35 Tempat Wisata di Malaysia yang Cocok Untuk Anda Kunjungi Saat Liburan

35 Tempat Wisata di Malaysia yang Cocok Untuk Anda Kunjungi Saat Liburan – Malaysia adalah salah satu negara di Asia Tenggara dengan potensi wisata yang menarik dan beragam. Meskipun wilayah negara ini tidak terlalu luas, tetapi Malaysia memiliki berbagai macam tempat wisata.

Jika Anda tertarik untuk menghabiskan masa liburan di Malaysia dan membutuhkan referensi tempat wisata yang seru. Simak ulasan tentang 35 tempat wisata di Malaysia yang harus Anda kunjungi di bawah ini,

1. Menara Kembar Petronas

Menara kembar Petronas merupakan salah satu ikon Malaysia. Menara kembar ini tercatat pernah menjadi menara tertinggi di dunia pada tahun 1998-2004, sebelum akhirnya gelar tersebut direbut oleh Burj Khalifa di Dubai.

Selain menjadi markas bagi beberapa perusahaan, daya tarik Menara kembar Petronas bagi para wisatawan adalah jembatan udara. Jembatan udara merupakan jembatan yang menghubungkan 2 menara di lantai 41 dan 42. Jembatan ini terletak di atas ketinggian 170 meter.

Anda bisa berkunjung ke jembatan udara untuk menikmati pemandangan Kota Kuala Lumpur dengan membeli tiket seharga RM 10. Loket tiket mulai dibuka pukul 09.30. Tetapi karena kuota tiket dibatasi sekitar 1600-1700 per harinya, sebaiknya Anda mulai mengantre sejak pukul 06.00.

Untuk mengunjungi Menara Kembar Petronas, selain menggunakan transportasi umum, seperti kereta api atau bus, Anda juga dapat menggunakan kendaraan pribadi.

2. Taman KLCC (Kuala Lumpur City Center)

Taman KLCC merupakan tempat wisata, berupa taman yang berada dibawah Menara Kembar Petronas. Di sini, para pengunjung biasanya melakukan jogging, bersepeda, atau sekadar duduk menikmati keindahan taman KLCC yang dikelilingi gedung-gedung pencakar langit.

Di taman KLCC terdapat sebuah danau buatan yang dilengkapi dengan air mancur. Jika beruntung, Anda bisa menikmati pertunjukan air warna-warni setiap malam. Untuk mengunjungi taman KLCC, pengunjung tidak dikenai biaya sepeser pun.

Anda bisa menggunakan berbagai macam alat transportasi untuk berkunjung ke Taman KLCC. Karena letak taman ini termasuk strategis dan berada di pusat Kota Kuala Lumpur.

3. Taman Burung KL (Kuala Lumpur Bird Park)

Taman Burung KL merupakan bagian dari Taman Botani Perdana, yang terletak sekitar 10 menit dari pusat Kota Kuala Lumpur. Di Taman Burung KL ini, Anda dapat melihat 3000 ekor burung yang terdiri dari spesies lokal maupun asing.

Di sini, burung-burung dibiarkan terbang bebas dan hidup di habitatnya masing-masing. Ketika menyusuri taman ini Anda akan melihat berbagai jenis unggas, seperti bebek, elang, dan burung unta. Anda juga bisa berfoto, memberi makan, atau melihat proses pengeraman telur buatan menggunakan inkubator.

Pertunjukan burung dibuka setiap hari mulai pukul 12.30 sampai 15.30. Untuk menuju Taman Burung KL, Anda bisa menggunakan kereta komuter atau bus yang berhenti di dekat bangunan taman. Tiket masuk ke taman ini berkisar antara RM 29 sampai RM 39.

4. Bukit Bintang

Kalau New York memiliki Time Square, Malaysia memiliki Bukit Bintang. Bukit Bintang merupakan salah satu tempat wisata belanja yang banyak dikunjungi wisatawan lokal dan asing. Di sini, terdapat berbagai macam pusat perbelanjaan yang menjual barang murah sampai barang impor bermerek.

Selain belanja, di Bukit Bintang Anda juga bisa menemukan berbagai macam restoran, kafe, dan pedagang kaki lima yang menjual variasi makanan dari berbagai negara. Untuk menuju Bukit Bintang, Anda bisa menaiki kereta monorail atau MRT (mass rapid transportation).

5. Kuil Kek Lok Si

Daya tarik utama Kek Lok Si adalah bangunan pagoda yang terdiri dari 7 lantai. Desain pagoda di Kuil Kek Lok Si merupakan perpaduan budaya Cina, Thailand dan Burma. Di dalamnya terdapat 10.000 patung Buddha dari pualam dan perunggu,

Selain itu, di dalam kompleks Kuil Kek Lok Si juga terdapat patung perunggu Dewi Kuan Yin setinggi 30,2 meter. Di sini Anda tidak hanya bisa beribadah, tetapi juga menikmati panorama alam yang memesona. Tiket masuk ke Wihara terbesar di Malaysia ini sekitar RM 2.

Untuk mengunjungi Kek Lok Si, Anda dapat menyewa taksi seharga RM 25 per orang, atau menggunakan bis dengan harga yang lebih murah yaitu RM 2 sampai RM 3 per orang.

6. Langkawi Cable Car

Langkawi Cable Car menawarkan sensasi seru berkendara menggunakan gondola, yang melayang di ketinggian 709 meter di atas permukaan laut. Sepanjang 20 menit perjalanan, Anda akan disuguhi panorama alam khas hutan tropis yang memesona.

Stasiun gondola mulai dibuka dan beroperasi sejak pukul 10 pagi sampai 7 malam. Untuk menaiki gondola tersebut, Anda akan dikenai biaya sekitar RM 15 untuk dewasa, dan RM 5 untuk anak-anak.

Langkawi Cable Car terletak sekitar 30 menit dari pusat Kota Kuah dan 15 menit dari Bandara Internasional Langkawi. Untuk mencapai tempat ini Anda dapat menyewa taksi atau kendaraan pribadi.

7. Batu Caves (Gua Batu)

Caves merupakan ikon dan tempat wisata populer di Selangor. Tempat ini merupakan tempat suci bagi umat Hindu. Setiap tahun, pengelola Batu Caves menyelenggarakan festival agama Hindu Thaipusam. Festival ini selalu dipenuhi dengan umat Hindu dari seluruh dunia.

Batu Caves adalah gua batu kapur yang terdiri dari 3 gua utama dan beberapa gua kecil. Saat memasuki tempat ini, Anda akan disambut oleh patung Dewa Murugan setinggi 42,7 meter yang dilapisi emas. Setelah itu, Anda akan menaiki 272 anak tangga yang curam.

Saat menaiki tangga, Anda akan melihat banyak monyet liar berkeliaran. Batu Caves terletak sekitar 13 km dari Kota Kuala Lumpur. Untuk mecapai tempat ini, Anda dapat menggunakan kereta komuter, bus, atau taksi.

8. Pulau Redang

Pulau Redang merupakan tempat wisata di Malaysia yang populer di kalangan pecinta olahraga menyelam. Berlokasi di Laut Cina Selatan, pulau ini juga bagian dari Taman Laut Trengganu, Malaysia.

Untuk mencapai tempat ini, Anda dapat menggunakan kapal laut dengan harga tiket sekitar RM 40. Perjalanan menggunakan kapal laut dari Tanjung Merang memakan waktu sekitar 40 menit. Jika Anda ingin lebih cepat, Anda dapat menggunakan pesawat terbang dengan tiket seharga RM 250.

Selain memiliki banyak spot favorit untuk menyelam, laut di sekitar pulau ini sangat jernih. Dari daratan kita bisa melihat ragam biota laut yang indah dan mengagumkan. Jika berkunjung ke tempat ini, Anda harus merogoh kocek cukup dalam, sebab harga sewa kamar di Pulau Redang lumayan mahal.

Mahalnya harga sewa penginapan di kawasan ini dikarenakan hampir semua resort di Pulau Redang memiliki fasilitas snorkeling dan diving.

Dan jika ingin mengambil foto di bawah laut, Anda dapat menyewa kamera yang dapat digunakan di dalam air, seharga RM 30 per hari.

9. The Habitat Penang Hill

Ingin mengenalkan alam dan hutan pada anak? The Habitat Penang Hill adalah tempat wisata edukatif yang harus Anda masukkan dalam list liburan Anda. Di The Habitat Penang Hill, Anda bisa melihat panorama hutan, keindahan ragam flora, dan pemandangan laut yang mengagumkan.

Saat mengunjungi tempat ini, Anda dapat menaiki wahana The Canopy Walk. Di wahana ini, Anda dapat merasakan sensasi berjalan di atas udara melintasi pepohonan yang rindang. Kerennya, wahana ini dibuat tree friendly, artinya tidak ada satu baja pun yang dibangun dengan merusak tanaman dan pohon di sekitarnya.

Selain The Canopy Walk, Anda juga dapat mengunjungi wahana lain, seperti The Red Garden, Butterfly Bank, dan Fragrance Garden.

Tiket masuk ke The Habitat Penang Hill sekitar RM 10 sampai RM 20. Tempat ini mulai buka dari pukul 9.30 pagi sampai pukul 18.00 petang.

Untuk mencapai tempat ini Anda dapat menaiki kereta gantung dari kaki Bukit Penang. Sepanjang perjalanan Anda akan melintasi hutan yang rimbun dengan pepohonan hijau yang memesona.

10. Kuala Gandah Elephant Orphanage Sanctuary

Rasakan sensasi berinteraksi dengan gajah ketika berkunjung ke tempat wisata alam Kuala Gandah Elephant Orphanage Sanctuary. Tempat ini merupakan taman perlindungan gajah khas Asia yang juga dikenal sebagai spesies Elephus Maximus. Tercatat ada 1200 ekor gajah Asia di tempat ini.

Jika ingin liburan Anda lebih seru, cobalah wahana memandikan gajah di sungai yang masih alami. Kuala Gandah Elephant Orphanage Sanctuary terletak sekitar 15 km dari Kuala Lumpur. Untuk mencapai tempat ini Anda dapat menyewa atau membawa kendaraan pribadi dan menempuh perjalanan sekitar 100 km.

Harga tiket masuk ke Kuala Gandah Elephant Orphanage Sanctuary sekitar RM 10 untuk dewasa dan RM 5 untuk anak-anak . Tempat ini mulai beroperasi sejak pukul 9.00 pagi sampai pukul 4.45 sore.

11. Sunway Lagoon Theme Park

Selamat datang di taman bermain paling seru dan menyenangkan di Petaling Jaya, Malaysia. Sunway Lagoon Theme Park merupakan kompleks taman bermain yang terdiri dari 5 taman yaitu: Water Park, Wildlife Park, Extreme Park, dan Amusement Park.

Hanya dengan mengunjungi satu tempat, Anda dapat menaiki lebih dari 80 wahana dan atraksi yang menarik. Jarak Kuala Lumpur dan Sunway Lagoon Theme Park sekitar 15 menit perjalanan. Untuk mencapai tempat ini Anda dapat menaiki angkutan umum seperti bus, kereta komuter, atau LRT (Light Rail Transit).

Tiket masuk ke Sunway Lagoon Theme Park dipatok dengan harga RM 43 untuk dewasa dan RM 11 untuk anak-anak berumur di bawah 11 tahun. Tempat ini mulai buka sejak pukul 10.00 pagi sampai 6.00 sore.

12. National Zoo (Zoo Negara)

Zoo Negara adalah kebun binatang nasional yang dikelola oleh pemerintah Malaysia. Tempat wisata ini memiliki sekitar 5.500 hewan dari 400 spesies yang berbeda. Saat akhir pekan dan musim liburan, Zoo Negara selalu dipenuhi oleh para wisatawan lokal maupun asing.

Daya tarik utama kebun binatang ini adalah panda raksasa yang didatangkan langsung dari Cina. Selain itu, Zoo Negara juga memiliki wahana dan atraksi yang tidak kalah seru dan menarik lainnya.

Tiket masuk ke Zoo Negara sekitar RM 8 sampai RM 12. Jika Anda cepat lelah dan capek, pengelola menyediakan sebuah trem yang bisa digunakan untuk mengelilingi kompleks Zoo Negara. Tempat ini mulai buka dari pukul 9.00 pagi sampai pukul 5.00 sore.

Zoo Negara dapat dicapai menggunakan LRT (Light Rail Transit) yang dilanjutkan dengan Bis KL Transit. Anda juga dapat menyewa taksi, menaiki bus Metro, atau menggunakan kendaraan pribadi.

13. Genting Highland

Anda tidak perlu jauh-jauh ke Amerika jika ingin mengunjungi Las Vegas. Malaysia juga memiliki tempat yang tidak kalah glamor dan menghibur, yaitu Genting Highland. Genting Highland merupakan daerah perbukitan yang berlokasi sekitar 51 km dari pusat Kota Kuala Lumpur.

Semua hal bisa Anda temukan di sini, mulai dari theme park, kasino, resort, restoran dengan berbagai kuliner khas lokal atau asing, tempat wisata alam, sampai pusat perbelanjaan yang sayang sekali jika dilewatkan. Tidak heran jika Genting Highland dijuluki kota hiburan atau The City of Entertainment.

Untuk mencapai Genting Higland, Anda dapat menggunakan Express Bus dengan tiket sekali jalan seharga RM 7,50 untuk dewasa dan RM 5,80 untuk anak-anak. Jika menggunakan kendaraan pribadi, Anda dapat berhenti di Awana dan melanjutkan jalan ke puncak Genting Highland menggunakan kereta gantung.

Pastikan Anda membawa uang yang banyak saat berkunjung ke Genting Highland. Karena Anda tidak akan mau melewatkan satu tempat wisata pun ketika berkunjung ke sini.

14. Garama Proboscis Monkey Sanctuary

Nikmati pengalaman seru memasuki habitat asli bekantan dengan menyusuri sungai Garama menggunakan perahu.

Pastikan Anda membawa binokular agar dapat melihat bekantan dari dekat. Selain bekantan, Anda juga bisa melihat monyet-monyet liar yang bermain dan bergelantungan di pohon.

Perjalanan menyusuri Sungai Garama ini memakan waktu sekitar 2 jam. Sepanjang perjalanan Anda akan disuguhi panorama khas hutan tropis yang mengagumkan. Jika beruntung, di akhir perjalanan, Anda dapat menyaksikan matahari terbenam dari rest area yang disediakan pengelola untuk para pengunjung.

Di tempat tersebut Anda juga bisa melihat kerbau yang sedang mandi di sungai sembari menikmati makan malam dengan menu lokal yang nikmat. Tiket tur menyusuri Sungai Garama dipatok sekitar RM 180 sampai RM 200. Setiap hari tur dimulai pukul 4 sore.

Anda bisa menaiki pesawat atau menyewa kendaran untuk mencapai Garama Proboscis Monkey Sanctuary. Jika ingin lebih nyaman, Anda bisa merogoh kocek lebih dalam dan menyewa sebuah helikopter.

15. Malaka River Cruise

Malaka adalah salah satu kota di Malaysia yang masih memiliki banyak bagunan kuno dari masa penjajahan Belanda. Untuk mengelilingi kota dan menikmati berbagai bangunan kuno, Anda dapat menyewa sebuah perahu. Wahana mengelilingi kota menggunakan perahu ini merupakan daya tarik utama Kota Malaka.

Wahana Malaka River Cruise memakan waktu sekitar 45 menit, untuk merasakan perjalanan ini Anda harus merogoh kocek sekitar RM 10 untuk dewasa dan RM 5 untuk anak-anak. Jangan lupa untuk membawa kamera, karena Anda pasti ingin mengabadikan setiap bangunan, jembatan, dan toko-toko kuno yang dilewati.

Untuk mencapai Kota Malaka, Anda dapat menggunakan bus, taksi, atau menyewa kendaraan pribadi. Perjalanan menuju Kota Malaka dari Kuala Lumpur memakan waktu sekitar 2 jam.

16. Pulau Dayang Bunting

Pulau Dayang Bunting merupakan sebuah pulau unik yang terletak di Langkawi, Malaysia. Dinamakan Pulau Dayang Bunting karena dari kejauhan pulau ini terlihat seperti seorang perempuan hamil (bunting) yang sedang tidur.

Untuk menuju tempat ini, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum yang menuju terminal Awana Porta Malai. Dari terminal tersebut, perjalanan akan diteruskan menggunakan kapal motor yang mulai beroperasi dari pukul 10.00 pagi. Perjalanan menggunakan kapal memakan waktu sekitar 20 menit.

Sesampainya di dermaga Pulau Dayang Bunting, Anda masih harus berjalan kaki untuk masuk ke kompleks wisata pulau. Sepanjang jalan Anda akan melewati hutan dengan pepohonan hijau yang menawan. Dari pintu masuk, Anda masih harus berjalan selama 15 menit untuk sampai di Danau Dayang Bunting yang terkenal.

Di danau yang jernih ini, Anda dapat menyewa atau mendayung perahu Anda sendiri. Nikmati suasana tenang, udara yang segar, dan pemandangan yang menawan ketika berada di sini. Harga tiket tur ke Pulau Dayang Bunting dipatok sekitar RM 35 sampai RM 60 per orang.

Jika menginap di salah satu penginapan di tempat ini, pengelola penginapan biasanya menyediakan perahu untuk mengantar dan menjemput pengunjung.

17. Langkawi Crocodile Farm

Langkawi Crocodile Farm merupakan tempat wisata di Malaysia berupa taman konservasi dan penangkaran buaya. Kurang lebih terdapat 1.000 buaya dari berbagai spesies tinggal di sini. Kebanyakan buaya di tempat ini sudah jinak, jadi soal keamanan Anda tidak perlu khawatir.

Di setiap wahana, pengelola juga menyediakan pemandu dan pawang buaya yang terlatih secara profesional. Di Langkawi Crocodile Farm, Anda dapat melihat atraksi buaya, memberi makan buaya, dan berbagai wahana menarik serta menantang lainnya.

Langkawi Crocodile Farm mulai buka sejak pukul 10.00 pagi sampai 6.00 malam. Harga tiket untuk masuk ke tempat ini dipatok dari RM 18 sampai RM 25. Langkawi Crocodile Farm Anda dapat dijangkau menggunakan kendaraan pribadi atau menaiki taksi udara (Langkawi Sky Cab).

18. Malaysia Textile Museum

Ingin tahu sejarah pakaian dan kain di Malaysia? Anda dapat mengunjungi Malaysia Textile Museum untuk belajar segala hal tentang kain khas Malaysia dan melihat langsung alat serta cara pembuatan kain-kain tradisional. Untuk mengunjungi museum ini Anda tidak dikenakan biaya sepeser pun alias gratis.

Museum dibuka setiap hari sejak pukul 9.00 pagi sampai 6.00 malam, kecuali pada hari besar seperti Idulfitri dan Iduladha. Anda bisa memilih mengelilingi museum ini sendiri atau menggunakan jasa pemandu.

Selain kain dan pakaian khas Malaysia, museum ini juga memamerkan berbagai macam kain tradisional dari negara lain, seperti, India, Thailand, dan Indonesia.

Untuk sampai ke museum ini, Anda dapat menggunakan angkutan umum atau kendaraan pribadi.

19. Malaysia National Museum

Saatnya berlibur sambil belajar tentang sejarah Malaysia di Malaysia National Museum. Di museum ini terdapat 4 galeri utama yaitu, Galeri Early History, The Malay Kingdom, The Colonial Era, dan Malaysia Today. Bangunan museum sendiri mengadopsi arsitektur khas Minangkabau dari Indonesia.

Untuk pergi ke museum ini, Anda dapat menaiki kereta komuter atau monorail. Dari stasiun kereta, Anda masih harus berjalan kaki selama 15 menit melewati jalur khusus pejalan kaki yang disediakan pemerintah setempat.

Harga tiket masuk ke Malaysia National Museum sekitar RM 5 untuk dewasa dan RM 2 untuk anak-anak.

Malaysia National Museum buka setiap hari mulai pukul 9.00 pagi sampai pukul 6.00 petang, kecuali pada hari raya Idulfitri dan Iduladha.

20. Penang National Park

Penang National Park merupakan tempat wisata alam yang banyak dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun asing. Daya tarik utama tempat seluas 1.213 hektar ini, adalah penangkaran penyu di Pantai Kerachut dan Pantai Kampi, hutan bakau, dan danau alami yang mempesona.

Penang National Park merupakan rumah bagi ribuan flora dan fauna khas daerah tropis. Jika beruntung, setiap bulan September sampai April, Anda dapat melihat peristiwa migrasi burung yang langka. Serunya, untuk menikmati itu semua, Anda tidak dikenakan biaya alias gratis.

Meskipun begitu, setiap pengunjung yang mengunjungi tempat ini, wajib mendaftarkan diri mereka ke pengelola demi alasan keamanan.

Untuk sampai ke Penang National Park, Anda dapat menaiki bis Rapid Penang nomor U101 atau U501. Anda juga dapat menggunakan kendaraan pribadi melewati Teluk Bahang.

21. Penang War Museum

Penang War Museum atau Museum Perang Penang berlokasi di Bukit Batu Maung, bagian tenggara Pulau Penang. Jika berkendara dari Georgetown, Anda bisa melewati jalan tol Jelutong. Setelah melewati Penang Prawn Village, Anda akan menemukan perempatan.

Dari perempatan ambil jalan lurus sampai terlihat petunjuk arah menuju Penang War Museum. Ikuti tanjakan jalan hingga Anda sampai ke Bukit Batu Maung. Museum mulai dibuka sejak pukul 9.00 pagi sampai pukul 6.00 sore. Tiket untuk memasuki museum ini berkisar antara RM 15 sampai RM 30.

Daya tarik museum ini adalah bangunannya yang merupakan benteng pada masa penjajahan Inggris. Di dalam bangunan terdapat berbagai macam benda bersejarah dan sebuah ruang bawah tanah.

Jika ingin melakukan tur khusus seperti Tunnel Tour atau Observation Tower, Anda akan dikenakan biaya tambahan sekitar RM 5 sampai RM 15.

22. Fort Cornwallis

Benteng (Fort) Corwallis merupakan salah satu situs bersejarah yang banyak dikunjungi wisatawan asing. Sama halnya dengan Penang War Museum, tempat ini berlokasi di Pulau Penang. Di sini Anda bisa mengunjungi sebuah kapel tua, Seri Rambai Canon (sebuah senjata raksasa bersejarah), dan galeri yang memamerkan sejarah Malaysia.

Untuk memasuki Fort Cornwallis Anda akan dikenakan biaya sebesar RM 20 untuk dewasa dan RM 5 untuk anak-anak. Benteng mulai beroperasi dari pukul 9.00 pagi sampai pukul 7.00 malam dan dibuka setiap hari untuk umum.

Anda dapat menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi untuk sampai ke Fort Cornwallis. Angkutan umum yang bisa Anda gunakan adalah bus Rapid Penang atau taksi.

23. Gunung Mulu National Park

Gunung Mulu National Park adalah salah satu tempat wisata alam terkenal di Malaysia. Gunung Mulu berlokasi di Serawak. Untuk sampai di tempat ini, Anda harus menggunakan pesawat. Setelah sampai di bandara setempat, perjalanan bisa kita lanjutkan dengan menyewa kendaraan.

Daya tarik utama Gunung Mulu National Park adalah dua gua yang memiliki keunikannya masing-masing. Di Cave of The Winds atau gua angin, Anda akan disuguhi keindahan stalaktit dan stalagmit yang menggantung di langit-langit gua. Sementara di Deer Cave Anda bisa melihat sarang kelelawar menggantung sepanjang 2 km di atas langit gua.

Uniknya, di antara dua gua ini terdapat aliran sungai. Anda juga dapat menyewa kapal atau perahu mesin untuk menyusuri sungai alami tersebut. Tiket masuk ke Gunung Mulu National Park dihargai RM 10. Jika ingin menyewa kapal, Anda tinggal menambah RM 5. Jam operasional taman dimulai sejak pukul 8.00 pagi sampai pukul 5.00 sore.

24. Masjid Putra di Putrajaya

Seperti yang kita tahu, mayoritas penduduk Malaysia beragama Islam. Karena itu sayang sekali jika ketika berkunjung ke negara ini kita tidak menyempatkan diri untuk melihat Masjid Putra yang terletak di Putrajaya.

Masjid Putra dibangun dengan mengadopsi arsitektur Timur Tengah. Keunikan bangunan masjid terlihat dari letaknya yang menjorok ke Danau Putrajaya. Karena letaknya inilah Masjid Putra dijuluki masjid terapung.

Untuk masuk ke masjid ini Anda tidak dipungut biaya sepeser pun. Anda hanya diwajibkan untuk berpakaian tertutup dan sopan. Masjid yang mampu menampung 1500 jamaah ini buka 24 jam.

Selain beribadah, Anda juga bisa menyewa perahu untuk menyusuri Danau Putrajaya yang mengelilingi masjid. Harga sewa perahu dipatok sekitar RM 10. Jika ingin menaiki kapal yang lebih besar, Anda dapat membeli tiket Kapal Belimbing Sightseeing Cruise Boat seharga RM 30. Kapal ini dilengkapi AC dan mampu menampung 76 orang.

Masjid Putra bisa dijangkau menggunakan kendaraan pribadi ataupun angkutan umum seperti taksi, bus, dan kereta.

25. Legoland Malaysia

Manjakan putra-putri Anda dengan mengunjungi taman bermain paling hits di Malaysia, Legoland. Taman bermain Legoland memiliki dua wahana utama yaitu Legoland Theme Park dan Legoland Water Park. Setiap wahana memiliki harga tiket yang berbeda.

Jika ingin mengunjungi dua wahana tersebut sekaligus, tiket terusan dipatok sekitar RM 140 untuk pengunjung berumur di atas 60 tahun dan anak-anak di bawah 12 tahun. Sedangkan untuk pengunjung yang berumur 12-59 tahun harga tiket terusannya adalah RM 174.

Soal wahana dan atraksi, jangan ditanya lagi. Taman bermain ini dilengkapi fasilitas dan permainan yang mumpuni. Uniknya, hampir semua bangunan di sini didesain seperti tumpukan lego. Legoland mulai beroperasi dari pukul 10.00 pagi sampai pukul 7.00 malam.

Legoland bisa dijangkau dengan pesawat melalui Bandara Senai atau Changi Singapura, lalu dilanjutkan dengan perjalanan darat. Jika berangkat dari Kuala Lumpur, Anda dapat menyewa atau menaiki kendaraan pribadi. Jarak tempuh dari Kuala Lumpur ke Legoland sekitar 4 jam.

26. Menara Kuala Lumpur

Menara Kuala Lumpur merupakan ikon Ibu Kota Malaysia. Menara ini merupakan salah satu menara tertinggi di Malaysia selain Menara Kembar Petronas. Keunikan menara ini terletak pada lantai puncaknya yang bisa berputar hingga 360 derajat. Pada puncak menara terdapat restoran mewah yang menyajikan kuliner khas Malaysia.

Dari puncak menara, Anda dapat melihat lanskap Kota Kuala Lumpur yang menakjubkan. Sebaiknya Anda mengunjungi menara ini pada malam hari untuk menyaksikan gemerlap lampu kota yang memesona. Menara Kuala Lumpur dibuka untuk umum mulai pukul 9.00 pagi sampai pukul 10.00 malam.

Harga tiket untuk menaiki Menara Kuala Lumpur berkisar antara RM 31 sampai RM 52. Menara ini bisa dijangkau dengan berbagai angkutan umum seperti taksi, bus, dan kereta, karena letaknya strategis.

27. Lake Gardens

Lake gardens merupakan tempat wisata di Malaysia yang berlokasi di pusat Kota Kuala Lumpur. Tempat ini dapat dijangkau berbagai angkutan umum seperti bus, taksi, dan kereta.

Kompleks taman seluas 91 hektare ini memiliki banyak wahana wisata yang menarik, seperti Taman kembang Sepatu, Taman Rusa, dan Monumen Nasional, dan dibuka mulai pukul 09.00- 18.00.

Anda tidak akan dipungut biaya sepeser pun untuk memasuki Lake Gardens. Anda bisa menyusuri seluruh kompleks taman dengan berjalan kaki atau mengendarai sepeda. Di taman ini terdapat penyewaan sepeda. Dengan harga RM 3 Anda sudah dapat mengelilingi taman selama 30 menit

28. Museum Kesenian Islam Malaysia

Museum Kesenian Islam Malaysia merupakan rumah bagi sejarah peradaban Islam di dunia dan Malaysia. Dengan mengeluarkan uang sebesar RM 12 Anda dapat menyaksikan berbagai peninggalan-peninggalan bersejarah yang dipamerkan di gedung berlantai 3 ini.

Untuk mengunjungi Museum Kesenian Malaysia Anda dapat menaiki taksi dari Kuala Lumpur City Center (KLCC) seharga RM 8. Museum mulai dibuka sejak pukul 10 pagi sampai 6 malam.

29. Sri Mahariamman

Sri Mahariamman merupakan situs agama Hindu yang terletak di daerah Chinatown di pusat Kota Kuala Lumpur. Di sekitar kuil ini terdapat Jalan Petaling yang merupakan pusat perbelanjaan dan kuliner tradisional. Sri Mahariamman selalu ramai dengan pengunjung, terutama saat festival agama Hindu berlangsung.

Untuk berkunjung ke Kuil Sri Mahariamman Anda tidak akan dikenai biaya sama sekali. Anda hanya perlu menyewa loker untuk menyimpan alas kaki, karena pengunjung dilarang menggunakan alas kaki ketika masuk ke dalam kuil. Daya tarik utama kuil ini terletak pada bangunan dan arsitekturnya yang unik.

Sri Mahariamman dibuka setiap hari mulai pukul 6.00 pagi sampai 9.00 malam. Untuk mengunjungi tempat ini, Anda dapat menggunakan kendaraan umum seperti bus atau taksi.

30. Desaru Fruit Farm

Rasakan sensasi memetik buah langsung dari pohonnya di Desaru Fruit Farm. Di tempat ini terdapat buah-buahan khas negara tropis seperti durian, nangka, jambu air, dan sirsak. Desaru Fruit Farm merupakan rumah bagi 100 macam buah dari 10 spesies berbeda.

Dari Bandara Senai, Anda bisa menggunakan taksi atau menyewa kendaraan menuju Kota Tinggi, taman buah ini terletak sekitar 39m dari Kota Tinggi. Harga tiket masuk ke Desaru Fruit Farm dipatok sekitar RM 22 sampai RM 27. Anda juga dapat memilih beberapa paket tur dengan harga yang berbeda.

Tempat ini mulai beroperasi dari pukul 8.30 pagi sampai 6.30 malam.

31. Gurney Drive

Jika Penang dikenal sebagai Ibu Kota kuliner Malaysia, maka Gurney Drive merupakan pusat dari ibu kotanya. Gurney Drive merupakan pusat wisata kuliner yang berlokasi di Penang, Malaysia.

Ada berbagai macam ragam kuliner yang dijual di sini, mulai dari kuliner lokal sampai macanegara dan dari kuliner halal hingga nonhalal. Dari Bandara Internasional Penang, Anda dapat menyewa kendaraan untuk sampai ke Gurney Drive. Tempat ini buka dari pagi sampai tengah malam, bahkan beberapa restoran ada yang buka selama 24 jam.

32. Pulau Manukan

Pulau Manukan merupakan pulau terbesar kedua di kawasan wisata Taman Tunku Abdul Rahman. Secara geografis, pulau ini terletak di bagian Malaysia Timur tepatnya di Sabah.

Untuk pergi ke Pulau Manukan, Anda harus ke Kota Kinabalu terlebih dahulu. Di kota tersebut terdapat Jetti Jesselton Point, di tempat ini kita dapat membeli tiket kapal untuk menyeberangi laut menuju Pulau Manukan.

Kita bisa memilih beberapa paket tur tergantung jumlah pulau yang ingin dikunjungi. Harga tiap paket juga berbeda. Untuk tur ke satu pulau saja, tiket kapal dipatok sekitar RM 23. Harga tersebut belum termasuk tiket terminal seharga RM 7,63.

Sesampainya di Pulau Manukan kita masih harus membayar tiket masuk seharga RM 10 untuk dewasa dan RM 6 untuk anak berumur di bawah 18 tahun. Daya tarik utama Pulau Manukan adalah air lautnya yang jernih. Anda dapat mengeksplorasi alam bawah laut pulau ini dengan menyelam atau snorkeling.

Pemberangkatan kapal dari Kota Kinabalu ke Pulau Manukan dibuka sejak pukul 8.00 pagi sampai 3.00 sore.

33. Taiping Zoo

Taiping zoo adalah salah satu tempat wisata di Malaysia yang memadukan wisata edukatif dan alam. Kebun binatang ini juga digunakan sebagai tempat untuk meneliti dan melindungi satwa.

Taiping Zoo berlokasi di bagian utara Semenanjung Malaysia. Saat ini di Taiping Zoo terdapat sekitar 1.200 fauna yang terdiri dari 140 spesies. Tempat ini dibuka setiap hari mulai jam 8.30-18.00. Tiket masuk ke Taiping Zoo dihargai sekitar RM 8,5 sampai RM 12.

Salah satu program menarik di Taping Zoo adalah Night Safari. Harga tiket Night Safari berbeda dengan harga tiket reguler. Program ini menawarkan tur mengelilingi kebun binatang saat malam hari. Tur dibuka dari pukul 8.00 sampai 11.00 malam.

Dari Kuala Lumpur, Anda bisa menggunakan bus, kereta api, menyewa kendaraan atau bahkan menggunakan kendaraan pribadi untuk pergi ke Taiping Zoo. Perjalanan dari Kuala Lumpur ke tempat ini dapat ditempuh selama kurang lebih 8 jam.

34. Bukit Bendera

Bukit Bendera merupakan kompleks wisata di dataran tinggi Penang. Di tempat ini, terdapat berbagai macam tempat wisata mulai wisata alam, situs agama Hindu, sampai pusat perbelanjaan. Dari Georgetown, tempat ini bisa dicapai dengan menaiki bus Transit Link nomor 1 atau 101 dan berhenti di Terminal Air Itam.

Dari Air Itam, Anda bisa melanjutkan perjalanan menggunakan trem khusus untuk mendaki Bukit bendera. Tiket menaiki trem dipatok dengan harga RM 4,50 per orang untuk sekali jalan. Sepanjang jalan menuju puncak, Anda akan disuguhi pemandangan alam yang menyejukkan mata.

Mata Anda akan semakin dimanjakan dengan panorama alam yang menakjubkan ketika kereta sampai di puncak Bukit Bendera. Dari puncak Anda bisa menikmati pemandangan alam sembari menikmati secangkir kopi atau teh hangat.

Sebaiknya Anda mengunjungi Bukit Bendera sebelum pukul 9.00 pagi, karena setelah itu antrean wisatawan akan membeludak dan membuat antrean trem semakin panjang. Trem mulai berangkat sejak pukul 6.30 pagi dan setiap setengah jam sekali akan mengangkut penumpang ke puncak Penang Hill.

35. Sam Poh Tong

Sam Poh Tong merupakan kuil gua alami yang berlokasi di Gunung Rapat, sekitar 5 km dari Ipoh. Di dalam kuil agama Buddha ini terdapat berbagai macam patung dewa. Sedangkan di langit-langitnya terdapat stalaktit dan stalagmit alami yang keindahannya mampu membuat siapa pun merasa takjub.

Dari Kuala Lumpur, Anda bisa menaiki bus atau kereta api untuk pergi ke Ipoh. Dari Ipoh, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menyewa kendaraan atau taksi menuju kuil gua Sam Poh Tong. Kuil Sam Poh Tong dibuka mulai pukul 9.00 pagi sampai 18 petang.

Para pengunjung hanya diberi waktu satu jam untuk mengelilingi kompleks kuil. Anda tidak akan dikenakan biaya apapun agar bisa masuk ke kuil gua. Tetapi sebaiknya Anda memberikan sedikit donasi kepada para Biksu dan Biksuni yang mengelola kuil.

Itulah ulasan tentang 35 tempat wisata di Malaysia yang sayang sekali untuk dilewatkan. Sebelum berlibur, pastikan Anda memiliki informasi yang cukup, agar saat bepergian di negeri asing nanti, Anda terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Selamat berlibur!

Baca Juga : 35 Tempat Wisata di Kuala Lumpur Bisa Anda Kunjungi Saat Liburan

35 Tempat Wisata di Kuala Lumpur Bisa Anda Kunjungi Saat Liburan

35 Tempat Wisata di Kuala Lumpur Bisa Anda Kunjungi Saat Liburan – Selain Singapura dan Thailand, negeri jiran Malaysia pun banyak dikunjungi wisatawan Indonesia untuk liburan. Lokasinya yang tidak begitu jauh dari Indonesia, adat dan budaya yang masih satu rumpun dengan bangsa kita, serta banyaknya ragam destinasi wisata yang ditawarkan membuat Malaysia wajib Anda pertimbangkan sebagai destinasi wisata untuk liburan selanjutnya.

Ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, menyimpan banyak keindahan dan warisan sejarah masa lalu yang menanti untuk Anda singkap pesonanya. Di balik keriuhan khas kota megapolitan, Kuala Lumpur juga memiliki banyak atraksi wisata yang masih kental dengan adat masyarakat Melayu, lo. Nah, bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak mengenai referensi tempat wisata di Kuala Lumpur, ada baiknya untuk menyimak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Menara Kembar Petronas

Wisatawan yang datang ke Kuala Lumpur wajib untuk menyambangi bangunan paling ikonik di seantero Malaysia yang satu ini, apalagi kalau bukan Menara Kembar Petronas. Menara yang juga dikenal dengan nama Petronas Twin Towers ini dulunya menyandang predikat sebagai gedung tertinggi di dunia, tepatnya pada tahun 1998-2004, menurut sebuah organisasi pengamat tata kota dan gedung bernama Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH). Predikat menara tertinggi tersebut kemudian digantikan oleh Menara Taipei 101, tapi Menara Kembar Petronas masih masuk ke dalam daftar menara tertinggi di dunia.

Menara yang dirancang oleh arsitektur kenamaan Argentina bernama Cesar Pelli ini memiliki jumlah lantai sebanyak 88 tingkat dan tinggi 4.519 m. Selain gedungnya yang tinggi menjulang, daya tarik lain yang dapat Anda temukan di kawasan Menara Kembar Petronas adalah Kompleks Perbelanjaan Suria, Pusat Sains Petrosains, Gedung Orkestra, dan masih banyak lagi. Menara Kembar Petronas dibuka untuk wisatawan setiap hari Selasa-Minggu dari pukul 09:00-21:00, serta tutup pada hari raya Idulfitri dan Iduladha. Harga tiket masuk Menara Petronas untuk turis asing berada pada kisaran harga RM80.00.

Nah, untuk menuju Menara Kembar Petronas, Anda dapat naik taksi atau berjalan kaki jika Anda menginap di Mandarin Oriental Hotel. Selain berjalan kaki atau naik taksi, Anda juga bisa naik kereta LRT.

2. Bukit Bintang

Salah satu titik keramaian Kuala Lumpur terletak di kawasan hiburan dan belanja Bukit Bintang. Surga belanja yang satu ini berlokasi di antara Jalan Raja Chulan di sebalah utaranya serta Jalan Imbi di bagian selatan. Bukit Bintang juga sering dijuluki sebagai Orchard Road-nya Malaysia saking ramainya dengan para pelancong, serta deretan pertokoan elit. Pusat perbelanjaan yang terletak di Bukit Bintang di antaranya: Berjaya Times Square, Imbi Plaza, Bukit Bintang Plaza, Low Yat Plaza, Kuala Lumpur Plaza, Starhill Galeri, Fahrenheit, dan Pavillion yang diklaim sebagai mal terbesar di Kuala Lumpur.

Namun, jangan salah, biarpun kawasan ini banyak dihuni pertokoan elit, bukan berarti Bukit Bintang tidak ramah dengan turis berbujet pas-pasan. Jika Anda tidak memiliki banyak anggaran untuk belanja, Anda juga masih bisa membawa pulang barang-barang yang ada di sini dengan harga terjangkau. Di pusat perbelanjaan Bukit Bintang, masih banyak toko-toko yang menjajakan merk lokal dengan barang berkualitas yang pastinya lebih ramah di kantong. Untuk urusan perut pun Anda tidak perlu khawatir sebab di sini banyak terdapat restoran yang menjajakan kuliner khas Melayu dan dunia. Bukit Bintang paling asyik dikunjungi pada malam hari karena Anda dapat merasakan atmosfer ramai dan riuh rendah para pengunjung yang bercengkerama. Belum lagi air mancur warna-warni yang ada di Pavillion Mall yang banyak diburu para penggemar fotografi karena kecantikannya.

Pusat perbelanjaan di Bukit Bintang biasanya dibuka dari jam 10:00-22:00. Anda dapat naik monorail menuju Bintang Walk dari Bukit Bintang Monorail Station di perempatan jalan Sultan Ismail Road dan Bukit Bintang Road untuk sampai di surga belanjanya Malaysia yang satu ini.

3. Kuala Lumpur Bird Park

Kuala Lumpur tidak melulu menawarkan gemerlap kehidupan masyarakat urban ibukota. Keindahan fauna eksotis yang hidup di lingkungan penangkaran hijau dan rindang pun dapat Anda temukan di sini, tepatnya di Kuala Lumpur Bird Park. Kawasan konservasi fauna yang satu ini merupakan rumah bagi 3.000 spesies burung yang terdiri dari 200 spesies lokal dan spesies asing. Jika Anda berjalan-jalan di sekitar kawasan Kuala Lumpur Bird Park, Anda dapat berinteraksi langsung dengan burung-burung eksotis dengan corak bulu yang menawan, seperti Burung Rangkong, Elang, Burung Unta, serta itik mandarin.

Selagi berada di sana, pastikan Anda mengambil foto burung-burung lucu dengan corak mempesona dan jangan sampai ketinggalan juga untuk menyaksikan atraksi dari para burung yang digelar setiap hari pada pukul 12:00 dan 15:30. Untuk bisa sampai di Kuala Lumpur Bird Park, Anda bisa naik kereta KTM Commuter yang berangkat dari KTM Old Railway Kuala Lumpur Station yang berlokasi di kawasan National Mosque. Harga tiket masuk Bird Park untuk dewasa yakni RM39.00 dan RM29.00 untuk anak-anak.

4. Kuala Lumpur Tower

Kuala Lumpur Tower alias KL Tower merupakan menara penyiaran dan telekomunikasi yang memiliki tinggi 421 meter. KL Tower yang merupakan menara telekomunikasi tertinggi ke tujuh di dunia ini berdiri dengan gagah di atas Bukit Nanas yang memiliki ketinggian sekitar 94 mdpl. Arsitektur KL Tower terinspirasi dari gaya arsitektur Timur Tengah yang tercermin dari keramik serta ornamen khasnya yang kaya akan corak dan motif abstrak dengan warna kalem.

Harga tiket masuk KL Tower yakni RM38.00 untuk dewasa, dan RM28.00 untuk anak-anak. KL Tower terletak di Jalan Puncak dan dapat dicapai dengan mengendarai kereta cepat dari Bukit Nanas Monorail Station serta Dang Wangi LRT Station.

5. Aquaria KLCC

Tempat wisata di Kuala Lumpur selanjutnya yang tidak boleh Anda lewatkan adalah Aquaria KLCC. Dari namanya saja mungkin Anda sudah bisa menebak kalau tempat wisata yang satu ini ada hubungannya dengan air. Memang, Aquaria KLCC merupakan akuarium raksasa dengan terowongan sepanjang 90 meter yang dihuni sekitar 150 jenis biota laut yang terdiri dari 5.000 spesies. Di dalam akuarium raksasa tersebut, Anda dapat melihat satwa laut buas seperti hiu harimau, ikan piranha, ular laut, dan masih banyak lagi.

Nah, jika Anda liburan bersama anak-anak, mungkin Aquaria KLCC ini dapat dijadikan sebagai destinasi wisata utama yang wajib Anda kunjungi saat berlibur di Kuala Lumpur. Selain tempatnya yang menyenangkan, anak-anak juga dapat belajar mengenal jenis-jenis ikan serta biota laut lainnya yang tinggal di akuarium raksasa.

Aquaria KLCC terletak di kawasan wisata terpadu Kuala Lumpur City Centre serta dibuka mulai pukul 11:00-20:00. Harga tiket masuk Aquaria KLCC yakni sekitar RM 64.00 untuk turis dewasa serta RM53.00 untuk anak-anak usia 3-12 tahun. Untuk menuju Aquaria KLCC, Anda dapat naik kereta cepat dari Kelana Jaya Station atau naik bus umum dari halte Suria KLCC.

6. Kuala Lumpur Merdeka Square

Merdeka Square merupakan tempat wisata yang berada di jantung kota Kuala Lumpur. Merdeka Square juga sangat dekat dengan atraksi wisata lainnya seperti China Town, Central Market, Masjid Jamek, National History Museum, serta Sungai Gombak. Lapangan tempat pertama kali dikibarkannya bendera nasional Malaysia pada momen hari kemerdekaan 31 Agustus 1957 ini sering dijadikan sebagai tempat digelarnya pertunjukan musik, karnaval, serta garis awal dan akhir pada pertandingan lari maraton.

Gedung-gedung dengan aristektur khas kolonial yang menawan pun dapat Anda temukan di sini. Pokoknya, jangan sampai Anda lupa untuk memotret keindahan gedung-gedung yang cantiknya bukan main ini. Merdeka Square berada di Jalan Raja, City Centre, Kuala Lumpur, dan dapat dikunjungi kapan saja selama 24 jam.

7. Islamic Arts Museum

Islamic Arts Museum Kuala Lumpur dibangun pada Desember 1998 dan juga merupakan museum kesenian Islami terbesar di Asia Tenggara. Bangunan yang memiliki luas 30.000 meter persegi ini berada di kawasan rindang Perdana Botanical Garden. Islamic Arts Museum memiliki 7.000 koleksi artefak, serta perpustakaan dengan koleksi buku-buku Islami terbanyak di dunia. Salah satu koleksi museum yang paling terkenal di sini adalah salah satu maket Masjidil Haram terbesar di dunia.

Peninggalan-peninggalan kerajaan Islam serta bukti artefak penyebaran Islam di Asia pun dapat Anda temukan di sini. Islamic Arts Museum berada di Jalan Lembah Perdana, Kuala Lumpur dan dibuka setiap hari dari pukul 10:00-18:00. Tiket masuknya pun relatif terjangkau yakni RM14.00 untuk dewasa serta RM7.00 untuk pelajar. Anak-anak berusia di bawah enam tahun tidak dikenakan biaya. Untuk menuju museum, Anda bisa berjalan kaki dari Stasiun Kereta Kuala Lumpur, atau dengan mengendarai taksi.

8. Sultan Abdul Samad Building

Sultan Abdul Samad Building merupakan tempat wisata di Kuala Lumpur yang berada di Dataran Merdeka dan Royal Selangor Club di Jalan Tunku Abdul Rahman. Gedung yang satu ini berdiri sejak tahun 1897 dan dijadikan pusat pemerintahan pada zaman pendudukan Inggris. Saat ini, Sultan Abdul Samad Building dijadikan sebagai gedung Mahkamah Agung. Gedung yang satu ini juga memiliki menara jam dan gaya arsitektur megah yang membuatnya sangat cocok dijadikan sebagai objek fotografi.

Pada peringatan-peringatan khusus, Sultan Abdul Samad Building dhiasi lampu warna-warni yang indah. Bagi Anda yang penasaran, datang saja langsung ke Jalan Ampang 109 dengan mengendarai LRT dari PUTRA Line menuju Masjid Jamek.

9. Kuala Lumpur Butterfly Park

Taman konservasi kupu-kupu di Kuala Lumpur yang satu ini berada di kawasan Lake Gardens. Kuala Lumpur Butterfly Park merupakan imitasi dari habitat asli kupu-kupu yakni hutan hujan tropis yang memiliki koleksi 6.000 kupu-kupu yang terdiri dari 120 spesies. Taman ini juga memiliki koleksi 15.000 pepohonan dan tanaman hias yang membuat suasana taman makin cantik.

Kuala Lumpur Butterfly Park terletak di Jalan Cenderawasih dan buka setiap hari dari pukul 9:00-18:00. Tiket masuk Butterfly Park yakni RM18.00 untuk turis asing. Anda dapat berjalan kaki dari Pasar Seni Station untuk menuju tempat wisata yang satu ini.

10. Masjid Jamek

Masjid Jamek merupakan salah satu tempat wisata di Kuala Lumpur yang terkenal dengan keindahan arsitekturnya. Didirikan pada tahun 1907 dan diresmikan oleh Sultan Selangor pada tahun 1909, Masjid Jamek dinobatkan sebagai masjid tertua di Kuala Lumpur. Masjid Jamek memiliki tiga kubah dan minaret setinggi 27 meter.

Anda dapat menuju Masjid Jamek dengan mengendarai Star LRT dari Stasiun Masjid Jamek. Cobalah naik KL Monorail, lalu ke Stasiun Hang Tuah, dan lanjutkan perjalanan menuju Star LRT untuk sampai ke Masjid Jamek.

11. Berjaya Times Square Theme Park

Mau cari tempat wisata dengan taman hiburan indoor yang penuh dengan berbagai wahana seru? Datang saja ke Berjaya Times Square Theme Park yang berlokasi di Jalan Imbi. Theme park indoor terbesar di Malaysia ini terletak di lantai lima pusat perbelanjaan terbesar di Malaysia, Berjaya Times Square Hotel, dan didesain agar cocok untuk wisatawan dewasa dan anak-anak dengan dua zona khususnya.

Di tempat wisata di Kuala Lumpur yang satu ini, Anda bisa puas mencoba berbagai wahana yang seru sekaligus menantang seperti Supersonic Odyssey Roller Coaster, Dizzy Izzy, DNA Mixer, Haunted Chamber, dan masih banyak lagi. Berjaya Times Square Theme Park dibuka setiap hari dari pukul 12.00-22.00. Harga tiket untuk wisatawan dewasa yakni RM51.00 serta RM41.00 untuk anak-anak usia 3-12 tahun.

12. Royal Malaysian Police Museum

Royal Malaysian Police Museum merupakan tempat wisata yang cocok bagi Anda yang menyukai sejarah dan sepak terjang kepolisian, khususnya kepolisian di Malaysia. Berlokasi di Jalan Perdana, kawasan museum yang satu ini dikelilingi oleh beberapa titik wisata seperti Planetarium dan Islamic Arts Museum.

Museum Kepolisian Kuala Lumpur ini memiliki tiga galeri, yakni galeri A, B, dan C. Galeri A akan menunjukkan sejarah dibentuknya badan kepolisian Malaysia, sedangkan Galeri B merupakan tempat dipamerkannya kendaraan kepolisian dari masa ke masa. Sementara, di Galeri C, Anda akan diajak menyaksikan sepak terjang polisi dalam memerangi bencana di Malaysia, seperti pada masa pendudukan Jepang.

Royal Malaysian Police Museum buka setiap Selasa-Minggu pukul 10.00-18.00. Museum ini tidak mematok biaya tiket masuk, kecuali pada akhir pekan dan libur nasional Anda diharuskan membayar tiket masuk sebesar RM1.00.

13. Sin Sze Ya Temple

Sin Sze Ya Temple dikenal sebagai kuil Tao tertua serta pusat kebudayaan Tionghoa di Kuala Lumpur, khususnya pada perayaan Tahun Baru Imlek. Kuil yang dibangun pada tahun 1864 ini lokasinya hanya sekitar tiga menit dari Petaling Street. Di kuil ini, Anda dapat menikmati keindahan arsitektur bangunan kuil yang memiliki corak warna cerah serta ornamen-ornamen khas Tiongkok yang rumit dan artistik. Selain itu, Anda pun dapat melihat ritual keagamaan Tao yang unik seperti merangkak di depan Patung Sin Sze Ye dan Sze Ye, atau mencari tahu peruntungan Anda melalui seorang peramal nasib yang ada di kuil.

Cara terbaik untuk dapat sampai ke kuil adalah dengan mengendarai LRT dari Stasiun Pasar Seni atau Masjid Jamek. Dari situ, Anda tinggal berjalan kaki selama kurang lebih enam menit. Kuil Sin Sze Ya dibuka setiap hari dari pukul 07.00-17.00.

14. National Textile Museum

National Textile Museum berada di kawasan Merdeka Square di Jalan Sultan Hishamudin dan dinobatkan sebagai ikon warisan budaya Malaysia. Museum yang dibuka pada tahun 2010 ini memamerkan proses dan teknologi pembuatan tekstil, serta merupakan rumah bagi koleksi pakaian tradisional rakyat Malaysia.

National Textile Museum buka setiap hari dari pukul 09.00-18.00. Anda dapat naik MRT dari Stasiun Masjid Jamek untuk dapat sampai di Museum Tekstil ini. Anda pun tidak dipungut biaya untuk dapat menikmati keindahan tekstil dan pakaian tradisional khas Melayu yang ada di National Textile Museum.

15. Pusat Sains Negara

Pusat Sains Negara atau National Science Centre berdiri di atas bukit di Kuala Lumpur. Salah satu tempat wisata di Kuala Lumpur yang cocok dikunjungi anak-anak ini menampilkan berbagai peragaan sains dan teknologi yang edukatif bagi anak-anak. Selain itu, Pusat Sains Negara juga memiliki perpustakaan multimedia, kafetaria, serta aula untuk kegiatan belajar.

Pusat Sains Negara dibuka setiap hari kecuali hari Jumat pada pukul 09.00-17.00. Tiket masuk Pusat Sains Negara yakni RM6.00 untuk dewasa dan RM3.00 untuk anak-anak.

16. Skytrex Adventure

Bergeser sebentar dari pusat kota Kuala Lumpur, kita menuju Shah Alam untuk mencoba wahana outdoor yang seru dan menantang di Skytrex Adventure. Di kawasan wisata alam ini Anda dapat bermain bersama keluarga dan menguji nyali dengan mencoba wahana flying fox atau pun rope climbing di wilayah hijau Taman Agrikultur Shah Alam.

Skytrex hanya buka setiap akhir pecan, tapi kalau Anda datang bersama rombongan minimal 25 orang, Anda bisa meminta Skytrex untuk buka di hari biasa. Sebelum memulai petualangan, para pemandu akan memberikan arahan pentingnya keselamatan serta bagaimana menggunakan alat-alat yang akan dipasangkan pada tubuh kita saat memulai petualangan. Skytrex Adventure buka setiap Sabtu dan Minggu dari pukul 08:30-16:30. Tiket masuknya bervariasi, yakni RM35.00 untuk kategori Little Adventure, RM45.00 untuk Big Thrill, dan RM55.00 untuk Extreme Challenge.

17. Bukit Tabur

Bukit Tabur atau biasa disebut juga dengan Bukit Hangus berada di Selangor, kota tetangga Kuala Lumpur. Bukit dengan ketinggian 500 meter ini sangat cocok untuk Anda yang gemar haiking. Untuk memasuki wilayah haiking, Anda harus melewati Klang Gates Dam, yang berada di belakang area Taman Melawati. Saat haiking, Anda akan disuguhi pemandangan menakjubkan Sungai Gombak serta panorama Kuala Lumpur di sebelah utaranya.

18. i-City Shah Alam

Masih di wilayah tetangga Kuala Lumpur, tepatnya di Shah Alam, Anda dapat mengunjungi theme park yang memiliki ornamen pencahayaan LED yang cantik dan menawan. i-City dapat dicapai dengan berkendara selama satu jam dari Kuala Lumpur. Di sini, Anda dan keluarga dapat menikmati wahana dan permainan seru seperti bianglala. Atraksi wisata menarik lainnya yang ada di i-City di antaranya: City of Digital Lights, Waterworld, 5D Theatre, House of Horror, Fun World, City Walk, Red Carpet Wax Museum, Space Mission, SnoWalk, Trick Art Museum, dan masih banyak lagi.

i-City Shah Alam berada di D-9-1, Jalan Multimedia, 7/AJ City Park, Shah Alam dan buka setiap hari dari pukul 19:00-02:00.

19. Thean Hou Temple

Satu lagi lokasi wisata relijius yang wajib dikunjungi saat liburan di Kuala Lumpur, yakni Thean Hou Temple. Salah satu kuil Budha terbesar dan tertua di Asia Tenggara ini berada di Jalan Klang Lama Road, dan dijuluki pula sebagai Kuil Dewi Surga. Dibangun pada tahun 1894, Thean Hou Temple memiliki gaya arsitektur kontemporer serta desain tradisional yang ditandai dengan adanya ornamen rumit dan artisti khas Tiongkok.

Thean Hou Temple juga merupakan rumah bagi kebun tanaman obat, Pohon Bodhi, serta kolam penyu. Anda dapat naik LRT menuju perhentian Tun Sambanthan, dan berjalan dari jembatan untuk menuju kuil. Kuil yang berada di 65 Persiaran Endah, Off Jalan Syed Putra ini buka setiap hari dari pukul 09:00-18:00.

20. Lake Gardens

Lake Gardens atau Taman Botani Perdana merupakan kawasan wisata seluas 92 hektare yang berlokasi di Jalan Kebun Bunga, Tasik Perdana, Kuala Lumpur. Lake Gardens memiliki koleksi tanaman dan pepohonan rindang yang membuat suasana makin sejuk dan teduh. Di sini Anda bisa melakukan berbagi aktivitas seru bersama keluarga, seperti naik Segway mengelilingi taman, berjalan-jalan sambil melihat koleksi tanaman, bermain bersama burung-burung eksotis di National Bird Park, menyaksikan kecantikan bunga anggrek di Orchid Park, dan masih banyak lagi.

Lake Gardens dibuka setiap hari dari pukul 09:00-18:00 dan tidak dipungut biaya untuk tiket masuknya, kecuali pada akhir pekan dan hari libur nasional Anda harus mengeluarkan RM1.00 untuk tiket masuknya.

21. Jalan Alor

Di sinilah tempatnya berburu berbagai kudapan dan sajian lezat khas negeri jiran. Jalan Alor merupakan pusat wisata kuliner di Kuala Lumpur yang memiliki deretan kedai dan restoran yang menyajikan kuliner lokal dan internasional.

Pokoknya, mulai dari makanan berat seperti nasi goreng, aneka mi, olahan hasil laut, hingga camilan-camilan unik dan lezat, semuanya dapat Anda temukan di sini. Bahkan, tidak jarang makanan yang dijajakan di Jalan Alor tidak dapat Anda temukan di restoran-restoran kebanyakan. Jadi, pusat wisata kuliner yang satu ini sangat wajib Anda kunjungi saat berada di Kuala Lumpur.

Jalan Alor paling cocok dikunjungi pada malam hari sebab Anda dapat merasakan kemeriahan dan atmosfer menyenangkan dari lampu-lampu cantik serta lalu-lalang para turis dan riuh rendah suara para pedagang yang menawarkan dagangannya.

Cara paling mudah untuk menuju Jalan Alor adalah dengan mengendarai monorail menuju stasiun Bukit Bintang, lalu berjalan ke arah utara menuju Jalan Bukit Bintang. Nah, dari situ, Anda hanya harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Jalan Alor yang hanya memakan waktu sekitar satu menit.

22. Istana Budaya

Istana Budaya merupakan gedung teater nasional Malaysia. Gedung yang dibangun pada tahun 1999 ini merupakan lokasi utama digelarnya pertunjukan musik, drama, opera, dan pertunjukan seni lainnya. Istana Budaya juga dinobatkan sebagai salah satu dari 10 gedung teater terbaik di dunia.

Istana Budaya terletak di 58 Jalan Kuantan Titiwangsa, 53200 Kuala Lumpur, tepat di samping Galeri Seni Nasional yang berada di Jalan Tun Razak di jantung Kuala Lumpur.

23. Kuala Lumpur Forest Eco Park

KL Forest Eco Park dapat dikatakan sebagai paru-parunya Kuala Lumpur. Hutan lindung tengah kota ini menyajikan suasana bak di hutan rindang. Di sini juga terdapat jembatan kanopi gantung yang dapat Anda coba untuk melihat pemandangan taman dari ketinggian. Taman yang dulu dikenal dengan nama Bukit Nanas Forest Reserve ini merupakan satu-satunya taman berkonsep hutan hujan yang ada di Kuala Lumpur. KL Forest Eco Park merupakan tempat yang asyik untuk bersantai bersama keluarga sambil menghirup udara segar.

Anda dapat mengakses KL Forest Eco Park melalui Jalan Ampang atau Jalan Raja Chulan. Taman ini dibuka setiap hari dari pukul 07:00-19:00.

24. Sri Mahamariamman Temple

Sri Mahamariamman Temple berada di Jalan Tun H. S. Lee dan merupakan kuil Hindu tertua di Kuala Lumpur. Kuil yang memiliki gaya arsitektur Eropa ini diapit dua kuil Budha yang berdiri di ujung China Town, hanya tiga menit jaraknya dari Petaling Street. Gaya arsitektur khas kolonial yang menawan tersebut membuat Sri Mahamariamman Temple banyak diburu para wisatawan yang ingin mengabadikannya ke dalam sebuah potret.

Sri Mahamariamman Temple dibuka setiap hari dari pukul 06:00-21:00.

25. KLCC Park

Satu lagi taman bergaya modern yang dapat Anda jadikan sebagai tempat bersantai bersama keluarga. Setelah seharian berkeliling Kuala Lumpur, yakni Kuala Lumpur City Centre Park (KLCC Park). Tempat wisata di Kuala Lumpur yang satu ini memiliki luas taman 20 hektare yang dibuat untuk memberikan sentuhan alam yang hijau untuk Menara Kembar Petronas. Salah satu atraksi wisata paling menarik yang dimiliki KLCC Park adalah Lake Symphony yang memiliki air mancur setinggi 42 meter. KLCC Park juga merupakan rumah bagi 1.900 pepohonan yang terdiri dari 74 spesies.

26. Petaling Street (Jalan Petaling)

Petaling Street merupakan area pecinan di Kuala Lumpur yang ramai akan deretan pedagang kaki lima. Yang menawarkan berbagai macam barang dengan harga yang relatif terjangkau, asalkan Anda pandai menawar. Petaling Street paling ramai dikunjungi para wisatawan pada malam hari. Sebab suasananya yang ramai dengan hiasan lampion serta sajian kuliner kaki lima yang lebih beragam.

Sangat mudah untuk mencapai Petaling Street dengan menggunakan transportasi umum sebab bus-bus umum biasanya selalu melewati area ini. Jika Anda ingin mengunjungi Petaling Street dengan bus umum, Anda bisa menaiki bus yang menuju Kotaraya. Ada banyak pula stasiun kereta di dekat kawasan Petaling Street, tinggal pilih Anda mau naik LRT dari Pasar Seni atau Masjid Jamek, kereta komuter Kuala Lumpur, atau monorail dari Stasiun Maharajalela.

27. Sunway Lagoon Theme Park

Sunway Lagoon Theme Park terletak di Petaling Jaya. Sebuah kota satelit yang berjarak sekitar 15 km dari pusat kota Kuala Lumpur. Sunway Lagoon memiliki berbagai jenis aktivitas air yang menarik seperti kolam arus, arung jeram di sungai buatan, pantai ombak buatan, dan masih banyak lagi. Di sini, ada berbagai jenis wahana permainan yang dapat Anda jajal di antaranya: Waters of Africa, Scream Park, Amusement Park, Extreme Park, dan Wildlife Park.

Sunway Lagoon Park dibuka dari pukul 11:00-18:00 pada hari Senin-Jumat, serta pukul 10:00-18:00 pada hari Sabtu-Minggu. Tiket masuk untuk dewasa yakni RM170.00 serta RM140.00 untuk anak-anak di bawah usia 13 tahun.

28. Changkat Bukit Bintang

Changkat Bukit Bintang diumpamakan sebagai Piccadilly Circus atau New York’s Time Square-nya Malaysia. Di area ini Anda akan menemukan restoran dan bar paling populer di Kuala Lumpur. Bangunan Changkat Bukit Bintang dapat dikatakan unik sebab memiliki gaya arsitektur kolonial yang menawan. Restoran-restoran elit yang berada di area Changkat Bukit Bintang di antaranya: Yoko’s, The Mogul House, Le Bouchon, Deutches Haus, The Green Man, The Al Bait, Little Havana, dan masih banyak lagi.

Changkat Bukit Bintang sangat mudah dicapai karena letaknya yang berada di belakang Jalan Bukit Bintang. Terutama bagi Anda yang menginap di area segitiga emas atau pusat kota Kuala Lumpur.

29. Masjid Putrajaya

Wisata relijius di Kuala Lumpur belum lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Masjid Putrajaya yang berlokasi di Pusat Pentadbiran Kerajaan Persekutuan, atau sekitar 45 menit dari pusat kota Kuala Lumpur. Masjid yang satu ini dapat dikatakan sebagai ikonnya Putrajaya. Masjid Putrajaya memiliki arsitektur bergaya Persia, dengan pemandangan indah dari Danau Putrajaya yang tepat berada di depan masjid.

Masjid Putrajaya dibuka setiap hari pada pukul 09:30-18:00. Dan dapat dengan mudah dicapai dengan mengendarai kereta transit ERL yang berhenti di Stasiun Putrajaya. Selepas turun dari kereta, Anda dapat melanjutkan perjalanan menuju masjid dengan mengendarai taksi selama kurang lebih 10 menit.

30. Kuala Lumpur City Gallery

Jika Anda ingin mengetahui sejarah dan perkembangan kota Kuala Lumpur. Datanglah ke Kuala Lumpur City Gallery yang berada di daerah Dataran Merdeka. Di galeri dan museum yang satu ini, Anda akan melihat potret sejarah Kuala Lumpur sejak masih dalam pendudukan Inggris hingga saat ini. Beranjak ke lantai 2, Anda akan disuguhi maket raksasa Kuala Lumpur sekaligus video presentasi tentang wisata di Kuala Lumpur.

Jangan lupa untuk mampir ke toko suvenirnya sebelum pulang. Di toko suvenir, Anda dapat membeli kerajinan tangan khas dengan harga relatif terjangkau. Kuala Lumpur City Gallery buka setiap hari dari pukul 09:00-18:30.

31. Kuala Lumpur National Zoo & Aquarium

Jika Anda bepergian bersama si kecil, jangan lupa ajak mereka ke Kuala Lumpur National Zoo & Aquarium yang berlokasi di Hulu Kelang, Ampang, Selangor. Kebun binatang dengan luas 44 hektare ini dihuni 5.137 satwa yang terdiri dari 476 spesies mamalia, unggas, reptil, amfibi, dan ikan yang berasal dari Afrika dan Asia. Kebun binatang yang juga dijuluki Zoo Negara ini berjarak sekitar 13 km ke wilayah utara dari pusat kota Kuala Lumpur.

Kuala Lumpur National Zoo & Aquarium dibagi ke dalam beberapa zona, di antaranya: Taman Reptil, Zona Gajah Malaysia, Kerajaan Mamalia, Bear Complex, dan lain sebagainya. Zoo Negara ini buka setiap hari dari pukul 09:00-17:00. Anda bisa naik taksi atau Metrobus #16 dari Central Market di Chinatown. Harga tiket masuk untuk wisatawan asing yakni RM85.00 untuk dewasa, serta RM43.00 untuk anak-anak usia 3-12 tahun.

32. Batu Caves

Batu Caves, salah satu tempat wisata di Kuala Lumpur paling terkenal. Merupakan bukit kapur yang memiliki tiga gua besar dan beberapa gua kecil. Berjarak sekitar 11 km di wilayah utara Kuala Lumpur, kuil yang berusia lebih dari 100 tahun ini memiliki patung-patung Budha yang berdiri di area gua utama. Salah satu area gua paling populer di sini, Cathedral Cave, merupakan rumah bagi beberapa tempat suci umat Hindu. Tidak hanya kuil-kuil dan patungnya saja yang dapat membuat para wisatawan terpesona. Pemandangan alam di sekitarnya pun turut mempercantik area Batu Caves.

Batu Caves dibuka setiap hari dari pukul 06:00-21:00. Anda bisa mengendarai Intrakota bus Nomor 11D dari Central Market untuk bisa sampai ke Batu Caves. Jangan khawatir, Anda tidak dipungut biaya tiket masuk untuk dapat menikmati keindahan dan keagungan Batu Caves.

33. Petrosains Discovery Centre

Kuala Lumpur City Centre (KLCC) tidak habis-habisnya menawarkan atraksi wisata yang menarik, sekaligus edukatif bagi para wisatawan. Salah satu tempat wisata di kawasan pusat kota Kuala Lumpur yang wajib Anda datangi bersama anak-anak adalah Petrosains Discovery Centre. Destinasi wisata seluas 7.000 meter persegi ini berada di lantai empat Petronas Twin Towers yang didedikasikan khusus. Untuk memamerkan sejarah dan penemuan di bidang teknologi, arkeologi, dan antropologi. Sejak dibuka pertama kali pada tahun 1999, Petrosains Discovery Centre sudah menjadi tujuan utama anak-anak untuk belajar sains dengan cara yang menyenangkan.

Petrosains Discovery Centre dibuka pukul 09:30-17:30 pada hari Selasa-Jumat, dan 09:30-18:30 pada akhir pekan dan hari libur nasional. Harga tiket masuk untuk turis asing adalah RM25.00 untuk dewasa, RM20.00 untuk remaja usia 13-17 tahun, serta RM15.00 untuk anak-anak usia 3-12 tahun.

34. District 21 Kuala Lumpur

District 21 Kuala Lumpur merupakan theme park yang berlokasi di IOI City Mall, Putrajaya. Wisatawan dari segala usia dapat menikmati keseruan dengan wahana seru dan menantang yang ada di District 21. Taman bermain indoor yang memiliki luas 6.500 meter persegi ini. Menampung berbagai wahana bertema post-apocalyptic yang dihiasi oleh lempengan baja dan grafiti warna-warni.

Salah satu wahana paling digemari di District 21 adalah Maze. Anda akan ditantang untuk menemukan jalan keluar ketika berada di dalam labirin baja. Wahana yang aman untuk anak-anak ketika bermain di District 21 di antaranya korsel, Go-Kart, Low Ropes, dan masih banyak lagi. Para orang tua dianjurkan untuk tetap mengawasi buah hatinya ketika sedang bermain untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

District 21 Kuala Lumpur dibuka dari pukul 12:00-20:00 pada hari Senin-Jumat, serta pukul 10:00-20:00 pada akhir pekan. Sementara, harga tiket masuknya adalah RM58.00 pada hari biasa, serta RM76.00 pada akhir pekan. Pengunjung anak-anak dengan tinggi badan di bawah 90 cm, serta penyandang difabilitas tidak dikenakan biaya tiket masuk ke District 21.

35. Kuala Lumpur Little India Brickfields

Little India Brickfields merupakan permukiman warga keturunan India tertua di Kuala Lumpur. Sekaligus Little India paling populer yang ada di Malaysia. Dulu, Litte India Brickfields tak ubahnya seperti perkampungan pada umumnya. Sekarang, tempat tersebut telah diubah menjadi destinasi wisata yang memiliki deretan toko dan restoran unik yang banyak diburu para wisatawan ketika berkunjung ke Kuala Lumpur.

Toko-toko di Little India biasanya banyak menjajakan sari, bunga hias, bumbu rempah, serta berbagai kudapan dan kuliner khas Tanah Indus. Sejak disulap menjadi destinasi wisata, Little India Brickfields kini telah bertansformasi menjadi salah satu ikon wisata Malaysia serta simbol keberagaman masyarakat Malaysia.

Little India terbujur dari Jalan Travers hingga Jalan Tun Sambathan. Di antara persimpangan jalan, terdapat air mancur setinggi 10 meter. Jalan trotoar di sepanjang Little India dihiasi lampu jalan artistik. Serta dekorasi unik di setiap toko yang berderet di sepanjang jalan. Little India Brickfields dibuka setiap hari pada pukul 10:00-21:00.

Nah, bagaimana? Anda jadi tidak sabar bukan untuk melihat sendiri keindahan yang ditawarkan oleh beberapa destinasi wisata yang sudah disebutkan di atas? Kuala Lumpur merupakan tujuan wisata yang tepat untuk menikmati wisata khas kota megapolitan. Yang memiliki warisan budaya dan keragaman etnis yang luar biasa. Lekas persiapkan rencana liburan Anda bersama keluarga di Kuala Lumpur sekarang juga. Dan jadilah saksi indahnya keberagaman dan gemerlap perkotaan yang ditawarkan oleh ibukota Malaysia ini.

Baca Juga : 20 Tempat Wisata di Penang Yang Wajib Untuk Dikunjungi

35 Tempat Wisata di Bangkok Yang Unik dan Menarik

35 Tempat Wisata di Bangkok Yang Unik dan Menarik – Setiap tahun, Thailand mampu menarik puluhan juta wisatawan dari berbagai belahan dunia. Dengan destinasi wisata alam yang menarik, serta wisata budaya yang memikat, Negeri Gajah Putih ini benar-benar menjadi tujuan wisata utama di Asia Tenggara.

Tanpa harus mengelilingi negaranya, tempat wisata di Bangkok pun jumlahnya sangat banyak, dan pastinya memuaskan untuk dijelajahi.

Nah, jika Anda kebetulan akan melakukan perjalanan ke Thailand, khususnya city tour Bangkok, berikut ada beberapa rekomendasi tempat wisata yang bisa Anda kunjungi.

1. Grand Palace

Grand Palace adalah tempat wajib yang harus Anda disinggahi ketika mengunjungi Bangkok. Bangunan yang didirikan pada abad ke-18 ini, merupakan istana kerajaan yang digunakan dari generasi ke generasi.

Bangunan yang hampir sebagian besar ornamennya berwarna emas ini, sekarang lebih sering digunakan untuk tempat upacara adat atau acara kenegaraan yang penting.

Untuk sampai ke Grand Palace, Anda harus datang ke Jalan Na Phra Land, Phra Borom Maha Rachwanag, Phra Nakhon. Saat mengunjungi tempat ini, akan lebih baik jika Anda menggunakan jasa pemandu wisata untuk mendapatkan penjelasan yang lebih mendalam mengenai sejarah dan cerita menarik dari bangunan tersebut.

Satu hal lagi, jangan lupa untuk menggunakan pakaian yang sopan saat mengunjungi istana yang buka dari pukul 08.00-15.30 waktu Thailand ini.

2. Wat Arun

Wat Arun adalah kuil yang menjadi simbol kemenangan Kerajaan Siam dari Kerajaan Burma, ribuan tahun lalu. Setelah peperangan usai, jenderal perang dari Thailand membangun kuil ini untuk mengingat perjuangan dan juga tempat tinggal raja baru di masa itu.

Walaupun tempat ini buka sejak pukul 08.30 hingga 17.30, tetapi Anda disarankan untuk datang sekitar pukul 16.00. Dengan begitu, Anda bisa sekaligus menikmati indahnya sunset di Wat Arun. Sebuah pengalaman unik yang tidak terlupakan.

Sambil duduk di pinggiran Sungai Chao Praya, Anda dapat menyaksikan matahari yang keemasan seakan perlahan tenggelam ke dalam sungai. Fenomena ini tentunya dapat Anda nikmati setelah puas menjelajahi dan mengamati berbagai ornamen dan patung Buddha emas di Wat Arun.

Oh ya, biaya tiket masuk yang harus Anda bayar untuk masuk ke tempat ini adalah sebesar 20 baht.

3. What Suthat

What Suthat dibangun pertama kali pada tahun 1782 oleh Raja Rama I. Setelah dibangun, kuil Buddha yang sangat megah ini, sempat dua kali direnovasi oleh dua Raja Rama dari dinasti Chakri.

Bangunan yang memiliki karakteristik tinggi dan menjulang ini, menjadi objek wisata paling penting di Bangkok dan selalu menarik jutaan orang setiap tahunnya.

What Suthat buka pada pukul 08.30-21.00. Dengan biaya masuk 20 baht, Anda bisa menikmati lukisan dinding yang memikat, aneka patung Buddha, dan banyak ornamen lain yang jarang ditemui di kuil lain.

Adapun untuk sampai ke kawasan ini, Anda bisa menggunakan bus atau kendaraan umum lain dengan tujuan Jalan Bamrung Muang.

4. Giant Swing

Tidak begitu jauh dari What Suthat cukup menyeberang jalan saja Anda bisa menemukan Giant Swing, yaitu dua tongkat merah berjajar yang disatukan bagian atasnya.

Dengan tinggi mencapai 27 meter, bangunan ini dianggap simbol surga. Siapa saja yang bisa naik ke sana dengan selamat, dipercaya akan mendapatkan banyak rezeki pada tahun-tahun sesudahnya.

Untuk menikmati Giant Swing, Anda tidak dikenakan biaya sama sekali. Silakan nikmati objek wisata ini dari kejauhan atau dari dekat, sebelum dilarang oleh Raja Rama VII, karena banyak insiden jatuh dai Giant Swing.

5. Wat Traimit

Selain arsitektur bangunannya yang cukup unik dengan dominasi warna kuning dan emas daya tarik utama dari Wat Traimit adalah patung Buddha setinggi 5 meter yang seluruhnya terbuat dari emas.

Tidak hanya besar, kilau patung Buddha emas terbesar di Thailand ini, dijamin akan membuat Anda terpesona.

Wat Traimit buka pada pukul 09.00 sampai 17.00 setiap harinya. Tiket masuk ke kawasan ini sekitar 10 bath untuk bagian museumnya. Namun, kalau Anda hanya ingin melihat patungnya saja, maka Anda tidak akan dikenakan biaya masuk.

Untuk sampai ke kawasan ini, Anda bisa mengambil jalan menuju stasiun Hua Lampong dan berhenti di jalan Traimit atau Chinatown.

6. Wat Pho

Tidak begitu jauh dari Grand Palace, Anda bisa mengunjungi Wat Pho. Walau harga tiket masuknya cukup mahal mencapai 100 baht, tetapi pengalaman yang didapat juga sangat besar. Anda dapat menikmati keindahan patung Buddha emas yang sedang tidur menyamping, dengan panjang 45 meter dan tinggi mencapai 15 meter.

Dahulu kala, kawasan patung Buddha yang buka pada pukul 08.30-18.00 ini, digunakan sebagai rumah sakit atau tempat penyembuhan, yaitu oleh raja-aja dari dinasti Chakri.

Namun sekarang, kawasan yang terletak di Jalan Bamrung Muang ini digunakan untuk objek wisata utama meski tidak semua bagian patung emas ditunjukkan dengan alasan keamanan.

7. Museum Nasional Bangkok

Museum Nasional Bangkok menempati Istana Wang Na yang dibangun dan digunakan oleh Raja Rama I pada abad ke-18.

Sekarang, istana megah ini dimanfaatkan sebagai museum yang menampilkan berbagai hal mengenai sejarah Thailand. Di tempat ini, Anda dapat menemukan berbagai artefak, dokumen, hingga hal menarik lain mengenai Thailand di masa lampau.

Untuk sampai ke kawasan museum ini, Anda bisa menggunakan Chao Phryaya Express Boat dengan turun di Maharaj Pier. Dari sini, Anda bisa berjalan kaki sekitar 20 menit. Kalau Anda tidak terbiasa naik kapal boat, Anda bisa menggunakan taksi meski harganya jadi lebih mahal.

Oh ya, Museum Nasional Bangkok terletak di Jalan Na Phrothat dan buka dari pukul 09.00 sampai 16.00.

8. Damnoen Sanduak Floating Market

Damnoen Sanduak Floating Market adalah pasar terapung yang cukup terkenal di sekitar Bangkok.

Jika Anda ingin menikmati sensasi berbelanja di atas perahu kecil sambil menyusuri sungai yang tenang, datanglah pukul 06.00 pagi ke tempat ini.

Biasanya di jam tersebut, kawasan ini sudah ramai dikunjungi oleh wisatawan yang ingin belanja makanan atau sekadar menikmati suasana pasar tradisional yang kerap dijuluki Venesia dari barat ini.

Tidak ada tiket masuk ke kawasan ini. Namun untuk mencapainya, Anda memerlukan sedikit perjuangan, sebab jaraknya cukup jauh dari pusat kota.

Untuk sampai di tempat ini, Anda bisa menggunakan bus jurusan selatan dengan tujuan Samut Sangkhram Ratchaburi. dan agar tidak kehilangan momen seru di pasar terapung yang tutup pukul 11.00 ini, carilah tempat penginapan yang dekat dengannya.

9. Khao San Road

Khao San Road adalah surga bagi backpacker yang ingin menikmati keseruan menjelajahi Thailand dengan murah meriah. Kawasan yang dapat dikunjungi secara gratis ini, memiliki cukup banyak pilihan guest house, rumah makan, hingga tempat berbelanja oleh-oleh berharga miring.

Banyak cara untuk bisa sampai di kawasan ini. Kalau Anda berangkat dari Siam atau Silom, disarankan untuk menggunakan taksi dengan biaya kurang dari 100 baht. Adapun jika berangkat dari kawasan Victory Monument, Anda bisa menggunakan bus dengan nomor 157, 171, dan 509.

10. Pasar Chatuchak

Akhir pekan di Bangkok adalah waktu yang tepat untuk berbelanja ke banyak tempat seperti di Pasar Chatuchak. Di tempat ini ada ribuan stand yang menjual aneka oleh-oleh, makanan, hingga hal unik lain, yang tentunya akan membuat semangat belanja Anda meningkat.

Pasar Chatuchak hanya buka di akhir pekan saja. adapun waktu terbaik untuk mengunjungi tempat wisata di Bangkok ini adalah di pagi hari.

Untuk mencapai tempat ini, Anda bisa menggunakan MRT dan turun di Kamphaengpecth Station. Selanjutnya Anda bisa jalan kaki 5 menit menuju BTS Monchit Skytrain Station untuk melanjutkan perjalanan dan turun di Sua Chatuchak Station.

Dari sini Anda sudah bisa menjelajah ke ribuan stand yang berjajar berdekatan satu sama lain.

11. Bang Pa In Royal Palace

Bang Pa in Royal Palace sering disebut sebagai istana musim panas yang terletak di bagian utara kota Bangkok. Kawasan istana ini memiliki banyak spot menarik, seperti taman, kuil, hingga istana Bang Pa In sendiri. Bangunan ini memiliki arsitektur khas Thailand kuno dengan dominasi warna putih dan juga emas yang memikat.

Bang Pa In Royal Palace buka setiap hari pada pukul 08.30 dan tutup pada pukul 17.00. Biaya masuk ke kawasan yang sangat menarik ini adalah sekitar 100 baht, dengan tambahan 200 baht untuk menyewa kendaraan yang membawa wisatawan untuk berkeliling.

Pengunjung yang datang disarankan menggunakan pakaian yang sopan karena kawasan ini milik anggota kerajaan.

Untuk sampai ke kawasan ini, Anda bisa menggunakan berbagai jenis transportasi yang menuju kawasan Ayuttaya.

12. Museum Erawan

Museum Erawan menyimpan cukup banyak hal menarik dari Thailand, terutama artefak dan peninggalan dari masa lalu. Selain artefak, hal menarik dari museum ini adalah patung gajah berkepala tiga yang memiliki tinggi sekitar 29 meter dan berat mencapai 250 ton.

Untuk melihat patung gajah besar dan koleksi sejarah lainnya, Anda tidak dikenakan biaya masuk alias gratis.

Buka dari pukul 08.00-17.00, Anda bisa sampai ke sini dengan menggunakan BTS Skytrain dari On Nut Dtation atau menggunakan taksi dengan biaya kurang dari 100 baht.

13. Erawan Shrine

Meski tidak sebesar kuil atau tempat suci umat Buddha lainnya di Thailand. Erawan Shrine cukup banyak dikunjungi wisatawan. Kebanyakan pengunjung ingin melihat keunikan bangunan yang dianggap penting oleh Pemerintah Thailand ini.

Saking pentingnya, sebuah hotel besar pun dibangun di depan tempat suci ini untuk memfasilitasi umat atau tamu yang ingin menginap dan melakukan ibadah di tempat ini.

Erawan Shrine buka pada pukul 06.00 dan tutup pada pukul 24.00. Kalau Anda ingin menikmati bangunan Brahman yang unik dengan ornamen penuh emas, datanglah ke depan Grand Hyatt Erwan Hotel, di kawasan Jalan Ratchadamri.

14. Museum Forensik

Tempat Wisata di Bangkok ini hanya direkomendasikan bagi mereka yang berani menyaksikan koleksi museum yang cukup mengerikan.

Museum Forensik ini berisi banyak sekali spesimen manusia yang telah diawetkan dalam berbagai kondisi. Mulai dari korban mutilasi hingga korban genosida.

Semua dipajang dalam tabung kaca dengan kondisi asli tanpa ada perubahan sama sekali.

Museum forensik yang terletak di Rumah Sakit Siriraj ini, buka dari senin sampai sabtu, dari pukul 09.00 hingga 16.00. Adapun biaya masuk untuk menikmati semua koleksi di museum ini adalah sekitar 40 baht.

Kalau Anda mau menguji nyali untuk menikmati semua koleksi museum yang mengerikan ini, silakan datang dengan mengakses Chao Phraya Express Boatdi Thobury Railway Pier (N11).

15. Monumen Rama I

Pada ulang tahunnya yang ke-150, Raja Rama I mendapat monumen besar atas semua jasa yang diberikan kepada Thailand. Dengan tinggi lebih dari 10 meter dan berwarna hitam, monumen ini menjadi landmark di Bangkok yang selalu dikunjungi, untuk sekadar berfoto atau mengagumi kemegahan monumen yang dibangun pada tahun 1932.

Untuk masuk ke kawasan ini, tidak ditarik biaya sama sekali. Anda bisa datang kapan saja ke kawasan Phra Putta Yodfa Bride atau The Memorial Bridge, yang lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat Kota Bangkok.

16. Taman Raja Rama IX

Taman Raja Rama IX dibangun pada tahun 1987, sebagai persembahan ulang tahun ke-50 dari raja. Kawasan ini memiliki tempat bernama The Garden of the Great King, yang memiliki cukup banyak koleksi pohon dan juga bunga.

Selain terdapat taman yang megah, di tempat ini juga terdapat beberapa bangunan, serta danau yang yang dilengkapi dengan penyewaan perahu.

Taman Raja Rama IX buka setiap hari sejak pukul 05.00 hingga 18.00 tanpa libur, kecuali ada hari besar nasional.

Biaya masuk ke kawasan taman yang juga memiliki taman botani ini adalah sekitar 10 baht. Untuk sampai ke sana Anda bisa mencari stasiun BTR terdekat menuju On Nut lalu melanjutkan perjalanan menggunakan taksi, dengan biaya kurang dari 100 baht.

17. Madame Tussauds Wax Museum

Museum lilin dari Madame Tussauds juga ada di Bangkok, Thailand. Kalau Anda ingin melihat patung lilin dari tokoh dunia termasuk Soekarno, datanglah ke sini mulai dari pukul 10.00 hingga 21.00.

Datanglah di sore atau malam hari. Karena di waktu-waktu tersebut, pengunjung yang datang jauh lebih sedikit, sehingga Anda bisa lebih leluasa untuk melakukan foto-foto.

Untuk sampai ke museum ini, Anda bisa menggunakan taksi ke kawasan Siam Dicovery Center. Lokasinya berada di lantai 6.

Tiket masuk ke museum ini cukup mahal, berkisar 1.700-an baht setiap orang, tergantung hari dan juga acara yang diadakan di sana. Biasanya ada acara khusus dengan tema tertentu yang diadakan oleh pihak museum.

18. Museum Siam

Jika dilihat sekilas, bangunan Museum Siam terlihat sangat klasik. Namun, apa yang disajikan di dalamnya berbeda dengan kesan klasik yang ditampilkannya.

Bangunan ini menyimpan koleksi benda-benda yang berhubungan dengan sains dan juga teknologi yang dimiliki oleh Thailand selama beberapa dekade terakhir.

Oh ya, museum yang buka dari pukul 10.00 dan tutup pada pukul 18.00 ini, mengharuskan Anda membayar sekitar 300 baht sebelum masuk. Namun jangan khawatir, harga yang dipatok setara dengan pengalaman yang akan Anda dapatkan.

Untuk sampai ke museum yang unik ini, Anda bisa menumpang Chao Phraya Express Boat menuju Rachini Pier. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 10 menit.

19. National Art Gallery

National Art Gallery dahulunya merupakan lokasi percetakan uang di masa pemerintahan Raja Rama V. Saat ini, bangunan kuno yang masih terawat dengan baik ini, digunakan sebagai museum seni yang menyimpan hasil karya seniman-seniman dari Thailand sejak abad ke-17.

Museum ini buka setiap hari, sejak pukul 09.00 dan tutup pada pukul 16.00. Lokasinya berada di Jalan Cao-Fa no.14 atau bersebelahan dengan Teater Nasional.

Untuk sampai ke kawasan ini disarankan untuk menggunakan Chao Phraya Express Boat dengan turun di Phra Atht Pier atau N13. Dari sana Anda bisa berjalan kaki, sebelum akhirnya tiba di museum dengan biaya tiket masuk sekitar 30 baht.

20. Pantip Plaza

Tempat wisata di Bangkok tidak hanya berkutat pada destinasi budaya dan sejarah saja. Bangkok juga menyimpan cukup banyak tempat menarik seperti Pantip Plaza yang menjadi lokasi jual beli barang elektronik dan perangkat lunak berharga murah.

Satu perangkat lunak biasanya dibanderol sekitar 100-150 baht saja, setelah mendapatkan diskon.

Selain mendapatkan perangkat lunak dengan harga yang cukup bersahabat. Anda juga bisa berburu aneka DVD murah. Aneka film dan musik dijual dengan harga yang juga murah meriah. Hati-hati, masuk ke Pantip Plaza dapat membuat Anda kalap mata dan akhirnya menguras dompet Anda.

Untuk bisa sampai ke kawasan ini, Anda bisa menggunakan BTS Chidlom atau tuk tuk. Setelah berhenti di Jalan Ratchadamri, Anda bisa berjalan sekitar 10 menit. Akses lain untuk mencapai tempat ini adalah dengan menggunakan taksi atau kapal motor.

Pantip Plaza buka dari pukul 10.00 dan tutup pada pukul 21.00. Pastikan Anda membawa banyak uang jika ingin membeli banyak barang.

21. Amphawa Floating Market

Amphawa Floating Market adalah pasar apung lain di kawasan Bangkok yang memberikan pengalaman berbelanja unik.

Anda bisa berkeliling dengan menyewa kapal, atau berada di pinggiran sungai untuk bersantai dan membeli sesuatu dari pedagang yang mengapung dengan perahunya selama berjam-jam sejak pagi hingga sore hari.

Yang paling khas dari kawasan Amphawa ini adalah hidangan masakan lautnya yang menggugah selera.

Dengan lokasi tidak begitu jauh dari muara sungai, banyak hasil laut segar yang bisa di masak di tempat, sehingga pengunjung bisa menikmatinya secara langsung.

Anda bisa mencoba olahan ikan khas Thailand yang nikmat di pinggiran sungai sambil berburu foto.

Saat terbaik untuk mengunjungi kawasan ini adalah pagi hari saat udara belum terlalu panas, atau sore hari saat kawasan ini sudah dipenuhi cahaya lampu.

Untuk sampai ke kawasan ini, disarankan untuk menggunakan bus dari Bangkok. atau kalau Anda tidak bermasalah dengan urusan uang, Anda bisa menggunakan taksi, namun biayanya bisa mencapai ratusan baht.

22. Kota Tua

Kota tua atau The Ancient City sebenarnya bukan kota tua peninggalan zaman kerajaan Siam dahulu kala. Kawasan dengan luas mencapai 129 hektare ini menyimpan setidaknya 116 monumen yang merepresentasikan sejarah Thailand dari masa ke masa.

Monumen yang dibangun di kawasan ini dibuat semirip mungkin dengan bangunan yang ada pada zaman raja besar seperti Rama I dan seterusnya.

Salah satu monumen yang paling terkenal di kawasan kota tua ini adalah Garden of The God. Di dalam taman yang cukup luas ini terdapat bangunan seperti tableau yang menceritakan tiga entitas besar Agama Hindu, yaitu Siwa, Wisnu, dan Brahma. Semuanya tersaji dengan sempurna sehingga Anda bisa mengamatinya satu per satu.

Untuk sampai ke kawasan Kota Tua ini, Anda harus menggunakan taksi karena lokasinya sedikit sulit dijangkau. Anda juga dapat menggunakan BTS Skytrain menuju kawasan On-Nut, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan taksi selama beberapa saat saja.

Kawasan monumen yang terletak di Samut Prakan ini, buka pada pukul 08.00-17.00 dengan biaya masuk sekitar 100 baht.

23. Assumption Cathedral

Awal penyebaran agama Katolik di negeri ini, berlangsung dari katedral yang cukup besar ini. Dibangun pertama kali pada abad ke-17, Katedral Assumption ini pernah hancur saat terjadi perang. Selanjutnya, pemugaran dilakukan lagi pada awal abad ke-20 hingga bisa bertahan tetap megah seperti sekarang.

Pengunjung yang datang ke kawasan ini bisa melakukan sejumlah aktivitas menarik, salah satunya berburu foto. Banyak tempat menarik di kawasan ini yang layak untuk diabadikan.

Selanjutnya, tempat ini juga bisa digunakan sebagai tempat ibadah bagi mereka umat beragama Katolik. Gereja ini buka setiap hari, jadi jangan khawatir jika sampai ke sini terlalu pagi atau malam.

Assumption Cathedral terletak di kawasan jalan Charoenkrung. Untuk bisa sampai ke kawasan ini, disarankan untuk menggunakan taksi saja.

Atau kalau Anda ingin menikmati sensasi meluncur di sungai, Anda bisa menggunakan Chao Phraya Express Boat dan turun di Oriental Pier atau N1. Dari sini Anda cukup berjalan kaki beberapa menit dan tiba di tempat paling bersejarah bagi masyarakat Katolik di Thailand ini.

24. Baan Bat

Sering melihat sekumpulan biksu Buddha yang keluar kuil dengan membawa bakul dari logam, lalu berjalan di pinggiran jalan? Ya, salah satu scene film di Thailand ini ada di Baan Bat, di mana setiap pagi, para biksu senior dan junior akan keliling perkampungan. Mereka akan membawa bakul yang akan diisi persembahan oleh warga setempat.

Setiap hari akan ada puluhan orang bersimpuh di pinggiran jalan. Mereka menunggu para biksu untuk keluar kuil dan menerima persembahan yang mereka berikan.

Biasanya penduduk memberi makanan seperti nasi atau buah yang bisa digunakan untuk makan para biksu di pagi hari atau mungkin sampai siang.

Di Bangkok, bahkan Thailand secara keluruhan, Baan Bat adalah satu-satunya tempat yang melangsungkan tradisi ini. Biksu sangat dihormati di sini, sehingga penduduk memberinya makan setiap hari meski tidak seberapa harganya.

Bagi penduduk, memberi persembahan kepada biksu akan membuat mereka mendapatkan keberkahan. Sementara itu, bagi para biksu, menerima berkah dari penduduk adalah sebuah kasih Tuhan yang tidak ada habisnya.

Baan Mat terletak di Soi Ban Baat atau sekitar Wat Saket. Anda bisa melihat tradisi yang sangat menarik ini atau ikut serta memberikan makanan pada biksu yang sedang lewat.

Untuk bisa sampai di kawasan ini, Anda bisa menggunakan taksi dari Bangkok dan menginap sementara di hotel sekitar Baan Bat. Pagi hari Anda bisa membeli makanan dan memberikannya kepada biksu yang berjalan di pinggiran jalan.

25. Museum Bank Thailand

Museum Bank Thailand adalah salah satu tempat yang wajib dikunjungi ketika mengunjungi Bangkok. Terletak di alam Istana Bang Khunphrom, Anda bisa melihat cukup banyak koleksi dan juga evolusi uang dari zaman barter hingga zaman modern. Ada juga alat pertukaran sebelum uang. Uang pertama dan terbaru pun dipajang di museum ini, sehingga Anda bisa mempelajari sejarahnya dengan sempurna.

Koleksi barang dan juga uang di dalam museum ini diperoleh dari aset negara dan juga beberapa sumbangan penduduk.

Tidak hanya uang, Anda juga bisa melihat alat pertukaran barang dari abad pertama berupa gelas dan juga biji-bijian. Ada koin yang berasal dari Tiongkok hingga Kerajaan Sriwijaya yang ada di Sumatra, Indonesia.

Museum Bank Thailand buka dari Senin sampai Jumat, pukul 09.30 hingga 16.00.

Untuk sampai ke kawasan ini, disarankan menggunakan taksi karena waktu tempuhnya lebih cepat. Namun, kalau Anda tidak keberatan dengan kapal boat, silakan naik ke Pier terdekat dari Chao Phraya Express Boat dan turun di Thewej Pier atau N15, lalu berlanjut ke kawasan Istana Bang Khunphrom.

26. Bangkok Art and Culture Centre

Bangkok Art and Culture Center adalah salah satu tempat paling menarik untuk para penyuka seni dan juga budaya.

Setiap hari, beragam kesenian tradisional dipentaskan di sini secara bergantian, sehingga wisatawan tidak perlu pergi ke banyak tempat untuk menyaksikan pertunjukan asli dari Negeri Gajah putih yang termasyhur ini.

Oh ya, selain pertunjukan tradisional yang sangat memikat, kawasan ini juga kerap mementaskan teater dan juga film.

Di satu tempat, Anda bisa mendapatkan banyak hal dengan cepat dan mudah. Tidak heran kalau tempat ini selalu ramai setiap harinya oleh kunjungan turis, baik dalam negeri maupun luar negeri paling banyak dari Tiongkok dan Eropa.

Bangkok Art and Culture Museum buka setiap hari dan tutup pada hari senin. Kalau Anda ingin menikmati pertunjukan di sini, disarankan untuk melihat dulu jadwal yang ada, mulai pukul 10.00 hingga 21.00.

Untuk sampai ke sini disarankan menggunakan taksi dari pusat Kota Bangkok menuju kawasan Thung Kru.

27. Taman Benjakitti

Taman Benjakitti adalah lokasi nongkrong paling tepat jika berada di tengah kota Bangkok. Dengan luas mencapai 20 hektare, taman ini memiliki cukup banyak bagian yang bisa dieksplorasi.

Mulai dari kawasan taman dan hutan kota, hingga ke kawasan Ratchada yang jernih dan cocok dijadikan tempat berburu foto saat pagi dan sore hari.

Selain sebagai lokasi nongkrong yang asyik, bagian tengah taman ini juga memiliki air mancur yang cukup besar.

Tidak jauh dari lokasi tersebut, terdapat tempat yang kerap mengadakan berbagai pertunjukan seni, seperti tarian, musik tradisional, hingga konser-konser dari penyanyi dan grup band dari kawasan Bangkok dan sekitarnya.

Kalau Anda sedang berada di Bangkok, sempatkan untuk mengunjungi kawasan yang buka dari pukul 05.00 hingga pukul 20.00 ini.

Untuk sampai ke sini, Anda bisa menggunakan MRT dan turun di Queen Sirikit Nasitional Convention Center. Dari sini Anda bisa berjalan sekitar 5 menitan sebelum sampai ke lokasi yang mengasyikkan ini.

28. Butterfly Garden & Insectarium

Butterfly Garden & Insectarium yang ada di Bangkok memiliki cukup banyak koleksi kupu-kupu dan serangga dari berbagai belahan dunia. Semuanya dimasukkan ke dalam taman dengan kubah menjulang, sehingga tidak ada yang bisa keluar.

Kalau Anda ingin merasakan wisata edukasi yang menarik di Bangkok, disarankan untuk datang ke sini, terutama saat musim panas saat banyak kupu-kupu keluar dari pupanya.

Kawasan taman dan insectarium ini memiliki semacam museum yang berisi banyak serangga awetan.

Anda bisa datang dan menyaksikan semua koleksi yang ada sebelum memutuskan untuk piknik di lapangan rumput berpohon besar yang terletak tidak jauh dari bangunan utama.

Harga tiket masuk ke tempat ini cukup mahal berkisar 800 baht. Namun, jangan khawatir, apa yang akan Anda dapatkan sebanding uang yang Anda keluarkan.

Ada banyak pengalaman dan pengetahuan berharga yang bisa didapatkan di tempat ini, khusunya bagi anak-anak.

Nah, kalau Anda ingin mencoba serunya bertualang di tempat ini, datanglah dengan menggunakan MRT, lalu turun di Chatuchak Park Subway. Atau Anda bisa menggunakan BTS dan turun di Mochit.

29. Museum Corrections

Setelah Museum Forensik yang telah dibahas pada poin sebelumnya, ada lagi museum yang menyajikan kengerian yang nyaris sama.

Meski Anda tidak akan menemui spesimen tubuh manusia, di bangunan yang pernah dijadikan penjara ini, Anda akan menemukan sensasi ngeri yang lebih besar.

Sebagian besar bangunan ini dilarang untuk difoto karena banyak adegan ngeri yang ditampilkan. Banyak patung atau boneka yang diseting mirip sekali dengan hukuman orang-orang di masa lalu. Ada yang digantung, ditancapkan ke benda tajam, hingga di masukkan ke dalam alat mirip bola sepak takraw raksasa.

Bagi Anda yang memiliki keberanian, dipersilakan untuk mengunjungi tempat ini, dari senin hingga jumat, pada pukul 09.00 hingga 17.00.

Biaya masuk ke kawasan ini gratis. Namun demikian, Anda bisa memberikan donasi untuk perawatan dan membayar penjaga.

Adapun untuk sampai ke tempat ini, Anda bisa datang ke Taman Romaninart dengan taksi atau kendaraan umum lainnya.

30. Kebun Binatang Dusit

Kebun Binatang Dusit adalah kebun binatang tertua di Bangkok yang memiliki cukup banyak koleksi hewan dari dalam dan luar negeri. Setidaknya ada sekitar 1.600 hewan dari Thailand dan mancanegara yang ada di sini, termasuk rusa albino dan harimau bengal albino yang sangat langka.

Kebun binatang yang memiliki luas 20 hektare ini, hanya menampilkan hewan yang dirawat dengan baik.

Untuk menarik pengunjung, terutama anak-anak, pengelola juga menyediakan fasilitas tempat bermain yang cukup luas, sehingga mereka akan betah berlama-lama di kebun binatang yang menjadi kebanggaan Kota Bangkok ini.

Untuk sampai ke kawasan Kebun Binatang Dusit yang buka dari pukul 08.00-18.00 ini, Anda bisa menggunakan taksi menuju kawasan Jalan Rama V.

Dari sana, Anda bisa berjalan kaki sebentar untuk tiba di kebun binatang. Tiket masuk ke kawasan ini cukup terjangkau. Pengunjung dewasa hanya diminta membayar 100 baht dan anak-anak 50 baht.

31. Pak Khlong Talad

Pak Klong Talad adalah pasar bunga dan tumbuhan paling besar di Bangkok. Setiap hari ada bertruk-truk bunga diturunkan di sini untuk dijual. Apakah sebagai hadiah, ucapan selamat atau duka cita, atau dekorasi acara-acara tertentu, seperti misalnya pernikahan atau acara keagamaan.

Pasar bunga ini buka selama 24 jam. Anda bisa membeli aneka bunga atau sekadar melihat-lihat saja. Puluhan kios berjajar menjajakan aneka bunga dengan harga yang cukup murah. Tidak heran kalau pasar bunga ini selalu jadi tujuan banyak orang dari Bangkok dan kota sekitarnya.

Kalau Anda ingin sampai di kawasan ini, disarankan menggunakan taksi atau tuk tuk saja. Mintalah kepada sopir untuk membawa Anda ke kawasan jalan Chak Phet tidak jauh dari Memorial Bridge.

Oh ya, meski buka selama 24 jam, disarankan untuk datang pukul 04.00-06.00, saat banyak bunga baru diturunkan dari kendaraan. Di siang hari kawasan ini cukup sepi dan bunga yang dijual hanya yang standar saja, seperti mawar.

32. House of Museums

Tempat wisata di Bangkok selanjutnya yang wajib dikunjungi adalah House of Museums. Museum yang sangat unik ini dibangun oleh Anek Bawikmool yang ingin mengoleksi dan mengabadikan apa pun, yang berkaitan dengan rumah.

Bawikmool mendesain setiap ruangan yang ada dengan tema tahun tertentu, dan melengkapinya dengan benda autentik yang ada di masa tersebut.

Selain menyimpan benda-benda yang berasal dari dalam rumah, Anda juga bisa mendapatkan aneka poster film Thailand dari masa ke masa, mainan anak dari masa lalu, hingga koleksi buku yang cukup banyak.

Masuk ke dalam museum ini akan membuat siapa saja, khususnya warga Thailand bernostalgia.

Kalau Anda ingin mengetahui seperti apa uniknya museum ini, datanglah kapan saja, kecuali hari senin pada pukul 10.00-17.00. Tiket masuk ke museum ini cikup murah, yaitu sekitar 40 baht, Bahkan anak-anak yang tingginya di bawah 120 cm tidak dikenakan biaya alias gratis.

33. Museum Mobil Jesada

Suka dengan tempat wisata yang menarik dan gratis? Datanglah ke Museum Mobil Jesada yang dibangun pertama kali pada tahun 1997. Setelah mengumpulkan mobil selama 10 tahun, museum ini mulai dibuka untuk umum, khususnya untuk para pencinta otomotif langka yang berasal dari berbagai belahan dunia, seperti Eropa dan Amerika.

Sebagian besar koleksi mobil yang ada di sini dibeli sendiri oleh Jesada Deshsakulrith. Mobil-mobil dengan harga tinggi tetap dibeli hingga saat ini.

Ada sekitar 500 unit mobil yang dipajang dalam ruangan yang megah. Berbagai merek mobil, seperti BMW, Benz, dan tuk tuk pun ada dan tersimpan rapi di tempat ini.

Museum Mobil Jesada buka setiap hari, kecuali senin mulai pukul 09.00 hingga 17.00. Untuk sampai ke sana, Anda harus datang ke kawasan Nakorn Pathom yang mudah diakses dengan bus kota.

34. La Lanta Fine Art

Penyuka seni lukis dan hal terkait lainnya? Datanglah ke kawasan La Lanta Fine Art. Di bangunan yang memiliki desain minimalis ini, puluhan pelukis muda dari berbagai negara, seperti Tiongkok, Jepang, Denmark, Inggris, hingga Amerika, memamerkan karya terbaiknya.

Selain memajang karya lukis, tempat yang buka setiap hari, selain Senin pukul 10.00-19.00 ini, juga memiliki program bimbingan. Banyak anak-anak diajari melukis dengan baik oleh tentor yang ahli.

Kalau Anda ingin menyaksikan koleksi lukisan-lukisan indah di Bangkok, naiklah taksi atau BTS dan turunlah di Stasiun Prompong exit 5.

35. Papaya Vintage

Tempat terakhir yang harus Anda kunjungi ketika bertandang ke Bangkok adalah Papayan Vintage. Di tempat yang difungsikan sebagai toko barang antik ini, Anda bisa mendapatkan hal-hal unik dan kadang aneh.

Aneka mainan, miniatur superhero, hingga perabot rumah tangga, hadir dan dijual dengan harga cukup murah.

Kalau Anda ingin membeli sesuatu yang unik dari segi bentuk dan fungsinya. Silakan datang ke kawasan Jalan Lat Pharo. Lokasi ini bisa diakses dari Bangkok menggunakan taksi atau kendaraan umum seperti tuk tuk.

Inilah rekomendasi tempat wisata di Bangkok yang bisa Anda pertimbangkan untuk dikunjungi. Semoga bisa memberikan tambahan inspirasi dalam mengatur rencana perjalanan ke Negeri Gajah Putih tersebut. Selamat Berpelesir!

Baca Juga : 40 Tempat Wisata di Lombok Yang Cocok Untuk Liburan Akhir Pekan

35 Tempat Wisata Jawa Barat Untuk Rileks Saat Liburan

35 Tempat Wisata Jawa Barat Untuk Rileks Saat Liburan – Jawa Barat adalah salah satu provinsi dengan tempat wisata paling banyak sekaligus terkenal di Indonesia. Tempat wisata di Jawa Barat menawarkan banyak hal, mulai dari wisata belanja, wisata kuliner, wisata alam, wisata keluarga, dan sebagainya. Banyak di antara tempat-tempat ini yang menawarkan wisata murah, sehingga cocok untuk semua kalangan.

Ingin segera mengemas koper dan pergi berlibur? Berikut 35 tempat wisata terbaik, paling terkenal, dan paling direkomendasikan di Jawa Barat.

1. Taman Buah Mekarsari

Taman Buah Mekarsari memadukan wisata keluarga, alam, dan edukasi di satu tempat. Area selaus 264 hektare ini adalah tempat budi daya serta penelitian buah tropis terbesar di dunia. Ada sekitar 100.000 pohon dan lebih dari 1.400 varietas buah yang bisa dijumpai di tempat ini.

Pengunjung bisa belajar tentang buah dan sayuran tropis, mulai dari karakteristik hingga cara budi dayanya. Taman Buah Mekarsari juga merupakan lokasi Danau Cipicung, yang memiliki jembatan serta fasilitas penyewaan perahu motor.

Taman Buah Mekarsari memiliki kolam renang serta wahana kolam arus bernama Lazy River, yang panjangnya mencapai 600 meter. Ada juga perosotan air raksasa setinggi 16 meter bernama Boomerang Slide. Pengunjung yang suka makan buah dan sayuran segar juga bisa mendapatkan buah-buahan segar di sini.

Taman Buah Mekarsari buka dari pukul 09.00 hingga 16.30 dan tarif masuknya adalah 25.000 rupiah. Tempat ini berlokasi di Jalan Raya Cileungsi, Jonggol. Pengunjung bisa naik kendaraan umum ke Cileungsi atau Jonggol, tetapi paling jauh hanya berhenti di Jembatan Cileungsi. Angkutan umum yang bisa digunakan antara lain angkot nomor 121 dan bus Kosub dari Terminal Kampung Rambutan, metromini jurusan Senen-Cileungsi dari Terminal Senen, atau Bus Mayasari Priok-Cileungsi dari Terminal Tanjung Priok.

2. Taman Bunga Nusantara

Taman Bunga Nusantara sangat cocok bagi pencinta keindahan bunga serta labirin semak seperti di taman-taman Eropa. Taman yang didirikan pada tahun 1992 merupakan tempat budi daya, edukasi, serta wisata masyarakat yang membanggakan koleksi bunga, tanaman hias, pepohonan, serta perdu yang beraneka ragam. Taman besar ini terdiri dari berbagai taman kecil yang dirancang secara berbeda, serta dihubungkan dengan jalur pejalan kaki. Lokasinya yang berada di perbukitan membuat tempat ini cocok sebagai pelepas stres.

Taman Bunga Nusantara memiliki berbagai fitur menarik seperti jam raksasa serta labirin yang terbuat dari pagar tanaman. Ada juga rumah kaca yang menyimpan koleksi bunga serta tanaman unik. Pengunjung juga bisa melihat-lihat semak hias (topiary) yang dipangkas membentuk sosok hewan-hewan, mulai dari burung hingga dinosaurus.

Taman Bunga Nusantara buka dari pukul 08.00 hingga 17.00, dan tiket masuknya seharga 30.000 rupiah. Pengunjung masih harus membayar 20.000 rupiah untuk masuk rumah kaca, serta 40.000 rupiah untuk naik trem.

Taman ini terletak di Kecamatan Sukaresmi, Cianjur, dan bisa dicapai dengan angkutan umum 03 dari Stasiun Bogor, disambung dengan angkutan mobil ELF ke Pasar Cipanas, serta angkutan jurusan Taman Bunga Nusantara.

3. Kebun Raya Bogor

Tempat Wisata Jawa Barat Kebun Raya Bogor pastinya sudah tidak asing lagi bagi wisatawan Indonesia. Hutan buatan seluas 87 hektare ini sudah ada sejak era pemerintahan Prabu Siliwangi di abad ke-15, namun Kebun Raya Bogor secara resmi mulai dibangun hingga menjadi bentuknya yang lebih modern oleh Gubernur Jenderal Thomas S. Raffles pada awal abad ke-19. Kebun ini sekarang dikelola oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dan menjadi pusat edukasi, penelitian, serta wisata.

Kebun Raya Bogor memiliki sekitar 15.000 jenis tanaman, serta menawarkan tempat yang menyenangkan untuk menjelajah. Di dalam kebun ini, ada berbagai titik menarik, seperti Monumen Lady Raffles, Danau Gunting, Taman Teijsman, Museum Zoologi, Taman Meksiko, dan masih banyak lagi. Ada juga sebuah jalan luas yang dinaungi pepohonan rapat yang membentuk terowongan alami, yaitu Jalan Kenari II.

Kebun Raya Bogor buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00. Tempat ini berlokasi di Jalan Djuanda, Paledang, Bogor Tengah. Pengunjung bisa naik angkutan umum nomor 03 dari Stasiun Bogor dan turun di area dekat Kebun Raya. Tiket masuk ke Kebun Raya adalah 14.000 rupiah untuk wisatawan lokal dan 25.000 rupiah untuk wisatawan asing.

4. Taman Safari Cisarua, Bogor

Taman Safari Cisarua Bogor telah lama terkenal sebagai tempat tujuan wisata keluarga di Jawa Barat. Menempati area seluas 170 hektare, taman ini menjadi habitat berbagai hewan dari dalam dan luar Indonesia seperti harimau, singa, gajah, jerapah, berbagai jenis burung, reptil, dan masih banyak lagi. Taman safari ini juga memiliki program konservasi untuk beberapa jenis hewan langka seperti jalak Bali.

Taman Safari Cisarua juga menawarkan pertunjukan bertema dengan hewan-hewan terlatih, misalnya Wild West dan Dolphin Show. Ada juga lahan perkemahan, tempat berfoto dengan hewan (petting zoo), serta kegiatan safari malam. Pengunjung yang membawa anak bisa bermain di berbagai wahana, seperti sepeda layang, gajah terbang, sepeda air, kolam bola, Space Shuttle, Foam Ball, kincir raksasa, dan rumah hantu.

Taman Safari Cisarua buka dari pukul 09.00 hingga 16.30, namun pengunjung bisa mengikuti safari malam pada hari Sabtu, yaitu dari pukul 18.30 hingga 21.00. Tarif untuk mengikuti safari siang adalah 150.000 rupiah untuk orang dewasa dan 140.000 rupiah untuk anak-anak di bawah 6 tahun.

Pengunjung yang tidak naik mobil pribadi bisa naik kereta api dari Stasiun Bogor, lalu angkutan kota nomor 02 ke Sukasari dan lanjut ke Cisarua sampai menemukan pertigaan Taman Safari. Ojek serta angkutan umum lokal bisa membawa pengunjung sampai ke gerbang.

5. Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung sudah berdiri sejak tahun 1928, dan telah menjadi salah satu tujuan wisata edukasi terkenal di Jawa Barat. Museum ini berisi barang pajangan yang menambah pengetahuan pengunjung tentang hewan, zaman prasejarah, tata surya, berbagai fenomena alam, lapisan tanah dan batuan, dan sebagainya. Ada juga fasilitas multimedia yang menunjukkan ilustrasi terjadinya bencana alam seperti tsunami, gunung meletus, dan gempa bumi.

Museum Geologi Bandung berlokasi di Jalan Diponegoro 57, Cibeunying Kaler, Bandung. Museum ini buka dari pukul 08.00 hingga 16.00 di hari biasa (kecuali Jumat), dan pukul 08.00 hingga 14.00 di akhir pekan. Pengunjung bisa naik angkutan umum nomor 10 jurusan Stasiun Hall-Sadang Serang, turun di dekat Masjid Pusdai, lalu menyambung angkutan umum nomor 5 jurusan Cicaheum-Ledeng.

Tiket masuknya adalah 3.000 rupiah untuk wisatawan domestik, 10.000 rupiah untuk wisatawan asing, dan 2.000 rupiah untuk pelajar.

6. Museum Konferensi Asia-Afrika

Museum Konferensi Asia-Afrika adalah salah satu bangunan penting dalam sejarah Indonesia, karena menandakan kesuksesan negara-negara Asia dan Afrika dalam menjalin kerja sama pada tahun 1955. Museum ini mengajak pengunjung melihat berbagai memorabilia dari konferensi tersebut. Di sebelah bangunan ini, terdapat Gedung Merdeka yang merupakan tempat berlangsungnya konferensi tersebut.

Museum ini memiliki 3 macam jam buka: pukul 08.00 hingga 16.00 pada hari biasa, pukul 14.00 hingga 16.00 pada hari Jumat, dan pukul 09.00 hingga 16.00 pada akhir pekan (Senin tutup). Museum ini tidak mengenakan tarif masuk. Lokasinya yang dekat dengan Alun-Alun Bandung bisa dicapai dengan angkutan umum jurusan Gedebage-Stasiun Hall, Elang-Cicadas, Kalapa-Ledeng, dan Buah Batu-Kalapa.

7. Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha adalah observatorium tertua sekaligus lembaga riset penting bagi Institut Teknologi Bandung, tetapi ada saat-saat di mana pengunjung boleh masuk untuk wisata edukasi. Pengunjung bisa memilih antara kunjungan siang dan malam. Untuk kunjungan siang, pengunjung akan mendapat penjelasan tentang teleskop Zeiss, serta mendapat tur dan pengetahuan tentang astronomi di ruang multimedia. Pengunjung baru bisa mencoba meneropong dengan beberapa teleskop jika memilih kunjungan malam.

Observatorium Bosscha buka selama 24 jam, tetapi jam wisata bisa bervariasi karena paket turnya dibagi-bagi menjadi beberapa sesi dalam sehari. Pelancong yang tertarik bisa mengecek halaman “Kunjungan” di situs resmi Observatorium Bosscha, karena bisa bervariasi. Tiket masuknya sekitar 15.000 rupiah per orang. Pengunjung bisa datang naik angkutan kota jurusan Lembang dari Stasiun Hall Bandung, atau bus DAMRI jurusan Ledeng dari Terminal Leuwi Panjang dan disambung dengan angkutan kota jurusan Lembang.

8. Taman Patung NuArt

Pencinta seni yang sedang berkunjung ke Bandung bisa mengunjungi Taman Patung NuArt. Tempat ini adalah gabungan antara taman umum dan galeri seni yang memajang karya-karya seniman patung Nyoman Nuarta—pembuat patung Garuda Wisnu Kencana di Bali yang telah memenangkan banyak penghargaan nasional serta internasional.

Selain menikmati keindahan taman, pengunjung juga bisa melihat karya seni Nyoman Nuarta yang lain di Galeri NuArt, termasuk pameran khusus dokumentasi pembuatan Garuda Wisnu Kencana di lantai 1.

Tiket masuk ke Taman Patung NuArt adalah 5.000 rupiah. Taman ini buka dari pukul 09.00 hingga 18.00 pada hari biasa, dan pukul 11.00 hingga 22.00 pada akhir pekan. Berlokasi di Jalan Sutra Duta Kencana, dan bisa dicapai dengan angkutan kota rute Abdul Muis-Ledeng dari Terminal Kebon Kalapa. Pengunjung bisa turun di Jalan Cipaganti, sebelum naik angkutan kota biru rute Sukajadi dan turun di dekat taman.

9. Masjid Raya Bandung

Masjid Raya Bandung adalah tempat ibadah dengan ciri khas unik, yaitu memiliki lapangan rumput sintetis luas di depannya, sehingga populer sebagai tempat beristirahat sekaligus berfoto. Arsitekturnya yang megah dengan menara berketinggian setara 19 lantai menjadikannya ikon Kota Bandung. Pengunjung bisa naik lift ke puncak menara untuk melihat pemandangan Kota Bandung, terutama di malam hari.

Masjid Raya Bandung memiliki lokasi strategis di Jalan Asia-Afrika, dan ada beberapa angkutan umum dengan rute rutin ke jalan tersebut, seperti bus DAMRI nomor 1 dan 9. Pengunjung bebas beribadah di dalam Masjid Raya Bandung, tetapi jika ingin melihat pemandangan dari puncak menara, dikenakan tarif sebesar 7.000 rupiah.

10. Katedral Santo Petrus

Katedral Santo Petrus memiliki desain yang unik dan berkesan tempo dulu sehingga menjadi salah satu bangunan religius ikonik di Kota Bandung. Bangunan ini juga merupakan gereja Katolik tertua di Bandung dan dilengkapi dengan Gua (Kapel) Maria. Bangunan ini terawat dengan baik dan masih digunakan untuk beribadah.

Lokasi Katedral Santo Petrus berada di pusat kota, yaitu di Jalan Merdeka 14, tepat di sebelah Hotel Panghegar. Ada beberapa angkutan kota yang rutin menuju ke rute ini, misalnya angkutan kota nomor 03 dan 30, serta bus DAMRI jurusan Alun2-Parahyangan.

11. Vihara Vipassana Graha

Vihara Vipassana Graha adalah tempat ibadah umat Buddha yang juga dibuka pada waktu-waktu tertentu untuk umum. Desain vihara ini sangat mendetail, dengan patung, ukiran, dan rona keemasan yang mirip dengan kuil di Thailand. Vihara ini dikelilingi pepohonan sejuk, dan pengunjung juga bisa bertemu dengan para biksu, asalkan bersikap sopan dan hormat (sebaiknya memberi donasi seikhlasnya). Pengunjung bahkan bisa menginap di ruang-ruang yang disediakan, terutama bagi yang ingin bermeditasi.

Vihara Vipassana Graha berlokasi di Jalan Kolonel Masturi 59, Lembang. Tempat ibadah ini bisa dicapai dengan angkutan umum atau bus jurusan Cisarua-Lembang, karena lokasinya yang cukup strategis dan mudah terlihat dari jalan raya.

12. De’ Ranch Bandung

De’ Ranch adalah Tempat Wisata Jawa Barat keluarga dengan konsep unik. Berlokasi di Bandung Utara, De’ Ranch menawarkan wisata alam dan keluarga di tengah area yang berdesain mirip peternakan kuda serta daerah Barat Liar di Amerika. Pengunjung bisa belajar menunggang kuda atau memesan paket berkuda keliling kampung. Ada juga kelas pengetahuan untuk mengajarkan anak-anak cara merawat kuda. Pengunjung juga bisa menikmati berbagai wahana seperti delman, balon air, kolam pemancingan, dan sebagainya.

De’Ranch beroperasi dari pukul 09.00 hingga 17.00 (pukul 08.00 hingga 18.00 di akhir pekan). Tiket masuk ke De’Ranch Bandung adalah 10.000 rupiah, dan ada bonus susu atau yogurt gratis. Pengunjung harus membayar lagi untuk mencoba setiap wahana, dengan kisaran harga antara 15.000 hingga 40.000 Rupiah. Pengunjung dari Stasiun Bandung bisa naik angkutan umum L300 jurusan Stasiun Hall-Lembang, turun di Tugu Bambu Lembang, dan berjalan kaki sedikit ke area wisata.

13. Farmhouse Lembang

Farmhouse Lembang adalah tempat wisata di Jawa Barat yang sudah cukup terkenal. Konsep wisata yang diusung adalah taman ala Eropa dengan unsur Indonesia. Tempat ini menawarkan kesempatan bagi keluarga untuk berfoto dengan kostum di depan rumah bergaya eropa, melihat miniatur rumah Hobbit, melihat hewan-hewan lucu seperti kelinci, landak, dan domba, hingga menikmati susu segar.

Cara mendatangi Farmhouse Lembang cukup mudah. Pengunjung bisa naik bus dari Terminal Leuwi Panjang atau Terminal Cicaheum ke Terminal Ledeng. Setelah tiba di Ledeng, pengunjung harus menyeberang jalan, lalu naik angkot menuju Lembang sampai menemukan tempat wisata tersebut. Farmhouse Lembang buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 21.00. Tiket masuknya seharga 20.000 rupiah, dan dapat ditukar dengan susu murni.

14. Floating Market Lembang

Pasar terapung tidak hanya ada di Banjarmasin. Daerah Lembang juga memiliki pasar terapung yang dirancang khusus sebagai tempat wisata, yaitu Floating Market Lembang. Berlokasi di Jalan Grand Hotel, area pasar ini menjadi satu dengan berbagai fasilitas dan wahana, seperti restoran bergaya tradisional, taman batu, hingga arena bermain. Permainan dan wahana yang ada di sini antara lain adalah kereta mini, becak mini, perahu dayung, kereta air, sampan, serta kolam pemancingan.

Floating Market Lembang buka dari pukul 09.00 hingga 17.00, dan pukul 09.00 hingga 20.00 di akhir pekan. Tiket masuk ke pasar terapung ini adalah 15.000 rupiah, dan pengunjung bisa menukar tiket tersebut dengan minuman gratis seperti cokelat panas, teh, atau cappuccino. Pengunjung bisa naik angkutan umum jurusan Bandung-Lembang dari Terminal Bandung, turun di Terminal Lembang, lalu berjalan kaki sejauh 300 hingga 400 meter sampai mencapai area pasar terapung.

15. Jendela Alam

Jendela Alam adalah kawasan edukasi bidang peternakan dan pertanian bagi keluarga. Berlokasi di Parongpong, Bandung Barat. Jendela Alam mengajak pengunjung untuk mengenal berbagai proses pertanian, mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, hingga panen. Pengunjung juga bisa ikut mencoba berbagai kegiatan seperti menanam dan memanen sayuran, memetk stroberi, memberi makan hewan, memerah susu, memberi makan hewan ternak, dan sebagainya.

Jendela Alam juga menjadi tempat wisata yang cocok untuk anak-anak. Tempat ini menyediakan paket dan modul kegiatan untuk kunjungan wisata sekolah, mulai dari wisata taman kanak-kanak hingga SMA. Tempat ini juga memiliki arena permainan seperti wahana air dan taman bermain.

Jendela Alam buka dari pukul 09.00 hingga 16.00 (16.30 pada akhir pekan). Tiket masuknya 10.000 rupiah untuk hari biasa dan 15.000 rupiah untuk akhir pekan. Akan tetapi, pengunjung harus membayar lagi untuk mencoba berbagai kegiatan, dengan tarif berkisar antara 15.000 hingga 35.000 rupiah. Untuk mencapainya, pengunjung bisa naik angkutan kota jurusan Ledeng-Parongpong nomor 03, 15, atau 24 dari pusat Kota Bandung.

16. Kuntum Nurseries

Kuntum Nurseries adalah kawasan agrowisata di Bogor yang menawarkan kesempatan untuk menambah wawasan tentang peternakan. Pengunjung bisa melihat-lihat dan belajar tentang berbagai hewan ternak seperti sapi, kambing, ayam, bebek, kuda, dan sebagainya. Ada juga kesempatan untuk memegang dan berfoto dengan hewan-hewan jinak di tempat tersebut. Kuntum Nurseries juga menjual bunga dan buah segar yang ditanam di fasilitas yang sama. Pengunjung juga bisa memberi makan ikan serta menyewa kuda poni.

Kuntum Nurseries buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 18.00. Harga tiketnya sama untuk hari biasa dan akhir pekan, yaitu 30.000 rupiah. Tempat wisata ini bisa diakses dengan mudah dari pintu keluar Tol Bogor (belok kiri ke arah Tajur). Pengunjung yang naik kendaraan umum bisa naik bus ke Terminal Baranangsiang di Bogor, dilanjutkan dengan angkutan umum jurusan Puncak yang melewati Tajur, hingga menemukan spanduk Kuntum Nurseries di pinggir jalan.

17. Puncak Berry Farm

Sesuai dengan namanya, Puncak Berry Farm menawarkan kesempatan bagi pengunjung untuk memetik stroberi. Berlokasi di Green Apple Garden, Bogor, Puncak Berry Farm memiliki pertanian stroberi organik dengan persediaan melimpah, sehingga pengunjung tidak perlu repot-repot melakukan konfirmasi tentang stok stroberi sebelum berkunjung. Selain bisa memetik dan mencicipi stroberi, pengunjung juga mencoba kolam renang serta menginap di vila yang tersedia.

Puncak Berry Farm buka dari pukul 07.00 hingga 17.00. Tiket masuk ke tempat ini adalah 10.000 rupiah, dan bisa ditukar dengan jus stroberi segar. Pengunjung bisa memetik stroberi dengan membayar antara 5.000 hingga 15.000 Rupiah per kilogram. Jika menggunakan kendaraan umum, pengunjung bisa naik angkutan 03 jurusan Baranang Siang dari Terminal Bogor, dan disambung mobil L300 jurusan Puncak.

18. Kebun Durian Warso Farm

Kebun Durian Warso Farm adalah tempat wisata favorit bagi pencinta durian. Berlokasi di Cijeruk, Bogor, tempat ini memiliki berbagai varietas durian serta beberapa jenis buah lain seperti buah naga dan nangka. Pengunjung bisa ikut tur mengelilingi kebun serta mencicipi berbagai hidangan dari durian seperti jus, serabi, es krim, dan es campur durian. Tidak ada biaya untuk masuk ke tempat ini, kecuali harga makanan dan minuman yang harus dibayar. Jika ingin membeli durian, sebaiknya datang pagi-pagi, karena banyak peminat durian membeli secara borongan.

Kebun Durian Warso Farm buka dari pukul 07.00 hingga 17.00. Pengunjung yang datang dari Bogor bisa naik angkutan umum jalur Cihideung, dan setelah melewai Pasar Caringin, belok kanan sebanyak 2 kali sampai melihat patung durian dan buah naga besar. Pengunjung sebaiknya datang saat musim durian, yaitu antara bulan Desember hingga Mei (puncak musim durian biasanya adalah Januari hingga Maret).

19. Pantai Pangandaran

Tempat Wisata Jawa Barat Pantai Pangandaran adalah pantai paling ikonik. Berlokasi di Desa Pangandaran, pantai ini menawarkan pemandangan laut yang indah, lengkap dengan perahu-perahu nelayan. Pengunjung bisa menikmati berbagai kegiatan seperti berenang, menyewa sepeda, memancing, bermain paralayang, hingga naik perahu pesiar. Banyak penginapan yang menawarkan kamar murah di dekat pantai, sehingga cocok untuk semua kalangan.

Tiket masuk ke Pantai Pangandaran cukup murah, yaitu 3.000 rupiah, tetapi pengendara motor membayar 7.000 rupiah. Adapun pengendara mobil harus membayar antara 28.000 hingga 35.000 rupiah, tergantung ukuran mobilnya. Pengunjung bisa ke pantai ini dengan cara naik bus jurusan Pangandaran dari Bandung. Karena merupakan tempat wisata terkenal, banyak bus di terminal-terminal besar di Jawa Barat yang memiliki rute ke daerah ini.

20. Pantai Ujung Genteng

Pantai Ujung Genteng adalah pilihan tepat untuk penggemar pantai sepi yang belum begitu terjamah. Pantai ini lokasinya agak terpencil, tetapi begitu mencapainya, pengunjung akan disambut dengan pasir bersih serta pemandangan indah. Di dekat pantai ini ada bukit bernama Bagbagan, dan pengunjung bisa melihat panorama ke arah Pelabuhan Ratu serta Perkebunan Teh Surangga. Namun demikian, pengunjung yang bermain air harus hati-hati karena ombaknya lumayan keras. Pantai ini juga memiliki tempat penangkaran penyu yang terbuka untuk umum.

Pantai Ujung Genteng berlokasi di Sukabumi, dan bisa dicapai dengan kendaraan umum. Pengunjung yang berangkat dari Bogor atau Bandung bisa naik bus ke Terminal Sukabumi, lalu disambung naik angkutan mobil ELF atau bus ke Surade. Setelah turun, gunakan angkutan umum warna merah atau ojek yang menuju ke Genteng. Harga tiket masuk pantai ini adalah 27.000 rupiah.

21. Tangkuban Perahu

Tangkuban Perahu adalah tempat wisata alam ikonik di Jawa Barat. Terkenal dengan kisah rakyat Sangkuriang yang menjadi latar belakangnya, Gunung Tangkuban Perahu menawarkan udara sejuk serta pemandangan spektakuler ke arah 10 buah kawah. Pengunjung bisa menapaki anak-anak tangga yang tersedia untuk mengakses area di pinggir kawah, atau menyewa kuda lengkap dengan pemandunya untuk menjelajahi lereng gunung.

Area Tangkuban Perahu buka dari pukul 07.00 hingga 17.00 (Kawah Domas hanya dibuka sampai pukul 14.00). Harga tiket masuknya adalah 25.000 rupiah untuk hari biasa dan 30.000 rupiah untuk akhir pekan serta hari libur.

Pengunjung bisa naik angkot L300 jurusan Stasiun Hall-Lembang dan turun di perempatan Lembang-Maribaya-Tangkuban Perahu. Dari sana, pengunjung bisa angkutan umum jurusan Lembang-Cikole, kemudian turun di Tangkuban Perahu (jika ingin diantar ke area Kawah Ratu, ada tambahan ongkos).

22. Situ Patenggang

Situ Patenggang adalah danau wisata di area Ciwidey, Bandung Selatan. Danau ini memiliki pemandangan asri serta udara sejuk, karena berada di ketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut. Danau ini memiliki perahu wisata, pulau kecil bernama Pulau Asmara, serta beberapa vila yang menawarkan pemandangan ke arah danau. Kebun teh yang mengelilingi tempat wisata ini menawarkan pemandangan luar biasa.

Situ Patenggang buka setiap hari mulai dari pukul 08.00 hingga 17.00. Harga tiket masuknya adalah 20.000 rupiah, baik untuk hari biasa maupun akhir pekan. Pengunjung bisa menggunakan angkutan umum dari Terminal Leuwi Panjang ke Terminal Ciwidey. Dari sana, pengunjung menyambung naik angkutan umum ke Situ Patenggang.

23. Perkebunan Teh Malabar

Perkebunan Teh Malabar adalah kebun teh terkenal di daerah Pangalengan, sekitar 45 kilometer dari Bandung. Kebun teh ini tidak hanya menawarkan pemandangan indah, tetapi juga berbagai kegiatan menyenangkan. Pengunjung bisa menikmati acara jalan-jalan di kebun teh, menginap di penginapan murah yang ada di area kebun, mandi di sumber air panas, atau berjalan-jalan ke puncak bukit bernama Gunung Nini.

Perkebunan Teh Malabar buka dari pukul 08.00 hingga 17.00. Tarif masuk ke perkebunan ini adalah 2.000 rupiah, dan ada juga biaya sebesar 5.000 rupiah untuk masuk ke Rumah Bosscha, yang merupakan kediaman pemilik Perkebunan Malabar di zaman kolonial, Karel Albert Rudolf Bosscha. Ada juga fasilitas pembuatan teh yang bisa dilihat pengunjung, dengan biaya masuk 15.000 rupiah. Pengunjung juga bisa membeli produk teh segar serta berbagai oleh-oleh lainnya.

Pengunjung yang naik kendaraan umum dari Bandung bisa berangkat dari Terminal Leuwi Panjang, menggunakan bus jurusan Leuwi Panjang-Pangalengan, disambung dengan angkutan kota atau ojek ke arah Perkebunan Teh Malabar.

24. Kawah Putih Ciwidey

Kawah Putih Ciwidey merupakan kawah dengan danau vulkanik yang menjadi bagian dari Gunung Patuha, dan berlokasi di selatan Bandung (sekitar 50 kilometer). Seperti namanya, Kawah Putih Ciwidey memiliki permukaan berwarna putih, berdampingan dengan air danau yang bernuansa kehijauan. Uniknya, warna permukaan danau tersebut bisa berubah-ubah karena berbagai penyebab, mulai dari temperatur hingga waktu.

Area Kawah Putih Ciwidey buka dari pukul 07.00 hingga 17.00. Pengunjung yang tidak naik mobil bisa menggunakan angkutan umum dari Terminal Leuwi Panjang ke Terminal Ciwidey. Dari sana, pengunjung menyambung naik angkutan umum ke Situ Patenggang hingga mencapai area depan Kawah Putih. Tiket masuk ke Kawah Putih adalah 15.000 rupiah per orang, dengan tambahan 6.000 rupiah untuk parkir mobil dan 5.000 rupiah untuk sepeda motor.

25. Pemandian Air Panas Ciater

Pemandian Air Panas Ciater merupakan salah satu tempat wisata terpopuler di Subang. Air di kolam-kolam pemandian di tempat ini bersumber dari Gunung Tangkuban Perahu, dan banyak pengunjung yang datang demi menyembuhkan penyakit kulit atau menjaga kesehatan. Area pemandian ini dirancang secara modern, lengkap dengan taman dan gazebo di sekitarnya sehingga nyaman untuk semua kalangan. Fasilitasnya cukup lengkap, seperti spa, taman bermain anak, lokasi outbound, kedai makanan, dan musala.

Pemandian Ciater berlokasi di Jalan Cagak, Kecamatan Ciater, Subang (sekitar 15 menit berkendara dari Lembang). Tiket masuk ke pemandian ini adalah 22.000 rupiah per orang, dengan tambahan 20.000 hingga 55.000 rupiah untuk masuk ke pemandian sederhana, dan 80.000 rupiah untuk kolam pemandian utama yang terbesar.

Pengunjung yang tidak naik mobil bisa naik angkutan umum dari Terminal Ledeng-Bandung, jurusan Lembang. Saat sampai di Terminal Lembang, ganti dengan angkutan umum jurusan Subang, dan turun di Jalan Cagak.

26. Cukang Taneuh/Green Canyon

Cukang Taneuh adalah nama area lembah dan sungai yang berlokasi sekitar 31 kilometer dari Pangandaran. Di area ini terdapat sungai yang disebut Green Canyon, karena airnya memantulkan warna hijau dari pepohonan di sekitarnya. Cukang Taneuh merupakan salah satu lokasi populer di Jawa Barat untuk kegiatan arung jeram dan body rafting (menyusuri jeram dengan hanya menggunakan pelampung di badan, tanpa perahu).

Cara terbaik menikmati pesona tempat ini adalah dengan memesan paket wisata lengkap, karena Anda bisa mengikuti beragam kegiatan sekaligus mendokumentasikan perjalanan dengan kamera anti air.

Area Cukang Taneuh buka dari pukul 07.00 hingga 17.00, namun di hari Jumat, area wisata ini baru buka pukul 13.00. Pengunjung bisa mencapai tempat ini dengan naik bus jurusan Pangandaran dari Bandung, turun di Terminal Pangandaran, lanjut naik bus ke Terminal Cijulang, dan naik ojek atau mobil sewaan hingga ke Cukang Taneuh. Tarif naik perahu wisata untuk menyusuri Green Canyon adalah 150.000 rupiah per perahu, dengan kapasitas maksimal 5 penumpang.

27. Curug Cilember

Curug Cilember adalah salah satu wisata air terjun paling terkenal di Jawa Barat. Berlokasi di Cisarua, Bogor, Curug Cilember tidak hanya menawarkan pemandangan air terjun, tetapi juga taman kupu-kupu, dan area perkemahan. Keunikan tempat wisata ini adalah fakta bahwa Curug Cilember sebenarnya terdiri dari 7 air terjun, bukan hanya 1. Semua air terjun ini bisa dicapai dalam 1 area, menggunakan jalur jalan kaki serta tangga yang cukup menantang.

Curug Cilember tidak hanya menawarkan pemandangan indah serta perkemahan, tetapi juga berbagai fasilitas wisata yang cukup memadai. Pengunjung dapat menikmati berbagai hidangan di restoran yang ada, dengan menu khas berupa sate kelinci. Ada juga toko cendera mata, musala, serta toilet demi kenyamanan pengunjung.

Curug Cilember buka selama 24 jam, karena di sini juga ada fasilitas vila yang bisa disewa. Tiket masuk ke Curug Cilember hanya sekitar 6.000 rupiah, ditambah 8.000 rupiah untuk mobil atau 6.000 rupiah untuk sepeda motor. Tiket masuk ke area taman kupu-kupu hanya sebesar 5.000 rupiah. Pengunjung yang naik angkutan umum dari Bogor bisa menggunakan 2 angkutan umum, yaitu jurusan Bubulak-Sukasari dan Sukasari-Cisarua.

28. Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Taman Nasional Gunung Halimun Salak berlokasi di Sukabumi dan merupakan yang terluas di Jawa, dengan luas area sekitar 113.357 hektar. Taman nasional ini adalah habitat dari berbagai spesies hewan dan tumbuhan, termasuk hewan langka seperti macan tutul Jawa, elang Jawa, surili, dan sebagainya. Masyarakat Kasepuhan Banten Kidul serta Baduy juga mendiami area di sekitar taman nasional ini.

Taman Nasional Gunung Halimun Salak menawarkan berbagai obyek wisata, seperti jalur penjelajahan, lokasi pengamatan burung, beberapa air terjun, titik pengamatan jamur “menyala” (jamur yang mengandung fosfor), jalur jalan-jalan di perkebunan teh, serta area perkemahan. Tiket masuk ke taman nasional ini hanya seharga 5.000 rupiah, tetapi pengunjung harus membayar harga tiket lagi untuk beberapa tempat wisata yang termasuk dalam area taman nasional.

Karena lokasinya yang cukup jauh dari pusat Kota Bandung, pengunjung disarankan naik mobil atau bus untuk mencapai taman nasional. Perjalanan naik mobil bisa ditempuh dengan 3 cara: dari Bogor (melewati Tol Bogor dan Yasmin serta lanjut ke jalur menuju IPB), dari Sukabumi (lewat Tol Ciawi, Parung Kuda, Cikaniki, dan Citalahab), dan dari Banten (masuk ke area Kampung Ciptagelar sebelum jalan kaki ke Citalahab).

29. Taman Nasional Gunung Gede Pangrangro

Taman Nasional Gunung Gede Pangrangro adalah area konservasi seluas 150 kilometer persegi yang terletak di antara 2 gunung berapi, yaitu Gunung Gede dan Pangrangro. Area ini telah menjadi wilayah penelitian sejak era kolonial Belanda karena kekayaan flora dan faunanya. Pengunjung yang datang ke sini bisa menikmati berbagai petualangan, mulai dari menyusuri jalur pendakian, melihat mata air panas, bertualang di bumi perkemahan, dan mengunjungi air terjun.

Taman nasional ini buka dari pukul 08.30 hingga 16.00, dan 09.00 hingga 15.00 pada akhir pekan. Pengunjung harus membayar tiket masuk untuk setiap area wisata di taman nasional ini, dengan harga yang bervariasi untuk setiap pengunjung, mulai dari 11.000 hingga 40.000 rupiah. Pengunjung bisa naik mobil atau bus dari 6 rute ke taman nasional ini, yaitu dari Gunung Putri, Bodogol, Cibodas, Cisarua, Situgunung, dan Selabintana.

30. Kampung Naga

Kampung Naga adalah kampung adat di Tasikmalaya yang masyarakatnya masih teguh memegang adat-istiadat serta gaya hidup dari zaman nenek moyang. Kampung ini berlokasi di dasar lembah, dikelilingi lahan pertanian serta hutan, sehingga pengunjung harus mencapainya dengan menuruni sebuah tangga batu setinggi 500 meter dari pinggir jalan ke dasar. Masyarakat Kampung Naga tidak mengadakan pertunjukan atau acara turisme apapun, tetapi mereka menerima setiap tamu yang datang berkunjung dengan ramah.

Rute menuju Kampung Naga cukup mudah dicapai dengan menggunakan bus jurusan ke Singaparna, Tasikmalaya. Lokasi kampung ini tidak jauh dari jalan raya Garut-Tasikmalaya, sehingga bisa segera dicapai setelah turun dari bus di Singaparna. Pengunjung tidak dikenakan biaya untuk ke Kampung Naga, tetapi ada berbagai cendera mata buatan penduduk lokal yang bisa dibeli.

31. Trans Studio Bandung

Penggemar wisata kota dan belanja di Bandung sebaiknya tidak melewatkan Trans Studio Bandung. Pusat perbelanjaan ini bukan hanya besar dan modern, tetapi juga memiliki konsep wisata keluarga, dengan banyak wahana di dalamnya. Wahana Trans Studio terbagi ke dalam 3 area utama dengan tema unik: Magic Corner, The Lost City, dan Studio Central. Ada juga berbagai pertunjukan rutin seperti Legenda Putra Mahkota, Kabayan Goes to Hollywood, dan The New Parade and Laser Show.

Trans Studio juga menawarkan pengalaman belanja di pusat perbelanjaan mewah dan modern. Berbagai gerai yang ada di pusat perbelanjaan ini antara lain adalah Baskin Robbins, Coffee Bean, Wendy’s, Studio Steak, Studio Mie, Corvette Diner, dan sebagainya. Tempat ini juga menjadi lokasi The Trans Luxury Hotel, sebuah hotel bintang 5 berfasilitas lengkap.

Trans Studio Bandung buka dari pukul 10.00 hingga 19.00, dan pukul 09.00 hingga 21.00 di akhir pekan. Tiket masuk ke area wahana Trans Studio adalah 170.000 rupiah di hari biasa, dan 270.000 rupiah di akhir pekan. Pengunjung bisa menggunakan angkutan umum Elang-Cicadas nomor 30 atau Cicaheum-Kebon Kalapa nomor 01, yang menawarkan rute pulang-pergi ke Trans Studio.

32. Paris Van Java Mall

Paris Van Java (PVJ) adalah nama pusat perbelanjaan di Bandung yang memadukan wisata kuliner, belanja, dan hiburan di area berkonsep terbuka. PVJ menawarkan berbagai kedai, restoran, toko, butik, bioskop, supermarket, dan arena bermain, termasuk arena seluncur es. PVJ memiliki jalur jalan kaki yang dibangun menyusuri deretan kedai, gerai, dan toko, lengkap dengan pepohonan, sehingga pengunjung akan merasa seolah sedang menyusuri jalan di Paris.

PVJ buka dari pukul 10.00 hingga 22.00 pada hari biasa, dan hingga pukul 23.00 pada akhir pekan. Lokasi PVJ sangat strategis, tidak terlalu jauh dari rumah sakit Hasan Sadikin Bandung dan pintu keluar Tol Pasteur sehingga ada beberapa angkutan umum yang bisa digunakan, misalnya Bus DAMRI 15 jurusan Alun-Alun serta angkutan kota jurusan Padalarang-Cimahi atau Leuwi Panjang-Padalarang.

33. Go! Wet Waterpark

Go! Get Waterpark adalah taman air di Bekasi yang dibuka pada tahun 2015. Menempati area seluas 7,5 hektare, taman air ini memiliki berbagai wahana untuk semua umur seperti terowongan air, kolam ombak, kolam anak-anak, kolam arus, serta arena untuk olahraga air seperti voli atau basket air. Go! Get Waterpark juga terkenal dengan wahana kolam ombak terbesar di Indonesia. Berbagai perosotan di tempat ini juga cukup tinggi, sehingga pengunjung diberi fasilitas semacam lift alih-alih tangga untuk naik ke puncaknya.

Go! Get Waterpark berlokasi di Grand Wisata Bekasi, tepatnya di Jalan Southern Boulevard. Lokasinya dekat dengan pintu keluar Gerbang Tol Grand Wisata, sehingga lebih tepat dijangkau dengan bus atau mobil sewaan melewati jalan tol.

Tempat ini buka dari pukul 10.00 hingga 20.00 pada hari biasa, dan pukul 09.00 hingga 20.00 pada akhir pekan. Tiket masuk ke area ini adalah 150.000 Rupiah untuk dewasa dan 100.000 rupiah untuk anak-anak. Pada akhir pekan, harga tiketnya menjadi 225.000 rupiah untuk dewasa dan 175.000 rupiah untuk anak-anak.

34. Jalan Braga

Jalan Braga adalah area ikonik di Bandung, dan dikenal sebagai salah satu ikon sejarah kota karena telah ada sejak era kolonial Belanda. Jalan ini kini menjadi pusat jalan-jalan, bisnis, dan belanja di Bandung. Penggemar fotografi bisa melihat-lihat komplek pertokoan dan bangunan yang masih mempertahankan desain era kolonial, serta suasana “tempo dulu” yang masih sedikit terasa. Jalan ini kini dikenal sebagai Braga City Walk, karena memiliki konsep wisata terpadu bagi pejalan kaki.

Pengunjung yang menjelajah Jalan Braga bisa menemukan berbagai butik, toko pakaian, kios lukisan, kedai kopi, restoran, hotel, dan sebagainya. Jalan ini juga menjadi lokasi Toko Roti Sumber Hidangan yang legendaris dan menjual berbagai jenis kue Belanda. Angkutan kota di Bandung yang menuju ke Braga antara lain adalah angkutan nomor 22, 26, 30, serta Bus DAMRI 1.

35. Jalan Cihampelas

Selain Jalan Braga, Jalan Cihampelas juga merupakan area jalan-jalan dan belanja terkenal di Bandung. Jalan Cihampelas terkenal dengan berbagai toko yang menjual pakaian dan aksesori dengan harga murah, terutama produk denim dan kaus oblong. Keunikan jalan ini adalah patung-patung pahlawan super berwarna-warni. Jalan Cihampelas kini juga memiliki Cihampelas Skywalk, yaitu jalan layang untuk pejalan kaki sepanjang 500 kaki yang juga memiliki kios-kios di sisi-sisinya, mulai dari aksesori hingga jajanan khas Bandung.

Jalan Cihampelas cukup mudah dicapai karena merupakan ikon tempat wisata di Jawa Barat, sehingga dilalui oleh banyak kendaraan umum. Angkutan kota yang menuju ke tempat ini adalah Bus DAMRI 2 serta angkutan nomor 11B, 15, 30, 32, dan 43.

Baca Juga : 45 Tempat Wisata di Banten yang Patut Dikunjungi Untuk Mengisi Waktu Libur

35 Tempat Wisata di Kediri Untuk Dikunjungi Pada Waktu Liburan

35 Tempat Wisata di Kediri Untuk Dikunjungi Pada Waktu Liburan – Terletak 130 kilometer di barat daya Surabaya, Kediri merupakan salah satu kota yang perlu disinggahi jika Anda ingin berwisata dan menjelajahi kota-kota di Jawa Timur. Meskipun hanya memiliki luas wilayah sebesar 63,4 kilometer persegi, kota dengan julukan “Kota Tahu” ini memiliki banyak tempat wisata dan atraksi yang layak dikunjungi.

Pada abad ke-11, kota ini menjadi saksi berdirinya kerajaan Hindu yang dikenal sebagai kerajaan Kediri. Sepuluh abad kemudian, kota Kediri menjelma menjadi pusat industri rokok terbesar di Indonesia yang menyokong perekonomian masyarakat Kediri. Perubahan ini juga diikuti oleh berkembangnya kafe, restoran, dan pusat perbelanjaan, baik bagi masyarakatnya maupun para wisatawan. Meskipun demikian, kemajuan kota ini berjalan berdampingan dengan budaya khas Jawa dan Hindu yang masih dilestarikan.

Dengan jumlah penduduk di atas 300 ribu jiwa, Kediri adalah kota yang menawarkan keragaman budaya. Adanya rumah-rumah ibadah dari agama-agama yang berbeda dan tempat-tempat peninggalan zaman kerajaan mencerminkan keragaman tersebut. Kediri juga menawarkan ragam kuliner yang siap memanjakan lidah Anda. Selain itu, keindahan bentang alamnya juga memberikan warna tersendiri bagi kota ini.

Nah, tertarik untuk melancong ke kota ini? Berikut ini adalah daftar 30 tempat wisata di Kediri yang harus Anda kunjungi:

1. Monumen Simpang Lima Gumul

Pernah mendengar tentang Arc de Triomphe? Ya, Arc de Triomphe adalah sebuah monumen terkenal berbentuk gerbang raksasa yang ada di Kota Paris, Perancis. Nah, untuk menikmati keindahan yang serupa, Anda tidak perlu jauh-jauh terbang ke Perancis karena di Kediri, terdapat Monumen Simpang Lima Gumul yang berbentuk seperti Arc de Triomphe.

Monumen gerbang raksasa ini berlokasi di bundaran Simpang Lima Gumul dan memiliki tinggi 25 meter. Monumen Simpang Lima Gumul dihiasi oleh relief-relief yang menggambarkan sejarah Kediri dan arca Ganesha. Di dalamnya juga terdapat ruang pertemuan, auditorium, dan pusat souvenir. Terdapat pula ruang serba guna yang berada di lantai basemen monumen.

Meskipun lokasinya cukup jauh dari pusat kota, monumen ini tidak pernah sepi. Ada banyak pedagang kaki lima yang menawarkan jajanan khas berselera. Di akhir pekan, monumen ini juga dikunjungi oleh banyak warga yang menikmati segarnya udara Kediri sembari berlari pagi. Jika Anda berkunjung ke Kediri, tidak ada salahnya untuk mengunjungi monumen ini sembari menyantap jajanan dan menikmati suasana sore.

2. Masjid Agung Kediri

Diresmikan pada tahun 2006, Masjid Agung Kediri merupakan masjid terbesar di kota Kediri. Masjid megah ini terdiri atas tiga lantai, dengan menara masjid yang menjulang setinggi kurang lebih 49 meter. Gaya arsitektur Eropa mendominasi masjid ini. Meskipun demikian, nuansa etnik tetap bisa Anda rasakan dari ukiran-ukiran kaligrafi dari kayu yang mempercantik bagian dalam masjid.

Berada di pusat kota, masjid ini menghadap langsung ke arah alun-alun dan pendopo kota Kediri. Masjid ini juga berseberangan dengan Dhoho Plaza, salah satu pusat perbelanjaan di kota Kediri. Nah, bagi Anda yang ingin menikmati suasana kota Kediri, Anda bisa singgah ke masjid ini untuk beribadah sembari menikmati suasana alun-alun dan beristirahat sejenak.

3. Gereja Katolik Pohsarang

Sekitar 10 kilometer dari pusat kota Kediri, terdapat sebuah gereja Katolik yang unik bernama Gereja Katolik Pohsarang. Berlokasi di desa Pohsarang, gereja Katolik ini memiliki desain yang mempesona. Sebagian besar bangunan dibangun dari batu-batu sungai yang ditata dengan apik. Bentuk atapnya yang unik pun membuat gereja ini tampak cantik.

Dibangun pada tahun 1936, gereja ini memadukan sentuhan kolonial Belanda dengan budaya Jawa. Interior gereja didominasi oleh batu berwarna kecokelatan. Pada bagian langit-langit, terdapat salib yang terbentuk dari genting kaca sehingga menciptakan kesan salib yang bercahaya. Di kompleks gereja juga terdapat beberapa tempat yang bisa dikunjungi seperti Taman Hidangan Kana, Gedung Serbaguna Emaus dan Gua Maria Pohsarang.

Dengan lokasi di ketinggian 400 meter di atas permukaan laut dan suasana yang rindang, gereja ini merupakan destinasi yang tepat bagi Anda yang ingin berwisata rohani sembari menikmati sejuknya udara di kaki Gunung Wilis.

4. Gua Maria Pohsarang

Terletak di lereng Gunung Wilis, Gua Maria Pohsarang merupakan destinasi ziarah umat Katolik. Tempat ini merupakan replika Gua Maria Lourdes di Perancis dan masih berada dalam kawasan Gereja Pohsarang. Berlokasi sekitar 10 kilometer di barat daya kota Kediri, Gua Maria Pohsarang bisa dicapai dalam waktu sekitar 1 jam dari pusat kota menggunakan mobil.

Dalam kawasan Gua Maria Pohsarang, terdapat gua kecil yang menampilkan patung Maria pertama yang ditempatkan di Pohsarang sebelum Gua Maria baru diresmikan. Selain itu, terdapat pula mausoleum Pieta dan columbarium untuk mengenang para pastur yang dikebumikan di area ini. Untuk akomodasi, terdapat dua wisma yang bisa Anda kunjungi dengan tarif yang terjangkau.

5. Kelenteng Tjoe Hwie Kiong

Tempat wisata di Kediri lainnya yang jangan sampai dilewatkan adalah Kelenteng Tjoe Hwie Kiong. Dibangun pada tahun 1895, Kelenteng ini merupakan peninggalan orang-orang Tionghoa yang datang ke Kediri untuk mencari peruntungan. Berlokasi di jalan Yos Sudarso, kelenteng ini akan menyambut Anda dengan gerbang megah berwarna merah yang tampak kontras dengan bangunan-bangunan di sekitarnya.

Di dalam bangunan utama kelenteng, terdapat altar Tri Nabi Agung untuk penganut agama Tao, Buddha, dan Konghucu. Di halaman depan kelenteng, berdiri patung burung Hong dan patung naga yang menjadi penjaga kompleks kelenteng Tjoe Hwi Kiong. Sementara itu, halaman belakang kelenteng dipercantik dengan kolam ikan yang berisi puluhan ikan Koi warna-warni.

Di sisi barat bangunan utama, terdapat panggung yang digunakan untuk menampilkan pertunjukan wayang potehi. Meskipun tidak ditampilkan setiap hari, pertunjukan tersebut bisa Anda nikmati pada sore hari (pukul 3) dan malam hari (pukul 7).

6. Bukit Kura-Kura Ongakan

Sekitar delapan kilometer dari kecamatan Kepung, terdapat destinasi wisata baru yang cocok bagi Anda yang menyukai pemandangan alam. Terletak di lereng gunung Kelud, Bukit Ongakan dikenal juga sebagai Bukit Kura-Kura karena bentuknya yang tampak seperti kura-kura.

Ketika menuju bukit, Anda akan berjalan menyusuri hutan pinus yang cukup panjang dan sunyi. Anda juga bisa mencapai puncak bukit dengan sepeda motor. Sayangnya, di area ini belum terdapat jalan yang cukup lebar sehingga Anda harus mengandalkan jalan setapak dengan medan yang cukup berat. Meskipun demikian, perjuangan Anda akan dibayar dengan pemandangan menawan yang disuguhkan dari bukit.

Di atas bukit, terdapat beberapa platform kayu untuk mengambil foto-foto. Selain panorama perbukitan, terdapat air terjun yang bisa dikunjungi. Mengenai biaya masuk, Anda hanya perlu membayar biaya retribusi sebesar empat ribu rupiah. Akan tetapi, karena suasananya yang masih sepi, Anda disarankan untuk tidak mengunjungi kawasan melebihi pukul 5 sore.

7. Pusat Tahu Takwa

Tidak sah rasanya jika Anda tidak menikmati lezatnya kuliner tahu di kota Kediri. Ada beberapa tempat yang bisa disinggahi untuk membeli tahu takwa, seperti jalan Yos Sudarso dan jalan Pattimura. Di sana, ada banyak toko yang menjual produk tahu, seperti toko Tahu & Takwa POO yang berlokasi di jalan Yos Sudarso nomor 36. Anda bisa menikmati beragam olahan tahu, seperti tahu kuning goreng, tahu pong, hingga snack tahu yang renyah.

Produk-produk tersebut dijual dengan harga yang cukup terjangkau, dari mulai 3 ribu rupiah hingga belasan ribu. Untuk tahu kuning goreng sendiri, biasanya tahu disajikan dalam besek yang berisi empat hingga sepuluh buah tahu. Selain itu, Anda juga bisa membawa pulang produk-produk tersebut sebagai buah tangan untuk kerabat dan sahabat.

8. Candi Tegowangi

Ketika berkunjung ke Kediri, cobalah luangkan waktu untuk berkunjung ke Candi Tegowangi. Candi ini merupakan peninggalan kerajaan Majapahit dan dibangun pada tahun 1400 masehi. Meskipun berjarak cukup jauh dari pusat kota Kediri—sekitar 24 kilometer, Candi Tegowangi merupakan salah satu objek wisata yang sayang untuk dilewatkan.

Ukurannya yang kecil tidak lantas membuat candi ini kehilangan keindahannya. Pada candi induk terdapat relief-relief yang menceritakan kisah penyucian Dewi Durga menjadi Dewi Uma. Di sekitar candi induk terdapat puing-puing candi kecil dan beberapa arca seperti Ardhanari, Parwati, dan Garuda bertubuh manusia.

Untuk melihat keindahan Candi Tegowangi, Anda tidak akan dipungut biaya. Sayangnya, kondisi kompleks candi secara keseluruhan terbilang kurang terawat. Meskipun demikian, Candi Tegowangi tetap menjadi salah satu destinasi wisata di Kediri yang layak dikunjungi.

9. Gumul Paradise Island

Ingin bermain air ketika berlibur di Kediri? Jangan khawatir! Gumul Paradise Island bisa menjadi pilihan destinasi wisata yang bisa memuaskan keinginan Anda untuk berbasah-basahan ria bersama teman-teman dan keluarga. Tempat ini berlokasi di kompleks Simpang Lima Gumul, tidak jauh dari monumen Simpang Lima yang terkenal.

Di Gumul Paradise Island, Anda akan dimanjakan dengan beragam wahana seperti flying fox, speed slide, kolam jamur, fun boomerang, dan lain-lain. Kompleks ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti toilet, pusat penyewaan pelampung, loker pengunjung dan musala.

Harga tiket masuknya pun cukup terjangkau, yaitu 15 ribu rupiah untuk hari kerja dan 30 ribu rupiah untuk akhir pekan. Gumul Paradise Island beroperasi setiap hari Selasa hingga Minggu, dari pukul 8 pagi hingga 5 sore.

10. Candi Surawana

Seperti halnya Candi Tegowangi, Candi Surawana juga merupakan artefak peninggalan kerajaan Majapahit. Kompleks candi ini berjarak sekitar 25 kilometer dari kota Kediri dan bisa dicapai menggunakan mobil. Jika ditinjau dari lokasinya, Anda bisa mengunjungi Candi Surawana sebelum atau sesudah mengunjungi Candi Tegowangi.

Candi ini memiliki ukuran yang relatif kecil, yaitu 8 x 8 meter persegi. Sayangnya, tubuh dan atap candi telah hancur, dan yang tersisa hanyalah bagian kakinya saja. Candi Surawana juga memiliki beberapa relief yang menceritakan kisah-kisah seperti kisah Tantri, Sri Tanjung, dan Arjunawiwaha. Untuk menikmati keindahannya, para pengunjung tidak dikenakan biaya.

11. Kampung Inggris Pare

Kampung di kecamatan Pare ini secara sepintas tampak seperti area perumahan warga biasa. Akan tetapi, persiapkan diri Anda sebelum berkunjung ke kampung ini. Pasalnya, berbagai lapisan masyarakat kampung ini sangat fasih berbahasa Inggris, dari mulai penjaga warung internet, kasir minimarket, hingga pemilik warung. Oleh karena itu, wajar jika kampung ini dinamai Kampung Inggris Pare.

Di kampung ini, terdapat banyak lembaga kursus bahasa Inggris. Pesertanya bukan hanya berasal dari kota Kediri saja, tetapi juga dari luar kota, bahkan luar pulau! Sebagai akomodasi, terdapat pilihan kosan bagi para peserta kursus. Untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris, cobalah pilih kosan dengan sistem English-only yang mengharuskan setiap penghuni untuk berbicara bahasa Inggris.

Untuk menunjang kebutuhan para peserta, kampung ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti warung internet, minimarket, ATM, hingga kafe. Ketika berbelanja atau memesan makanan, tunjukkan kemampuan bahasa Inggris Anda karena pemilik toko atau warung bisa berinteraksi dalam bahasa Inggris dengan baik!

12. Objek Wisata Gunung Kelud

Berjarak 27 kilometer dari pusat kota Kediri, objek wisata Gunung Kelud menawarkan pesona pemandangan hutan yang menyelimuti pegunungan. Dari pusat kota, perjalanan ke objek wisata ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar satu setengah jam menggunakan mobil.

Sebelum mencapai area parkir, Anda akan melewati jalan “misterius”. Konon, jika Anda mematikan mesin mobil dan memindahkan gigi ke posisi netral, mobil akan tetap “mendaki” jalan yang menanjak. Hal yang sama juga bisa Anda buktikan dengan meletakkan sebotol air mineral di atas jalan dan melihat botol tersebut menggelinding ke arah jalan yang menanjak.

Setelah dikejutkan dengan misteri tersebut, Anda akan berjalan melewati terowongan kuno untuk mencapai gunung. Bagian dalam terowongan sudah dilengkapi dengan penerangan sehingga Anda tidak perlu khawatir. Setibanya di gunun, point of interest utama yang bisa Anda lihat adalah kubah lava raksasa yang dikelilingi oleh perbukitan hijau.

Selain melihat kubah lava, Anda juga bisa menghangatkan diri di sumber air panas Gunung Kelud. Terdapat pula beberapa atraksi menantang seperti flying fox dan ATV. Tiket masuk menuju objek wisata ini ternyata cukup terjangkau, yaitu lima ribu rupiah untuk hari kerja dan sepuluh ribu rupiah untuk akhir pekan.

13. Soto Kediri Bok Ijo

Selain tahu takwa, soto Kediri juga merupakan sajian kuliner yang tidak boleh Anda lewatkan ketika berkunjung ke kota Kediri. Di timur terminal Tamanan, Anda bisa menemukan jajaran warung soto Kediri yang dikenal juga sebagai soto Bok Ijo. Menurut cerita, nama Bok Ijo lahir karena lokasi awal penjual soto yang berada di dekat jembatan hijau. Sajian ini sudah berkembang sejak tahun 1969.

Sepiring nasi dan semangkuk soto dengan daging ayam kampung suwir, kecambah, perasan jeruk nipis, dan cacahan kubis siap memanjakan lidah Anda. Jika tidak sempat menikmatinya di siang hari, Anda tidak perlu khawatir karena beberapa warung soto tersebut buka hingga tengah malam. Harganya pun sangat terjangkau. Dengan lima ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati sajian soto yang menggugah selera.

14. Air Terjun Irenggolo

Air terjun yang berada di kawasan gunung Wilis ini merupakan tempat wisata di kediri yang cukup menarik untuk dikunjungi. Jaraknya sekitar 28 kilometer dari pusat kota Kediri dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit menggunakan kendaraan roda empat. Dengan ketinggian sekitar 80 meter, air terjun ini memiliki keunikannya tersendiri yang mungkin tidak ditemukan di air terjun lain.

Berbeda dengan air terjun lain, aliran air tidak jatuh secara tegak, melainkan melewati semacam “tangga” dari bebatuan. Aliran tersebut kemudian berkumpul di kolam yang tidak begitu besar dan dangkal. Anda bisa bermain air bersama keluarga di kolam tersebut. Sepanjang perjalanan menuju air terjun, Anda juga akan disuguhkan pemandangan lereng gunung Wilis yang memukau.

Objek wisata ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas, seperti taman bermain anak, kamar mandi umum, dan kolam renang. Tiket masuknya dijual dengan harga tiga ribu rupiah saja per orang. Murah, bukan?

15. Gua Selomangleng

Gua Selomangleng merupakan objek wisata yang berjarak sekitar 7 kilometer dari pusat kota Kediri. Gua yang merupakan situs peninggalan kerajaan Kediri bisa Anda capai menggunakan angkutan umum dan lokasinya cukup dekat dengan Museum Airlangga dan Pura Penataran Agung Kilisuci.

Ketika masuk, Anda akan disambut dengan aroma dupa yang cukup menyengat. Bagian dalam gua dihiasi dengan relief-relief. Di bagian tengah gua, terdapat pahatan patung wanita yang sedang bertapa. Konon, patung wanita ini merupakan representasi dari Dewi Kilisuci. Sementara itu, di sisi kanan gua terdapat ruangan khusus untuk meletakkan sesajen.

Di bagian luar gua terdapat beberapa arca yang sudah tidak utuh, serta bongkahan-bongkahan batu. Meskipun terkesan mistis, terutama dengan aroma dupa yang kuat, Gua Selomangleng tetap menjadi destinasi wisata yang layak Anda kunjungi, terutama bagi Anda yang tertarik dengan sejarah kerajaan-kerajaan di Indonesia.

16. Monumen Kediri Syu

Di pusat kota Kediri, terdapat sebuah monumen yang dikenal sebagai Monumen Kediri Syu. Monumen ini merupakan sebuah patung pria dengan seragam tentara khas Jepang yang merupakan representasi tentara PETA. Patung besar berwarna keemasan ini akan menyapa para pengguna jalan raya yang melewati bundaran kecil yang menghubungkan jalan Jaksa Agung Soeprapto dan jalan KH Wakhid Hasyim.

Lokasinya yang berada di pusat kota membuat monumen ini cukup mudah disambangi, baik dengan kendaraan roda empat maupun roda dua. Tidak jauh dari monumen ini, terdapat beberapa tempat lain yang bisa dikunjungi, seperti Gereja Merah dan Taman Sekartaji. Setelah berfoto di depan monumen, Anda juga bisa menikmati jajanan yang dijual di sekitar jalan Jaksa Agung Soeprapto.

17. Air Terjun Dolo

Selain air terjun Irenggolo, Kediri juga memiliki air terjun Dolo. Lokasinya berdekatan dengan air terjun Irenggolo dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit dari kota Kediri menggunakan kendaraan roda empat. Berbeda dengan bentuk air terjun Irenggolo, Air terjun ini terbagi ke dalam tiga tingkat, dengan tingkat teratas memiliki ketinggian sekitar 90 meter.

Dalam perjalanan menuju air terjun, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan hutan pinus yang asri. Jalan menuju air terjun berbentuk tangga batu yang tampak cantik dengan panjang sekitar satu kilometer. Berada di ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut, air terjun Dolo menawarkan suasana syahdu di tengah rimbunnya hutan pinus dan sejuknya udara lereng Gunung Wilis.

18. Offroad Gunung Kelud

Jika Anda tertarik dengan aktivitas luar ruangan yang menantang, tidak ada salahnya untuk mencoba atraksi offroad di Gunung Kelud. Masih berada dalam kawasan objek wisata Gunung Kelud, atraksi ini dapat menjadi pilihan untuk Anda yang ingin menikmati tantangan setelah melihat keindahan kubah lava dan hamparan hutan pinus.

Terdapat beragam pilihan mobil jip yang siap membawa Anda menjelajahi hutan dan daerah di sekitar Gunung Kelud. Jangan lupa siapkan mental karena Anda akan melewati medan yang sangat terjal. Paket utama offroad (satu mobil dengan kapasitas 4 orang + 1 pemandu) dipatok dengan harga 375 ribu rupiah untuk durasi tur 2,5 hingga 3 jam.

Selain paket utama, terdapat juga beberapa pilihan paket lain yang bisa Anda pilih. Paket tambahan tersebut mencakup perjalanan ke perkebunan Sepawon yang bernuansa kolonial atau kampung Anggrek yang berada di lereng Gunung Kelud. Dengan paket tambahan, Anda bisa menikmati tur dengan durasi yang lebih lama, yaitu antara 3 hingga 5 jam.

19. Konto River Rafting

Ingin berbasah-basahan sembari menikmati tantangan? Kota Kediri juga menawarkan atraksi menantang lainnya, yaitu Konto River Rafting yang juga dikenal sebagai Kediri Rafting. Atraksi ini dioperasikan sejak tahun 2011 dan berada di daerah aliran sungai Konto. Untuk mencapainya, Anda bisa berkendara selama sekitar 45 menit dari kota Kediri.

Anda bisa memuaskan keinginan untuk berarung jeram mengarungi aliran sungai sepanjan 12 kilometer. Selain itu, Anda juga akan melewati sekitar 11 jeram dalam durasi 2 jam. Setelah menguji adrenalin, Anda juga akan disuguhi makan siang (prasmanan) dan camilan di tempat istirahat.

Paket Konto River Rafting ini dipatok dengan harga sekitar 150 ribu per orang. Jika arung jeram saja dirasa masih kurang menantang, terdapat juga paket tambahan bagi Anda yang ingin melakukan aktivitas luar ruangan lainnya, seperti outbound, paintball, flying fox, dan airsoft gun.

20. Situs Setono Gedong

Setono Gedong merupakan kompleks dengan luas sekitar 3 hektare yang berada di jalan Doho, Kediri. Dalam kompleks ini, Anda bisa menemukan pendopo besar, masjid, dan area pemakaman yang banyak dikunjungi para peziarah. Setono Gedong merupakan situs peninggalan kerajaan Kediri dari abad ke-12.

Pendopo besar yang berada di kompleks ini memiliki struktur pondasi batu yang konon, dulunya merupakan sebuah candi. Hal ini juga diperkuat dengan adanya gapura batu raksasa yang dipercaya merupakan gerbang menuju candi. Sayangnya, telah banyak perubahan pada strukturnya sehingga bentuk aslinya tidak begitu tampak jelas.

Selain pendopo dan masjid, terdapat banyak sisa batu-batu candi dan relief yang terpencar di sekitar kompleks. Di dekat kompleks pun terdapat sebuah sumur tua yang konon digunakan pada zaman dahulu oleh orang-orang yang ingin menyucikan diri sebelum masuk ke dalam candi.

21. Sumber Ubalan

Berjarak sekitar 15 kilometer dari Monumen Simpang Lima Gumul, Sumber Ubalan (dikenal juga sebagai Ubalan Park) merupakan objek wisata yang layak untuk Anda sambangi ketika berlibur di Kediri. Objek wisata ini sebenarnya merupakan kawasan hutan lindung dan sumber mata air alami yang tertampung dalam kolam yang cantik.

Di area seluas 12 hektar ini, Anda bisa menikmati beragam aktivitas seperti bersantai di taman yang asri, berperahu, bersepeda, berenang, hingga berkemah. Anda juga bisa mencoba kesegaran air dari sumber mata air Sumber Ubalan yang, konon, berkhasiat. Tiket masuk ke lokasi ini cukup terjangkau, yaitu 4 ribu rupiah di hari biasa dan 10 ribu rupiah di akhir pekan. Objek wisata ini beroperasi dari pukul 8 hingga 5 sore.

22. Taman Wisata Pagora

Berdekatan dengan Stadion Brawijaya, terdapat Taman Wisata Pagora yang dapat Anda sambangi ketika berlibur di kota Kediri. Objek wisata yang sudah berdiri sejak tahun 1963 ini menawarkan kolam renang sebagai wahana utamanya. Lokasinya yang berada di pusat kota Kediri membuat Anda tidak perlu berkendara jauh-jauh untuk mencapai objek wisata ini.

Taman Wisata Pagora memiliki dua kolam renang, satu kolam dewasa dan satu kolam anak. Kolam renang dewasa di kawasan ini sudah memiliki standar nasional. Bagi Anda yang tidak ingin berbasah-basahan, terdapat wahana lain seperti komidi putar, kereta kelinci, kebun binatang mini, perahu bebek, dan kolam pancing. Selain itu, terdapat pula arena outbound bagi Anda yang menginginkan aktivitas yang lebih berat.

Kolam renang di Taman Wisata Pagora diisi oleh air yang berasal dari sumber mata air asli sehingga tidak mengandung kaporit dan, tentunya, menyegarkan. Tiket masuknya pun cukup terjangkau, yaitu tujuh ribu lima ratus rupiah untuk dewasa dan lima ribu rupiah untuk anak-anak.

23. Kediri Waterpark

Ketika berkunjung bersama keluarga, jangan lewatkan tempat wisata di Kediri yang satu ini. Objek wisata seluas 5 hektare ini dibuka pada tahun 2014 dan merupakan objek wisata air terbesar di Jawa Timur. Kediri Waterpark berlokasi di jalan raya Pagung, sekitar 12 kilometer dari pusat kota Kediri.

Untuk wahana air, terdapat beberapa jenis kolam yang bisa Anda coba, dari mulai kolam dewasa biasa, kolam arus, hingga kolam terompet. Pacu juga adrenalin Anda dengan menaiki beberapa luncuran seperti race slide, tsunami slide, dan tower slide. Nah, tower slide memiliki panjang sekitar 206 meter dan merupakan luncuran terpanjang di Asia. Bagi Anda yang tidak ingin berbasah-basahan, terdapat wahana-wahana lain seperti mini coaster, komidi putar, extreme cinema 5D, dan go-kart.

Objek wisata ini buka setiap hari (kecuali hari Senin) dan beroperasi dari pukul 9 hingga 5 sore. Terdapat dua jenis tiket yang bisa Anda beli, tiket terusan dan tiket nonterusan. Tiket terusan dijual dengan harga 45 ribu rupiah untuk hari biasa, dan 70 ribu rupiah untuk akhir pekan. Sementara itu, tiket nonterusan dijual dengan harga 35 ribu rupiah untuk hari biasa dan 50 ribu rupiah untuk akhir pekan.

24. Museum Airlangga

Museum Airlangga terletak tidak jauh dari situs Gua Selomangleng. Jaraknya pun tidak begitu jauh dari pusat kota, yaitu sekitar 7 kilometer. Dari terminal Kediri, Anda bisa menaiki kendaraan umum dengan trayek Selomangleng. Museum yang bertetangga dengan Pura Penataran Agung Kilisuci ini pertama kali dibuka pada tahun 1992 dan menyimpan beragam peninggalan dari zaman kerajaan Mataram Hindu.

Meskipun memiliki desain bangunan yang sederhana, museum ini memiliki sekitar 118 koleksi artefak peninggalan kerajaan Mataram Hindu. Koleksi ini didominasi oleh arca dan yoni. Salah satu “bintang utama” di museum ini adalah arca Siwa yang berada di ruang utama candi. Museum ini buka setiap hari (kecuali Jumat), dari pukul 8 pagi hingga 2 sore. Tiket masuknya dijual dengan harga sangat murah, yaitu seribu rupiah untuk dewasa dan lima ratus rupiah untuk anak-anak.

25. Pura Penataran Agung Kilisuci

Di Kediri, terdapat sebuah pura yang megah bernama Pura Penataran Agung Kilisuci. Lokasinya bersebelahan dengan Museum Airlangga sehingga jika Anda berkesempatan mengunjungi museum tersebut, Anda bisa dengan mudah mengunjungi pura ini.

Begitu tiba, Anda akan disambut dengan gerbang utama yang megah. Di balik gerbang tersebut, terdapat halaman utama (Madya Mandala) yang dihiasi oleh sebuah pohon beringin besar sehingga halaman terasa teduh. Di halaman utama ini pula terdapat Kori Agung atau gapura utama yang menghubungkan halaman dengan Utama Mandala, ruang utama sebagai tempat peribadatan utama bagi umat Hindu.

Selain itu, di kompleks pura ini terdapat patung Dewi Kilisuci. Patung ini memiliki detail yang sangat cantik dan cukup rumit, dari mulai hiasan kepala, pakaian, hingga gelangnya. Jika Anda memiliki waktu luang di Kediri, kompleks Pura Penataran Agung Kilisuci ini dapat menjadi pilihan destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan.

26. Museum Fotografi Kediri

Jika Anda adalah penyuka fotografi, pastikan museum ini sudah dicantumkan dalam daftar tujuan wisata Anda di Kediri. Berlokasi di jalan Kapten Piere Tendean, Museum Fotografi Kediri merupakan salah satu museum yang layak Anda sambangi ketika berlibur di kota tahu.

Museum ini menampilkan sekitar 300 foto yang menggambarkan sejarah dan perkembangan kota Kediri di masa lalu. Selain foto, museum ini juga memiliki koleksi berbagai jenis kamera, mulai dari kamera-kamera antik zaman dahulu hingga kamera saku yang praktis. Ketika berkunjung, Anda tidak hanya akan dibawa mengintip kota Kediri di masa lalu, tetapi juga mendapatkan pengetahuan mengenai fotografi.

27. Waterpark Tirtoyoso

Bertetangga dengan Stadion Brawijaya dan Taman Wisata Pagora, Waterpark Tirtoyoso dapat menjadi pilihan alternatif bagi Anda yang ingin menikmati rekreasi air bersama keluarga. Oleh warga Kediri, objek wisata ini dulunya dikenal dengan nama Kolam Renang Kuwak.

Wahana utama di objek wisata ini, tentu saja, adalah kolam renang. Terdapat kolam renang dewasa kelas olimpik bagi Anda yang ingin berolahraga sekaligus menyegarkan tubuh. Untuk anak-anak tersedia kolam khusus anak yang dilengkapi dengan luncuran. Lelah bermain air? Anda bisa menikmati camilan di kafe yang berada di dalam kompleks kolam renang.

Selain kolam renang, terdapat pula wahana menarik seperti becak air, paint ball, ATV, outbound, dan taman bermain. Harga tiket masuknya cukup terjangkau, yaitu 15 ribu rupiah saja per orang. Waterpark Tirtoyoso beroperasi dari pukul 6 pagi hingga 7 malam.

28. Taman Kilisuci

Berlokasi di jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, Taman Kilisuci merupakan oasis kecil di pusat kota Kediri. Taman ini diapit oleh Taman Makam Pahlawan Chanda Birawa dan Masjid An-Nur. Bagi Anda yang berkunjung ke Kediri, tepatnya ke kampung Pare, tidak ada salahnya Anda meluangkan sore yang cerah dengan bersantai di taman ini.

Taman Kilisuci memiliki berbagai fasilitas, seperti area foodcourt, trek joging, area permainan anak, dan jalur refleksi kaki. Selain itu, taman ini juga dilengkapi dengan koneksi WiFi gratis yang tentunya membuat Anda semakin betah untuk menyejukkan diri sembari mengunggah foto-foto keren di taman ke media sosial. Konon, di akhir pekan taman ini dipenuhi dengan muda-mudi yang tidak hanya mencari WiFi gratis, tetapi juga menikmati camilan murah dan mencari calon pasangan.

29. Gereja Merah Kediri

Berdiri menghadap Monumen Kediri Syu, GPIB Immanuel merupakan salah satu gereja tertua di Kediri. Memiliki nama asli Kerkeraad Der Protestanche Te Kediri ini dikenal dengan sebutan Gereja Merah karena warna dinding luarnya yang begitu kontras dengan lingkungan di sekitarnya.

Gereja peninggalan zaman kolonial Belanda ini masih mempertahankan keaslian gedungnya sejak dibangun pada tahun 1904. Pada awalnya dinding luar gereja ini bercat putih gading. Akan tetapi, di tahun 1994 dinding luarnya dicat ulang menjadi warna merah tua. Gaya arsitektur Eropa yang kental tercermin dari bentuk bangunan yang menjulang, jendela-jendela besar yang tinggi, serta furnitur di bagian dalam gereja seperti kursi, lemari, dan mimbar.

Di dalam gereja, tersimpan injil tua berbahasa Belanda yang dibuat pada tahun 1867. Injil tua ini disimpan di dalam sebuah kotak kaca dan tulisannya masih dapat terbaca. Jika Anda berlibur ke kota Kediri, tidak ada salahnya Anda singgah sejenak ke gereja ini untuk menikmati kecantikan gaya arsitekturnya dan mempelajari sejarahnya.

30. Taman Sekartaji

Di utara Monumen Kediri Syu, terdapat sebuah taman rindang yang dikenal sebagai Taman Sekartaji. Berada di sisi barat Sungai Brantas, Taman Sekartaji hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari Alun-alun Kediri. Dengan wajah baru, Taman Sekartaji menawarkan suasana yang teduh dan nyaman bagi Anda yang ingin beristirahat sejenak setelah menjelajahi pusat kota.

Dibuka pada kuartal akhir 2016, taman ini dipercantik dengan beragam pohon yang rindang. Kolam dangkal yang bisa digunakan oleh anak-anak untuk bermain dan air mancur menjadi elemen air yang turut menambah kesejukan taman. Selain itu, taman ini dikelilingi oleh sungai kecil yang semakin menambah keasrian taman. Di taman ini juga memiliki beberapa kios yang menjual makanan.

Meskipun terbilang baru, taman ini ramai dikunjungi masyarakat. Anak-anak dapat bermain air, sementara para orang tua dapat mengawasi sembari mengobrol santai. Desain taman yang indah juga menjadi latar belakang yang memukau bagi para remaja pengguna Instagram. Jika Anda ingin menikmati liburan gratis bersama keluarga sembari menyejukkan diri, tidak ada salahnya Anda berkunjung ke Taman Sekartaji.

31. Sendang Tirta Kamandanu

Berlokasi di kecamatan Pagu, Sendang Tirta Kamandanu merupakan kolam yang berisi sumber mata air alami. Kolam ini merupakan peninggalan kerajaan Kediri dan konon digunakan oleh Prabu Sri Aji Joyoboyo, raja Kediri, untuk menyucikan diri sebelum kembali ke Yang Maha Kuasa.

Setiap sudut tembok luar kompleks ini dipercantik dengan arca Brahma, Wisnu, Bayu, dan Indra. Di dalam kompleks terdapat sebuah lapangan yang diteduhi oleh pepohonan rindang. Melewati gapura utama, Anda akan melihat kolam pemandian yang dilengkapi dengan pendopo. Di kolam ini juga terdapat patung Ganesha dan patung Siwa.

Situs peninggalan kerajaan Kediri ini berjarak sekitar 8 kilometer dari Monumen Simpang Lima Gumul. Untuk mengunjunginya, Anda tidak akan dikenakan biaya masuk. Akan tetapi, Anda tetap bisa memberikan sumbangan kepada pengurus situs.

32. Kediri Eco Park

Ketika berlibur ke kota Kediri bersama keluarga, jangan lewatkan destinasi wisata edukatif ini. Berlokasi di jalan Kelapa, sekitar 3 kilometer dari Monumen Simpang Lima Gumul, Kediri Eco Park merupakan objek wisata yang tidak hanya menawarkan suasana yang alami, tetapi juga unsur pendidikan.

Di Kediri Eco Park, Anda dan keluarga bisa mempelajari metode bercocok tanam hidroponik dan akuaponik, budidaya jamur, hingga proses pembuatan pupuk kompos. Beberapa wahana seperti kolam tangkap ikan, area bermain, dan perahu kano juga bisa menjadi hiburan yang menyenangkan bagi anak-anak. Jika Anda ingin bersantai, tersedia pula beberapa gazebo, kolam terapi ikan, kolam pancing, dan hammock.

Tidak hanya bersantai, Anda juga bisa menikmati wahana yang lebih menantang, seperti flying fox dan outbound. Objek wisata ini beroperasi setiap hari dari pukul 8 pagi hingga 5 sore. Tiket masuknya dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu 5 ribu rupiah per orang.

33. Kebun Bunga Matahari Kediri

Apakah Anda mencari tempat yang memukau untuk berswafoto ria sembari menikmati embusan angin yang sejuk? Kebun Bunga Matahari Kediri dapat menjadi pilihan tempat yang tepat. Kebun ini berlokasi di jalan Selomangleng dan cukup dekat dari Universitas Kediri.

Di lahan seluas 900 meter persegi ini, Anda akan dibuat kagum dengan hamparan bunga matahari yang cantik. Kebun ini memiliki sekitar 6.000 pohon bunga matahari. Dua varietas bunga berasal dari Tiongkok, sementara satu varietas merupakan varietas lokal. Batang bunga matahari yang ditanam di kebun ini bisa tumbuh hingga ketinggiannya mencapai satu meter.

Kompleks kebun bunga matahari ini tampak semakin asri dengan Gunung Klothok yang menjadi latar belakang kebun. Sekarang, Anda tidak perlu jauh-jauh pergi ke Jepang untuk menikmati pesona kebun bunga matahari. Meskipun demikian, pastikan Anda tetap berhati-hati ketika berkunjung agar keindahan tanaman bunga matahari di kebun ini tetap terjaga.

34. Bendung Gerak Waru Turi

Berjarak 15 kilometer dari kota Kediri, Bendung Gerak Waru Turi bisa Anda capai dengan berkendara selama sekitar 20 menit menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Bendungan ini menggantikan Bendung Mrinca yang lama dan berfungsi untuk mengendalikan air di Sungai Brantas yang membagi kota Kediri menjadi dua bagian.

Bendung Gerak Waru Turi memiliki panjang 150 meter dan memiliki 9 pintu air, 4 pintu penguras sedimen, dan 2 saluran irigasi. Terdapat pos-pos pengendali pintu air yang berjajar rapi di bagian atas bendungan. Ketika berkunjung, Anda bisa melihat beberapa orang yang datang dan memancing di sekitar bendungan. Kompleks ini juga dilengkapi dengan taman kecil yang berada di sisi kiri bendungan.

Objek wisata ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang yang cukup hebat, seperti kolam renang, kandang kijang, area pemancingan, flyxing fox, arena outbound, perahu motor, sepeda air, area perkemahan, panggung hiburan, hingga padang golf. Untuk mengisi perut, Anda bisa menikmati sajian ikan bakar dari kedai-kedai yang berjajar rapi di pinggir taman.

35. Arca Totok Kerot

Sekitar 4 kilometer dari Monumen Simpang Lima Gumul, terdapat artefak peninggalan kerajaan Kediri berupa arca raksasa setinggi 3 meter yang dikenal sebagai arca Totok Kerot. Arca ini konon merupakan penjelmaan seorang putri cantik yang terkena kutukan dan berubah menjadi raksasa (Dwarpala).

Sebelumnya, arca ini tertimbun di dalam tanah dan pada tahun 1981, dilakukan penggalian untuk mengangkat arca tersebut. Lokasinya dikelilingi oleh perkebunan dan persawahan sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi Anda yang menyukai suasana alami khas pedesaan. Anda bisa mengakses situs ini dengan mudah menggunakan kendaraan roda empat karena letaknya yang berada di pinggir jalan raya.

Terlepas dari lokasinya yang cukup mudah dijangkau, tidak banyak orang yang mengunjungi situs ini. Selain itu, kondisi arca pun tidak sepenuhnya utuh karena bagian tangan kiri arca patah. Meskipun demikian, Anda tetap bisa melihat detail pada bagian tubuh arca, seperti detail mahkota, gelang, dan kalung. Lahan di sekitar arca pun dihiasi dengan tanaman-tanaman.

Menarik bukan tempat-tempat wisata di Kediri? Meskipun tidak sebesar kota-kota lainnya, siapa sangka bahwa kota Kediri ternyata memiliki banyak destinasi wisata yang mengagumkan dan tidak kalah dari objek-objek wisata di kota lain. Jika Anda berencana untuk mengunjungi kota Kediri, jadikan daftar ini sebagai panduan untuk menjelajahi keunikan kota tahu tersebut. Selamat berlibur!

Baca Juga : 40 Tempat Wisata di Kuningan untuk Dikunjungi Saat Liburan