberadaan gedung-gedung tua yang hingga kini masih berdiri di tempat wisata ini.

Kalau ingin menyaksikan suasana Kota Tua Ampenan, tidak terlalu sulit. Tempat wisata Kota Tua Ampenan yang merupakan bagian dari wilayah Kota Mataram bisa dijangkau dari Pelabuhan Lembar pelabuhan yang menghubungkan Padangbai Bali dengan Lombok. Perjalanan dari Lembar menuju ke sini tidak terlalu jauh, hanya memakan waktu perjalanan selama 1 jam.

Sebagai tambahan, Kota Tua Ampenan juga kerap menjadi persinggahan bagi para wisatawan. Alasannya, karena di sini tersedia beragam pilihan hotel murah. Selain itu, akses transportasi dari Ampenan menuju berbagai tempat wisata di Lombok juga bisa dijumpai dengan mudah.

2. Pura Taman Mayura

Suasana yang klasik tidak hanya bisa dijumpai di Kota Tua Ampenan. Variasi lainnya, Anda bisa pula memilih berkunjung ke tempat wisata Pura Taman Mayura yang berada di Cakranegara. Kawasan ini memang dikenal sebagai area bersejarah di Kota Mataram. Utamanya, karena tempat ini adalah koloni dari Kerajaan Karangasem Bali.

Pura Taman Mayura pun merupakan salah satu peninggalan dari Raja Anak Agung Made Karangasem dari Kerajaan Karangasem Bali. Bangunan yang didirikan pada tahun 1744 ini memiliki desain arsitektur yang indah. Tidak heran kalau banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata seluas 3 hektare ini.

Anda bisa berangkat ke tempat wisata ini dari pusat Kota Mataram menggunakan angkutan umum atau taksi. Untuk masuk ke area taman, para pengunjung dikenakan tarif masuk yang murah, yakni Rp5.000,00 per orang. Biaya tersebut sudah termasuk jasa pemandu wisata yang disediakan oleh pihak pengelola Pura Taman Mayura.

3. Pura Meru

Sempat menjadi wilayah dari Kerajaan Karangasem Bali, penganut agama Hindu di Lombok cukup tinggi. Hal itu terlihat dari keberadaan tempat wisata Pura Meru yang ada di Cakranegara yang merupakan pura terbesar yang ada di Lombok. Usianya pun sudah tua, dibangun pada abad ke 18.

Para wisatawan yang datang ke tempat wisata ini bisa menyaksikan keunikan desain arsitektur pura. Pada saat melintasi jalanan, Anda akan dihadapkan dengan keberadaan tiga meru bertingkat yang dibuat dengan menggunakan atap dari bahan ijuk.

4. Mataram Mall

Kalau ingin mencari lokasi belanja yang nyaman di Lombok, lokasi yang bisa dituju adalah Mataram Mall. Pusat perbelanjaan yang satu ini terletak di Jl. Pejanggik, Cakranegara, Kota Mataram. Di tempat wisata ini, Anda akan menemukan keberadaan dua bangunan, yakni Mataram Mall 1 dan Mataram Mall 2 yang bisa menjadi lokasi belanja berbagai jenis barang.

Daftar Tempat wisata di Kabupaten Lombok Barat

Kabupaten Lombok Barat juga memiliki tempat-tempat wisata menarik di Lombok. Berikut ini adalah deretan destinasi wisata populer di Lombok Barat:

5. Pantai Senggigi

Sejak dulu, Pantai Senggigi dikenal sebagai tempat wisata paling populer di seantero Lombok. Pantai ini berjarak sekitar 50 Km dari Pelabuhan Lembar. Sebagai sebuah kawasan wisata yang dikenal luas, fasilitas penunjang bisa dijumpai dengan mudah di sini. Mulai dari keberadaan hotel murah, sarana transportasi, jasa pemandu wisata, penyewaan alat-alat snorkeling , dan lain-lain.

Tempat wisata ini pun selalu ramai oleh para pengunjung, baik siang ataupun malam hari. Terlebih, ada deretan hotel-hotel mewah sepanjang pantai. Mereka yang berkunjung ke tempat ini tidak hanya wisatawan lokal, tapi juga para turis mancanegara. Maklum saja, tempat ini memang kerap disebut sebagai pelopor yang mengenalkan wisata Indonesia di dunia internasional.

6. Pura Batu Bolong

Kalau berada di kawasan Senggigi, Anda tidak hanya bisa menyaksikan keindahan Pantai Senggigi. Tempat wisata Pura Batu Bolong juga sayang untuk dilewatkan. Pura ini memiliki suasana yang mirip dengan Tanah Lot di Bali, terutama karena lokasinya yang ada di tepi pantai. Sebagai tambahan, pura ini memiliki ciri khas pada keberadaan batu berlubang yang ada di area pura.

Untuk masuk ke tempat wisata ini, para pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar Rp20.000,00 per orang. Momen terbaik yang bisa dirasakan ketika datang ke tempat ini adalah pada sore hari menjelang matahari terbenam. Pada saat itu, kesan eksotis akan Anda dapatkan—pemandangan pura dengan latar belakang langit berwarna jingga.

7. Pantai Sekotong

Pantai Sekotong bisa menjadi pilihan tempat wisata menarik berikutnya di Pulau Lombok. Pantai yang berjarak 60 Km dari pusat Kota Mataram ini memiliki keindahan yang membuat siapa pun terpukau. Terlebih, pantai ini merupakan pantai yang dikeliling oleh area perbukitan, membuatnya jadi lokasi yang bersih dan jarang terjamah tangan manusia.

Beragam aktivitas bisa dilakukan di tempat wisata ini. Airnya yang jernih, bakal mengundang Anda untuk menyelami keindahan alam bawah lautnya. Selain itu, Anda bisa pula mengajak anggota keluarga atau teman rombongan untuk berkeliling belasan pulau kecil yang lokasinya berdekatan dengan Pantai Sekotong. Mulai dari Gili Asahan, Gili Layar, Gili Tangkong, Gili Gede, Gili Sudak, Gili Nanggu, dan lain-lain.

8. Gili Sudak

Pulau indah di Lombok bukan hanya Gili Trawangan, Gili Meno, ataupun Gili Air. Gili Sudak dan Gili Kedis kini telah menjelma menjadi tempat wisata yang banyak dilirik oleh wisatawan. Terutama karena kedua tempat yang berlokasi di Sekotong Tengah, Lombok Barat ini menyuguhkan suasana seperti sebuah pulau pribadi.

Di tempat wisata Gili Sudak, Anda akan menyaksikan hamparan pasir putih yang menyelimuti seisi pulau. Pemandangan itu akan dihiasi oleh keberadaan deretan pohon cemara. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menyaksikan keindahan alam bawah laut yang penuh dengan keragaman hayati.

Perjalanan ke tempat wisata ini juga tidak terlalu sulit. Anda hanya butuh menempuh jarak antara Mataram dan Sekotong Tengah yang bisa dilalui selama 1 jam perjalanan. Setelah itu, perjalanan diteruskan dengan naik perahu motor yang berkapasitas untuk enam orang. Sampailah Anda di Gili Sudak.

9. Gili Kedis

Gili Kedis menyuguhkan suasana yang jauh lebih menarik dibandingkan Gili Sudak. Terutama, karena tempat wisata ini merupakan sebuah pulau yang berukuran lebih kecil dibandingkan dengan Gili Sudak. Bahkan, untuk berkeliling pulau bisa dilakukan dalam waktu yang singkat, hanya 7 menit.

Karena ukurannya yang kecil, tentu Anda tidak akan bisa menemukan fasilitas apa pun di pulau ini. Oleh karena itu, kalau ingin berlama-lama di tempat wisata ini, Anda harus menyiapkan perbekalan terlebih dulu. Sebagai sarana menginap, Anda bisa menemukannya di Gili Sudak.

10. Hutan Wisata Sesaot

Kalau Anda adalah tipe orang yang lebih suka dengan suasana alami di tengah hutan, Lombok Barat memiliki pilihannya. Tempat wisata tersebut adalah Hutan Wisata Sesaot yang terletak di Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat.

Tempat wisata ini sangat cocok bagi Anda yang ingin berlibur bersama keluarga. Anda bisa mengajak anak untuk berkemah di tengah hutan. Jangan khawatir, Anda tidak akan sendiri. Pada musim liburan, Hutan Wisata Sesaot kerap menjadi lokasi aktivitas outbond.

Tidak hanya itu, tempat wisata ini juga memberikan tempat yang menarik bagi anak untuk melihat keindahan alam secara langsung. Terlebih, terdapat mata air segar yang bersumber dari Gunung Rinjani di tempat ini. Tidak hanya itu, anak-anak juga bisa belajar secara langsung dari masyarakat Suku Sasak yang tinggal di Desa Sesaot.

40 Tempat Wisata di Lombok Yang Cocok Untuk Liburan Akhir Pekan

Lombok Utara kerap menjadi persinggahan utama para wisatawan. Alasan utamanya, karena di sini merupakan lokasi dari Gili Trawangan. Namun, apakah hanya ada tempat wisata Gili Trawangan di sini? Berikut ini adalah daftar lokasi wisata populer di Lombok Utara:

11. Gili Trawangan

Tempat wisata pertama yang kerap menjadi lokasi liburan di Lombok adalah Gili Trawangan. Pulau yang satu ini menawarkan beragam aktivitas wisata. Anda bisa menyaksikan keindahan alam bawah laut yang memukau, hamparan pasir putih yang luas, ataupun pemandangan matahari terbenam yang mengagumkan.

Kalau mau, Anda juga bisa mencoba untuk berkunjung ke dua pulau kecil lain yang lokasinya berdekatan dengan Gili Trawangan, yakni Gili Air dan Gili Meno. Kalau Gili Trawangan menjadi lokasi yang ramai dan kerap dilaksanakan pesta tepi pantai, Gili Meno dan Gili Air punya suasana yang lebih tenang.

Anda juga tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk bisa berlibur di tempat wisata ini. Akses transportasi bisa dilakukan dengan mudah dari Pelabuhan Bangsal atau bisa pula dari Padang Bai di Bali. Untuk tempat menginap, Anda bisa menemukan keberadaan hotel-hotel murah di sini. Dengan kisaran harga mulai dari Rp200 ribuan per malam.

12. Gili Air

Gili Air merupakan sebuah pulau kecil yang berada satu gugus dengan Gili Trawangan dan Gili Meno. Karena ukurannya yang kecil, Anda pun bisa mengelilingi tempat wisata ini dengan berjalan kaki hanya dalam waktu 90 menit. Anda juga tidak perlu khawatir tersesat, karena jalan setapak yang ada di pulau ini semuanya mengarah ke tepi pantai.

Akses menuju ke tempat wisata ini bisa dilakukan dari berbagai tempat. Mulai dari Gili Trawangan, Pelabuhan Bangsal, Pantai Senggigi, ataupun Pantai Padang Bai di Bali. Hanya saja, durasi keberangkatan kapal menuju ke Gili Air lebih rendah dibandingkan dengan jadwal kapal ke Gili Trawangan.

13. Gili Meno

Pulau ketiga yang masuk dalam gugusan Kepulauan Gili di Lombok adalah Gili Meno. Dibandingkan dengan Gili Air dan Gili Trawangan, Gili Meno merupakan pulau yang paling sepi. Terutama, ukuran tempat wisata ini juga lebih kecil dibandingkan dengan kedua gili lain dengan jumlah penduduk kurang lebih hanya 400 orang.

Meski begitu, Anda tetap bisa menemukan keberadaan penginapan di tempat wisata ini. Tarif menginapnya juga tidak terlalu mahal, mulai dari Rp100 ribu per malam. Mengenai sarana transportasi, Anda bisa menuju ke Gili Meno dari berbagai tempat. Mulai dari Gili Air, Gili Trawangan, Pelabuhan Bangsal, Pantai Senggigi, ataupun dari Pantai Amed di Bali.

14. Pelabuhan Bangsal

Pelabuhan yang satu ini merupakan pintu gerbang utama menuju ke Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air dan bisa ditempuh sekitar 40 menit perjalanan dari Pantai Senggigi. Dari sini, para wisatawan bisa menemukan kapal feri yang berangkat secara rutin menuju ketiga tempat wisata tersebut. Tarif menyeberang dari Bangsal menuju ketiga gili tersebut pun cukup murah, tidak sampai Rp20 ribu per orang.

Namun, jadwal keberangkatan kapal untuk masing-masing gili memiliki perbedaan. Kapal menuju Gili Trawangan bisa dijumpai mulai dari pukul 8.00 hingga 17.00 WITA. Sementara untuk ke Gili Meno, tersedia pada pukul 09.00 – 14.00 WITA. Terakhir kalau ingin merasakan ketenangan di Gili Air, kapalnya berangkat pada rentang 08.00 – 11.00 WITA.

15. Air Terjun Tiu Teja

Air Terjun Tiu Teja merupakan tempat wisata baru yang ada di Lombok Utara. Keberadaannya memang cukup tersembunyi, tertutup oleh hutan belantara di lereng Gunung Rinjani. Tidak heran kalau wisatawan kurang begitu mengetahui tempat ini. Keunikan utama dari wisata alam terbaru ini adalah pada bentuknya yang berupa air terjun kembar.

Tidak terlalu sulit kalau ingin menyaksikan keindahan tempat wisata ini. Lokasinya berada di Desa Santong, Kecamatan Kayangan. Jika ingin ke tempat ini, Anda perlu menempuh perjalanan sekitar 60 km dari Kota Mataram, dengan waktu tempuh mencapai 2 jam. Namun, lamanya perjalanan itu akan terobati oleh keindahan air terjun berjuluk air terjun pelangi ini.

16. Pantai Tebing

Di Lombok Utara, Anda juga akan menemukan keberadaan pantai yang unik di Pantai Tebing. Pantai ini merupakan tempat wisata yang baru-baru ini populer di kalangan wisatawan lokal. Keberadaan tebing sepanjang 50 meter menjadi ciri khas dari pantai ini. Para wisatawan yang datang pun kerap berfoto dengan latar belakang tebing tersebut.

Lokasi tempat wisata ini berada di Dusun Luk, Desa Sambi Bangkol, Kecamatan Gangga. Masyarakat sekitar, lebih mengenal pantai ini dengan nama Pantai Luk. Akses menuju ke tempat ini tidak terlalu sulit. Bisa dijangkau baik menggunakan kendaraan pribadi ataupun umum.

Kalau naik kendaraan pribadi, Anda perlu menempuh perjalanan sejauh 42 Km dari Kota Mataram. Sementara itu, kalau ingin naik kendaraan umum ke tempat wisata ini, bisa menuju ke Terminal Mandalika. Di sana, akan tersedia angkutan umum menuju ke Pantai Tebing dengan tarif Rp25.000,00 per orang.

17. Air Terjun Tiu Kelep dan Air Terjun Sendang Gile di Senaru

Berkunjung ke Desa Senaru yang ada di Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Anda akan bisa menyaksikan dua air terjun indah, yakni Air Terjun Tiu Kelep dan Sendang Gile. Kedua tempat wisata alam ini sama-sama memiliki pemandangan yang indah dan menyegarkan mata.

Berkunjung ke kedua air terjun ini, Anda akan merasakan suasana yang sejuk. Terutama, karena tempat wisata ini berada di pada ketinggian 600 mdpl. Menariknya, air yang ada di kedua air terjun ini dipercaya memiliki kemampuan untuk menyembuhkan penyakit, lo. Meski, untuk kebenarannya belum ada pembuktian secara ilmiah.

Desa Senaru yang menjadi lokasi dari kedua tempat wisata alam ini berjarak sekitar 60 Km dari Kota Mataram. Perlu diketahui, tidak ada kendaraan umum yang melayani jalur transportasi menuju ke sini. Jadi, solusinya hanya menggunakan kendaraan pribadi. Sesampainya di Desa Senaru, Anda masih harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki kurang lebih selama 30 menit.

18. Pantai Nipah

Berada tidak jauh dari Pantai Senggigi, Pantai Nipah bisa menjadi tempat wisata yang masuk dalam daftar kunjungan Anda di Lombok. Dari Senggigi, Anda hanya butuh waktu perjalanan selama 20 menit. Perjalanan pun akan terasa menyenangkan, karena ditemani oleh pemandangan area bukit yang hijau.

Di tempat wisata ini, Anda juga akan merasakan suasana yang jauh berbeda dengan Pantai Senggigi. Kalau di Senggigi suasananya sangat ramai, Pantai Nipah merupakan pantai yang sepi pengunjung. Pemandangan yang ada di tempat ini juga tidak kalah indahnya.

Seperti halnya di Pantai Senggigi, Anda bisa menyaksikan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan di Pantai Nipah. Menariknya lagi, Anda juga tidak perlu mengeluarkan uang untuk tiket masuk ke tempat wisata ini. Cukup bayar tarif parkir kendaraan, maka Anda bisa bebas beraktivitas di area pantai.

19. Air Terjun Kerta Gangga

Satu lagi tempat wisata air terjun yang indah di Pulau Lombok, yakni Air Terjun Kerta Gangga. Air terjun ini berlokasi di Dusun Kerta yang masuk dalam wilayah Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara . Menariknya, Anda tidak hanya bisa menyaksikan keindahan satu air terjun, tapi tiga air terjun sekaligus.

Di tempat wisata ini, memang terdapat tiga air terjun. Ketiganya masing-masing disebut dengan nama Air Terjun Kerta Gangga 1, 2, dan 3. Anda pun bisa berkesempatan untuk mandi di ketiga air terjun tersebut. Namun, Anda juga perlu berhati-hati karena kolam di air terjun ini cukup dalam, mencapai 2 m.

Tiket masuk ke area tempat wisata ini cukup murah. Anda hanya dikenakan biaya sebesar Rp5.000,00 per orang. Tarif tersebut sudah termasuk biaya parkir kendaraan.

40 Tempat Wisata di Lombok Yang Cocok Untuk Liburan Akhir Pekan

Kabupaten Lombok Tengah menjadi wilayah yang penuh dengan tempat wisata menarik. Berikut ini adalah beberapa daftar lokasi wisata populer yang ada di Lombok Tengah:

20. Pantai Kuta Lombok

Pantai Kuta Lombok yang terletak di Desa Kuta, Kecamatan Pujut berjarak kurang lebih 50 Km dari Kota Mataram, bisa menjadi pilihan tempat menghabiskan waktu liburan berikutnya. Pantai ini berada di pesisir selatan Pulau Lombok dan lokasinya berdekatan dengan tempat-tempat wisata, di antaranya adalah Pantai Tanjung Aan, Desa Sade, Pantai Seger, Pantai Selong Belanak, ataupun Pantai Putri Nyale.

Tempat wisata yang satu ini memiliki keindahan yang tidak kalah dengan Pantai Kuta Bali. Anda akan menemukan pantai dengan hamparan pasir putih yang bersih dan luas di sini. Bayangkan saja, Pantai Kuta Lombok ini punya garis pantai yang sangat panjang, mencapai 7,2 Km. Selain itu, air laut di tempat ini juga bersih, seolah mengundang siapa pun untuk menceburkan diri ke dalamnya.

21. Pantai Seger

Kalau masih belum puas dengan keindahan Pantai Kuta Lombok, Anda juga bisa melanjutkan perjalanan ke Pantai Seger. Tempat wisata yang satu ini lokasinya berdekatan dengan Pantai Kuta Lombok. Anda hanya perlu melanjutkan perjalanan ke arah timur sejauh 4 Km. Di sini, Anda bisa menyaksikan pemandangan matahari terbenam yang mengagumkan dari atas bukit.

Selain memiliki pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan, pantai ini kerap menjadi lokasi olahraga selancar favorit. Dengan ombaknya yang tinggi, para peselancar bisa merasakan keseruan tersendiri di tempat wisata ini. Untuk masuk ke area pantai, Anda juga tidak perlu membayar mahal, hanya dikenakan biaya parkir kendaraan sebesar Rp10 ribu.

22. Pantai Putri Nyale

Tidak jauh dari Pantai Seger, Anda juga bisa menyempatkan datang ke Pantai Putri Nyale. Jarak tempat wisata ini hanya selemparan batu dari Pantai Seger. Selain itu, pantai ini juga memiliki hamparan pasir yang indah. Dibandingkan dengan pantai-pantai lain di Lombok, suasana di pantai ini relatif lebih sepi. Cocok bagi Anda yang tidak suka dengan keramaian.

Satu hal yang menjadi ciri khas dari tempat wisata Pantai Putri Nyale ini adalah cerita legenda Putri Mandalika. Bahkan, untuk menggambarkan legenda tersebut, terdapat Monumen Putri Nyale yang berada di pinggir pantai. Selain itu, di sini juga terdapat tradisi unik yang disebut dengan Bau Nyale.

Dalam tradisi ini, masyarakat akan berlomba-lomba mencari binatang laut yang bentuknya mirip cacing—oleh masyarakat disebut dengan nyale. Konon, cacing nyale tersebut merupakan jelmaan Putri Mandalika yang memilih terjun ke tengah laut daripada harus dipersunting oleh pangeran.

23. Desa Sade

Tempat wisata berikutnya yang berada tidak jauh dari Desa Kuta adalah Desa Sade. Di sini, Anda akan bisa menyaksikan secara langsung kehidupan Suku Sasak yang dikenal sebagai penduduk asli Pulau Lombok. Masyarakat yang tinggal di Desa Sade pun masih terus berusaha untuk melestarikan budaya yang diturunkan secara turun temurun.

Di desa yang berjarak sekitar 6 Km dari Desa Kuta ini, Anda bisa menyaksikan keberadaan rumah-rumah tradisional milik penduduk. Mereka masih menggunakan bahan-bahan tradisional untuk pembangunan rumah, mulai dari tiang kayu, atap dari alang-lang kering, hingga dinding dari bambu.

Ada hal menarik lain yang bisa dijumpai di tempat ini, terutama terkait kebiasaan warga Desa Sasak dalam memanfaatkan kotoran kerbau. Kotoran tersebut mereka gunakan sehari-hari untuk membersihkan rumah. Dalam kepercayaan masyarakat di tempat wisata ini, kotoran kerbau berguna untuk mengusir serangga dan serangan magis.

24. Pantai Tanjung Aan

Perjalanan menyusuri pantai-pantai indah di sekitar Desa Kuta masih belum usai. Anda bisa pula menyaksikan keindahan Pantai Tanjung Aan yang dikelilingi oleh area perbukitan. Salah satunya adalah Bukit Merese yang merupakan tempat wisata terkenal lainnya di Pulau Lombok. Untuk menjangkau pantai ini, Anda hanya butuh melanjutkan perjalanan selama 12 menit dari Pantai Seger.

Pantai Tanjung Aan merupakan pantai yang ramai dikunjungi wisatawan. Keunikan utama yang dipunyai Tanjung Aan adalah pada struktur pasirnya. Berbeda dengan pantai lain, pasir Pantai Tanjung Aan memiliki ukuran yang cukup besar, seperti merica. Selain itu, Anda juga dapat melakukan berbagai aktivitas di tempat wisata ini, mulai dari berenang, snorkeling, selancar, ataupun sekadar menyaksikan pemandangan dari tepi pantai.

25. Bukit Merese

Berkunjung ke Kuta Lombok, Anda juga tidak boleh melewatkan keberadaan Bukit Merese. Tempat wisata ini berdekatan dengan Pantai Tanjung Aan dan akses masuknya bisa dilewati baik oleh kendaraan roda dua ataupun roda empat. Sesampainya di atas bukit, Anda akan bisa menyaksikan pemandangan yang memukau siapa saja. Bahkan, tidak sedikit yang menyebut pemandangan di sini bak pemandangan di negeri lain.

Dari padang rumput atas bukit ini, Anda akan bisa menjumpai keberadaan kerbau yang tengah mencari makan. Selain itu, Anda dapat pula menyaksikan pemandangan Pantai Tanjung Aan dari ketinggian. Namun, tidak banyak aktivitas yang bisa dilakukan di sini. Anda hanya bisa bersantai sembari berburu foto instagrammable atau menunggu kedatangan waktu matahari terbenam.

26. Pantai Selong Belanak

Tempat wisata yang mengagumkan berikutnya di Lombok adalah Pantai Selong Belanak. Pantai yang terletak di wilayah administratif Kabupaten Lombok Tengah ini berada 19 Km ke arah barat dari Pantai Kuta Lombok dan berada pada satu jalur perjalanan. Akses menuju ke tempat ini cukup mudah. Bisa ditempuh dalam waktu 30 menit perjalanan dari Bandara Internasional Lombok.

Tempat wisata ini ibarat sebuah pantai yang tersembunyi, diapit oleh dua bukit. Pantai Selong Belanak memiliki garis pantai yang cukup panjang, mencapai 1 Km. Pasir pantai lembut serta ombak yang tidak terlalu besar menjadi pemandangan yang menyegarkan di sini. Mereka yang datang ke sini pun biasanya tidak melewatkan kesempatan untuk belajar selancar. Terlebih, ada fasilitas penyewaan papan sekaligus kursus selancar.

27. Air Terjun Benang Kelambu

Air Terjun Benang Kelambu di kaki Gunung Rinjani juga menjadi pilihan tempat wisata alam yang menarik untuk didatangi. Terutama bagi yang suka foto narsis untuk diunggah ke Instagram. Foto dengan latar belakang air terjun yang memiliki bentuk seperti tirai ini akan sangat menarik.

Air terjun yang berlokasi di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah ini memang punya pemandangan indah. Sejatinya, air terjun pada tempat wisata ini berasal dari beberapa mata air. Namun, karena keberadaan mata air tersebut tertutup oleh tumbuhan yang rimbun, terlihat seperti kelambu.

Selain itu, ada keunikan lain yang bisa dijumpai di tempat wisata ini. Air Terjun Benang Kelambu ini merupakan air terjun yang punya tiga tingkat. Tingkat pertama memiliki ketinggian 30 meter. Sementara air terjun tingkat kedua dan ketiga masing-masing 10 meter dan 5 meter.

28. Pantai Semeti

Pantai Semeti menjadi pantai tersembunyi yang menarik untuk dijelajahi di Lombok Tengah. Karena lokasinya yang memang susah dijangkau tersebut, tidak heran kalau tempat wisata ini masih berupa sebuah pantai yang perawan dan masih sepi pengunjung.

Di tempat wisata Pantai Semeti ini, Anda benar-benar bisa menyaksikan keindahan alam yang mengagumkan. Tidak perlu berenang ke dalam laut untuk bisa menyaksikan keragaman biota laut di sini. Anda cukup berjalan di tepi pantai dan menyaksikan suguhan pemandangan di akuarium alami yang ada di sana.

Keberadaan batu-batu karang di tepi pantai memang membentuk beberapa akuarium alami yang bisa disaksikan secara langsung. Di situ, Anda akan menyaksikan keberadaan hewan-hewan laut yang berenang bebas.

Tempat wisata Pantai Semeti ini berlokasi di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Berjarak kurang lebih 60 Km yang bisa ditempuh dalam waktu 2 jam perjalanan dari Kota Mataram. Selain itu, pantai ini juga berdekatan dengan Pantai Selong Belanak, kurang lebih 5 Km.

29. Batu Payung

Satu lagi tempat wisata pantai yang menjadi lokasi foto favorit para wisatawan, yaitu Pantai Batu Payung. Di tempat ini, Anda akan bisa menjumpai batu karang besar yang bentuknya seperti payung sehingga oleh masyarakat setempat disebut dengan nama Pantai Batu Payung.

Hanya saja, selain keberadaan batu besar tersebut, tempat wisata ini tidak memiliki daya tarik lain. Anda tidak akan mendapati hamparan pasir putih yang lembut di sini. Pantai ini merupakan pantai yang memiliki struktur batu karang. Mayoritas wisatawan yang datang ke tempat ini, menghabiskan waktunya untuk foto bersama dengan latar belakang batu berbentuk payung.

Tidak begitu sulit untuk menjangkau tempat wisata ini. Pantai Batu Payung lokasinya berdekatan dengan Pantai Tanjung Aan. Dari Tanjung Aan, Anda hanya perlu berjalan kaki kurang lebih 30 menit untuk bisa sampai ke tempat ini.

Daftar Tempat wisata di Kabupaten Lombok Timur

Berada di ujung timur Pulau Lombok, tidak menjadikan Kabupaten Lombok Timur sebagai wilayah yang minim tempat wisata . Bahkan, di sini para wisatawan bisa menjumpai keberadaan destinasi wisata yang beragam. Berikut ini adalah deretan lokasi wisata terkenal di Lombok Timur:

30. Taman Nasional Gunung Rinjani

Bagi yang doyan bertualang, Taman Nasional Gunung Rinjani menjadi tempat wisata yang cocok. Di sini terdapat Gunung Rinjani yang merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia—setelah Gunung Kerinci. Tidak lupa, Anda juga bisa menyaksikan keindahan Segara Anak yang berada di kaldera Gunung Rinjani.

Kalau Anda ingin mendaki Gunung Rinjani, terlebih dulu harus melakukan pemesanan kepada pihak pengelola tempat wisata ini. Bisa secara langsung menuju kantor Balai Taman Nasional Gunung Rinjani di alamat Jl. Arya Banjar Getas Lingkar Selatan Kota Mataram. Terdapat dua pintu masuk jalur pendakian, yakni Pintu Masuk Sembalun dan Pintu Masuk Senaru.

31. Desa Sembalun

Desa Sembalun yang berjarak 90 Km dari Kota Mataram tidak hanya menjadi lokasi pintu masuk jalur pendakian Gunung Rinjani. Desa Sembalun yang berada di kaki Gunung Rinjani ini juga menjadi pilihan tempat wisata menarik. Karena berada di dataran tinggi, Anda akan merasakan suasana yang sejuk.

Di sini, Anda juga akan memperoleh suguhan pemandangan yang alami. Pemandangan hijau bisa disaksikan ke mana pun mata memandang. Tidak heran kalau para pendaki kerap menghabiskan waktu cukup lama di tempat wisata ini. Meski, hanya untuk sekadar melepas lelah sembari berfoto narsis.

32. Puncak Pergasingan

Kalau Anda memiliki waktu yang singkat dan tidak sempat mendaki ke Gunung Rinjani, Puncak Pergasingan bisa menjadi alternatif. Tempat wisata ini merupakan sebuah bukit yang berada di Desa Sembalun dengan ketinggian mencapai 1.700 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Dari atas bukit, Anda akan bisa menyaksikan pemandangan yang unik. Pemandangan tersebut adalah, petak-petak sawah milik masyarakat Desa Sembalun yang terlihat berwarna-warni. Kalau ingin menyaksikan keindahan di tempat wisata Puncak Pergasingan, tiket masuknya murah, hanya Rp15.000,00 per orang.

33. Hutan Bambu Sembalun

Hutan Bambu Sembalun menjadi tempat wisata lain yang bisa dikunjungi di Desa Sembalun. Di sini, Anda akan menyaksikan keberadaan hutan bambu yang telah ditata secara teratur oleh masyarakat setempat. Penataan ini merupakan upaya masyarakat setempat untuk menjadikan Sembalun sebagai desa wisata.

Di tempat wisata ini, Anda akan dimanjakan oleh pemandangan yang indah. Terlebih bagi para pencinta foto selfie yang sering mengunggah fotonya ke Instagram. Foto selfie dengan latar belakang hutan bambu bisa menjadi foto yang menarik, lo!

34. Air Terjun Mangku Sakti

Di Kabupaten Lombok Timur, Anda juga bisa menyaksikan keberadaan tempat wisata air terjun yang indah. Tempat tersebut adalah Air Terjun Mangku Sakti yang berada di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Tempat ini berjarak kurang lebih 60 Km dari Kota Mataram. Selanjutnya, untuk menuju ke lokasi air terjun, Anda bisa naik ojek dengan tarif Rp50 ribu pulang – pergi.

Tarif ojek tersebut memang terkesan cukup mahal. Namun, jalur yang harus dilalui memang sulit, berupa area hutan. Selain itu, akses menuju ke lokasi tempat wisata Air Terjun Mangku Sakti juga cukup jauh, mencapai 3 Km. Terlebih, tukang ojek tersebut juga berperan sebagai seorang pemandu dan portir.

Sesampainya di lokasi tempat wisata Air Terjun Mangku Sakti, Anda akan dihadapkan dengan aliran air yang berwarna biru kehijauan. Selain itu, Anda juga bisa menyusuri aliran air dari Air Terjun Mangku Sakti untuk bisa menemukan keberadaan air terjun kedua, yaitu Air Terjun Mangku Kodek.

35. Wisata Pohon Purba Lian

Saat berada di Lombok, Anda dapat pula menjumpai tempat wisata yang memberikan suasana ala film The Hobbit. Tempat tersebut adalah Wisata Pohon Purba Lian yang ada di Dusun Menanggabaris, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur. Butuh waktu perjalanan selama 2,5 jam untuk bisa menjangkau tempat ini.

Keunikan utama dari tempat ini adalah pada keberadaan pohon-pohon berusia ratusan tahun yang menjulang tinggi. Konon, pohon-pohon ini telah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Pohon-pohon tersebut berjenis pohon lian dan memiliki diameter batang mencapai 5m dan tinggi 50m. Berdiri di samping pohon, Anda akan merasa seperti Bilbo Baggins, tokoh utama dalam film The Hobbit.

36. Pantai Pink

Pantai unik di Lombok bukan hanya Pantai Tanjung Aan yang memiliki pasir seperti butiran merica. Di Lombok, ada pula tempat wisata lain yang tidak kalah unik, yakni Pantai Pink. Sesuai dengan namanya, pantai yang berlokasi di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur ini memiliki pasir berwarna kemerahan.

Warna kemerahan pada pasir di tempat wisata ini muncul karena tercampur dengan serpihan terumbu karang berwarna merah. Warna kemerahan tersebut akan terlihat sangat mencolok pada saat pasir terkena air laut. Terlebih, kalau Anda datang ke tempat ini pada suasana yang cerah.

Kalau Anda tertarik menuju ke tempat wisata ini, perjalanan yang harus dilalui cukup jauh. Jarak antara Kota Mataram dengan Pantai Pink mencapai 90 Km. Butuh waktu perjalanan selama 2 jam untuk bisa menuju ke sini.

Jangan khawatir, ada beberapa tempat menarik lain yang bisa dijumpai ketika datang ke sini. Di antaranya adalah Tanjung Ringgit, Gua Jepang, ataupun Pantai Tanjung Beloam.

37. Tanjung Ringgit

Tanjung Ringgit bisa menjadi tempat persinggahan saat datang ke Pantai Pink. Keduanya sama-sama masuk dalam wilayah Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Bahkan, jarak antara kedua tempat ini bisa dijangkau dengan cara berjalan kaki. Maklum saja, keduanya hanya terpisah sejauh 1 Km.

Di tempat wisata ini, Anda akan bisa menyaksikan keberadaan pemandangan tebing karang yang indah. Para pencinta fotografi akan terpuaskan ketika datang ke tempat ini. Pemandangannya akan terlihat semakin menarik saat diabadikan dalam sebuah foto. Ditambah lagi, tempat ini sepi pengunjung. Jadi, Anda bisa puas berfoto-foto di tempat ini.

38. Gua Jepang

Tempat wisata Gua Jepang ini terletak di Tanjung Ringgit. Di tempat ini, Anda akan menjumpai keberadaan bekas-bekas markas perang Jepang. Salah satunya yang menarik perhatian setiap pengunjung adalah sebuah meriam.

Keberadaan Gua Jepang ini memperlihatkan bagaimana pentingnya peran Tanjung Ringgit bagi tentara Jepang. Terutama, dalam menahan serangan dari pasukan sekutu. Meriam yang ada di tempat wisata ini pun memiliki kondisi yang cukup terawat, dengan panjang 5 m dan diameter 27 cm.

39. Pantai Tanjung Beloam

Tempat wisata berikutnya yang bisa disinggahi ketika datang ke Pantai Pink adalah Pantai Tanjung Beloam. Lokasinya memang berdekatan dengan Pantai Pink ataupun Tanjung Ringgit, masih berada di wilayah Kecamatan Jerowaru. Di sini, terdapat hotel yang bisa dijadikan alternatif tempat menginap, yakni Hotel Jeeva Beloam.

Sesampainya di tempat wisata Pantai Tanjung Beloam, pemandangannya akan membuat Anda terkagum-kagum. Pantai ini dikelilingi oleh tebing-tebing karang berukuran besar dan terdapat hamparan pasir putih yang tidak terlalu luas. Anda pun bisa terjun dan berenang di area pantai.

40. Pantai Cemara

Tidak banyak yang mengetahui keberadaan Pantai Cemara yang ada di Lombok Timur ini. Tempat wisata ini memang kerap disebut sebagai salah satu pantai tersembunyi. Terlebih, lokasinya jauh. Di ujung timur Lombok, berdekatan dengan Tanjung Ringgit dan masuk dalam wilayah Desa Pemokong, Kecamatan Jerowaru.

Perlu menjadi catatan, terdapat dua tempat wisata bernama Pantai Cemara. Pantai Cemara lainnya berada di wilayah Kabupaten Lombok Barat, tidak jauh dari lokasi Pelabuhan Lembar.

Sebagai sebuah pantai tersembunyi, Anda bisa bersantai tanpa gangguan di tempat wisata ini. Pemandangannya pun indah. Dengan keberadaan hamparan pasir putih yang diselingi oleh keberadaan rerumputan dan pohon cemara.

Mereka yang datang ke tempat wisata ini kebanyakan adalah warga lokal. Aktivitas yang biasa dilakukan di sini cukup beragam. Mulai dari sekadar piknik, memancing, berenang, atau bahkan ada pula yang angon sapi.

Tentu saja 40 tempat wisata tersebut hanya sebagian kecil lokasi wisata yang bisa dikunjungi wisatawan. Masih banyak lokasi lain yang bisa Anda jelajahi selama berkunjung ke Pulau Lombok. Terlebih, saat ini akses transportasi menuju ke Lombok bisa lebih mudah. Tersedia akses dari udara, laut, ataupun darat.

Dengan berbagai kemudahan seperti itu, tentu akan disayangkan kalau keindahan tempat wisata di Lombok tidak bisa dinikmati oleh warga Indonesia sendiri. Ditambah lagi, keindahan alam Pulau Lombok sudah diakui oleh dunia internasional. Tidak sedikit yang menyebut Lombok punya keindahan yang menyamai Hawaii. Yuk, berlibur ke Pulau Lombok!

Baca Juga Artikel Lainnya : 65 Tempat Wisata yang Seru di Solo