Mega Wisata Ocarina, Batam Kepulauan Riau

Mega wisata ocarina batam , adalah sebuah tempat wisata pantai yang terletak di pulau batam, kepulauan riau. Tempat ini diresmikan oleh presiden susilo bambang yudhoyono (Sby) pada bulan januari 2009. Ocarina berada di lahan seluas 40 hektar berada di tepian teluk keringm dan komplek perumahan mewah coastarina. Terdapat pantai berpasir putih yang cantik dengan kerindangan pohon pinus, area taman bermain anak, panggung terbuka dengan kapasitas 10.000 orang dan taman menghijau dilengkapi gazebo dan jogging track.

Wahana Ocarina 

  • Giant Wheel

Giant wheel dengan garing tengah sekitar 30 meter yang dibangun di atas permukaan laut dengan ketinggian 25 meter dari permukaan laut. Sehingga ketika berada di puncak ketinggian akan terlihat seluruh kawasan mega wisata ocarina, perumahan elit costarina dan pemandangan separuh kota batam. Giant wheel ini memiliki 16 gondola. Tiap gondola dapat titumpangi lima orang dewasa, dan tujuh anak-anak.

  • Ekstrem Sky runners

Sky runners terbuat dari aluminium dengan bentuk lengkung dari telapak kaki hingga dengkul. Dan dilengkapi dengan pegas dan kaki beralaskan karet. Pengunjung yang menggunakan sepasa alat bantu sky runners, dapat berjalan cepat dengan melompat-lompat seperti burung unta, bahkan yang sudah jago sekalipun dapat berlari bahkan bersalto layaknya bermain atraksi. Saat ini sky runners sedang menjadi permainan tren di dunia, seperti eropa, kanada dan afrika selatan.

  • 360 Madness

Wahana ekstrim yang akan menguji adrenalin anda, duduk di kursi kemudian diputar dan diayunkan hingga mencapai 360 derajat, menjadikan pengalaman menarik untuk anda kenang dan anda ceritakan.

  • Robot Rail

Menaiki wahana di Mega Wisata Ocarina seperti robot bergerak diatas rel mengelilingi kolam dengan patung puluhan burung bangau dimana pemandangan kolam penuh dengan ikan koi, sungguh mengasyikan

  • Happy Rocking Bus

Berkeliling berdua dengan pasangan anda atau keluarga anda, diiringi lagu romantis menggunakan kendaraan berbentuk lingkaran akan menjadi kenangan terindah bagi anda

  • Spin Tower

nak, panggung terbuka dengan kapasitas 10.000 orang dan taman menghijau dilengkapi gazebo dan jogging track.

  • Istana balon

Wahana Rumah balon, cocok untuk memanjakan putra putri anda.

  • Climbing Net

Area taman bermain Anak, berupa paranet dan perosotan serta berbagai ayunan membuat keluarga anda dan putra putrinya bersuka cita.

  • Bicycle Rental

Tempat penyewaan sepeda, sepeda tandem, becak dan Becak shanghai, anda dapat menyewa disini untuk berputar-putar mengelilingi kawasan wisata

  • Aero Rail

wahana dilengkapi dengan pedal untuk menggerakan diatas rel, berkeliling diatas ketinggian 3,5 meter.

  • Park Train

Kendaraan mirip kereta api menggunakan roda, akan membawa anda berkeliling menikmati indahnya pemandangan ocarina

  • Waterpark

Manjakan Putra Putri anda di berendam di air bersih sambil menikmati berselancar dan berbagai air mancur di sekelilingnya. Menjadikan Kolam renang yang mengasyikan ditengah keluarga anda berwisata

Baca Juga : 60 Tempat Wisata di Korea Yang Seru dan Tidak Akan Terlupakan

60 Tempat Wisata di Korea Yang Seru dan Tidak Akan Terlupakan

60 Tempat Wisata di Korea Yang Seru dan Tidak Akan Terlupakan – Anda ingin mengunjungi negeri Korea Selatan dan berencana jalan-jalan namun masih awam, tempat wisata yang seru di negeri ini? Kalau begitu, inilah tempat wisata yang perlu Anda kunjungi saat berada di negeri matahari terbenam ini.

Nah, agar jalan-jalan Anda lengkap saat berwisata, kita akan menelusuri semua jenis tempat wisata di Korea meliputi wisata budaya, kuliner, religi, bersejarah, hingga wisata belanja dan wisata kota yang tersebar di seluruh propinsi. Yuk, kita telusuri setiap sudut negeri ini!

1. Myeong-dong

Myeong-dong adalah distrik pusat belanja utama di Kota Seoul. Banyak nama toko branded dan departemen store berderet di tepi jalan ini. Barang yang dijual seperti pakaian, sepatu, dan aksesori. Tidak seperti Pasar Namdaemun atau Dongdaemun, banyak merek dari desainer dijual di sini.

Di sini terdapat Departemen Store yang membuka cabang, seperti Myeong-dong Migliorre, Noon Square, dan M Plaza. Produk yang dijual adalah merek premium serta barang fesyen lain dengan harga yang terjangkau.

Di Myeon-dong juga terdapat banyak pilihan restoran untuk keluarga, makanan cepat saji, makanan Korea, Barat, serta Jepang.Banyak restoran di sini spesialis sup mie dan daging babi.

Tempat wisata ini berlokasi di Myeongdong-gil, Jung-gu, Seoul.Jam Buka: tergantung toko masing-masing. Transportasi: Euljiro 1(il)-ga Station (Seoul Subway Jalur 2), Exits 5, 6, 7. Myeong-dong Station (Seoul Subway Jalur 4), Exits 5, 6, 7, 8.

2. Bukhansan National Park (Seoul)

Taman nasional Bukhansan ini terdiri dari Gunung Bukhansan dan Dobongsan dengan total area 80.699 km Di puncak gunung Bukhansan terdapat terasering Baegundae (836.5m), Puncak Insubong (810.5m) dan terasering Mangyeongdae (799.5m), yang membuat gunung ini disebut “Samgaksan” atau “gunung dengan 3 tanduk” .

Terdapat benteng Bukhansanseong Fortress di Taman Nasional Gunung Bukhansan ini, tinggi 7 m dan panjang 8km. Ada 15 pintu gerbang di benteng ini dan 120 kamar, dahulu berfungsi sebagai istana darurat di pegunungan.

Arsitektur tradisionalnya berpadu dengan keindahan pemandangan Bukhansan, dikenal memiliki bentuk batu granit yang indah. Anda bisa berjalan-jalan santai sepanjang dinding beteng ini. Saat musim gugur, daun di pegunungan berubah warna sehingga membuat benteng ini terlihat indah.

Tempat wisata ini berlokasi di Eunpyeong-gu,Seoul, Jongno-gu, Gangbuk-gu, Seongbuk-gu, Goyang-si.Buka sepanjang tahun. Tiket masuk gratis. Transportasi: Gireum Station (Seoul Subway Jalur 4), Exit 3. Bus 110B atau 143, turun di halte terakhir.

3. Bukchon Hanok Village

Bukchon Hanok Village dikelilingi oleh Gyeongbokgung Palace, Changdeokgung Palace, dan Kuil Jongmyo. Di sini terdapat ratusan rumah tradisional yang disebut hanok masa dinasti Joseon.

Saat ini banyak hanok dilestarikan menjadi pusat budaya, penginapan, restoran dan tea house, untuk membuat para turis bisa merasakan pengalaman dan mempelajari budaya tradisional Korea secara langsung.

Tempat wisata ini berlokasi di : 37, Gyedong-gil, Jongno-gu, Seoul; Buka sepanjang tahun. Tiket masuk gratis.Transportasi: Anguk Station → Bukchon Culture Center → Gahoe-dong 11beonji → Hansangsu Embroidery Workshop → Gahoe Folk Drawing Shop → Bukchon Museum ‘Old Fragrance’ → Anguk-dong house of Yun Boseonga → Anguk Station

4. Lotte World

Berlokasi di jantung kota, Lotte World menjadi tempat hiburan dan jalan-jalan menarik. Sebuah taman hiburan yang terdapat wahana mainan, ice skating dan berbagai parade, museum rakyat, danau, dan banyak lagi.

Lotte World terbagi menjadi dua yaitu hiburan petualangan indoor dan hiburan outdoor Magic Island, tak jauh dari Danau Seokchonhose. Wilayah Lotte World ini memang mewakili berbagai negara dengan didukung berbagai fasilitas dan toko suvenir.

Anda bisa menyaksikan parade, berbagai film, pertunjukan laser, dan mencicipi masakan dengan rasa internasional bahkan selama liburan.

Tempat wisata ini berlokasi di 240, Olympic-ro, Songpa-gu, Seoul. Buka sepanjang tahun, pukul 09.30-22.00.Tiket seharian dewasa 52.000 won / remaja 45.000 won / Anak 41.000 won / bayi 13.000 won. Transportasi: Jamsil Station (Seoul Subway jalur 2, 8), Exit 4. – Lotte World langsung terkoneksi dengan stasiun subway.

5. Gyeongbokgung Palace

Gyeongbokgung Palace memang paling indah dan paling besar dibandingkan 5 istana lain. Gyeongbokgung Palace terletak paling utara dibandingkan istana sebelahnya yaitu Changdeokgung (Istana Timur) dan Gyeonghuigung (Istana Barat).
Di Gyeongbukgung Palace juga terdapat pintu gerbang Gwanghwamun yang akan menyambut para pengunjung.Sementara di dalam Gwanghwamun Square terdapat tempat wisata yaitu Haechi Madang, alun-alun utama, Admiral Yi Sun-shin Fountain, dan patung King Sejong.

Tempat wisata ini terletak di 161, Sajik-ro, Jongno-gu, Seoul.Jam buka: November-Februari 09.00-17.00, Maret-Mei 09.00-18.00, Juni-Agustus 09.00-18.30, September-Oktober 09.00-18.00.Transportasi menggunakan subway di Gyeongbokgung Station (Seoul Subway jalur 3) dan Exit 5.Anguk Station (Seoul Subway jalur 3) dan Exit 1.

6. Changdeokgung Palace dan Huwon

Changdeokgung Palace merupakan vila kedua kerajaan yang dibangun setelah
Gyeongbukgung Palace di tahun 1405 dari masa Dinasti Joseon. Istana ini sangat terawat di antara istana kerajaan Joseon lainnya.

Halaman istana terdiri area umum istana, bangunan tempat tinggal keluarga kerajaan, dan taman belakang. Taman belakang ini dikenal sebagai tempat istirahat raja, terdapat pohon raksasa berusia lebih dari 300 tahun, kolam kecil, dan sebuah paviliun.
Taman ini dijaga senatural mungkin dan hanya disentuh dengan tangan jika benar diperlukan. Waktu paling cocok bagi Anda mengunjungi taman ini adalah musim gugur, saat daun-daun mulai berjatuhan.

Tempat wisata ini berlokasi di 99, Yulgok-ro, Jongno-gu, Seoul. Tutup di hari Senin, Jam buka: Februari – Mei, September – Oktober pukul 09.00-18.00. Juni-Agustus pukul 09.00-18.30, dan November-Januari 09.00-17.30. Tiket masuk untuk dewasa
3.000 won, Anak-anak dan remaja (di bawah 24) gratis. Transportasi: Subway Anguk Station (Seoul Subway jalur 3), Exit 3.

7. Changgyeonggung Palace

Berlokasi di jantung kota Seoul, Changgyeonggung Palace dibangun pertama kali oleh Dinasti Joseon. Di pintu masuk istana ini yaitu Honghwa Gate, Anda akan mendapati jembatan Okcheongyo. Di seberangnya, melewati Myeongjeongmun Gate, Anda akan melihat Myeonjeongjeon. Ada batu dengan patung para petinggi terukir di halaman.

Di samping Myeongjeongjeon terdapat gedung Sungmundang yang menggunakan slop gunung. Jika Anda melihat keduanya yaitu Myeongjeongjeon dan Munjeongjeon, terlihat sebuah kombinasi atap yang tinggi dan rendah, sebuah pemandangan yang sangat indah.

Tempat wisata ini beralamat di 185 Changgyeonggung-ro, Jongno-gu, Seoul.

Jam buka Februari-Mei, September-Oktober 09.00-18.00, Juni-Agustus 09.00-18.30, November-Januari 09.00-17.30. Tiket masuk: Dewasa Individual 1.000 won / Grup 800 won. Transportasi:Anguk Station (Seoul Subway jalur 3), Exit 3.

8. Hongdae (Hongik University Street)

Hongdae dikenal sebagai kawasan anak muda dengan suasana romantis dan kebebasan mengekspresikan diri. Di sini terdapat kafe unik, galeri yang santai, toko aksesori, fesyen, club dan live cafe, pasar seni, dan makanan lezat yang membuat tempat ini terkenal sebagai tempat nongkrong anak muda tempat jalan-jalan yang asyik.

Tempat unik dengan event kultural, pertunjukan di tepi jalan, dan festival dilangsungkan di sini sehingga Hongdae menjadi area yang menarik banyak orang. Atelier’s Street, Picasso’s Street dan Club Street wajib Anda kunjungi.Jadi tempat turis utama adalah di depan Hongik University.

Tempat wisata ini berlokasi di Eoulmadang-ro, Mapo-gu, Seoul. Buka sepanjang tahun.Transportasi Anguk Station (Seoul Subway Line 3), Exit 3.

9. Dongdaemun Shopping Complex·Dongdaemun Shopping Town

Komplek perbelanjaan Dongdaemun Shopping adalah salah satu pasar terkenal di Korea. Berdiri sejak tahun 1970 ini dianggap sebagai pasar terbesar di Asia. Jika Anda menjelajah pertokoan di sini, Anda bisa menemukan baju dan kain semua jenis fesyen global terkini.

Inilah surganya belanja, berbagai aksesori mulai dari tas, sepatu, kosmetik semua dijajakan di sini. Komplek perbelanjaan Dongdaemon saat ini juga dikenal sebagai pusat desain internasional.

Tempat wisata belanja ini berlokasi di 266, Jong-ro, Jongno-gu, Seoul. Tutup setiap hari Minggu. Jam buka kain/garmen 08.00-18.00; Aksesori 09.30-19.00; Perlengkapan pernikahan dan interior rumah 08.00-19.00.Restauran (Singwan building) 07.00-18.00; Food Court 07.00-19.00.

10. Insa-dong

Insa-dong, berlokasi di jantung kota Seoul, tempat penting bagi barang-barang tradisional dan antik yang berharga dipajang. Ada satu jalan utama di Insa-dong dengan gang dan lorong di kanan kiri. Di lorong ini banyak terdapat galeri dan restoran tradisional, teahouse, dan kafe tentunya.

Galeri ini menjadi tempat wisata belanja yang merupakan napas Insa-dong. Ada sekitar 100 galeri di area ini dan Anda dapat melihat contoh seni Korea tradisional dari lukisan hingga pahatan. Galeri Hakgojae adalah yang paling terkenal, sebagai pusat seni rakyat, Galeri Seni Gana yang mempromosikan seniman dan pusat seni Gana.Toko-toko di Insa-dong ini untuk semua usia, karena memiliki keunikan masing-masing.

Tempat wisata belanja ini berlokasi di 62, Insadong-gil, Jongno-gu, Seoul. Transportasi Anguk Station (Seoul Subway Jalur 3), Exit 6 atau Jonggak Station (Seoul Subway jalur 1), Exit 3.

11. Itaewon Special Tourist Zone

Itaewon, tempat wisata di Korea yang menjadi zona khusus turis pertama didesain sejak 1997 di antara lima zona khusus turis lainnya di kota Seoul. Di sini merupakan kawasan multikultural tempat lebih dari 20.000 orang asing tinggal dan dikenal oleh wisatawan internasional.

Itaewon menjadi destinasi tempat wisata yang populer. Baju dan aksesori dengan desain unik, serta produk kulit sangat terkenal di kawasan ini. Jalan yang terbentang khusus untuk belanja dan hiburan. Jalan ini penuh dengan mal dan pusat perbelanjaan, menjual baju dan tas, termasuk hotel, restoran, fasilitas hiburan dan agen travel.

Anda bisa mendapati lebih dari 2200 toko berjejer di setiap jalan, serta merasakan atmosfer multikultur di sini. Jalan khusus furnitur antik terkenal juga bisa Anda lihat di sini. Di malam hari Itaewon menjadi pusat kehidupan malam yang ramai bagi pendatang. Mereka bisa mencicipi aneka masakan dan budaya dari seluruh dunia di World Food Street, tempat terdapat 40 restoran milik orang asing.

Tempat wisata belanja dan kuliner ini berlokasi di Hannam-dong and Itaewon-dong in Seoul. Anda bisa naik dari taewon Station / Noksapyeong Station / Hangangjin Station (Seoul Subway Jalur 6). Buka sepanjang tahun.

12. Namsan Seoul Tower

Namsan Seoul Tower merupakan tempat wisata jenis tower yang pertama di Korea. Puncak menara hampir setinggi 480 m di atas permukaan laut, termasuk Namsan Mountain 243 m dan ketinggian menara 236.7 m, sehingga menjadi tower tertinggi di benua Asia ini.

Seoul Tower ini terdiri dari Seoul Tower Plaza, dibuka untuk akses umum setelah 40 tahun. N Seoul Tower, dioperasikan sejak tahun 2005. Saat ini menjadi simbol yang mewakili Seoul dan multikultural.

Lokasi: 105, Namsangongwon-gil, Yongsan-gu, Seoul

-Observatory: Dewasa 10.000 won / Anak 8.000 won
– Sentoy Museum dan Show room: Dewasa 10.000 won / Anak 8.000 won
– Hello Kitty Island: Dewasa 8.000 won / Anak 7.000 won

Jam operasional [Observatory]
Minggu – Jumat: 10.00-23.00; Sabtu: 10.00-24.00

Transportasi: Namsan Circular Shuttle Bus No. 02 : Chungmuro Station , Exit 2. Dongguk University Station Exit 6.

13. Gwangjang Market

Gwangjang Market adalah pasar nasional pertama dan berlanjut menjadi tempat wisata populer hingga saat ini. Lantai dua di pasar ini terdapat toko yang menyediakan semua kebutuhan sprei kain satin, silk, dan kain linen terbesar dan terkenal di Seoul.

Banyak toko di area tersebut memiliki pabrik mereka sendiri yang menyuplai kain ke Namdaemun Market, Pyoung Hwa Market, dan bahkan ke beberapa departemen store. Meskipun barang-barang tersebut bukan merek terkenal, pilihan beragam barang berkualitas tinggi dengan harga terjangkau menjadikan pengalaman belanja Anda lebih mengasyikan.

Lokasi: 88, Changgyeonggung-ro, Jongno-gu, Seoul
Jam Operasioanal Toko: 08.0-18.00; Restoran 08.30-23.00;Toko Baju: 21.00-10.00

Transportasi: Jongno 5-ga Station (Seoul Subway Line 1), Exit 8.
Euljiro 4-ga Station (Seoul Subway Line 2 dan 5), Exit 4

14. Incheon Chinatown

Chinatown di Incheon mulai muncul sejak dibukanya pelabuhan Incheon di tahun 1883. Dahulu kawasan Incheon terdapat banyak toko perdagangan barang yang diimpor dari China, namun saat ini bisnis Cina lebih banyak di restoran.

Saat ini, penduduk Cina di Chinatown sebagian besar adalah generasi ke-2 dan ke-3, sementara budaya tradisional generasi pertama masih dijaga, kawasan ini masih menjadi pelabuhan banyak produk Cina.

Lokasi: Seollin-dong / Bukseong-dong, Jung-gu, Incheon-si,

Tiket masuk gratis. Transportasi: Incheon Station (Seoul Subway jalur 1).

15. Songwol-dong Fairy Tale Village

Pembukaan pelabuhan Incheon di tahun 1993 telah membuat banyak orang asing datang ke kawasan ini untuk tinggal. Segera saja, kawasan ini menjadi wilayah yang kaya dan banyak orang meninggalkan desa yang dalam kondisi stagnan. Proyek renovasi dilakukan untuk mengembangkan daerah ini, menjadi tempat wisata dengan lukisan dan dekorasi dongeng klasik di seluruh area. Nah, jangan lewatkan untuk menyaksikannya!

Lokasi: 38, Donghwamaeul-gil, Jung-gu, Incheon

Tiket masuk gratis.

Transportasi: Incheon Station (Seoul Subway Jalur 1) and Exit 2.

16. Songdo Central Park

Central Park merupakan taman tempat wisata di tepi pantai yang dibangun di kota internasional Songdo, surga hijau di antara gedung pencakar langit di kota ini. Anda bisa menikmati wahana taksi air di jalur air buatan, berjalan-jalan di jalan setapak atau berbagai padang rumput sekitar.

Lokasi: 196, Techno park-ro, Yeonsu-gu, Incheon.

Tiket Masuk Gratis.

Transportasi: Central Park Station (Incheon 1 Subway Line)

17. Everland

Tempat wisata Everland Resort menghibur Anda sepanjang tahun dengan berbagai permainan, festival seperti Global Fair, taman hiburan seperti Magic Land, European Adventure dan Zootopia, sangat sempurna sebagai taman hiburan. Berbagai atraksi bisa dinikmati segala usia, festival beragam tema seperti Tulip Festival, Rose Festival, Summer Splash, Halloween Festival, Romantic Illumination, dan lain-lain.

Permainan paling populer adalah T-Express, roller coaster dari kayu pertama di Zootopia seluas of 15.000 meter persegi ini. Tempat yangmemamerkan 2.000 hewan dari 201 species ini wajib Anda kunjungi. Sementara Lost Valley memiliki fitur dunia safari, ekologi terbesar, serta menawarkan tur mobil amphibi untuk menyaksikan 150 hewan dari 20 spesies, termasuk sepasang Panda dari Cina.

Lokasi: 199, Everland-ro, Pogok-eup, Cheoin-gu, Yongin-si,

Jam Operasional: 10.00-22.00

One-day Ticket: Dewasa 52.000 won / Remaja 44.000 won / Anak 41.000 won
Transportasi: Gyeonggi-doJeondae-Everland Station (Yongin EverLine), Exit 3.

18. The Garden of Morning Calm

The Garden of Morning Calm, adalah taman seluas 30.000 m, sebagai hiburan bagi keluarga, pasangan, dan pencinta fotografi. Taman ini merupakan taman pribadi tertua di Korea, sebuah ruang artistik dengan keindahan antara konsep alam kurva Korea dengan tanaman sintetis dan asimetris. Jalan setapak yang indah dengan rumput yang dipercantik, serta taman bunga menghubungkan 20 taman yang berbeda.

The Sukgeun Garden dibentuk seperti semenanjung Korean dan diberi alas karpet bunga cantik di sepanjang sisinya, mewakili harapan Korea Selatan dan Korea Utara untuk bersatu.

Taman tempat wisata ini terdiri dari 5000 jenis tanaman, termasuk 300 varitas dari Baekdusan Mountain, gunung spiritual bagi orang Korea. Di samping taman, ada berbagai festival dan pameran diselenggarakan sepanjang tahun.

Lokasi: 432, Sumogwon-ro, Sang-myeon, Gapyeong-gun, Gyeonggi-do

Jam Operasional: 08.30- Maghrib

Tiket masuk:
Dewasa Weekend · hari Libur 9.000 won / Diskon hari biasa 8.000 won
Anak: Weekend · hari Libur 6.500 won / Diskon hari biasa 6.000 won
Anak: Weekend · hari Libur 5.500 won / DiskonhHari biasa 5.000 won
Transportasi: Cheongpyeong Station (Gyeonchun Line), Exit 1.

19. Korean Folk Village

Korean Folk Village memperkenalkan budaya tradisional dari periode Joseon, bagi pengunjung lokal maupun mancanegara melalui pengajaran di kelas, pakaian musiman, dan lain-lain.

Desa tempat wisata ini juga menunjukkan berbagai fitur tempat unik seperti desa pertanian, rumah pribadi, dan distrik resmi. Sekolah aliran konfusionisme, sekolah desa atau Seodang, dan penggambaran jalan desa, juga workshop dan rumah bangsawan tradisional.

Pertunjukan musik petani atau nongak, upacara pernikahan tradisional, dan event spesial lain bisa disaksikan setiap musim. Pengunjung bisa menikmati kue beras tradisional seperti jeungpyeon, injeolmi, bukeo-gui, pajeon dengan dongdongju.

Lokasi: 90 Minsokchon-ro, Giheung-gu, Yongin-si, Gyeonggi-do.

Jam operasional bervariasi tergantung musim.

Tiket masuk: Individu Dewasa 15.000 won / Remaja: 12.000 won / Anak 10.000 won. Grup: Dewasa 12.000 won / Remaja 10.000 won / Anak 8.000 won

20. Hantangang River Resort

Tempat wisata Kawasan Hantanging River dipenuhi dengan sampah batu volkanik dari aktivitas gunung berapi. Batu karang ini sering disebut gombo karena permukaannya memiliki lobang kecil, yang terbentuk dari gelembung udara saat lava gunung berapi menjadi dingin dengan cepat. Lingkungan sekitar kawasan Hantangang River benar-benar menakjubkan dan berfungsi sebagai taman hiburan yang terkenal.

Lokasi: 76, Seonsa-ro, Jeongok-eup, Yeoncheon-gun, Gyeonggi-do

Transportasi: Naik Jalur Gyeongwon di Dongducheon station jalur 1

21. Seoulland

Seoulland adalah tempat wisata di Korea berupa taman hiburan Korea pertama, dengan pemandangan indah dikelilingi Gunung Cheonggyesan. Seoulland memiliki area yang disebut “ Taman Dunia” tempat Anda bisa melihat arsitektur tradisional dan barang-barang berbagai bangsa dari seluruh dunia.

Anda bisa melihat Korea tradisional di Samcheonri Hill, distrik barat di Model Land, dan Fantasy Land. Terdapat lima jenis area berdasar hiburan di sini. Seoulland memiliki lebih dari 40 rollercoaster seperti Space Cruise, Black Hole 2000, Galaxy Train, Rapid Current Ride, Magic Carpet, juga Adventure Theater, Movie Theater, Story Land, dan banyak lagi.

Selain itu juga banyak festival musiman digelar di Seoul Grand Park antara lain Tulip Festival musim semi, Starlight Rose Festival di musim panas, Chrysanthemum Festival musim gugur, dan Snow Light Festival di musim salju.

Lokasi: 181, Gwangmyeong-ro, Gwacheon-si, Gyeonggi-do

Jam Operasional: Bervariasi tergantung musim

Tiket masuk:

Siang hari: Dewasa 20.000 won / Anak Muda 17.000 won / Anak-anak 15.000 won
Malam hari: Dewasa 18.000 won / Anak Muda 15.000 won / Anak-anak 13.000 won

Transportasi: Seoul Grand Park Station (Seoul Subway Jalur 4), Exit 2

22. Seoraksan National Park

Seorak berarti gunung besar dengan saljunya yang abadi membentuk batu karang putih yang permanen. Taman ini menyebar dalam 4 kota dan daerah, Sokcho, Inje, Goseong, dan Yangyang.

Puncak tertinggi yaitu Daecheongbong. Di tempat wisata Gunung Seorak ini ada sungai, lembah, kuil, dan air terjun yang membentuk keindahan yang luar biasa. Pemandangan matahari pagi dari sini terlihat spektakuler dan tidak boleh Anda lewatkan.
Lokasi: Buk-myeon, Inje-gun, Gangwon-do

Tiket masuk gratis

Transportasi: Dari Dong Seoul Bus Terminal, naik bus ke Baekdamsa Temple.

23. Namiseom Island

Namiseom Island merupakan pulau berbentuk bulan separuh, berjarak 63 km dari Kota Seoul. Pulau tempat wisata ini terkenal karena keindahan pohon yang berjejer di tepi jalan. Jarak dari Chuncheon sekitar setengah jam, dan satu jam dari luar kota Seoul. Oleh karenanya banyak orang mengunjungi pulau tempat wisata, yang banyak tumbuh pohon kenari ini.

Di tengah pulau, terdapat lapangan rumput sebagai fasilitas pelatihan dan pendidikan serta lokasi perkemahan. Pulau tempat wisata ini juga terdapat fasilitas kolam renang dan olah raga air seperti perahu motor dan ski air.

Tempat wisata ini sekaligus berfungsi sebagai taman bermain, tempat shooting, dan gelanggang es skating. Terdapat fasilitas penginapan seperti vila dan bungalow, bagi pengunjung yang ingin menginap di pulau ini.

Lokasi: 1, Namisum-gil, Namsan-myeon, Chuncheon-si, Gangwon-do
Jam Buka: [Jadwal Ferry ]

07.30-09.00 (setiap 30 menit); 09.00-18.00 (setiap 30 menit)

Tiket Masuk:

Umum: Dewasa 10.000 won; Diskon: 8.000 won; Harga Khusus: 4.000 won
Transportasi: Naik shuttle bus dari Gapyeong Station.

24. Sokcho Beach

Anda bisa melihat tempat wisata Sokcho Beach setelah berjalan 500 m dari Terminal Bus Express Sokcho. Pemandangan indah yang terhampar yaitu air jernih, pasir putih, dan hutan pinus serta lokasinya yang tidak jauh dari terminal bus membuat Anda lebih nyaman.

Lokasinya tak jauh dari Seorak Mountain, dan banyak pendaki datang menyambangi tempat ini. Sokcho beach ini memainkan peran penting di Sokcho-si sebagai tempat wisata selain Seorak Mountain, Cheoksan Hot Springs, Cheongchoho, dan Yeongrangho. Di sisi kiri pantai, banyak penjual hwaleo hoe (sashimi segar). Anda juga bisa memancing dengan naik perahu ke Jo Island dari pantai.

Lokasi: 190, Haeoreum-ro, Sokcho-si, Gangwon-do

Tiket masuk gratis.

Jam Operasional: 06.00-24.00

Transportasi: Gangnam Express Bus Terminal (subway jalur 3 atau 7, Express Bus Terminal Station), naik bus ke Sokcho

25. Jangtaesan Recreational Forest

Berlokasi di Jangan-dong, Seo-gu, Daejeon, Hutan Rekreasi Jangtaesan terdiri dari hutan pohon Ginkgo dan cemara. Lembah yang subur di sampingnya, membuat tempat ini menjadi pintu gerbang selama musim liburan.

Tempat wisata Waduk Yongtaeul yang berlokasi di jalan masuk, menambah keindahan pemandangan. Di dalam hutan rekreasi alam ini, banyak fasilitas antara lain jalan setapak, fasilitas aktivitas fisik, taman botani, yang tersedia bagi pengunjung.

Lokasi: 461, Jangan-ro, Seo-gu, Daejeon

Transportasi: Dari Seoul Nambu Terminal, naik bus ke Yuseong Intercity Bus Terminal.

26. Anmyondo Island

Berlokasi 30 km dari Taean, pulau ini adalah pulau keenam terbesar di Korea. Di sini terdapat jembatan 200 meter, yang digabungkan dengan sebuah pulau dengan Taean-gun. Semenanjung ini dihubungkan ke Nammyeon yang sebelumnya terisolasi di masa dinasti Joseon, dengan memangkas habis akses antara Changgi-ri di Anmyeon-eup dan Shinon-ri in Nammyeon

Pulau ini memiliki 14 pantai dan pohon pinus, merupakan simbol Anmyeon-eup. Di pulau ini juga terdapat Anmyeondo Natural Forest, selain Hutan Mogamju Forest.

Lokasi: 149, Jangteo-ro, Taean-gun, Chungcheongnam-do

Transportasi: Dari Seoul Central City Terminal, naik bus ke Anmyeondo Island

27. Imsil Cheese Village

Imsil, Jeollabuk-do, adalah kota terkenal sebagai tempat wisata pembuat keju pertama di Korea. Tempat wisata kuliner ini menawarkan program pengalaman tinggal di wilayah pertanian yang tidak terpolusi dan bersih. Desa ini sangat menarik perhatian pengunjung dari mancanegara, yang berminat membuat dan merasakan keju Korea.

Hanok Village, yaitu desa rumah tradisional Korea hanya 30 menit jauhnya dari sini, sehingga banyak turis memilih tinggal di hanok tradisional dan mengunjungi desa keju ini dari sana. Program ini dilaksanakan sepanjang tahun kecuali hari Senin. Anda bisa memesan lewat telepon, setidaknya tiga hari sebelum waktu kunjungan.

Lokasi: 4, Cheese maeul 1-gil, Imsil-eup, Imsil-gun, Jeollabuk-do
Tiket masuk gratis.

Transportasi: Dari Seoul Nambu Bus Terminal, naik bus ke Imsil.
Dari Imsil Bus Terminal, naik bus Imsil (Gwanchon).

28. Juknokwon

Juknokwon di Damyang merupakan tempat wisata hutan bambu yang dikembangkan oleh kota Damyang. Seonginsan Mountain di samping Damyang Hyanggyo (Sekolah konfusian) diubah menjadi Juknokwon Bamboo Garden, menawarkan air terjun buatan, paviliun, jalan setapak, dan pusat pameran ekologi, sebuah destinasi wisata populer bagi turis.

Anda butuh waktu satu jam untuk berjalan-jalan di seluruh taman. Bila menyeberangi jembatan Hyanggyo dari arah Juknokwon, hutan ini bisa terlihat dari jauh. Lampu-lampu dinyalakan di malam hari di hutan bambu, agar pengunjung bisa berjalan-jalan saat malam tiba.

Lokasi: 119, Jungnogwon-ro, Damyang-eup, Damyang-gun, Jeollanam-do

Tiket Masuk:
Dewasa 3.000 won / Grup 2.400 won; Remaja 1.500 won / Grup 1.000 won
Anak 1.000 won / Grup 600 won;

Transportasi:
Dari Yongsan Station (Seoul),naik kereta ke Gwangju.
Dari Gwangju Station, naik Bus No. 311 dan turun di Juknokwon Bus Stop.

29. Cheongsando Island

Cheongsando Island memiliki pemandangan indah seperti pegunungan, laut, dan langit, semuanya berpadu dalam bayangan nuansa biru dan hijau. Pulau tempat wisata ini berlokasi hanya 19,2 km dari Wando Island, bisa dicapai dalam waktu 50 menit dengan kapal ferry.

Pulau ini sering dikunjungi oleh para traveler yang hobi treking, selain para fotografer yang mencari pemandangan yang “eye-catching” di sebelah selatan pulau. Saat ini siapapun bisa mengunjungi pulau ini dalam sehari, berkat adanya perjalanan kapal ferry yang lebih banyak antara Wnado dan Cheongsando Passenger Terminals. Cheongsando Island termasuk 50 tempat tercantik yang wajib dikunjungi.

Lokasi: Cheongsan-myeon, Wando-gun, Jeollanam-do

Transportasi : Naik ferry dari Wando Passenger Terminal ke Cheongsando Passenger Terminal.

30. Expo Ocean Park

Expo Ocean Park adalah tempat wisata untuk berjalan-jalan, tak jauh dari taman di tepi laut. Selain itu juga ada program sport di laut yang dinamis, serta menyediakan tempat isitirahat di guesthouse yang nyaman. Tempat ini menawarkan fasilitas untuk pertemuan internasional dan rapat skala kecil, ruang pameran, seminar, dan berbagai acara.

Lokasi: 1, Bangnamhoe-gil, Yeosu-si, Jeollanam-do

Jam Operasional: EXPO Ocean Park: 09.00-21.00
Tiket masuk gratis dan selanjutnya tergantung aktivitas

Transportasi: Naik kereta dari Yongsan Station ke Yeosu-Expo Station

31. Daehan Dawon Tourist Plantation

Kawasan tempat wisata Daehan Dawon Tourist Plantation, merupakan wilayah yang berlokasi di Boseong. Teh hijau ini adalah keistimewaan yang dimiliki, berasal dari lembah pegunungan di selatan Boseong.

Wilayah Boseong ini menjadi area penanaman teh sejak jaman pendudukan Jepang, dan oleh karenanya tradisi dan keahlian para pekerjanya sangat mumpuni. Daehan Dawon Plantation adalah perkebunan teh yang paling terkenal di daerah ini. Lokasi ini menjadi terkenal setelah masuk dalam pembuatan film destinasi wisata. Di sini juga diselenggarakan “‘Dahyangje Tea Festival” setiap bulan Mei.

Lokasi: 763-67, Nokcha-ro, Boseong-gun, Jeollanam-do

jam Operasional:

Musim Panas 09.00-19.00

Musim Dingin 09.00-18.00

Transportasi:

Dari Seoul Central City Bus Terminal, naik bus ekspres ke Boseong Intercity Bus Terminal. Dari Boseong Terminal, naik bus loal ke Yulpo dan turun di Daehan Dawon.

32. Gukje Market

Akibat Perang Korea, para pengungsi yang mengungsi ke Busan mendirikan warung atau kios untuk bisa bertahan hidup. Inilah cikal bakal berdirinya Gukje Market. (Gukje berarti internasional). Gukje Market menjadi salah satu pasar tempat wisata belanja terbesar di Korea.

Tempat wisata belanja ini di setiap lorongnya dipenuhi dengan kios-kios dan terkoneksi dengan Bupyeong Market, Kkangtong Market, dan pasar kecil lainnya. Variasi stok bahan di pasar ini sangat banyak, Anda hampir bisa menemukan segala macam barang di sini.

Lokasi: 36, Junggu-ro, Jung-gu, Busan

Jam buka: 09:00-20:00

Transportasi: Jagalchi Station (Busan Subway Jalur 1), Exit 7

33. Bupyeong (Kkangtong) Market

Busan Bupyeong Market dikenal juga sebagai Kkangtong Market atau ‘Dottegi Market’. Semua produk luar dijual di seluruh negeri dipasok dari pasar tempat wisata belanja ini. Ini karena pasar ini sangat luas dan hampir memiliki segala sesuatu termasuk produk luar negeri yang sangat jarang pada masa itu.

Oleh karenanya pasar ini juga dianggap sebagai tempat wisata Gukje Market (Pasar Internasional). Saat ini pasar ini sudah mengurangi produk luarnya yang bebas diimpor, namun reputasi dan potensi masih ada. Beberapa barang impor seperti pakaian, ornamen, aksesori, fesyen, dan barang elektronik masih dijual di sini.

Pasar malam buka mulai pukul 19.30-24.00 di parkiran pasar. Terdapat kios yang menjual makanan Korea serta makanan mancanegara seperti Jepang dan Philipina. serta penjual baju dan aksesori. Di pintu masuk pasar terdapat lampu LED dan pertunjukkan menarik. Di tempat wisata belanja ini pertunjukan sulap dan gitar dilaksanakan dua kali sehari.

Lokasi: 32, Junggu-ro 33beon-gil, Jung-gu, Busan

Jam buka: Bervariasi tergantung toko

Transportasi:

Bus Express, dari Seoul Express Bus Terminal/Dong Seoul Bus Terminal, naik bus jurusan Busan Central Bus Terminal. Kereta, dari From Seoul/Yeongdeungpo Station, naik kereta tujuan Busan Station.

34. Gamcheon Culture Villiage

Desa budaya tempat wisata ini terdiri dari rumah-rumah tingkat di kaki bukit pegunungan di pesisir pantai. Oleh karenanya desa ini disebut dengan “ Machu Picchu Kota Busan.” Banyak lembah yang melewati wilayah ini bertambah keindahannya dengan pahatan dan seni yang dibuat oleh penduduk setempat.

Anda bisa menemukan banyak fasilitas di sini antara lain Gamcheon Cultural Village Information Center, Museum kecil, Mini market, galeri, kafe, dan restoran.

Lokasi di 203, Gamnae 2-ro, Saha-gu, Busan

Buka sepanjang tahun
Jam Buka: Maret-November 09.00-18.00; Desember-Februari 09.00-17.00
Transportasi: Goejeong Station, naik bus lokal Sakha 1 atau Sakha 1-1 ke halte bus Gamcheon Elementary School.

35. Taman Rekreasi Taejongdae

Dirancang sebagai monumen Kota Busan, bersama dengan Oryukdo Island, Taejongdae mewakili Kota Busan, terutama pantai karangnya yang terkenal. Di puncaknya setinggi 250 m, terdapat hutan pinus dan 200 jenis pohon lainnya.

Tempat wisata berupa batu karang di bawah mercusur disebut Sinseon Rock, karena adanya mitos bahwa Tuhan telah turun di kawasan ini untuk beristirahat. Di batu karang ini ada yang disebut dengan Mangbuseok. Diambil dari kisah seorang wanita yang menunggu suaminya yang telah ditahan tentara Jepang.

Taejongdae juga dikenal dengan ritual meminta hujan, yang dilakukan bila mengalami kekeringan. Saat langit cerah, anda bisa melihat Pulau Tsushima Jepang dari observatori.

Lokasi: 24, Jeonmang-ro, Yeongdo-gu, Busan

Jam operasional: Maret – Oktober 04.00-24.00; November – Februari 05.00-24.00

Transportasi: Dari Busan Station, naik Bus 88 atau 101 dan turun di halte bus Taejongdae. Bus lain ke Taejongdae: Nomor 8, 13, 30, 88, atau 101.

36. Kim Gwangseok-gil Street

Jalanan dengan dinding lukisan yang saat ini menjadi tempat wisata ini, lokasinya tak jauh dari Bangcheon Market tempat almarhum Kim Gwangseok dulu tinggal. Dinding sepanjang 350 m ini memiliki patung-patung dan lukisan dinding menggambarkan musik dan kehidupannya. Setiap musim gugur, kawasan Bangcheon Market dan Dongseongno diselenggarakan Kontes Menyanyi “Kim Gwangseok’s Singing Contest.”

Lokasi: 2238, Dalgubeol-daero, Jung-gu, Daegu

Tiket masuk gratis.

Jam buka 00.00-24.00

Transportasi dengan bus dari Seoul Express Bus Terminal atau Dong Seoul Bus Terminal, naik bus ekspres ke Seo Daegu Express Bus Terminal. Atau naik bus 990, 991, 309, 403, 609, 649, 840, 939 dan turun di Bangcheon Market.

37. Ganjeolgot Cape

Matahari terbit di sepanjang Pantai Timur dapat dilihat lebih awal di Ganjeolgot Point di Daesong-ri, Seosaeng-myun, Uljin-gun. Pemandangan matahari terbit yang menakjubkan dapat dilihat semenit lebih awal di Homigot Point, pantai Yeongilman dan 5 menit lebih awal daripada di Jeongdongjin di Gangneung.

Ganjeolgot Point sebagai tempat wisata turis baru, demikian juga dengan pantai Jinha dan benteng Seosaengpo. Pohon Akasia berderet sepanjang pantai dari Ulsan ke Pantai Haeundae Busan,serta jalanan dipenuhi dengan aroma tersamar.

Jalan ini sangat cocok untuk Anda mengendarai mobil, melihat kombinasi yang indah antara akasia di bukit dan penampakan laut. Anda bisa menikmati pemandangan yang luar biasa eksotis dari laut dan perbukitan ini.

Lokasi: 39-2, Ganjeolgot 1-gil, Seosaeng-myeon, Ulju-gun, Ulsan

Tiket masuk gratis.

Jam Operasional: Outdoor: 09.00-18.00
Transportasi: Dari Seoul Express Bus Terminal keo Ulsan Express Bus Terminal

38. Taehwagang River

Sungai Taehwagang membelah Kota Ulsan dari timur ke barat dan bermuara di lembah antara Gijisan Mountain dan Baekunsan Mountain. Sungai sepanjang 47.54 km ini melewati pusat Kota Ulsan menuju Ulsan Bay, yang terhubung ke Laut Timur.

Sungai yang menjadi tempat wisata ini tidak saja menjadi simbol masyarakat Ulsan, namun dianggap sebagai komoditas berharga yang memainkan peran penting di budaya kota Ulsan dan sejarahnya.

Terdapat banyak fasilitas tak jauh dari sungai yaitu taman hutan bambu, lapangan rumput, jalan setapak, dan fasilitas olah raga. Kawasan tepi sungai ini menjadi rumah bagi burung yang bermigrasi dan tempat hiburan bagi warga kota ULsan.

Lokasi: Sinjeong1-dong, Nam-gu, Ulsan-si, Naik City Bus 317, 402, 421, 422, 426, 442, 802, 807, atau 817 ke Taehwagang River. Buka sepanjang tahun.

Transportasi: Naik City Bus 317, 402, 421, 422, 426, 442, 802, 807 atau 817 ke Taehwagang River.

39. Daewangam Park

Taman ini berlokasi di tepi pantai timur. Lintasan sepanjang 1 km bisa Anda lalui menuju tepi laut melewati hutan pinus, pohon cherry, magnolia, camelia, aprikot, dan forsythia. Tepi pantai penuh dengan batu karang yang dibentuk dengan indah oleh angin dan lautan. Jalan setapak lain menuju pemandangan mercusuar Ulgi.
Taman tempat wisata ini juga terdapat Daewangam Island, pulau karang besar yang terlihat seperti naga terbang ke langit. Tempat ini dihubungkan dengan daratan utama dengan jembatan besi dan menara observasi

Lokasi: 140, Deungdae-ro, Dong-gu.

Tiket masuk gratis.

Transprotasi : Dari Ulsan Intercity Bus Terminal atau Express Bus Terminal, jalan kaki 400 m ke halte bus depan Lotte Hotel Ulsan. Naik Bus 108, 133 atau 401 dan turun di pintu masuk Ilsan Beach.

40. Bulguksa Temple

Tempat wisata di Korea yaitu Bulguksa Temple ini merupakan peninggalan yang mewakili kota Gyeongju dan dirancang sebagai Aset Budaya Dunia oleh UNESCO. Kecantikan kuil dan sentuhan artistik peninggalan bebatuan terkenal di seluruh dunia.

Bahkan saat ini di Bulguksa Temple terdapat peninggalan budaya penting antara lain Dabotap Pagoda, Seokgatap Pagoda, Jembatan Yeonhwa-gyo dan Chilbo-gyo, Jembatan Cheongun-gyo dan- Baegun-gyo, Seokguram Grotto, Saritap Pagoda.

Lokasi: 385, Bulguk-ro, Gyeongju-si, Gyeongsangbuk-do

Tiket masuk:

Dewasa: 5.000 won
Remaja: 3.500 won / Grup: 3.000 won
Anak-anak: 2.500 won / Grup: 2.000 won

Transportasi: Dari Gyeongju Train Station, ikuti Jalan Hwarang-ro, naik Bus No. 10 atau 11. Turun di Bulguksa Temple.

41.Andong Hahoe Folk Village

Hahoe Village bermakna rumah yang terendam air, disebut demikian karena Sungai Nakdong, yang mengalir sekeliling wilayah ini. Desa ini berlokasi di kaki bukit Gunung Hwasan. Pusat desa ini dipenuhi dengan rumah beratap genting milik klan Ryu, menambah kecantikan unik seputar atap rumah di desa tempat wisata budaya ini.

Hahoe Village, tempat wisata yang memiliki keindahan yaitu Sungai Nakdong yang mengalir seputar desa, serta tebing Buyongdae yang luar biasa, menuju pantai berpasir dan pohon pinus tua. Anda bisa naik kapal menuju tebing Buyongdae untuk melihat keindahan panorama desa ini.

Lokasi: 40, Jongga-gil, Pungcheon-myeon, Andong-si, Gyeongsangbuk-do
Jam operasional:
Musim Panas: 09.00-19.00
Musim Dingin: 09.00-18.00

Tiket masuk: Dewasa 3.000 won/Remaja 1.500 won/Anak 1.000 won

Transportasi: Dari Terminal Bus Andong, naik bus 46 ke Hahoe Village

42. Pohang Jukdo Market

Pohang Jukdo Market tercipta dari kumpul-kumpul penjual lokal yang menjual barang di lapangan rumput di Pelabuhan Pohang. Saat ini setelah lima dekade, pasar yang menjadi tempat wisata ini telah berkembang menjadi pasar tradisional terbesar di area pantai timur atau Gyeongsangbuk-do.

Selain itu, Anda juga bisa mendapati Pasar Ikan Jukdo, hanya 500 m dari Ogeori atau jantung Kota Pohang. Pasar terbuka yang terbesar di kawasan timur, pasar seafood borongan yang terdiri dari 200 toko ikan. Tak jauh dari sini Anda bisa mendapati restoran yang menjual sashimi berkualitas dengan harga yang sangat murah dan di saat musim dingin pengunjung bisa mencicipi Gwamegi, menu spesial daerah Pohang.

Lokasi: 13-1, Jukdosijang 13-gil, Buk-gu, Pohang-si, Gyeongsangbuk-do.

Jam Operasional: 08.00-22.00
Transportasi: Dari Pohang Station lurus ke Yongdang-ro 91 Beon-gil

43. Kastil Jinjuseong

Kastil Jinjuseong, berdinding tembok ini memiliki luas 1.760 m, dan tinggi, 5 m – 8 m dan memiliki tiga sumur dan sumber mata air. Di luar kastil, terdapat sungai Cheongcheon yang mengalir di barat dan sungai Namgang di selatan. Terdapat kolam terbentang di antara kastil ini dan galian parit selama masa perang melawan Jepang.

Di dalam tempat wisata kuil terdapat tugu peringatan Kim Shi-min, kelenteng Uigisa, kelenteng Seojangdae, Bukjangdae, Changyeolsa, Museum Nasional Jinju, kuil Hoguksa, dan panggung terbuka.

Lokasi: 626, Namgang-ro, Jinju-si, Gyeongsangnam-do

Jam operasional: 09.00-18.00
Tiket masuk:

Dewasa: 2.000 won / Grup: 1.400 won
Anak Muda: 1.000 won / Grup: 600 won
Anak-anak: 600 won / Grup: 400 won

Transportasi: Dari Jinju Bus Terminal dalam kota jalan kaki 10 – 15 menit ke kastil Jinjuseong

44. Haeinsa Temple

Tempat wisata berupa Kuil Haeinsa ini, ditemukan selama tahun ke-3 masa King Ae-Jang. Iljumun, Daejeokgwangjeon, dan Tripitaka Koreana dikenal sebagai kekayaan paling diagungkan. Iljumun Gate merupakan pintu gerbang pertama mewakili arsitektur kuno. Sedangkan Daejeokgwangjeon, suaka besar, dan pagoda batu tiga tingkat di halaman memiliki tampilan megah kuil yang berusia ribuan tahun.
Tripitaka Koreana, harta karun berharga dari Kuil Haeinsa, dibangun sebagai harapan mengatasi krisis nasional akibat invasi Mongolia. Cetakan blok berukuran lebar 68 cm dan 24,5 cm panjangnya, tebal 3 cm dengan kayu di ujungnya agar seimbang.
Pohon Silver magnolia tumbuh tak jauh dari Laut Selatan dan area Geojae, dipotong, direndam dalam air laut selama beberapa tahun lalu dikeringkan menjadi blok cetakan ini.

Lokasi: 122, Haeinsa-gil, Gaya-myeon, Hapcheon-gun, Gyeongsangnam

Jam Operasional:

Musim panas: 08.30-18.00

Musim Dingin: 08.30-17.00

Dewasa (di atas 19): 3.000 won / Grup: 2.500 won

Anak muda (13-18): 1.500 won / Grup: 1.000 won

Anak-anak ( 7-12): 700 won / Grup: 500 won

Transportasi: Dari Deagu Seobu Terminal, naik bus dalam kota ke Haeinsa Temple.

45. Changnyeong Upo Wetland

Ada empat rawa di sekitar Yibang-myeon, Daehap-myeon, dan Daeji-myeon kawasan Changnyeong-gun, yang disebut ‘Upo Wetland’. Tempat wisata tersebut merupakan rawa alami terbesar di Korea Selatan, dengan total luas 5.550 km2. Bagian bawah rawa menyempit lebih dari 1 m dan ada lebih 1000 spesies hidup di airnya yang keruh. Rawa dengan atmosfer primitif dengan 100 jenis tanaman berisikan berbagai jenis tumbuhan air.

Upo Wetland terbentuk dari sedimen gunung yang lalu terbawa oleh sungai. Saat ini ada 8 tempat terkenal seperti kunang-kunang dan kebun pohon willow. Yang paling menarik adalah fenomena alam kabut hujan, yang terlihat jelas jika cuaca cerah dan tidak berangin Di musim dingin burung berimigrasi di sini termasuk angsa dan beberk liar. Anda lebih baik berkunjung saat malam hari di bawah sinar bintang.

Lokasi: 220, Uponeup-gil, Yueo-myeon, Changryeung-gun,

Jam operasional: 09.00 – 18.00

Tiket masuk:

* Dewasa individu 2.000 won / grup 1.500 won

* Anak Muda – individu 1.500 won / grup 1.000 won
* Anak-anak individu 1.000 won/ grup 800 won

Transportasi:

Dari Changryeong Intercity Bus Terminal, naik bus lokal Yibang-myeon dan turun Somoak Jangjae village.

46. Dongpirang Village

Kata “Dongpirang” terbuat dari dua kata. “Dong”, berarti timur dan “Birang”, berarti bukit dalam dialek Tongyeong. Tongyeong Agenda 21 merupakan asosiasi yang mengumpulkan masyarakat nasional untuk melukis dinding di jalan Dongpirang-gil di tahun 2007. Saat ini desa berbukit tepi laut ini menjadi tempat wisata baru, yang diolah oleh seni. Pemandangan ke arah laut dari pelabuhan Gangguan sangat fantastik.

Lokasi: Dongho-dong, Tongyeong-si, Gyeongsangnam-do

Jam Operasional: 24 jam
Tiket masuk gratis

Transportasi: Dari Seoul Express Bus Terminal,naik bus ekspres tujuan Tongyeong Bus Terminal. Transfer ke Bus 101 depan Bus Terminal dan turun di Halte Toseonggogae.

47. Windy Hill

Saat menuju ke arah tempat wisata Desa Haegeumgang, Anda akan menemui desa pemancingan Dojangpo. Di sebelah kiri desa adalah dermaga Dojangpo, tempat Anda bisa naik kapal ferry menuju Oedo Island dan Sungai Haegeumgang. Anda tengok ke atas dari tempat ini, terlihat sebuah bukit tertutup rumput hijau dan menghadap laut. Inilah Windy Hill.

Setelah digunakan sebagai tempat shooting flim drama Korea seperti “Eve’s Garden” dan “Merry- Go-Round”nama “Windy Hill” diberikan oleh para pengunjung pulau ini dan menjadi fansnya. Berjalan-jalan menuju bukit sepanjang jalan kayu dari dermaga, Anda bisa melihat pulau Hakdong dari kejauhan.

Lokasi: Nambu-myeon, Geoje-si, Gyeongsangnam-do

Buka sepanjang tahun dan tiket masuk gratis

Transportasi: Dari Terminal Bus Ekpres di Seoul, naik bus ekpres tujuan Gohyeon Bus Terminal.

48. German Village

German Village dibangun oleh warga Korea yang kembali pulang setelah tinggal di Jerman. Banyak warga Korea tinggal di Jerman, setelah mendapatkan mata uang asing selama modernisasi Korea tahun 1960. Area ini sekarang menjadi tempat wisata budaya Jerman.

Warga Korea eks Jerman ini secara langsung, mengimpor material dari Jerman untuk membangun rumah bergaya Jerman. Rumah ini tidak dijadikan tempat tinggal melainkan sebagai rumah turis. Windbreak Forest tak jauh dari sana, menjadi salah satu pesisir pantai yang memiliki pemandangan paling indah di Korea yaitu Mulmi Coastal Road.

Lokasi: 64-7, Dogil-ro, Samdong-myeon, Namhae-gun, Gyeongsangnam-do

Tiket masuk gratis

Transportasi:

Dari terminal Seoul Nambu Terminal atau Dong Seoul Terminal, naik bus antarkota tujuan Terminal Bus Dalam Kota Namhae. Lalu naik bus lokal ke Namhae-Mijo di halte bus Bus Terminal Namhae dan turun di halte Naedongcheon.

49. Somaemuldo island

Salah satu pemandangan indah di tempat wisata ini adalah batu karang aneh dan mercusuar pulau serta pulau Somaemuldo. Anda bisa berjalan dari satu pulau ke pulau lain jika air sedang surut.

Yong Bawi (Batu Dragon), Buchudae Bawi (Batu karang Buddha), Geobuk Bawi (Batu karang kura-kura), Chotdae Bawi (batu karang tempat lilin) dan goa Geulssingi benar-benar terbentuk secara alami. Anda juga harus melihat Pulau Somaemuldo dari Pulau Deungdaeseom, dari sini formasi batu karang terlihat seperti dinosaurus duduk.

Turis semakin banyak mengunjungi pulau tempat wisata ini setiap tahun, untuk menikmati pemandangan menakjubkan dari pulau ini.

Lokasi: 65, Somaemuldo-gil, Tongyeong-si, Gyeongsangnam-do

Transportasi:

Dari Express Bus Terminal, naik bus ekspres ke Gohyeon Bus Terminal.
Berjalan ke Geoje Children Hospital, naik Bus 53-1 dan turun di Maemuldo Passenger Terminal Bus Stop. Naik ferry ke pulau 60 menit.

50. Geoje Haegeumgang Island

Sebagai salah satu tempat wisata dengan pemandangan terbaik di Pulau Geojedo, Sungai Geoje Haegeumgang disebut Geumgang River (Laut Diamon) Korea Selatan. Pemandangan paling menakjubkan dari sungai Haegeumgang River adalah matahari terbenam dan matahari terbit dan terlihat paling baik dari Lion Rock. Terdapat goa Shipjagul di tengah Haegeumgang River.

Jika Anda berkeliling pulau tempat wisata di Korea ini, Anda akan terpesona dengan ketinggian dinding batu karang dan dalam goa. Jika Anda naik kapal mengelilingi pulau, Anda akan terkesima sekali lagi oleh Maitreya Rock, Candlestick Rock, dan pohon pinus tua berusia 1.300 tahun.

Lokasi: San 1, Galgot-ri, Nambu-myeon, Geoje-si, Gyeongsangnam-do

Transportasi:

Dari Terminal Bus Seoul Nambu, naik bus antarkota ke Tongyeong.
Dari Terminal Bus Antarkota Tongyeong, naik bus ke Haegeumgang.

51. Hallasan National Park

Hallasan Mountain muncul dari tengah Jeju Island dan menjadi tonggak paling bersejarah di pulau ini. Hallasan Mountain dikenal luas oleh para ahli karena nilai geologisnya. Dibangun sebagai taman nasional dengan 368 parasit volkano yang disebut Oreum di sekitar gunung utama.

Hallasan Mountain terkenal sebagai tempat wisata dengan ekosistem tanaman akibat temperatur yang bervariasi di dekat gunung. Lebih dari 1800 tanaman dan 4000 spesies binatang (3300 serangga) telah teridentifikasi.

Untuk mengeksplorasi kekayaan gunung ini, Anda tinggal menapak jalan mendaki gunung yang sudah diperluas.

Lokasi: 2070-61, 1100-ro, Jeju-si, Jeju-do
Tiket masuk gratis.

Buka sepanjang tahun.

Transportasi:

Naik Bus No. 740 di Terminal Bus Antarkota Jeju – Eorimok
Terminal Bus Antarkota Jeju – Seongpanak -naik Bus No. 781 atau 781-1

52. Puncak Seongsan Ilchulbong

Puncak Seongsan Ilchulbong ini muncul dari dalam laut saat letusan gunung berapi lebih dari 100.000 tahun yang lalu. Berlokasi di timur Pulau Jejudo, terdapat kawah besar di puncak Seongsan Ilchulbong Peak. Kawah ini berdiameter 600 m dan ketinggian 90 m.

Dengan 99 batu karang tajam di kawah, terlihat seperti mahkota raksasa. Sementara di bagian tenggara dan utara adalah tebing, di bagian barat daya adalah bukit berumput hijau yang terhubung dengan Seongsan Village. Jembatan menyajikan sebuah tempat wisata dengan pemandangan yang ideal untuk jalan-jalan dan naik kuda.

Matahari terbit dari kawah sangat luar biasa indah. Juga Puncak Seongsan Ilchulbong dikelilingi sinar kuning dari bunga canola di musim semi ini begitu mengesankan.

Lokasi: 284-12, Ilchul-ro, Seongsan-eup, Seogwipo-si, Jeju-do
Jam Operasional: 1 jam sebelum matahari terbit hingga matahari terbenam
Tiket masuk :

Individu: Dewasa 2.000 won / Remaja dan Anak 1.000 won
Grup: Dewasa 1.600 won / Remaja dan Anak 800 won
Transportasi :

Dari Terminal Busa Antarkota Jeju, naik Bus langsung (Bus Dongilju tujuan Seongsan) dan turun di Halte Bus Seongsalliipgu.

53. Jeju Jeolmul Recreational Forest

Tempat wisata berupa hutan rekreasi alam Jeju Jeolmul atau Jeju Jeolmul Natural Recreation Forest terletak di utara Gunung Hallasan di Pulau Jeju. Jeolmul Oreum, taman utama di gunung ini, terkenal keindahan hutan pohon Cedar Jepangnya.

Jeolmul Oreum ini ketinggiannya mencapai 697 m dan terbentuk oleh aktivitas gunung merapi. Puncak ini memiliki keindahan yang menakjubkan. Bila cuaca cerah, memungkinkan untuk melihat Seongsan Ilchubong di bibir pantai timur pulau.

Hutan rekreasi ini adalah tempat wisata untuk berjalan-jalan, lalu ada kolam, observatori, dan halaman rumput. Terdapat pondok untuk menginap. Pemesanan bisa dilakukan online.

Lokasi: 584, Myeongnim-ro, Jeju-si, Jeju-do

Pembelian Tiket: 07.00-19.00
Tiket Masuk: Dewasa : 1.000 won / Grup: 800 won
Anak Muda: 600 won / Grup: 500 won
Anak-anak (umur 7-12): 300 won / Grup: 200 won

Transportasi: Dari Bandara Internasional jeju, naik Bus 300 atau 38 ke Dongmun Transfer ke Bus 1 dan turun di Jeolmul Recreation Forest.

54. Udo Maritime Park (Udo Island)

Tempat wisata ini terletak di pantai timur Jeju Island, Udo Island disebut demikian karena menyerupai sapi yang telentang. Tanahnya subur, berlimpah ikan dan panorama indah; warisan lokal (penyelam wanita, dinding batu, dan pusara batu) demikian juga dengan atraksi alam yang melimpah di pulau ini, membuanya sebagai miniatur Pulau Jeju. Pulau ini menjadi tempat turis : memancing, bersepeda, pijat pasir, tur bawah laut, dan berpesiar.

Seobin Baeksa, pantai putih yang sering muncul di televisi ini , laut seputar pantainya memiliki warna yang berbeda tergantung tingkat airnya. Ini membuat Seobin Baeksa menjadi salah satu tempat wisata populer di Jeju-do., selain gunung Hallasan. Terdapat juga mercusuar di tempat tertinggi pulau ini, dikelilingi taman yang luas.

Lokasi: Gosumul-gil, Udo-myeon, Jeju-do

Tiket masuk: Dewasa 1.000 won / Pelajar (usia 14-19) 500 won

Buka sepanjang tahun.

Transportasi:
Dari Terminal Bus Antarkota naik Bus No. 701 atau 710 ke Halte Bus Seongsanhang Port. Berjalan menuju Seongsanhang Port Passenger Ferry Terminal. Naik ferry tujuan Udo Island.

55. Muara Soesokkak

Tempat wisata ini berlokasi di area Seogwipo Jeju Island. Saat air bertemu laut, melebar dalam sungai yang mengalir pelan. Muara Soesokkak ini dibatasi dengan tebing formasi lava dan menyelimuti pohon pinus. Air masuk ke laut biru dan pemandangan di sini sangat indah.

Soesokkak juga dikenal karena perahu kayu kecilnya yang disebut “Teu”, digunakan ratusan tahun untuk mengangkut penmpang menyeberangi muara. Menaiki perahu ini menyeberangi air jernih di muara ini menjadi cara luar biasa untuk menikmati pemandangan yang memesona di sini.

Lokasi: 128, Soesokkak-ro, Seogwipo-si, Jeju-do.

Tiket masuk gratis.

Transportasi: Dari Jeju International Airport, naik Bus Limousine 600 ke KAL hotel. Dari halte bus, naik taksi ke muara Soesokkak.

56. Seopjikoji

Seopjikoji, tempat wisata ini terletak di ujung pantai timur Jeju Island. Sebuah bukit yang muncul tiba-tiba di permukaan tanah. Di bukit Koji yang luas dan datar ini, berdiri sebuah batu Bongsudae yang disebut “Hyeopjayeondae” dengan tinggi alami 4 m dan lebar 9 m.

Seopjikoji menjadi latar film “Gingko Bed,” “The Uprising,” “One Thousand and One Nights” dan drama TV Korea. Atraksi terdekat lain adalah Jeju Folk Village dan Udo Island.
Lokasi: 107, Seopjikoji-ro, Seogwipo-si, Jeju-do.

Tiket masuk gratis.

Transportasi :

Dari Terminal Busa Antarkota Seogwipo, naik Bus No. 910 dan turun di Halte Bus Sinyangri. Dari sini, naik taksi 5 menit ke pintu masuk Seopjikoji.

57. Seogwipo Maeil Olle Market

Seogwipo Maeil Olle Market adalah tempat wisata belanja terbesar di Seogwipo. Pasar tradisional yang dibentuk awal tahun 60-an dan menjadi andalan ekonomi Seogwipo. Mulai tahun 2000, pusat perbelanjaannya diperluas dan sekarang membentang lebih dari 620 m.

Bagian dalam pasar dirancang sedemikian rupa sehingga pengunjung bisa dengan mudah menavigasi toko dan penjual. Untuk memudahkan pelanggan pasar ini menawarkan layanan antaran gratis, serta memberikan pengalaman budaya berupa panggung terbuka yang dipasang di tempat ini.

Lokasi: 22, Jungjeong-ro73beon-gil, Seogwipo-si, Jeju-do

Jam operasioanal: 07.00-21.00
Transportasi:

5 menit dari Terminal Bus Antarkota Seogwipo menggunakan Bus Limousine airport dari Jeju International Airport.

58. Bijarim Forest

Di tempat wisata alam Hutan Bijarim tumbuh sekitar 2800 pohon pala berusia 500 dan 800 tahun. Dengan tinggi 7-14 m dan diameter 50-110 cm, membuat hutan ini menjadi hutan pala terbesar di dunia. Di tengah hutan terdapat pohon berusia 800 tahun, disebut Pohon Leluhur Pohon Pala.’ Pohon tertua di Jeju-do dengan tinggi 25 meter dan lebar 6 meter.

Terdapat juga anggrek yang jarang ditemukan serta tanaman yang tumbuh di hutan. Jalan setapak di hutan sudah dipasang bagi para pengunjung tempat wisata ini untuk dapat menikmati keindahan hutan ini.

Lokasi: 55, Bijasup-gil, Gujwa-eup, Jeju-si, Jeju-do

Jam Operasional: 09.00-18.00

Tiket masuk: Individu – Dewasa 1.500 won / Remaja dan Anak 800 won.

Transportasi:
Dari Terminal Bus Jeju antarkota naik bus dalam kota Donghae line. Turun di Pyeongdae-ri atau Sehwa-ri. Ganti shuttle bus dan turun di Bijarim Forest.

59. Jeju Stone Park

Berlokasi di Jocheon-eup, Jeju-si, Taman BatuJeju Stone Park terinspirasi mitos sejarah sejarah Jeju, batu, dan semangatnya. Temanya berisi legenda tentang Seolmundae Halmang (nenek Seolmundae) yang menciptakan pulau Jeju dan ornamen batu Obaek Janggun (500 jendral). Taman ini menyajikan ruang sejarah dan budaya serta koleksi batu yang menjadi ciri budaya Pulau Jeju.

Lokasi: 2023 Namjo-ro, Jocheon-eup, Jeju-si, Jeju-do

Jam Operasional : 09.00-18.00

Tiket masuk: Individu Dewasa 5.000 won / Remaja 3.500 won

Grup: Dewasa 4.000 won / Remaja 2.800 won

Transportasi: Dari Jeju International Airport, naik bus 100 ke Jeju Terminal Bus dalam kota. Dari sini naik bus jurusan Namjo-ro dan turun di Jeju Stone Park.

60. Eco Land Theme Park

Tempat wisata di Korea berupa Taman hiburan Eco Land atau Eco Land Theme Park dibangun di kawasan hutan purba Gotjawal seluas 1km². Pengunjung dapat mengeksplorasi dengan naik kereta uap, yang dioperasikan di taman yang khusus didatangkan dari UK.

Di hutan Gotjawal yang luas ini, dengan jalan rel kereta, pengunjung bisa melihat variasi tumbuhan, binatang, dan serangga yang hidup di hutan yang misterius ini. Terdapat danau juga untuk mereka bisa belajar tentang ekosistem, berjalan-jalan, dan menikmati piknik.

Lokasi: 1278-169, Beonyeong-ro, Jocheon-eup, Jeju-si, Jeju-do

Jam operasional :

Musim panas kereta pertama 08.30 / terakhir 18.00

Musim dingin kereta pertama 08.40 / terakhir 17.00

Tiket masuk:
Dewasa individu 12.000 won / Grup 10.000 won
Anak Muda (usia 13-18): Individu 10.000 won / Grup 9.000 won

Transportasi:
Dari Terminal Bus Antarkota Jeju, naik Bus No. 730 di halte bus terminal tujuan Jeju Hannamri. Seogwipo dan turun di Lee Gipung Missionary Memorial Hall.

Baca Juga : 50 Tempat Wisata Thailand yang Wajib Anda Kunjungi

50 Tempat Wisata Thailand yang Wajib Anda Kunjungi

50 Tempat Wisata Thailand yang Wajib Anda Kunjungi – Berkunjung ke Thailand, atau yang populer disebut Negeri Gajah Putih memang menyenangkan. Apalagi, masih berada dalam satu kawasan Asia Tenggara, biaya yang harus Anda keluarkan pun relatif lebih murah. Hal ini mengingat, selisih perbedaan biaya hidup yang hanya mencapai kurang lebih 30%.

Sebagai salah satu negara tetangga, pesona Thailand tidak hanya ada pada industri kreatifnya. Lebih dari itu, negara ini juga memiliki potensi wisata yang tidak kalah menarik, lho. Tentu saja bukan hanya wisata alam; melainkan juga wisata sejarah, kuliner, bahkan belanja! Adapun bagi Anda yang tertarik untuk mengunjungi Thailand, artikel ini akan membahas tentang 50 destinasi wisata Thailand secara lengkap dan menyeluruh. Lantas, apa saja, sih?

1. Grand Palace

Sudah jadi pengetahuan umum, Thailand–pada dasarnya merupakan sebuah negara yang berbentuk kerajaan. Pusatnya sendiri, ada di Kota Bangkok. Pun itu sebabnya, Thailand kaya akan arsitektur-arsitektur kuno bertema kerajaan, tidak terkecuali Grand Palace.

Tidak lagi digunakan, dahulu, Grand Palace merupakan istana raja serta pusat pemerintahan di Thailand. Bangunan ini sendiri, dirancang dengan kombinasi kombinasi arsitektur asli dengan gaya Barat (neo – Baroque). Pada masa kekuasaan Raja Rama V, barulah “rumah” keluarga kerajaan dipindahkan ke istana baru di wilayah Dusit. Sebagai informasi, Grand Palace juga memiliki taman-taman cantik bergaya Inggris, yang kini berfungsi sebagai lokasi penyelenggaraan banyak upacara kerajaan, sekaligus menjamu para tamu negara.

Masih dalam kompleks yang sama, Anda juga dapat menemukan kuil paling suci di Thailand, yakni Wat Phra Kaew (Kuil Emerald Buddha). Di dalamnya, terdapat patung Emerald Buddha setinggi 66 sentimeter, yang terbuat dari batu giok. Di sisi lain, jangan lupa untuk berkunjung ke Museum Conins and Decorations yang menyimpan beragam medali kerajaan berbahan dasar logam mulia, batu berharga, serta koleksi koin.

Beberapa aturan untuk dapat masuk Tempat Wisata Thailand ke Grand Palace:

Mengingat Grand Palace berikut Kuil Emerald Buddha adalah situs paling suci, Anda wajib berpakaian sopan, ya. Beberapa aturan, seperti harus menggunakan celana panjang dan kemeja berlengan. Hal yang sama berlaku pula pada alas kaki (harus dengan sepatu). Namun, jika Anda telanjur menggunakan sandal atau sendal jepit, wajib melapisi kaki Anda dengan kaus kaki (tidak boleh bertelanjang kaki).

2. Wat Arun

Wat Arun, dikenal sebagai salah satu kuil tertua di Thailand, dengan dekorasi berbentuk mozaik dan porselen Tiongkok. Terletak di sebelah barat (Thoburi) Sungai Chao Phraya, Anda dapat mengunjungi Wat Arun (Wat Chaeng), atau Kuil Fajar ini dengan berjalan kaki dari jalan Arun Amarin atau naik feri dari Dermaga Tha Tian (tarif sebesar 3,50 Baht).

Adapun tepat di tengahnya, terdapat sebuah tugu (menara) berketinggian sekitar 70 meter. Pada sisi-sisinya, Anda bisa menjumpai potongan-potongan kecil kaca berwarna dan porselen Tiongkok yang membentuk pola rumit serta. Buka mulai pukul delapan pagi hingga lima Wat Arun sendiri selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan, tidak terkecuali pada hari-hari biasa.

3. Khao San Road

Disebut-sebut sebagai surga belanja dan kuliner, Khao San Road menjadi tempat yang cocok bagi Anda yang doyan wisata belanja. Apalagi, di sana juga terdapat banyak penginapan, mulai dari harga murah hingga mahal.

Seolah telah menjadi paket wisata lengkap, tidak heran jika Khao San Road menjadi banyak para turis maupun backpacker yang berkumpul di Bangkok. Setidaknya, terdapat banyak kios maupun toko yang menawarkan beragam barang, mulai dari pakaian, aksesori, sepatu; juga aneka kuliner seperti halnya pad thai, tom yam, mango sticky rice, dan masih banyak lagi. Oh ya, kawasan ini juga memiliki tempat pijat refleksi, bahkan layanan tato yang bisa Anda coba, lho.

Nah, bagi Anda yang tertarik, harus diingat bahwa Khao San Road hanya buka pada sore hingga tengah malam.

4. Phuket

Phuket, merupakan satu pulau wisata yang ada di Thailand. Sempat terdampak bencana tsunami pada tahun 2004; kini, Phuket telah pulih dan kembali menjadi salah satu primadona wisata Thailand. Nah, sama seperti wisata pantai pada umumnya, Phuket menawarkan panorama pantai yang memukai, dengan air laut yang biru dan jernih. Sebagai informasi, Phuket sendiri merupakan satu pulau terbesar di Thailand, yang secara geografis justru didominasi oleh kontur pegunungan.

Berwisata ke Phuket sendiri amat tepat, jika dilakukan ketika musim kering yang biasanya berlangsung pada bulan November hingga April. Tidak perlu repot untuk menjangkau Phuket. Pasalnya, kini tersedia satu bandara di bagian utara pulau, yang melayani berbagai rute–termasuk di antaranya: Indonesia. Namun, bagi Anda yang ingin mencoba jalur lain, bisa menggunakan jalur laut (menaiki feri dari daratan utama Thailand), dan darat (mengugnakan bus dari terminal Kota Bangkok hingga terminal Kota Phuket). Nah, perihal akomodasi, Phuket juga menyediakan banyak resor, hotel, maupun vila yang bisa Anda gunakan.

Adapun beberapa tempat wisata di Phuket yang bisa Anda kunjungi bersama keluarga, maupun orang terdekat, meliputi Patong Beach, Kamala Beach, Bang La Road, Phuket Island Safari, Simon Cabaret Show, The Big Buddha (patung Buddha raksasa), Wat Chalong, Phuket Old Town, Phuket FantaSea (pertunjukan atraksi budaya Thailand), Phuket Butterfly Garden and Insect World, Phuket Aquarium, Crocodile Farm, Phuket Fishing Park, dan masih banyak lagi.

5. Chiang Rai

Satu hal yang menarik dari Chiang Rai, adalah letaknya yang masuk dalam kawasan Golden Triangle, lantaran menjadi perbatasan antara tiga negara sekaligus: Thailand, Laos, dan Myanmar. Anda dapat mengunjungi kota di bagian utara Thailand ini, atau justru menjadikannya tempat singgah, sebelum menuju negara “tetangganya”.

Secara umum, Chiang Rai merupakan kota yang indah; dengan lanskap alam yang bervariasi, mulai dari bukit dan pegunungan, hamparan bunga, hingga lokasi untuk melihat satwa liar, serta suku asli Thailand yang eksotis.

6. Phanom Rung

Thailand memang populer akan kuil-kuil Buddha-nya. Namun, Phanom Rung bisa menjadi satu alternatif destinasi wisata, bagi Anda yang ingin berkunjung ke kuil Hindu. Bagaimanapun, Phanom Rung (Prasat Hin Phanom Rung–atau Kuil Batu Phanom Rung) merupakan satu kompleks kuil Hindu, dengan arsitektur yang tidak kalah cantiknya. Dibangun oleh kebudayaan Khmer antara abad ke-10 dan ke-13, kuil yang didedikasikan untuk Siwa (dewa Hindu) ini dapat Anda kunjungi di Desa Nang Rong, Sanctuary.

7. Railay (Rai Leh) Beach

Railay (Rai Leh) Beach, atau Pantai Railay telah lama menjadi destinasi populer tujuan para penggemar olahraga ekstrem, khususnya panjat tebing. Di sini, Anda bukan hanya akan disuguhi oleh pemandangan indah berupa tebing bukit kapur di sepanjang pantai; melainkan juga keberadaan beberapa gua dan laguna!

Menariknya, Railay Beach ini tergolong masih asri dan alami–bahkan dianggap lebih bersih ketimbang wilayah Ao Nang atau Nopparat Thara. Maklum saja, di sini, Anda hanya boleh menggunakan sepeda dan golf cart, sebagai sarana transportasi. Itu pun hanya digunakna oleh hotel-hotel berbintang.

Adapun pantai yang terletak di semenanjung kecil ini memang hanya dapat diakses menggunakan perahu (longtail boat). Namun, seluruhnya setimpal dengan apa yang akan Anda dapatkan, kok. Oh ya, bagi yang ingin mendalami ilmu panjat tebing, terdapat pula banyak sekolah dengan layanan pelatihan instan, lho. Bagaimana, tertarik untuk mencoba?

8. Wat Benchamabophit (Marble Temple)

Orang-orang kerap menyebutnya sebagai Kuil Marmer. Disebut demikian, lantaran mayoritas pilar dan dinding pada kuil ini dibangun dengan marmer Carrera pituh yang diimpor dari Italia. Adapun selain terbuat dari bahan marmer yang cantik, keunikan kuil ini juga terletak pada perpaduan arsitektur khas Thailand dengan langgam Eropa.

Disebut-sebut sebagai kuil paling indah di Bangkok; sebagai informasi, kuil ini juga menjadi rumah bagi patung Buddha yang paling indah di Thailand, yakni Phra Phuttha Chinnarat.

9. Wat Ratchanaddaram

Ini merupakan Tempat Wisata Thailand kuil Buddha, yang berlokasi di persimpangan antara Ratchadanmoen Klang dan Maha Chai Road. Anda dapat mengunjunginya di Kabupaten Phra Nakhon, Bangkok. Berdasarkan latar sejarah, kuil ini dibangun atas perintah Raja Nangklao (Rama III) pada tahun 1846, untuk cucu perempuannya, yakni Somanass Waddhanawathy.

10. Nong Nooch Tropical Botanical Garden

Sesuai namanya, Nong Nooch Tropical Botanical Garden merupakan satu kompleks kebun raya, yang terletak di kilometer 163 Sukhumvit Road, Provinsi Chonburi, Thailand. Anda dapat dengan mudah mengaksesnya, dengan beberapa moda transportasi meliputi bus, taksi, maupun kendaraan pribadi.

Tidak hanya kaya akan ragam tumbuhan, Nong Nooch Tropical Botanical Garden juga memiliki koleksi satwa liar; bahkan kerap kali menjadi tempat berlangsungnya upacara keagamaan, pertunjukan seni bela diri, dan pertunjukan gajah. Nah, di sini, Anda juga dapat menikmati beragam fasilitas lain mencakup restoran, kebun binatang mini, hotel dengan fasilitas kolam renang, serta penginapan atau vila berciri khas Thailand.

11. Wat Phra Kaew

Wat Phra Kaew–atau yang memiliki nama lengkap Wat Phra Sri Rattana Satsadaram, pada dasarnya merupakan satu kuil terpenting di Thailand. Anda dapat menjumpai kuil ini tepat di tengah kota Bangkok, yakni di distrik Phra Nakhon.

Kendati perihal tiket masuk, kuil ini mematok tarif lebih mahal, seluruhnya akan setimpal kok dengan pemandangan yang bagus dan megah. Di sana, terdapat pula museum kerajaan yang bisa Anda kunjungi.

Oh ya, untuk dapat masuk ke kuil, Anda wajib berpakaian yang sopan, ya. Ini meliputi celana panjang, dan kemeja berlengan. Nah, untuk memastikan pengunjungnya berpakaian dan bertingkah laku sopan, kuil ini juga dilengkapi oleh para penjaga yang akan mengecek Anda, lho. Namun, jika Anda memang telanjur tidak memenuhi syarat kesopanan, bisa dengan menyewa kain panjang yang tersedia di sana.

12. Wat Pho

Wat Pho terletak di distrik Rattanakosin–yang secara langsung, berdekatan dengan Grand Palace. Lokasinya sendiri tepat berada di belakang Kuil Emerald Buddha. Dikenal dengan nama resmi Wat Phra Chetuphon Vimolmangklararm Rajwaramahaviharn, konon, di sinilah pijat Thai tradisional lahir untuk yang pertama kalinya.

Dari ukurannya, dapat dikatakan bahwa kuil ini merupakan yang terbesar di Thailand. Nah, satu hal yang unik dari kuil ini, adalah keberadaan patung Buddha Berbaring (atau sering kali disebut juga dengan Buddha Tidur) yang besar dan megah. Ikut menambah cantik suasana, jangan lupakan soal lukisan indah yang menghiasi dinding dalam kuil.

Adapun bukan hanya berlapis emas. Pada bagian kakinya, patung Buddha sepanjang 46 meter ini juga dihiasi dengan mother pearl (kerang mutiara) sebanyak 108 panel. Secara umum, patung ini dibuat untuk menggambarkan sekaligus melambangkan Sang Buddha, saat ada di Nirvana (surga).

Oh ya, lantaran Anda sedang berkunjung ke wilayah keagamaan, ingatlah untuk selalu berpakaian sopan, ya.

13. Chiang Mai

Bosan berkeliling dan belajar soal sejarah Thailand?

Inilah saatnya memuaskan hasrat belanja Anda dengan mengunjungi Chiang Mai. Seolah menjadi “surga belanjanya” para pelancong, di Chiang Mai; Anda bahkan bisa mendapatkan beragam jenis barang dengan bermodalkan uang satu dolar saja! Oh ya, sebagai informasi, pasar ini buka mulai pukul lima pagi hingga jam 12 malam.

14. Hua Hin

Panorama pantai yang khas; dengan biru laut yang jernih serta pasir pantai putih menjadi satu keunggulan dari Hua Hin. Adapun selain menikmati lanskap pantainya yang cantik, Anda juga bisa menjajal beragam jenis olahraga, seperti halnya golf.

15. Krabi Island

Menyeberang sedikit, Anda dapat mengunjungi Tempat Wisata Thailand Pulau Krabi (Krabi Island) dengan pantainya yang memesona. Bagaimanapun, dapat dikatakan, inilah “surga tersembunyi” di Thailand. Tidak seperti “tetangganya” Phuket yang begitu populer, keberadaan Krabi Island justru tidak banyak diketahui orang.

Dari segi lokasi, Krabi Island berjarak sekitar 800 kilometer dari Bangkok. Lokasinya, hampir dekat dengan Phi Phi Island. Nah, untuk menjangkaunya, Anda memang harus mengeluarkan tenaga (dan biaya) ekstra. Pasalnya, via jalan darat saja, Anda membutuhkan waktu tempuh sekitar 12 jam! Tentu saja, Krabi Island juga dapat ditempuh via udara. Setidaknya ada beberapa maskapai penerbangan seperti Thai Airways, Bangkok Airways, Air Asia, bahkan Tiger Airways yang melayani rute menuju ke sana.

Krabi Island sendiri amat cocok, bagi Anda yang mendamba liburan tenang dan relaks. Di sana, Anda dapat menyaksikan beragam pemandangan; mulai dari perkampungan nelayannya yang cantik, hamparan pasir putih halus, pantai berair jernih, hingga jajaran bukit kapur dengan bentuknya yang unik. Seluruh perpaduan inilah yang lantas menjadikan Krabi Island sebagai tujuan favorit para penggemar olahraga diving dan panjat tebing.

Adapun beberapa aktivitas seru yang bisa Anda lakukan untuk mengisi liburan di Krabi Island, mencakup snorkeling, kayaking, atau justru tracking menyusuri hutan tropis yang rindang. Sebagai informasi, terdapat dua pantai paling populer di sini, yakni Ao Nang Beach dan Railay Beach. Oh ya, di sini, terdapat pula beberapa sumber air panas yang amat cocok untuk menghilangkan kepenatan Anda, lho.

16. Koh Chang Beach

Koh Chang meruapkan salah satu taman nasional laut yang ada di Thailand. Bukan hanya keindahan bawah lautnya, Koh Chang juga populer dengan kecantikan pasir putih nan lembut; pun dengan biru air laut yang jernih.

17. Pattaya

Mulanya, Tempat Wisata Thailand Pattaya dikenal sebagai destinasi “hiburan malam”. Lantaran memiliki banyak pertunjukan kabaret yang mengusung para ladyboy. Namun, seiring berjalannya waktu, image (citra) ini pun berubah. Bagaimanapun, Pattaya berbenah; menjadi salah satu destinasi wisata yang cocok bagi keluarga dan segala rentang usia.

Di Pattaya, Anda dapat menemukan banyak museum unik, taman bermain, hingga kehadiran mal megah. Itu artinya, aktivitas liburan Anda tidak hanya bersantai dan bermain-main di Pantai Pattaya. Setidaknya, ada beragam olahraga air seperti windsailing, parasailing, dan lain-lain. Adapun beberapa lokasi wisata yang dapat Anda kunjungi, mencakup Wong Phrachan Beach, Alcazar Show, Tiffany Show, Nong Nooch Tropical Garden, Art in Paradise, Ripley’s World of Entertainment, Buddha Mountain, hingga beragam atraksi seperti Haunted Adventure, 12 Moving Theatre, Infinity Maze, dsb.

Untuk menjangkaunya, Anda dapat melalui jalan darat dengan titik keberangkatan Kota Bangkok. Sementara itu, dari Bandara Suvarnabhumi, Anda bisa menaiki taksi seharga seribu hingga 1.500 Baht, atau naik bus dengan tiket 122 Baht. Adapun untuk memudahkan liburan, Anda dapat menyewa beragam penginapan dengan harga yang relatif terjangkau. Oh ya, Pattaya juga kaya akan kulinernya yang khas dan memanja lapis lidah. Tidak percaya? Cobalah buktikan dengan mengunjungi aneka restoran dan rumah makan di sana!

18. Phuket

Sama seperti Pattaya, destinasi wisata pantai yang satu ini juga menawarkan paket komplet liburan bersama orang terdekat. Pada dasarnya, Phuket merupakan satu pulau terbesar di Thailand; juga pulau terpopuler di kalangan wisatawan (baik dalam maupun luar negeri). Secara umum, sama seperti pantai-pantai di Thailand pada umumnya, Anda dapat menjumpai panorama pantai yang cantik, plus air laut jernih dan pasir pantai yang putih dan halus.

Nah, sebagai informasi, berikut adalah beberapa destinasi wisata yang harus Anda kunjungi–ketika berada di Phuket.

a. Laem Phromthep — Letaknya ada di Pantai Rawai. Di sinilah Anda dapat menikmati langsung panorama Laut Andaman yang memukau; sembari menunggu datangnya sunset (Matahari terbenam).

b. Hat Kata — Pantai ini terletak di bagian selatan Pantai Karon. Adapun Hat Kata (Pantai Kata), populer dengan pasir pantai berwarna emasnya; juga resor kelas dunia.

c. Hat Kamala — Menjadi “rumah” bagi masyarakat Muslim Phuket, Hat Kamala memiliki pantai yang tenang–sehingga cocok bagi Anda yang ingin bersantai dan menikmati panorama alam.

d. Hat Nai Harn — Tidak seperti pantai-pantai sebelumnya, Hat Nai Harn justru dikelilingi bukit-bukit berumput, serta pulau-pulau kecil yang masih alami.

e. Koh Racha — Surga bagi para penyelam ini populer akan dua pulau kembarnya, yakni Koh Racha Yai dan Koh Racha Noi yang memesona.

f. Hat Patong — Dapat dikatakan, Hat Patong merupakan satu pantai paling ramai dan berkembang di Phuket. Di sanalah, Anda dapat mengunjungi beragam jenis hotel, restoran, klub malam, serta aneka toko yang menjual kebutuhan para wisatawan.

g. Phuket Thaihua Museum — Dibuka sejak tahun 2010, museum ini didedikasikan sebagai pengingat latar sejarah orang-orang Tiongkok di Phuket.

h. Hat Surin — Terletak di sebelah utara Hat Patong, Hat Surin (Pantai Surin) didominasi oleh pepohonan cemara serta pasir putihnya yang indah.

i. Sirinart National Park — Secara umum, Sirinart National Park merupakan “rumah” dari beragam spesies laut, seperti kura-kura laut, kepiting pasir, hingga kerang langka. Setidaknya, ada tiga lokasi pantai yang dapat Anda kunjungi di sini, meliputi Taa Chatchai, Sai Kaew, dan Mai Kao.

19. Phu Thok

Gemar mendaki gunung atau justru sekadar berjalan-jalan menikmati keindahan alam?

Lokasi wisata yang satu ini, dapat Anda jadikan rekomendasi liburan yang menyenangkan. Phu Thok sendiri terletak di Provinsi Khan; sehingga wajar saja, jika dikelilingi pegunungan dan berada di kawasan Sungai Mekong.

Ketika pagi datang, kabut akan muncul dan menyelimuti permukaan pegunungan; sejenak melemparkan Anda pada sensasi negeri di atas awan. Adapun Phu Thok juga populer dengan wisata adrenalinnya; terutama dengan kontur terbing dan jurang yang cukup terjal.

20. Doi Mae Hua Kham

Banyak wisatawan berujar, datanglah ke Doi Mae Hua Kham ketika musim dingin berlangsung. Pasalnya, pada saat itulah, konon “surga dunia” akan mampir sejenak di Thailand. Hamparan rumput nan hijau dan bunga-bunga yang bermekaran akan hadir di depan mata Anda; dilengkapi dengan udara sejuk dan segar…

Oh ya, selain menikmati pemandangan alamnya, Anda juga dapat mengenal lebih jauh Tempat Wisata Thailand dengan menyaksikan pertunjukan budaya dan tarian suku bukitnya, lho.

21. Puncak Galaksi, Kanchanaburi

Puncak Galaksi merupakan satu destinasi wisata Thailand yang cocok, terutama bagi Anda si penggemar petualangan. Bukan hanya suasana yang tenang, di sini–Anda juga akan disuguhi pemandangan yang cantik, serta udara segar yang jauh dari polusi.

Adapun untuk sampai ke Puncak Gadlaksi, pertama-tama Anda harus menaiki kereta khusus. Jangan khawatir merasa bosan. Pasalnya, pemandangan sawah, tebing, juga sungai di sisi kanan dan kiri bisa menjadi hiburan menarik, sekaligus menantang bagi Anda yang cinta wisata adrenalin.

22. Taman Nasional Phu Rua

Taman Nasional Phu Rua menjadi satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi, terutama bagi Anda yang mendamba suasana sejuk dan dingin khas pegunungan. Di sini, Anda juga dapat menyaksikan pemandangan bukit-bukit menjulang; bahkan bisa menjajal langsung serunya berkemah di Phu Rua.

Sebagai informasi, Taman Nasional Phu Rua memiliki cuaca yang dingin setiap tahunnya. Siapkan jaket maupun perlengkapan tahan dingin lainnya; sebab pada saat-saat tertentu, taman nasional ini bisa sangat dingin, hingga embun dan rumput mengkristal lantaran membeku.

23. Doi Ang Khang Mon

Serupa “Puncak”-nya Thailand, di Doi Ang Khang Mon, Anda akan disuguhi hamparan perkebunan teh; stroberi, serta jajaran rumah pedesaan yang memanja mata. Jika dijangkau dari pusat kota, Doi Ang Khang Mon sendiri berada di daratan bagian tepi utara.

24. Roller Cave National Park

Rasakan sensasi “masuk” ke dalam perut Bumi di Roller Cave National Park. Terletak di sudut tertinggi Thailand, Anda dapat menyaksikan bangunan gua yang indah; berikut pemandangan alam yang memesona. Oh ya, jika beruntung, Anda juga bisa menemukan gua yang cukup tinggi untuk walk climbing, lho!

25. Salaeng Luang National Park

Nikmati wisata air terjun, padang rumput, mata air, dan gua di Salaeng Luang National Park. Tidak ketinggalan, terdapat pula beragam jenis tumbuhan dan satwa liar yang dibiarkan hidup alami sesuai habitatnya.

26. Cha-am

Cha-am menjadi satu dari sekian banyak destinasi pantai yang dapat Anda kunjungi ketika berada di Thailand. Berlokasi sekitar 161 kilometer dari pusat Kota Bangkok, waktu yang dibutuhkan untuk menjangkau Cha-am menggunakan kendaraan bermotor, yakni sekitar dua jam perjalanan.

Oh ya, Cha-am sendiri memiliki pasir putih dengan garis pantai terpanjang di Thailand, lho. Adapun selain menikmati panorama pantainya yang bersih dan masih alami, Anda juga dapat menjajal olahraga golf di Cha-am Resort.

27. Koh Samui

Ingin Tempat Wisata Thailand diving namun tidak tahu tempat yang cocok?

Inilah saatnya berkunjung ke Koh Samui. Koh Samui sebenarnya merupakan satu pulau yang terletak di sisi timur Thailand. Dengan luas lebih dari 228 kilometer, tentu pulau ini menjadi pulau terbesar kedua di negara ini.

Didatangi sekitar 1,5 juta turis setiap tahunnya, wajar saja bila Koh Samui begitu populer. Pasalnya, di sinilah Anda akan menjumpai pantai yang berpasir putih, jajaran pohon kelapa yang menjulang tinggi, serta bagi para pecinta diving: gugusan terumbu karangnya yang indah.

Untuk memanjakan para wisatawannya, Koh Samui juga dilengkapi dengan banyak resor, hotel, vila, serta bungalo. Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya bahkan mencapai lebih dari dua ratus! Anda dapat menjangkau Koh Samui dengan menggunakan pesawat terbang dan kapal. Jika menggunakan pesawat terbang, perjalanan dapat dimulai dari Bandara Samui, dengan layanan beberapa maskapai mencakup Bangkok Airways, Thai Airways Internasional, Firefly Airlines, serta Silk Air.

Oh ya, waktu terbaik mengunjungi Koh Samui adalah ketika musim panas. Satu informasi tambahan, Anda juga bisa mencicipi ragam kuliner lezat, yang turut dipengaruhi oleh budaya Malaysia, Indonesia, dan India.

28. Baan Pinsuwan Benjarong

Lokasinya, ada di daerah Samut Songkram. Adapun satu atraksi wisata populer di sana, yakni industri keramik rumahan yang diproduksi dengan tangan (manual). Nah, di sini, Anda bisa menemukan motif keramik Thailand, bahkan Tiongkok kuno yang sangat khas, meliputi: warna terang dan cerah.

Satu kelebihan lain dari Baan Pinsuwan Benjarong, adalah Anda diperbolehkan untuk melihat pembuatannya secara langsung; mengabadikannya dalam bentuk gambar; serta mencoba sendiri serunya melukis di keramik. Agar lebih puas, hasil jadi pun bisa Anda bawa sendiri, atau menambahnya dengan berkunjung ke toko oleh-oleh.

29. Wat Khanon Temple

Terletak di Ratchaburi, Thailand tengah, Wat Khanon Temple (Kuil Wat Khanon) menyuguhkan dua atraksi wisata menarik, berupa museum wayang; dan pertunjukan wayang bayangan (shadow puppet). Anda dapat menonton langsung pertunjukan tersebut pada hari Sabtu dan Minggu, pukul sepuluh pagi, dengan durasi waktu antara satu hingga dua jam.

Adapun selain pertunjukan dan museumnya, Anda bahkan bisa mengabadikan interior kuil yang cantik; juga jika beruntung: memotret para biksu yang tengah beraktivitas dengan pakaian oranye.

30. Sungai Mekong

Sungai Mekong sebetulnya bukan milik Thailand saja. Sungai yang masuk dalam kategori terpanjang ke-7 di Asia dan ke-12 di dunia ini, melewati banyak daerah meliputi Tiongkok, Laos, Myanmar, Vietnam, dan Kamboja. Adapun menyusuri Sungai Mekong atau justru sekadar menghabiskan waktu di pinggirnya bisa jadi satu aktivitas wisata yang menyenangkan, lho.

Setidaknya, ada beragam pemandangan yang bisa Anda saksikan. Ini meliputi aktivitas para biksu yang berjalan tanpa alas kaki plus pakaian khas berwarna oranye; penginapan yang berjajar di kanan-kiri sungai; aktivitas masyarakat lokal yang memanfaatkan sungai untuk perikanan serta transportasi, dan masih banyak lagi.

31. Pasar Tradisional Jed Samian

Telah ada lebih dari seratus tahun, Pasar Tradisional Jed Samian ini menjadi satu destinasi yang menarik, apalagi bagi Anda yang ingin tahu aktivitas harian masyarakat lokal Thailand. Lokasinya,a da di Photharam. Nah, selain wisata belanjanya yang sudah pasti murah; Anda juga bisa menjajal kekayaan kuliner khas yang memanja lidah, lho. Belum lagi, soal pedagangnya yang ramah…

32. Sampran Riverside Market

Memiliki fasilitas yang mumpuni, terutama bagi wisatawan–Sampran Riverside Market mulanya adalah sebuah resor dan hotel yang terletak di Nakhom Pathom. Nah, sesuai namanya, satu atraksi wisata yagn patut dicoba, yakni pasar tradisionalnya yang khas; pun beberapa fasilitas lain seperti taman bermain dan Taman Buddha Thailand yang melingkupi beragam aktivitas seni, seperti tarian, bela diri, menenun, hingga memasak kuliner khas!

Oh ya, di Sampran Riverside Market ini, Anda bahkan diperbolehkan untuk memotret dengan bebas; tidak terkecuali pertunjukan memberi makan pada gajah. Adapun di luar area Sampran Riverside Market, terdapat pula Farmer Market, yang menjual beragam hasil perkebunan dan pertanian dari wilayah sekitar. Tentu saja, untuk yang satu ini, tidak perlu khawatir perihal harga. Dijamin murah!

33. Baiyoke Sky Bangkok

Baiyoke Sky Bangkok menjadi alternatif wisata penggugah adrenalin; terutama bagi Anda yang ingin menikmati lanskap Bangkok dari ketinggian. Bukan tanpa sebab. Pasalnya, Baiyoke Sky Bangkok sendiri merupakan gedung tertinggi di Thailand (bahkan di Asia Tenggara), yang memiliki 83 lantai, lho!

Menariknya, di lantai atas bangunan hotel ini, tersedia pula satu restoran eksklusif yang bisa Anda datangi sembari makan malam, sekaligus menikmati pendar lampu hias jalan yang memukau.

34. Wat Traimit Temple (Kuil Buddha Emas)

Wat Traimit Temple merupakan satu kuil di Bangkok, yang populer dengan keberadaan patung Buddha-nya yang besar. Terbuat dari emas, bahkan patung ini memiliki berat sekitar 5,5 ton, lho!

Konon, di masa lalu ketika Thailand akan dijajah oleh bangsa asing, patung ini sempat dilapisi tanah liat selama bertahun-tahun. Inilah yang menyebabkan, tidak semua orang mengetahui, bahwa di balik lapisan tanah liat tersebut, sesungguhnya ada satu patung yang berharga bahkan bernilai tinggi. Barulah ketika akan dipindahkan, patung ini tidak sengaja terjatuh dan pecah. Adapun hal ini mengakibatkan wujud asli patung emas; yang akhirnya diletakkan di Kuil Buddha Emas.

Anda dapat mengunjungi kuil ini di ujung Jalan Yaowarat, lebih tepatnya di dekat Stasiun Kereta Api Hualampong.

35. Mansion Vimanmek

Terbuat dari kayu jati berlapis emas, Anda dapat menyaksikan beragam furnitur antik meliputi gelas kaca, porselen, hingga memori dari pemerintahan Thailand yang masuk dalam kategori kerajaan (1868-1910) di Mansion Vimanmek ini.

Nah, lantaran keunikannya tersebut, tidak heran jika lokasi wisata yang satu ini, memang memiliki protokol ekamanan yang sangat ketat. Untuk memasukinya saja, Anda diwajibkan menitipkan tas ke dalam loker, dan dilarang penuh untuk mengambil foto di bagian dalam rumah. Tidak hanya itu, Anda bahkan tidak boleh sembarang menyentuh atau duduk di kursi!

Adapun perihal tiket masuk, Mansion Vimanmek ini bisa Anda kunjungi secara gratis; jika Anda membeli tiket terusan dengan terlebih dulu masuk ke Grand Palace (Kuil Emerald Buddha, Wat Pra Keaw).

36. China Town (Pecinan) Bangkok

Seperti halnya kawasan pecinan di banyak tempat, tidak heran, jika aktivitas utama yang ada di sini adalah perdagangan. Bagaimanapun, China Town, Bangkok merupakan satu sentra belanja–terutama pusat penjualan emas di Bangkok. Nah, selain emas, Anda juga bisa menemukan beragam barang lain, seperti kain, mainan, aksesori, bahkan sparepart otomotif! Adapun ketika malam, siap-siap utnuk aneka kuliner yang memanja lapis lidah, ya!

37. Dream World Garden

Jika digambarkan, Dream World Garden mirip seperti Disneyland; a la Thailand. Pasalnya, di sinilah Anda dapat menemukan beragam wahana permainan yang menarik. Itu sebabnya, Dream World Garden ditengarai sebagai satu destinasi yang menyenangkan, terutama bagi anak-anak.

Adapun Dream World Garden terletak di distrik Pathum Thani. Berlokasi agak jauh dari pusat Kota Bangkok, Anda bisa menjangkau taman bermain ini dengan bus maupun taksi. Nah, untuk menikmati wahana-wahana yang ada di sini, Anda wajib membayar tiket sebesar 650 Baht per orangnya. Jumlah itu, sudah termasuk tiket masuk, plus tiket untuk menaiki seluruh wahana, kecuali Snow Town dan Go-Kart. Oh ya, jika ingin lebih praktis dan murah, pembelian tiket bisa dilakukan secara online, kok. Biayanya, 449 Baht (untuk orang dewasa) dan 399 Baht (untuk anak-anak).

Seperti taman bermain pada umumnya, Dream World ini memang berisi banyak wahana, meliputi permainan, pertunjukkan, lanskap untuk berfoto, serta parade. Setidaknya, terdapat empat kelompok besar zona menarik, mulai dari Dream World Plaza (area bangunan berarsitektur Eropa dan kios-kios penjual suvenir); Dream Garden (wilayah bertema alam dan miniatur tujuh keajaiban dunia; dengan aneka kebun bunga yang didekorasi secara apik); Fantasy Land (area yang dirancang agar mirip dengan dunia fantasi anak-anak–Anda dapat menemukan bangunan kastil a la Sleeping Beauty, atau sumur dari cerita Pangeran Kodok); serta Adventure Land (berisi beragam wahana pembangkit adrenalin, seperti tornado, super splash, sky coaster, jet coaster, Haunted Mansion (rumah hantu), dan wahana permainan ketangkasan lainnya).

Merasa lapar sehabis berkeliling dan menjajal wahana? Tidak perlu khawatir. Pasalnya, Dream World Garden juga menyediakan para pengunjungnya, pusat kuliner (food court). Letaknya, ada di zona Adventure Land; dengan pembelian bersistem kupon. Ini artinya, Anda harus terlebih dulu membeli kupon dengan pecahan 40 Baht dan 10 Baht. Adapun harga makanan dijual dengan kisaran 50 hingga 60 Baht, sementara minuman mulai dari sepuluh hingga 30 Baht.

38. Siam Niramit Show

Dunia kreativitas Thailand memang tidak ada habisnya. Jika tidak percaya, cobalah mengunjungi Siam Niramit Show. Sesuai namanya, pada dasarnya ini merupakan satu panggung pertunjukan yang didesain sedemikian rupa, dan mempertontonkan aksi para pemain beserta puluhan gajah dalam satu arena.

Dengan durasi sekitar 1,5 jam, Anda akan menyaksikan para pemain “beradu akting” dengan gajah. Adapun pementasan berkisah tentang kehidupan masyarakat Thailand di masa lampau (lengkap dengan pakaiannya yang khas); yang dikemas dengan efek pencahayaan, serta tata panggung yang artistik. Tidak perlu khawatir kehabisan tiket, pasalnya, bangunan gedung ini cukup besar dan mampu menampung penonton sebanyak dua ribu orang, kok.

Nah, bagi Anda yang tertarik, setidaknya ada beberapa paket yang bisa dipilih untuk menikmati pertunjukan ini. Ini mencakup (1) paket pertunjukan tanpa makan malam dan penjemputan hotel (1.300 Baht per orang dewasa); (2) paket pertunjukan dengan makan malam (1.500 Baht per orang dewasa); serta paket pertunjukan dengan makan malam dan penjemputan (1.800 Baht per orang dewasa)

39. Emporium Mall

Ingin berbelanja barang bermerek, namun dengan harga miring?

Emporium Mall menjadi salah satu destinasi belanja di Bangkok, yang mampu memenuhi keinginan Anda. Dapat dijangkau dengan mudah, letaknya sendiri ada di jantung Kota Bangkok–Sukhumvit. Adapun di sana, Anda dapat menemukan beragam pilihan barang, mulai dari produk kulit, perhiasan, fashion ternama, gawai (gadget), perangkat komputer, hingga perlengkapan rumah tangga.

40. Siam Ancient City

Upaya pelestarian keindahan Thailand, bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya, tercermin dari Siam Ancient City–suatu kawasan yang pada dasarnya merupakan replika geografis Bangkok di masa lampau.

Lantaran bertema “replika”, Anda akan menjumpai banyak stupa, hingga kuil yang dibangun di kawasan ini. Salah satu tujuannya, untuk mengingatkan masyarakat Thailand, pun turis asing tentang kejayaan di masa Ayutthaya. Adapun Siam Ancient City dibuka untuk umum mulai pukul delapan pagi, hingga lima sore. Nah, untuk bisa memasuki kawasan ini, Anda wajib membayar tiket, ya. Jumlahnya sebesar 400 Baht untuk orang dewasa, dan 200 Baht utnuk anak-anak.

41. Four Face Buddha

Four Face Buddha–atau jika diterjemahkan menjadi Patung Buddha Empat Wajah, pada dasarnya merupakan satu spot buatan, yang terletak di pelataran Hotel Grand Hyatt Erawan. Barulah, seiring berjalannya waktu, patung yang sudah ada sejak tahun 1956 ini ramai-ramai dikunjungi orang. Beredar kepercayaan, konon, doa-doa yang dilantunkan di depan patung ini, akan segera terkabul.

Nah, Anda sendiri bisa membuktikan kepercayaan itu, dengan langsung berkunjung ke sini. Jangan lupa, jika Anda ingin berdoa di sana, wajib membeli sesajen seharga 10 hingga 25 Baht. Oh ya, jika suatu saat nanti, doa Anda terkabul; Anda diharuskan kembali lagi ke Four Face Buddha ini untuk mengucap syukur, lho. Bagaimana?

42. Bangkok Dinner Cruises

Salah satu tempat wisata yang harus dikunjungi saat berada di Thailand adalah Sungai Chao Phraya. Sungai ini merupakan sungai yang membelah Kota Bangkok. Saat malam hari suasana di sungai ini sangat romantis. Mengunjungi sungai ini cocok dilakukan bagi pasangan yang ingin menghabiskan waktu bersama.

Saat malam hari akan ada kapal pesiar yang menyusuri sungan Chao Phraya dan di dalam kapal pesiar telah ada makan malam yang sangat romantis. Kapal pesiar akan membawa wisatawan berhenti di kuil sebab kapal pesiar itu memiliki tujuan membawa pengunjung menikmati suasana sekitar sungai dengan pemandangan gedung-gedung sekitar sungai yang memiliki lampu nan eksotik. Bagi yang suka selfie, pengunjung bisa melakukan foto di atas kapal pesiar dengan latar belakang jembatan Chao Phraya. Sungai ini memiliki panjang 372 km. Jika wisatawan sampai di sungai ini saat siang hari, tour guide akan memandu wisatawan mengunjungi Kuil Wat Arun.Salah satu cara anti-mainstream untuk menikmati Kota Bangkok, adalah dengan menyusuri Sungai Chao Phraya. Dalam praktiknya, keberadaan sungai ini begitu penting, karena bukan hanya membelah Kota Bangkok, melainkan juga menjadi “nadi” kehidupan masyarakat lokalnya.

Adapun menaiki kapal pesiar yang melintasi sungai sepanjang 372 kilometer; sembari menikmati makan malam dapat menjadi satu atraksi wisata yang menyenangkan. Apalagi, tidak dapat diingkari, bahwa suasana Sungai Chao Phraya ini semakin romantis menjelang malam hari…

43. Pratunam Market

Memang tidak ada habisnya, apabila membicarakan surga belanja di Kota Bangkok. Kini, pembahasan pun jatuh pada Pratunam Market–sebuah pusat belanja garmen yang letaknya di jantung Kota Bangkok. Secara sederhana, dapat dikatakan, Pratunam Market juga menjadi pusat grosir-nya Thailand.

Seperti namanya, Anda akan menjumpai banyak variasi pakaian, yang juga didampingi dengan harga dan kualitas yang sebanding. Apalagi, ada ratusan toko dan lapak busana maupun aksesori yang bisa Anda kunjungi, sekaligus bandingkan satu sama lain. Oh ya, di kawasan Pratunam ini, berdiri juga sejumlah mal besar, mulai dari The Platinum Fashion Mall, sampai Central World, lho!

Adapun harus diingat, lantaran bertema “belanja di pasar”, jangan lupa untuk menawar, ya!

44. Sanctuary Of Truth

Masuk dalam kategori wisata religi, Sanctuary of Truth berada di sekitar Crescent Moon Beach, Pattaya. Secara umum, ini merupakan satu kuil yang dibangun pada tahun 1981. Keunikan Sanctuary of Truth lantas kentara pada bahan pembuatannya, yakni kayu yang diukir menyerupai patung dewa; pun gambar tokoh-tokoh Buddha.

45. Alcazar dan Tiffany Show

Alcazar Show, menawarkan satu pertunjukan dari pria-pria “cantik” Thailand yang menari dan melenggok dengan gemulai. Saking cantiknya, Anda bahkan akan tertipu dan menyangka, mereka adalah wanita betulan!

Sementara itu, berbeda dengan Alcazar Show, Tiffany Show merupakan satu tempat wisata yang menyuguhkan pertunjukan kabaret. Adapun satu yang khas, yakni pertunjukan tarian dengan menggunakan kostum berbulu, mirip seperti burung merak.

46. Madame Tusaaud

Ada banyak museum patung lilin yang dapat Anda kunjungi di seluruh penjuru dunia. Namun, selagi singgah di Thailand, tidak ada salahnya berkunjung ke Museum Madame Tusaaud. Seperti mayoritas museum lilin lain, Anda dapat menemukan beragam patung lilin yang dibuat semirip mungkin dengan banyak tokoh-tokoh ternama dunia; plus dengan beberapa ciri khas mereka.

Madame Tusaaud sendiri pertama kali dibuka sejak tahun 2010. Terdapat sepuluh ruangan (zona) yang bisa Anda kunjungi. Pada zona red carpet Hollywood, misalnya. Anda dapat menjumpai banyak artis-artis ternama seperti brad Pitt, Nicole Kidman, Jackie Chan, Julia Roberts, dan masih banyak lagi. Hal yang sama berlaku pada zona lainnya, seperti zona penyanyi pop yang berisi Michael Jackson dan Madonna; pun zona bintang televisi yang berisi Nicolas Cage, Jim Carrey, dan masih banyak lagi.

Oh ya, museum lilin ini tidak cuma memuat para selebriti sebagai figur patung, lho. Ada pula banyak tokoh-tokoh dunia dengan pernak-pernik mereka yang khas. Ini dapat berupa Albert Einstein dengan kumis dan rumus pada papan tulis; Picasso dengan cerutunya; Beethoven dengan piano, Barack Obama, hingga mantan presiden Republik Indonesia, Ir Soekarno.

Satu hal seru yang sering kali dilakukan oleh pengunjung Madame Tusaaud, yakni berfoto sembari berinteraksi dengan patung lilin. Dengan kata lain, pengunjung dapat menyentuh, memeluk, berpura-pura mengobrol, bermain, atau bahkan berduet dengan tokoh favoritnya! Adapun untuk masuk ke dalam museum ini, Anda perlu mengeluarkan biaya sebesar 795 Baht (atau sekitar Rp230 ribu rupiah) per orang.

Jam buka — setiap hari pukul delapan pagi hingga sembilan malam.

47. Chatuchak Weekend Market

Chatuchak Weekend Market menjadi satu pasar terbesar di Asia Tenggara, yang wajib Anda kunjungi. Namun, sesuai namanya, pastikan Anda berkunjung ketika akhir pekan, ya. Perihal harga, barang-barang yang ada di sini ditawarkan cukup murah, kok. Jika beruntung, Anda bahkan bisa menawar dengan harga sesuai kocek. Adapun satu yang harus diingat, pembayaran hanya bisa dengan metode uang tunai.

Oh ya, lantaran cuaca yang panas dan kondisi pasar yang padat, jangan lupa gunakan pakaian yang nyaman, ya.

48. Suphattra Land

Jika dibandingkan, Suphattra Land ini mirip seperti Taman Buah Mekarsari, Bogor. Di sini, Anda bisa menemukan kebun buah yang lengkap dan luas. Adapun Suphattra Land dapat dijangkau dengan berkendara selama tiga jam, dari Kota Bangkok.

Sembari berkeliling menggunakan kereta khusus, Anda akan diajak untuk mempelajari aneka buah, bahkan mencicipi segarnya buah langsung dari pohonnya! Untuk yang satu ini, bahkan Anda dibolehkan makan samapi puas, lho.

49. Ayutthaya

Gambaran Tempat Wisata Thailand pada masa lampau, bisa Anda saksikan langsung dengan berkunjung ke Ayutthaya. Berlokasi dekat dengan lembah Sungai Chao Phraya, Ayutthaya ini pada dasarnya merupakan ibu kota dari satu provinsi yang bernama sama, yakni Ayutthaya. Adapun unutk menjangkaunya, Anda bisa langsung menaiki bus maupun kereta dari Kota Bangkok.

Lantaran merupakan “kota kuno” Thailand, wajar saya bila di Ayutthaya, Anda akan disuguhkan pemandangan lanskap berupa jajaran kuil dan istana kuno. Nah, jika ingin puas mengunjungi dan menjelajahi Ayutthaya, Anda bisa menyiapkan waktu sekitar satu hari.

50. Pai

Pai merupakan satu desa wisata, yang berlokasi tepat di sebelah utara Thailand. Setidaknya, ada beragam aktivitas yang bisa Anda lakukan selama di Pai, meliputi tracking, duduk-duduk di pinggir Sungai Pai, mengunjungi Pai Kanyon, hingga melihat kincir raksasa yang masih digerakkan oleh tenaga manusia.

Itulah 50 destinasi wisata di Thailand yang bisa Anda jadikan rekomendasi. Nah, jika baru pertama kali pergi ke Thailand, beberapa tips ini mungkin akan membantu Anda selama di sana:

1. Siapkan Paspor dan Dokumen

Hal ini penting, pun mudah. Anda hanya perlu melengkapi syarat pengajuan paspor; bisa secara online (daring) maupun offline. Adapun bagi Anda yang telah memiliki paspor, pastikan pula masa berlakunya tidak kurang dari enam bulan. Namun, jika kurang dari enam bulan (terhitung dari tanggal keberangkatan ke Thailand), segeralah pergi ke kantor imigrasi setempat untuk melakukan perpanjangan paspor.

2. Siapkan Itinerary

Thailand tergolong luas, dan memiliki banyak tempat wisata. Dengan waktu yang terbatas, Anda tentu tidak dapat mendatangi seluruh tujuan wisata yang diinginkan. Itu sebabnya, itinerary (rancangan perjalanan) amat dibutuhkan. Sebagai pemula, Anda bisa terlebih dulu mendatangi beberapa kota besarnya yang populer, seperti Bangkok, Chiang Mai, Phuket, Pattaya, dsb. Untuk lebih mudahnya, Anda bisa membeli satu peta kecil terkait Thailand untuk melihat posisi kota maupun destinasi yang berdekatan.

Nah, lantaran Anda akan berkunjung ke Thailand, pastikan pula mengunjungi beberapa wisata wajibnya, ya. Ini bisa berupa pantai, kuil, wisata belanja dengan aneka pasar tradisional-nya, hingga kuliner lokal yang lezat! Di sini, kendati Anda memiliki banyak destinasi tujuan, pastikan itinerary yang sudah dibuat tetap rasional. Ini artinya, hindari membuat itinerary yang terlalu padat; sampai-sampai berisiko membuat Anda kelelahan dan kurang istirahat.

Oh ya, harus diingat, apa pun destinasi pilihan Anda, pada akhirnya seluruhnya sangat berpengaruh pada biaya tiket dan akomodasi selama di sana. Jadi, perhitungkan dengan bijak, ya.

3. Siapkan Mata Uang Baht

Persiapkan mata uang Baht Anda, minimal satu minggu sebelum keberangkatan. Anda bisa menukarkannya di money changer (tempat penukaran uang) terdekat dari rumah. Satu tips, hindari menukarkan uang di bandara, untuk menghindari nilai tukar yang sangat rendah. Nah, jika money changer terdekat tidak menyediakan mata uang Baht; Anda dapat menukarkannya lebih dulu ke dalam mata uang dolar Amerika; sebelum akhirnya ditukarkan lagi di money changer sesampainya di Thailand.

Itulah beberapa hal yang harus Anda perhatikan seputar tempat wisata di Thailand berikut tips-tipsnya. Selamat liburan!

Baca Juga : 30 Tempat Wisata Hong Kong yang Sangat Seru

30 Tempat Wisata Hong Kong yang Sangat Seru

30 Tempat Wisata Hong Kong yang Sangat Seru – Hong Kong memang negeri yang kecil. Luas wilayahnya hanya 2.755 km2, jauh lebih kecil dibandingkan luas Pulau Bali yang mencapai 5.780 km2. Meski begitu, Hong Kong dikenal sebagai salah satu negara di Asia yang banyak dikunjungi para wisatawan dunia.

Buktinya, pada tahun 2014, sebanyak 27,8 juta wisatawan berkunjung ke Hong Kong. Kedatangan wisatawan itu pun memberikan pemasukan sebesar US$38,376 juta atau setara Rp512,281 miliar. Hong Kong pun dinobatkan sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler ke-11 dunia.

Pada saat pelesir ke Hong Kong, Anda tidak perlu bingung dalam mencari tempat wisata yang menarik. Mulai dari tempat untuk wisata belanja, tempat yang menyimpan nilai sejarah tinggi, hingga wisata alam dengan pemandangan menakjubkan, semua kami rangkum di sini.

Nah, penasaran dengan deretan tempat wisata yang bisa dijumpai di Hong Kong? Berikut ini adalah daftar 30 lokasi wisata menarik yang wajib Anda datangi saat berada di Hong Kong:

1. Victoria Peak

Tempat wisata Hong Kong yang pertama dan wajib Anda sambangi adalah Victoria Peak. Di tempat ini, Anda akan menemukan Peak Tower yang ketinggiannya mencapai 396 meter di atas permukaan laut (mdpl). Di sini juga terdapat The Sky Terrace yang memberikan pemandangan 360 derajat, jadi Anda bisa menyaksikan seluruh lanskap Hong Kong dari ketinggian.

Akses transportasi ke tempat wisata ini tidak terlalu sulit. Anda bisa menggunakan layanan MTR ke Stasiun Garden Road dan naik Peak Tram untuk ke Victoria Peak. Selain naik Peak Tram, Anda juga bisa ke Victoria Peak menggunakan taksi, mobil pribadi, ataupun berjalan kaki via Old Peak Road.

Untuk bisa menyaksikan pemandangan menakjubkan di Sky Terrace yang berada di ketinggian 428 mdpl tentunya tidak gratis. Akses masuk ke Sky Terrace bisa Anda dapatkan dengan membeli tiket Peak Tram Sky Pass yang dipatok dengan banderol HK$75 untuk sekali jalan dan HK$88 untuk tiket pulang pergi.

2. Peak Tram

Sejatinya, Peak Tram merupakan transportasi ke Victoria Peak. Namun, Peak Tram juga merupakan aktivitas wisata populer yang banyak dipilih para wisatawan. Terlebih, Peak Tram merupakan alat transportasi yang bersejarah, yakni telah ada sejak tahun 1888, dan merupakan kereta kabel pertama di Benua Asia.

Peak Tram beroperasi mulai dari pukul 07.00 hingga tengah malam dengan durasi keberangkatan setiap 15 menit. Wahana ini merupakan akses masuk ke berbagai tempat di Victoria Peak. Mulai dari Sky Terrace, Museum Madame Tussauds, ataupun The Peak Galleria yang merupakan tempat wisata belanja populer di kalangan para selebritas dunia.

Harga tiketnya bervariasi, paling murah seharga HK$32 untuk sekali jalan dan HK$45 untuk tiket pulang pergi. Terdapat selisih cukup besar dibandingkan dengan tiket yang dibarengi akses ke Sky Terrace. Ada pula tiket combo dengan akses ke Museum Madame Tussaud yang dipatok seharga HK$249.

3. Museum Madame Tussaud

Masih di area Victoria Peak, Anda juga bisa menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Museum Madame Tussaud. Di tempat wisata ini, Anda akan berkesempatan untuk berfoto bersama tokoh terkenal dunia yang diabadikan dalam bentuk patung. Mulai dari sosok mantan pesepakbola David Beckham, sosok Donnie Yen yang tengah memerankan tokoh Ip Man, Ratu Elizabeth, dan lain-lain.

4. Sky100

Victoria Peak bukan satu-satunya tempat wisata di Hong Kong untuk menyaksikan keindahan Kota Hong Kong dari ketinggian dengan pemandangan 360 derajat. Anda bisa pula merasakan pengalaman serupa di Sky100 yang terletak di lantai 100 Gedung International Commerce Centre (ICC), West Kowloon. Istimewanya, Anda bisa menyaksikan pemandangan Peninsula Kowloon secara menyeluruh. Lengkap dengan Tai Mo Shan sebagai latar belakangnya.

Tempat ini buka setiap hari, kecuali hari Minggu, dengan harga tiket sebesar HK$168. Berikut ini jam buka Sky100:

· Senin – Kamis : 10.00 – 21.00

· Jumat : 10.00 – 22.00

· Sabtu : 10.00 – 23.30

5. Victoria Harbour

Tempat wisata Hong Kong berikutnya adalah Victoria Harbour, sebuah pelabuhan yang berada di antara Pulau Hong Kong dan wilayah Kowloon. Di tempat ini, Anda bisa menyaksikan pemandangan pelabuhan yang berhiaskan deretan gedung-gedung pencakar langit. Pemandangan di sini akan terasa semakin memukau di malam hari, dengan dihiasi gemerlap lampu warna-warni.

Ada beberapa lokasi yang pas untuk menyaksikan pemandangan Victoria Harbour. Lokasi favorit pertama adalah The Peak yang menawarkan pemandangan Victoria Harbour dari ketinggian. Selan itu, Anda bisa pula menyaksikan kemegahan Victoria Harbour dari kawasan promenade Tsim Sha Tsui yang berada di sisi Kowloon.

6. Avenue of Stars

Di kawasan Victoria Harbour, Anda akan menemukan Avenue of Stars. Tempat wisata ini didesain mirip dengan Hollywood Walk of Fame sebagai bentuk penghormatan kepada para selebritas di industri film Hong Kong. Lokasi Avenue of Stars ini berada di kawasan promenade Tsim Sha Tsui.

Keberadaan patung perunggu Bruce Lee setinggi 2,5 meter menjadi ciri khas dari Avenue of Stars. Patung ini dibangun pada tahun 2005 dan menjadi lokasi favorit para wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata ini. Selan itu, ada pula cetakan tanda tangan dan nama dari para selebritas Hong Kong lain.

7. A Symphony of Lights

Berada di Victoria Harbour Hong Kong, Anda juga tidak boleh melewatkan pertunjukan A Symphony of Lights. Acara ini merupakan pertunjukan cahaya dan musik terbesar dunia yang dicatat oleh Guinness World Records. Pertunjukan ini dilaksanakan dengan memanfaatkan cahaya lampu gedung pencakar langit dan Anda bisa menyaksikannya dengan gratis, mulai pukul 20.00 hingga 20.14 waktu setempat.

Ada beberapa tempat yang bisa Anda pilih untuk menyaksikan pertunjukan gratis ini. Di antaranya adalah Avenue of Stars, promenade di sekitar Golden Bauhinia Square, atau dari atas kapal feri.

Dalam pertunjukan ini, narasi dibawakan dalam 3 bahasa yang berbeda, tergantung hari apa. Pada hari Senin, Rabu, dan Jumat, narasi dibawakan dalam bahasa Inggris. Sementara untuk hari Selasa, Kamis, dan Sabtu menggunakan bahasa Mandarin. Di hari Minggu, memakai bahasa Kanton.

8. Promenade Tsim Sha Tsui

Promenade ini tidak hanya menjadi lokasi yang menarik untuk menyaksikan pertunjukan A Symphony of Lights. Di tempat ini, Anda juga bisa menikmati pemandangan gedung-gedung tinggi Hong Kong secara menyeluruh. Tidak heran kalau promenade Tsim Sha Tsui menjadi tempat wisata yang terus dibanjiri oleh para wisatawan.

Promenade Tsim Sha Tsui juga menjadi tempat yang asyik untuk para pencinta belanja. Di sini, Anda akan menemukan deretan toko berkelas yang menjajakan berbagai produk berkualitas tinggi. Lokasinya yang mudah dijangkau menggunakan MTR ataupun bus umum juga menjadi faktor lain yang membuat tempat ini ramai pengunjung.

9. Causeway Bay

Surganya para pencinta wisata belanja, itulah Causeway Bay. Di tempat wisata yang berlokasi di Distrik Wanchai ini, Anda akan menemukan segudang tempat belanja. Mulai dari toko di pinggir jalan, mal, butik, hingga berbagai jenis pusat perbelanjaan.

Anda pun bisa menemukan produk dengan harga yang bervariasi di sini. Untuk produk fashion dengan harga yang mahal, Anda bisa menemukannya di Hysan Palace, Times Square, ataupun Fashion Walk. Untuk produk dengan harga yang lebih rendah, datang saja ke SOGO Departement Store. Selain itu, ada pula Jardine’s Crescent, tempat belanja yang memungkinkan Anda untuk menawar harganya secara langsung.

10. Jembatan Tsing Ma

Berada di Hong Kong, Anda juga sebaiknya tidak melewatkan Jembatan Tsing Ma yang merupakan salah satu jembatan suspensi terpanjang di dunia. Jembatan yang diresmikan pada tahun 1997 itu panjangnya mencapai 1.377 meter dengan lebar 41 meter. Menariknya, jembatan ini tidak hanya bisa dilalui oleh mobil, tapi juga oleh kereta MTR.

Untuk kenyamanan para pelancong yang banyak mengunjungi tempat ini, terdapat papan informasi yang bisa dijumpai di sekitar jembatan. Secara khusus, pemandangan Jembatan Tsing Ma terlihat mengagumkan pada saat malam hari. Gemerlap cahaya lampu akan semakin memperlihatkan kemegahan dan kecantikan jembatan ini.

11. Lan Kwai Fong

Bagi Anda kaum muda yang gemar pesta, Lan Kwai Fong tidak boleh dilewatkan. Lan Kwai Fong merupakan jalanan berbentuk huruf L yang terkenal sebagai lokasi berkumpulnya para ekspatriat di Hong Kong. Di tempat ini, Anda akan menjumpai deretan bar, klub, kafe, dan berbagai jenis tempat hiburan lainnya.

Akses transportasi ke tempat ini tidak terlalu sulit, terutama karena Lan Kwai Fong berada di Distrik Central. Beberapa jenis transportasi yang bisa Anda gunakan untuk mencapai tempat wisata ini antara lain adalah MTR dan bus umum. Bahkan tersedia pula layanan transportasi yang menghubungkan tempat ini dengan bandara.

12. Repulse Bay

Repulse Bay menjadi pilihan tempat wisata berikutnya yang menyajikan pemandangan alam menakjubkan di wilayah Hong Kong bagian selatan. Pantai yang satu ini dikenal sebagai area hunian eksklusif dengan harga tanah mencapai jutaan ribu dolar per meter persegi. Pemandangan laut biru dengan hamparan pasir putih memberikan menyajikan kenyamanan sekaligus ketenangan.

Anda bisa menikmati pemandangan di Repulse Bay kapan saja. Di siang hari, suasananya cukup hangat, dengan suhu mencapai 26 derajat Celcius. Sementara itu, di malam hari pemandangan Repulse Bay tidak kalah indahnya. Anda akan bisa menyaksikan pemandangan cantik pantulan cahaya lampu kota di permukaan laut.

Akses ke tempat ini juga tidak terlalu sulit. Ada beragam pilihan bus umum yang bisa digunakan. Mulai dari bus 6, 6X, 6A, 260, hingga bus 66 yang bisa Anda jumpai di terminal bus Exchange Square. Para sopir bus pun biasanya mengerti niatan para wisatawan yang ingin berkunjung ke pantai ini.

13. Kowloon Walled City Park

Tempat wisata berikutnya adalah Kowloon Walled City Park, yang merupakan sebuah taman bersejarah di Hong Kong. Kawasan ini dulunya dikenal sebagai rumah para gembong penjahat. Namun, hal tersebut kemudian berakhir pada tahun 1987.

Pada tahun 1980an, Pemerintah Hong Kong menghancurkan Kowloon Walled City. Meski begitu, ada beberapa bangunan yang dipertahankan dan kini menjadi bagian dari Kowloon Walled City Park.

Kowloon Walled City Park ini didesain dengan suasana ala Dinasti Qing dan terbagi menjadi delapan area. Masing-masing area pun memiliki keunikannya tersendiri. Di antaranya adalah Yamen yang menjadi satu-satunya bangunan tua ala Dinasti Qing yang masih bertahan. Ada juga Old South Gate yang merupakan peninggalan Kowloon Walled City, dan Chess Garden dengan empat papan catur raksasa.

14. Jumbo Kingdom

Berlokasi di kawasan Aberdeen, Hong Kong, Jumbo Kingdom adalah sebuah tempat wisata kuliner yang menarik. Di sini, Anda akan menemukan Jumbo Floating Restaurant dan Tai Pak Floating Restaurant. Selain dapat menikmati sajian kuliner yang enak, sensasi makan di tempat ini juga berbeda, karena dilakukan di atas sebuah kapal besar.

Jumbo Kingdom dikenal sebagai tempat wisata yang populer di Hong Kong. Tercatat lebih dari 30 juta pengunjung telah mendatangi tempat ini. Termasuk di antaranya adalah para pesohor dunia seperti Ratu Elizabeth II, Tom Cruise, Chow Yun Fat, Stephen Chow, dan David Bowie.

Untuk ke tempat ini, Anda terlebih dulu harus berangkat menuju Aberdeen Promenade atau Pelabuhan Sham Wan. Di kedua tempat tersebut, tersedia layanan perahu pengantar gratis yang akan membawa Anda ke Jumbo Kingdom.

15. Ladies Market

Berlokasi di kawasan Mong Kok yang dikenal sebagai lingkungan paling padat sedunia, Ladies Market menjadi tempat wisata wajib yang harus dikunjungi di Hong Kong. Sesuai dengan namanya, Ladies Market ini merupakan pasar pinggir jalan yang menjual berbagai barang kebutuhan wanita. Biasanya barang-barang di sini dijual dengan harga murah.

Selain Ladies Market, ada pula pasar pinggir jalan lain yang menarik dikunjungi saat di Mong Kok. Di antaranya adalah Flower Market yang bakal ramai pengunjung setiap perayaan Tahun Baru Imlek ataupun Temple Street Night Market yang menjadi pasar malam populer lainnya di Hong Kong. Selain berbelanja, Anda juga bisa menyaksikan pertunjukan pinggir jalan di Temple Street Night Market.

Anda juga tidak perlu repot kalau ingin ke tempat ini. Anda bisa naik MTR dari beberapa titik pemberhentian. Di antaranya adalah Mong Kok Station, Mong Kok East Station, dan Yau Ma Tei Station. Alternatif lainnya, Anda bisa menggunakan beragam bus umum untuk ke sini.

16. Disneyland Hong Kong

Liburan bersama keluarga, Anda tidak boleh melewatkan kunjungan ke Disneyland Hong Kong. Tempat wisata di Hong Kong yang satu ini dikenal sebagai salah satu taman hiburan terpopuler di dunia. Pada tahun 2013, tercatat sebanyak 7,4 juta pengunjung telah datang ke tempat ini. Dengan luas mencapai 27,5 hektare, Disneyland Hong Kong bisa menampung sebanyak 7,92 hingga 8,92 juta pengunjung per tahun.

Beragam wahana permainan pun bisa dijumpai di tempat ini. Mulai dari Toy Story Land, Adventureland, Main Street, U.S.A., dan lain-lain. Pihak Disneyland Hong Kong juga berencana untuk melakukan penambahan area bermain. Di antaranya adalah Frozen Land yang diambil dari tema film Frozen, serta Marvel Area yang menjadi tempat bagi para pengunjung untuk merasakan keseruan ala film Iron Man.

Akses transportasi ke tempat wisata ini cukup mudah. Cara paling mudah adalah dengan naik MTR via Disneyland Resort Line. Di jalur ini, Anda bisa naik gerbong MTR yang berjalan secara otomatis tanpa masinis. Anda juga bisa menggunakan bus umum yang melayani perjalanan ke Disneyland Hong Kong.

Untuk masuk ke Disneyland, Anda perlu membayar HK$589 untuk orang dewasa, HK$419 untuk anak-anak, dan HK$100 untuk lansia.

17. Ten Thousand Buddhas Monastery

Ten Thousand Buddhas Monastery menjadi tempat wisata di Hong Kong berikutnya yang wajib Anda kunjungi. Tempat wisata ini berlokasi di Pai Tau Village, Sha Tin. Di tempat ini, Anda akan menemukan kompleks kuil Buddha yang memiliki sebanyak 12.800 patung Buddha dalam berbagai postur.

Di kompleks tempat wisata ini, Anda akan menemukan sebanyak lima kuil, empat paviliun, serta satu pagoda. Untuk menuju area puncak Then Thousand Buddhas Monastery, Anda harus menaiki sebanyak 430 anak tangga. Nah, sesampainya di puncak, Anda berkesempatan menuju lantai tertinggi pagoda.

Anda bisa ke lokasi Ten Thousand Buddhas Monastery dengan naik MTR East Railine menuju stasiun Sha Tin. Kalau ditempuh dari Tsim Sha Tsui, perjalanan hanya butuh waktu selama 9 menit dengan tiket seharga HK$9. Dari stasiun, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan naik taksi ke lokasi kuil.

Sesampainya di kuil, Anda tidak perlu khawatir dengan tiket masuk. Setiap pengunjung bebas datang ke tempat ini sesuka hati, alias gratis. Kuil ini buka setiap hari, mulai dari pukul 9.00 hingga 17.00.

18. Ocean Park Hong Kong

Selain Disneyland, Anda juga bisa menghabiskan waktu liburan keluarga di Ocean Park Hong Kong. Tempat wisata yang satu ini telah hadir di Hong Kong sejak tahun 1977. Namun, saat ini popularitasnya sudah memudar, kalah dibandingkan dengan Disneyland Hong Kong. Meski begitu, taman hiburan yang berlokasi di Southern District ini masih tetap menarik untuk dikunjungi.

Di tempat ini, Anda bisa menikmati berbagai jenis wahana permainan. Termasuk di antaranya adalah The Dragon yang dikenal sebagai roller coaster terbesar yang ada di Hong Kong, dengan panjang jalur mencapai 842 meter. Selain itu, Anda juga berkesempatan untuk melihat atraksi berbagai jenis mamalia laut di tempat ini.

Akses transportasi juga mudah. Anda bisa menggunakan layanan MTR South Island Line dan turun di Ocean Park Station. Pilihan lainnya, Anda bisa pula menggunakan Citybus Ocean Park Express yang berangkat dari Central Star Ferry Pier menuju Ocean Park. Terakhir, Anda bisa pula menggunakan kendaraan pribadi atau taksi.

Untuk masuk dan menikmati berbagai wahana hiburan di sini, Anda diharuskan untuk membayar tiket sebesar HK$385 untuk dewasa dan HK$193 untuk anak-anak. Di hari-hari biasa, Senin-Jumat, tempat ini buka mulai pukul 10.00 hingga 18.00. Sementara di akhir pekan dan hari libur, Ocean Park bisa dikunjungi mulai pukul 10.00 hingga 19.00.

19. Patung Tian Tan Buddha

Tempat wisata terpopuler berikutnya di Hong Kong adalah Tian Tan Buddha atau yang juga dikenal dengan nama Patung Buddha Besar. Patung raksasa yang terbuat dari perunggu ini tingginya mencapai 34 meter dan bobotnya mencapai 250 ton.

Patung ini berada di area perbukitan di Ngong Ping, Lantau. Para pengunjung terlebih dulu harus menaiki 268 anak tangga untuk bisa melihat patung raksasa ini lebih dekat. Sesampainya di puncak bukit, Anda juga akan mendapati enam patung perunggu lain yang berukuran kecil di sekitar Patung Buddha Besar—disebut The Offering of Six Devas.

Anda tidak akan dikenakan tarif masuk saat berkunjung ke Tian Tan Buddha. Namun, wisatawan yang ingin memasuki ruangan yang ada di bawah patung akan dikenakan tiket masuk seharga HK$60.

Selagi berkunjung ke Patung Tian Tan Buddha, Anda juga berkesempatan mendatangi dua tempat wisata lainnya yang tidak kalah populer. Dua tempat tersebut adalah Po Lin Monastery yang lokasinya masih satu kompleks dengan Patung Tian Tan Buddha, dan Ngong Ping 360 yang berjarak kurang lebih 400 meter.

20. Po Lin Monastery

Masih berada di area Ngong Ping, Anda juga bisa menyaksikan Po Lin Monastery, sebuah kompleks kuil yang dibangun pada tahun 1906. Konon, Po Lin Monastery ini merupakan salah satu kuil Buddha tertua yang ada di seantero Hong Kong. Di sini, terdapat tiga patung Buddha yang menjadi ciri khas Po Lin Monastery. Tiga patung tersebut merepresentasikan kehidupan Buddha di masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Selain itu, Anda juga akan menemukan pintu gerbang Po Lin Monastery yang berdiri dengan megah. Sebagai tambahan, ada pula sebuah bangunan baru yang disebut The Grand Hall of Ten Thousand Buddha, yang berdiri di atas tanah seluas 6.000 meter persegi. Di tempat ini, Adan akan mendapati 10 ribu patung Buddha dan benda-benda bersejarah lainnya.

Transportasi menuju Po Lin Monastery dan Patung Tian Tan Buddha bisa dilakukan dengan berbagai cara. Pertama, Anda bisa naik gondola Ngong Ping 360. Pilihan lainnya, Anda bisa naik MTR dan turun di Tung Chung Station lalu melanjutkan perjalanan dengan naik New Lantau Bus dari Tung Chung Town Centre. Terakhir, Anda bisa pula naik feri dari Central Pier menuju Mui Wo, dilanjutkan naik New Lantau Bus menuju Ngong Ping.

21. Ngong Ping 360

Ngong Ping 360 merupakan kereta gondola yang menjadi sarana transportasi menuju Ngong Ping di Pulau Lantau. Kereta gondola ini menghubungkan Pulau Lantau dengan Central Hong Kong. Ngong Ping 360 pun menjadi sarana transportasi utama bagi para wisatawan untuk ke Po Lin Monastery dan Patung Buddha Besar.

Perjalanan menaiki kereta gondola Ngong Ping 360 hanya membutuhkan waktu selama 25 menit. Selama perjalanan, Anda bisa menyaksikan pemandangan Pulau Lantau dari ketinggian. Keberadaan empat jendela pada gondola ini memberikan daya pandang yang luas.

Tersedia dua pilihan kabin yang bisa Anda naiki, yakni kabin standar dan kabin kristal. Bedanya, kabin kristal menggunakan lantai yang terbuat dari kaca. Dengan begitu, Anda bisa merasakan sensasi yang berbeda, yaitu langsung melihat pemandangan di bawah kaki Anda.

Tarifnya pun berbeda. Kalau memilih kabin biasa, harga tiketnya sebesar HK$150, sementara untuk kabin kristal dipatok dengan tarif HK$235.

Untuk ke stasiun Ngong Ping 360, Anda bisa menggunakan MTR jalur Tung Chung Line yang menghubungkan Pulau Hong Kong dengan Tung Chung. Durasi perjalanan kurang lebih selama 30 menit. Opsi lainnya, Anda bisa menggunakan bus umum atau taksi.

22. Tai O

Tempat wisata yang satu ini kerap mendapatkan julukan sebagai Venesia-nya Hong Kong. Tai O yang berlokasi di bagian barat Pulau Lantau memang dikenal sebagai perkampungan nelayan. Di sini, Anda akan mendapati rumah-rumah nelayan yang dibangun di atas tonggak kayu dan antara satu rumah dengan rumah lain saling berhubungan.

Selain bisa menyaksikan rumah nelayan yang unik, Anda juga bisa menengok bangunan-bangunan bersejarah di Tai O. Di antaranya adalah Old Tai O Police Station yang dibangun tahun 1902, Yeung Hau Temple yang didirikan tahun 1699, dan Tin Hau Temple, sebuah kuil tua yang berdiri sejak tahun 1772.

Cara termudah bagi para wisatawan untuk menjangkau Tai O adalah dengan naik MTR ke Tung Chung Station dan dilanjutkan naik New Lantau Bus 11 ke Tai O. Pilihan lainnya, Anda bisa pula melanjutkan perjalanan dari Tung Chung dengan naik Ngong Ping 360 dan sampai di Ngong Ping Village. Dari Ngong Ping Village, naiklah New Lantau Bus 21 ke Tai O.

23. Silver Mine Bay Beach

Saat berkunjung ke Patung Buddha Besar, sempatkan waktu Anda untuk mampir ke Silver Mine Bay Beach yang ada di Mui Wo, Pulau Lantau. Pantai ini dulunya dikenal sebagai tempat berkumpulnya para perompak. Namun, sejak tahun 1930an, kondisi Silver Mine Bay Beach berubah drastis. Perompak sudah hilang dan pantai ini pun berubah menjadi tempat wisata.

Suasana di Silver Mine Bay Beach bisa dibilang sepi. Dengan hamparan pasir yang luas, Anda akan merasakan ketenangan dan kedamaian. Tidak jauh dari pantai ini, Anda juga bisa mendapati restoran yang menyajikan menu internasional. Secara khusus, Anda bisa menikmati sajian mi, makanan laut, serta olahan bebek di tempat ini.

Untuk menuju Silver Mine Bay Beach, Anda bisa naik feri dari Central Pier 6 menuju Mui Wo. Perjalanan naik feri memakan waktu antara 35 hingga 50 menit. Sesampainya di Mui Wo, Anda bisa berjalan kaki menyusuri Ngan Shek Street hingga sampai ke Tung Wan Tau Road untuk sampai ke pantai cantik ini.

24. Sunset Peak

Untuk Anda yang suka bertualang, Sunset Peak bisa menjadi tempat yang menarik. Sunset Peak merupakan bukit dengan ketinggian mencapai 869 mdpl yang berada di Pulau Lantau. Dari sini, Anda bisa menyaksikan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan.

Untuk ke tempat ini, naiklah kapal feri menuju Mui Wo dan lanjutkan naik bus 3M ke Pak Kung Au. Selanjutnya, Anda tinggal meneruskan perjalanan menuju Lantau Trail yang merupakan jalur penjelajahan ke Sunset Peak.

25. Hong Kong Railway Museum

Pilihan tempat wisata selanjutnya adalah Hong Kong Railway Museum yang menjadi rumah untuk lokomotif tua yang pernah beroperasi di Hong Kong. Museum ini telah ada sejak 20 Desember 1986 dan berlokasi di bekas tempat berdirinya Old Tai Po Market Railway Station.

Anda pun berkesempatan untuk menyaksikan gerbong-gerbong dan lokomotif tua yang masih terjaga dengan baik di sini. Termasuk di antaranya adalah lokomotif diesel EMD G12 yang merupakan lokomotif diesel listrik pertama di Hong Kong. Diesel ini telah sejak tahun 1955 dan memperoleh julukan Sir Alexander—diambil dari nama mantan gubernur Hong Kong Alexander Grantham.

Museum yang berlokasi di On Fo Road, Tai Po ini juga tidak terlalu sulit untuk diakses. Anda bisa menggunakan transportasi MTR dan turun di Tai Po Market Station. Menariknya lagi, Anda tidak perlu membayar tiket masuk alias gratis untuk datang ke museum bersejarah ini. Keren, kan?

26. 1881 Heritage

1881 Heritage merupakan Tempat wisata Hong Kong bersejarah yang dulunya berfungsi sebagai Kompleks Kantor Pusat Polisi Laut. Bangunan tua yang didirikan pada tahun 1884 ini berlokasi di Tsim Sha Tsui, Kowloon, Hong Kong. Kompleks bangunan 1881 Heritage pun dikenal sebagai satu dari empat bangunan tertua milik pemerintah yang kini masih berdiri kokoh di Hong Kong.

Saat ini, 1881 Heritage telah berubah fungsi menjadi destinasi wisata bersejarah. Selain itu, di tempat ini para wisatawan juga bisa menjumpai toko-toko yang menjual produk fashion bermerek dunia. Satu tempat yang tidak boleh dilewatkan di 1881 Heritage adalah Time Ball Tower.

Time Ball Tower memiliki peran yang sangat penting bagi para pelaut zaman dulu. Dari tahun 1885 hingga 1907, Time Ball Tower ini menjadi panduan untuk para pelaut di Victoria Harbour. Selain itu, ada pula Former Fire Station dan Stable Blocks yang tidak kalah menariknya.

Anda bisa memperoleh layanan panduan wisata gratis yang disediakan oleh pihak pengelola 1881 Heritage. Tertarik ke tempat wisata ini? Tidak sulit kok. Anda bisa naik MTR dan turun di Tsim Sha Tsui Station dan dilanjutkan berjalan menuju Salisbury Road, YMCA hingga akhirnya sampai di 1881 Heritage.

27. Clock Tower

Di Indonesia ada Jam Gadang, maka Hong Kong punya Clock Tower yang berlokasi di bagian selatan Tsim Sha Tsui, Kowloon. Clock Tower ini menjadi satu-satunya sisa bangunan dari kompleks Kowloon Station yang berdiri sejak tahun 1915. Clock Tower yang tingginya mencapai 44 meter ini pun menjadi destinasi wisata populer dan merupakan saksi sejarah kedatangan jutaan imigran dari daratan Cina.

Terdapat tangga kayu yang menjadi akses masuk untuk para pengunjung naik ke bagian tertinggi Clock Tower. Hanya saja, untuk saat ini akses para pengunjung masih ditutup karena dalam proses perbaikan. Secara khusus, Anda bisa menyaksikan kemegahan bangunan ini pada saat malam hari, saat dihujani dengan cahaya lampu kota.

Untuk ke sini, Anda bisa naik MTR dan turun di Tsim Sha Tsui Station. Lalu, lanjutkan berjalan kaki menuju Salisbury Road dan melintasi jalur subway hingga akhirnya sampai ke area Clock Tower. Pilihan berikutnya, Anda bisa naik Star Ferry dari Central atau Wan Chai. Begitu turun di Tsim Sha Tsui Star Ferry Pier, Anda tinggal berjalan kaki beberapa menit saja.

28. Stanley Market

Pilihan pasar pinggir jalan di Hong Kong berikutnya adalah Stanley Market yang berlokasi di Stanley New Street. Anda akan menemukan berbagai jenis barang, mulai dari produk pakaian, perhiasan, aksesori, suvenir, dan lain-lain. Tidak ketinggalan, Anda juga bisa mencicipi berbagai macam kuliner di tempat ini.

Untuk ke tempat ini, Anda bisa naik MTR dan turun di Causeway Bay Station. Lalu, Anda tinggal berjalan kaki menuju Jardine’s Bazaar dan naik bus mini 40. Atau, Anda bisa menggunakan bus 973 dari Canton Road Tsim Sha Tsui.

29. Hong Kong Park

Kalau ingin Tempat wisata Hong Kong murah meriah, salah satu pilihannya adalah Hong Kong Park. Di sini, Anda bisa menemukan taman asri dengan lingkungan yang hijau. Ada juga kandang burung raksasa, yakni Edward Youde Aviary yang menjadi rumah untuk lebih dari 80 spesies burung dari berbagai penjuru dunia.

Akses ke tempat ini cukup mudah. Anda bisa naik trem dan turun di pemberhentian yang jaraknya hanya 25 meter dari taman.

30. Chungking Mansions

Sejatinya, Chungking Mansions ini bukanlah sebuah tempat wisata. Namun, Gedung yang berlokasi di 36–44 Nathan Road, Tsim Sha Tsui ini merupakan tempat favorit para backpacker dari berbagai penjuru dunia. Anda bisa menemukan tempat menginap murah, restoran, toko pakaian di sini.

Kalau mau ke sini, Anda bisa naik MTR dan turun di East Tsim Sha Tsui Station yang tidak jauh dari Chungking Mansions. Atau, Anda bisa menggunakan bus dari bandara.

Bagaimana? Ada beragam tempat wisata di Hong Kong yang menarik, kan? Dijamin, tidak bakal bosan deh berkunjung ke negara yang satu ini.

Baca Juga : 55 Tempat Wisata di Jepang Rekomendasi Untuk Mengisi Waktu Liburan Anda

55 Tempat Wisata di Jepang Rekomendasi Untuk Mengisi Waktu Liburan Anda

55 Tempat Wisata di Jepang Rekomendasi – Merencanakan liburan ke tempat wisata di Jepang adalah kesempatan yang sangat menyenangkan. Selain bisa mengatur kunjungan ke berbagai tempat bersejarah, Anda juga bisa menyaksikan secara langsung, bukti kemajuan Negeri Matahari Terbit.

Kemajuan Jepang sebagai negara industri, yang disegani di Asia dan di Dunia, memang sudah diakui sebelum mereka masuk ke Indonesia pada tahun 1942. Jepang tampil dominan sebagai Macan Asia, karena menjalankan Restorasi Meiji selama tahun 1868-1912. Wajah mereka perlahan berubah, dari negara feodal menjadi negara industri.

Modernisasi berlangsung mengesankan. Pada awal abad ke-20, Jepang mampu mengalahkan Rusia berkat persenjataan militernya yang modern. Keberhasilan ini langsung membangkitkan rasa percaya diri dalam kemiliteran Jepang. Mereka mencanangkan politik imperalisme ke Cina, pada tahun 1937, lewat pertempuran yang dikenal dengan nama Rokōkyō Jiken (Insiden Jembatan Rokō).

Setelah membawa masuk Amerika Serikat ke dalam Perang Dunia II, lewat serangan di Pearl Harbour, Jepang secara resmi bergabung bersama Jerman dalam Blok Poros. Ketika itu Jepang semakin dominan di Asia. Salah satunya dengan cara imperialisme mereka masuk ke Indonesia, tahun 1942.

Kejatuhan Jepang

Kekalahan Jerman dari Uni Soviet satu tahun berikutnya, membuat Blok Poros melemah. Serangkaian serangan Blok Sekutu, yang juga melibatkan Perancis, Britania Raya, dan Cina, akhirnya menghentikan perlawanan Blok Poros.

Bersamaan dengan menyerahnya Jerman, serta peledakan Hiroshima dan Nagasaki, Jepang mundur dari perang pada 15 Agustus 1945.

Kekalahan pada Perang Dunia II, menyebabkan Jepang krisis di segala bidang. Jepang kehilangan kekayaan negara sebanyak 25 persen. Produksi sektor industri mereka pun hanya mampu mencapai angka 10 persen. Pencapaian ini turun sangat jauh dari awal modernisasi Jepang, pada era Restorasi Meiji.

Fase pemulihan Jepang pasca Perang Dunia II, dimulai dengan fokus pembangunan infrastruktur yang merata. Jepang tidak lagi berambisi menghabiskan banyak uang untuk industri militer. Mereka membangun fasilitas publik yang merata di semua wilayah. Hal ini semakin mendukung tercapainya syarat “3T” (transportation, technology, tourism) sebagai sebuah standar negara maju.

Kurang dari 20 tahun sejak porak poranda akibat perang, Jepang sudah bangkit. Mereka memperkenalkan teknologi kereta cepat (shinkansen), yang menghubungkan Tokyo dengan Osaka. Berbagai kebijakan di bidang teknologi, turut mendorong kemajuan-kemajuan lain di industri otomotif.

Selain aspek teknis seperti penataan infrastruktur, Jepang juga mengelola aspek nonteknis secara brilian. Pada pertengahan dekade 1980-an, Jepang mengembangkan aspek sosial dan budaya ke dalam budaya pop, melalui kartun, anime, drama seri, film, fashion, dan musik. Dalam waktu singkat, penyebaran budaya pop semakin meluas dan diterima sangat baik di Indonesia.

Menikmati Kebangkitan Jepang

Rangkaian cerita transformasi Jepang di atas, tentunya menjadi modal berharga bagi Anda. Berdasarkan pengetahuan tentang sejarah singkat kemajuan Jepang, Anda akan memiliki perencanaan yang lebih baik, untuk menentukan tempat wisata di Jepang.

Ragam wisata Jepang pun siap memanjakan liburan Anda. Perjalanan ke berbagai tempat wisata yang kaya akan wisata budaya, sejarah, dan alam, sangat cocok untuk dinikmati bersama keluarga. Masih tersedia pula pilihan wisata hiburan, kuliner, dan belanja, yang bisa Anda kunjungi bersama teman-teman.

Cermatilah 55 tempat wisata di Jepang ini, agar mempermudah rencana liburan Anda. Penyusunannya dibuat berdasarkan lokasi, sehingga Anda bisa menentukan prioritas tujuan dan rute penerbangan. Selamat menyimak.

Tempat Wisata Favorit di Tokyo

1. Meiji Shrine

Kuil di tengah Kota Tokyo ini berlokasi di Distrik Shibuya. Anda bisa mencapainya dengan berkendara JR Yamanote Line, lalu turun di West Exit Stasiun Yoyogi.

Berada di Kuil Meiji akan membawa Anda menyelami sisi tradisional dan religius Orang Jepang. Sebagai kuil tertua di Tokyo, kuil ini tetap terjaga dengan baik kualitas bangunan dan keasrian lingkungannya. Jadi, selama berkunjung ke sini, tetaplah patuhi aturan dan etika yang sudah ditentukan, ya.

Untuk masuk ke dalam kuil, Anda tidak dibebaskan biaya masuk. Tapi, siapkan saja biaya ¥500-600 kalau ingin mencoba masuk ke treasure house. Kuil ini dapat dikunjungi setiap hari, sejak pukul 6.00 pagi sampai pukul 17.00.

2. Tokyo Tower

Tempat wisata di Jepang yang satu ini, sudah masyhur sebagai objek favorit jika Anda berlibur ke Tokyo. Terletak di Shibakoen Minato, menara setinggi 333 meter ini dapat Anda kunjungi dengan kereta JR Keihin Tohoku atau JR Yamanote dari Stasiun Tokyo. Lalu turunlah di Hamamatsucho Station, dan lanjutkan dengan berjalan kaki.

Dari atas Tokyo Tower, Anda bisa menikmati lanskap ibukota Negeri Matahari Terbit. Pada siang hari Anda bisa menikmati panorama Gunung Fuji. Sementara di malam hari, manjakanlah mata Anda dengan pemandangan tata cahaya gedung-gedung perkantoran. Dapatkan juga berbagai suvenir dan aksesori yang khas, di lantai 2 menara pemancar sinyal ini.

Pembayaran tiket wisata di Tokyo Tower harus dilakukan 2 kali. Pertama, membelinya di lantai dasar seharga ¥800-900. Kemudian, bila Anda ingin naik menuju ketinggian 250 meter ke ruang observasi khusus, Anda harus membayar lagi sejumlah ¥600. Menara ini buka setiap hari dari jam 9 pagi sampai jam 11 malam.

3. Samurai Museum

Berlokasi di kawasan strategis Shinjuku, museum ini menyimpan berbagai koleksi yang sangat lengkap. Di sini ditampilkan pakaian samurai berumur ratusan tahun, serta koleksi pedang yang usianya mencapai 800 tahun. Anda bisa ke sini dengan berjalan kaki sekitar 10 menit, dari Stasiun JR Shinjuku.

Kunjungan di museum ini akan dimulai dengan penyampaian kisah-kisah samurai. Pada jam 1 siang, Anda akan mulai disuguhkan pertunjukan samurai. Jangan lupa untuk mencoba pakaian samurai, beserta helm dan senjata yang bisa Anda pilih.

Museum Samurai buka setiap hari, dari jam 10.30 pagi sampai jam 9 malam. Untuk menikmati wawasan sejarah di sini, Anda harus menyiapkan biaya sekitar ¥1800-2000 per orang.

4. Robot Restaurant

Jepang memiliki tempat-tempat wisata yang menawarkan konsep kuliner tematik. Salah satunya adalah restoran berkonsep robot di Shinjuku ini. Restoran, yang punya nama lain Kabukicho Robot Restaurant tersebut, mengandalkan hiburan yang diusung oleh figur robot berbadan perempuan.

Dengan membayar ¥3000-8000 melalui pemesanan di situs restoran, Anda bisa mendapatkan bermacam atraksi yang menyenangkan dari berbagai robot di Kabukicho.

Restoran Robot ini bisa Anda akses dengan berjalan kaki sekitar 10 menit dari Stasiun Shinjuku. Datanglah ke sini antara pukul 16.00-23.30.

5. Ryogoku Kokugikan

Sebagai negara tempat lahirnya sumo, tentu Anda tidak ingin melewatkan pengalaman menyaksikan sendiri pertandingan sumo di Jepang. Jadi, bergegaslah pergi ke Ryogoku Kokugikan, untuk melengkapi pengalaman menonton sumo.

Daya tampung stadion yang mencapai 1300 orang, akan sangat ramai di masa pelaksanaan turnamen. Informasi lengkap jadwal turnamennya, bisa Anda dapatkan dalam pamflet di dekat pintu gerbang utama. Nantinya pamflet juga akan menginformasikan harga tiket yang perlu Anda siapkan.

Lokasi Ryogoku Kokugikan dapat Anda temukan dengan berjalan kaki selama 2 menit saja dari Stasiun Ryogoku, melalui JR Sobu Line. Bisa pula diakses dengan 5 menit perjalanan dari Exit A4 Stasiun Ryogoku, melalui Toei Oedo Subway Line.

6. Isetan Department Store

Tempat wisata di Jepang yang satu ini disebut-sebut sebagai salah satu surga belanja favorit di dunia. Sejak mulai beroperasi pada pukul 10.30 hingga tutup pada pukul 20.00, Isetan Department Store tidak akan pernah sepi dari hiruk pikuk pengunjung.

Beruntunglah, mal megah berlantai 9 ini, tidak akan kehabisan tempat meskipun disesaki pengunjung. Mereka yang memilih datang ke sini hanya perlu menempuh perjalanan singkat, dari sejumlah stasiun.

Mal ini bisa diakses dalam 1-2 menit perjalanan kaki saja dari Stasiun Shinjuku-sanchome, melalui rute Tokyo Metro Marunouchi Line. Apabila Anda datang menggunakan Odakyu Line atau Keio Line, jarak tempuhnya ke Isetan Department Store juga tidak sampai 10 menit.

7. Koishikawa Botanical Garden

Kebun Raya Koishikawa merupakan salah satu fasilitas publik, yang bisa Anda nikmati di dalam University of Tokyo. Kebun seluas 160.000 meter persegi ini memiliki sekitar 4000 varian tanaman. Anda dapat mencapai lokasi ini dengan menggunakan kereta bawah tanah di Jalur Toei Mita, lalu berhenti di Stasiun Hakusan.

Keunikan Koishikawa Botanical Garden adalah panoramanya pada musim semi dan musim gugur. Ada pohon ceri yang canti di musim semi, dan pohon maple yang memesona di musim gugur. Selain itu, Kebun Raya Koishikawa juga rutin menampilkan upacara tanam dan panen padi, di sekitar area masuk.

Biaya yang dibutuhkan untuk menikmati keunikan Koishikawa Botanical Garden berkisar ¥330-400. Anda bisa datang ke sini pada hari Selasa-Minggu, antara jam 9 pagi sampai jam 4.30 sore.

8. Tsukiji Fish Market

Tidak banyak tempat wisata yang berbentuk pasar ikan. Kesan kurang higienisnya, membuat pasar tampak kurang daya pikat sebagai objek wisata. Akan tetapi, ingatlah Anda berada di Jepang. Negara yang punya tanggung jawab dan kesadaran sangat baik tentang kehigienisan.

Berlokasi di Distrik Chuo, Pasar Ikan Tsukiji bukanlah tempat pelelangan ikan biasa. Di sini Anda bisa mencoba langsung ikan-ikan segar, yang beberapa di antaranya akan diolah menjadi sushi. Tercatat, 87 persen proses jual beli ikan di seluruh Jepang, dilakukan di pasar ini.

Aktivitas pelelangan biasanya dimulai jam 3 pagi. Selanjutnya, sekitar jam 7 pagi, hasil lelang akan dibawa ke toko masing-masing, di sekitar kompleks pasar. Jadi, kalau Anda berminat menyaksikan proses lelang, Anda bisa datang sepagi mungkin. Namun, kalau Anda hanya ingin mencicipi ikan segar, banyak sekali restoran di sekitar pasar yang bisa Anda singgahi.

Tempat Wisata Favorit di Saitama

1. Musashi Ichinomiya Hikawa Shrine

Kuil ini biasa disingkat dengan sebutan Kuil Hikawa saja. Penambahan kata “Musashi Ichinomiya” dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan kepada kepala kuil Shinto itu, semasa masih bernama Provinsi Musashi.

Kuil ini dibuka untuk umum sejak jam 6 pagi sampai jam 5 sore setiap harinya. Anda tidak dipungut biaya apa pun dalam kunjungan ke kuil pertama, yang diakui oleh pemerintah ini. Berdiri berdampingan dengan Taman Omiya, akses ke kuil ini dapat Anda tempuh melalui 15-20 menit perjalanan kaki dari Stasiun Omiya.

2. Kawagoe Ichibangai Shopping Street

Sesuai namanya, tempat wisata di Jepang yang satu ini merupakan lokasi wisata belanja. Meskipun fungsi utamanya adalah tempat belanja, Anda tidak akan kehilangan nilai estetis dari aktivitas di sekitar jalanan Kawagoe.

Silakan manjakan mata Anda melalui arsitektur bangunan tradisional khas Jepang. Lokasinya yang ada di tengah kota Kawagoe, sangat mudah Anda jangkau. Tidak terlalu jauh untuk ditempuh dengan berjalan kaki dari Stasiun Kawagoe.

3. Chichibu Kogen Farm

Secara umum, Saitama memang kental dengan suasana pedesaan yang sejuk dan asri. Kunjungan Anda ke Chichibu Kogen Farm, akan semakin menegaskan suasana tersebut.

Hamparan rumput hijau bak permadani yang dihiasi lalu lalang domba dan kelinci dengan leluasa, adalah pemandangan lazim di taman ini. Perpaduan aneka warna bunga di atas lahan seluas 5 hektare, membuat tempat ini dijuluki “Taman 15 Juta Bunga” atau Heavenly Poppies.

Untuk datang ke Chichibu Kogen Farm, Anda bisa menggunakan kereta dari Stasiun Tokyo menuju Stasiun Minano. Lanjutkan perjalanan Anda dari Stasiun Minano dengan shuttle bus bebas biaya, menuju lokasi taman. Jumlah biaya yang harus dikeluarkan hanya ¥200 saja.

4. G-Cans Project

Tempat ini sebenarnya tidak difungsikan sebagai objek wisata. Akan tetapi, lokasi pengelolaan air bawah tanah ini, semakin menarik perhatian para pelacong sejak diperkenalkan pada tahun 2009.

Aktivitas yang bisa Anda lakukan di terowongan anti banjir ini adalah trekking melintasi tiang-tiang beton raksasa. Sambil melintas, Anda akan menemukan sebuah tangki yang bentuknya menyerupai kuil.

Berada di Distrik Kasukabe, G-Cans Project dikenal juga dengan sebutan Metropolitan Area Outer Underground Discharge Channel. Apabila Anda berminat ke sini, gunakanlah alas kaki yang nyaman dan tidak licin. Dengan demikian, kemegahan arsitektur bawah tanah sepanjang 6,5 kilometer ini pun, dapat Anda nikmati dengan aman.

Tempat Wisata Favorit di Yamanashi

1. Yamanashi Fuefukigawa Fruit Park

Secara umum, Prefektur Yamanashi telah lama dikenal sebagai produsen buah terbaik di Jepang. Tidak mengherankan bila Taman Buah Fuefukigawa ini, mengangkat konsep hiburan bertema buah-buahan.

Taman bermain ini adalah destinasi yang cocok dinikmati bersama keluarga dan anak-anak. Dengan biaya ¥200-600 per orang, Anda dan keluarga sudah bisa menikmati ragam wahana di taman buah Distrik Kofu ini. Apalagi, panorama Gunung Fuji juga tampak memesona di antara lanskap permainan.

Liburan ke Fuefukigawa Fruit Park dapat Anda tempuh menggunakan JR Chuo Line yang akan berhenti di Stasiun Yamanashi-shi. Silakan datang antara pukul 9.30 – 17.00 setiap harinya.

2. Nishizawa Valley

Salah satu pilihan wisata alam terbaik di Yamanashi adalah Lembah Nishizawa. Lembah ini merupakan bagian dari Chichibu-Tama-Kai National Park.

Pendakian di Lembah Nishizawa sangat cocok bagi Anda yang ingin mengeksplorasi sisi lain pedesaan Jepang. Gemercik aliran sungai dan air terjun, akan melengkapi suasana pendakian selama 90 menit.

Waktu terbaik datang ke Lembah Nishizawa adalah menjelang berakhirnya musim gugur, yakni sekitar awal bulan November. Dengan menggunakan JR Chuo Line dari Stasiun Shinjuku, Anda harus melanjutkan perjalanan menggunakan bus saat tiba di Stasiun Enzhan atau Yamanashi.

3. Takeda-Jinja Shrine

Kuil Takeda-Jinja merupakan aristektur bersejarah yang memuat kisah kehidupan bangsawan Takeda Shingen. Di sinilah tiga keturunan Takeda Shingen hidup.

Kisah heroik sang bangsawan semasa hidup, menjadi daya tarik utama dari kuil ini. Lebih dari wisata rumah bangsawan, Kuil Takeda-Jinja telah menjadi sumber sejarah yang selalu dibanggakan masyarakat Jepang.

Anda juga berkesempatan menikmati sejarah hidup Takeda Shingen, tanpa biaya sepeser pun. Dibuka setiap hari sejak jam 9 pagi sampai jam 4.30 sore, kuil ini dapat dikunjungi dengan shuttle bus dari Stasiun Kofu.

Tempat Wisata Favorit di Hokkaido

1. Kamui Misaki

Terletak di dalam kawasan Taman Nasional Niseko Shakotan Otaru Quasi, Kamui Misaki merupakan semenanjung terbaik untuk menikmati keindahan laut Jepang. Anda bisa memanjakan mata mengamati panorama bawah laut, hingga mencapai kedalaman 30 meter.

Dalam bahasa Ainu, “Kamui” berarti Tuhan. Tidak salah jika pemandangan di sini, menampilkan bayangan keindahan surga yang tampak nyata. Dari atas perbukitan saja, Anda sudah bisa membuktikan keindahan itu lewat tampilan batu-batu besar di atas laut.

Agar dapat menikmatinya dengan nyaman, Anda sebaiknya datang ke Kamui Misaki di luar musim dingin. Taman Nasional Niseko Shakotan ini, bisa diakses dengan 2 jam perjalanan mobil dari pusat kota Sapporo.

2. Goryokaku Tower

Menara yang pada zaman dahulu menjadi bagian dari Benteng Goryokaku ini, digagas rancangannya oleh Takeda Hisaburo. Bentuk bangunan yang menyerupai bintang, menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Jika ingin mempelajari lebih dalam tentang sejarah pertahanan Benteng Goryokaku, Anda bisa menuju area pameran Goryokaku History Corridor. Kunjungan di musim semi akan memuaskan mata dan pikiran Anda, karena ribuan sakura sedang cantik-cantiknya.

Dengan menumpang bus ke Goryokaku Koen Iriguchi, Distrik Hakodate, Anda hanya perlu berjalan kaki selama 7 menit untuk tiba di menara fenomenal ini. Biaya yang perlu disiapkan untuk masuk menara, sekitar ¥800-900. Nikmatilah berbagai fasilitasnya antara jam 9 pagi sampai jam 6 sore.

3. Asahiyama Zoo

Musim dingin di Jepang adalah saat yang tepat untuk bermain ski. Pilihan lainnya adalah mengunjungi Kebun Binatang Asahiyama, di Higashiasahikawacho Kuranuma, Asahikawa. Lokasi ini dapat Anda akses melalui bus Asahikawa Denki Kido dari stasiun dan bandara di Asahikawa.

Sensasi utama Asahiyama Zoo terletak pada konsep kehidupan para satwa di alam liar yang bersalju. Anda bisa menyaksikan penguin berlarian mencari makan di atas salju. Selain itu, saksikan juga eksistensi anjing laut, beruang kutub, serta serigala, pada berbagai pilihan zona.

Pada musim dingin, Kebun Binatang Asahiyama dibuka sejak pukul 10.30 dan ditutup pukul 15.30. Untuk kunjungan di musim panas, Anda bisa menikmati kehidupan salju para satwa antara jam 9.30 pagi hingga 5.30 sore. Biaya yang diperlukan sekitar ¥750-800.

4. Historical Village of Hokkaido (Kaitaku-no Mura)

Liburan ke Desa Sejarah Hokkaido merupakan perjalanan sejarah yang menyenangkan. Di sini, Anda bisa menikmati puluhan bangunan khas dan bersejarah, sejak zaman Meiji hingga era pembangunan terbaru. Naiklah kereta ke Stasiun Shinrin Koen, dan lanjutkan perjalanan dengan bus selama 15 menit.

Wisata Desa Sejarah Hokkaido terbagi ke dalam 4 wilayah. Anda bisa melakukan tapak tilas untuk bagian kota, daerah pemancingan, alam pertanian, serta wilayah perbukitan. Biaya yang harus disiapkan sekitar ¥680 pada musim dingin, dan ¥850-900 pada musim panas.

Kaitaku-no Mura ini punya ketentuan berkunjung yang cukup ketat. Anda bisa datang sejak jam 9 sampai jam 5 sore. Selama memasuki periode musim dingin, jam berkunjung akan diakhiri setengah jam lebih cepat. Kunjungan tidak dibuka pada hari Senin. Bila hari Senin merupakan hari libur, maka waktu tutupnya adalah hari Selasa. Selama tanggal 29 Desember-3 Januari, Kaitaku-no Mura ini juga tidak terbuka untuk pengunjung.

5. Susukino

Untuk melengkapi liburan di Hokkaido, sempatkanlah mengunjungi kawasan hiburan malam Susukino. Berjarak 10 menit perjalanan kaki dari Stasiun Susukino, kawasan ini siap menawarkan pengalaman belanja dan kuliner khas Hokkaido.

Kawasan Susukino merupakan salah satu penggerak perekonomian di Sapporo. Eksistensinya sudah dikenal sejak tahun 1920, dan semakin berkembang ketika Sapporo menjadi tuan rumah Olimpiade musim dingin pada tahun 1972.

Selayaknya kawasan hiburan malam, Susukino bisa dikunjungi sampai dini hari. Segeralah temukan maskot pasar Tanukikoji sebelum perut Anda kekenyangan!

Tempat Wisata Favorit di Miyagi

1. Ngarai Naruko Gorge

Kunjungan pada musim gugur sangat memuaskan jika Anda datang ke Ngarai Naruko Gorge. Lembah Naruko ini menyajikan pemandangan alam yang sangat atraktif dan memanjakan mata. Pada bulan Oktober sampai pertengahan November, dedaunan pohon akan berubah warna dan tampak menutupi jurang.

Lembah Naruko dapat diakses dengan menaiki JR Tohoku Shinkansen Line dari Tokyo selama 2 jam perjalanan. Turunlah di pemberhentian Furukawa. Anda bisa juga berangkat dari Stasiun Naruko-Onsen menggunakan JR Rikuu-to Line, dengan waktu perjalanan 40 menit.

2. Shiogama Jinja

Kuil Shinto Shiogama Jinja adalah salah satu kuil tertua di Miyagi. Berdiri sejak abad ke-9, kuil ini telah menjadi daya tarik wisata budaya yang tidak akan Anda lewatkan begitu saja.

Sebagai kota pesisir, ada keyakinan kuat bahwa pembangunan kuil ini berhubungan juga dengan fungsinya sebagai penjaga nelayan. Oleh karena itu, kuil ini selalu diramaikan oleh warga sekitar, untuk memohon perlindungan dewa.

Berlokasi di Ichimoriyama, Shiogama-shi, Miyagi-ken, kunjungan sejak jam 5 pagi sampai jam 8 malam ke kuil ini, bebas biaya. Aksesnya bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari Stasiun Hon-Shiogama, selama 15 menit.

3. Yunuma Hot Spring

Berlokasi di 5122, Takenomori, Takahata-machi, Higashiokitama-gun, pemandian air panas Yunuma merupakan objek andalan di wilayah Takahata.

Posisinya yang berada di pedesaan sangat cocok untuk dinikmati bersama teman dan keluarga. Berada di sini seperti membawa Anda ke kolam pemandian di tengah gunung. Di depan Anda lanskap perbukitan sudah siap menemani bersama embusan angin yang sejuk.

Janganlah tiba terlalu malam ke lokasi pemandian air panas. Jaraknya, yang dapat dijangkau dengan berkendara mobil selama 20 menit dari Stasiun Takahata, tentu bisa Anda sesuaikan dengan kedatangan pada sore hari.

Tempat Wisata Favorit di Ishikawa

1. Okunoto Salt Farm Village

Berlibur semakin menyenangkan bila Anda bisa mendapatkan pengalaman baru. Misalnya, belajar mengenali pengolahan garam di Desa Okunoto ini. Lokasi desa terletak di 1-58-1 Shimizu-machi, Kota Suzu, Ishikawa.

Teknik pembuatan garam di Desa Okunoto, disebut Agehama Style. Teknik ini sudah diperkenalkan sejak Zaman Edo dan terus diwariskan, selama 500 tahun, sampai era modern sekarang ini. Salah satu pewarisnya adalah Keluarga Kakuhana, yang telah meneruskan Agehama Style sampai ke generasi kelima.

Anda bisa datang ke Desa Okunoto setiap hari, mulai pukul 9.00 sampai pukul 16.30, pada periode 1 Mei-30 September. Cukup memberikan kontribusi sejumlah ¥100-200, Anda sudah mendapatkan pengalaman berharga dari teknik kebanggaan warga desa. Untuk mencapai lokasi desa, Anda cukup berjalan kaki selama 2 menit dari halte bus Okunoto Kanko Kaihatsu Shimizu.

2. Myoryuji Ninja Temple

Ciri khas Jepang yang tidak mungkin Anda lupakan, tentunya tidak lepas dari sosok Ninja. Di Kuil Ninja Myoryuji, Anda bisa menemukan siasat-siasat cerdik dari kehidupan para Ninja, lewat sejumlah jebakan yang mereka ciptakan.

Pada zaman dahulu, Kuil Myoryuji merupakan tempat persembunyian Maeda Toshitsune. Beliau adalah seorang penguasa klan Kaga, yang sering diburu para musuh. Anda bisa menyaksikan sendiri berbagai siasat Maeda, dalam tur ruangan yang dipimpin pemandu.

Kuil Ninja Myoryuji berlokasi di Distrik Teramachi, Kanazawa. Dengan membayar biaya masuk sejumlah ¥1000, Anda bisa merasakan kehidupan Ninja dari jam 9 pagi sampai jam 4.30 sore. Akomodasi terbaik untuk mencapai Kuil Myoryuji adalah dengan berkendara Kanazawa Loop Bus.

3. Higashichaya Old Town

Kawasan Kota Tua Higashichaya mungkin sudah tidak seramai di masa jayanya. Akan tetapi, suasana menghibur ala chaya, masih dapat Anda jumpai di kawasan Higashiyama, Kanazawa, Prefektur Ishikawa.

Sebagaimana chaya pada umumnya, chaya di sini juga mempekerjakan para geisha. Mereka ahli bermain musik dan menampilkan tarian-tarian tradisional khas Jepang. Anda harus mengeksplorasi juga interior ruangan dan desain bangunan yang sungguh mengagumkan.

Naiklah bus Hokutetsu dan turun di Hashi Age-cho, lalu berjalan kaki selama 6 menit untuk mencapai Higashichaya.

Tempat Wisata Favorit di Shizuoka

1. Fuji Q Highland

Fuji Q Highland adalah taman bermain yang berlokasi di Fujigoko, tepat di kaki Gunung Fuji. Di sini, Anda bisa membawa anak dan keluarga untuk mencoba berbagai wahana bermain yang memicu adrenalin.

Taman bertema anime ini, memiliki 4 roller coaster utama. Salah satunya merupakan roller coaster paling tinggi di dunia, yakni Fujiyama. Selanjutnya, ada Dodonpa yang merupakan roller coaster tercepat di Fuji Q Highland. Anda juga bisa mencoba Eejanaika dengan kursi berputar, serta Takabisha yang merupakan roller coaster tercuram di dunia.

Akses ke Fuji Q Highland sangat mudah dipilih, baik dengan bus atau menggunakan kereta api. Sementara itu, biaya masuk dan tiket permainan yang harus Anda siapkan, berkisar antara ¥20.000-25.000.

2. Shiraito Falls

Air Terjun Shiraito terletak di lereng barat daya Gunung Fuji. Tepatnya, beralamat di Kamiide, Fujinomiya, Prefektur Shizuoka 418-0192.

Shiraito Falls memiliki tinggi sekitar 20 meter, dengan arus yang mendatar. Inilah air terjun yang menjadi sumber air bagi Gunung Fuji, selama periode musim semi. Selain diramaikan aktivitas memancing dan bersantap kuliner, Shiraito Falls juga menjadi tempat meditasi bagi penganut Fujiko.

Perjalanan ke Air Terjun Shiraito bisa dimulai dari Stasiun Shizuoka. Dengan menumpang JR Tokaido Line selama 60 menit, Anda akan tiba di Stasiun Fujinomiya. Lanjutkan perjalanan Anda menggunakan bus wisata keliling Shizuoka yang akan mengantar Anda sampai ke Shiraito Falls.

3. Fuji Safari Park

Beralamat di C 2255-27 Suyama, Susono, Prefektur Shizuoka 410-1231, taman safari ini merupakan taman terluas dan terbesar di Jepang. Puluhan spesies satwa, dapat Anda nikmati dalam paket wisata menggunakan bus. Biayanya ¥1500 dengan durasi perjalanan selama 50 menit.

Di Fuji Safari Park, Anda juga bisa merasakan pengalaman menunggang kuda poni. Saksikan pula turnamen balap kuda, yang akan semakin meriah bersama anak-anak. Untuk sesi Safari Night, Anda bisa mencobanya selama bulan April hingga Oktober, dengan biaya ¥1800.

Rute terbaik menuju Fuji Safari Park, yakni menggunakan JR Tokaido Line atau Tokaido Shinkansen dari Stasiun Tokyo. Turunlah di Stasiun Mishima, lalu lanjutkan perjalanan dengan bus lokal yang mengantar ke Fuji Safari Park. Total waktu perjalanannya sekitar 90 menit.

4. Kunozan Toshogu Shrine

Kuil Shinto ini memiliki riwayat panjang dalam sejarah kekaisaran Jepang. Pemugaran besar-besaran yang dilakukan pada masa Restorasi Meiji, segera membangkitkan gairah pariwisata di Kunozan Toshogu. Di dalam kuil terdapat 13 bangunan, dengan 2 di antaranya merupakan bangunan utama, yakni Honden dan Heiden.

Biaya tiket yang harus Anda siapkan berkisar antara ¥800-1000. Datanglah menggunakan bus Shizutetsu Justline dari Stasiun Shizuoka.

Tempat Wisata Favorit di Kyoto

1. Otowa-san Kiyomizu-dera

Kuil Buddha yang telah dikukuhkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO ini, berlokasi di 294 Kiyomizu 1-chome, Higashiyama Ward. Anda dapat mencapainya dengan berjalan kaki selama 10 menit dari halte bus Kiyomizu-michi.

Kiyomizu-dera berdiri di atas bukit berhutan dan menawarkan pemandangan kota yang sangat indah. Kuil ini sangat jarang sepi, karena kebanyakan wisatawan berusaha mendapat berkah dari 3 aliran air terjun Otowa-no-taki. Tentu saja membutuhkan kesabaran ekstra menghadapi antreannya. Yang pasti, jangan meminum 3 aliran air itu sekaligus, karena Anda bisa sial.

Buka setiap hari dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore, biaya yang perlu Anda siapkan adalah sebesar ¥500. Biaya Anda mungkin akan agak membengkak, karena di sepanjang jalan menuju Kiyomizu-dera sangat banyak godaan untuk belanja suvenir.

2. Gion District

Gion merupakan distrik di Prefektur Kyoto yang dikenal sebagai kawasan geisha paling eksklusif di Jepang. Akan tetapi, para geisha di Gion enggan disebut geisha. Mereka memilih panggilan “geiko” yang berarti “wanita seni”.

Distrik Gion identik dengan rumah-rumah tua bergaya Jepang, yang disebut machiya. Maknanya serupa dengan ochaya atau “rumah teh”. Sama-sama tempat hiburan eksklusif, yang menampilkan para geiko. Festival Gion Masturi, yang sangat populer itu, juga rutin dilaksanakan di Gion.

Untuk menuju ke Gion, Anda bisa naik bus dari stasiun Kyoto, dengan nomor bus 100 atau 206, lalu berhentilah di Halte Gion.

3. Kifune Shrine

Kuil Kifune berada di Distrik Kibune, sebuah kawasan lembah berhutan di sisi pengunungan utara Kyoto. Distrik ini terhubung dengan pusat kota Kyoto, melalui Eizan Railway. Dengan Eizan Kurama Line yang melintasi Eizan Railway itu, Anda bisa mencapai lokasi kuil. Jaraknya hanya 20 menit berjalan kaki dari stasiun pemberhentian Kibune-guchi.

Secara umum, bangunan kuil dipisahkan menjadi 3 paviliun. Bangunan pertama adalah Honguu, yang dibangun ulang pada tahun 2007. Bangunan kedua, Nakamiya, yang berjarak sekitar 600 meter. Di sini Anda akan memperoleh ramalan keberuntungan yang unik dalam secarik kertas (omikuji). Akhinya, sebuah kuil yang orisinal, akan Anda temukan 400 meter ke arah utara. Bangunan ini bernama Okumiya.

Waktu kunjungan terbaik ke Kifune Shrine adalah antara jam 8 pagi sampai jam 6 sore. Tidak ada biaya yang perlu Anda keluarkan saat berkunjung. Cukup cermati saja perbedaan jadwal operasional kuil selama periode musim dingin sampai musim semi, dan periode musim panas sampai musim gugur. Biasanya di musim dingin sampai musim semi, kuil akan tutup 2 jam lebih cepat.

4. Amanohashidate

Sebutan “Bridge in Heaven” rasanya tidak berlebihan jika Anda menyaksikan sendiri indahnya kawasan pesisir Amanohashidate, di Kyoto bagian utara. Sebutan itu mengacu pada bentuk gundukan pasir yang menyerupai jalur berkelok-kelok, ibarat menghubungkan langit dan bumi bila dilihat dari pegunungan di kedua ujung teluk.

Gundukan pasir tersebut dikelilingi pagar alam dalam bentuk pohon-pohon pinus. Jumlah pohon yang mencapai 8000 dianggap sebagai titik-titik pohon pinus terbaik di Jepang. Ada penamaan khusus untuk pohon-pohon unik itu, seperti Meoto Matsu (Couples Pine), Nakayoshi no Matsu (Friendly Pine), and Chie no Matsu (Wisdom Pine).

Ujung selatan gundukan pasir dapat ditempuh dalam lima menit dengan berjalan kaki, dari Stasiun Amanohashidate. Biaya yang Anda perlukan di sini sekitar ¥850-1000.

Datanglah antara pukul 9:00-17:30 (pada tanggal 21 Februari-20 Juli), pukul 8:30-18:30 (pada 21 Juli-20 Agustus), pukul 9:00-17:30 (selama tanggal 21 Agustus-20 Oktober), dan pukul 9:00-17:00 (pada 21 Oktober-20 Februari).

5. Nishiki Ichiba

Serupa dengan Tsukiji Fish Market di Tokyo, Nishiki Ichiba juga pasar dengan konsep wisata kuliner yang menarik untuk dikunjungi, di Kyoto. Nishiki Ichiba bisa diakses menggunakan Kurusuma Line menuju Stasiun Shijo. Lanjut dengan berjalan kaki menuju Pasar Nishiki selama 5 menit.

Dalam kunjungan di pasar, yang buka sejak jam 9 pagi sampai jam 5 sore ini, Anda akan menjumpai aneka kuliner segar, seperti ikan, cumi, daging, sayuran, serta tahu Jepang. Semuanya ditawarkan pada setiap kios yang memenuhi area sepanjang 400 meter.

Tempat Wisata Favorit di Osaka

1. Osaka Castle

Osaka Castle adalah kastel yang menandakan kejayaan era pemerintahan Toyotomi Hideyoshi. Salah satu sosok penegak sejarah bangsa Jepang ini, dikenal sangat menyukai emas. Oleh karena itu, banyak sekali alat perang, bangunan, serta furnitur yang terbuat dari emas. Hal yang sama beliau terapkan pada sisi luar Kastel Osaka.

Kastel Osaka ini juga menjadi arena perebutan kekuasaan antar para bangsawan. Dampaknya, Kastel Osaka harus berkali-kali mengalami rekonstruksi. Setelah Ieyasu Tokugawa memenangkan peperangan, Kastel Osaka pun dijadikan sebagai benteng pertahanan militer.

Perjalanan ke Osaka Castle dapat ditempuh dengan berkendara Osaka Loop Line (Japan Rail Pass) selama 9 menit, dari Stasiun Osaka ke Stasiun Osakajo Koen. Lanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 15 menit, menuju menara utama.

Anda bisa datang setiap hari ke Kastel Osaka, kecuali pada liburan akhir tahun tanggal 28 Desember sampai 1 Januari. Sudah dibuka sejak jam 9 pagi, kastel akan berhenti beroperasi pada jam 5 sore. Harga tiketnya sekitar ¥700.

2. Osaka Aquarium Kaiyukan

Melangkah ke daerah Teluk Osaka, Anda akan menemukan Akuarium Osaka Kaiyukan, di desa pelabuhan Tempozan. Akuarium Osaka Kaiyukan merupakan salah satu akuarium terbesar di Jepang. Jumlah koleksinya mencapai 620 spesies.

Beralamat di 1-1-10 Kaigandori, Minato-ku, Osaka 552-0022, wisata ramah anak dapat diakses dengan tiga cara. Pertama, berkendara kereta dari Stasiun Namba (Shinsabashi) selama 30 menit. Kedua, dengan menumpang feri dari kawasan Universal Studio selama 10 menit. Cara ketiga, dengan memanfaatkan Chuo Line menuju Stasiun Osakako, dilanjutkan berjalan kaki selama 5 menit.

Sebanyak 15 tangki akuarium di Kaiyukan, menampilkan bagian-bagian dari Samudera Pasifik. Yang terbesar adalah tangki berisi ikan paus, bernama Pacific Ocean. Anda pun dapat menyaksikan kehidupan laut dengan penuh kekaguman.

Akuarium Osaka Kaiyukan buka dari jam 10 pagi sampai jam 8 malam, dengan harga tiket masuk sejumlah ¥2500.

3. Namba Parks

Namba Parks merupakan taman kota yang menggabungkan konsep wisata alam dengan wisata belanja. Untuk menuju ke kawasan wisata ini, anda bisa menggunakan Kintets Line, Nankai Line atau Midosuji Line. Turun di Stasiun Namba, lanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki selama 15 menit.

Dibangun di atas lahan bekas lapangan bisbol, taman artifisial ini menampilkan kesan yang fantastis. Lokasinya, yang berada di tengah kota dan mudah diakses dengan berbagai jenis transportasi, menambah keunggulan tersendiri. Sekilas, Anda akan melihat tampilan pegunungan hijau yang seolah mengintip kesibukan manusia di pusat kota.

Layaknya pusat perbelanjaan secara umum, Anda bisa berburu berbagai macam kebutuhan pakaian, tas, sepatu, aksesori, hingga perlengkapan sehari-hari. Aneka merek ternama juga bisa Anda temukan di tempat wisata ini.

Kawasan wisata, yang mulai dibuka untuk publik sejak bulan Oktober 2003 ini, bisa Anda nikmati sesuai jam operasional mal, yakni dari jam 11 siang sampai jam 9 malam.

4. Shinsekai

Shinsekai adalah sebuah distrik yang dikembangkan dalam National Industrial Exposition pada tahun 1903. Menyusul kesuksesan pameran itu, sebanyak 5 juta orang pun hijrah ke kawasan ini, hanya dalam waktu 5 bulan.

Model pembangunan dan pengembangan dibagi menjadi dua. Sisi utara Shinsekai dirancang menyerupai Paris, dan sisi selatan dibentuk agar mirip dengan Coney Island di New York.

Di kawasan Shinsekai Anda bisa menikmati Tsutenkaku Tower, yang dibangun setelah Paris memiliki Menara Eiffel. Ada pula pemandian air panas Spa World, yang menyajikan tema-tema dunia dalam berbagai fasilitasnya. Lengkapi kunjungan Anda dengan mencicipi hidangan kushikatsu.

Untuk mencapai Distrik Shinsekai, Anda bisa berjalan kaki dari beberapa jalur stasiun. Dari Stasiun Shin-Imamiya, ambil jalur JR Loop Line. Dari Stasiun Dobutsuen-mae, ambil jalur Midosuji. Kalau dari Stasiun Ebisucho, ambil saja jalur Sakaisuji Subway Line.

5. National Museum of Art

Museum Seni Nasional Osaka (Kokuritsu Kokusai Bijutsukan) menempati dua lantai bawah tanah di Pulau Nakanoshima, pusat kota Osaka. Koleksi museum ini berfokus pada seni kontemporer Jepang dan seni kontemporer asing.

Akses menuju museum bisa ditempuh dengan berjalan kaki, selama 10 menit, dari Stasiun Higobashi atau Stasiun Nakanoshima. Kemudian, saksikan sendiri beragam koleksi museum sejak jam 10 pagi sampai jam 5 sore, dengan membayar tiket sejumlah ¥420.

Pengelola akan menutup museum lebih lama 2 jam di hari Jumat. Ingat juga bahwa museum tidak akan beroperasi setiap hari Senin, atau hari Selasa jika Senin adalah hari libur nasional. Pada liburan tahun baru, museum juga akan tutup.

Tempat Wisata Favorit di Hiroshima

1. The Great Torii of Miyajima

Selama berabad-abad, Kuil Itsukushima telah menjad daya tarik populer di Prefektur Hiroshima. Nama resminya memang Itsukushima. Akan tetapi, banyak orang yang menyebutnya “Miyajima” (kepulauan kuil), karena bentuk gerbang yang seolah-olah mengambang.

Untuk menuju Kuil Itsukushima, Anda dapat berjalan kaki selama 10 menit dari dermaga feri Miyajima. Kompleks kuil ini terdiri dari beberapa bangunan, seperti ruang doa, ruang utama dan panggung teater. Seluruh bangunan dihubungkan oleh trotoar dan didukung oleh pilar di atas laut.

Kuil Itsukushima bisa dikunjungi mulai jam 6.30 pagi sampai jam 6 sore. Pada musim-musim tertentu, jadwal operasionalnya mungkin berubah. Akan tetapi, kuil ini tidak pernah tutup sama sekali. Siapkan biaya sejumlah ¥500 untuk menikmati paket wisata kuil, lengkap dengan akses masuk ke Treasure Hall.

2. Shukkeien Garden

Shukkeien Garden merupakan miniatur lengkap yang menggabungkan tampilan lembah, pegunungan, dan hutan. Lanskap ini dapat Anda nikmati dengan berjalan kaki selama 15 menit dari Stasiun Hiroshima. Berjarak beberapa langkah dari pemberhentian trem Shukkeien-mae.

Shukkeien memiliki sejarah panjang, sejak tahun 1620, tidak lama dengan selesainya pembangunan Kastel Hiroshima. Budaya tradisional banyak ditampilkan dalam fitur-fitur estetis di sekitar taman. Ada pula sejumlah rumah teh (chaya) yang menawarkan pemandangan mengesankan untuk Anda.

Liburan ke taman ini hanya memerlukan biaya masuk sejumlah ¥260. Selama menjelang tahun baru, antara tanggal 29-31 Desember, taman ini tidak beroperasi. Selain di tanggal tersebut, Shukkeien Garden selalu terbuka untuk Anda, dengan jam operasional pukul 9:00-18:00 (pada bulan April sampai September) serta pukul 9:00-17:00 (pada bulan Oktober sampai Maret).

3. Hiroshima Peace Memorial Museum

Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima berdiri di atas lahan taman seluas 1200 hektare. Di masa lalu, lahan ini adalah pusat kegiatan pemerintahan dan ekonomi. Alasan itu juga yang mendasari penentuan lokasi bom oleh Amerika Serikat.

Museum ini bisa diakses dari Stasiun Hiroshima dengan berkendara trem di jalur 2 atau jalur 6. Turunlah di Stasiun Genbaku-Domu Mae, lalu lanjutkan dengan berjalan kaki selama 15 menit.

Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima terdiri dari dua bangunan, yang masing-masing menceritakan sejarah Hiroshima sebelum peristiwa pengeboman dan kondisi pemulihan Hiroshima pasca pengeboman.

Museum ini buka setiap hari, kecuali pada tanggal 30 dan 31 Desember. Dengan membayar tiket seharga ¥200, Anda bisa merasakan nuansa kemanusiaan di museum pada pukul 8:30-18:00. Jam operasional museum akan berubah pada bulan Agustus (tutup jam 7 malam) dan selama Desember sampai Februari (tutup jam 5 sore).

4. The Cenotaph

Masih satu area dengan Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima, Tugu Peringatan ini merupakan taman berbentuk melengkung yang dijadikan tempat mengenang para korban bom. Di bawah lengkungan terdapat daftar nama korban yang jumlahnya mencapai 220.000 jiwa.

Setiap tahunnya, tugu peringatan ini melaksanakan upacara untuk mengenang para korban. Ada pidato, peletakan karangan bunga, dan sesi khusus mengheningkan cipta tepat pukul 8:15, sesuai jam terjadinya tragedi bom.

5. Mitaki-dera Hiroshima

Beralamat di 411 Mitakiyama, Nishi Ward, Hiroshima, Mitaki-dera merupakan kuil yang memuat beragam pagoda kayu. Lokasinya berada di sekitar lembah yang dekat dengan hutan dan air terjun.

Pagoda-pagoda kayu yang ada di kuil ini merupakan persembahan khusus untuk menghormati Kanon atau Dewa Pengampun. Salah satu pagoda yang paling atraktif adalah tohoto (The Red Vermilion).

Cara paling mudah untuk mencapai tempat ini adalah dengan menggunakan kereta JR. Berhenti di Stasiun Mitake, dari jalur Kabe setelah stasiun Yokogawa, lanjutkan dengan berjalan kaki selama 15 sampai dengan 20 menit. Selain itu, Anda bisa naik bus yang berangkat setiap satu jam sekali dari Hatchobori.

Tempat Wisata Favorit di Fukuoka

1. Ohori Park

Ohori Park adalah sebuah taman kota yang menyenangkan dengan kolam besar di tengahnya. Terletak di pusat kota Fukuoka, Anda bisa berjalan-jalan di sekitar lingkar kolam yang panjangnya kurang dari 2 kilometer panjang. Banyak orang yang memanfaatkan area ini untuk joging dan pet-walking.

Dalam bahasa Jepang, Ohori berarti parit. Kolam di tengah Taman Ohori ini pernah menjadi bagian penting dari sistem parit Fukuoka Castle. Dibangun antara tahun 1926-1929, taman ini mengusung gaya klasik West Lake dari Cina.

Ohori Park dapat diakses melalui perjalanan singkat, beberapa langkah dari Stasiun Subway Ohori Koen.

2. Tenjin Underground City

Tenjin Underground City Fukuoka merupakan kompleks perbelanjaan bawah tanah. Menyusuri lorong demi lorong, Anda bisa berbelanja sekaligus menikmati arsitektur bangunannya. Lokasinya ada di 1-3 Underground, 2, Tenjin, Chuo-ku.

Tenjin Underground City juga terhubung dengan lebih dari 20 gedung perkantoran, stasiun subway, sekaligus pusat perbelanjaan di bagian atasnya. Oleh karena itu, kawasan ini akan sangat padat pada akhir pekan.

Aneka toko dan restoran di sini umumnya buka dari jam 10 pagi sampai jam 9 malam. Anda bisa merasakan sensasi belanja bawah tanah, dengan mencapai Tenjin Underground City melalui tiga jenis transportasi. Jika memakai bus turunlah di Tenjin Minami, Tenjin-mae, Soarlia Satge-mae, atau Tenjin kita.

Sementara, perjalanan dengan kereta api bisa mengambil rute ke Stasiun Fukuoka (Tenjin). Apabila memanfaatkan subway, turunlah di Stasiun Tenjin (Kuko line) atau Stasiun Tenjin-minami (Nanakuma-line).

3. Nokonoshima Island Park

Naiklah feri dari Meinohama dan dalam 10 menit, Anda akan tiba di Nokonoshima Park. Taman ini sangat kaya panorama alam, di tengah Teluk Hakata. Luasnya mencapai 1500 hektare, yang membentang di bagian utara Kepulauan Nokonoshima.

Taman ini dipenuhi bunga-bunga mekar, dan tampak instagramable dengan lanskap Teluk Hakata yang megah kebiruan. Pada hari Senin-Jumat, Anda bisa berkunjung sejak jam 9 pagi sampai jam 5.30 sore. Sementara saat akhir pekan dan hari libur, taman akan ditutup jam 6.30 sore.

Tempat Wisata Favorit di Nagasaki

1. Nagasaki Atomic Bomb Museum

Dengan berkendara bus dari Stasiun JR Nagasaki dan turun Hamaguchi-machi, Anda hanya perlu berjalan kaki selama 5 menit untuk tiba di museum peringatan korban bom ini. Di dalamnya terdapat berbagai koleksi diorama, video, dan foto yang menggambarkan dampak bom terhadap penderitaan warga Nagasaki.

Kunjungan dapat dilakukan setiap hari pada pukul 8:30-18:30. Namun, pada periode September sampai April, jam tutup dipercepat menjadi pukul 17.30. Museum yang selalu tutup selama tanggal 29-31 Desember ini, hanya menghabiskan biaya masuk ¥200.

2. Mount Inasa

Gunung Inasa (Inasayama) adalah sebuah gunung setinggi 333 meter, yang berjarak tidak terlalu jauh dari pusat kota Nagasaki. Anda bisa menggunakan beragam transportasi untuk sampai ke puncaknya, dan menikmati lanskap kota di malam hari.

Apabila menggunakan kereta gantung, Anda perlu menyiapkan uang ¥720 untuk sekali jalan. Sementara untuk satu kali naik-turun, biayanya ¥1230. Stasiun kereta gantung dapat ditempuh dalam waktu 10 menit, dengan berkendara bus dari Stasiun Nagasaki.

Jika Anda ingin melanjutkan perjalanan dengan Nagasaki Bus, bersabarlah menunggu bus yang berangkat setiap 1 atau 2 jam. Nagasaki Bus akan mengantar Anda sampai di halte bus Inasayama dalam 15 menit dengan biaya ¥150. Lanjutkan perjalanan dari halte bus Inasayama selama 15 menit untuk sampai ke puncak.

3. Dejima

Dejima adalah sebuah pulau buatan di pelabuhan Nagasaki. Dibangun tahun 1636, pulau ini merupakan bentuk pengendalian kegiatan misionaris asal Portugis terhadap penduduk Jepang.

Sekarang Dejima bukanlah sebuah pulau, sebab daerah sekitarnya telah direklamasi selama abad ke-20. Akan tetapi, sejumlah struktur sejarah Dejima tetap dipertahankan dan direkonstruksi demi mendukung fungsi kanal.

Anda dapat mencapai Dejima dengan menggunakan trem nomor 1 dari Stasiun Nagasaki. Tempat wisata ini buka setiap hari dari pukul 8:00-18:00. Selama musim panas dan musim liburan, Dejima akan tutup jam 7 malam. Siapkan biaya sekitar ¥510.

Tempat Wisata Favorit di Okinawa

1. Shuri Castle

Kastel Shuri merupakan salah satu situs warisan dunia. Pada masa lalu, Shuri adalah ibukota Kerajaan Ryukyu. Setelah Okinawa menjadi prefektur Jepang pada tahun 1879, Shuri pun berubah fungsi.

Bangunan saat ini adalah hasil rekonstruksi pada tahun 1992. Perjalanan ke pusat benteng, melintasi beberapa gerbang, termasuk gerbang terkenal, Shureimon.

Kastel Shuri dapat diakses dalam 15-20 menit dengan berjalan kaki dari Stasiun Shuri. Dapat juga dengan mengendarai bus nomor 7 atau 8, dan turun di Shurijo-mae. Kastel ini dapat dikunjungi mulai jam 8.30 pagi sampai jam 7 malam, dengan harga tiket ¥820. Setiap hari Rabu dan Kamis pertama di bulan Juli, kastel tidak akan melayani pengunjung.

2. Gyokusendo Cave

Gyokusendo Cave merupakan sebuah gua yang terpanjang di bagian Selatan kepulauan Okinawa. Lokasinya terletak di Tamagusuku Maekawa, kota Nanjo, di Prefektur Okinawa, Anda bisa berkendara mobil selama 30 menit dari bandara Naha. Dapat juga menggunakan Okinawa Express dengan waktu tempuh kurang dari 10 menit.

Jangan takut tersesat, karena di sini telah dipersiapkan jalan khusus dengan tingkat penerangan yang sangat mengagumkan. Jadi, Anda bisa menikmati kilauan stalaktit dan stalagmit dengan nyaman. Harga tiket yang harus Anda lunasi sekitar ¥620 untuk anak-anak, dan ¥1240 untuk orang dewasa.

3. Mihama American Village

Mihama American Village adalah kompleks hiburan besar yang terletak di pusat Okinawa Honto, sekitar 15 kilometer sebelah utara Naha. Konsep Desa Anerika dipengaruhi banyaknya pangkalan militer Amerika, yang berbasis di sekitar wilayah ini.

Mihama American Village menyerupai pusat perbelanjaan besar Amerika dengan banyak toko-toko, restoran, dan kafe yang berada di luar ruangan. Untuk mencapai lokasi Mihama American Village, Anda bisa menumpang bus nomor 28, 29, dan 120, dari Terminal Bus Naha.

Sejumlah toko dan restoran biasanya mulai membuka layanannya pada jam 11 siang, dan tutup jam 9 malam.

4. Ryukyu-Mura

Ryukyu-Mura merupakan sebuah desa yang terletak di Onna di wilayah Kunigami-gun. Berada di desa ini memberikan Anda kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai budaya tradisional yang khas dari Okinawa.

Mulai dari permen tradisional, jus tebu, membuat shiisa (patung singa), pesan papan kayu, membatik, membuat keramik, serta alat-alat musik tradisional, bisa Anda coba dalam kunjungan ke Ryukyu-Mura. Jadwal kunjungan pada bulan Juli-September adalah dari pukul 9:00-18:00. Sementara pada bulan Oktober-Juni, Anda bisa berkunjung dari pukul 8:30-17:30.

Cicipi juga kuliner khas Okinawa seperti anggur laut, tofu pulau, mozuku, Blue Seal Ice, dan parfait, yang berbahan dasar dari buah-buahan lokal.

Akses ke Ryukyu-Mura dapat Anda tempuh menggunakan bus dari Okinawa atau Ryukyu, menuju ke Nago. Lama perjalanannya sekitar 1 jam. Jika Anda berkunjung dengan naik mobil pribadi, dari Bandara Naha ambil rute melalui Japan National Route 58 menuju ke arah utara sejauh 30 kilometer. Perjalanan ini juga memakan waktu selama 1 jam.

Itulah 55 tempat wisata di Jepang yang akan mempermudah rencana liburan Anda. Selamat berkelana dan selamat menikmati pengalaman berkesan di Negeri Sakura. Semoga bermanfaat!

Baca Juga : 35 Tempat Wisata di Malaysia yang Cocok Untuk Anda Kunjungi Saat Liburan